JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 AKIBAT HUKUM PERKAWINAN KEPADA ANAK YANG TIDAK DICATATKAN Yugos Novia Hulu Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum. FH Universitas Nias Raya . ugoshulu4@gmail. Abstrak Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga . umah tangg. yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan harus dicatatkan di pencatatan sipil berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Berdasarkan dalam Pasal 2 ayat . Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Ayat . menentukan perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masingmasing agamanya dan kepercayaannya itu. Ayat . menentukan tiap-tiap perkawinan dicatat menurut Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Dari pasal tersebut dapat dipahami Perkawinan yang tidak dicatatkan di pencatatan sipil dinyatakan tidak sah dimata hukum sekalipun perkawinan itu sudah di catatkan secara agama dan kepercayaanya masing-masing. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis dengan metode pendekatan Peraturan PerundangUndangan yang berlaku. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumen yang akurat. Analisis data yang dilakukan adalah analisis kualitatif yang bersifat deskriptif serta penarikan kesimpulan dilakukan dengan metode deduktif. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah berusaha mensosialisasikan pentingnya pencatatan perkawinan tingkat kecamatan dan beberapa gereja di Kabupaten Nias Selatan. Penulis menyarankan supaya Kadis Dukcapil dan pihak yang bertanggungjawab di Pencatatan Sipil sebaiknya sosialisasi tentang pentingnya Pencatatan Perkawinan itu jangan hanya di sosialisasikan di tingkat kecamatan ataupun beberapa gereja melainkan di sosialisasikan secara menyeluruh di setiap desa-desa Kabupaten Nias Selatan, agar seluruh masyarakat Kabupaten Nias Selatan paham dengan seluruhnya akan pentingnya pencatatan perkawinan. Kata Kunci: Akibat Hukum Perkawinan. Anak. Tidak Dicatatkan. Abtract Marriage is an inner and outer bond between a man and a woman as husband and wife with the aim of forming a happy and eternal family . based on Belief in One Almighty God. Marriage must be registered in the civil registry based on Law Number 1 of 1974 concerning https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Marriage. Based on Article 2 paragraph . of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. Paragraph . stipulates that marriage is valid if it is carried out according to the laws of each religion and belief. Paragraph . determines that each marriage is recorded according to the applicable laws and regulations. From this article it can be understood that marriages that are not registered in the civil registry are declared invalid in the eyes of the law even though the marriage has been registered according to their respective religions and beliefs. The type of research used in this study is sociological legal research using the applicable laws and regulations approach. Data collection was carried out by interviews and accurate document studies. The data analysis used was descriptive qualitative analysis and conclusions were drawn using the deductive method. Based on the research findings and discussion, it can be concluded that the Department of Population and Civil Registration has tried to socialize the importance of registering marriages at the sub-district level and several churches in South Nias Regency. The author suggests that the Head of Dukcapil and the party responsible for Civil Registration should socialize the importance of Marriage Registration not only at the sub-district level or several churches but socialize it thoroughly in every village in South Nias Regency, so that all the people of South Nias Regency understand with all of the importance of registration of marriages. Keywords: Consequences of Marriage Law. Child. Not Logged PENDAHULUAN Pada perkembangan sekarang ini, secara fakta begitu banyak korban kekerasan yang dilakukan oleh suami kepada perempuan dan anak, bolehlah kita katakan pengaruh lingkungan . inuman keras, perjudia. ketika pulang kerumah tidak mempunyai uang maka seringkali terjadi pertengkaran yang