Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 6, nomor 2, 2026, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam di Desa Gandaria. Kabupaten Barito Kuala Putriana Salman*. Rizky Amelia. Mahyuni. Tino Kemal Fattah. Muhammad Syahid Pebriadi Politeknik Negeri Banjarmasin. Banjarmasin. Indonesia *Coresponding Author: putrianasalman@poliban. Dikirim: 29-08-2025. Direvisi: 18-04-2026. Diterima: 19-04-2026 Abstrak: Salah satu permasalahan yang dialami mitra yaitu kurangnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan, sehingga menimbulkan kerugian pada usahanya. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan secara sederhana dan mudah dipahami oleh mitra melalui kegiatan pelatihan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk membekali pengusaha ternak ayam di Desa Gandaria. Kabupaten Barito Kuala dengan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan usaha. Target luaran yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini yaitu meningkatnya wawasan, pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan pengelolaan keuangan usahanya. Metode yang akan digunakan pada kegiatan ini yaitu dalam bentuk Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya pencatatan keuangan, terlihat dari kemampuan mereka membuat catatan sederhana atas pemasukan dan pengeluaran. Mitra juga mulai menyadari bahwa pencatatan keuangan dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Adanya pelatihan ini diharapkan para peternak dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan, sehingga usaha ternak ayam di Desa Gandaria memiliki daya saing lebih baik dan Kedepannya diharapkan dapat diadakan pelatihan dari aspek produksi dan Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan. Pencatatan Keuangan. Pelatihan. Usaha Ayam Ternak. Desa Gandaria. Abstract: One of the problems experienced by partners is a lack of understanding of financial management, which results in losses for their businesses. The solution to this problem is to provide financial management knowledge and skills in a simple and easy-tounderstand manner to partners through training activities. The purpose of this community service is to equip chicken farmers in Gandaria Village. Barito Kuala Regency, with basic skills in managing business finances. The target output of this training activity is to increase the insight, knowledge, and skills of partners in managing their business finances. The method used in this activity is training. Overall, the results of the activity show an increase in partners' understanding of the importance of financial record-keeping, as evidenced by their ability to make simple records of income and expenses. Partners also began to realize that financial records can be used as a basis for business decision-making. With this training, it is hoped that farmers will be more independent in managing their finances, so that chicken farming in Gandaria Village will be more competitive and sustainable. In the future, it is hoped that training can be held in terms of production and marketing aspects. Keywords: Financial Management. Financial Record Keeping. Training. Chicken Farming. Gandaria Village. PENDAHULUAN Barito Kuala adalah salah satu Kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan. Sektor unggulan di Kabupaten Barito Kuala yaitu pertanian, perikanan, perkebunan, @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Salman dkk. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam. dan peternakan. Jumlah populasi ayam ternak di Kabupaten Barito Kuala berjumlah lebih dari 2 juta ekor untuk ayam kampung dan ayam pedaging yang tersebar di beberapa wilayah Desa (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Badan Pusat Statistik, 2. Desa Gandaria yang terletak di Kabupaten Barito Kuala juga memiliki potensi besar dalam sektor peternakan khususnya ternak ayam. Banyak pelaku UMKM yang menggeluti usaha dibidang ternak ayam ini, baik sebagai usaha utama ataupun usaha sampingan. Namun, tidak sedikit pelaku usaha ternak ayam dihadapkan pada tantangan dalam pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik merupakan kunci keberhasilan suatu perusahaan karena untuk membantu peternak memperoleh informasi keuangan sebagai pengambilan keputusan (Izzah dkk. , 2. Pengelolaan keuangan yang efektif melibatkan pencatatan keuangan yang sistematis dan konsisten, pengelolaan arus kas yang baik, dan pengambilan keputusan keuangan yang tepat berdasarkan data yang akurat (Sartono, 2. Penyusunan laporan keuangan atau pencatatan keuangan suatu usaha memang salah satu kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha karena dianggap sebagai pekerjaan yang rumit, tidak terlalu penting dan minimnya pengetahuan tentang pencatatan keuangan (Ardila & Christiana, 2020. Bustomi dkk. , 2021. Dinarjito dkk. Lily Babulu dkk. , 2022. Salman dkk. , 2023. Tanan & Dhamayanti, 2020. Yasa, 2. Minimnya pengetahuan tentang pencatatan keuangan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu tingkat pendidikan, penerimaan informasi tentang keuangan dan usia pelaku usaha (Rumbianingrum & Wijayangka, 2. Namun, kurangnya pemahaman tentang keuangan