JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume 04. Nomor 02. Maret 2026. Page 01-10 ISSN: 2963-9026 (Onlin. , https://jurnal. id/index. php/session DOI: 10. 57203/session. Analisis Pengaruh Kualitas Website Satupersen. Terhadap Pengalaman Pengguna (UX) Menggunakan Metode Webqual 4. Analysis of The Influence of Satupersen. net Website Quality on Users Experience (UX) Using The Webqual 4. 0 Method Muhammad Hafiz Andriansyah1. Muhammad Muharrom2 Teknologi Informasi. Universitas Bina Sarana Informatika. Jakarta. Indonesia1,2,3 Email: cahyagemilang84@gmail. com1, muhammad. muu@bsi. Abstract - The rapid development of digital technology has driven an increasing demand for website quality as a medium for providing information and online services. Satu Persen, as an educational and psychological service platform, is required to deliver an optimal user experience. This study aims to evaluate the quality of the Satupersen. net website using the Webqual 4. framework, which consists of three dimensions: usability, information quality, and service interaction quality. A quantitative research approach was applied, with data collected through online questionnaires distributed to 100 respondents who had accessed the Satu Persen website. The research model, tested using both T-test and F-test, was able to explain 58. 3% of the variance, indicating that the three WebQual dimensions, either partially or simultaneously, have a significant influence. The average user satisfaction with Satu Persen website reached 3. 95 across 4 variables. The overall results show that usability and service interaction quality significantly affect user experience, while information quality provides only a slight influence. These findings emphasize that ease of use and the quality of service interaction are the main factors shaping user satisfaction with Satu Persen. Keywords: Website Quality. Webqual 4. Satupersen,net. User Experience Abstrak - Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong meningkatnya terhadap kualitas website sebagai sarana penyedia informasi dan layanan daring. Satu Persen sebagai platform edukasi dan layanan psikologi, dituntut untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas website satupersen. net dengan menggunakan Webqual 4. 0 yang terdiri dari 3 variabel independen, yaitu usability, information quality, service interaction quality, serta 1 variabel dependen yaitu user satisfication. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring yang dibagikan kepada 100 responden yang pernah mengakses website Satu Persen. Model penelitian yang telah diuji T dan uji F mampu menjelaskan 58,3%, menunjukkan bahwa ketiga dimensi Webqual, baik secara parsial maupun simultan terbukti memiliki pengaruh yang signifikan. Lalu rata-rata kepuasan pengguna terhadap website Satu Persen mencapai 3. 95 dari 4 variabel. Hasil keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa usability dan service interaction quality berpengaruh signifikan terhadap pengalaman pengguna, sedangkan information quality sedikit memberikan pengaruh. Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan pengguna serta kualitas interaksi layanan merupakan faktor utama yang membentuk kepuasan pengguna Satu Persen. Kata Kunci: Kualitas Website. Webqual 4. Satupersen. Pengalaman Pengguna PENDAHULUAN Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang kesehatan mental. Kini, layanan psikologi tidak lagi hanya tersedia secara tatap muka, melainkan juga dapat diakses secara daring melalui platform berbasis website. Transformasi ini memungkinkan lebih banyak orang, terutama yang memiliki keterbatasan waktu atau akses geografis, untuk memperoleh bantuan psikologis dengan cara yang lebih fleksibel dan praktis. Journal Homepage: https://jurnal. id/index. php/session Dalam konteks layanan psikologi berbasis digital, kualitas website memiliki peranan penting dalam membentuk pengalaman pengguna (User Experienc. Selain menyajikan informasi secara akurat, website yang baik harus dirancang secara user-friendly, mudah dinavigasi, serta mendukung interaksi layanan yang lancar dan responsif . Satupersen. net, sebuah platform digital yang dikelola oleh Satu Persen - Indonesian Life School, merupakan salah satu penyedia layanan pengembangan pribadi dan kesejahteraan mental. Platform ini hadir dengan Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Submitted: 23/09/2025. Accepted: 01/10/2025. Published: 31/03/2026 JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX misi meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi generasi muda, melalui beragam layanan seperti webinar, mentoring, konseling, hingga kelas online. II. METODE PENELITIAN Gambar 1. Tampilan Depan Website Salah satu kerangka yang banyak digunakan untuk mengevaluasi aspek ini adalah model Webqual 4. 