Kelola: Journal of Islamic Education Management April 2025. Vol 10 No. 1 Hal 172-183 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2045 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola STRATEGI MANAJEMEN KEPALA MADRASAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI MTS PONDOK PESANTREN BABUL KHAER BULUKUMBA Umar Sulaiman1. Hamsiah Djafar2. Mihrani3. Ahmad Munawir4. Amiruddin Mansur5 1UIN Alauddin Makassar, 3Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, 4Institut Agama Islam Negeri Palopo, 5MTs Madani Alauddin E-mail: Umar. sulaiman@uin-alauddin. Abstract The research aims to identify the management strategies implemented by the head of the madrasa to improve the quality of learning, understand the implementation of these management strategies in daily practices, and analyze the impact of these strategies on the quality of learning and student achievement. This study employs a descriptive research design. Data collection was conducted using interview guidelines, observation sheets, and The findings reveal that . the management strategies applied by the head of the madrasa to enhance learning quality include strategies for: improving teacher optimizing the learning process. enhancing academic and non-academic fulfilling facilities and infrastructure. managing financing. fostering community and conducting supervision and evaluation. The implementation of management strategies by the head of the madrasa in daily practices includes: organizing regular study sessions and seminars. allowing teachers to take study leave for further education. extracurricular guidance. procuring appropriate and planned facilities and infrastructure. promoting discipline. and recognizing class rankings and overall performance. The application of management strategies by the head of the madrasa positively impacts learning quality and student achievement, leading to improvements in teaching quality, increased discipline and performance among teachers, development of teacher competencies, motivation and appreciation for teachers, effective management of facilities and infrastructure, enhanced student achievements, innovative and sustainable learning practices, and strengthened collaboration with parents/guardians and the community. Keywords: Management Strategy. Quality of Learning. Madrasa. Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen kepala madrasah yang diterapkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, mengetahui implementasi strategi manajemen kepala madrasah dalam praktik sehari-hari, dan menganalisis dampak dari penerapan strategi manajemen kepala madrasah terhadap mutu pembelajaran dan pencapaian peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa . Strategi manajemen yang diterapkan kepala madrasah untuk meningkatkan mutu pembelajaran meliputi strategi dalam: peningkatan profesionalisme guru. proses pembelajaran. peningkatan prestasi akademik dan non-akademik. pemenuhan sarana dan prasarana. hubungan masyarakat. dan pengawasan dan evaluasi. Implementasi strategi manajemen kepala madrasah dalam praktik sehari-hari antara lain: membuat pengajian dan Vol 10. No. April 2025 Strategi Manajemen Kepala Madrasah. seminar rutin. mengizinkan cuti belajar kepada guru yang melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi. mengoptimalkan pembinaan esktrakurikuler. melakukan pengadaan sarana dan prasarana yang tepat dan terencana. menggerakkan kedisiplinan. dan memberikan apresiasi kepada peringkat kelas dan peringkat umum. Penerapan strategi manajemen kepala madrasah terhadap mutu pembelajaran dan pencapaian peserta didik berdampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan disiplin dan kinerja guru, pengembangan kompetensi guru, motivasi dan penghargaan kepada guru, pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif, peningkatan pencapaian peserta didik, pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan, dan penguatan kerjasama dengan orang tua/wali peserta didik dan Kata Kunci,: Strategi Manajemen. Mutu Pembelajaran. Madrasah. PENDAHULUAN Salah satu kunci sukses tercapainya mutu pendidikan bergantung pada kepempimpinan kepala madrasah. 