GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS Vi DI SMP PGRI PAGARALAM Yesi Marsela1 Rahman Yahan2. Imam Subhi3 SekolahTinggi Ilmu Tarbiyah Kota Pagar Alam. Sumatera Selatan E-mail: 1yesimarsela73@gmail. com , yahanrahman50@gmail. com, elhafdatbi12@gmail. Abstrak Penelitian ini berkaitan dengan Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningatkan Pembentukan Karakter Siswa Kelas Vi Di SMP PGRI Pagar Alam. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa kelas Vi dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam. jenis penelitian ini adalah kualitatif Teknik pengumplan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini adalah peran yang dilakukan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Dalam Meningkatkan Pembentukan Karakter Siswa Kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam sudah berperan baik, dimana guru Pendidikan Agama Islam sudah melakukan peranannya sebagai pengajar, pembimbing, pemimpim, ilmuan, dan sebagai pribadi yang baik. Sedangkan faktor pemdukung dalam meningkatkan pemnbentukan karakter siswa yaitu peran guru yang sangat aktif, rekan kerja sesama dewan pendidik dan teman sebaya, programprogram sekolah dan faktor penghambat yaitu Kemajuan IFTEK, banyaknya orang tua yang membela anaknya padahal anak tersebut melakukan suatu kesalahan, lingkungan sekitar, kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya pembentukan karakter, pergaulan dengan teman sebaya dan juga pergaulan melalui sosial media. Kata Kunci: Peran Guru. Pendidikan Agama Islam. Karakter . Abstract This research relates to the role of Islamic religious education teachers in promoting the character formation of class Vi students at PGRI Pagar Alam Middle School. The aim of the research is to find out the role of Islamic Religious Education teachers in improving the character formation of class Vi students and to find out what the supporting and inhibiting factors are in improving the character formation of class Vi students at SMP PGRI Pagar Alam. This type of research is descriptive Observation, interview and documentation data collection techniques. The results of this research are that the role played by Islamic Religious Education Teachers in Improving the Character Formation of Class Vi Students at PGRI Pagar Alam Middle School has played a good role, where Islamic Religious Education teachers have played their roles as teachers, mentors, leaders, scientists, and as individuals who Good. Meanwhile, the supporting factors in improving student character formation are the very active role of teachers, fellow educators and peers, school programs and inhibiting factors, namely the progress of IFTEK, the number of parents who defend their children even though the child has made a mistake, the surrounding environment. , there is a lack of student awareness of the importance of character building, interacting with peers and also social media. Keywords: Role of Islamic Religious Education Teachers. Character. eISSN: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN . GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 PENDAHULUAN Guru adalah salah satu unsur yang sangat berperan penting dalam proses pembentukan akhlak, moral dan seorang guru juga memiliki tanggung jawab terhadap pembentukan karakter serta penanaman norma kepada siswanya supaya tidak terjadinya kenakalan remaja, terutama guru Pendidikan Agama Islam memiliki peranan penting untuk membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi muslim yang baik. Selain itu, guru pendidikan agama islam juga sangat berperan untuk mengarahkan siswanya dalam menguasai ilmu pengetahuan yang dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari hari serta mampu menjadi suri tauladan yang baik untuk siswanya. Disisi lain, pembentukan karakter adalah salah satu fungsi pendidikan di Indonesia yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdakan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cerdas, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab (UUD Sisdiknas No. 20 Tahaun 2. Namun kenyataannya, pendidikan di Indonesia saat ini hanya memperioritaskan pendidikan dalam aspek kognitif saja dibanding dengan aspek afektif. Hal ini ditandai dengan rendahnya moral dan karakter generasi seiring dengan kemajuan zaman serta maraknya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi juga memberikan dampak yang begitu beser pada perkembangan karakter dan tingkah laku remaja, sehingga menyebabkan rendahnya pendidikan karakter yang dimiliki seseorang. Dimana banyak sekali tenjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh remaja yang dapat merugikan dirinya sendiri. Keadaan tersebut juga semakin diperburuk dengan maraknya penggunaan akses internet yang sejatinya bertujuan untuk mempermudahkan kehidupan manusia, namun banyak disalahgunakan seperti mendownload video yang tidak pantas dilihat dan bermain game online yang dilakukan pada kalangan Hal ini yang menitik beratkan bahwa pentingnya pendidikan dan pembinaan karakter sejak dini yang dapat dilakukan baik dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. METODE PENELITIAN Studi ini dilakukan melalui metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data reduksi data, penyajian data. Penarikan kesimpulan/verifikasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII. Vi. IX dengan jumlah 446 siswa. Teknik penarikan sampel menggunakan random sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel secara random atau tanpa pandang bulu (RifaAoi Abubakar, 2021:. HASIL DAN PEMBAHASAN Peran Guru Pendidikan Agama Islam Peran guru pendidikan agama islam yang dilakukan di SMP PGRI Pagar Alam sudah berperan dengan baik dimana guru Pendidikan Agama Islam sudah melakukan peranannya dalampembentukankarakter seperti, guru sebagai pengajar yakni guru Pendidikan Agama Islam telah mengajarkan tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Guru sebagai pembimbing dimanai guru Pendidikan Agama Islam telah membimbing siswa nya untuk berperilaku disiplin dan bertanggung jawab. Guru sebagai pemimpin yakni guru Pendidikan Agama eISSN: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN . GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 Islam sudah mengatur siswanya untuk berperilaku yang berkarakter seperti disiplin dang bertanggung Guru sebagai ilmuan dimana guru Pendidikana Agama Islam menggunakan media teknologi yang berkembang pada saat ini untuk mendukung suatu proses pembentukan karakter siswa. Guru sebagai pribadi yang baik yang mana guru Pendidikan Agama Islam memilki sifat yang disenangi muridnya sehingga pada saat proses pembelajaran siswa tidak merasa jenuh. guru sebagai pembaharu yaitu guru Pendidikan Agam Islam tidak ketinggalan zaman dalam bidang teknologi khususnya untuk membentuk karakter siswa. Meningkatkan pembentukan Karakter Siswa KelasVi Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMP PGRI Pagar Alam,maka diperoleh data-data yang dikumpulkan melalui : Tabel 1. Siswa disiplin masuk kelas dan pulang sekolah Alternatif Jawaban Frekuensi Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa disiplin masuk kelas dan pulang sekolah sebanyak 80% dengan jumlah 36 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 20% dengan jumlah 9 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 80% masuk pada kategori baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa disiplin masuk kelas dan pulang sekolah tergolong sangat baik. Table 2 Siswa disiplin dalam menggunakan seragam sesuai aturan sekolah Alternatif jawaban Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa disiplin masuk kelas dan pulang sekolah sebanyak 84% dengan jumlah 38 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 15% dengan jumlah 7 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 84% masuk pada kategori sangat baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa disiplin dalam menggunakan seragam sesuai aturan sekolah sangat baik. Tabel 3 Siswa disiplin dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan eISSN: 25806416 pISSN: 23016671 Alternatif jawaban Presentase Iya Tidak GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN . GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa disiplin masuk kelas dan pulang sekolah sebanyak 40% dengan jumlah 18 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 60% dengan jumlah 27 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 40% masuk pada kategori kurang baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa disiplin dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sangat baik. Tabel 4 Siswa disiplin tertib saat mengikuti pembelajaran di sekolah. Alternatif jawaban Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa disiplin masuk kelas dan pulang sekolah sebanyak 44% dengan jumlah 20 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 55% dengan jumlah 25 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 44% masuk pada kategori cukup baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa disiplin tertib saat mengikuti pembelajaran di sekolah sudah cukup baik. Tabel 5 Siswa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan sekolah Alternatif jawaban Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan sekolah sebanyak 82% dengan jumlah 37 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 18% dengan jumlah 8 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 42% masuk pada kategori sangat baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa berttanggung jawab dalam menjaga kebersihan sekolah sudah sangat baik. Tabel 6 Siswa tanggung jawab pada peraturan tata tertib sekolah Alternatif jawaban Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa bertanggung jawab pada peraturan tata tertib sekolah sebanyak 67% dengan jumlah 30 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 33% dengan jumlah 15 orang. eISSN: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN . GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 67% masuk pada kategori baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa bertanggung jawab pada peraturan tata tertib sekolah sudah baik. Tabel 7 Siswa tanggung jawab dalam menghormati guru Alternatif jawaban Frekuensi Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa bertanggung jawab dalam menghormati guru sebanyak 86% dengan jumlah 39 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 14% dengan jumlah 6 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 86% masuk pada kategori sangat baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa bertanggung dalam menghormati guru sudah sangat baik. Tabel 8 Siswa tanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru Alternatif jawaban Frekuensi Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru sebanyak 73% dengan jumlah 33 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 27% dengan jumlah 12 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 73% masuk pada kategori baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa bertanggung dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru sudah baik. Tabel 9 Siswa tanggung jawab dalam menjaga nama baik sekolah. Alternatif jawaban Frekuensi Presentase Iya Tidak Jumlah Dari table diatas dapat diketahui bahwa siswa yang menjawab Iya dari pernyataan siswa bertanggung jawab dalam dalam menjaga nama baik sekolah sebanyak 84% dengan jumlah 38 orang dan siswa yang menjawab tidak sebanyak 16% dengan jumlah 7 orang. Berdasarkan hasil penilaian diatas, maka 84% masuk pada kategori sangat baik. Oleh karena itu, hasil ini memberikan makna bahwa dapat dilihat dari siswa bertanggung dalam dalam menjaga nama baik sekolah sudah sangat baik. eISSN: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN . GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 