sangat luar biasa, apalagi pada saat ini dunia sedang mengalami wabah Covid-19 mata pencaharian menurun, 22 dan dibatasi berbagai hal, di tambah lagi harga barang semakin naik, sehingga timbul berbagai macam tindakan yang pembunuhan istri anak, (Laia. Dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor Tahun Perkawinan Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga . umah tangg. yang bahagia dan kekal berdasarkan https://jurnal. id/index. php/Jph Ketuhanan Yang Maha Esa. Berdasarkan ketentuan tersebut, tampak bahwa suatu Suatu perkawinan baru dapat dikatakan sebagai perbuatan hukum apabila dilakukan menurut ketentuan hukum yang berlaku secara Ketentuan perkawinan yang dibenarkan oleh hukum adalah seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, mempunyai akibat hukum yaitu akibat yang mempunyai hak mendapatkan pengakuan dan perlindungan hukum. Pasal 2 ayat . Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menentukan bahwa suatu perkawinan baru dapat dikatakan suatu perkawinan JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 perkawinan yang sah menurut hukum apabila perkawinan itu dilakukan menurut masing-masing agama dan . tiap-tiap dicatat menurut peraturan perundangundangan yang berlaku. Perkawinan bertujuan membentuk keluarga . umah tangg. yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Makna dari perkawinan menjadi lebih dalam, karena selain melibatkan kedua keluarga, juga lebih berarti untuk Keturunan merupakan tujuan yang paling penting dari gagasan melaksanakan perkawinan. Perkawinan memiliki hubungan perdata. Hubungan perdata yang dimaksud adalah hubungan pewarisan antara suami dan istrinya dan/atau suami/ayah dengan anak-anaknya serta keluarganya, apabila di kemudian hari terdapat salah seorang yang meninggal dunia. Dalam peristiwa-peristiwa kejadian yaitu kelahiran, perkawinan, pengangkatan anak, pengesahan anak, perceraian, kematian dan pergantian Peristiwa-peristiwa merupakan hal yang sangat penting sehingga diperlukan suatu bukti tertulis, sedangkan untuk memiliki bukti dalam status kejadian diatas maka orang tersebut harus mendaftarkan peristiwa atau kejadian itu pada lembaga catatan sipil, dengan demikian orang tersebut akan memperoleh bukti tertulis yang berupa Akta Catatan Sipil (Victor M. Situmorang Cormentyna Sitanggang,1991: . Kondisi menimbulkan ketentuan diatas tidak https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya dapat dilaksanakan dengan baik. Khusus untuk perkawinan yang tidak dicatatkan oleh pegawai pencatat perkawinan, atau adanya keinginan dari sang suami yang tidak mau terikat pada ketentuan Pasal 27 KUHPerdata tentang syarat sahnya Maka perkawinan yang tidak dicatatkan dikantor pencatatan sipil tersebut dinyatakan tidak sah sebab tidak memenuhi ketentuan dalam Pasal 2 ayat . Undang-Undang Perkawinan Nomor Tahun Perkawinan tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kedudukan anak yang lahir dari perkawinan yang tidak dicatatkan di dalam hukum ternyata lebih rendah dibanding dengan anak sah. Anak sah perwalian, perwaliannya ada pada penguasa atau hakim. Selain itu hak bagian anak sahdalam pewarisan orang tuanya lebih besar dari pada anak luar nikah dan hak anak luar nikah untuk menikmati warisan dari kedua orang tuanya dibatasi (J. Satrio, 199: . Berdasarkan masalah tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana akibat hukum perkawinan kepada anak yang tidak dicatatkan (Studi di Kantor Dukcapil Kabupaten Nias Selata. ? Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan memahami serta mengamati akibat hukum perkawinan yang tidak dicatat terhadap anak. Berdasarkan mengaharapkan kegunaan penelitian sebagai berikut: JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Manfaat Teoritis Diharapkan agar penelitian ini menambah wacana teoritis tentang ilmu pengetahuan dibidang ilmu pengetahuan bagi pembaca. Diharapkan agar penelitian ini bisa akademik hukum tentang akibat hukum perkawinan yang tidak dicatat terhadap anak. Manfaat Praktis Diharapkan semoga penelitian ini dapat menjadi pembelajaran bagi meningkatkan kesadaran hukum tentang syarat-syarat sahnya suatu perkawinan yang sesuai dengan ketentuan pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Diharapkan semoga penelitian ini menjadi dorongan kepada pejabat atau yang bertanggung jawab di Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil tentang syarat-syarat sahnya suatu ketentuan Pasal 2 ayat . dan ayat . Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dimana di ayat . perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing- masing agamanya dan kepercayaannya itu. Di ayat . tiap-tiap perkawinan perundang-undangan Diharapkan semoga penelitian ini, bisa menyadarkan masyarakat https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya syarat sahnya suatu perkawinan, sehingga orang yang melakukan dikantor pencatatan sipil agar perkawinan itu tidak hanya sah di mata adat dan agama melainkan sah juga dimata hukum yang berlaku di Indonesia. Adapun iIteori iIyang iIrelevan idalam iipenelitian ini iiyaitu: Perkawinan Pengertian iPerkawinan Perkawinan isosial iatau iikatan ihukum iantara iseorang ilaki-laki idan iperempuan ikekerabatan idan iyang imerupakan isuatu ipranata idalam ibudaya ihubungan iseorang ilaki-laki idan iperempuan iyang ibiasanya iintim idan iseksual. iPerkawinan iumumnya idijalani idengan imaksud iuntuk Perkawinan/kawin idalam iKBBI iditentukan imembentuk ikeluarga idengan ilawan ijenis. ibersuami iatau iSebagai iNegara iyang iberdasarkan iPancasila idimana isila iyang ipertamanya iialah iKetuhanan iYang iMaha iEsa, imaka iperkawinan imempunyai ihubungan iyang ierat isekali idengan iagama/kerohanian isehingga iperkawinan ibukan isaja imempunyai iunsur ilahir/jasmani, itetapi iunsur ibathin/rohani ijuga imempunyai iperanan iyang ipenting. iMembentuk ikeluarga iyang ibahagia iketurunan, i iyang ipula imerupakan itujuan iperkawinan, ipemeliharaan JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 idan ipendidikan imenjadi ihak idan ikewajiban iorang itua. Sebagai iikatan ilahir, iperkawinan imerupakan ihubungan ihukum iantara iseorang ipria idengan iseorang iwanita iuntuk ihidup ibersama isebagai isuami iIkatan iini imerupakan ihubungan iformal iyang isifatnya inyata, ibaik ibagi iyang imengikatkandirinya imaupun ibagi iorang ilain idan imasyarakat i(K. iWantjik iSaleh, iS. i1976: i. i iHal iini imembuktikan itelah i i iikatan ilahir idari ipasangan isuami iistri itersebut isebagai iikatan ibathin. iPerkawinan imerupakan ipertalian ijiwa iyang iterjalin ikarena iadanya ikemauan iyang isama idan iikhlas iantara iseorang ipria idengan iseorang iwanita iuntuk ihidup ibersama isebagai isuami iistri. iDalam itahap ipermulaanikatan ibathin ipersetujuan idari icalon imempelai iuntuk imelangsungkan iperkawinan. iPada idasarnya iperkawinan iitu idilaksanakan iatas idasar ikecocokan idari ikedua icalon imempelai, idan idilakukan idengan iterpaksa iatau iada itekanan idari isalah isatu icalon imempelai iatau idari ipihak ilain i. awin isebagaimana idimaksud idalam iPasal i1 iUndang-Undang iNomor i1 iTahun i1974 itentang iPerkawinan iyaitu imembentuk ikeluarga i. umah itangg. iyang ibahagia idan ikekal itidak imungkin idapat idiwujudkan i(H. iRiduan iSyahrani, iS. i2006: i i. Selanjutnya, iperkawinan iitu idinyatakan idengan itegas ibahwa ipembentukan ikeluarga https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya i. umah itangg. iyang ibahagia idan ikekal iitu iberdasarkan iKetuhanan iYang iMaha iEsa. iIni iberarti ibahwa iperkawinan ikepercayaan imasing-masing. Syarat iSahnya iPerkawinan Dalam iPasal i1 iUndang-Undang iNomor iTahun iPerkawinan ibahwa itujuan iperkawinan iadalah imembentuk ikeluarga i. umah itangg. iyang ibahagia idan ikekal iberdasarkan iKetuhanan iYang iMaha iEsa. iSehingga iuntuk idapat imewujudkan itujuan iperkawinan itersebut, isetiap iorang iyang iakan imelangsungkan iperkawinan imenurut iUndang-Undang iNomor i1 iTahun i1974, imaka iharus imemenuhi isyarat-syarat idan iprosedur itertentu isebagaimana idiatur idalam iUndang-Undang iNomor i1 iTahun i1974 itentang iPerkawinan. Syarat-syaratiuntuk imelangsungkan iperkawinan imenurut iUndang-Undang iNomor i16 iTahun i2019 iperubahan idari iUndang-Undang iNomor i1 iTahun i1974 idiatur idalam iPasal i6 isampai idengan iPasal i9 iyaitu: Dalam iPasal i6 iayat i. iditentukan ipersetujuan ikedua