JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 Jurusan Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Informasi. ARS University Email : muhammadalizafarsidiq@gmail. com, 2iqbalanshr@gmail. com, 3rifkiainul. 422@gmail. Abstract. This article discusses the application of monolithic architecture in Tekku web-based online service application. The research uses the System Development Life Cycle (SDLC) method to analyze, design, implement, test, and maintain the application. The results include key features such as register, login, technician search, booking, payment, and service status. Testing was conducted using the black-box method to test the functionality of the program, with positive results on the login, logout, accept order, and update service status features. The advantages of monolithic architecture include ease of development and good performance, but the disadvantages are difficulty in developing complex features and difficult scalability. A maintenance phase is conducted to receive feedback and errors from users. Keywords: monolithic, sdlc, service, service, tekku Abstrak. Artikel ini membahas penerapan arsitektur monolitik pada aplikasi jasa service online Tekku berbasis web. Penelitianmenggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) untuk menganalisis, mendesain, mengimplementasikan, menguji, dan memelihara aplikasi. Hasilnya mencakup fitur-fitur utama seperti register, login, pencarian teknisi, booking, pembayaran, dan status Pengujian dilakukan dengan metode black-box untuk menguji fungsionalitas program, dengan hasil positif pada fitur login, logout, menerima pesanan, dan update status service. Kelebihan arsitektur monolitik meliputi kemudahan pengembangan dan performa yang baik, namun kekurangannya adalah kesulitan dalam pengembangan fitur kompleks dan skalabilitas yang sulit. Tahap pemeliharaan dilakukan untuk menerima feedback dan error dari pengguna. Kata kunci:monolitik, sdlc, jasa, service, tekk PENDAHULUAN Website memfasilitasi pekerjaan di banyak bidang kehidupan, bisnis, dan kehidupan seharihari. Salah satu keunggulan utama website adalah menyediakan akses mudah terhadap informasi tentang perusahaan dan institusi nasional dan internasional. Website adalah sarana komunikasi yang efisien antara bisnis dan institusi serta pengguna, pelanggan, dan mitranya. Selain itu. Website yang menawarkan layanan pemesananonline melalui platform web mereka juga berfungsi sebagai alat branding dan pemasaran yang efektif. Layanan Jasa service elektronik konvensional mengharuskan pelanggan mencari sendiri nomor jasa tukang service elektronik atau datang secara langsung ke toko, serta bagi seorang pelanggan yang memiliki kesibukan yang menginginkan teknisi datang secara langsung kerumah, dengan itu hadirlah solusi permasalahan tersebut dengan membangun sebuah website jasa service elektronik online tekku, yang dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pencarian jasa service elektronik dan bisa melakukan pemanggilan teknisi ke rumah. Website tekku sendiri dibangun menggunakan arsitektur monolitik. Menurut O'Connell dan Gallagher 2012 dalam jurnal . ink dibawa. Arsitektur monolitik adalah pendekatan pengembangan perangkat lunakyang menggabungkan semua komponen sistem menjadi satu unit lengkap. Dalam arsitektur ini, database, lapisan logika bisnis, lapisan presentasi, dan lapisan antarmuka pengguna digabungkan menjadi satu unit terintegrasi. Ini berbeda dengan pendekatan arsitektur berbasis Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 layanan dan arsitekturberorientasi mikro, yang mengambil pendekatan membagi sistem menjadi beberapa bagian terpisah. Pada penelitian ini arsitektur monolitik diimplementasikan pada aplikasi layanan online berbasis web yaitu Tekku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan penerapan arsitektur monolitik untuk aplikasi ini. TINJAUAN PUSTAKA Website Website adalah salah satu program komputer berbasis hypertext untuk menampilkan data-data berupa