JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN PENDEKATAN ECONOMIC ORDER QUANTITY UNTUK EFISIENSI PEMESANAN BAHAN BAKU PADA PT. MURNI MAPAN MAKMUR PURWOSARI ANALYSIS OF RAW MATERIAL INVENTORY CONTROL USING THE ECONOMIC ORDER QUANTITY APPROACH FOR ORDERING EFFICIENCY AT PT. MURNI MAPAN MAKMUR PURWOSARI Ferizki Ardiansah dan Subchan AsyAoari Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Yudharta Pasuruan. Jl. Yudharta No. 07 (Pesantren Ngala. Sengonagung Purwosari Pasuruan Jawa Timur, 67162 email: feriskiardiansah2@gmail. com, bekencakep1990@gmail. Received: 10 Juli 25 Accepted: 10 Des 25 Published: 10 Des 25 Abstrak Menjaga ketersediaan bahan baku dalam jumlah tepat penting untuk kelancaran produksi dan pemenuhan permintaan pasar. PT. Murni Mapan Makmur Purwosari, perusahaan manufaktur plastik, menghadapi tantangan akibat fluktuasi permintaan yang menyebabkan kelebihan atau kekurangan stok. Hal ini mengganggu efisiensi produksi dan meningkatkan biaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengevaluasi sistem persediaan. EOQ menghitung jumlah dan frekuensi pemesanan paling ekonomis dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan Hasilnya, metode ini membantu perusahaan memesan bahan baku secara efisien dan mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok. Kata Kunci: Economic Order Quantity (EOQ). Pengelolaan Persediaan. Ketersediaan Bahan Baku. Abstract Maintaining the availability of raw materials in the right quantity is essential to ensure smooth production and meet market demand. PT. Murni Mapan Makmur Purwosari, a plastic manufacturing company, faces challenges due to fluctuating demand, which leads to stock shortages or surpluses. This disrupts production efficiency and increases operational costs. This study applies the Economic Order Quantity (EOQ) approach to evaluate the raw material inventory system. EOQ calculates the most economical order quantity and frequency by considering ordering and holding costs. The results show that this method helps the company order raw materials efficiently and reduces the risk of stock shortages or surpluses. Keywords: Economic Order Quantity (EOQ) Inventory Management. Raw Material Supply DOI: http://dx. org/10. 31602/jieom. How to cite: Ardiansah. , & AsyAoari. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Pendekatan Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Efisiensi Pemesanan Bahan Baku Pada PT. Murni Mapan Makmur Purwosari. Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM), 8. , 67-75. Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index PENDAHULUAN Perkembangan industri yang pesat menuntut setiap perusahaan memiliki strategi yang efektif untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal. Ketersediaan produk yang sesuai kuantitas dan kualitas menjadi krusial, yang mengharuskan perusahaan menjaga kestabilan proses produksi dari bahan baku hingga produk jadi. Kelancaran produksi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan bahan baku. Pembelian bahan mentah secara massal sering dianggap menjamin kelancaran produksi, namun dapat menyebabkan investasi berlebihan pada biaya pembelian dan Sebaliknya, pembelian terlalu sedikit dapat menekan keuntungan karena menanggung biaya kekurangan persediaan, kehilangan potensi pemenuhan permintaan, dan biaya akibat pembelian mendadak. PT. Murni Mapan Makmur, perusahaan manufaktur plastik, mengalami masalah persediaan bahan baku yang tidak terkontrol akibat fluktuasi permintaan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan stock-out . ekurangan sto. yang mengganggu produksi dan memicu pemesanan berulang dengan biaya tinggi, atau over-stock . elebihan sto. yang meningkatkan biaya penyimpanan serta risiko penyusutan dan kerusakan bahan baku. Perusahaan belum memiliki sistem pengendalian bahan baku yang sistematis untuk menentukan jumlah pemesanan optimal, stok minimum-maksimum, dan waktu pemesanan kembali. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini digunakan untuk menganalisis data persediaan bahan baku di PT. Murni Mapan Makmur Purwosari dan menghitung jumlah pemesanan yang optimal menggunakan pendekatan Economic Order Quantity (EOQ). Adapun Tahap Pengumpulan data dalam Penelitian ini adalah sebagai berikut : Observasi Observasi merupakan pengamatan secara langsung pada PT. Murni Mapan Makmur untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Metode wawancara yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melakukan wawancara secara langsung kepada kepala bagian produksi untuk memperoleh informasi persediaan. Dokumentasi Dokumentasi merupakan cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung penelitian. Dokumentasi dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan dokumentasi pada persediaan bahan baku produksi inner plastik. Pengumpulan Data pemebelian bahan baku selama 6 bulan. Pengumpulan Data pemesanan berupa biaya pengiriman, dan data penyimpanan berupa biaya listrik. Pengumpulan Data pemakaian bahan baku dalam produksi inner plastik Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index HASIL DAN PEMBAHASAN Pengumpulan Data Tabel 1. Buku Catatan Pembelian Bahan baku PT. Murni Mapan Makmur Pembelian Biji Plastik Tahun 2024 Pembelian Biji Plastik Bulan Pembelian (To. Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Frekuensi Data diperoleh dari catatan pembelian bahan baku selama periode januari hingga desember tahun 2024. Berdasarkan tabel pembelian, jumlah pembelian biji plastik bervariasi setiap bulannya dengan kisaran antara 300 ton hingga 340 ton. Frekuensi pembelian juga bervariasi, yaitu antara 20 hingga 23 kali dalam sebulan. Data Pemakaian Bahan Baku Tabel 2. Buku Catatan Pemakaian Bahan Baku PT. Murni Mapan Makmur Data Pemakaian Biji Plastik Pemakaian Biji Plastik Bulan Pembelian (To. Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Total Rata - Rata 308,3333333 Berdasarkan data Pemakaian selama tahun 2024, pemakaian biji plastik Pholiteline Asrene mengalami fluktuasi tiap bulannya pemakaian tertinggi terjadi pada bulan Maret sebesar 473 ton, sedangkan pemakaian terendah terjadi pada bulan Oktober sebesar 237 Total pemakaian biji plastik Pholiteline Asrene selama tahun 2024 mencapai 3700 ton, dengan rata rata pemakaian per bulan sebesar 308,33 ton. Pengolahan Data Penentuan Pembelian yang Paling Ekonomis Yang pertama adalah menganalisis penentuan jumlah persedian yang paling ekonomis untuk setiap kali pembelian dengan menggunakan metode Economik Order Quantity (EOQ). Untuk kelancaran proses produksi setelah mengetahui kebutuhan bahan bakunya PT. Murni Mapan Makmur Perlu menghitung berapa kali pembelian yang harus dilakukan dengan menggunakan metode Economik Order Quantity (EOQ) baru setelah itu dapat menentukan pembelian paling ekonomis (Fahmi. , & Nanda, 2. Menurut PT Murni Mapan Makmur, total pembelian bahan baku inner plastik yang dikeluarkan pada tahun 2024 adalah sebanyak 3840 ton dengan frekuensi selama 1 tahun yaitu sebanyak 24 kali pemesanan. Jumlah bahan baku yang digunakan sebanyak 3700 ton pada tahun 2024. Biaya pemesanan yang dikeluarkan selama setahun adalah sebesar Rp. 000 dalam tahun 2024, dan biaya penyimpanan yang dikeluarkan selama setahun adalah sebesar Rp. 000 dalam tahun 2024. Perhitungan untuk menghitung biaya pemesanan bahan baku inner plastik sebagai !"