Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Analisis Prosedur Pengeluaran Operasional Proyek pada PT. Sinarbali Binakarya Desandro Nahak1*. I Wayan Suarjana2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi Bisnis dan Humaniora. Universitas Dhayana Pura 22111501054@undhirabali. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengeluaran operasional proyek pada PT. Sinarbali Binakarya serta mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi persetujuan, penolakan, dan penundaan pengajuan Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pihak-pihak terkait, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan persetujuan, penolakan, dan penundaan pengajuan pengeluaran, antara lain kelengkapan dokumen, kesesuaian anggaran, dan urgensi kebutuhan. Pengajuan yang tidak lengkap atau tidak sesuai anggaran cenderung ditolak atau ditunda. Berdasarkan penelitian tersebut maka perlu adanya perbaikan dan penyederhanaan prosedur pengajuan pengeluaran, serta peningkatan kualitas dokumentasi untuk mempercepat proses persetujuan. Simpulan dari penelitian ini adalah prosedur pengeluaran operasional proyek pada PT. Sinarbali Binakarya perlu terus ditingkatkan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan proyek. Kata Kunci: prosedur pengeluaran, penolakan, penundaan. Pendahuluan Perusahaan konstruksi merupakan pilar penting dalam pembangunan suatu negara. Kegiatan konstruksi tidak hanya melibatkan pembangunan fisik bangunan, tetapi juga berperan dalam memajukan perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ervianto . , perusahaan kontraktor adalah entitas yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan konstruksi sesuai dengan rencana, biaya, dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Industri konstruksi memiliki kontribusi signifikan terhadap pembentukan aset tetap suatu negara. DPR RI dalam dokumen RJ1-20150921-113904-7848 menyebutkan bahwa sektor jasa konstruksi berkontribusi hingga 60% dari pembentukan aset tetap. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran perusahaan konstruksi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Persaingan dalam industri konstruksi semakin ketat seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang bergerak di bidang ini. Peningkatan jumlah perusahaan konstruksi di Indonesia diikuti dengan meningkatnya jumlah perusahaan konstruksi di Provinsi Bali. Kondisi ini menuntut perusahaan Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 konstruksi untuk senantiasa berinovasi dan meningkatkan kualitas layanannya agar tetap kompetitif. Salah satu perusahaan kontruksi di Bali yaitu PT Sinar Bali Binakarya, mereka dikenal sebagai perusahaan yang menyediakan berbagai solusi konstruksi, mulai dari beton readymix, precast, paving, hingga jasa kontraktor Dalam pelaksanaan operasional proyek tentunya ada prosedur yang ditetapkan oleh Perusahaan. Prosedur adalah rangkaian langkah-langkah yang sistematis dan baku yang harus diikuti untuk menyelesaikan suatu tugas atau Menurut Rudi M Tambunan, dikutip dari bukunya Pedoman Penyusunan: Standard Operating Procedures . , mendefinisikan prosedur sebagai pedoman yang berisi prosedur operasional yang ada di dalam suatu organisasi yang digunakan untuk memastikan bahwa semua keputusan dan tindakan, serta penggunaan fasilitas-fasilitas proses yang dilakukan oleh orangorang di dalam organisasi yang merupakan anggota organisasi berjalan efektif dan efisien, konsisten, standar dan sistematis. Secara sederhana, pengeluaran operasional proyek adalah biaya yang diperlukan untuk menjalankan proyek agar mencapai tujuan yang telah Biaya ini mencakup berbagai macam pos, mulai dari biaya tenaga kerja, bahan baku, sewa peralatan, hingga biaya administrasi. Menurut Harold Kerzner . Beliau menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang detail dan akurat untuk mengelola pengeluaran operasional proyek. Kerzner juga menyoroti pentingnya pengendalian biaya untuk memastikan bahwa proyek tidak melebihi anggaran yang telah