JPO: Jurnal Prestasi Olahraga Volume 5 Nomer 8 Tahun 2022 ISSN: 2338-7971 PENGARUH METODE LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN PASSING MENDATAR PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL Fikrus Zaman Al Fatoni. David Agus Prianto S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Fakultas Ilmu Olahraga. Universitas Negeri Surabaya E-mail: fikrus. 18100@mhs. Dikirim: 18-november-2022. Direview: 14-juli-2022. Diterima: 12 Desember 2022. Diterbitkan: 19 Desember 2022 Abstrak Futsal merupakan olahraga yang membutuhkan taktik, teknik, dan fisik. Futsal sangat membutuhkan teknik dasar passing yang baik, sehingga para pemain futsal dituntut untuk menguasai teknik dasar passing. Dalam melakukan passing, pemain diharapkan memiliki ketepatan atau akurasi saat melakukan passing. Maka dari itu, peneliti melakukan penerapan metode latihan small sided games terhadap siswa ekstrakurikuler futsal. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan ketepatan siswa dalam melakukan passing. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi. Desain pada penelitian ini yaitu pretest, treatment dan postest. Pretest dilaksanakan diawal untuk mendapatkan hasil sebelum diterapkan treatment. Pretest dilakukan dengan menguji siswa melakukan passing mendatar. Selanjutnya, diberikan treatment model small sided games yang diberikan dalam 16 kali pertemuan. Setelah itu diberikan postest untuk mengetahui hasil akhir setelah diberikan Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t diolah menggunakan program paket komplit statistik dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian bahwa nilai yang diperoleh menunjukkan nilai dengan signifikan 0,000 pada uji t. Sedangkan uji normalitas menunjukkan hasil normal dan uji homogenitas dengan signifikan 0,0517 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian metode latihan small sided games berpengaruh dalam peningkatan ketepatan passing mendatar siswa ektrakurikuler futsal. Kata Kunci: futsal, small sided games, ketepatan, passing. Abstract Futsal is a sport that requires tactics, technique, and physicality. Futsal really needs good basic passing techniques, so futsal players are required to master the basic passing techniques. In passing, players are expected to have accuracy or accuracy when passing. Therefore, researchers applied the small sided games training method to futsal extracurricular students. The purpose of this study is to improve students' accuracy in passing. The subjects in this study were futsal extracurricular students of SMPN 2 Sukodadi. The design in this study is pretest, treatment and postest. Pretests are carried out at the beginning to get results before treatment is applied. Pretest is done by testing students doing horizontal passing. Furthermore, a small sided games model treatment was given in 16 meetings. After that, a postest is given to find out the final result after being given the treatment. Data analysis was carried out with normality tests, homogeneity tests, and t-tests processed using complete package program statistics with a significant level of 0. The results of the study that the value obtained showed a value with a significant 0. 000 on the t test. While the normality test showed normal results and the homogeneity test with a significant 0. 0517 > 0. So it can be concluded that research on small sided games training methods has an effect on increasing the accuracy of active and passive passing. Keywords: futsal, small sided games, accuracy, passing. PENDAHULUAN Futsal merupakan suatu permainan olahraga yang menjadi salah satu permainan favorit dikalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa. Futsal digemari karena permainan ini sangat seru, menyenangkan, dan Futsal mudah dimainkan oleh berbagai kalangan, hanya dengan membutuhkan media bola sepak saja semua kalangan bisa memainkannya. Futsal berbeda dengan permainan sepak bola, diantaranya dengan ukuran lapangan dan gawang yang lebih kecil dan pemain yang lebih sedikit, bola yang digunakan, bahkan peraturan dalam permainannya. Agung Setyadi . Justinus Lhaksana, . 