KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 100-106 https://bestjournal. id/index. php/kovalen Identifikasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Tanaman Cleome viscosa L [Identification and Antioxidants Activity Tests of Secondary Metabolite Compounds of Clome viscosa L. Plant Extract. Imran1. Laily Nurliana1. Muh Natsir1. Nohong1. Laode Abd Kadir1. La Rudi2. Ruslan3. Thamrin Azis1A . Department of Chemistry. Faculty of Mathematics and Natural Sciences. Halu Oleo Universitasity. Kendari 93232,Southeast Sulawesi. Indonesia . Department of Chemistry. Faculty of Teacher Training and Education. Halu Oleo Universitasity. Kendari 93232,Southeast Sulawesi. Indonesia . Department of Chemistry. Faculty of Mathematics and Natural Sciences. Tadulako,Palu. Indonesia Abstract. Cleome viscosa L. has been used empirically by people on the island to treat diseases that have clinical symptoms such as malaria . ever, sweating, chills and muscle ache. The purpose of this study was to determine the class of secondary metabolites and antioxidant activity. The extraction was carried out using the maceration method, while the fractionation was carried out using the separating funnel. The secondary metabolites found in the Cleome viscosa L. plant extract are alkaloids, flavonoids, steroids, terpenoids, tannins, and saponins. Antioxidant test conducted by DPPH method showed that the positive control of ascorbic acid and methanol extract obtained IC50 values of 3. 86 ppm and 37. 4 ppm, respectively. Keywords: Cleome viscosa L. , secondary metabolites, antioxidants Abstrak. Tanaman Cleome viscosa L. telah digunakan secara empiris oleh masyarakat untuk mengobati penyakit yang memiliki gejala klinis seperti malaria . emam, berkeringat, menggigil dan nyeri oto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan. Ekstraksi dilakukan mengunakan metode maserasi, sedangkan fraksinasinya menggunakan corong pisah. Golongan metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak Tanaman Cleome viscosa L. yaitu alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, tannin dan saponin. Uji antioksidan dilakukan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa kontrol positif vitamin C dan ekstrak metanol diperoleh masing-masing nilai IC50 berturut-turut sebesar 3,86 ppm dan 37,4 ppm. Kata Kunci: Cleome viscosa L. , metabolit sekunder, antioksidan Diterima: 27 Maret 2023. Disetujui: 13 April 2023 Sitasi: Imran. Nurliana. Natsir. Nohong. Kadir. Rudi. Ruslan. Azis. Identifikasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Tanaman Cleome viscosa L. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. : 100-106. LATAR BELAKANG manusia dan masyarakat saat ini memilih obat Indonesia merupakan negara kaya jenis tradisional karena sebagai bentuk gaya hidup tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai back to nature (Salim, dkk 2016. Tampubolon bahan baku obat tradisional. Tanaman obat tradisional, seperti murah, aman dan berkhasiat. Beberapa Salah satu tumbuhan berkhasiat obat dikenal A Corresponding author masyarakat adalah tumbuhan Cleome viscosa L. E-mail: thamrinazis06@gmail. https://doi. org/10. 22487/kovalen. 2477-5398/ A 2023 Imran et al. This is an open-access article under the CC BY-SA license. