Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan Pada Peserta Didik PAUD di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Rokan Hulu Rahmi Fitria1. Eka Yuli Handayani2. Sri Wulandari3. Andria4. Nana Aldriana5. Bela Adinda Anggraini6. Mardia7 1,2,3,4,5,6,7Universitas Pasir Pengaraian E-mail: rahmifitriakom@gmail. com, ekayulihandayani@gmail. com, sriwulandari@upp. nanaladriana@gmail. com, andria@upp. Article History: Received: 20 September 2024 Revised: 3 Oktober 2024 Accepted: 10 Oktober 2024 Keywords: Lokus PAUD. Rokan Hulu Makanan Stunting. Abstract: Masalah berat badan kurang pada balita disebabkan karena konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu Kekurangan berat badan yang berlangsung pada anak yang sedang tumbuh merupakan masalah serius. Kondisi ini mencerminkan kebiasaan makan yang buruk. Pemberian makanan tambahan kepada kelompok rawan gizi pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi yang pada akhirnya dapat meningkatkan status gizi sasaran. Peran serta semua pihak sangat diharapkan dalam mendukung keberhasilan kegiatan pemberian makanan tambahan kepada sasaran. Keamanan pangan diselenggarakan agar makanan tidak menjadi pemicu kesakitan dan kematian. Makanan yang aman dapat diartikan bahwa makanan yang akan atau telah dikonsumsi ,merupakan makanan yang layak dalam segi asupan gizi maupun kualitas kebersihan makanan . akanan tanpa cemara. Tujuan penjaminan keamanan pangan yaitu mencegah kemungkinan cemaran biologis, kimia yang mengganggu, merugikan dan membahayakan Keamanan dilaksanakan untuk mencegah adanya tiga bahaya umum yaitu bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya biologis. Pengetahuan,sikap, serta kepercayaan adalah faktor pendorong yang mendasari manusia dalam berprilaku 34 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. Pendahuluan Makanan untukmemenuhi kecukupan gizi yang diperoleh balita dari makanan sehari-hari yang diberikan ibu (Kemenkes RI, 2. Masa bayi merupakan awal pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan zat gizi. Konsumsi zat gizi yang berlebihan juga membahayakan kesehatan. Konsumsi energidan protein yang berlebihan misalnya, akan menyebabkan kegemukan sehingga beresiko terhadap penyakit. Untuk mencapai kesehatan yang optimal disusun Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia(Purba, 2. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada sasaran perlu dilakukan secara benar sesuai aturan konsumsi yang dianjurkan. Pemberian makanan tambahan yang tidak tepat sasaran, tidak sesuai aturan konsumsi, akan menjadi tidak efektif dalam upaya pemulihan status gizi sasaran serta dapat menimbulkan permasalahan gizi. Makanan Tambahan Balita adalah suplementasi gizi berupa makanan tambahan dalam bentuk biskuit dengan formulasi khusus dan difortifikasi dengan vitamin dan mineral yang diberikan kepada bayi dan anak balita usia 6-59 bulan dengan kategori kurus. Bagi bayi dan anak berumur 6-24 bulan, makanan tambahan ini digunakan bersama Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) (Yadika et al. , 2. Makanan tambahan diberikan sebagai : a. Makanan Tambahan Penyuluhan adalah makanan tambahan yang diberikan untuk mencegah terjadinya masalah gizi. Makanan Tambahan Pemulihan adalah makanan tambahan yang diberikan untuk mengatasi terjadinya masalah gizi yang diberikan selama 90 hari makan Berikut standar pemberian makanan tambahan Balita dalam bentuk biskuit untuk tiap kelompok sasaran ( Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan, 2. (Adriany et al. , 2. Penyelenggaraan makanan merupakan berbagai kegiatan yang dilakukan untuk 35 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. mengolah makanan dengan memadukan kerja sama yang selaras dan terorganisir guna menghasilkan keluaran yang baik. Penyelengaraan makanan dilakukan oleh tenaga kerja yang juga melibatkan peralatan, dana material. Tujuan akhir yang diharapkan oleh setiap penyedia jasaboga yaitu kepuasan konsumen yang berkaitan dengan kualitas serta cita rasa makanan dan total efisiensi pengeluaran produksi seminimal mungkin tanpa mengurangi kualitas (Nirmalasari, 2. Makanan yang disajikan dipengaruhi oleh tujuan atau siapa konsumennya. Sebagai contoh, penyelegaraan makanan di rumah sakit mengolah makanan dengan tujuan untuk mengupayakan kondisi pasien segera membaik selain itu makanan rumah sakit juga merupakan cerminan makanan sehat bagi masyarakat. Berbeda dengan pasien rumah sakit, konsumen kafetaria lebih leluasa memilih jenis makanan yang disediakan karena tujuan awalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan agar tidak lapar (Fitria et al. (Kemendikbud, 2. Penjamah makanan adalah orang yang secara langsung melakukan kontak fisik dengan bahan makanan hingga menjadi olahan masakan. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan no 1098/MENKES/SK/VII/2003 penjamah makanan adalah orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan, pengangkutan sampai dengan peyajian (Kemenristek Dikti. Metode Pelaksanaan Penentuan sampel . eknik sampe. adalah cara menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data sebenarnya, dengan memperhatikan sifat-sifat penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Quota sampling yaitu engambil sampel sebanyak jumlah tertentu yang dianggap dapat merefleksikan ciri populasi (Rahmi Fitria, 36 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. Setelah mendapatkan jumlah sampel dari seluruh ibu Pendidik Satuan Pendidikan PAUD di Wilayah Lokus Satunting, peserta guru yakni sebanyak 78 orang. Pemateri dari kerjasama bersama Ketua Program Studi D i Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pasir Pengaraian. Hasil dan Pembahasan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu (Rohu. melaksanakan sosialisasi makanan sehat dan pemberian bantuan makanan tambahan kepada peserta didik KB dan TK di Wilayah Lokus Stunting Rokan Hulu. Peserta terdiri dari Satuan Pendidikan di wilayah lokus stunting berjumlah 39 lembaga dan dihadiri oleh 78 orang pengelola dan pendidik satuan pengajar PAUD. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan yang dilaksanakan secara offline, pada 20 September 2024 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hulu tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Rohul. Damri Poti. Diakuinya, bahwa kegiatan ini dilakukan guna memberikan pengetahuan dan 37 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. perbaikan kreatifitas jenis makanan tambahan yang beragam dan disukai oleh anakanak peserta didik. "Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak-anak pada masa golden age itu sangat penting, oleh karena itu, pertumbuhan anak usia harus tercapai optimal pada masa itu," jelasnya. Oleh karena itu, mantan Kepala Dinas Sosial P3A Rohul itu juga berharap agar para guru PAUD tetap bersemangat dan selalu ikhlas dalam mengikuti pertumbuhan dan perkembangan peserta didiknya. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan perbaikan kreatifitas jenis makanan tambahan yang beragam dan di sukai peserta didik, serta tujuan meraih masa golden age dengan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal tercapai. Masakan berbasis bahan sumber protein dan real food, untuk kesehatan anak lebih optimal (Purba, 38 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. Kesimpulan Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan perbaikan kreatifitas jenis makanan tambahan yang beragam dan di sukai peserta didik, serta tujuan meraih masa golden age dengan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal tercapai. Masakan berbasis bahan sumber protein dan real food, untuk kesehatan anak lebih optimal. Pengakuan/Acknowledgements Ucapan Terima kasih kepada : Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Rohul KABID PAUD DIKMAS Dinas Pendidikan dan Olahraga Rohul Pendidik SATUAN PENDIDIKAN PAUD di Rokan Hulu Daftar Referensi Adriany. Hayana. Nurhapipa. Septiani. , & Sari. Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Pengetahuan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Puskesmas Rambah. Jurnal Kesehatan Global, 4. , 17Ae25. https://doi. org/10. 33085/jkg. Fitria. Zulfikri, & Zaman. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Dalni Bintang. Kemendikbud. Petunjuk Teknis penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif di Satuan PAUD 2015. In Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kemenristek Dikti. Program Guru Belajar Multi Seri | seri paud. https://ayogurubelajar. id/seri-paud/#diklat-berjenjang Nirmalasari. Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14. , 19Ae28. https://doi. org/10. 20414/Qawwam. Purba. Literature Review : Efektivitas Penyuluhan menggunakan Media Booklet terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) [Politeksin Kesehatan Meda. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi. org/10. 1016/j. 125798https://doi. org/10. 1016/j. http://w. gov/pubmed/810049http://doi. com/10. 1002/an 197505391http://w. com/science/article/pii/B978085709040950 0205http: Rahmi Fitria. Metodologi Penelitian. Dalni Bintang. Yadika. Berawi. , & Nasution. Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar Adilla. Jurnal Majority, 8. , 273Ae282. 39 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober, 2024, pp. https://gizikia. id/assets/file/pedoman/juknis-pmt-lokal. https://kesmas. id/assets/uploads/contents/others/20230516_Juknis_Tatalaksana_G izi_V18. https://hellosehat. com/parenting/anak-1-sampai-5-tahun/gizi-balita/pmt-posyandu/ https://w. id/artikel/1-tahun/nutrisi-makanan/pemberian-makanantambahan https://w. com/parenting/20230104092617-59-293827/7-contoh-menu-pmtposyandu-balita-mudah-dibuat-dan-enak 40 | ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin.