Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh Empatheia : Jurnal Psikologi ISSN :A. DOI :AA. Self-Concept in Building Student Self-Confidence Konsep Diri Dalam Membangun Self Confidence Mahasiswa Syahidin Al Hakim1. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh2 1alh087269@gmail. Institut Agama Islam Nahdhatul Ulama Tuban 2zaim19991@gmail. Institut Agama Islam Nahdhatul Ulama Tuban Abstract Self-confidence is the attitude of being confident in oneAos own abilities, which enables an individual to resist being easily influenced by others. It refers to a personAos belief in their capability to perform certain actions. This research aims to explore and develop selfconfidence, which is rooted in the foundation of self-concept. The study employs a qualitative approach using descriptive analysis and observation methods. Through the development of selfconcept, students are able to recognize themselves both consciously and unconsciously. positive self-concept will, in turn, foster strong self-confidence. This self-confidence can ultimately enable students to compete in both academic and non-academic fields. Keywords: self-concept, self-confidence, development, university students Abstrak Kepercayaan diri adalah sikap yakin terhadap kemampuan diri sendiri sehingga seseorang tidak mudah terpengaruh oleh orang lain. kepercayaan diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam melakukan suatu tindakan. Adanya penelitian ini tidak lain bertujuan untuk mengetahui serta membangun kepercayaan diri yang diawali dari konsep diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif dan Dengan adanya konsep diri maka mahasiswa dapat atau bisa mengenali dirinya sendiri baik secara sadar maupun tidak. Konsep diri yang baik juga akan menimbulkan kepercayaan diri yang baik pula. Kepercayaan diri inilah yang nantinya dapat menjadikan seorang mahasiswa berkompetisi dalam budak akademik maupun non-akademik. Kata kunci : konsep diri . elf concep. , self confidence, membangun, mahasiswa Vol. No. Tahun 2024 24 Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh PENDAHULUAN keberhasilan komunikasi. Individu yang Dalam menjalani berbagai aktivitas memiliki konsep diri positif cenderung maupun pekerjaan, setiap individu tentu mampu mengekspresikan dirinya dengan mengharapkan dapat memberikan yang baik, termasuk dalam menyampaikan terbaik dan meraih hasil sesuai harapan. pendapat, ide, maupun gagasan kepada Namun, orang lain. Sebaliknya, mereka yang tersebut tidaklah selalu mudah. Dibutuhkan memiliki konsep diri rendah atau negatif kepercayaan diri sebagai salah satu faktor Lauster . alam Sesa, 2. kurang percaya diri, sulit menerima diri mengungkapkan bahwa kepercayaan diri adalah sikap yakin terhadap kemampuan terhadap kritik, memiliki harga diri yang rendah, serta mudah merasa cemas. sendiri sehingga seseorang tidak tanda-tanda mudah terpengaruh oleh orang lain. Oleh Kepercayaan diri merupakan aspek karena itu, rasa percaya diri menjadi aspek penting yang dibutuhkan oleh seorang penting yang harus dimiliki, sebab dengan mahasiswa dalam menjalankan berbagai kepercayaan diri yang memadai, individu aktivitas di lingkungan kampus. Aktivitas- akan lebih mampu untuk mengembangkan aktivitas tersebut mencakup keterlibatan dan mengekspresikan potensi yang ada dalam dirinya. Cara seorang mahasiswa memandang pengambilan keputusan saat menjawab dirinya sendiri akan membentuk suatu pemahaman atau konsep tentang siapa berinteraksi dengan teman sebaya maupun Menurut Agustiani . alam Pramitasari dan riana, demikian, memiliki rasa percaya diri 2014:. , konsep diri merupakan persepsi bukanlah hal yang mudah bagi setiap individu terhadap dirinya, yang terbentuk melalui pengalaman pribadi serta interaksi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dengan lingkungan sekitar. Pada masa melalui wawancara dengan salah satu remaja, konsep diri menjadi aspek yang mahasiswa di sebuah kampus di Tuban sangat krusial, karena hal ini mempengaruhi pada tanggal 17 Mei 2025, diketahui cara remaja berperilaku dan menghargai bahwa masih terdapat