Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN NIAS SELATAN Selestina Febriani Gea Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis selestinafebrian@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat kausal dan sumber data adalah data primer. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 47 pegawai sedangkan Sampel yang digunakan sebanyak 32 pegawai dengan menggunakan teori Slovin yaitu rumus penarikan sampel. Pengukuran instrumen penelitian menggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear sederhana. Pengujian data menggunakan alat bantu pengolahan data yaitu SPSS 22. 0 for windows. Dalam penelitian ini memperoleh persamaan regresi linear sederhana yaitu Y= 18,505 0,590X diperoleh . dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Kemudian diperoleh nilai Variabel pelatihan kerja mempengaruhi variabel kinerja pegawai atau R square (R. yaitu sebesar 0,517 . ,7%). Maka keputusannya ialah ditolak, jadi dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Kata Kunci : Pelatihan Kerja. Kinerja. Pegawai Abstract This research aims to determine the effect of job training on employee performance at the South Nias Regency Education Office. This type of research is causal quantitative research and the data source is primary data. The population used in this research was 47 employees, while the sample used was 32 employees using Slovin's theory, namely the sampling formula. The research instrument was measured using a Likert scale. The data analysis method used is simple linear regression analysis. Data testing uses data processing tools, namely SPSS 22. 0 for Windows. this study, a simple linear regression equation was obtained, namely Y= 18. 590X, the value of t_. >AntA_tabel . with a significance level of 0. 000 < 0. Then the value obtained for the job training variable influencing employee performance variables or R square (R. 7%). So the decision is H_( . accepted H_( . rejected, so it can be concluded that job training has a positive and significant effect on employee performance at the South Nias District Education Office. Keywords: Job Training. Performance. Employees https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Pendahuluan Dalam organisasi sangat penting ada sumber daya manusia. SDM merupakan aset paling berharga dalam suatu organisasi dan memainkan peran penting Komponen terpenting dari setiap bisnis atau organisasi adalah sumber daya Intinya, sumber daya manusia sangat penting untuk setiap aspek operasi Oleh karena itu, penting untuk memahami sifat-sifat pekerja yang akan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan Pelatihan kerja berpengaruh terhadap pencapaian tujuan perusahaan oleh Pelatihan di tempat kerja sangat penting untuk menghasilkan pekerja dengan informasi, kemampuan, dan pola pikir yang dibutuhkan organisasi. Kinerja pegawai akan meningkat akibat adanya pelatihan kerja, sehingga menunjang Hal dimaksudkan agar memiliki kemampuan kerja yang sesuai akan berdampak positif terhadap kinerja pegawai dan mendorong penyelesaian tugas secara efektif, efisien, dan professional Jika pelatihan kerja bagi pegawai yang bekerja akan mempengaruhi loyalitas pegawai terhadap instansi, produktivitas pegawai yang menurun dan tidak berkembang, keterampilan pegawai yang tidak efektif. Program pelatihan ini perlu mengembangkan hasil kinerja pegawai secara baik, dengan kegiatan pelatihan ini, karyawan memperoleh nilai-nilai atau informasi baru yang dapat mereka gunakan dalam karir mereka untuk melakukan kewajiban mereka. https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X