icalon imempelai. iMaksudnya ididasarkan iatas ipersetujuan ikedua iperkawinan imempunyai imaksud iagar isuami idan iistri idapat imembentuk ikeluarga iyang ikekal idan ibahagia, idan isesuai ipola idengan ihak iasasi iMaka iperkawinan iharus idisetujui ioleh ikedua ibelah ipihak iyang imelangsungkan iperkawinan itersebut, itanpa iada ipaksaan idari ipihak imana ipun. JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Dalam iPasal i6 iayat i. iditentukan iuntuk imelangsungkan iperkawinan imencapai iusia i21 itahun iharus imendapat iizin ikedua iorang itua. Dalam iPasal i6 iayat i. iditentukan idalam ihal isalah iseorang idari ikedua iorang itua itelah imeninggal idunia iatau idalam ikeadaan itidak imampu imenyatakan ikehendaknya, imaka iizin idimaksud iayat i. ipasal iini icukup idiperoleh idari iorang itua iyang imasih ihidup iatau idari iorang itua iyang imampu imenyatakan ikehendaknya. Dalam iPasal i6 iayat i. iditentukan idalam ihal ikedua iorang itua itelah imeninggal idunia iatau idalam ikeadaan ikehendaknya imaka iizin idiperoleh imemiliki ihubungan idarah idalam igaris iketurunan ilurus ikeatas iselama imereka imasih ihidup idan idalam Dalam iPasal i6 iayat i. iditentukan idalam ihal iada iperbedan ipendapat iantara iorang-orang iyang idisebut idalam iayat i. , i. , idan i. ipasal iini, iatau isalah iseorang iatau ilebih idari idaerah ihukum itempat itinggal iorang iyang imelangsungkan iperkawinan iatau ipermintaan iorang itersebut idapat imemberikan iizin isetelah ilebih idahulu iorang-orang idalam iayat i. , i. idan i. iDalam iPasal i. iketentuan iyakni iayat i. isampai iayat i. ipasal iini iberlaku isepanjang ihukum imasing-masing https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya iagama idan ikepercayaannya iitu itidak imenentukan ilain. Dalam iPasal i7 iayat i. iditentukan iusia icalon imempelai ipria idan iwanita isudah imencapai iumur i19 i(Sembilan ibela. Dalam iPasal i8 iditentukan iantara icalon imempelai ipria idan icalon ihubungan idarah/keluarga. Dalam iPasal i9 iditentukan itidak iberada idalam iikatan iperkawinan idengan ipihak ilain. Metode iPenelitian Penelitian ihukum imerupakan ididasarkan ipada imetode, isistematika, ibertujuan iuntuk imempelajari isesuatu iatau ibeberapa igejala ihukum itertentu iPenelitian iini imenggunakan ijenis ipenelitian ihukum isosiologis. iJenis ipenelitian ihukum isosiologis iyaitu iberpengaruh idi imasyarakat iterhadap ihukum, isejauh imana igejala-gejala iyang iada idalam imasyarakat iitu idapat imempengaruhi ihukum idan iparadigma iilmu iempiris. Penelitian imengkaji ihukum iyang ikonsepnya i. ctual ibehavio. , isebagai igejala isosial iyang isifatnya itidak itertulis idan iyang ikehidupan ibermasyarakat i(Muhaimin, i2020: i. iPenelitian imerupakan isalah isatu ijenis ipenelitian ihukum iyang imenganalisis idan JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 imengkaji ibekerjanya ihukum idalam iAlasan ipenulis imemilih ijenis ipenelitian ihukum isosiologis iadalah ikarena ipengumpulan idata idalam ipenelitian iini idilakukan idan istudi idokumen isehingga idata iyang iakan ipenulis iperoleh iakan iakurat. iTeknik ipengumpulan idata itersebut ihanya idilakukan ipada idata iprimer, idan idata iprimer ihanya idikenal idalam ijenis ipenelitian isosiologis. Penelitian ispesifikasi ipenelitian ideskriptif iyaitu ipenelitian iyang ibersifat imemaparkan idan ibertujuan iuntuk imemperoleh iditempat itertentu iyang iterjadi idalam iPenelitian iyang ideskriptif iyaitu imenggambarkan ikewenangan ikantor iDukcapil idalam imenangani iatau idalam ipelayanan imasyarakat itentang iadministrasi Lokasi ipenelitian iadalah itempat imerupakan itahap ipenting idalam ipenelitian isosiologis, ikarena idengan iditetapkannya ilokasi ipenelitian iberarti iobjek idan itujuan iLokasi ipenelitian idilakukan idi ikantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan. iPenulis imemilih ilokasi ipenelitian idi ikantor i itersebut idengan ialasan isebagai iberikut: Karena ikantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan imudah idijangkau ioleh ipenulis. https://jurnal. id/index. php/Jph Karena ikantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan, ipenulis