1 : . menjelaskan bahwa futsal mempunyai beberapa macam teknik dasar yaitu, shooting, chipping, heading, dribbling. Passing merupakan bagian teknik menendang yang sangat diutamakan disetiap pemain. Permainan futsal dimainkan dilapangan yang lebih kecil daripada lapangan sepak bola dan lapangan futsal dimainkan dilapangan indoor walaupun ada juga yang dimainkan dilapangan outdoor, dengan ukuran lapangan yang lebih kecil maka para pemain futsal harus mempunyai teknik dasar pasing yang baik dan memiliki akurasi pasing yang keras dan akurat. Passing dipermainan futsal mempunyai tujuan yaitu mengumpan bola kepada teman setim supaya pemain dapat mencari ruang, sehingga pemain bisa menciptakan gol ke gawang lawan dan bisa memepertahankan daerah pertahanan supaya tidak bisa di bobol oleh lawan. Teknik dasar passing dibedakan menjadi 3 bagian: passing menggunakan kaki bagian luar, passing menggunakan kaki bagian dalam, dan passing menggunakan punggung kaki. Dalam permainan futsal teknik dasar passing sangat diperlukan untuk membuat permainan semakin bagus, di saat pemain melakukan passing harus ada ketepatan atau akurasi. Ketepatan merupakan suatu kejituan, ketelitian, untuk mengarahkan ke suatu arah yang sudah ditentukan atau mengarah langsung Passing adalah suatu teknik utama dalam permainan futsal dan sangat diperlukan oleh setiap Ukuran lapangan yang kecil dan rata para pemain sangan membutuhkan teknik passing yang akurat dan keras, dikarenakan bola meluncur setara dengan tumit pemain. Untuk mendapatkan passing yang bagus maka diperlukan suatu metode latihan yang bagus dan efektif , agar kemampuan passing para pemain bisa tepat dan akurat. Ketepatan passing permainan futsal dirasa sangat penting, oleh karenanya hal ini diperlukan upaya guna meningkatkan ekstrakurikuler. Muhammad Iqbal . Permainan tidak berjalan dengan baik jika pemain tidak mampu melakukan passing dengan baik Hal ini dikarenakan kurangnya keterampilan dasar passing dan kerjasama antar pemain. Untuk mendapatkan passing yang baik maka diperlukan suatu metode latihan yang tepat dan efektif, agar kemampuan passing para pemain bisa akurat. Kifly Siallagan . Sedangkan dalam passing . Latihan passing mengembangkan teknik dasar passing dari segi pandangan, arah tujuan pada saat passing, posisi badan ke arah tujuan passing yang dilakukan baik cara diagonal maupun vertikal, dengan penempatan kaki tumpu supaya dapat melatih perkenaan kaki atau impact dengan bola, ayunan kaki pada sat melakukan passing, dan gerakan selanjutunya setelah melakukan passing. Kifly Siallagan . Berdasarkan hasil observasi yang diperoleh pada siswa eksrakurikuler futsal di SMPN 2 Sukodadi yaitu menunjukkan bahwa siswa ekstrakurikuler futsal kurang memiliki keterampilan dalam melakukan teknik dasar passing. Dari hasil observasi langsung di lapangan menunjukkan bahwa para siswa masih banyak mengalami kesalahan saat melakukan passing diantaranya yaitu siswa saat melakukan passing tetapi posisi badannya tidak mengarah ke teman yang dituju, sehingga mengakibatkan bola melenceng, bola terlalu jauh dari jangkauan pemain, kurangnya interaksi antar pemain saat passing, sehingga akan merugikan tim pada saat pertandingan atau turnament. Lalu untuk penempatan tumpuan kaki pemain saat passing yang kurang tepat, saat mengayun kaki tidak sepenuhnya dimulai dari belakang mengakibatkan kurang power pada saat menendang atau melakukan passing. Selain itu kurangnya para pemain untuk melakukan latihan dan juga kurangnya peran pelatih dalam memberikan metode latihan passing pada pemain. Peniliti juga melakukan wawancara terhadap pelatih ekstrakurikuler futsal dan siswa menyatakan