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 100-106 Imran et al. Tumbuhan (Cleome teknis, etil asetat, asam klorida 5%, asam viscosa L) adalah tumbuhan herbal berpotensi sebagai bahan baku obat memiliki khasiat 0,4%, asam sulfat pekat, pereaksi Dragendroff. FeCl3 1% (Merc. CHCl3 (Merc. dan air 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil malaria, demam, menggigil dan nyeri otot. Kemampuan evaporator, spektrofotrometer UV-Vis Jasco V- penyakit karena kandungan antioksidan yang 360, lampu ultra violet, blender Panasonic, dan timbangan analitik Explorer Ohaus. memperlambat dan mencegah radikal bebas melalui mekanisme penyerahan satu atau lebih (Ahmed et al. ,2012. Abou-Sreea et al. , 2022. Arif et al. , 2. Radikal bebas sering dikaitkan dengan timbulnya berbagai penyakit. Radikal bebas memiliki satu elektron tidak berpasangan Cara Peralatan (DPPH) Prosedur Penelitian Preparasi sampel Sampel Cleome dirajang, dikeringkan dengan cara penjemuran di bawah sinar matahari selama 2-3 minggu dan dihaluskan dengan blender sehingga didapatkan serbuk simplisia kering. Ekstraksi Serbuk simplisia kering tanaman Cleome menggunakan senyawa antioksidan. Tanaman Cleome viscosa L memiliki viscosa L ditimbang 300 gram dan dimaserasi senyawa bioaktif sebagai antioksidan dapat dengan 1000 mL pelarut metanol p. a selama 2 x 24 jam. Filtrat dan residu dipisahkan dengan 1,1-difenil-2- Metode yang dapat digunakan untuk mengekstrak tanaman Cleome viscosa L. menggunakan 1000 mL pelarut metanol p. selama 24 jam, kemudian maserat cair . elum maserasi adalah prosedur dan peralatan yang kenta. dipisahkan menggunakan kertas saring. digunakan sederhana, mudah, dan mencegah Maserat cair dipekatkan sehingga diperoleh kerusakan senyawa yang bersifat termolabil maserat kental. (Pratiwi. Fraksinasi Kelebihan Ribeiro Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu Fraksinasi Maserasi viscosa L sebanyak 50 mL ditambahkan 50 mL tanaman Cleome viscosa L. dari Sulawesi larutan penyari n-heksana p. a dan etil asetat Tenggara menggunakan metode maserasi dan Campuran didiamkan hingga terbentuk dua pengujian aktivitas antioksidannya. Maserat Cleome Sisa fase maserat metanol kembali METODE PENELITIAN ditambahkan 50 mL larutan penyari, kemudian Bahan dan Peralatan Bahan didiamkan hingga terjadi pemisahan. Perlakuan diulangi hingga fase dari larutan penyari Cleome viscosa L. , kertas saring whatman, menjadi jernih. Pelarutan diuapkan dengan Metanol teknis dan metanol p. a, n-heksan rotary vacuum evaporator dan didapatkan KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 100-106 Imran et al. fraksi n-heksana dan etil asetat dari maserat Larutan uji 2 ml dibagi ke dalam tabung Rendemen ditimbang bobot kering dan dicatat reaksi A sebagai blanko dan tabung reaksi B yang direaksikan dengan larutan FeCl3 Cleome Pemeriksaan tanin Cleome viscosa L. Larutan uji sebanyak 2,0 ml diuapkan diatas cawan porselin hingga diperoleh Pemeriksaan steroid dan terpenoid Larutan uji diuapkan sebanyak 2 ml residu, kemudian dilarutkan dengan 5 mL HCl 2,0 N dan dibagi ke dalam tiga tabung Tabung reakssi pertama sebagai blanko, tabung reaksi kedua ditambahkan tiga tetes pereaksi dragendroff dan tabung hingga hitam kehijauan (Cahyani dkk. Pemeriksaan alkaloid ditunjukkan terbentukanya warna biru tua Skrining fitokimia Uji Mayer. Uji ditunjukkan dengan terbentuknya endapan jingga pada tabung kedua dan endapan kuning pada tabung ketiga (Cahyani