!#$ &'#(# )* *,#-#- Biaya setiap kali pesan = . /*01*-,' )* *,#-#= = 1. 537/pemesanan Biaya penyimpanan bahan baku inner plastik = !"!#$ &'#(# )*-(' )#-#71 $#8 )*/,*9'##- #-  = 1. 042 / ton Perhitungan untuk menentukan pembelian yang paling ekonomis dengan menggunakan metode EOQ yaitu sebagai berikut: EOQ ?@5. AB5 = Oo9. Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index = OO . ton Frekuensi Pembelian yang Paling Ekonomis Perhitungan untuk menghitung jumlah frekuensi pemesanan yang paling ekonomis dalam setiap pesan menurut EOQ: Frekuensi pembelian dalam satu tahun = CDE = :5A. = 1,273 OO . Dari perhitungan EOQ menunjukkan bahwa frekuensi yang dapat dilakukan oleh PT. Murni Mapan Makmur adalah sebanyak 2 kali perbulan/24 kali dalam satu tahun. Sedangkan yang dilakukan oleh PT. Murni Mapan Makmur adalah sebanyak 242 kali dalam setahun. PT. Murni mapan makmur dapat meminimalkan frekuensi pemesanan bahan baku inner plastik. Total Biaya Persediaan atau Total Inventory Cost Perhitungan total inventory cost bahan baku inner plastik 2024 TIC = (E ycI) ( 2 y. :5A. = (:5A. ( 2 1. = . = 3. Penentuan Persediaan Pengaman atau Safety Stock Dalam menentukan persediaan pengaman PT. Murni Mapan Makmur menggunakan metode statistika, yaitu menghitung penyimpanan standar yang terjadi antara perkiraan pemakaian bahan baku dengan pemakaian bahan baku sesungguhnya. Di dalam menentukan safety stock perlu diketahui service level-nya. PT. Murni Mapan Makmur Menentukan service level sebesar 95%. Artinya pihak perusahaan mentolelir kekurangan bahan sebesar 5% sehingga hanya dapat memenuhi bahan baku sebesar 95%. Oleh karena itu faktor keamanan persediaan bahan baku dapat diasumsikan sebesar 1,65 . abel kurva Untuk menghitung standar deviasi kita harus membuat tabel perhitungan standar Rata-rata pemakaian bahan baku pellet plastik per bulan didapat dari membagi total persediaan selama satu tahun dengan 12 . umlah bulan dalam satu tahu. Maka diperoleh data rata-rata pemakaian bahan baku pellet plastik perbulan pada tahun 2024 sebesar 317 ton. Tabel 3. Hasil Perhitungan Standar Deviasi Pemakaian Pellet Plastik Perhitungan Standar Deviasi Pemakaian Biji Plastik Bulan (X - O) (X - O)2 O Januari Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah Sumber Data : data diolah . Standar deviasi untuk bahan baku pellet plastik tahun 2024 adalah sebagai berikut: yu = !Oc (GH GI )! @2. = ! A2 = Oo4. 357 = 66 ton Safety stock untuk bahan baku pellet plastic tahun 2024 adalah sebagai berikut: SS = Z . = 1,65 . = 108,9 OO 109 Penyimpanan standar pemakaian bahan baku pellet plastik tahun 2024 sebesar 66 ton, sedangkan safety stock untuk bahan baku pellet plastik yang harus ada pada tahun 2024 sebesar 109 ton. Menentukan Titik Pemesanan Kembali (Reorder Poin. Untuk menghindari adanya kekurangan bahan baku pellet plastik maka PT. Murni Mapan Makmur harus melakukan pemesanan kembali. Adapun perhitungan untuk menentukan pemesanan kembali adalah sebagai berikut: Pemakaian per tahun . = K1 $#8 8#/' 0*/7# )*/ !#81- = :?55 :A6 = 12 ROP = d . L SS = 12 . = 133 Faktor Ae Faktor Tidak Efisienan Persediaan Bahan Baku Pholiteline Asrene Dalam proses pengelolaan persediaan bahan baku di PT. Murni Mapan Makmur Purwosari, terdapat beberapa faktor yang mengindikasikan ketidakefisienan dalam sistem manajemen persediaan yang diterapkan. Ketidakefisienan ini berdampak langsung terhadap peningkatan biaya operasional serta penurunan efektivitas produksi. Adapun faktor-faktor ketidakefisienan tersebut antara lain: Tingginya Frekuensi Pemesanan Bahan Baku Berdasarkan data yang diperoleh, perusahaan melakukan pemesanan bahan baku sebanyak 24 kali dalam satu tahun. Jumlah ini jauh melebihi frekuensi optimal yang Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index dihitung melalui pendekatan metode EOQ, yaitu sebanyak 2 kali dalam setahun. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum menerapkan sistem pemesanan yang efisien, yang berdampak pada tingginya biaya pemesanan secara keseluruhan. Ketidaktepatan Jumlah Pemesanan Ketidaktepatan dalam menentukan jumlah pesanan setiap kali pemesanan menyebabkan adanya potensi overstock maupun stockout. Tanpa acuan metode ilmiah seperti EOQ, perusahaan kesulitan menentukan volume pemesanan yang optimal, sehingga risiko kelebihan atau kekurangan bahan baku menjadi lebih tinggi. Ketiadaan Sistem Penetapan Safety Stock yang Sistematis Perusahaan belum memiliki kebijakan baku mengenai persediaan pengaman . afety stoc. yang dapat melindungi dari fluktuasi permintaan dan keterlambatan pasokan. Akibatnya, proses produksi rentan terganggu apabila terjadi lonjakan permintaan atau keterlambatan pengiriman bahan baku. Ketidakefektifan dalam Penentuan Waktu Pemesanan Kembali (Reorder Poin. Keterlambatan dalam melakukan pemesanan ulang dapat menyebabkan keterlambatan kedatangan bahan baku. Hal ini menimbulkan potensi kekosongan stok di gudang, yang pada akhirnya menghambat proses produksi dan menurunkan tingkat pelayanan terhadap konsumen. Kurangnya Integrasi Data Permintaan dan Persediaan Ketiadaan sistem informasi manajemen persediaan yang terintegrasi menyebabkan proses pengambilan keputusan masih dilakukan secara manual dan kurang akurat. Hal ini membuat perusahaan sulit untuk memantau sisa stok secara real-time dan memprediksi kebutuhan di masa mendatang secara tepat. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut: Berdasarkan pada model persediaan dengan menggunakan metod economik order quantity (EOQ) menunjukan jumlah pemesanan paling ekonomis yaitu sebanyak 018, yang mengakibatkan biaya pemesanan menurun, sehingga dapat meminimalkan biaya yang dikeluarkan pada pabrik plastik dan dapat memaksimalkan laba yang diperoleh. Frekuensi pembelian bahan baku pellet plastik bila menggunakan metode EOQ adalah sebanyak 2 kali pembelian bahan baku dalam satu bulan, sedangkan pemesanan yang selama ini dilakukan oleh PT. Murni Mapan Makmur adalah sebanyak 20 kali dalam satu bulan sehingga total biaya persediaan yang dikeluarkan oleh PT. Murni Mapan Makmur yaitu sebesar Rp. 433 Hal ini disebabkan karena kuantitas pemesanan mengalami penurunan. PT Murni Mapan Makmur tidak menetapkan adanya safety stock atau persediaan pengaman dalam produksi inner plastik, sedangkan dalam penggunaan metode EOQ, persediaan pengaman untuk dapat memperlancar proses produksi yaitu sebanyak 109 Ton . Ferizki Ardiansah: Analisis Pengendalian Bahan BakuA JIEOM Vol. No. Desember 2025 ISSN:2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index LAMPIRAN (Jika ad. Gambar 1. Data Bahan Baku Pholiteline Asrene Gambar di atas adalah buku catatan yang menjadi acuan pengambilan data pemakaian bahan baku pholiteline asrene di PT. Murni Mapan Makmur UCAPAN TERIMA KASIH (Jika ad. Peneliti mengucapkan terima kasih kepada bapak subchan asyAoari atas bimbingan dan masukan yang berharga dalam penelitian ini Peneliti berterimakasih kepada PT. Murni Mapan Makmur atas fasilitas yang diberikan selama penelitian Peneliti mengucapkan terima kasih kepada bapak kieswo susianto atas bantuan dalam pengumpulan data dan analisi REFERENSI