bahwa siswa memang kesulitan saat melakukan passing sehingga umpan yang diberikan sering kali meleset dan kurang tepat sehingga bola mudah direbut oleh lawan, dan juga pelatih belum pernah memberikan model latihan guna meningkatkan keterampilan siswa dalam melakukan teknik dasar passing. Maka dari itu sangat penting mempelajari dan menguasai teknik dasar passing serta melakukan latihan untuk menunjang ketrampilan passing. Apabila pemain sudah menguasai ketrampilan teknik dasar passing, maka pada mengoper bola akan tepat sasaran dan bola akan sulit dikuasai oleh lawan. Terdapat baerbagai cara untuk meningkatkan kemampuan passing, salah satunya yaitu dengan melakukan metode latihan small sided games. Latihan small sided games adalah jenis latihan permainan sepak bola yang diubah atau dimodifikasi dengan pembatasan ukuran lapangan, pemain, dan durasi pernainan. Permainan small sided games dapat menumbuhkan pengertian taktis dan dapat melatiih kemampuan teknis pemain. Scheunemann . 2: . Festiawan . menjelaskan Latihan small sided games adalah metode latihan yang memberikan permainan yang sama dengan pertandingan sesungguhnya supaya para pemain dapat meningkatan aspek taktik, teknik, dan fisik. Sebuah literatur membuktikan bahwasanya dengan memberikan metode latihan small sided games dengan melalui pendekatan strategi dan taktik mampu memberikan peningkatan pada teknik dasar passing dalam permainan futsal. Peneliti dari Saputra dan muzafir . menunjukkan bahwasanya dengan diberikannya metode latihan small sided games dapat mempengaruhi akurasi passing pemain. Sehingga latihan small sided games bisa diterapkan kepada para siswa ekstrakurikuler futsal. Hal yang membuat para pemain kurang menguasai teknik dasar passing dikarenakan latihan yang tidak efektif dan tidak menerapapkan beberapa model latihan yang dapat meningkatkan teknik dasar passing. Latihan yang tidak efektif dapat menghambat ketrampilan teknik dasar pemain dan juga bisa menghambat peningkatan prestasi pada pemain. Beberapa keuntungan dari metode latihan small sided games diantaranya adalah dapat melatih untuk meningkatkan keterampilan passing . , waktu untuk bermain lebih panjang, lebih banyak melakukan sentuhan ke bola, bertahan dan menyerang dilakukan lebih banyak, kesempatan mengambil keputusan lebih banyak, mampu meningkatkan kondisi fisik siswa, dan dapat lebih melibatkan banyak pemain (West Contra Costa Youth Soccer League, 2003 . Fandi Ilmawan . menyatakan bahwa pemberian latihan metode small sided games dirasa sangat mampu melatih keterampilan siswa dalam melakukan teknik dasar passing , siswa dengan mudah diawasi oleh pelatih, dengan teknik pelatihannya yaitu pemain yang dibatasi dan ukuran lapangan yang Ukuran lapangan didesain dengan ukuran yang ditentukan serta jumlah pemain yang ditentukan pula sesuai dengan ukuran lapangan tersebut. Sehingga dengan ini, pelatih mudah mengobservasi, mengawasi, dan mengontrol pemain saat melakukan kesalahan dalam latihan ini. Berdasarkan uraian di atas maka perlunya latihan yang dapat menunjang kemampuan passing Sehingga peneliti memberikan metode latihan small sided games yang dapat meningkatan ketepatan passing pada siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi pada saat melakukan passing dalam permainan futsal. Latihan dengan metode small sided games diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi METODE PENELITIAN Bagian Metode penilitian merupakan cara peniliti untuk mendapatkan data peneitian. Pada penilitan ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif eksperimen. Suharsimi Arikunto . 