manusia (SDM). tanpa SDM yang kuat, tujuan organisasi tidak akan tercapai sesuai dengan keinginan organisasi. Staf adalah kekuatan utama di belakang organisasi perusahaan, menjadikan sumber daya manusia sebagai aset yang paling mahal Kinerja adalah apa yang dicapai seorang karyawan di tempat kerja yang dilakukan penuh tanggung jawab yang telah dibebankan kepadanya berdasarkan kemampuan yang dimiliki dan hasil yang Dengan adanya upaya dan kerja keras pegawai mampu meningkatkan nilai suatu organisasi yang lebih baik lagi, kinerja timbul karena adanya kesungguhan dan ketekunan yang terdapat dari setiap pegawai yang bekerja dalam organisasi. Berdasarkan dilakukan peneliti, di Kantor Dinas Pendidikan tentang kinerja pegawai yang penyebabnya adalah kurangnya pelatihan kerja bagi pegawai yang bekerja sehingga melakukan pekerjaannya masih kurang ditunda-tunda, maksimal, kemudian pegawai yang ikut mengimplementasikan hasil pelatihan di dalam pekerjaannya. Berdasarkan uraian tersebut maka peneliti melakukan penelitian dengan judul Au AyPengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nias SelatanAy. Konsep Pelatihan Kerja (X) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Salah pengembangan sumber daya manusia yang lebih mampu dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap suatu bisnis adalah dengan memberikan pelatihan kerja kepada para stafnya. Kaswan . mengartikan pelatihan pengetahuan dan kemampuan pegawai. Konsep Kinerja Pegawai (Y) Efektivitas sumber daya manusia (SDM) suatu instansi atau organisasi menentukan seberapa baik lembaga atau organisasi tersebut mencapai tujuannya. Kualitas tersebut dapat dilihat pada kinerja pegawai yang memiliki keahlian dan pekerjaannya, oleh karena itu organisasi dapat mengukur kinerja tersebut dengan tampilan kerja yang baik oleh pegawainya. Priansa . mengemukakan bahwa kinerja pegawai merupakan suatu sebenarnya atau hasil kerja yang diselesaikan oleh anggota staf dalam rangka menyelesaikan tugas dan tenaga kerja yang disediakan oleh instansi. Faktor-Faktor Mempengaruhi Pelatihan Kerja Menurut Marwansyah . menyebutkan hal-hal berikut sebagai faktor penentu efektivitas pelatihan kerja Dukungan dari manajemen puncak. Manajemen puncak harus mendukung inisiatif pelatihan. Keahlian terhadap manajemen sumber daya Manajer generalis, khususnya, dan manajer pelatihan khusus pada komitmen dan keterlibatan yang kuat perkembangan teknologi. persyaratan pelatihan. Komplesitas Karena perlu terus meningkatkan kemampuan mereka dan menerapkan pola pikir yang Cara Gaya mempengaruhi seberapa baik program pelatihan sumber daya manusia bekerja. Fungsi SDM. Melaksanakan tugas tambahan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia pemilihan, penyiapan, pembayaran, dan pemanfaatan sumber daya manusia. Indikator Pelatihan Kerja Pelatihan adalah jenis pendidikan singkat yang penekanan utamanya adalah pada teknik yang meningkatkan kinerja pekerja dan mengurangi kesalahan yang dilakukan di tempat kerja. Oleh karena itu, pelatihan karyawan diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan menyelaraskan dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, untuk memperoleh kinerja pegawai yang baik dan efektif serta mencapai tujuan, diperlukan beberapa indikator Mangkunegara mencantumkan hal-hal berikut sebagai indikator pelatihan: Instruktur. Karena tujuan utama pelatih mengembangkan kemampuan mereka, mereka perlu memiliki kualifikasi yang tepat dan materi pelatihan yang https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Peserta. Kandidat pelatihan harus