0, yang mencakup tiga variabel independen, yaitu. penggunaan, kualitas informasi yang disajikan, serta kualitas interaksi dengan layanan, serta satu variabel dependen yaitu kepuasan pengguna. Keempat aspek ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pengalaman digital yang efektif, nyaman, dan memuaskan bagi pengguna. Hingga saat ini, belum terdapat studi yang secara khusus mengkaji kualitas website Satupersen. berdasarkan persepsi langsung dari para penggunanya. Kesenjangan dalam literatur ini menjadi penting untuk diisi, agar dapat dipahami seberapa efektif situs tersebut dalam mendukung pengalaman pengguna secara menyeluruh dan Evaluasi berbasis persepsi pengguna akan memberikan wawasan berharga guna meningkatkan kualitas layanan digital yang lebih responsif dan berfokus pada kebutuhan pengguna. Penelitian ini menggunakan metode Webqual 4. sebagai instrumen untuk mengukur kualitas pengalaman pengguna di Satupersen. Dalam pengolahan data, diterapkan berbagai analisis statistik, termasuk uji validitas dan reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, hingga regresi linier berganda. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran yang akurat dan mendalam mengenai sejauh mana masing-masing dimensi dalam model Webqual seperti kemudahan penggunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi layanan, berkontribusi terhadap keseluruhan pengalaman pengguna pada platform tersebut. Penelitian ini berfokus pada evaluasi kualitas situs web berbasis kesehatan mental di Indonesia, dengan menggunakan kerangka Webqual 4. 0 sebagai pendekatan analisis pengalaman pengguna (UX). Hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian akademik mengenai kualitas situs web dalam konteks layanan digital kesehatan mental. Selain itu, temuan penelitian ini juga ditujukan untuk memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola Satupersen. net guna meningkatkan kualitas platform mereka, sehingga layanan yang diberikan lebih efektif, mudah diakses, dan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dalam mendukung pemeliharaan kesehatan mental. Gambar 2. Tahapan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengadopsi model Webqual 4. 0 untuk menganalisis kualitas website Satupersen. net berdasarkan persepsi pengguna . Pemilihan metode kuantitatif bertujuan untuk memperoleh gambaran yang objektif dan terukur, dengan mengandalkan data numerik yang dapat diolah dan dianalisis secara statistik. Pendekatan ini memungkinkan penulis untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel serta memberikan hasil yang dapat digeneralisasi dalam konteks pengalaman pengguna terhadap platform layanan kesehatan mental Dalam penelitian ini, teknik purposive sampling digunakan sebagai metode non-probability sampling untuk memilih responden berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan oleh peneliti. Salah satu kriteria utama adalah responden pernah mengunjungi website Satupersen. Pemilihan responden secara sengaja dengan pertimbangan spesifik ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang diperoleh berasal dari individu yang memiliki pengalaman langsung dalam menggunakan platform tersebut, sehingga hasil penelitian lebih relevan dan mendukung analisis yang akurat terhadap kualitas pengalaman pengguna. Untuk memperoleh hasil yang akurat dan dapat dipercaya, penelitian ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan yang sistematis dan terstruktur. Setiap tahap dirancang dengan tujuan serta aktivitas spesifik yang saling mendukung guna mencapai objektivitas dan kualitas analisis yang tinggi. Untuk memperjelas tahapan penelitian pada Gambar 2, penelitian ini terdiri dari beberapa tahap berikut: Identifikasi Masalah Tahapan pertama adalah mengkaji secara mendalam Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX berbagai permasalahan yang terdapat pada tampilan, struktur konten, serta fungsionalitas website Satupersen. Kemudian hasil identifikasi ini menjadi dasar penyusunan fokus penelitian dan penentuan indikator Webqual 4. 