3 :. Penilitian eksprimen merupakan metode untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu kepada yang lain didalam kondisi yang terkendalikan (Sugiyono 2015: . Desain penelitian pada penelitian eksperimen ini yaitu adalah One-Group Pretest-Posttest Design, tahap awal dilakukannya pretest, setelah dilakukannya pretest maka dilakukan treatment small sided games selanjutnya diberikan tes akhir posttest untuk mengetahui peningkatan hasil diberikannya treatment. (Sugiyono: 2013: . Populasi pada penelitian ini yaitu siswa ektrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi. Untuk sampel penelitian ini berjumlah 12 siswa. Sampel merupakan sebagian atau wakil yang diselidiki. Suharsimi Arikunto . Teknik pengambilan sampel atau sampling adalah dengan menggunakan metode purposive sampling. Menurut Endang Mulyaningsih . menjelaskan bahwa metode purposive sampling merupakan pemiihan sample dengan mendata seluruh populasi, kemudian memilih sesuai dengan pengethauan yang ingin digunakan pada saat Teknik pengumpulan data adalah langkah yang paling awal dalam penelitian (Sugiyono 2015: . diperoleh dari hasil pretest dan posttest. Pretest merupakan tes yang dilakukan untuk memperoleh data sebelum diberikannya treatment. Pretest passing dilakukan dengan tata cara sebagai berikut : Pemain melakukan tendangan passing dengan menendang ke arah gawang Tendangan dianggap sah, jika bola masuk ke gawang dan melewati garis batas sehingga memperoleh poin 1. Tiap pemain memiliki kesempatan 10 kali Lapangan tes mengoper bola rendah. Subagyo Irianto . dalam Ahmad Badawi, dkk . Dengan validitas 0,710 dan reliabilitas 0,703. Setelah memperoleh hasil pretest tiap pemain, maka dilanjutkan dengan memberikan treatment Small Sided Games. Treatmen ini dilakukan sebanyak 16 kali Berdasarkan pendapat para ahli olahraga bahwasanya pemain futsal yang melakukan latihan selama 6-10 minggu akan mengalami peningkatan dalam aspek taktik, teknik, dan fisik lebih baik dibandingkan dengan pemain yang berlatih 1-2 minggu (James Tangkudung . 2: . Untuk mengetahui hasil akhir setelah diberikannya treatment, maka dilakukan tes yaitu Teknik Posttest dilakukan sama dengan pretest sebelumnya. Setelah dilakukannya eksperimen dan memperoleh data, maka langkah selanjutnya yaitu menganaisis data yang diperoleh tersebut Sugiyono . 5: . Data dianalisis dengan uji t, yang sebelumnya data dianalisis terlebih dahulu dengan uji hipotesis dan uji homogenitas dengan menggunakan program paket komplit statistik. Berikut adalah analisis yang akan dilakukan yaitu : Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dengan taraf signifikan 0,05 . Uji homogenitas dengan taraf signifikan 0,05. Uji Hipotesis dengan Uji T (Independent T-tet. dengan taraf signifikan 0,05. HASIL Pada Penelitian yang dilakukan yaitu guna mengetahui pengaruh latihan small sided games terhadap ketepatan passing mendatar pada siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi. Dikarenakan para siswa masih kurangnya menguasai teknik dasar Small sided games adalah suatu bentuk latihan yang memiliki perkembangan, menciptakan kondisi permainan agar para pemain dapat menguasai aspek teknik, taktik, fisik sekaligus. Penerapan latihan small sided games adalah suatu proses latihan ketrampilan yang memberikan pelatihan, penguasaan yang lebih efektif. Dikatakan lebih efektif dikarenakan menggunakan latihan kotakkotak yang mempunyai ukuran lebih kecil, dapat dilakukan oleh beberapa pemain serta dapat dikontrol oleh pelatih. Untuk mengetahui kemampuan awal sebelum diberikannya treatment kepada siswa maka dilakukan Treatment diberikan sebanyak 16 kali dengan metode latihan small sided games. Latihan small sided games adalah metode latihan yang mengalami perkembangan, dengan menerapakan situasi permainan supaya para pemain dapat menguasai aspek teknik , taktik, dan fisik. Metode latihan small sided games menyajikan permainan secara langsung dapat melatih aspek taktik, teknik dan fisik di dalam permainan, supaya para pemain dapat menghadapi situasi permainan yang sesungguhnya. Fendi Ilmawan . Small sided games merupakan model latihan pembelajaran dimana siswa harus dituntut untuk menghadapai situasi yang sama dengan permainan yang sesungguhnya, dan para siswa diharapkan bisa meningkatkan ketepatan dalam teknik dasar passing. Small sided games menggunakan lapangan yang lebih kecil dari lapangan yang sebenarnya dengan metode yang dibuat dengan berbagai variasi, dapat mengurangi pemain yang terdapat di lapangan . Setelah 16 kali pertemuan pemberian treatment, akan diberikan posttest untuk mengetahui hasil akhir tes passing. Pemberian treatment dilakukan pada tanggal 28 maret sampai 14 Mei 2022. Setiap pertemuan yang terlaksana pada pukul 15. 