dipilih berdasarkan kualifikasi yang relevan dan serangkaian prasyarat. Materi. Pelatihan sumber daya manusia terdiri dari konten yang selaras dengan tujuan perusahaan. Metode. Teknik pelatihan yang efisien dan sesuai dengan jenis isi dan peserta Tujuan. Pelatihan adalah tujuan yang telah ditentukan sebelumnya yang rencana aksi dan penetapan tujuan. Sasaran. Kriteria yang terperinci dan terukur digunakan untuk menetapkan tujuan pelatihan. Selain itu. Tanujaya . mengutip disebutkan oleh Rivai dan Sagala, antara lain sebagai berikut: Kaliber materi pelatihan. Kaliber instruksi. Kualitas pelatihnya. Standar fasilitas dan ruang pelatihan. Kaliber peserta pelatihan. Sugiarti dalam Ummi dkk. mencantumkan lima ukuran pelatihan kerja, termasuk: Bahan yang dibutuhkan. Metode yang digunakan. Kemampuan instruktur pelatihan. Alat atau prinsip pelatihan. Peserta pelatihan Berdasarkan teori tersebut, peneliti indikator yang dapat mengukur pelatihan kerja yaitu kualitas materi pelatihan yang disampaikan dan diikuti oleh peserta, mengimplementasikan pelatihan yang diikuti di dalam tempat kerja, cara-cara dan keterampilan melaksanakan kegiatan Indikator Kinerja Pegawai Kinerja ialah suatu karya pencapaian melakukan tanggungjawabnya mencapai tujuan suatu instansi. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah indikator untuk mencapai tujuan melalui kinerja staf yang efektif dan berkualitas tinggi. Indikator kinerja adalah sesuatu yang akan dihitung dan diukur, menurut Mangkunegara . Di antara metrik kinerja yang dipertimbangkan adalah: Kualitas kerja. Pelatihan kerja sangat karyawan, khususnya dalam hal kinerja. Kuantitas kerja. Upaya karyawan dimasukkan ke dalam pelatihan kerja, yang meningkatkan keterampilan sosial. Keandalan pekerjaan. Terdiri dari mempraktikkan instruksi, mengambil inisiatif, menggunakan kehati-hatian, dan bekerja dengan tekun. Sikap. Penilaian terhadap benda, orang, atau kejadian. Bangun . mencantumkan hal-hal berikut sebagai indikator kinerja: ketepatan waktu . , kuantitas . umlah pekerjaa. , kualitas . ualitas pekerjaa. , kehadiran . , dan kolaborasi . ompetensi kerja ti. Indikator mengukur kinerja setiap karyawan secara individu, menurut Robbins dalam Nerys . Indikator-indikator tersebut antara lain: Kualitas. Tingkat diperlukan untuk memenuhi tujuan yang telah ditentukan. Kuantitas. Sejumlah satuan digunakan untuk menunjukkan kuantitas akhir. Ketepatan waktu. Sejajarkan semua tugas dengan hasil yang diinginkan dan https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 manfaatkan waktu Anda sebaikbaiknya. Efektivitas. sejauh mana perusahaan menggunakan sumber daya manusianya untuk meningkatkan pendapatan. Kemandirian. pekerja untuk menyelesaikan tugasnya tanpa mencari bantuan orang lain. Komitmen. Sejauh mana seorang pekerja berdedikasi pada perusahaan tertentu di tempat kerja. Teori ini memungkinkan peneliti untuk memilih indikator mana yang akan digunakan untuk menilai sikap karyawan dan hasil pekerjaan, serta independensi, dedikasi, dan efektivitas mereka dalam bekerja, serta akuntabilitas dan disiplin Kerangka Berpikir Pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan menjadi judul penelitian ini. Selanjutnya kerangka penelitian digambarkan pada gambar Kerangka Penelitian Pelatihan Kerja (X) Kinerja Pegawai (Y) Sumber: Olahan Peneliti . Keterangan: Pelatihan Kerja (X) : Variabel Bebas Kinerja Pegawai (Y) : Variabel Terikat Hipotesis Penelitian Hipotesis tanggapan jangka pendek yang terbukti kebenarannya terhadap suatu penelitian yang tetap memandu penyelidikan secara Penulis mengembangkan hipotesis penelitian yang didasarkan pada rumusan masalah dan identifikasi masalah dari sudut pandang teori, yaitu sebagai berikut: https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Pengaruh variabel Pelatihan Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan terhadap variabel Kinerja Pegawai. Metode Penelitian Jenis Penelitian Penelitian kuantitatif dan asosiatif adalah metodologi yang digunakan. Penelitian asosiatif menurut Sugiyono . bertujuan untuk memastikan hubungan sebab akibat antara dua variabel atau lebih dengan variabel lain . ipe asosiatif kausa. Jenis dan sumber Data Penelitian ini menggunakan data kuantitatif sebagai jenis datanya. Data primernya, dalam hal ini wawancara dan kuisioner yang diberikan kepada setiap pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Populasi dan Sampel Populasi. Populasi terdiri dari seluruh subjek penelitian yang sangat penting memperoleh hasil yang diinginkan. Sujarweni . populasi sebagai keseluruhan jumlah item atau orang dengan atribut tertentu yang dipilih oleh peneliti untuk diselidiki dan dari situ selanjutnya diambil kesimpulan. Populasinya adalah pekerja di Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan sebanyak 47 orang. Sampel. Sampel adalah bagian dari sejumlah tertentu dari seluruh sasaran yang ingin diteliti dari populasi tersebut. Menurut Sujarweni . , sampel Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian. Dengan menggunakan teori Slovin yaitu rumus sampling maka rumusnya adalah: n = N/ 1 N n = Ukuransampel/jumlah responden N = Ukuran Populasi = Persentase kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa ditolerir Metode berikut dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel yang diambil dengan batas kesalahan 10%, disebutkan di atas: n= 31,97278912 n= 32 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X fenomena sosial. Uji Instrumen Uji Validitas. Sejauh mana suatu instrumen dapat menggambarkan suatu fenomena yang menjadi tujuan utama pengukuran yang dilakukan dengan instrumen tersebut disebut validitasnya. Dengan menggunakan rumus Product Moment Person Sugiyono . , validitas kuesioner ini diuji khususnya: Uji Reliabilitas. Ketika pengukuran sering dilakukan, reliabilitas instrumen menunjukkan seberapa baik instrumen tersebut dapat menjelaskan mengapa alat tersebut dapat menghasilkan temuan yang konsisten. Item valid yang digunakan untuk uji reliabilitas ini. Pendekatan merupakan salah satu strategi yang Menggunakan Croanbach dihitung menggunakan rumus yang diberikan oleh Sugiyono . ri= ( Teknik Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data penelitian ini digunakan pendekatan angket yang meliputi observasi dan pengumpulan data. Kuesioner dapat berupa pertanyaan tertutup dengan skala Likert berdasarkan item pertanyaan atau daftar pernyataan yang harus diisi oleh responden. Sugiyono . menyatakan bahwa skala Likert merupakan alat yang digunakan untuk mengukur sikap, keyakinan, dan persepsi Uji Asumsi Klasik Uji normalitas. Tujuan uji normalitas menurut Sugiyono . adalah untuk mengetahui apakah residu yang terstandar mempunyai distribusi normal atau tidak. Jika nilai sisa sebagian besar mendekati nilai rata-rata maka dianggap Dengan nonparametrik Kolmogorov Sminorv (K-S), seseorang dapat menentukan apakah nilai residu terstandar terdistribusi https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 normal atau tidak. Nilai signifikan di atas 0,05 pada temuan KolmogorovSminorv menunjukkan bahwa residu terdistribusi secara teratur. Sebaliknya jika hasil Kolmogorov Sminorv kurang dari 0,05 maka