teks, gambar, suara, animasi, dan data lainnya, yang di antara data tersebut saling berhubungan antar satu sama lainnya. Website merupakan tempat penyimpanan data dan informasi dengan berbagai topik yang ada di dunia, sebuah website yang baik dan bagus yaitu website yang dapat memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mencari sebuah informasi. SDLC (System Development Life Cicl. Metode SDLC model waterfall merupakan metode tahap pengembangan yang mempunyai 5 tahapan yaitu tahap analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Masing - masing tahapan harus dilakukan dengan berurutan dan tidak bisa dilakukan secara acak. Monolitik Arsitektur Monolitk merupakan unit penerapan tunggal, dimana sebuah aplikasi dibuat menjadi satu paket besar yang berisi seluruh fitur pada aplikasi yang dibuat. Penamaan pada arsitektur monolitik ini menjadi semakin populer setelah adanya arsitektur microservice. Unified Modeling Language (UML) UML (Unified Modeling Languag. adalah standar yang digunakan untuk menggambarkan arsitektur pemrograman berorientasi objek. Penyajian model ini memberikan gambaran yang jelas mengenai suatu sistem yang akan dibangun dengan baik secara struktural dan fungsional. Use Case Use case diagram adalah diagram yang menggambarkan interaksi khas antara pengguna suatu sistem dengan sistem lain melalui cerita tentang bagaimana sistem digunakan. Kami menggunakan diagram kasus yang terdiri dari aktor dan interaksi yang dilakukan. Aktor dapat berupa manusia, perangkat keras, sistem lain, atau orang yang berinteraksi dengan sistem. Activity Diagram Activity Diagram menggambarkan alur kerja atau aktivitas sistem atau proses bisnis atau menu dalam Diagramaktivitas menunjukkan aktivitas sistem, bukan aktivitas aktor. ERD Entity Relationship Diagramadalahdiagram struktural yang dipakai untuk desain basis data. ERD menggambarkandata yangdisimpan dalamsistem dan batasannya. Komponen utama yang termasuk dalamERD adalah kumpulan entity set, relationship set, dan juga constraints. Black-box Pengujian black box merupakan pengujian kualitas perangkat lunak yang berfokus pada fungsionalitas perangkat lunak. Pengujian black box bertujuan untuk mendeteksi program yang mengalami kesalahan, kesalahan antarmuka, kesalahan struktur data, kesalahan kinerja, kesalahan inisialisasi dan terminasi. Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 METODOLOGI PENELITIAN Metode yang digunakan dalam pembuatan ini yaitu System Development Life Cycle (SDLC). Tahapan dari metode SDLC ini adalah sebagai berikut: Tahap Analisis (Requitment Analysi. Pada tahap ini adalah proses pengumpulan data-data untuk menganalisa kebutuhan fitur apa saja yang nantinya akan di buat. Data-data tersebut akan di olah, sehingga akan menghasilkan sebuah fitur yang benar-benar di perlukan oleh pelanggan. Tahap Desain (System and Sofware Desig. Pada tahap desain akan dibuat rancangan website melalului diagram uml. Diagram uml yang akan digunakan antara lain: Use Case Diagram. Activity Diagram dan ERD. Tahap Implementasi (Implementatio. Tahap ini adalah proses awal dalam pembuatan website-nya menggunakan program komputer yang sudah ditentukan, dimulai dari pembuatan fitur, penerapan desain tampilan, penerapan alur dari diagram uml. Tahap pengujian (Testin. Tahap ini akan menguji apakah program yang sudah dibuat sudah tidak ada bug ataupun error saat akan digunakan oleh pelanggan. Tahap ini akan menggunakan pengujian black box karena hanya akan menguji fungsi dari program kita. Tahap pemeliharaan (Operation And Maintenanc. Tahap ini yaitu proses yang akan mengevaluasi dan juga menguji program-program yang sudah di buat, apakah program masih perlu diperbaiki atau juga harus ada penambahan fitur yang lain dan nantinya akan mencapai hasil yang optimal. HASIL DAN PEMBAHASAN Tahap Analisis Fitur - fitur utama yang akan dibuat berdasarkan data yang sudah diperoleh dari perancangan dari Business Model Canva, yaitu: Tabel 1. Tabel Fitur Utama Pengguna Tabel 2. Tabel