imemiliki ikerabat idan iteman iyang ibekerja idi ikantor itersebut. Karena iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan imerupakan iobjek ipenelitian iyang itepat ibagi ipenulis idilihat idari ijudul iyang idiangkat ipenulis. Beberapa iteknik ipengumpulan idata iyang idilakukan ipenulis iyaitu: Populasi i Populasi iadalah ikeseluruhan iatau ihimpunan iobjek idengan iciri iyang iPopulasi ihimpunan iorang, ibenda i. idup iatau imat. , ikejadian, ikasus-kasus, idan iwaktu iatau itempat, idengan isifat iatau iciri iyang isama i(Bambang iSuggono, i2018: i. iPopulasi idalam ipenelitian iini iyaitu ipejabat iatau iyang ibertanggung ijawab idi iKantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan iyakni iDaya iHati iHulu. H isebagai ikepala ibidang ipelayanan ipencatatan isipil iKabupaten iNias iSelatan, iSurya iWaruwu, iS. E isebagai iKasi iperkawinan idan iperceraian iKabupaten iNias iSelatan, iDewi iSianturi, iS. E isebagai iKasi ikelahiran iKabupaten iNias iSelatan, iSona iVeronika iDachi, iS. E isebagai iKasi ipendataan ikependudukan iKabupaten iNias iSelatan, iMaper iTalunohi isebagai ikaryawan/honorer iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan. Sampel i Sampel iadalah ibagian idari ipopulasi iyang idipilih isebagai isampel. JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 iSampel iyang idigunakan ioleh ipeneliti idalam ipenelitian iini iadalah isebagian idari ibeberapa ipopulasi itersebut, iguna iuntuk imemenuhi itujuan idari ipeneliti. iDalam imelakukan ipenelitian iini iyang iakan imenjadi isampel ipenulis ipada itahun i2022 iyaitu idi iKantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan, idan ipejabat iatau iyang ibertanggung ijawab idi iKantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan iyakni iDaya iHati iHulu, iS. isebagai ikepala ibidang ipelayanan ipencatatan isipil iKabupaten iNias iSelatan, iSurya iWaruwu, iS. E isebagai iKasi iperkawinan idan iperceraian iKabupaten iNias iSelatan, iDewi iSianturi, iS. E isebagai iKasi ikelahiran iKabupaten iNias iSelatan, iSona iVeronika iDachi, iS. E isebagai iKasi ipendataan ikependudukan iKabupaten iNias iSelatan, iMaper iTalunohi isebagai ikaryawan/honorer iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan. Teknik iPengumpulan iData iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iyaitu idata iprimer. iData iprimer iadalah idata iyang imasih imentah iatau idata iyang ibelum imelalui iproses ipengoahan iyang iData idikumpulkan imelalui iwawancara, idan istudi idokumen. Observasi i Observasi iterhadap isuatu iproses iatau iobjek idengan imaksud imerasakan idan ikemudian imemahami ipengetahuan idari isebuah ifenomena iberdasarkan ipengetahuan idan igagasan iyang isudah idiketahui isebelumnya iuntuk https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya iinformasi-informasi iyang idibutuhkan iuntuk imelanjutkan isuatu ipenelitian. iPenelitian itelah imelakukan iobservasi idi iKantor iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil, iberbagai ilangkah ipengumpulan idata imenentukan iobjek iyang iakan iditeliti, imelakukan iobservasi iterhadap iobjek ipencatatan iobservasi idi iKantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan. Wawancara Wawancara iadalah ipengumpulan idata iyang ibersumber ilangsung idari i. okasi ipenelitia. iWawancara idalam ihal iini iyaitu iwawancara iterhadap iorang iatau ibadan idalam iKantor iDukcapil iKabupaten iNias iSelatan. Studi iDokumen Studi idokumen iadalah ikegiatan imenelusuri idokumen-dokumen iyang itidak idipublikasikan isecara iumum itetapi iboleh idiketahui ioleh ipihak itertentu iatau idokumen iyang idibuat idengan iobjek ipenelitian. iStudi idokumen iyang idilakukan ioleh ipenulis idalam ipenelitian imempunyai ikekuatan imengikat ibagi ipihak-pihak idokumen ihukum, ikonfensi, ikontrak idan iputusan ihakim. Dalam imelengkapi idata iprimer inamanya idata isekunder, idata isekunder iini iyaitu: JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Bahan ihukum iprimer Bahan ihukum iprimer iyang idi igunakan idalam ipenelitian iini iyaitu: i . Undang-Undang iNomor i1 iTahun i1974 itentang iPerkawinan. Undang-Undang iNomor i35 iTahun i2014 