tidak mengurangi keinginan pelaku usaha untuk berwirausaha (Awaluddin dkk. , 2. Akan tetapi, jika keuangan perusahaan tidak dikelola dengan baik, maka dapat menyebabkan kemungkinan kerugian finansial. Apabila kerugian finansial tersebut terus dibiarkan akan berdampak pada kebangkrutan usaha (Herawati, 2. Kerugian finansial tersebut pernah dialami oleh salah satu pengusaha ternak ayam di Desa Gandaria. Kabupaten Barito Kuala, yaitu usaha ternak ayam pedaging Bapak Suwarno. Berdasarkan pengamatan di lapangan dan wawancara dengan Bapak Suwarno, beliau mengatakan bahwa usaha ternaknya mendapatkan bibit ayam dan pakan ternak dari salah satu perusahaan broker di Bati-Bati. Kabupaten Tanah Laut. Hasil panen ayam pun akan kembali dijual ke perusahaan broker tersebut. Usaha ternak ayam milik Bapak Suwarno pernah mengalami kerugian akibat terjadinya selisih kurang antara jumlah pakan ternak di kandang dan yang dicatat oleh perusahaan Hal itu disebabkan karena usaha ternak Bapak Suwarno belum melakukan pencatatan keuangan secara teratur. Omset yang dihasilkan oleh usaha ternak ayam ini mencapai Rp150. 000 setiap kali panen dengan jumlah 4. 000 ekor ayam. Lama waktu panen sekitar 30 Ae 35 hari dan dalam waktu 1 tahun dapat memanen ayam sebanyak 6 kali. Dengan kata lain, dalam waktu 1 tahun usaha ternak ini dapat menghasilkan omset sebesar Rp900. Pencatatan keuangan memiliki peran penting dalam suatu entitas bisnis. Dari pencatatan keuangan yang dibuat, pelaku usaha dapat mengetahui berapa jumlah penjualan . , jumlah harga pokok penjualan, jumlah pengeluaran, dan laba atau rugi yang diperoleh, sehingga dapat dijadikan sebagai keputusan bisnis. Minimnya pengetahuan pelaku usaha tentang pengelolaan keuangan yang menyebabkan sulitnya pelaksanaan pembukuan atau pencatatan keuangan usaha @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Salman dkk. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam. (Harsono dkk. , 2. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan upaya peningkatan kapasitas bagi pengusaha ternak ayam di Desa Gandaria. Kabupaten Barito Kuala melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Kegiatan pelatihan ini ini perlu dilakukan karena usaha ternak ayam yang ditekuni Bapak Suwarno memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Apalagi jika dibarengi dengan pengelolaan keuangan yang sistematis dan konsisten. Tujuan dilakukannya kegiatan pelatihan ini untuk membekali peternak dengan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan usaha, termasuk pencatatan sederhana, manajemen arus kas, dan perencanaan keuangan yang lebih baik. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dalam bentuk pelatihan melalui ceramah, demontrasi, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan para peternak pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan usaha, termasuk pencatatan sederhana, manajemen arus kas, dan perencanaan keuangan yang lebih baik. Sebelum kegiatan dimulai, mitra diberikan pertanyaan . untuk mengetahui persepsi mitra terhadap pengelolaan keuangan usaha. Langkah Ae langkah kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya mengatasi permasalahan mitra yaitu: Penyampaian Materi (Cerama. Pada sesi ini para mitra diberikan pengetahuan tentang pentingnya melakukan pengelolaan keuangan untuk kelangsungan usaha dan disertai dengan contoh mencatat transaksi barang masuk, barang keluar, penerimaan kas, dan pengeluaran Demontrasi Pada tahapan ini mitra diberikan sebuah kasus sederhana yang relevan dengan usaha ternak ayam. Selama mengerjakan kasus tersebut, peserta didampingi oleh tim Pada tahap ini pula diberikan pertanyaan terkait persepsi mitra tentang pengelolaan keuangan setelah mendapatkan materi dari narasumber . ost tes. Diskusi dan Tanya Jawab Pada tahapan ini mitra diberi kesempatan untuk melakukan diskusi dan tanya jawab dengan narasumber ataupun tim pelaksana pengabdian terkait dengan pengelolaan keuangan saat ini yang dilakukan ataupun kendala yang dihadapi. Adapun gambaran IPTEK yang diberikan kepada mitra, tersaji pada gambar 1. Tim pengabdian kepada masyarakat memiliki program kegiatan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra untuk melakukan pengelolaam keuangan pada usaha bisnisnya. Mitra dari program tersebut yaitu Pengusaha ternak ayam di Desa Gandaria. Kabupaten Barito Kuala. Program ini dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan yang terdiri dari penyampaian materi disertai dengan contoh kasus yang relevan dengan usaha ternak ayam. Diharapkan pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan lebih mendalam bagi mitra, serta secara konsisten dilakukan agar pemilik usaha dapat mengetahui kinerja usahanya sebagai dasar dalam pengambilan keputusan bisnis. @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Salman dkk. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam. Gambar 1. Gambaran IPTEK Pengabdian IMPLEMENTASI KEGIATAN DAN PEMBAHASAN Implementasi Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan mitra tentang pentingnya melakukan pengelolaan keuangan sebuah usaha, agar terhindar dari kerugian finansial. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 05 Agustus 2025 bertempat di kediaman pemilik usaha ternak ayam yaitu Bapak Suwarno di Handil Bakti. Kabupaten Barito Kuala. Adapun hasil yang sudah dicapai dalam kegiatan ini yaitu: Pemberian Materi tentang Pengelolaan Keuangan Materi disampaikan oleh Ibu Putriana Salman (Gambar . Materi yang disampaikan tentang pentingnya pengelolaan keuangan usaha, manfaat pengelolaan keuangan untuk kelangsungan usaha, tips pengelolaan keuangan yang konsisten dan cara melakukan pencatatan keuangan menggunakan manual dan diperkenalkan pula aplikasi-aplikasi yang tersedia serta mudah didapat. Setelah pemberian materi, diskusi, dan tanya jawab, tim pengabdian beserta mitra mengunjungi lokasi kandang ayam tersebut di Desa Gandaria (Gambar 3 dan . Gambar 2. Pemberian materi oleh narasumber @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Salman dkk. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam. Gambar 3. Kunjungan ke lokasi kandang ayam mitra . antai bawa. Gambar 4. Kunjungan ke lokasi kandang ayam mitra . antai ata. Demontrasi melalui penyelesaian kasus Pada tahapan ini mitra diberikan sebuah kasus sederhana yang relevan dengan usaha ternak ayam. Selama mengerjakan kasus tersebut, peserta didampingi oleh tim Pada tahapan ini pula dilakukan evaluasi pemahaman mitra terkait dengan pengelolaan keuangan pada usaha ternak (Gambar . Evaluasi ini diberikan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mitra terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber. Gambar 5. Penyelesaian kasus sederhana oleh mitra @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Salman dkk. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam. Diskusi dan Tanya jawab Pada tahapan ini, mitra berdiskusi, tanya jawab dan saling sharing pengalaman terkait dengan pengelolaan keuangan yang selama ini dilakukan, kendala yang dihadapi dan penyimpangan Ae penyimpangan yang pernah dilakukan oleh karyawannya (Gambar . Penyimpangan yang dilakukan oleh karyawannya dikarenakan kurangnya pengawasan terhadap pencatatan ketika pakan ternak masuk dan ketika pakan ternak digunakan, sehingga terjadi selisih jumlah pakan yang tersisa di gudang. Gambar 6. Diskusi dan Tanya Jawab Pembahasan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang pengelolaan keuangan usaha. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pretest dan post test pada tabel 1. Berdasarkan hasil evaluasi sebelum . dan sesudah . ost tes. kegiatan pengabdian, didapatkan hasil sebagai berikut: Tabel 1. Hasil Evaluasi Kegiatan Indikator Pengetahuan pengelolaan keuangan Mengaplikasikan usaha baik manual atau Pengelolaan keputusan bisnis Sebelum Pelatihan Mitra belum memperoleh pengelolaan keuangan Belum pengelolaan keuangan yang baik dan konsisten Sesudah Pelatihan Mendapat pengelolaan keuangan Mitra berkomitmen untuk keuangan secara konsisten Belum pernah melakukan bisnis berdasarkan catatan keuangan yang dibuat Sudah mengetahui bahwa catatan keuangan usaha dapat pengambilan keputusan bisnis Tabel 1 menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan pelatihan, mitra belum memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang pengelolaan keuangan usaha ternak. Dari materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian, mitra mendapat tambahan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan. Catatan keuangan yang dibuat dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja usaha (Aprilia , 2. Pembuatan laporan keuangan yang berkualitas juga berpengaruh terhadap kinerja UMKM (Amalia, 2. Kinerja usaha yang terus dipantau dapat meningkatkan keberlangsungan usaha dan sebagai bahan pengambilan keputusan @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Salman dkk. Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam. bisnis (Izzah dkk. , 2. Catatan keuangan yang dibuat oleh pelaku usaha dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan. Selain sebagai pengambilan keputusan, pencatatan keuangan juga diperlukan untuk mengurangi tindakan penyelewengan oleh karyawan dan sekaligus membantu mengontrol kondisi keuangan usaha (Ariesta & Nurhidayah, 2020. Pratama dkk. , 2023. Savitri & Saifudin, 2. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan mitra dapat secara mandiri melakukan pengelolaan keuangan usahanya. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pengelolaan keuangan pada usaha ternak ayam di Desa Gandaria berjalan dengan baik dan mendapat respon yang positif. Tahapan pelatihan ini terdiri dari pemberian materi oleh narasumber, penyelesaian kasus, evaluasi, diskusi dan tanya jawab. Pelatihan ini meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya pencatatan keuangan secara konsisten, manajemen arus kas, perhitungan laba yang diperoleh dan perencanaan keuangan yang lebih baik. Dari catatan keuangan yang dibuat, dapat dipergunakan mitra untuk melakukan kontrol terhadap biaya yang dikeluarkan, melihat perolehan keuntungan usaha, atapun keputusan bisnis lainnya. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan pengelolaan keuangan mitra, sehingga mendukung kemandirian dan kelangsungan usaha ternak ayam. UCAPAN TERIMA KASIH