1 Kepala madrasah memiliki peran yang sangat penting karena dengan adanya kepala madrasah, suatu Lembaga pendidikan dapat terselenggara dengan baik. 2 Kepala madrasah dan guru profesional merupakan salah satu input madrasah yang memiliki tugas dan fungsi yang sangat berpengaruh pada berlangsungnya proses pendidikan. Oleh karenanya, diperlukan kepala madrasah yang profesional, sebagai pemenuhan sumber daya manusia yang baik memiliki kompetensi yang mendukung tugas dan fungsinya dalam menjalankan proses pendidikan pada satuan pendidikan. Strategi yang tepat merupakan hal penting untuk keberhasilan dalam sebuah organisasi guna mencapai tujuan yang ditetapkan. Tanpa adanya strategi, maka program suatu organisasi ini tidak bisa dilaksanakan. Strategi merupakan langkah awal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin dalam mencapai tujuan. Sehebat apapun seorang pimpinan jika tidak memiliki strategi yang tepat maka program tersebut tidak ada artinya dan tujuan tidak akan terwujud. Kepemimpinan tidak hanya mengandalkan kemampuannya sendiri tetapi juga harus mempunyai strategi dalam memimpin. Manajemen strategik merupakan suatu cara untuk mengendalikan organisasi secara efektif dan efisien sampai kepada implementasi garis 1 Afipudin Abdul Jalil. Nurul Hidayati Murtafiah, and Rahmat Hidayat. AuManajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Smp Asy-SyujaAoiyah Pesantren Daarul Uluum,Ay UNISAN JURNAL 3, no. : 488Ae501. 2 Rizqi Abdul Muhaemin and Abubakar Umar. AuPeran Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MTs MathlaAoul Huda,Ay Jurnal Pendidikan 10, no. : 199Ae208. Darliana Sormin. AuManajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Muhammadiyah 29 Padangsidimpuan,Ay Al-Muaddib: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman . , https://w. edu/download/75771748/148. 4 Izzani Bilah Nafindra and Ainur Rifqi. AuStrategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pada Jenjang Sekolah Dasar Dan Menengah,Ay Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan 10, no. : 551Ae65. Vol 10. No. April 2025 174 | Umar Sulaiman dkk terdepan hingga mencapai tujuan dengan sasaran yang diinginkan. Sasaran manajemen strategi yaitu meningkatkan kualitas organisasi, efisiensi pembayaran, penggunaan sumber daya, kualitas evaluasi program, dan pemantauan kinerja, serta kualitas pelaporan. 5 Selain itu, manajemen strategi dimaknai sebagai suatu seni dan ilmu dari pembuatan . , penerapan . , dan evaluasi . tentang keputusankeputusan strategis antar fungsi-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan-tujuan masa mendatang. 6 Secara umum, manajemen strategi dapat diartikan sebagai serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut. Manajemen strategik diarahkan untuk mengembangkan lembaga pendidikan madrasah agar benar-benar berdaya guna, menjadi bagian atau gerbong perubahan kehidupan masyarakat muslim di Indonesia, terutama melalui peningkatan kualitas administratif penyelenggara pendidikan di madrasah, kualitas personalia atau ketenagaan, kualitas manajemen operatif madrasah, serta kualitas pembelajaran dan lulusan madrasah. Selain itu dalam manajemen strategik terdapat beberapa komponen yang saling berkaitan dan saling berhubungan antara satu sama lain yang bergerak menuju tercapainya tujuan organisasi, seperti komponen, visi, misi, tujuan strategik organisasi, tujuan operasional, serta pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen berupa fungsi perencanaan, pengorganisasian, fungsi kontrol dan evaluasi serta umpan Kepala madrasah dalam konteks manajemen strategik perlu mencerminkan peran koordinatif, yang memfasilitasi pengambilan keputusan tepat terhadap program strategik madrasah yang dijalankan oleh pendidik dan tenaga kependidikan dalam kurun waktu tertentu, mulai jangka pendek, menengah, dan panjang sehingga perencanaan yang sudah dirancang oleh madrasah dapat berjalan dengan baik di lapangan nantinya. 8 Manajemen strategi kepala madrasah adalah proses yang dilakukan oleh kepala madrasah untuk merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru dan mencapai tujuan pendidikan 5 Siti Aimah and Ana Ghoyatul Quswa. AuImplementasi Manajemen Strategik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019,Ay Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) 1, no. : 1Ae21. 6 Achmad Fauzi. AuManajemen Strategik Dalam Meningkatkan Mutu Madrasah Tsanawiyah Nurul Ulum Teluk Tiram Darat Banjarmasin,Ay Pahlawan Jurnal Pendidikan-SosialBudaya 15, no. : 60Ae71. 7 Ali Mashar. AuManajemen Strategik Kepala Madrasah Dalam Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan,Ay Jurnal Isema: Islamic Educational Management 4, no. : 39Ae54. 8 Meiliza Sari. Muhammad Fadhil, and Muhammad Amin. AuImplementasi Manajemen Strategik Kepala Madrasah Untuk Menghadapi Era Revolusi 4. 