dkk. dalam cawan penguap. Residu kloroform, kemudian ditambahkan 0,5 mL asam asetat dan 2 mL asam sulfat pekat melalui dinding tabung. Hasil positif adanya terpenoid ditunjukkan dengan terbentuknya cincin kecoklatan atau violet pada batasan larutan, sedangkan cincin biru kehijauan (Cahyani dkk. , 2. Pemeriksaan flavonoid Larutan Uji aktivitas antioksidan Larutan uji dan larutan asam askorbat dibasahkan dengan aseton pekat dan dibuat menjadi konsentrasi 10, 20, 30, 40 dan ditambahkan sedikit serbuk halus asam 50 ppm. Larutan DPPH sebagai blanko, larutan borat dan serbuk halus asam oksalat, asam askorbat dan DPPH, serta larutan uji dan DPPH diinkubasi pada suhu 37oC selama 30 . emanasan Larutan Serapan setiap larutan diukur dengan pemanasan ditambahkan 10 mL eter pekat. Spektrofotometer kemudian dianalisis dengan sinar UV 366 gelombang maksimum 517 nm. Persentase Adanya flavonoid ditunjukkan dengan inhibisi dihitung menggunakan Persamaan 1. IC50 dihitung berdasarkan persamaan regresi (Juwitaningsih et al. , 2. UV-Vis dari kurva hubungan antara konsentrasi larutan Pemeriksaan saponin uji dan persentase inhibisi. Larutan uji dimasukkan 10 ml ke dalam tabung reaksi dan dikocok selama 10 detik. Adanya Serapan Blanko Ae Serapan Sampel Serapan Blanko terbentuk busa setinggi 1 - 10 cm selama 10 Inhibisi (%) = HASIL DAN PEMBAHASAN Tanaman Cleome viscosa L. penambahan HCl 2N sebanyak 1 tetes Lamboeya (Cahyani dkk. , 2. kecamatan Moramo Utara Sulawesi Tenggara. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 100-106 Imran et al. Tanaman ini mengandung zat alkaloid yang Saat proses maserasi berlangsung, dapat menyembuhkan gejala malaria dan pelarut menembus dinding sel berbagai gangguan penyakit dalam tubuh, masuk ke dalam rongga sel yang mengandung seperti diare, demam, peradangan, kanker hati, zat aktif. Larutan yang telah mengikat senyawa bronkitis, dan penyakit kulit. Bagian tanaman aktif di dalam sel akan terdesak keluar, karena Cleome viscosa L yang digunakan terdiri atas adanya perbedaan konsentrasi antara larutan akar, batang, daun, bunga, dan buah. zat aktif di dalam dan di luar sel. Ekstrak Tanaman Cleome Viscosa L. Hasil Skrining Fitokimia Ekstrak kental metanol Cleome viscosa L Pengujian skrining fitokimia bertujuan diperoleh dari hasil maserasi adalah 24,11 metabolit sekunder . ead compound. dalam diperoleh pada penelitian ini adalah 8,03 %. bahan secara kualitatif (Atun, 2014. Alara et al. Ekstrak bahan alam mempunyai gugus polar (- OH) dapat mengekstrak senyawa yang bersifat tanaman Cleome viscosa L. ditunjukkan dalam polar dan semi polar, sedangkan gugus non Tabel 1. Rendemen Hasil polarnya dapat mengekstrak senyawa non Tabel 1. Hasil Skrining Fitokimia Ekstrak Metanol Tanaman Cleome viscosa L Komponen Fitokimia Alkaloid Flavonoid Saponin Terpenoid Tanin Steroid Reaksi yang terjadi Terbentuk endapan jingga (Pereaksi Dragendorf. Terjadi perubahan warna dari tabung Terbentuk busa yang bertahan A 10 menit setinggi 10 cm Terbentuk cincin kecoklatan atau violet Terbentuk warna biru tua atau hitam Terbentuknya cincin biru kehujauan Hasil uji Hasil penapisan fitokimia ekstrak metanol menunjukkan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder, seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, steroid, saponin dan tanin. Sifat metabolit sekunder yang didapatkan cenderung bersifat polar