mahasiswa yang diri mereka sendiri. Lebih jauh lagi, konsep mengalami kurangnya rasa percaya diri diri juga memegang peranan penting dalam jika dibandingkan dengan mahasiswa (Nurika. Berdasarkan Meskipun Vol. No. Tahun 2024 25 Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh yang sudah memiliki tingkat kepercayaan pengamatan terhadap suatu objek atau diri yang baik. fenomena, baik itu dalam penelitian METODE PENELITIAN Penelitian pembelajaran atau pengembangan diri. PEMBAHASAN analisis deskriptif dan observasi. Menurut Istilah Kirk dan Muller yang dikutip dalam Kaelan . , pendekatan kualitatif awalnya terdaftar dan aktif menempuh pendidikan berasal dari metode observasi yang lebih pada jenjang perguruan tinggi, yang menitikberatkan pada aspek kualitas secara mencakup berbagai bentuk institusi seperti alami, bukan pada aspek kuantitatif atau politeknik, maupun universitas. (Hartaji, terhadap makna, konsep, dan nilai-nilai dari Dalam Kamus Bahasa Indonesia objek yang diteliti. Sementara itu, menurut (KBI), mahasiswa didefinisikan sebagai Sugiyono . , analisis deskriptif orang yang belajar di Perguruan Tinggi merupakan metode yang bertujuan untuk (Kamus menggambarkan atau menganalisis hasil Bahasa Indonesia Online. Mahasiswa Individu generalisasi yang luas. Penelitian deskriptif sedang menempuh pendidikan di jenjang ini bertujuan untuk menyajikan deskripsi perguruan tinggi, baik di institusi negeri atau gambaran secara sistematis, faktual, maupun swasta, atau di lembaga lain yang dan akurat tentang fakta-fakta, karakteristik, (Siswoyo hubungan antar fenomena Sedangkan observasi merupakan Mahasiswa umumnya dianggap memiliki kegiatan mengamati secara langsung suatu tingkat intelektual yang tinggi, disertai objek atau fenomena untuk mendapatkan data dan informasi tertentu. Observasi juga bisa diartikan sebagai proses pengumpulan Kemampuan berpikir kritis dan data melalui pengamatan dan pencatatan sistematis terhadap gejala atau kondisi yang terjadi pada objek yang diteliti. Tujuan melekat pada mahasiswa, mencerminkan observasi adalah untuk mengumpulkan data prinsip-prinsip saling melengkapi antara dan informasi secara langsung melalui kognisi dan aksi. Dari sudut pandang Vol. No. Tahun 2024 26 Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh perkembangan, mahasiswa berada dalam Menurut Sullivan . alam Thalib, rentang usia 18 hingga 25 tahun, yang 2. , konsep diri mencakup aspek diklasifikasikan sebagai masa peralihan dari penerimaan terhadap diri sendiri serta remaja akhir menuju dewasa awal. Pada identitas pribadi yang bersifat relatif stabil dan menjadi inti dari keberadaan individu. menonjol adalah penguatan arah hidup dan Sementara Rahmat konsistensi dalam pengambilan keputusan bahwa konsep diri tidak hanya berupa pribadi (Yusuf, 2. gambaran deskriptif, tetapi juga mencakup Mengerti dan faham akan dirinya evaluasi individu terhadap dirinya sendiri. sendiri adalah komponen penting yang Konsep diri ialah representasi mental harus ada pada mahasiswa, karena dengan seseorang mengenai dirinya. Konsep diri adanya konsep diri yang melekat atau merupakan persepsi individu mengenai bahkan sudah difahami maka secara tidak keyakinan, pandangan, serta penilaian membentuk karakter serta kepercayaan diri Konsep bagaimana seseorang memandang dirinya beberapa hal yang belum bisa direalisasikan sebagai individu, bagaimana perasaannya terhadap dirinya, serta bagaimana Dalam aspek-aspek Tuban. Mahasiswa- mahasiswa tersebut cenderung belum bisa dirinya sesuai dengan harapan atau citra yang diinginkan. memahami atau bahkan tidak tahu akan Sesuai dengan judul yang telah konsep diri, karena minimnya pengetahuan dicantumkan, yang mana konsep diri . elf- akan sebuah rasa penasaran dalam ilmu concep. menjadi faktor utama atau Sering kali saya temui bahwa pondasi penting yang nantinya akan rata-rata mahasiswa yang ada pada lingkup membangun yang namanya kepercayaan perkuliahan yang ada di kota Tuban diri . elf-confidenc. Dalam hal ini self- khususnya, hanya berfokus pada pengejaran confidence memiliki berbagai pengertian