0,Ay Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan 1, no. : 27Ae38. Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Manajemen Kepala Madrasah. yang telah ditetapkan. Kepala madrasah dalam kepemimpinannya harus mampu memahami, mengatasi, dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi di lingkungan madrasah, baik yang datang dari luar maupun dari dalam madrasah. Madrasah dapat menjadi berhasil, unggul, bahkan hancur sekalipun di tangan kepala madrasah. Dengan menggunakan manajemen strategik dengan tepat, maka madrasah akan dapat mewujudkan mutu pembelajaran yang diharapkan. Dan sebaliknya apabila madrasah tidak menerapkan manajemen strategik maka madrasah tersebut tidak akan mencapai tujuan dalam meningkatkan mutu 10 Dengan menggunakan manajemen strategik, permasalahan yang terjadi di madrasah seperti profesionalisme guru, rendahnya motivasi peserta didik, sumber daya manusia kurang maksimal, rendahnya kedisplinan guru dan peserta didik, rendahnya standar kompetensi lulusan peserta didik, proses pembelajaran kurang efektif, dan proses pengelolaan anggaran kurang efektif dan efisien, fasilitas yang tidak memadai, dan permasalahan lain yang sering terjadi di lingkungan madrasah dapat diminimalisir bahkan dapat Berdasarkan hal tersebut, manajemen strategik sangatlah penting dan harus dimiliki oleh sebuah organisasi Pendidikan yaitu madrasah. Peran kepala madrasah juga menjadi strategis dan sifatnya krusial dalam tugas dan wewenang yang melekat pada jabatan seorang kepala madrasah. Mutu madrasah sangat dipengaruhi oleh mutu kepemimpinan kepala madrasah. Mutu pendidikan merupakan kebutuhan dan syarat untuk mencapai tujuan pendidikan. Agar tercapainya tujuan tersebut, upaya peningkatan mutu pendidikan harus bersifat siklis, terencana, dan dilakukan secara berkesinambungan oleh semua pihak yang terlibat dalam pemanfaatan 11 Ukuran mutu pendidikan mengacu pada derajat keunggulan setiap komponennya, bersifat relatif, dan selalu ada dalam perbandingan. Ukuran madrasah yang baik bukan semata-mata dilihat dari kesempurnaan komponennya dan kekuatan/kelebihan yang dimilikinya, melainkan diukur pula dari kemampuan madrasah tersebut mengantisipasi perubahan, konflik, serta kekurangan atau kelemahan yang ada dalam dirinya. Mutu pendidikan tidak saja ditentukan oleh sekolah/madrasah sebagai lembaga pengajaran, tetapi juga disesuaikan dengan apa yang menjadi pandangan dan harapan masyarakat yang cenderung selalu berkembang Intan Kumala Dewi et al. AuPeran Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru:(Studi Di Madrasah Aliyah Ummul QurAoan An-Nurani Tembilaha. ,Ay QOSIM: Jurnal Pendidikan. Sosial & Humaniora 2, no. : 1Ae9. 10 Hilya Gania Adilah and Yaya Suryana. AuManajemen Strategik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah,Ay Jurnal Isema: Islamic Educational Management 6, no. : 87Ae94. 11 Lestari Eko Wahyudi et al. AuMengukur Kualitas Pendidikan Di Indonesia,Ay MaAoarif Journal of Education. Madrasah Innovation and Aswaja Studies 1, no. : 18Ae22. 12 Zulkarnain Dali. AuManajemen Mutu Pondok Pesantren,Ay At-TaAolim: Media Informasi Pendidikan Islam 12, no. : 135Ae51. Vol 10. No. April 2025 176 | Umar Sulaiman dkk seiiring dengan kemajuan zaman. 13 Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang memenuhi standar pendidikan dan memenuhi kebutuhan masyarakat di era global yang penuh dengan persaingan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka suatu lembaga harus memperhatikan sistem madrasah yang efektif, yang terdiri atas masukan . , transformasi . , dan keluaran . Mutu pembelajaran merupakan hal pokok yang harus dibenahi secara terus-menerus dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. 15 Mutu pembelajaran adalah suatu hal yang sangat perlu digarisbawahi karena jika dilihat dari berbagai keadaan dan kondisi yang ada, pengembangan yang dilaksanakan dalam pembelajaran harus berorientasi pada peserta didik agar dalam membangun suatu pembelajaran dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan beberapa kemungkinan yang ada sehingga peserta didik memiliki kemampuan yang lebih menarik, bervariasi, serta banyak berinteraksi dalam proses pembelajaran di sekolah/madrasah. Peningkatan mutu pembelajaran merupakan tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap madrasah. Peningkatan mutu pembelajaran harus bertumpu pada lembaga pendidikan untuk secara terus-menerus dan berkesinambungan guna meningkatkan