ditetapkan. Pengajuan operasional proyek dapat mengalami berbagai nasib tergantung pada sejumlah faktor. Disetujuinya sebuah proyek biasanya didasarkan pada kelengkapan dokumen, kesesuaian dengan peraturan yang berlaku, adanya potensi keuntungan finansial, dan dampak positif yang diharapkan bagi masyarakat atau lingkungan. Penolakan seringkali terjadi karena kekurangan dokumen, ketidaksesuaian dengan rencana tata ruang, potensi dampak negatif yang signifikan, atau kurangnya dukungan finansial. Sementara itu, penundaan bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kekurangan data, perlu adanya kajian lebih lanjut, hingga perubahan kebijakan Menurut (Kerzner, 2. , salah satu faktor kunci keberhasilan sebuah proyek adalah perencanaan yang matang. Dalam bukunya yang berjudul "Project Management: A Systems Approach to Planning. Scheduling, and Controlling". Kerzner menekankan pentingnya melakukan analisis kelayakan yang komprehensif sebelum memulai sebuah proyek. Analisis ini mencakup berbagai aspek, mulai dari aspek teknis, finansial, hingga aspek Jika analisis kelayakan menunjukkan bahwa proyek tersebut layak untuk dilaksanakan, maka peluang proyek tersebut untuk disetujui akan semakin Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data-data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mendalam kepada pihakpihak terkait dan melakukan studi dokumentasi pada obyek penelitian. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Hasil dan Pembahasan PT. Sinarbali Binakarya didirikan pada tahun 1995 oleh bapak Ir. Wayan Mahardika di Bali. Indonesia, dengan tujuan untuk menjadi salah satu perusahaan terkemuka dalam industri konstruksi. Sejak awal berdirinya, perusahaan ini fokus pada penyediaan solusi konstruksi yang berkualitas dan inovatif, mencakup berbagai layanan seperti penyediaan beton readymix, precast, paving, dan jasa kontraktor umum. Dengan komitmen terhadap kualitas dan pelayanan. PT. Sinarbali Binakarya berhasil membangun reputasi yang baik di kalangan klien dan mitra bisnis. Seiring dengan pertumbuhan industri konstruksi di Indonesia. PT. Sinarbali Binakarya terus beradaptasi dan mengembangkan layanannya. Perusahaan ini berinvestasi dalam teknologi modern dan sumber daya manusia yang terampil, yang memungkinkan mereka untuk menangani proyek-proyek berskala besar dan kompleks. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, perusahaan ini telah berpartisipasi dalam berbagai proyek penting, termasuk pembangunan infrastruktur publik dan proyek swasta yang signifikan. PT Sinarbali Binakarya merupakan perusahaan yang berfokus pada penyediaan material konstruksi berkualitas tinggi, termasuk beton readymix, precast, paving, dan aspal. Dengan menyediakan material yang lengkap dan sesuai standar, perusahaan ini menjadi mitra andal bagi keberhasilan berbagai proyek konstruksi yang dikelola oleh PT Sinarbali Binakarya. Kompetensi perusahaan mencakup berbagai jenis proyek, baik dari sektor swasta maupun pemerintah, seperti pembangunan gedung perkantoran, perumahan, infrastruktur jalan, dan proyek strategis lainnya. PT Sinarbali Binakarya selalu berkomitmen untuk memberikan solusi konstruksi yang efisien dan tepat Perusahaan ini juga didukung oleh armada alat berat yang modern dan Efisiensi dalam penggunaan alat berat menjadi faktor penting untuk memastikan kelancaran proses konstruksi. Dengan peralatan yang memadai. PT Sinarbali Binakarya mampu menyelesaikan proyek-proyek besar dengan cepat dan tetap menjaga kualitas. Selain itu. PT Sinarbali Binakarya sangat menekankan penjaminan mutu dan pengembangan sumber daya manusia. Sistem manajemen mutu yang terintegrasi diterapkan untuk memastikan bahwa seluruh produk dan layanan yang dihasilkan memenuhi standar yang ditetapkan. Perusahaan juga berfokus pada pengembangan kompetensi karyawan melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan keahlian. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Dalam perjalanan bisnisnya. PT. Sinarbali Binakarya menghadapi berbagai tantangan, termasuk persaingan yang semakin ketat dalam industri Namun, dengan strategi yang tepat dan fokus pada inovasi, perusahaan ini berhasil mempertahankan eksistensinya di pasar. Untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan, perusahaan terus berupaya, termasuk menerapkan standar keselamatan kerja dan keberlanjutan di setiap proyek yang dilaksanakan. Hingga kini. PT. Sinarbali Binakarya tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur di Bali dan Indonesia secara Dengan visi menjadi perusahaan konstruksi terkemuka, perusahaan ini terus berusaha meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan klien dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Perusahaan konstruksi memainkan peran vital dalam pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Mereka bertugas Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 merancang, membangun, serta merawat berbagai proyek fisik seperti gedung, jembatan, dan jalan. Dr. Ahmad Rofiq . , seorang pakar konstruksi, menyatakan bahwa "Perusahaan konstruksi tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana proyek, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini menegaskan bahwa perusahaan konstruksi memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan sosial dan ekonomi. Dalam pelaksaan kegiatan proyek memiliki prosedur tersendiri dalam pelaksanaannya termasuk ketika akan melakukan pengajuan keuangan guna operasional Langkah-langkah dalam pengajuan operasional merupakan elemen penting untuk memastikan kelancaran aktivitas bisnis sesuai dengan rencana dan kebijakan yang berlaku. Menurut Dr. Joko Prasetyo . , ahli di bidang manajemen operasional, prosedur yang terorganisir dan sistematis dapat membantu perusahaan menghindari kesalahan sekaligus meningkatkan efisiensi. Proses ini biasanya mencakup beberapa tahap, seperti identifikasi kebutuhan, penyusunan dokumen pengajuan, dan evaluasi oleh manajemen. Dengan prosedur yang terstruktur, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap pengajuan didasarkan pada analisis yang mendalam dan sejalan dengan tujuan strategis organisasi. Selain itu, transparansi dalam prosedur pengajuan operasional memiliki peran yang sangat penting. Menurut Dr. Siti Nurhaliza . , seorang ahli komunikasi bisnis, "Proses pengajuan yang transparan dapat memperkuat rasa saling percaya antar departemen dan mendorong kolaborasi yang lebih efektif. Hambatan dalam pengajuan operasional sering kali disebabkan oleh komunikasi yang kurang efektif antar departemen. Dr. Rina Amelia . , seorang pakar manajemen organisasi, mengungkapkan bahwa "Kurangnya kejelasan dalam komunikasi dapat memicu kesalahpahaman terkait kebutuhan dan tujuan pengajuan, yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan pengajuan ditolak atau ditunda. Sebagai contoh, jika tim pengaju tidak memberikan informasi yang lengkap atau tidak sesuai dengan ekspektasi pihak evaluasi, keputusan untuk menyetujui atau menolak pengajuan dapat terpengaruh. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi yang jelas dan terbuka dalam setiap tahap Selain itu, adanya birokrasi yang berlebihan juga dapat menghambat proses pengajuan operasional. Dr. Andi Setiawan . , seorang pakar kebijakan publik, menekankan bahwa "Prosedur yang terlalu panjang dan rumit dapat menyebabkan pengajuan tertunda, meskipun proposal tersebut memiliki kualitas yang baik. Tabel 1 Daftar Pengeluaran Operasion Proyek PJB7DE Tanggal Biaya Nilai Pengajuan Opersional Pengajuan Proyek 08 Januari 2024 Biaya Pemakaian Conventer Waker selang Vibrator ( Tagihan 1 Rp. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 08 Januari 2024 10 Januari 2024 12 Januari 2024 18 Januari 2024 januari 24 s/d 2 Feb 24 Biaya Catring harian Proyek u/ sopir ,operator periode 28 s/d 31 Des 23 Gaji THL periode 1 s/d 31 Des 23 Biaya Pemotongan Pohon Titik 7E Pembayaran Opname Mandor Suparso Ke 4 Rp. Rp. Rp. Rp. Tabel 2 Daftar Pengeluaran Operasion Proyek Bayan Tanggal Biaya Nilai Pengajuan Opersional Pengajuan Proyek Biaya Rp. 04 Januari 2024 Perpanjangan mess Proyek bln Januari - Juli 2024=6 bln 06 Januari 2024 Biaya Rp. Transportasi & Akomodasi 11 Januari 2024 Oprasional Rp. Pengaspalan bln Janauari 2024 11 Januari 2024 Gaji THL Rp. periode 16 s/d 31 Des23 11 Januari 2024 Oprasional makan team Rp. Tabel 3 Daftar Pengeluaran Operasion Proyek Tongo Tanggal Biaya Nilai Pengajuan Opersional Pengajuan Proyek Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 02 Juli 2024 09 Juli 2024 17 Juli 2024 24 Juli 2024 01 Agustus 2024 Sepatu Safety ( 407-380 ) Rp. Gaji THL Tgl 16-30 juni 202 Rp. Wifi Mess staff ( pemasangan pemakaian 8 Makan Operator ,sopir ,mekanik BBM Double kabin 2 unit ( 6 bln ) ( Rp. Rp. Rp. Jika dilihat pengeluaran operasional proyek dari tabel 1, 2 dan 3 diketahui bahwa proses pengajuan operasional proyek di PT. Sinarbali Binakarya melibatkan sejumlah tahapan penting untuk memastikan setiap amprah pengajuan operasioanl dievaluasi secara akurat sebelum diterima atau Tahap awal yang sangat penting adalah memastikan kelengkapan Setiap permohonan, seperti penggunaan Conventer Waker dan selang vibrator sebagaimana tercantum dalam Tabel 1 dengan nilai Rp. 000, harus disertai faktur serta dokumen pendukung lainnya. Ketidaklengkapan dokumen atau informasi yang kurang jelas dapat menyebabkan pengajuan ditolak atau mengalami penundaan. Selain itu, pengeluaran yang diajukan harus sesuai dengan rencana anggaran proyek. Sebagai contoh, biaya operasional untuk pengaspalan pada bulan Januari 2024 sebesar Rp. 000 (Tabel . harus sejalan dengan total anggaran proyek dan mendukung target jangka pendek seperti penyelesaian pekerjaan tepat waktu. Penjelasan mengenai urgensi pengeluaran juga perlu disampaikan. Misalnya, untuk biaya transportasi dan akomodasi senilai Rp. 000, perlu dijelaskan bahwa pengeluaran ini menunjang mobilitas tim proyek. Dukungan dari pemangku kepentingan, seperti manajemen dan tim proyek, juga berperan penting. Surat persetujuan atau rekomendasi awal dari pihak terkait dapat memperkuat peluang amprah Aspek terakhir yang sangat krusial adalah kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan yang berlaku. Seluruh pengeluaran harus memenuhi standar keselamatan dan lingkungan yang ditetapkan perusahaan. Sebagai ilustrasi, dalam Tabel 3, alokasi anggaran untuk pembelian sepatu keselamatan sebesar Rp. 000 mencerminkan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja. Membandingkan biaya yang diajukan dengan proyek serupa . juga dapat menunjukkan bahwa anggaran yang diajukan wajar dan sesuai dengan praktik terbaik industri. Dengan memperhatikan kelengkapan dokumen, relevansi anggaran, urgensi kebutuhan, dukungan stakeholder, serta kepatuhan regulasi, peluang persetujuan pengajuan operasional proyek dapat meningkat, dan memberikan manfaat strategis bagi Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Simpulan Hasil analisis prosedur pengeluaran operasional proyek di PT. Sinarbali Binakarya menunjukkan bahwa persetujuan, penolakan, atau penundaan pengajuan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu kelengkapan dokumen, kesesuaian anggaran, urgensi kebutuhan, dan dukungan dari pemangku kepentingan. Proses pengajuan yang efektif membutuhkan langkah sistematis, seperti identifikasi kebutuhan dan evaluasi menyeluruh oleh Pengajuan dengan dokumen yang lengkap dan relevan memiliki peluang lebih besar untuk disetujui dibandingkan yang tidak memenuhi Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka perlu dilakukannya perbaikan pada prosedur pengajuan, termasuk penyederhanaan langkahlangkah yang ada untuk mengurangi birokrasi yang berlebihan. Selain itu, peningkatan komunikasi dan transparansi antar departemen sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat menghambat proses. Pelatihan bagi karyawan mengenai pentingnya kelengkapan dokumen dan kepatuhan terhadap kebijakan juga direkomendasikan untuk memastikan pengajuan yang lebih baik di masa mendatang, serta mendukung keberhasilan proyek secara UCAPAN TERIMA KASIH