nilai yang ada pada mata kuliahnya masing- masing, namun untuk pengembangan diri pengetahuan serta para pakar psikolog dan mereka masih belum memiliki daya tarik ilmuan yang menggagas akan hal tersebut. akan hal tersebut. Sebelum menginjak ke pembahasan dan hubungan mengenai konsep diri dan Vol. No. Tahun 2024 27 Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh kepercayaan diri, maka perlu terlebih dahulu kita ketahui tentang pengertian dari Temuan ini memperkuat adanya kepercayaan diri. Seperti menurut Lautser . alam Ghufron & Risnawati, 2. , variabel tersebut. Hal ini menjadi penguat kepercayaan diri merupakan keyakinan hasil penelitian ini yang menggambarkan individu terhadap kemampuannya dalam bahwa strategi konsep diri mahasiswa melakukan suatu tindakan. Kepercayaan dapat menjadi aset kepercayaan diri yang personal yang mencakup unsur keyakinan walaupun belum ditemukan konsep diri yang ideal dalam riset ini. HASIL kemampuan berpikir secara rasional dan Dari hasil penelitian berupa observasi IAINU Hakim . mengemukakan bahwa tuban, di temukan beberapa responden kepercayaan diri merupakan keyakinan yang tidak atau belum faham akan konsep Rata-rata mahasiswa yang ada di keunggulan yang dimilikinya, yang pada kampus tersebut hanya berorientasi pada gilirannya menumbuhkan rasa nilai yang bagus dan hanya mencari dalam mencapai tujuan hidup. Kepercayaan pandangan baik dari dosen dan mahasiswa diri dipahami sebagai ciri personal yang mencerminkan cara individu membentuk Menurut responden yang pertama, persepsi positif dan realistis mengenai terlihat dari beberapa perilaku yang dirinya sendiri dan lingkungan sekitar. ditimbulkan ketika berhadapan langsung Branden atau yang sedang terlibat dalam forum kegiatan mahasiswa lain yang melibatkan mencerminkan tingkat keyakinan individu interaksi dimana mahasiswa tersebut harus terhadap potensi dan kemampuan internal berbicara didepan banyak audiens, maka yang ia miliki. tampak dimana si subjek selalu saja . alam Penelitian Suhardhani Hamdan. Savira pendapat, karena atas dasar indikator yang mengungkapkan adanya hubungan yang paling terlihat adalah dari cara bicara yang terbata-bata Hasil Vol. No. Tahun 2024 28 Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh cenderung melihat kemana-mana, atau tidak perbandingan dengan data yang lain dan penelitian selanjutnya. Untuk responden yang kedua yakni memiliki aspek yang berbeda, dimana si subjek lebih cenderung enggan terlibat dalam kegiatan apapun yang ada pada lingkup kampus. Menurut data sekunder yang saya peroleh melalui teman-teman serta tetangga terdekat dari subjek, mereka menyatakan bahwasanya si subjek kerap tidak atau enggan bersosial dengan orang Melalui hal tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa di subjek belum memiliki konsep diri sepenuhnya, dan juga dapat di katakan bahwa kepercayaan diri Dengan adanya beberapa data yang telah tercantum diatas maka dapat diketahui bahwasanya kepercayaan diri yang ada pada mahasiswa kampus IAINU Tuban masih belum dapat tercapai dengan baik keberlangsungan sebagai mahasiswa yang unggul dalam ranah kampus maupun dunia Meskipun pada dasarnya masih belum bisa di jadikan sebagai acuan yang baku, namun dengan adanya Konsep diri adalah aspek penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Dengan mahasiswa dapat atau bisa mengenali dirinya sendiri baik secara sadar maupun Konsep diri yang baik juga akan menimbulkan kepercayaan diri yang baik Kepercayaan mahasiswa berkompetisi dalam budak akademik maupun non-akademik. Dalam kepercayaan diri yang baik mahasiswa Kesimpulan harus memiliki aspek pendukung yakni antara lain yaitu pengetahuan, harapan, dan penilaian. Selain pada konsep diri, aspek untuk membangun kepercayaan diri juga dibutuhkan, diantara aspek tersebut bersikap objektif, rasa tanggung jawab, sendiri, serta pemikiran yang rasional dan Dengan menjalankan aspekaspek tersebut diharapkan mahasiswa mampu membangun serta faham akan konsep diri serta kepercayaan dirinya. Vol. No. Tahun 2024 29 Syahidin Al Hakim. Muhammad ZaAoim Muhibbulloh Daftar Pustaka