PEMBAHASAN Dari Pembahasan Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan karakter siswa Kelas Vi Peran guru pendidikan agama islam dapat diartikan sebagai seorang pendidik yang memberikan pengajaran atau pendidikan serta membimbing, menilai dan mengarahkan siswanya baik dalam lembaga formal, pendidikan non-formal, maupun informal serta dapat menjadi teladan dan contoh yang baik bagi siswanya baik akhlak maupun tingkah laku. Dengan begitu peneliti merasa tertarik untuk meneliti bagaimana peran guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan karakter siswa kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam. Dalam perananya guru pendidikan agama islam sudah berperan baik dimana, guru pendidikan agama islam berperan sebagai pengajar, pembimbing, pendidik, ilmuan, dan pribadi yang baik dalam pembentukan karakter siswa. Dengan Peran tersebut guru pendidikan agama islam tentunya dapat meningkatkan karakter siswa khususnya kedisiplinan dan tanggung jawab adapun pembentukan karakter diartikan sebagai suatu proses pembentukan, perbuatan atau tindakan, penanaman nilai-nilai berbudi pekerti, watak dan tingkah laku kepada seseorang sebagai upaya untuk menyempurnakan karakter yang dimiliki seseorang agar menjadi lebih baik lagi. Dalam penelitian ini tentunya pasti ada faktor yang mempengaruhi dalam pembentukan Faktor Pendukung dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam yaitu peran guru yang sangat aktif ketika proses pembelajaran berlangsung, rekan kerja sesama dewan pendidik dan teman sebaya untuk saling membantu untuk membentuk karakter siswa dan banyaknya program-program yang telah dilaksanakan dengan baik di sekolah untu menunjang pembentukan karakter siswa agar lebih baik lagi kedepanya. Faktor penghambat dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam yaitu Kemajuan IFTEK yang semakin pesat seiring dengan kemajuan zaman, banyaknya orang tua yang membela anaknya padahal anak tersebut melakukan suatu kesalahan di sekolah, lingkungan sekitar, kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya pembentukan karakter, pergaulan dengan teman sebaya dan juga pergaulan melalui sosial media karena anak tersebut terkadang meniru apa yang terjadi di sosial media tersebut. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Pembentukan Karakter Siswa Kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam, maka kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian yang dilakukan bahwa Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Dalam Meningkatkan Pembentukan Karakter Siswa Kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam sudah berperan baik, dimana guru Pendidikan Agama Islam sudah melakukan peranannya seperti guru sebagai pengajar yakni guru Pendidikan Agama Islam telah mengajarkan tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Guru sebagai pembimbing dimanai guru Pendidikan Agama Islam telah membimbing siswa nya untuk berperilaku disiplin dan bertanggung jawab. Guru sebagai pemimpin yakni guru Pendidikan Agama Islam sudah mengatur siswanya untuk berperilaku yang berkarakter seperti disiplin dang bertanggung jawab. Guru sebagai ilmuan dimana guru Pendidikana Agama Islam menggunakan media teknologi yang berkembang pada saat ini untuk mendukung suatu proses pembentukan karakter siswa. Guru sebagai pribadi yang baik yang mana guru Pendidikan Agama Islam memilki sifat yang disenangi muridnya sehingga pada saat proses pembelajaran siswa tidak merasa jenuh. guru sebagai pembaharu yaitu guru eISSN: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN . GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan E-ISSN: 25806416 P-ISSN: 23016671 Pendidikan Agam Islam tidak ketinggalan zaman dalam bidang teknologi khususnya untuk membentuk karakter siswa. Kemudian. Faktor Pendukung dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam yaitu peran guru yang sangat aktif ketika proses pembelajaran berlangsung, rekan kerja sesama dewan pendidik dan teman sebaya untuk saling membantu untuk membentuk karakter siswa dan banyaknya program-program yang telah dilaksanakan dengan baik di sekolah untu menunjang pembentukan karakter siswa agar lebih baik lagi kedepanya. Faktor penghambat dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa kelas Vi di SMP PGRI Pagar Alam yaitu Kemajuan IFTEK yang semakin pesat seiring dengan kemajuan zaman, banyaknya orang tua yang membela anaknya padahal anak tersebut melakukan suatu kesalahan di sekolah, lingkungan sekitar, kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya pembentukan karakter, pergaulan dengan teman sebaya dan juga pergaulan melalui sosial media karena anak tersebut terkadang meniru apa yang terjadi di sosial media tersebut. SARAN Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan oleh penulis, maka akan memberikan saran agar dapat memperbaiki kualitas peningkatan pembentukan karakter siswa: Untuk kepala sekolah di SMP PGRI Pagar Alam hendaknya lebih memperhatikan tentang pembentukan karakter siswa, baik itu dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam atau pelajaran yang Untuk guru di SMP PGRI Pagar Alam hendaknya memahami unsur-unsur penting tentang peningkatan pembentukan karakter siswa dari segi kedisiplinan dan tanggung jawab. Bagi siswa, hendaknya selalu berprilaku dan berkarakter yang baik bukan hanya didalam sekolah namun juga diluar sekolah. Bagi penulis, tidak ada sesuatu yang sempurna. Begitu juga dengan penelitian ini yang masih banyak kekuranganya dan masih banyak yang perlu di ungkapkan dengan permasalahan khususunya dalam permasalahan pembentukan karakter di sekolah. Selain itu juga dapat memberikan pilihan sebagai suatu solusi dalam membantu peningkatan mutu pendidikan, salah satunya pembentukan karakter khususnya kedisiplinan dan tanggung jawab yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia. DAFTAR PUSTAKA