karena terekstrak dalam pelarut Fraksinasi (Partisi Cair-Cai. Fraksinasi dilakukan dengan metode partisi cair-cair menggunakan dua pelarut yang tidak saling bercampur (Gambar . Gambar 1. Proses fraksinasi Hasil fraksinasi yang diperoleh berat fraksi metanol kental adalah 24,11 gram. Nilai KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 100-106 Imran et al. rendemen dari fraksi metanol kental adalah ekstrak metanol dan pembanding vitamin C 8,03 %. Pada Tabel 2 ditampilkan hasil yang diukur dengan spektrofotometer UV-Vis fraksinasi . artisi cair-cai. berupa fraksi n- pada panjang gelombang 517 nm. Metode uji heksan dan fraksi etil asetat. DPPH berdasarkan Tabel 2. Rendemen fraksi n-heksana dan etil Jenis Fraksi penurunan absorbansi akibat perubahan warna dan DPPH yang bereaksi dengan atom hidrogen membentuk Rendemen (% b/. DPPH- hidrazin yang lebih stabil. Senyawa n-heksana 44,379 DPPH yang bereaksi dengan antioksidan akan Etil asetat 48,112 mengalami perubahan warna dari ungu ke Hasil ekstraksi terhadap ekstrak tanaman Cleome viscosa L paling banyak adalah ekstrak etil asetat 44,379% b/v dan etil asetat 48,112% b/v. Hal ini terjadi karena komponen senyawa yang terdapat dalam ekstrak metanol Cleome viscosa L. lebih tertarik ke dalam pelarut polar dan non polar. Larutan DPPH dicampur dengan metanol dan larutan kontrol berfungsi untuk mengetahui serapan dari radikal DPPH sebelum direduksi oleh sampel. Selisih antara serapan sampel dan kontrol merupakan sisa radikal DPPH yang UV-Vis. Besarnya selisih tersebut akan menunjukkan Aktivitas Antioksidan tingginya aktivitas antioksidan sampel. Hasil Uji aktivitas antioksidan tanaman Cleome viscosa L menggunakan metode DPPH untuk pengujian aktivitas antioksidan ditunjukkan pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil uji aktivitas antioksidan asam askorbat dan ekstrak metanol Ekstrak Metanol tanaman Cleome viscosa L Asam Askorbat Absorbansi Rata-Rata Inhibisi (%) 0,115 Konsentrasi Absorbansi Rata-Rata Inhibisi (%) 59,93 0,270 13,189 0,113 59,64 0,226 27,277 0,051 81,79 0,177 43,005 0,031 88,93 0,147 25,504 0,011 96,07 0,103 66,610 Blanko 0,28 Blanko 0,311 Inhibisi (%) IC50 . 3,86 y = 1. 035x 46 RA = 0. Konsentrasi . Inhibisi (%) Konsentrasi . IC50 . y = 1. RA = 0. Konsentrasi . Gambar 2. Hubungan konsentrasi asam askorbat . dan metanol . terhadap persentase inhibisi KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 100-106 Imran et al. Aktivitas antioksidan memiliki hubungan KESIMPULAN dengan uji fitokimia. Ekstrak metanol tanaman Cleome viscosa Hasil uji fitokimia ekstrak metanol tanaman mengandung senyawa Cleome viscosa L. menunjukkan adanya flavonoid, saponin, tanin, alkaloid. Flavonoid senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, saponin, terpenoid, steroid, alkaloid dan tanin. polifenol memiliki gugus hidroksil dan dapat Ekstrak methanol tanaman Cleome viscosa L tergolong antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 37,4 ppm. netralisasi radikal bebas atau penghentian reaksi berantai (Yuhernita & Juniarti, 2. Hubungan konsentrasi larutan standar dan persen inhibisi ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar Konsentrasi Tingginya konsentrasi dari asam askorbat dan ekstrak metanol diikuti oleh banyaknya atom hidrogen dari gugus hidroksil diberikan pada radikal DPPH sehingga terbentuk DPPH-H. DAFTAR PUSTAKA