itentang iPerubahan iatas iUndang-Undang iNomor i23 iTahun i2002 itentang iPerlindungan iAnak. Peraturan iPemerintah iNomor i40 iTahun i2019 itentang iPelaksanaan iUndang-Undang iNomor i24 iTahun i2014 iberdasarkan iperubahan idari iUndang-Undang iNomor i23 iTahun iAdministrasi iKependudukan. Bahan ihukum isekunder Bahan ihukum isekunder iadalah ibahan ihukum iyang idigunakan iuntuk imendukung ibahan ihukum iprimer. iBahan idigunakan ipada ipenelitian iini iyaitu ibuku, ijurnal, idan ikarya ilainnya iyang iberkaitan idengan itopik ipeneliti. Bahan ihukum itersier Bahan ihukum itersier iadalah ipenjelasan iterhadap ibahan ihukum iprimer idan ibahan ihukum isekunder. iBahan ihukum itersier iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iyaitu iKBBI, iKamus iHukum idan iInternet. i i i Hasil iiPenelitian iidan iiPembahasan Berdasarkan ihasil ipenelitian iyang idilakukan ioleh ipenulis idi iKantor iDinas iKependudukan idan iPencacatan iSipil i(Dukcapi. iKabupaten iNias iSelatan ipenelitian isebagai iberikut: Profil iLokasi iPenelitian i https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Lokasi ipeta ipenelitian iyang iditeliti ioleh ipenulis idalam ihal iini iKantor iDinas iKependudukan idan iPencacatan iSipil, iyang iberalamat idi iJln. iArah iLagundri iKm i7 iTeluk iDalam, iKode iPos i22865, iKab. iNias iSelatan, iProv. iSumatera iUtara. iDibawah ikepemimpinan iDeri iDohu iDe, iS. Ag. ,MM isebagai ikepala iDinas iKependudukan iPencatatan iSipil idi iKabupaten iNias iSelatan. iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan ipelaksanaan iPemerintah iDaerah idi iKependudukan iPencatatan iSipil idi iKabupaten iNias iSelatan iyang idipimpin ioleh iKepala iDinas idan iberkedudukan idi ibawah iPemerintahan iDaerah iSekretaris iDaerah. Tujuan, iVisi idan iMisi iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil Tujuan iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil i Berdasarkan ipenelitian idilapangan iKantor iDinas iKependudukan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan isecara iumum itujuan iDinas iKepndudukan iPencatatan iSipil imeningkatkan ikualitas ipelayanan iAdministrasi iKependudukan idan iPengembangan iDatabase iKependudukan iSistem iInformasi iAdministrasi iKependudukan i(SIAK). JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Visi iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan Visi iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iyang iadministrasi ikependudukan idan ipencatatan isipil iyang itransparan, imudah idan itepat iwaktu. Misi iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan i Ada ibeberapa iMisi iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan Mengembangkan ipemerintahan iyang imelayani idengan ihati, itanggap iterhadap ikeluhan ipemerintahan iyang iefesien idan iefektif. Mengembangkan ikependudukan iyang iberbasis iSIAK imenyelenggarakan iPendaftaran iPenduduk idan iPencatatan iSipil idalam imenghimpun idata iKabupaten iNias iSelatan, imenerbitkan iidentitas idan imengsahkan istatus idalam iadministrasi ikependudukan. Mengembangkan ipengelolaan iinformasi ihasil iPendaftaran iPenduduk idan iPencatatan iSipil imasyarakat iKabupaten iNias iSelatan, https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya imenyediakan idatabase idan isecara ilengkap, iakurat idan imemenuhi ikepentingan ipublik iDari ibeberapa itujuan, ivisi idan iKantor iDinas iKependudukan iPencatatan iSipil idiungkapkan ioleh iDayahati iHulu, iSH ibahwa isemua iitu idirealisakan ikepada isemua ipengurusan-pengurusan iBeberapa iupaya iyang idilakukan idalam imerealisasikan itujuan, ivisi idan imisi iKantor iDinas iKependudukan iPencatatan iSipil iyaitu: i Melayani idengan isepenuh ihati Semua iKantor iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil iseluruhnya iGratis. Mempercepat ipenyelesaian ipengurusan iadministrasi Segala iinformasi idari i iKantor iDinas iKependudukan iPencatatan iSipil iterbuka iuntuk iumum. Seluruh ipegawai iatau iyang ibekerja idi iKantor iDinas iKependudukan iPencatatan iSipil iselalu isiap JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Akibat iHukum iPerkawinan iYang iTidak iDicatat iTerhadap iAnak idi iPencatatan