tidak berdistribusi Berikut landasan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas Model regresi memenuhi syarat klasik jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arahnya, sehingga menunjukkan pola sebaran Model regresi tidak memenuhi asumsi klasik apabila data yang terdistribusi dari garis diagonal tidak menunjukkan pola sebaran. Uji Heteroskedastisitas. Adanya heteroskedastisitas menurut Sugiyono beberapa variabel model tidak konstan. Pendekatan scatter plot dimana sumbu vertikal menggunakan nilai sisa kuadrat dan sumber horizontal menunjukkan nilai yang diantisipasi. Permasalahan diindikasikan jika muncul pola tertentu pada scatter plot. Scatter plot menunjukkan tidak menyebar secara acak. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji . Uji t digunakan untuk menguji hubungan secara parsial . er variabe. dengan variabel terikat, menurut Sugiyono . Rumus yang digunakan adalah: https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Koefisien Determinasi ( Koefisien Setiawan Kusrini . 0:64Ae. kesesuaian atau kebenaran garis regresi yang dibuat untuk mewakili kelompok data observasi. Rumus yang digunakan adalah dan nilai koefisien determinasinya adalah 0-1: Metode Analisis Regresi Regresi linier sederhana adalah metode analisis data yang digunakan. Analisis ini menggambarkan hubungan antar variabel dengan menggunakan teknik analisis statistik. Sugiyono adalah model regresi yang digunakan . Y = a bX e Hasil Penelitian dan Pembahasan Temuan Penelitian Terletak di Jl. Lagundri KM. Fanayama. Hiliamaetaniha. Nias Selatan. Sumatera Utara 22865, merupakan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Uji Instrumen Penelitian Uji Validitas. Nilai koefisien korelasi pada item pernyataan 1Ae 10 adalah positif, menurut perhitungan uji validitas. Dengan 15 pekerja dari Dinas Sosial sebagai responden, 0,514, tingkat signifikan sebesar 5% atau 0,05, menunjukkan bahwa pernyataan 1Ae 10 benar. Uji Reliabilitas. Nilai Cronbach alpha uji coba untuk Praktek Kerja (X) dan Kinerja Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Karyawan (Y) diperoleh masing-masing sebesar 0,921 > 0,060 dan 0,945 > 0,60 berdasarkan temuan pengolahan data. Mengingat nilai Cronbach alpha > 0,60 maka item pernyataan tersebut dapat dikatakan dapat dipercaya. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. Temuan penelitian sampel dari populasi berdistribusi normal karena data sisa berdistribusi normal berdasarkan nilai KolmorovSminorv kinerja karyawan . dan pelatihan kerja . , serta asymp. 2-taile. sebesar 0,006 < 0,05. Uji Heterokedastisitas Sumber: Olahan Peneliti ( 2. Karena gambar di atas tidak menampilkan pola dan titik yang berbeda atau teratur, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas. Dengan memastikan bahwa variasi residu sama untuk setiap observasi, persamaan tersebut memenuhi persyaratan tradisional persamaan regresi sederhana. Pembahasan Uji Hipotesis https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Uji Parsial (Uji . Variabel 1-. = 30 atau 1,697 dapat dijelaskan secara parsial berdasarkan temuan pengujian yang signifikansinya adalah 0,000 < 0,05. sangat dapat diterima. Hasil temuan menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh signifikan dan positif Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Uji koefisien Determinasi ( Dari hasil pengolahan data terlihat jelas bahwa . elatihan mempunyai pengaruh sebesar 51,7% dari ragam variabel terikat . inerja Koefisien determinasi ini sebesar 0,517 . ,7%). Terdapat faktor tambahan yang mempengaruhi 48,3% sisanya. Metode