kapasitas dan kemampuan organisasinya guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan peserta didik dan 17 Peningkatan mutu pembelajaran menjadi penting dalam rangka menjawab berbagai tantangan terutama globalisasi, kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi serta pergerakan tenaga ahli yang sangat masif. Persaingan antar bangsa juga berlangsung sengit dan intensif sehingga menuntut lembaga pendidikan untuk mampu melahirkan output pendidikan yang berkualitas, memiliki keahlian, dan kompetensi profesional yang siap menghadapi kompetensi global. Dalam menentukan sebuah strategi meningkatkan mutu perlu memperhatikan prinsip yang digunakan dalam menerapkan program mutu 13 Arrachmil Azizah and Ahmad Yusuf Sobri. AuStrategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan,Ay Jurnal Ilmu Pendidikan 20, no. : 208Ae14. Yudhi Fachrudin. AuStrategi Peningkatan Mutu Sekolah Berbasis Pesantren,Ay Dirasah: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar Islam 4, no. : 91Ae108. Ahmad Munawir et al. AuIntegrating Local Wisdom in Elementary Education: Evaluating the Impact of Thematic Curriculum in Palopo City,Ay Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah 9, no. : 139Ae49. 16 Tiara Amelia Putri. AuStrategi Peningkata Mutu Pembelajaran Di Sekolah Dasar Selama Pandemi Covid-19,Ay IJEDUCA: International Journal of Education. Social Studies and Counseling 2, no. 17 Ika Kartika and Opan Arifudin. AuImplementasi Manajemen Mutu Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Sekolah Dasar,Ay Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah. Perbankan Syariah. Agama Islam. Manajemen Dan Pendidikan 3, no. : 144Ae57. 18 Ali Wafa. AuPeningkatan Mutu Pembelajaran Berbasis Aneka Sumber Belajar Di MTsN Sumber Bungur Pamekasan,Ay Kabilah: Journal of Social Community 2, no. : 237Ae Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Manajemen Kepala Madrasah. pendidikan antara lain: . membutuhkan kepemimpinan yang profesional. norma dan kepercayaan lama perlu diubah, sekolah/madrasah perlu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki sehingga dapat membantu peserta didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya untuk bersaing di dunia . mutu pembelajaran dapat diperbaiki dengan berfokus dengan kepemimpinan, teamwork, kerjasama. berkomitmen kepada perubahan sehingga kualitas layanan pendidikan menjadi lebih baik. ketakutan terhadap suatu perubahan membuat individu tidak mengetahui cara mengatasi tantangan baru. para profesional pendidikan harus memiliki perencanaan untuk menjalankan programnya. menggunakan sistem pengukuran sebagai patokan sehingga dapat memperlihatkan nilai tambah dari pelaksanaan program pendidikan. melakukan perubahan berkelanjutan, tidak dengan program singkat atau program yang dilaksanakan belum selesai. Kepala madrasah selaku top manager dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaram hendaknya melakukan kontrol terhadap program yang dijalankan oleh guru, dalam hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan supervisi kelas minimal dua bulan sekali, agar program yang dijalankan sesuai dengan perencanaan. 20 Peran kepala madrasah sebagai pemimpin sangatlah penting dalam meningkatkan kualitas madrasah seperti memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan guru-guru menjadi profesional dan mampu mengatasi berbagai tantangan dalam peningkatan mutu pendidikan. Kepala madrasah perlu aktif melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan mutu guru, karena profesionalitas guru bergantung pada dukungan dan bimbingan yang mereka berikan. 21 Berdasarkan hal tersebut, kepala madrasah perlu menyusun strategi dalam meningkatkan mutu pembelajaran. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba pada 24 sampai 25 Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini meliputi kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, pembina ekstrakurikuler, dan peserta didik di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba. Adapun data sekunder dalam penelitian ini adalah publikasi yang dimuat di internet dan website resmi MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan Adapun instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman 19 Nafindra and Rifqi. AuStrategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pada Jenjang Sekolah Dasar Dan Menengah. Ay 20 Azizah and Sobri. AuStrategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Ay Yeni Puspitasari. Tobari Tobari, and Nila Kesumawati. AuPengaruh Manajemen Kepala Sekolah Dan Profesionalisme Guru Terhadap Kinerja Guru,Ay JMKSP (Jurnal Manajemen. Kepemimpinan. Dan Supervisi Pendidika. 