0 yang Studi Literatur Memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai berbagai teori, konsep, teknik, serta aspek-aspek terkait pengalaman pengguna . ser experience/UX) untuk membentuk kerangka berfikir agar penelitian ini tersusun dengan logis dan terarah. Perancangan Penelitian Menyusun kerangka penelitian secara komprehensif yang mencakup pemilihan metode penelitian, identifikasi variabel-variabel kunci, penentuan teknik pengambilan sampel, serta penyusunan instrumen pengumpulan data. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner, lalu teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling untuk memastikan relevansi data. Penyebaran Kuesioner Pertanyaan yang menggambarkan indikator Webqual 4. dibuat menggunakan Google Form dan dibagikan kepada pengguna Satupersen. Tujuannya adalah untuk mendapatkan data yang representatif tentang pengalaman dan persepsi pengguna. Uji Instrumen Uji reliabilitas dan validitas dilakukan untuk menilai konsistensi instrumen. Hal ini memastikan bahwa data yang dikumpulkan tidak hanya akurat tetapi juga dapat Hasil Analisa Tahapan ini merupakan tahap interpretasi data pascapengujian instrumen. Hasilnya akan digunakan sebagai dasar menggunakan rumus dan aturan penilaian instrumen yang Kesimpulan dan Saran Menyusun kesimpulan berdasarkan hasil analisis dan memberikan saran yang objektif kepada pengelola Satupersen. net tentang cara meningkatkan kualitas website UQ2 UQ3 UQ4 UQ5 IQ1 IQ2 IQ3 IQ4 InformationQuality (Kualitas Informas. IQ6 IQ7 IQ8 SIQ1 SIQ2 SIQ3 Service Interaction Quality (Interaksi Layana. Variabel UsabilityQuality (Kegunaa. Kode UQ1 Pertanyaan Website Satupersen. net mudah digunakan dan dioperasikan SIQ4 SIQ5 Instrumen Penelitian Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner yang disusun dengan total 23 butir pertanyaan terdiri dari 3 dimensi Webqual 4. 0, yang akan disebarkan kepada pengguna website Satupersen. net sebagai responden untuk memperoleh data mengenai persepsi serta pengalaman mereka dalam menggunakan website tersebut. Tabel 1. Instrumen penelitian IQ5 SIQ6 SIQ7 SIQ8 User Satisfication (Kepuasan Penggun. US1 US2 Navigasi Satupersen. net untuk menjelajah antar halaman mudah dan jelas Desain visual website Satupersen. net menarik dan nyaman dilihat Website Satupersen. net memiliki waktu loading yang cepat dan dapat diakses tanpa mengalami kendala Website berfungsi dengan baik diberbagai jenis perangkat . omputer, tablet, dan ponse. Informasi yang disajikan di website Satupersen. net akurat Website Satupersen. memberikan informasi yang dapat Website Satupersen. memberikan informasi dalam format yang sesuai Website Satupersen. net menyajikan informasi secara jelas, lengkap, dan mudah dipahami Website Satupersen. menyediakan informasi secara lengkap tentang layanan atau Website secara rutin memperbarui informasi agar tetap up to date Website Satupersen. menyediakan informasi yang Informasi yang disajikan dalam website Satupersen. net sangat Saya merasa aman saat mengakses dan menggunakan layanan di website Satupersen. Website Satupersen. net responsif permintaan pengguna Website Satupersen. net ini mampu meningkatkan minat saya Website Satupersen. net mampu membangun kepercayaan saya sebagai pengguna Saya merasa bahwa website Satupersen. net memudahkan proses Saya merasa nyaman dan puas saat Satupersen. Saya merasa website Satupersen. mampu melindungi informasi pribadi saya dengan baik Website Satupersen. net memiliki reputasi yang baik Website Satupersen. net telah berfungsi sebagaimana mestinya Website Satupersen. net memenuhi harapan saya sebagai pengguna Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX Instrumen penelitian memastikan data yang dikumpulkan dapat digunakan untuk menguji hipotesis dan menjawab rumusan masalah. Penelitian Terkait Bagian ini menyajikan tinjauan komprehensif terhadap berbagai temuan empiris dan konseptual dari penelitian terdahulu yang relavan, khususnya yang berfokus pada evaluasi kualitas website dengan kerangka Webqual 4. 