COGNITIVE: JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN http://ejournal. org/index. php/cognitive ISSN: 3026-1686 (Onlin. INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DENGAN MEMANFAATKAN PLATFORM WORDWALL DI SMP MA'ARIF 4 PAMEKASAN Zainol Hasan1*. Halimatus Sa'diyah2. Emna Laisa3 1,2,3 Universitas Islam Negeri Madura. Indonesia *mahrus@iainmadura. Keywords Abstract Islamization. Science. Islamic Education long with the development of technology, teachers are required to be able to adapt to the use of technology to improve the quality of education. There are many platforms that can be used as media in the learning process, one of which is easy to use is wordwall. Wordwall platforms can be an option to deliver interactive material. There are a lot of designs that can be chosen and even teachers can also design teaching materials themselves according to their desires. Even teachers can develop audio-visual-based teaching materials using the Canva application. This research is a research and development that aims to produce products in the form of technologybased PAI learning media. The results of this study show the effectiveness of using technology-based PAI learning media using Canva. Abstrak Kata Kunci Globalisasi. Teknologi. Media Seiring perkembangan teknologi, guru dituntut untuk dapat beradaptasi dengan penggunaan teknologi guna meningkatkan mutu pendidikan. Ada banyak platform yang bisa dijadikan media dalam proses pembelajaran, salah satunya yang mudah digunakan adalah wordwall. Platform wordwall dapat menjadi pilihan untuk menyampaikan materi yang interaktif. Ada banyak sekali desain yang dapat dipilih bahkan guru juga dapat mendesain sendiri bahan ajar sesuai yang diinginkan. Bahkan guru dapat mengembangkan bahan ajar berbasis audio visual menggunakan aplikasi Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan produk berupa media pembelajaran PAI berbasis teknologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya efektifitas penggunaan media pembelajaran PAI berbasis teknologi menggunakan canva. A Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. PENDAHULUAN Pendidikan adalah proses kegiatan yang universal dalam kehidupan manusia di seluruh dunia. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 yang menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkaan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara (UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Pasal ini 61 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. dengan tegas mengedepankan kepentingan siswa sebagai salah satu bagian penting dari komponen pendidikan. Siswa memiliki minat, bakat, kemampuan, dan gaya belajar yang berbeda- beda. Sehingga setiap siswa berhak mendapatkan layanan pendidikan yang mampu mengembangkan potensinya sebagaimana tertuang dalam Undang- Undang Sisdiknas Pasal 12 ayat . poin b bahwa siswa berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Jadi sudah menjadi tugas guru untuk memberikan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Ada banyak kategori karakteristik siswa, salah satunya adalah tipe audio visual. Tipe ini adalah tipe dimana siswa dapat memahami pembelajaran dengan mudah melalui indera pendengaran dan indera penglihatan dalam satu proses pembelajaran (Lestari 2. Pembelajaran dapat dikemas melalui video pembelajaran, film, dan program lainnya. Guru dapat menggunakan aplikasi yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran dengan mudah dan praktis. Seiring perkembangan teknologi, guru dituntut untuk dapat beradaptasi dengan penggunaan teknologi guna meningkatkan mutu pendidikan. Ada banyak aplikasi dan website pendukung yang bisa dijadikan media dalam proses pembelajaran, satunya yang mudah digunakan adalah aplikasi canva. Aplikasi canva dapat menjadi solusi untuk menyampaikan pembelajaran berbasis audio visual. Ada banyak sekali desain yang dapat dipilih bahkan guru juga dapat mendesain sendiri bahan ajar sesuai yang diinginkan. Bahkan guru dapat mengembangkan bahan ajar berbasis audio visual menggunakan aplikasi canva. Sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Mahyudin tahun 2023 dengan judul AuPengembangan Media Pembelajaran Canva Mata Pelajaran PAI & BP Fase-C Sekolah-DasarAy. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran PAI & BP Fase C kelas V di SD menggunakan aplikasi canva menunjukkan bahwa dengan aplikasi canva, guru dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif, menarik, menyenangkan, dan tentunya didukung dengan perangkat dan peralatan yang berbasis teknologi pendidikan dan peralatan ICT yang sesuai (Mahyudin 2. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa guru harus dapat menyampaikan pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa agar pembelajaran Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 62 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. menyenangkan dan siswa dapat dengan mudah memahami pembelajaran. Hal ini selaras dengan hasil wawancara dengan guru PAI Kelas IX di SMP MaAoarif 4. Ibu Nuris Irmayanti menyatakan: AuMurid saya adalah tipe murid yang tidak bisa diam. Jadi bahan ajar yang cocok untuk mereka adalah yang berbasis audio visual. Jadi kalau ditampilkan video pembelajaran itu mereka biasanya senang dan lebih anteng. Atau kadang saya juga kemas dengan game. Ay (Irmayanti 2. Karena canva menjadi salah satu aplikasi desain yang dapat digunakan untuk membuat bahan ajar yang menarik, peneliti akan memanfaatkan canva untuk mengembangkan bahan ajar berbasis audio visual untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP MaAoarif 4 Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan. METODE Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Penelitian R&D adalah penelitian yang menghasilkan sebuah produk dalam bidang keahlian tertentu, diikuti oleh produk sampingan tertentu, serta memiliki efektivitas produk tersebut (Saputro 2. Untuk itu, peneliti akan terjun langsung untuk mengembangkan bahan ajar PAI berbasis audio visual menggunakan aplikasi canva untuk kelas IX di SMP MaAoarif Pamekasan. Model penelitian ini adalah model prosedural dimana model ini menekankan pada keberaturan langkah-langkah yang harus diikuti untuk mencapai hasil (Basuki Karena penelitian ini adalah penelitian pengembangan, maka model yang digunakan adalah model prosedural yang nantinya proses penelitian mengikuti langkahlangkah desain penelitian yang dipilih. Desain yang dipilih dalam penelitian ini adalah ADDIE (Analysis. Design. Develop. Implement. Evaluat. Analysis . adalah tahap untuk meganalisis performa/kinerja. Design . adalah tahap memverifikasi kinerja yang diharapkan dan pemilihan metode yang sesuai. Develop . adalah tahap mengembangkan dan memfasilitasi bahan ajar. Implemen . adalah tahap mengimplementasikan bahan ajar dan mempersiapkan lingkungan belajar yang melibatkan siswa. Evaluate . adalah tahapan untuk menilai proses dan hasil Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 63 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. pembelajaran sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pengembangan bahan ajar (Rayanto and Sugianti 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Desain Bahan Ajar PAI berbasis Audio Visual Berikut ini adalah gambaran dan desain awal bahan ajar PAI berbasis audio visual pada materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan. Kegiatan Awal. Pada slide ini nampak cover yang berisi judul BAB yang akan Pada bagian ini juga dilengkapi dengan audio salam pembuka dan pengenalan materi yang akan dipelajari. Apersepsi. Pada bagian kedua disediakan slide dengan pertanyaan AuApa yang akan kita pelajari hari ini?Ay Siswa diminta untuk menebak apa yang akan dipelajari hari itu, namun sebelum siswa menjawab, guru mempersilahkan siswa untuk menyimak video animasi Nussa dan Rara pada slide setelahnya. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 64 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Setelah itu guru menanyakan pelajaran apa yang diperoleh dari kisah video tersebut yang merupakan kisah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari hari ini yaitu tentang isi pokok QS. Ali AoImran /3:64 tentang toleransi. Tujuan Pembelajaran. Pada slide ini disampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 65 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Kegiatan Inti. Pada bagian ini adalah penjelasan materi yang meliputi: Pengertian QS. Ali AoImran /3:64 bersama-sama, dan pesan pokok QS. Ali AoImran /3:64. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 66 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Pengertian QS. Al-Baqarah /2:256, perintah membaca QS. Al-Baqarah /2:256 bersama-sama, arti dari QS. Al-Baqarah /2:256, dan pesan pokok QS. Al-Baqarah /2:256. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 67 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Penutup. Pada bagian ini berisi kesimpulan mengenai apa yang telah dipelajari. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 68 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Evaluasi. Pada bagian ini juga disediakan evaluasi dengan menyajikan 5 pertanyaan pilihan ganda. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 69 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Siswa dapat menekan jawaban dan jika jawabannya benar maka akan ditampilkan slide AubenarAy dan dapat mengklik tombol selanjutnya untuk lanjut pada pertanyaan berikutnya. Sedangkan jika siswa menjawab salah maka siswa akan diarahkan pada slide AusalahAy dan diminta untuk mengulangi pertanyaan hingga jawabannya benar. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 70 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Audio Visual Untuk Meningkatkan Motivasi BelajarSiswa Kelas IX SMP MaAoarif 4 Pamekasan Bahan ajar yang akan dikembangkan di kelas IX SMP MaAoarif 4 Pamekasan adalah bahan ajar berbasis audio visual yang dibuat menggunakan aplikasi canva tentang materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan. Sebelum itu tentunya peneliti melakukan analisis kebutuhan dengan observasi awal untuk mengetahui bahan ajar apa yang dibutuhkan dan seperti apa karakteristik siswa di kelas IX SMP MaAoarif 4 Pamekasan. Menurut guru PAI kelas IX Ibu Nuris Irmayanti. Pd, sampai sejauh ini pembelajaran yang hanya menjelaskan tentang surah Al-QurAoan dipelajari dengan sebatas membaca dan mengartikan saja tanpa diberi contoh kisah yang berkaitan. Mempelajari menggunakan buku ajar yang disediakan di sekolah terkesan monoton dan kurang menarik minat siswa karena pada kenyataannya karakteristik siswa kelas IX lebih pada tipe audio visual sehingga diperlukan bahan ajar yang menarik agar dapat menarik motivasi belajar siswa. Siswa kelas IX sangat bersemangat apabila dalam pembelajarannya menggunakan LCD dan proyektor. Untuk itu, dalam pengembangan bahan ajar ini peneliti menyajikan bahan ajar melalui PPT yang dilengkapi dengan video kisah animasi Nussa dan Rara yang berkaitan dengan ayat Al-QurAoan yang dipelajari. Mula-mula peneliti akan menganalisis kebutuhan materi dan mengumpulkan informasi terkait materi yang terdapat dalam buku ajar kelas IX dan tentunya harus sesuai dengan capaian pembelajaran yang ada. Dalam hal ini, capaian pembelajaran pada Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan yang harus dicapai meliputi: Membaca QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256. Mengartikan QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256. Menulis QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256, dan Mencari pesan pokok QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256. Sehingga materi yang disampaikan adalah memuat materi yang sesuai dengan capaian pembelajaran. Dan pada proses inilah bahan ajar dikembangkan dengan menuangkan materi pada PPT. Setelah bahan ajar selesai dikembangkan maka akan diuji coba dengan dua tahap, yaitu kepada ahli validasi media, materi, dan bahasa serta kepada siswa. Setelah itu baru melakukan evaluasi dengan menilai bagian mana yang harus direvisi dan bagaimana pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 71 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Kelayakan Bahan Ajar PAI Berbasis Audio Visual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX SMP MaAoarif 4 Pamekasan Untuk menilai kelayakan bahan ajar PAI ini dinilai melalui tiga penilaian yang terdiri dari: Kelayakan Bahan Ajar Berdasarkan Ahli Media Hasil angket validasi media pada tabel 7 menunjukkan bahwa skor akhir penilaian adalah 36 yang jika dipersentasekan menjadi 90% dan jika dikategorikan berdasarkan kriteria yang ada maka persentase 90% merupakan kategori Sangat Layak. Hal ini sebagaimana perincian penilaian sebagai berikut. Bahan ajar memiliki sistematika penyajian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Layak. Bahan ajar memiliki keruntutan penyajian materi ajar. Sangat Layak. Bahan ajar memiliki materi yang mudah dipahami oleh peserta didik. Layak. Bahan ajar memiliki bagian pendahuluan yang memuat apersepsi. Sangat Layak. Bahan ajar memiliki bagian isi yang menujukkan materi yang jelas dan singkat. Sangat Layak. Bahan ajar memiliki bagian penutup memuat kesimpulan. Sangat Layak. Bahan ajar memiliki ukuran tulisan dengan tingkat perkembangan usia. Sangat Layak. Bahan ajar memiliki desain cover (Tata letak, komposisi dan ukuran unsur tata letak, huru. Sangat Layak. Bahan ajar memiliki desain isi . encerminan isi bahan ajar, keharmonisan tata letak, dan tipografi is. Layak. Bahan ajar memiliki penampilan yang menarik. Layak. Jadi dapat disimpulkan bahwa bahan ajar PAI berbasis audio visual dari segi media pada materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan sangat layak Kelayakan Bahan Ajar Berdasarkan Ahli Bahasa Hasil angket validasi bahasa pada tabel 8 menunjukkan bahwa skor akhir penilaian adalah 36 yang jika dipersentasekan menjadi 90% dan jika dikategorikan berdasarkan kriteria yang ada maka persentase 90% merupakan kategori Sangat Layak. Hal ini sebagaimana perincian penilaian sebagai berikut. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 72 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Bahasa yang digunakan sesuai dengan tingkat perkembangan usia dan intelektual pembaca. Sangat Layak. Bahasa yang digunakan sesuai dengan tingkat perkembangans sosial emosional pembaca. Sangat Layak. Bahasa yang digunakan sesuai menunjukkan keterbacaan pesan atau informasi. Sangat Layak. Bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah EYD. Layak. Bahasa yang digunakan dapat membangkitkan rasa senang untuk membacanya. Sangat Layak. Bahasa yang digunakan mampu merangsang peserta didik untuk berfikir kritis. Sangat Layak. Bahasa yang digunakan mampu memotivasi peserta didik. Sangat Layak. Bahasa yang digunakan memiliki konsistensi dalam penggunaan istilah. Layak. Bahasa yang digunakan menunjukkan kalimat efektif. Layak. Bahasa yang digunakan memiliki ketepatan ejaan. Layak. Jadi dapat disimpulkan bahwa bahan ajar PAI berbasis audio visual dari segi bahasa pada materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan sangat layak Kelayakan Bahan Ajar Berdasarkan Ahli Materi Materi sesuai dengan CP dan TP yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Materi sesuai dengan indikator pembelajaran berdasarkan CP dan TP berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Materi memiliki tugas dan soal yang diberikan sesuai dengan CP dan TP berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Materi memiliki keakuratan konsep dan definisi yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Materi memiliki keakuratan contoh yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Materi memiliki keakuratan gambar, tabel dan ilustrasi yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 73 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Materi memiliki kesesuaian dengan perkembangan ilmu yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Materi membahas kasus terkini yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Layak. Materi memiliki kemutakhiran rujukan yang berkarakteristik hidup damai dalam kebersamaan. Sangat Layak. Jadi dapat disimpulkan bahwa bahan ajar PAI berbasis audio visual dari segi materi pada materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan sangat layak Motivasi Belajar Siswa Kelas IX SMP MaAoarif 4 Pamekasan Setelah Menggunakan Bahan Ajar PAI yang Telah Dikembangkan Peningkatan atau penurunan motivasi belajar siswa dinilai melalui angket yang telah disebar kepada sejumlah 20 siswa sebagai sampel. Hasil angket penilaian siswa sebagaimana pada tabel 10, 11, dan 12 menunjukkan bahwa rata-rata skor akhir penilaian adalah 95 yang jika dipersentasekan menjadi 95%. Dan jika dikategorikan berdasarkan kriteria yang ada maka persentase 95% merupakan kategori sangat layak. Hal ini sebagaimana perincian penilaian sebagai berikut. Pada aspek ketertarikan, persentase ketertarikan siswa adalah 100% yang berarti siswa sangat tertarik mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar berbasis audio visual yang telah dikembangkan. Pada aspek materi, persentase pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan adalah 92% yang berarti tingkat pemahaman siswa tinggi dalam memahami materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan menggunakan bahan ajar berbasis audio visual yang telah dikembangkan. Pada aspek bahasa, persentase penilaian siswa mencapai 93% yang artinya bahasa yang digunakan dalam bahan ajar berbasis audio visual ini mudah dipahami oleh siswa. Dari hasil penilaian siswa tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa bahan ajar PAI berbasis audio visual pada materi Bab 6 Hidup Damai Dalam Kebersamaan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan sangat layak digunakan. Hal ini dapat dilihat Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 74 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. dari pembelajaran yang menyenangkan, ketertarikan dan semangat belajar siswa yang Integrasi Ilmu Pengetahuan dalam Syed Muhammad Naquib Al-Attas Untuk meningkatan mutu pendidikan tersebut maka seorang pendidik harus bisa mewujudkannya dengan cara membantu peserta didik untuk dapat belajar dengan baik dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal yang telah Pada dasarnya pelajaran PAI itu memang susah gampang untuk dipelajarinya, perlu keseriusan dari peserta didik untuk belajar dan guru juga harus dapat mengawasi peserta didik dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar. Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dan menganggap Kriteria Ketuntasan Minimal. (KKM) yang tinggi, akan membuat peserta didik tersebut gagal dalam belajar. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ini dijadikan patokan nilai terendah dalam penilaian peserta didik. Jika peserta didik mampu mendapat nilai di atas KKM, maka dianggap bahwa peserta didik tersebut telah tuntas/menguasai kompetensi yang Sebaliknya jika ditemukan peserta didik mendapatkan nilai di bawah KKM berarti perlu adanya perbaikan . untuk memperoleh nilai KKM. Adanya peran guru dan orang tua sangat dibutuhkan untuk proses belajar agar peserta didik mampu mencapai ketuntasan belajar. Dengan belajar membuat peserta didik akan lebih banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang banyak. Namun dalam proses pembelajaran ini ada banyak penyebab peserta didik kesulitan dalam belajar. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, hasil penelitian ini dipaparkan sebagai Tabel 1 Peningkatan hasil belajar siswa No. Nama Imam Tamara Fatir Fikri Zain Luluk Rata-rata Tidak Tuntas Tuntas Oo Oo Oo PreTest Pos Test Oo Oo Oo Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 75 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Nayla Oo Rohman Oo Ibnu Oo Fatim Oo Roni Oo Nauval Oo Rofah Oo Ali Oo Fina Oo Amel Oo Muslim Oo Mahlul Oo ImroAo Oo Ita Oo Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran berbasis Word wall. KESIMPULAN Pengembangan bahan ajar berbasis audio visual merupakan sebuah bahan ajar yang dibuat dengan memanfaatkan aplikasi berbasis TIK yang dalam penelitian ini adalah aplikasi canva. Materi pengembangan bahan ajar PAI berbasis TIK untuk kelas IX ini sebagaimana Capaian Pembelajaran meliputi: Membaca QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256. Mengartikan QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256. Menulis QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256, dan Mencari pesan pokok QS. Ali Imran /3:64 dan QS. Al-Baqarah /2:256. Kelayakan bahan ajar ini dilihat dari persentase penilaian validasi dari ahli media, bahasa, dan materi. Persentase hasil angket validasi ahli media adalah 90% atau kriteria sangat layak, hasil angket validasi ahli bahasa adalah 90% atau kriteria sangat layak, dan hasil angket validasi ahli materi adalah 95% atau kriteria sangat layak. Dan jika dihitung rata-rata dari ketiganya pun menghasilkan persentase 92,5% yang berarti bahan ajar ini sangat layak digunakan di kelas IX SMP. Rata-rata persentase hasil angket penilaian siswa adalah 95% yang berarti bahan ajar PAI berbasis audio visual pada materi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan sangat layak digunakan. Hal ini dapat dilihat dari pembelajaran yang menyenangkan, siswa mudah memahami materi, serta ketertarikan dan semangat belajar siswa yang tinggi. Hal itu berdampak pada ketercapaian ketuntasan belajara siswa. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 76 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Sebagaimana hasil pre tes dan post tes yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis TIK. DAFTAR RUJUKAN Ahmad Mahyudin. AuPengembangan Media Pembelajaran Canva Mata Pelajaran PAI & BP Fase C-Sekolah Dasar,Ay JIDeR 3, no. 4 (Agustus 2. : 177, https://doi. org/10. 53621/jider. Ahmad Suryadi. Teknologi Media Pembelajaran Jilid 2 (Jawa Barat: CV. Jejak, 2. Almaydza Pratama Annisa. Prinsip-Prinsip Motivasi dalam Pembelajaran Perspektif Al-QurAoan (Jawa Barat: CV. Adanu Abimata, 2. , 32-33 Ayu Fitria. AuPenggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Anak Usia Dini,Ay Cakrawala Dini 5, no. : 60, https://doi. org/10. 