Analisis Data Persamaan pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan ditentukan berdasarkan hasil pengujian yang dikumpulkan. Ini adalah sebagai berikut: Y=18. Keterangan: Y = Kinerja Pegawai a =18. b = 0. X = Pelatihan Kerja Penutup Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, ditarik Pelatihan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai di Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Kantor Dinas Pendidikan Kbaupaten Nias Selatan. Berdasarkan model persamaan regresi Y = 18,505 0,590 hal ini didukung oleh beberapa pengujian berikut ini: Ada pengaruh Pelatihan Kerja secara Positif dan signifikan terhadap Kineerja Pegawai. Nilai koefisien determinasi ( 0,517 artinya Pelatihan Kerja mampu menjelaskan Kinerja Pegawai sebesar 51,7% dan 48,3% dijelaskan oleh variabel lain seperti kepemimpinan, pengawasan, dan lainnya. Adapun saran yang dapat diberikan peneliti untuk penelitian ini adalah sebagai Untuk meningkatkan kinerja pegawai, maka perlu diberikan pelatihan kerja yang intensif kepada pegawai agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Diharapkan melalui pelatihan kerja yang mendukung mampu meningkatkan kesadaran dan semangat kerja bagi pegawai sehingga berpengaruh pada peningkatankinerja pegawai. Daftar Pustaka Agusmina Duha, & Darmawan Harefa. Pemahaman Kemampuan Koneksi Matematika Siswa SMP. Bangun. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung. Erlangga. Darmawan Harefa. Murnihati Sarumaha. Kaminudin Telaumbanua. Tatema Telaumbanua. Baziduhu Laia. Relationship Outcomes Student Learning Interest To The Learning https://jurnal. id/index. php/JIM Natural Sciences. International Journal of Educational Research Social (IJERSC), Sciences 4. , 240Ae246. https://doi. org/https://doi. org/10. 01/ijersc. Foahonoa Zisokhi Nehe. Mesrawati Ndruru. Wiwin Cintia Dewi BuAoulolo. Irman Imawan Laia. Matius Halawa. Darmawan Harefa. Model Pembelajaran Contextual Teaching (CTL) and Learning Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi Dimensi Tiga. CV Jejak (Jejak Publishe. Gaurifa. , & Darmawan Harefa. Development Coordinate Module Influence Cartesian The Implementing The Round Club Learning Model On Mathematics Jejak (Jejak Publishe. E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Student Learning Outcomes. Afore : Jurnal Pendidikan Matematika, 2. , https://doi. org/10. 57094/afore. Halawa. , & Darmawan Harefa. The Influence Teaching And Contextual Learning Based Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Discovery Learning Models Abilities StudentsAo Mathematical Problem Solving. Afore Jurnal https://doi. org/10. 57094/afore. Harefa. , & Fatolosa Hulu. Pendidikan Matematika, 3. , 11-25. Mathematics https://doi. org/10. 57094/afore. That Education: Practical Approaches For Harefa, . Efektivitas Model Learning Support Strategies Pancasila Moral Teachers. Afore : Jurnal Pendidikan Pembelajaran Talking Chips Untuk. Matematika, 3. Tunas: Jurnal Pendidikan Biologi, https://doi. org/10. 57094/afore. Harefa, . The Between StudentsAo Learning And Relationship Interest Harefa. Budi Adnyana. Gede. Wesnawa. Putu. , & Ariawan. Mathematics . Experiential Learning: Learning Outcomes. Afore : Jurnal Utilizing Local Wisdom Of Nias For Pendidikan Future Generations. CIVIC SOCIETY Matematika, 2. , https://doi. org/10. 57094/afore. RESEARCH Jurnal Harefa. Exploring Local Wisdom AndEDUCATION: Pendidikan Kewarganegaraan. Pancasila Dan 52Ae61. Values Of South Nias For The https://doi. org/https://doi. org/10. Development Of A Conservation- 94/jpkn. Based Science Curriculum. TUNAS : Harefa. Forilina Laia. Vira Febrian Jurnal Pendidikan Biologi, 5. , 1-10. Lombu. Evan Drani Buulolo. Alena https://doi. org/10. 