0 pada platform layanan pengguna. Tabel 2. Penelitian terkait Judul Kesimpulan Penelitian Analisis Kualitas kualitas website eWebsite learning dan Indah Purwandani Menggunakan kepuasan pengguna dan Nurfia Oktaviani Metode Webqual 4. sudah baik, sehingga Syamsiah . Studi Kasus: MyBest disarankan agar E-Learning System Universitas UBSI layanan yang ada Kualitas website Telkomsel belum memenuhi ekspetasi Analisis Kualitas pengguna, ditandai Website Telkomsel gap negatif -0,226 Muhammad Abigail Menggunakan Athallah dan K Metode Webqual 4. Kraugusteeliana dan Importance 94,73%. Oleh karena . Performance itu, fitur penting Analysis (IPA) dengan kinerja rendah menjadi prioritas perbaikan Melalui pendekatan SPSS, ketiga variabel yaitu usability. Analisis Pengukuran information quality. Kualitas Website service interaction Mory Syamonis Codashop Terhadap quality dinyatakan . Kepuasan Pengguna Hal ini Menggunakan dikarenakan nilai Metode Webqual 4. ketiga variabel tersebut melampaui Rtabel sebesar 0,1966 Penulis Dengan demikian, hasil analisis dari penelitian sebelumnya berfungsi sebagai pembanding dan pijakan teoritis untuk menginterpretasikan pengaruh dimensi Webqual 4. 0 terhadap kepuasan pengguna website. Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, ada 3 metode utama digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, yang berfokus pada pengalaman pengguna . ser experience/UX). Metode-metode ini bertujuan untuk memberikan tinjauan teori, pengamatan langsung, dan metode pengumpulan data. Observasi Penulis melakukan observasi langsung terhadap struktur, tampilan visual, serta fitur-fitur yang tersedia pada website Satupersen. Observasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran kontekstual tentang pengalaman yang dialami pengguna saat mengunjungi situs web tersebut. Studi Literatur Penulis menelaah berbagai sumber referensi akademik seperti jurnal nasional, buku, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas topik kualitas website dan penerapan metode WebQual 4. Kuesioner Untuk mengumpulkan data mengenai kualitas website Satupersen. net, penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup sebagai instrumen utama. Kuesioner ini dirancang berdasarkan indikator-indikator dari empat variabel dalam model Webqual 4. Kuesioner dirancang menggunakan Google Forms dan disebarkan secara online melalui media sosial serta grup internal di satu kampus untuk menjangkau responden yang Instrumen ini bertujuan mengukur persepsi pengguna terhadap empat variabel dalam model Webqual 0, ada 3 variabel independen yaitu kegunaan, kualitas informasi, kualitas interaksi layanan, dan 1 variabel dependen yaitu kepuasan pengguna. Setiap pernyataan dalam kuesioner menggunakan skala Likert dengan beberapa tingkatan jawaban, memungkinkan responden menyatakan tingkat persetujuan mereka secara proporsional. Keterangan Tabel 3. Skala likert Kriteria Sangat Setuju Skor Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju STS Sumber: (Abadi & Ramanda, 2. Peneliti menerapkan teknik purposive sampling yang merupakan bagian dari metode non-probability sampling, dengan tujuan memilih responden berdasarkan kriteria Sampel penelitian tetap representatif terhadap populasi yang dituju, yakni individu yang memiliki Satupersen. Dengan pendekatan ini, data yang dikumpulkan diharapkan lebih relevan dan mendukung analisis yang fokus pada persepsi pengguna mengenai kualitas website. Selain itu, jumlah sampel yang ideal ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin, dengan pertimbangan tingkat kesalahan atau margin kesalahan, yang ditetapkan pada 10%. Perhitungan ukuran sampel dilakukan dengan rumus berikut: ycu = "#!. % ! Keterangan : = jumlah sampel minimum = jumlah populasi = tingkat kesalahan . argin of erro. Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX Website Satupersen. net mengalami penurunan jumlah kunjungan sebesar 22,14% dibandingkan bulan sebelumnya, dengan total sekitar 304. 700 pengunjung dalam sebulan terakhir, berdasarkan data terbaru dari Similarweb. Maka jumlah minimum sampel yang dibutuhkan adalah: Analisis latar belakang pendidikan dilakukan untuk memahami tingkat pendidikan terakhir responden. Data mengenai jumlah responden pada tiap jenjang pendidikan disajikan pada Tabel 6. Tabel 6. Latar belakang pendidikan Pendidikan SMA/SMK Diploma Sarjana ycu= = 100 Hasil perhitungan menunjukkan menunjukkan bahwa jumlah sampel yang diperlukan untuk memenuhi syarat validitas penelitian adalah setidaknya 100 responden. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Hasil pengumpulan data yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner melalui Google Form menunjukkan bahwa jumlah responden yang berhasil dikumpulkan adalah 100 orang. Jenis Kelamin Untuk memberikan konteks terhadap komposisi responden penelitian, distribusi jenis kelamin dianalisis terlebih dahulu. Data mengenai jumlah serta persentase responden laki-laki dan perempuan tersaji pada Tabel 4. Tabel 4. Jenis kelamin Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Jumlah Persentase Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. Dari total responden penelitian, 57 . %) adalah laki-laki dan 43 . %) adalah perempuan, menunjukkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian adalah laki-laki, dengan perbedaan 20% dibandingkan perempuan Usia Selain jenis kelamin,karakteristik usia responden turut dianalisis untuk memberikan gambaran mengenai rentang umur partisipan yang terlibat dalam penelitian. Informasi mengenai usia responden dapat dilihat pada Tabel 5. Tabel 5. Usia responden Usia <18 18 - 24 25 - 30 Jumlah Persentase Jumlah Persentase Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna Satupersen. net berasal dari kalangan siswa SMA/SMK. Selain itu, terdapat 48 responden yang telah menempuh pendidikan lebih tinggi, yaitu mereka yang memiliki latar belakang diploma maupun sarjana. Frekuensi Kunjungan Website Untuk mengetahui seberapa sering pengguna mengakses website yang diteliti, berikut disajikan data frekuensi kunjungan website berdasarkan hasil kuesioner. Tabel 7. Frekuensi kunjungan website Frekuensi Kunjungan Sekali per Bulan 1 Ae 3 per Bulan 2 Ae 3 per Minggu Jumlah Persentase Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas pengguna hanya mengakses website Satupersen. net sekali sebulan, sementara sebagian kecil pengguna mencatat mengakses website tersebut dua hingga tiga kali seminggu. Uji Validitas Untuk menguji validitas instrumen penelitian, digunakan analisis korelasi Product Moment. Dalam proses ini, nilai r hitung dibandingkan terhadap nilai r tabel pada tingkat signifikansi tertentu. Suatu instrumen dinyatakan valid apabila nilai r hitung-nya lebih besar daripada nilai r tabel. Mencari nilai r tabel dengan cara df = n Ae 2. Dengan tingkat signifikansi = 5% dan n . = 100, dengan derajat kebebasan df = n Ae 2. Jadi untuk mencari nila r tabel yaitu df = . Ae 2 x 0,. = 0,1966. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, diperoleh nilai r tabel sebesar 0,1966. Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. Berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner, mayoritas responden berusia 18 hingga 24 tahun. Sebagian kecil responden berusia 18 tahun ke bawah, sedangkan kelompok usia tertua berada pada rentang 25 hingga 30 Pendidikan Terakhir No. Item UQ1 UQ2 UQ3 UQ4 UQ5 Tabel 8. Hasil uji validitas R Hitung R Tabel 0,712 0,1966 0,684 0,1966 0,641 0,1966 0,660 0,1966 0,679 0,1966 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX No. Item IQ1 IQ2 IQ3 IQ4 IQ5 IQ6 IQ7 IQ8 SIQ1 SIQ2 SIQ3 SIQ4 SIQ5 SIQ6 SIQ7 SIQ8 US1 US2 R Hitung 0,654 0,689 0,778 0,676 0,705 0,705 0,746 0,723 0,718 0,726 0,693 0,700 0,732 0,704 0,629 0,718 0,683 0,663 R Tabel 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. Karena semua nilai r hitung lebih besar dari r tabel . hitung > r tabe. , maka dapat disimpulkan bahwa setiap instrumen dalam kuesioner dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan menggunakan teknik Cronbach's Alpha untuk mengetahui sejauh mana instrumen penelitian memberikan hasil yang dapat dipercaya. Teknik ini biasanya digunakan untuk memastikan bahwa setiap item dalam hasil kuesioner konsisten. Tabel 9. Hasil uji reliabllitas CronbachAos Alpha N of Items Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. Dari keseluruhan 23 item pertanyaan dalam kuesioner, diperoleh nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,952. Nilai ini jauh melampaui batas minimum reliabilitas yang umum digunakan, yaitu 0,6. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi. Rata-Rata Kepuasan Pengguna Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap website Satupersen. net, peneliti menggunakan skala Likert untuk menghitung rata-rata skor untuk setiap dimensi Webqual 4. Hasil rata-rata ini dihitung dengan menggunakan rumus berikut: ycIya = yaycIya Keterangan : = Rata-rata kepuasan JSK = Jumlah skor dari kuesioner = Jumlah kuesioner Untuk mengetahui nilai Rata-rata Kepuasan (RK), proses klarifikasi sistem dilakukan dengan menggunakan skala pengukuran tertentu yang menggambarkan tingkat kepuasan Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert lima poin, dengan kategori sebagai berikut: Tabel 10. Skala tingkat kepuasan Keterangan Sangat Setuju Setuju Cukup Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Skor 4,93 Ae 5 3,4 Ae 4,92 2,7 Ae 3,39 1,9 Ae 2,69 1 Ae 1,89 Sumber: (A Purba & JI Sihotang, 2. Berdasarkan empat variabel pada metode Webqual 4. 0, yaitu sebagai berikut: Kegunaan (Usabilit. Hasil pengolahan data berdasarkan lima item instrumen ditunjukkan oleh peneliti untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap aspek usability. Tabel 11. Hasil analisis variabel usability No. Item UQ1 UQ2 UQ3 UQ4 UQ5 Jumlah STS Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. 141 210 122 19 3 ycIya = = 3,95 ycIya = Hasil akhir menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,95 pada dimensi kemudahan penggunaan . , yang termasuk dalam kategori AuSetujuAy atau dengan kata lain pengguna puas dengan navigasi, tampilan, dan fungsionalitas website. Kualitas Informasi (Information Qualit. Hasil pengolahan data berdasarkan delapan item instrumen disajikan oleh peneliti untuk mengukur kepuasan pengguna terhadap kualitas informasi . nformation qualit. Tabel 12. Hasil analisis variabel information quality No. No. Item IQ1 IQ2 IQ3 IQ4 IQ5 Item IQ6 STS STS Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX IQ7 UQ8 Jumlah Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. 180 386 194 32 8 ycIya = = 3,87 ycIya = Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kepuasan pengguna terhadap kualitas informasi di Satupersen. berada pada skor 3. 87, termasuk dalam kategori AuSetujuAy. Skor ini mengindikasikan tingkat kepuasan yang cenderung positif, di mana sebagian besar pengguna menilai informasi yang disajikan cukup akurat, relevan, dan mudah Interaksi Layanan (Service Interaction Qualit. Untuk mengukur kepuasan pengguna terhadap interaksi layanan . ervice interaction qualit. , peneliti menyajikan hasil pengolahan data berdasarkan 8 item instrumen. Tabel 13. Hasil analisis variabel service interaction Item STS SIQ1 SIQ2 SIQ3 SIQ4 SIQ5 SIQ6 SIQ7 SIQ8 Jumlah Satupersen. Kepuasan Pengguna (User Satisfactio. Untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna secara keseluruhan, peneliti menyajikan hasil pengolahan data berdasarkan 8 item instrumen. Tabel 14. Hasil Analisis variabel user satisfaction Item STS US1 US2 Jumlah Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. 62 98 33 6 1 ycIya = = 4,07 ycIya = Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kepuasan pengguna sebesar 4,07, yang termasuk dalam kategori AuSetujuAy. Menunjukkan bahwa secara umum pengguna merasa puas dengan pengalaman mereka saat menggunakan website Satupersen. Uji Normalitas Analisis ini dilakukan dengan tujuan memastikan bahwa data residual terdistribusi secara normal, yang merupakan salah satu asumsi penting dalam regresi linier. Untuk menguji normalitas sebaran data residual, digunakan teknik One-Sample Kolmogorov-Smirnov. Sumber: (Data Penelitian oleh Penulis, 2. 207 359 204 29 1 ycIya = = 3,92 ycIya = Hasil yang diperoleh nilai rata-rata kepuasan pengguna terhadap aspek kualitas interaksi layanan (Service interaction qualit. sebesar 3,92. Nilai tersebut tergolong dalam kategori AuSetujuAy, yang menunjukkan bahwa pengguna secara umum merasa puas terhadap kualitas interaksi layanan yang diberikan oleh website Gambar 3. Hasil Uji Normalitas Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX Berdasarkan hasil, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,200. Menurut kriteria pengujian normalitas, jika nilai signifikansi lebih besar dari tingkat alpha ( = 0,. , maka distribusi data residual dianggap normal. Karena 0,200 > 0,05, dapat disimpulkan bahwa sebaran residual memenuhi asumsi normalitas. Uji Multikolinearitas Uji ini ilakukan untuk menilai apakah terdapat korelasi yang tinggi antar variabel independen dalam model regresi linier . Dalam pengujian ini dilakukan dengan mengacu pada nilai Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF), sebagaimana rinciannya tersaji pada gambar 4. Gambar 4. Hasil