30 hingga 16. 30 WIB. Setelah itu diukur kemampuan akhir siswa setelah diberikan treatment dengan dilakukan posttest untuk mengetahui hasil ketepatan passing mendatar. Uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t adalah uji prasyarat yang digunakan pada penelitian ini dengan dianalisis menggunakan program paket komplit statistik pada taraf sig. 0,05. Uji Normalitas uji normalitas dengan menggunakan uji Kolmogrov Smirnov. Data yang diuji pada uji normalitas adalah data yang diperoleh dan passing Data dikategorikan normal jika nilai sig. normalitas > 0,05. Berikut hasil perhitungan uji normalitas : Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Hasil Passing Passing KolmogorovSmirnova Pretest Posttets Sig. Keterangan NORMAL NORMAL Berdasarkan hasil dari perhitungan uji normalitas yang terjadi pada Tabel 1 menunjukkan bahwa nilai Sig. Normalitas > 0,05 yaitu pretest 0. 059 > 0,05 dan 195 > 0,05, sehingga dikatakan data berdistribusi NORMAL. Uji Homogenitas Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian treatment yang telah dilakukan dan diberikan kepada variabel. Sampel pada penilitian ini adalah 12 siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi. Data dikatakan homogen jika nilai signifikansi > 0,05. Data perhitungan uji homogenitas yang diperoleh dapat disajikan dalam bentuk tabel Tabel 4 Hasil Uji Homogenitas Tes Jumlah (N) Pretest Posttest Sig. Keterangan 0,0517 Homogen Hasil yang diperoleh pada tabel di atas, pada data homogenitas diperoleh nilai signifikan 0,0517 > 0,05 yang berarti dinyatakan homogen. Sehingga dari hasil uji Homogenitas, maka dinyatakan bahwapemberian treatment small sided games dapat meningkatkan ketepatan passing pemain futsal. Hal ini dikarenakan pemberian treatment mengikuti prosedur latihan yang Hasil dari penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwasanya apabila diberikan treatment yang dilakukan secara berulang dan sesuai prosedur latihan yang benar dapat meningkatkan keterampilan pemain futsal (Festiawan, 2. Uji T Uji T dilakikan guna menguji hipotesis penelitian tentang pengaruh dari masing-masing variabel. Jika nilai signifikan uji t < 0,05 maka dikatakan H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen. Data hasil perhitungan Uji T menggunakan program paket komplit statistik adalah sebagai berikut : Tabel 5 Hasil Uji Independent T-test Tes Sig. Keterangan Hasil Passing 0,000 Signifikan Dari data tabel di atas, ditunjukkan bahwa nilai signifikan 0,000 sehingga jika dibandingkan 0,000 < 0,05 artinya data dikategorikan signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan Small sided Games terhadap ketepatan passing siswa ekstrakuriler futsal SMPN 2 Sukodadi PEMBAHASAN Dari hasil penelitian menjelaskan bahwa metode latihan small sided games mampu meningkatkan ketepatan siswa dalam melakukan passing dikarenakan pada latihan ini memiliki ukuran lapangan yang lebih kecil dan jumlah sentuhan pada bola yang dibatasi. metode latihan small sided games diantaranya adalah dapat melatih untuk meningkatkan keterampilan passing . , waktu untuk bermain lebih panjang, lebih banyak melakukan sentuhan ke bola, bertahan dan menyerang dilakukan lebih banyak, kesempatan mengambil keputusan lebih banyak, mampu meningkatkan kondisi fisik siswa, dan dapat lebih melibatkan banyak pemain (West Contra Costa Youth Soccer League, 2003 . Berdasarkan pendapat para ahli olahraga bahwasanya pemain futsal yang melakukan latihan selama 6-10 minggu akan mengalami peningkatan dalam aspek taktik, teknik, dan fisik lebih baik daripada pemain yang hanya berlatih 12 minggu saja. (James Tangkudung . 