iSipil iSecara iAdministrasi Berdasarkan ihasil ipenelitian iperkawinan iyang itidak idicatat idiungkapkan ioleh iDayahati iHulu, iSH isebagai iKabid iPelayanan iPencatatan iSipil. iBahwa iketika iperkawinan itidak idicatatkan idi ipencatatan isipil i. idak imemiliki iakta inikah iyang idikeluarkan idari iDukcapi. imaka ianak iyang ilahir iatau iakibat idari iperkawinan itersebut iakan ikesulitan idalam iHak iyang idimaksud isecara iadministrasi iyaitu iseperti iakta ikelahiran ianak, idisamping iitu ianak ibisa imendapatkan iakta ikelahirannya iakan itetapi idi ibagian ibawah isurat iakan idituangkan iketerangan ibahwa ianak itersebut ihanya imemiliki ihubungan idarah idengan iibunya. iYang iberarti ianak iyang ilahir idari iperkawinan iyang imemiliki iayah iyang isah isecara ihukum idisebabkan iperkawinan idicatatkan idi ipencatatan isipil. Syarat iPencatatan iPerkawinan idi iKantor iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan Syarat iperkawinan iyang idi itemukan iberdasarkan ipenelitian ipenulis, idiungkapkan ioleh iSurya iWaruwu, iSE isebagai iKasi iPerkawinan idan https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya iPerceraian iKabupaten iNias iSelatan iadministrasi iperkawinannya idan iadministrasi ianaknya idi ikeluarkan iDukcapil, itersebut iharus imengurus iakta inikah imereka itersebih idahulu. ipersyaratan idalam imengurus iakta inikah itersebut: KTP isuami iistri . Kartu iKeluarga iorang itua iyang imelakukan iperkawinan . KTP isaksi . Akta iNikah idari iAgama iyang imelakukan iperkawinan i . Surat iKeterangan iPerkawinan idari iKepala iDesa Kemudian iberkas itersebut iDukcapil imengajukan iuntuk ipembuatan iakta inikah imereka. iSetelah iakta inikah imereka ikeluar imaka iakta ikelahiran ianak ibisa idi ikeluarkan ioleh ipihak iDukcapil. Kendala iatau iPermasalahan iYang iSering iDialami iOleh iPihak iDukcapil iTerkait iDokumen iKependudukan Berdasarkan ihasil ipenlitian ipenulis imenemukan ikendala iatau idialami ioleh ipegawai iDukcapil iterkait idokumen ikependudukan, idiungkap ioleh iDewi iSianturi, iSE isebagai iKasi iKerlahiran iyaitu isebagian ibesar imasyarakat imasih ibelum ipaham idengan iprosedur iharus idipenuhi idalam ipengurusan-pengurusan iadministrasi ikependudukan. iSeperti iperkawinan iitu idicatatkan idi JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 ipencatatan isipil iagar iperkawinan iitu itidak ihanya isah idimata ihukum iagama idan ihukum iadat imelainkan iperkawinan itersebut isah ijuga idimata ihukum iyang iberlaku. iSehingga iketika iperkawinannya ipengurusan-pengurusan iadministrasi iselanjutnya iterkait idengan ikelengkapan iakta inikah ikeluarkan ioleh ipihak iDukcapil. iKendala iyang isering iditemukan iDukcapil idokumen ikependudukan idiungkap isama ioleh iVeronika iSonia iDachi, iKasi iPendataan iPenduduk iKabupaten iNias iSelatan ibahwa ikendala idan ipermasalahan iyang isering iditemukan iyaitu imasyarakat iyang imasih ibelum ipaham ibetul idengan iprosedur ipengurusan ikependudukan idan isebagian ibesar ijuga imasyarakat imenganggap isepele iakan iprosedur itersebut isehingga imasyarakat iyang iingin imengurus idokumennya ikami isebagian ipihak iterkait imengalami iselanjutnya ibelum idiurus ioleh imasyarakat iyang ibersangkutan. Tugas idan iFungsi iDinas iDukcapil iDalam iPelayanan iAdministrasi iMasyarakat Berdasarkan ipenelitian idata iyang iditemukan ipenulis imengenai itugas iDinas iDukcapil idalam ipelayanan iadministrasi imasyarakat idiungkap ioleh iDayahati iHulu, iSH isebagai iKepala iBidang iPelayanan iPencatatan iSipil iKabupaten iNias https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya iSelatan idimana itugas iDukcapil iterkait iAdministrasi iMasyarakat iyaitu iDinas iKependudukan idan iPencatatan iSipil imempunyai itugas imelaksanakan iurusan iAdministrasi iKependudukan iKependudukan idan iPencatatan iSipil iberdasarkan iAsas iOtonomi idan iTugas iPembantuan. Mensosialisasikan iPentingnya iPencatatan iPerkawinan iMasyarakat iKabupaten iNias iSelatan i Berdasarkan ipenelitian idata iyang iditemukan ipenulis imengenai ipentingnya isosialisasi ipencatatan iKabupaten iNias iSelatan iungkap iSurya iWaruwu, iSE isebagai iKasi