6, no. : 88Ae99. Vol 10. No. April 2025 178 | Umar Sulaiman dkk wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penyimpulan data. Adapun keabsahan data dilakukan melalui tahap pengecekan kredibilitas data dengan teknik persistent obersrvation, triangulation, member check, dan referential adequacy checks. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN MTs Pondok Pesantren Babul Khaer terletak di Kelurahan Kalumeme. Kecamatan Ujung Bulu. Kabupaten Bulukumba. Saat ini, madrasah ini terakreditasi A dan dipimpin oleh H. Subehan. Pd. Pd. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi dan siang hari dengan visi yang mencakup nilai-nilai Islami, inovatif, kolaboratif, berprestasi, dan peduli lingkungan. Misi madrasah ini meliputi penyelenggaraan pendidikan holistik berdasarkan nilai-nilai Islam, peningkatan budaya islami, penerapan pembelajaran berbasis TIK, serta pengembangan kerjasama antara warga madrasah dan Kepala madrasah menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Pertama, peningkatan profesionalisme guru dilakukan melalui pertemuan rutin setiap bulan dan partisipasi dalam forum ilmiah serta pelatihan dari Kementerian Agama. Kedua, kepala madrasah mendukung guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi meskipun ada kendala biaya bagi guru non-PNS. Ketiga, peraturan tata tertib guru ditegakkan untuk memastikan kedisiplinan dalam proses belajar mengajar. Kepala madrasah juga memberikan tunjangan kesejahteraan kepada guru yang terlibat dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Tunjangan kesejahteraan bertujuan untuk memotivasi kinerja guru dan memastikan mereka memiliki insentif yang memadai. Selain itu, madrasah menerapkan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 dengan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dalam proses pembelajaran, kepala madrasah menekankan penggunaan berbagai model pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL) dan Role Play untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penerapan metode PBL dapat menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Kepala madrasah juga aktif melakukan supervisi kelas untuk memastikan bahwa program pembelajaran berjalan sesuai rencana. Dampak dari penerapan strategi manajemen kepala madrasah sangat positif terhadap mutu pembelajaran di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer. Pertama, terdapat peningkatan kualitas pembelajaran yang terlihat dari keterlibatan pihak yayasan dalam evaluasi program kerja madrasah secara 22 Fitriyani Alim. AuPraktik Baik Menghadirkan Pengalaman Belajar Yang Interaktif Melalui Integrasi TPACK Dan PBL Dalam Pembelajaran Informatika,Ay Blantika: Multidisciplinary Journal https://blantika. id/index. php/bl/article/view/249. Alfauziah Rahmadani et al. AuModel Problem Based Learning Berbasis Media Permainan Monopoli Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Sekolah Dasar,Ay Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti 10, no. : 127Ae Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Manajemen Kepala Madrasah. Kedua, disiplin dan kinerja guru meningkat berkat pengawasan yang ketat dari kepala madrasah. Pengembangan kompetensi guru juga menjadi fokus utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. 23 Kepala madrasah mendukung guru untuk mengikuti pelatihan dan seminar guna meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu, penghargaan diberikan kepada guru berprestasi sebagai bentuk motivasi tambahan. Dalam hal sarana dan prasarana. MTs Pondok Pesantren Babul Khaer berusaha memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan yang Pengawasan dan pemeliharaan sarana dilakukan secara berkala untuk memastikan semua fasilitas berfungsi dengan baik. Hal ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Kepala madrasah perlu menjalin hubungan baik dengan orang tua peserta didik dan masyarakat sekitar. Melibatkan orang tua dalam kegiatan madrasah dapat membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan anak-anak mereka. 