Fitur Utama Teknisi FiturUtama Pengguna Fitur Utama Teknisi Register Pengguna Login Pengguna Logout Pengguna Pencarian Teknisi Booking Teknisi Bayar Teknisi Status Service Register Pengguna Login Teknisi Logout Teknisi Menerima Pesanan Update Status Service Tahap Desain Disini kita akan menggunakan Use Case Diagram. Activity Diagram, dan juga ERD untuk tahap perancangan pengembangan sistem web-nya: Use Case Diagram Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 1. Use Case Diagram Activity Diagram Gambar 2. Activity Diagram Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 ERD Gambar 3. ERD Tahap Implementasi Disini kita akan mulai mengimplementasikan seluruh rancangan yang sudah dibuat sebelumnya terhadap web yang akan dibuat, kita akan menggunakan framework Laravel. VUE JS. Tailwind, dan Inertia arsitektur monolitik-nya, dan untuk databasenya kita akan menggunakan MySQL. Gambar 4. Register Pengguna Gambar 5. Login Pengguna Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 6. Pencarian Teknisi Gambar 7. Booking Teknisi Gambar 8. Bayar Teknisi Gambar 9. Status Service Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 10. Login Teknisi Gambar 11. Menerima Pesanan Teknisi Gambar 12. Update Status Service Oleh Teknisi Tahap Pengujian Pengujian kali ini ini akan menggunakan metode black-box untuk tahap pengujian awalnya. Tabel 3. Tabel Pengujian Fitur Register Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Mencoba Dapat Sesuai mendaftar akun akun baru dan baru Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 yang akun sudah terdaftar sudah ada Tabel 4. Tabel Pengujian Fitur Login dan Logout Pengguna Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Mencoba login Dapat masuk Sesuai akun dengan sudah yang dan terdaftar belum terdaftar gagal Mencoba Dapat keluar Sesuai Tabel 5. Tabel Pengujian Pencarian Teknisi Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Mencari teknisi Dapat Sesuai teknisi yang di fitur inginkan Tabel 6. Tabel Pengujian Booking Teknisi Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Membooking Dapat Sesuai yang membooking Tabel 7. Tabel Pengujian Bayar Teknisi Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Melakukan Berhasil Sesuai Tabel 8. Tabel Pengujian Status Teknisi Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Menampilkan Berhasil Sesuai untuk menampilkan real time Penerapan Arsitektur Monolitik Pada Aplikasi Jasa Service Online Tekku Berbasis Web Muhammad Ali Zafar Sidiq1. Muhammad Iqbal Anshori2,Rifki Ainul Yaqin3 JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 1 Mei 2024 e-ISSN : 2722-4368 Tabel 9. Tabel Pengujian Fitur Login dan Logout Teknisi Skenario Pengujian Hasil yang diharapkan Kesimpulan Mencoba dengan akun yang sudah terdaftar dan belum terdaftar Mencoba logout Dapat masuk dengan akun yang sudah terdaftar dan gagal masuk dengan akun yang belum terdaftat Sesuai Dapat keluar session Sesuai Tabel 10. Tabel Pengujian Menerima Pesanan Teknisi Skenario Pengujian Hasil yang diharapkan Kesimpulan Teknisi Teknisi berhasil Sesuai mendapatkan pesanan Tabel 11. Tabel Pengujian Update Status Service Oleh Teknisi Skenario Hasil yang Kesimpulan Pengujian Dapat Teknisi dapat Sesuai mengupdate mengupdate status service Tahap Pemeliharaan Tahap ini kita sudah mempublikasikan web agar bisa digunakan oleh pengguna nyata dan dapat menerima feedback dan error dari pengguna. KESIMPULAN Kemudahan dalam pengembangan dan implementasi fitur baru. Hal ini karena semua komponen aplikasi berada dalam satu unit tunggal. Arsitektur monolithic memiliki performa yang Hal ini karena semua komponen aplikasi berada dalam satu unit tunggal, sehingga tidak ada overhead komunikasi antar komponen. Kesulitan dalam melakukan pengembangan dan implementasi fitur yang kompleks. Hal ini karena perubahan pada satu komponen dapat mempengaruhi komponen lain. Arsitektur monolithic sulit untuk melakukan skalabilitas. Hal ini karena semua komponen aplikasi berada dalam satu unit DAFTAR PUSTAKA