2: . Data yang diperoleh kemudian diuji menggunakan program paket komplit statistik. Yang pertama data diuji normalitasnya menggunakan uji Kolmogrov Smirnov dan menunjukkan data yang diuji dikatakan normal karena karena nilai sig. normalitas > 0,05. Sedangkan selanjutnya diuji homogenitas guna mengetahui ada tidaknya pengaruh treatment terhadap peningkatan keterampilan passing. Dan diperoleh dari hasil perhitungan yaitu data dikatakan homogen, sehingga adanya pengaruh diterapkannya treatment small sided games terhadap kemampuan passing siswa ekstrakurikuler SMPN 2 Sukodadi. Berdasarkan hasil uji t juga menunjukkan signifikan 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan, pemberian treatment latihan small sided games dapat meningkatkan ketepatan passing siswa. Penelitian menunjukkan adanya kenaikan secara signifikan pada ketepatan passing siswa. Siswa mengalami peningkatan ketepatan passing dikarenakan siswa sangat aktif mengikuti latihan dengan teratur, siswa memiliki kekuatan kaki dalam melakukan passing, selain itu mereka memiliki semangat yang Saputra dan muzafir . menunjukkan bahwasanya dengan diberikannya metode latihan small sided games dapat mempengaruhi akurasi passing Sehingga latihan small sided games bisa diterapkan kepada para siswa ekstrakurikuler futsal. Kendala yang dihadapi salama melakukan latihan yaitu tempat latihan yang kurang mendukung dilakukannya latihan, selain itu pemilihan waktu latihan sangat sulit dikarenakan waktu kegiatan latihan bentrok dengan kegiatan siswa di luar jam sekolah. Dengan berberapa kendala tersebut, peneliti melakukan diskusi dengan siswa untuk menentukan jadwal latihan yang efektif yaitu seminggu 3 kali latihan tepatnya pada hari selasa, kamis, dan minggu pukul 15. Waktu yang telah ditentukan dapat berubah menyesuaikan keadaan yang ada di lapangan SIMPULAN DAN REKOMENDASI Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwasanya setelah diberiknnya metode latihan small sided games memberikan pengaruh yang baik terhadap ketepatan passing siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 2 Sukodadi. Peningkatan hasil ketepatan passing dapat dilihat dari data analisis program paket komplit statistik menunjukkan hasil uji normalitas dikatakan normal karena nilai signifikan > 0,05. Sedangkan hasil uji homogenitas memperoleh nilai signifikan 0,517 > 0,05 berarti data dinyatakan homogen. Berdasarkan hasil uji t juga menunjukkan signifikan 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan, pemberian treatment metode latihan small sided games bahwa siswa mengalami peningkatan pada teknik dasar passing. Terdapat beberapa saran pada penelitian ini yang perlu disampaikan yaitu : Bagi pelatih maupun guru, diharapkan dalam menerapkan metode small sided games dilakukan dengan sebaik mungkin sesuai kebutuhan siswa guna meningkatkan ketepatan passing. Bagi siswa, diharapkan mampu melakukan metode latihan small sided games ini dengan konsisten dan bersungguh-sungguh supaya teknik dasar pasingnya tetap terjaga. Bagi peneliti lainnya, diharapkan agar bisa menambah atau memberikan inovasi metode lainnya guna meningkatkan ketepatan passing. UCAPAN TERIMAKASIH Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu Dosen yang telah membimbing saya Sampai sejauh ini dan pada akhirnya saya dapat menyelesaikan artikel ilmiah ini. Serta saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada teman-teman yang sudah memberikan dukungan serta semangat untuk dapat menyelesaikan artikel ilimiaah ini. Dan tak lupa kepada Bapak Ibu admin jurusan yang sudah mau membantu untuk masalah administrasi. REFERENSI