Uji Multikolinearitas Hasil analisis multikolinearitas menunjukkan bahwa seluruh variabel independen dalam penelitian ini memiliki nilai Tolerance di atas 0,10 dan nilai Variance Inflation Factor (VIF) di bawah 10,00. Temuan ini memberikan bukti kuat bahwa tidak terdapat korelasi yang tinggi antar variabel bebas dalam model regresi. Pengujian Hipotesis Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan melalui sejumlah tahapan analisis statistik yang saling melengkapi untuk mengevaluasi hubungan antara variabel. Antara lain uji t guna mengetahui seberapa signifikan kontribusi setiap variabel independen secara terpisah . , melalui uji F dapat diketahui nilai signifikansi model regresi secara menyeluruh . , termasuk analisis uji R dilakukan guna menilai pengaruh variabel independen dalam memengaruhi perubahan pada variabel terikat . Uji T Uji ini dievaluasi dengan membandingkan nilai T hitung terhadap T tabel. Dasar pengambilan keputusan dalam uji ini adalah dengan membandingkan nilai T hitung yang dihasilkan dari regresi dengan nilai T tabel yang diperoleh dari tabel distribusi. Pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) dianggap signifikan secara statistik jika nilai T hitung > T tabel. Sebaliknya, jika nilai T hitung < T tabel, maka disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan. yca T Tabel = yc . ycu Oe yco Oe 1A Keterangan : n = Jumlah responden k = Jumlah variabel bebas (X) Perhitungannya seperti di bawah ini: T Tabel = yc B 0,05 100 Oe 3 Oe 1C T Tabel = 0,025 . 96 = 1,985 Uji Heterokedastisitas Tujuan dari uji ini adalah untuk mengevaluasi apakah terdapat pengaruh signifikan antara variabel independen terhadap nilai absolut residual . , yang dapat mengindikasikan pelanggaran asumsi homoskedastisitas. Hasil analisis menggunakan metode Glejser disajikan pada Gambar 6. Hasil Uji T Gambar 5. Hasil Uji Heterokedastisitas Berdasarkan hasil analisis uji Glejser, tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari setiap variabel independen terhadap nilai absolut residual. Hal ini ditunjukkan dengan seluruh nilai p-value yang lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat gejala heteroskedastisitas dalam model Apabila nilai t tabel sudah diketahui, dilanjutkan dengan membandingkan nilai t hitung. Hasil perhitungan setiap variabel menunjukkan hasil sebagai berikut : Variabel X1 terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hal ini terlihat dari nilai T hitung sebesar 3,299 > T tabel sebesar 1,985. Variabel X2 terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hal ini terlihat dari nilai T hitung sebesar 1,348 < T tabel sebesar 1,985. Variabel X3 terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hal ini terlihat dari nilai T hitung sebesar 3,268 > T tabel sebesar 1,985. Uji F Uji F juga dievaluasi dengan membandingkan nilai F Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX hitung terhadap F tabel. Kaidah pengambilan keputusannya adalah jika F hitung menunjukkan nilai yang lebih besar dari F tabel, maka hal tersebut mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari variabel bebas (X) secara simultan terhadap variabel terikat (Y). Rumusnya yang dipakai untuk mencari F tabel: ya ycNycaycayceyco = . ycu Oe yco Oe . Keterangan : n = Jumlah responden k = Jumlah variabel bebas (X) Analisis Linier Berganda Metode ini digunakan untuk melihat sejauh mana masingmasing variabel bebas memengaruhi variabel terikat berdasarkan pengaruh dua atau lebih . Tujuan utamanya adalah menentukan besarnya koefisien regresi setiap variabel independen, yang menunjukkan kekuatan dan arah pengaruhnya, sehingga bisa menggambarkan perubahan yang terjadi pada variabel dependen akibat perubahan pada variabel bebas tersebut. ycU = yca yca" ycU" yca# ycU# yca$ ycU$ . ycU = 1,045 0,144ycU" 0,034ycU# 0,099ycU$ Maka dapat disimpulkan: Gambar 7. Hasil Uji F Dalam penelitian ini, menjadi F tabel = . 