57094/tunas. Zebua. Ofirna Andini Sarumaha. Agus Farin. Elvita Janratna Sari Harefa. Mathematics Education Dakhi. Vinxen Sians Zihono. Based On Local Wisdom: Learning Nariami Wau. Flora Melfin Sriyanti Strategies Through Hombo Duha. Statis Panca Putri Laiya. Lena. Jurnal Pendidikan Nimarwati Laia. Martina Ndruru. Angelin Febrianis Fau. Adaria Hulu, https://jurnal. id/index. php/JIM Batu. Afore Matematika, 3. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Yulinus Halawa. Desrinawati Nehe, https://doi. org/10. 57094/haga. Jesika Bago. Sofiana Odisman Faana. Buulolo. Herlis Juwita Harefa. Sarumaha. Telaumbanua. Ndruru. Desiputri Hayati Giawa, . Telaumbanua. Laia. , & Alexander Frisman Giawa, & Anita Hulu. Zagoto. Bimbingan Belajar Student Learning Interest To The Matematika Tingkat SD. HAGA : Learning Outcomes Jurnal Kepada Sciences International Educational Research &Amp. Social Pengabdian Masyarakat, 3. , . Relationship Natural Journal https://doi. org/10. 57094/haga. Sciences, 4. , https://doi. org/10. 51601/ijersc. Harefa. Made Sutajaya. Suja. 240Ae246. Bagus. , & Astawa. Kaminudi Telaumbanua, & Darmawan Lowalangi Dalam Konsep Tri Hita Harefa. Efektivitas Layanan Karana Dalam Kearifan Lokal Nias. Penguasaan Konten Dalam NDRUMI: Jurnal Ilmu Pendidikan Meningkatkan Kreativitas Belajar Dan FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Humaniora, 7. , https://doi. org/https://doi. org/10. Keguruan, 3. , 94/ndrumi. https://doi. org/10. 57094/faguru. Harefa. Murnihati Sarumaha. Amaano Fau. Kaminudin Telaumbanua. Mangkunegara. Manajemen Sumber Fatolosa Hulu. Baziduhu Laia. Anita Daya Manusia. Bandung. PT. Remaja Zagoto, & Agustin Sukses Dakhi. Rodaskarya. Inventarisasi Tumbuhan Mangkunegara. Manajemen Sumber Herbal Yang Di Gunakan Sebagai Daya Manusia. Bandung. PT. Remaja Tanaman Obat Rodaskarya. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2. Keluarga. Haga Kepada https://jurnal. id/index. php/JIM Marwansyah. Manajemen Sumber daya Manusia. Bandung. Alfabeta. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Murnihati Sarumaha. Harefa. Adam Smith Bago. Amaano Fau. Wira Masalah Matematika. CV Jejak (Jejak Publishe. Priatin Lahagu. Toni Lastavaerus Safitri. Pengaruh Duha. Musafir Zirahu, & Hartaniat Terhadap Kinerja Warisman Lase. Sosialisasi 240Ae248. Tumbuhan Ciplukan Angulata TradisionaL (Physalis Sebagai HAGA Obat Jurnal Karyawan . Sugiyono. Metode Penelitian Bisnis. Bandung. Alfabeta. Sugiyono. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat, 2. Kuantitatif. R&D. Bandung. Alfabeta. https://doi. org/10. 57094/haga. Sugiyono. Kuantitatif. Murnihati Sarumaha. Kaminudin Telaumbanua, & Darmawan Harefa. Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Nias Selatan: Membangun Pelatihan Penelitian Kualitatif. Metode Penelitian Kualitatif. R&D. Bandung. Alfabeta. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung. Alfabeta. Sujarweni. Metodologi Penelitian Identitas Budaya Pada Generasi Muda. Bisnis Ekonomi. Yogyakarta. Pustaka Baru Press. https://doi. org/10. 37081/ed. Kerja dan Motivasi Kerja Pada Kinerja Nerys Lourensius L. tarigan, thomas. Pengaruh Pelatihan Kerja dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan. 94Ae104. Priansa. Tanujaya. Pengaruh Pelatihan . Manajemen Karyawan Departemen Produksi PT. Coronet Crown. , 1-7. Toni Hidayat. Amaano Fau, & Darmawan Harefa. Pengaruh Model Kinerja Pembelajaran Index Card Match Kepegawaian. Bandung. CV Pustaka