iPerkawinan idan iPerceraian ibahwa ipihak iyang ibekerja idi ibagian imungkin iuntuk imensosialisasikan ipentingnya ipencatatan iperkawinan itiap-tiap ibeberapa igereja idi iKabupaten iNias iSelatan. Berdasarkan iditemukan ipenulis iberdasarkan ihasil iwawancara idari ipihak iterkait iyakni iakibat ihukum idari iperkawinan iyang itidak idicatat itersebut, ihal iini idiungkapkan ioleh iDayahati iHulu, iSH isebagai iKabid iPelayanan iPencatatan iSipil. iBahwa iketika iperkawinan itidak idicatatkan idi ipencatatan isipil i. idak idikeluarkan idari iDukcapi. imaka ianak iyang ilahir iatau iakibat idari iperkawinan itersebut iakan ikesulitan idalam imendapatkan ihaknya isecara iHak iyang idimaksud JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 isecara iadministrasi iyaitu iseperti iakta ikelahiran ianak, idisamping iitu ianak ibisa imendapatkan iakta ikelahirannya iakan itetapi idi ibagian ibawah isurat iakan idituangkan iketerangan ibahwa ihubungan idarah idengan iibunya. iYang iberarti ianak iyang ilahir idari iperkawinan iyang itidak idicatat itersebut itidak imemiliki iayah iyang iperkawinan iorang ituanya iyang itidak idicatatkan idi ipencatatan isipil. Penutup Berdasarkan ihasil ipenelitian idan ipembahasan iyang itelah idilakukan ioleh ipeneliti iada ibeberapa iAkibat iHukum iPerkawinan iYang iTidak iDicatat iTerhadap iAnak i(Studi idi iDukcapil iKabupaten iNias iSelata. iyaitu: iDari iperkawinan iyang itidak iakibat ihukum iterhadap ianak iyaitu ipihak iDukcapil imengalami ikesulitan idalam imengeluarkan iakta ilahir ianak. iAkibat ihukumnya ijuga iterhadap iistri iyaitu iistri imengalami ikesulitan imenajukan igugatan iperceraiannya idi ipengadilan isebab idengan isuaminya itidak iterbukti isecara isah, ikarena itidak imemiliki iKantor iKependudukan idan iPencatatan iSipil. iKemudian ianak iyang ilahir idari iperkawinan iyang itidak idicatatkan itidak ibisa imenuntut ihaknya ikepada iayahnya iatas ikebutuhannya iapabila ikedua iorang itunya itelah ibercerai isebab itidak iada ihubungan iperdata idiantara ianak idengan iayahnya. https://jurnal. id/index. php/Jph E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Berdasarkan isimpulan itersebut, imaka ipenulis imemberikan isaran ikepada ipihak iDukcapil idalam ihal isosialisasi ialangkah ilebih ibaiknya idilakukan isecara imenyeluruh idi isetiap idesa-desa iKabupaten iNias iselatan ibahwa iPencatatan iPerkawinan idi iPencatatan iSipil iitu isangat ipenting iterutama idalam imemenuhi isyarat isahnya isuatu iperkawinan idi imata iSehingga iseluruh imasyarakat iKabupaten iNias iSelatan iakan ilebih iperkawinan idi iPencatatan iSipil. iMasyarakat ijuga imengetahui isemua iPencatatan iPerkawinan itanpa imenyalahi iaturan iyang iberlaku ikarena imasyarakat isudah imengetahui ipersyaratan idan ipentingnya ipencatatan iperkawinan idi iPencatatan iSipil iKabupaten iNias iSelatan. Daftar iiPustaka Bambang, iSuggono. iMetode iPenelitian iHukum iCetakan ike-8. iJakarta: iPT. iRaja iGrafindo. Laia, . PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN DARI KEKERASAN DI DESA TETEGAWAAoAI KECAMATAN MAZO KABUPATEN NIAS SELATAN. Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1. , 21-27. Muhaimin. iMetode iPenelitian iHukum. iMataram: iUniversity iPress. Riduan iH, iSyahrani. i2006, iSeluk iBeluk idan iAsas-Asas iHukum iPerdata. iBandung: iPT. iAlumni iEdisi iKetiga iCet iI. JPH: Jurnal Panah Hukum Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Saleh, iWantjik iK. i1976, iHukum iPerkawinan iIndonesia. iJakarta: iGhalia iIndonesia. Satrio, iJ. iKedudukan iAnak iTerhadap iPerkawinan iYang iTidak iDicatatkan, iJakarta. Victor, iM. idan iCormentyna, iS. iAspek iHukum iAkta iCatatan iSipil idi iIndonesia i,Jakarta: iSinar iGrafika. Undang-Undang iDasar iNegara iRepublik iIndonesia iTahun i1945 Undang-Undang iNomor i1 iTahun i1974 itentang iPerkawinan. https://journal. id/index. udisia/article/download/2162/1790. http://repo. id/2798/1/1974_UU-1TAHUN-1974_PERKAWINAN. https://sumut. id/beritakanwil/berita-utama/kedudukananak-luar-nikah-pasca-putusan-mknomor-46puu-vi2010. http://repository. id/1709/2/Bab II. https://kbbi. id/kawin. https://jurnal. id/index. php/Jph