100 Ae 3 Ae . = . = 2,70. Hasil perhitungan menunjukkan nilai F hitung sebesar 47,182 > F tabel sebesar 2,70. Berdasarkan kriteria tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil regresi ini signifikan secara simultan. Uji Koefisien Determinasi . cI! ) Analisis koefisien determinasi (RA) digunakan untuk mengukur seberapa besar variasi dalam variabel dependen yang dapat dijelaskan atau diprediksi oleh kombinasi seluruh variabel independen dalam model regresi. Dengan kata lain. RA menunjukkan tingkat ketepatan model regresi dalam menangkap pola hubungan antar variabel. Nilai konstanta yang dihasilkan dari model regresi adalah 1,045. Nilai ini mengindikasikan bahwa jika semua variabel independen dalam model diasumsikan bernilai 0, maka nilai prediksi untuk variabel dependen adalah sebesar 1,045. Koefisien regresi untuk variabel X1 menunjukkan nilai positif sebesar 0,144. Hal ini mengindikasikan bahwa setiap kenaikan satu satuan pada variabel X1 akan berasosiasi dengan peningkatan variabel Y sebesar 0,144, dengan asumsi variabel independen lainnya konstan. Koefisien regresi untuk variabel X2 menunjukkan nilai positif sebesar 0,034. Hal ini mengindikasikan bahwa setiap kenaikan satu satuan pada variabel X1 akan berasosiasi dengan peningkatan variabel Y sebesar 0,034, dengan asumsi variabel independen lainnya konstan. Koefisien regresi untuk variabel X3 menunjukkan nilai positif sebesar 0,099. Hal ini mengindikasikan bahwa setiap kenaikan satu satuan pada variabel X1 akan berasosiasi dengan peningkatan variabel Y sebesar 0,099, dengan asumsi variabel independen lainnya konstan. IV. KESIMPULAN Gambar 8. Hasil Uji R Nilai Adjusted R Square sebesar 0,583 menunjukkan bahwa sekitar 58,3% dari variasi dalam variabel dependen . engalaman penggun. dapat dijelaskan oleh kombinasi variabel independen dalam model regresi setelah disesuaikan dengan jumlah variabel yang dimasukkan. Dengan kata lain, model ini valid untuk menjelaskan hubungan antar variabel yang diteliti. Setelah melalui proses pengolahan dan analisis data secara komprehensif, berikut hasil evaluasi variabel yang diperoleh menggunakan metode Webqual 4. Berdasarkan data dari setiap variabel, tingkat kepuasan pengguna terhadap website Satupersen. net mencapai ratarata 3. 95, menunjukkan bahwa secara umum pengguna merasa puas dengan pengalaman yang diperoleh. Hasil analisis data mengindikasikan bahwa persepsi pengguna mengenai user experience . pada website Satupersen. net secara signifikan dibentuk oleh keempat variabel webqual 4. Hal ini diperkuat oleh signifikansi yang tinggi dari model regresi, yang dimana diperoleh hasil 58,3% dan mayoritas variasi dalam kepuasan pengguna dapat diatribusikan pada variabel usability, information, dan service interaction. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa persepsi pengguna terhadap user experience Muhammad Hafiz Andriansyah, copyright A 2026. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi JURNAL SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume XX. Nomor XX. Bulan Tahun. Page XX-XX cenderung positif. Secara keseluruhan, ketiga variabel kualitas website menunjukkan performa yang baik dan berpengaruh positif terhadap pengalaman pengguna secara komprehensif. Temuan dari analisis regresi linier yang menunjukkan bahwa dimensi webqual 4. 0 memiliki signifikansi dalam memprediksi kepuasan pengguna, yang merupakan indikator utama dalam evaluasi user experience . Berdasarkan temuan peneitian, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat dijadikan acuan untuk penelitian Penelitian mendatang disarankan untuk memasukkan variabel tambahan di luar model webqual 4. untuk mengetahui apakah faktor-faktor tersebut memiliki kontribusi yang lebih kuat terhadap pengalaman pengguna. Setiap sub halaman seperti blog, layanan konsultasi, atau webinar sebaiknya dilengkapi dengan fitur AuKembali ke Halaman UtamaAy. Fitur ini bisa diwujudkan dalam bentuk tombol yang ditempatkan secara strategis, misalnya di bagian atas . Dengan mengacu pada prinsip Webqual 0 dalam aspek usability, kebaradaan fitur ini akan mempermudah pengguna berpindah antar layanan dan secara signifikan meningkatkan kenyamanan serta efisiensi navigasi situs UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menghaturkan rasa terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang telah mendukung penyusunan artikel ini. Terima kasih kepada dosen pembimbing yang dengan sabar memberikan arahan dan masukan yang sangat berarti, kepada rekan-rekan kerja yang turut membantu dalam pengumpulan data, serta kepada seluruh partisipan yang telah meluangkan waktu dan kesempatan untuk berkontribusi dalam penelitian ini. Semoga hasil temuan dari penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan maupun penerapannya di bidang terkait. REFERENSI