24 Kerjasama dengan pihak luar juga dilakukan untuk mendukung program-program pendidikan di madrasah. Evaluasi terhadap proses pembelajaran dilakukan secara berkala menggunakan teknologi modern seperti aplikasi Quizziz untuk penilaian hasil belajar peserta didik. Penggunaan teknologi membantu meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti evaluasi pembelajaran. Secara keseluruhan, penerapan strategi manajemen oleh kepala MTs Pondok Pesantren Babul Khaer memiliki dampak positif terhadap mutu pembelajaran dan pencapaian peserta didik. Melalui pendekatan sistematis dalam pengelolaan pendidikan, kepala madrasah dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan akademis serta perkembangan pribadi peserta didik. 26 Madrasah bertujuan memberikan pendidikan berkualitas baik dalam aspek akademik maupun spiritual. Dengan dukungan dari komunitas pesantren dan fasilitas yang memadai, peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan optimal. Penghargaan atas prestasi 23 Ahmad Munawir et al. AuTeachersAo Perceptions of Integrative Thematic Teaching Materials in Learning Local Wisdom Values,Ay in The 1st International Conference on Science and Islamic Studies (ICOSIS-2. , https://proceedings. id/index. php/icosis/icosis2023/paper/view/1011. 24 Risa Arisanti and Sofyan Sauri. AuAnalisis Kebijakan Program Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Partisipasi Orang Tua Dan Masyarakat,Ay Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam 22, no. : 103Ae24. Setiyati Setiyati et al. AuPerencanaan Strategik Dalam Membangun Mutu Pendidikan Di Madrasah Syaichona Kholil Teluk Pandan,Ay Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo 5, no. : 267Ae81. Euis Mukaromah. AuPemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Meningkatkan Gairah Belajar Siswa,Ay Indonesian Journal of Education Management & Administration Review 4, no. : 175Ae82. 26 Anfaur Roja and Hakimuddin Salim. AuKepemimpinan Kepala Sekolah Meningkatkan Mutu Peserta Didik: Analisis Model Dan Strategi Pencapaian,Ay Hikmah 20, no. : 261Ae Tri Yulianto et al. AuAnalisis Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pada Lembaga Pendidikan,Ay RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 6, no. : 1349Ae58. Vol 10. No. April 2025 180 | Umar Sulaiman dkk akademik dan non-akademik siswa juga menjadi indikator keberhasilan pendidikan di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer. Umpan balik dari orang tua peserta didik serta masyarakat sekitar menjadi faktor penting dalam menilai mutu pendidikan secara umum. Penilaian menyeluruh terhadap semua faktor ini memberikan gambaran jelas tentang sejauh mana madrasah berhasil mencapai mutu pembelajaran yang Dengan demikian. MTs Pondok Pesantren Babul Khaer menunjukkan komitmen yang kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan demi masa depan peserta didiknya. KESIMPULAN Guru memegang Strategi manajemen kepala madrasah yang diterapkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba yaitu: . Strategi manajemen kepala madrasah dalam peningkatan profesionalisme guru yaitu mengadakan dan mengikutsertakan guru dalam forum ilmiah, mendorong guru untuk melanjutkan studi, membuat peraturan tata tertib guru, dan meningkatkan tunjangan kesejahteraan guru. Strategi manajemen kepala madrasah dalam proses pembelajaran yaitu mengembangkan kurikulum yang berlaku sesuai kebutuhan lembaga. Strategi peningkatan prestasi akademik dan non akademik. Strategi pemenuhan sarana & prasarana. Strategi pembiayaan. Strategi hubungan dan . Strategi pengawasan dan evaluasi. Implementasi strategi manajemen kepala madrasah dalam praktik sehari-hari di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba antara lain: . membuat pengajian dan seminar rutin untuk para guru dan pembina. mengizinkan cuti belajar atau penyesuaian jam kerja kepada guru yang melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi. mengoptimalkan pembinaan esktrakurikuler di kalangan peserta didik. melakukan pengadaan sarana dan prasarana yang tepat dan terencana. menggerakkan kedisplinan guru dan peserta didik. memberikan apresiasi kepada peringkat kelas dan peringkat umum di setiap akhir semester. Penerapan strategi manajemen kepala madrasah terhadap mutu pembelajaran dan pencapaian peserta didik di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba berdampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan disiplin dan kinerja guru, pengembangan kompetensi guru, motivasi dan penghargaan kepada guru, pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif, peningkatan pencapaian peserta didik, pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan, dan penguatan kerjasama dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat DAFTAR PUSTAKA