17509/cd. Basuki. Pengembangan Model Pembelajaran Membaca Dengan Pelabelan Objek Sekitar (POS) untuk Murid Taman Kanak-Kanak (Yogyakarta: Deepublish, 2. , 2. Budiyono Saputro. Manajemen Penelitian Pengembangan (Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2. , 8. Damayanti. Penggunaan Media Audio Visual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak pada Peserta Didik Kelas IV SDN Lebong (Jawa Tengah: CV. Tata Kata Grafika, 2. , 14-15. Donna Boedi Maritasari, dkk. Media Pembelajaran dengan Aplikasi Canva (Jawa Tengah: PT. Pena Persada Kerta Utama, 2. , 11. Endang Titik Lestari. Cara Praktis Meningkatkan Motivasi Siswa Sekolah Dasar (Yogyakarta: Deepublish Publisher, 2. , 4-5 Erna Nida dan Rizki Al-Yusra. AuMedia Audio Visual Dalam Pembelajaran PAI,Ay Murabby 2, no. 1 (April 2019:108,doi:10. 15548/mrb. Erna Nida dan Rizki Al-Yusra. AuMedia Audio Visual Dalam Pembelajaran PAI,Ay Murabby 2, no. 1 (April 2019:108,doi:10. 15548/mrb. Hamzah. Teori Motivasi dan Pengukurannya (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , 1. Ifit Novita Sari, dkk. Metode Penelitian Kualitatif (Malang: Unisma Press, 2. , 84. Ika Parma Dewi, dkk. Membuat Media Pembelajaran Inovatif Dengan Aplikasi Articulate Storyline 3 (Padang: UNN Press, 2. , 122. Ina Magdalena, dkk. AuAnalisis Pengembangan Bahan Ajar,Ay Nusantara 2, no. 2 (Juli 2. : 180, https://ejournal. id/index. php/nusantara/article/view/805. Jefferly Helianthusonfri, 15 Social Media Marketing Apps (Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2. , 2. Khadijah. Alfira Saizul dan Nia Wardhani. AuPengembangan Bahan Ajar Audio Visual Berbentuk Video dengan Menggunakan Aplikasi Canva dalam Pembelajaran PAI,Ay PASE 2, no. : 11, https://doi. org/10. 47766/pase. Lilis Suryani. Media Pembelajaran Digital untuk Anak Usia Dini (Yogyakarta: Deepublish Digital, 2. , 160. Minto Rahayu. Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi (Jakarta: Grasindo, 2. , 124. Nabilla Aprilia Muharom. AuPengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Aplikasi Canva Pada Kelas V Tema 1 Subtema Organ Gerak Hewan. Ay (Skripsi. Universitas Pakuan. Bogor, 2. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A 77 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. Ni Putu Candra Lestari. AuPenerpan Model Pembelajaran Tipe Kooperatif Tipe Nht Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Ay Journal of Education Action Research 2, no. 4 (November 2. : 360, https://doi. org/10. 23887/jear. NiAomatuzzahroh dan Susanti Prasetyaningrum. Observasi: Teori dan Aplikasi dalam Psikologi (Malang: UMM Press, 2. , 3. Nina Fitriyani. AuPengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Powtoon Tentang Konsep Diri Dalam Bimbingan Kelompk Untuk Peserta Didik Sekolah Dasar,Ay Tunas Bangsa :106, https://ejournal. id/tunasbangsa/article/view/950. Nuris Irmayanti. Guru PAI kelas V SDN Panaguan 3. Wawancara Lewat Telepon . April 2. Panca Dewi Purwati, dkk. Desain Pembelajaran Inovatif Dalam Menghadapi Tantangan Era Digital (Semarang: Cahya Ghani Recovery, 2. , 14-15. Rika Musfirotun, dkk. Platform Belajar Aktif:AyMenerobos Batasan Dengan Media Pembelajaran Interaktif,Ay (Semarang: Cahya Ghani Recovery, 2. , 54-55. Rika Musfirotun, dkk. Platform Belajar Aktif:AyMenerobos Batasan Dengan Media Pembelajaran Interaktif,Ay (Semarang: Cahya Ghani Recovery, 2. , 54-55. Rina Aristiani. AuMeningkatkan Percaya Diri Siswa Melalui Layanan Informasi Berbantuan Audiovisual,Ay Gusji 2. https://doi. org/10. 24176/jkg. Riono dan Fauzi. AuPengembangan Media Pembelajaran PAI-BP di SD Berbasis Aplikasi Canva,AyJurnal Cakrawala Pendas 8, no. : 125, https://doi. org/10. 31949/jcp. Satriadi, dkk. Metodologi Penelitian Kuantitatif (Sumatera Barat: CV. Azka Pustaka, 2. , 110. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 Ayat . Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 12 Ayat . poin b. Yudi Hari Rayanto dan Sugianti. Penelitian Pengembangan Model ADDIE dan R2D2: Teori dan Praktek (Pasuruan: Lembaga Academic & Research Institute, 2. Zubairi. Meningkatkan Motivasi Belajar dalam Pendidikan Agama Islam (Jawa Barat: Penerbit Adab, 2. , 6. Anwar. Syaiful, and Agus Salim. AuPendidikan Islam Dalam Membangun Karakter Bangsa Di Era Milenial. Ay Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 9 (January 4, http://doi:10. 24042/atjpi. Hariyanto, and Fibriana Anjaryati. AuCharacter Building: Telaah Pemikiran Ibnu Miskawaih Tentang Pendidikan Karakter. Ay JPII 1, no. 1 (Oktober 2. MuAominah. Najwa. AuCharacter Building Dalam Konsep Pendidikan Imam Zarkasyi Ditinjau Dari Filsafat Moral Ibnu Miskawaih. Ay Jurnal Filsafat 25, no. (February 2. Hasan, et. al - Inovasi Pembelajaran Pendidikan A