Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Analisis Hasil Pelatihan Manajemen UMKM Kelurahan Prapatan dengan Uji Statistik Chi Square Andromeda Dwi Laksono*1. Ridhwan Haliq2. Yunita Triana3. Muhammad Rafli 4. Putri Ayu Tri Ashshofiah5. Risky Setiani Putri6 Program Studi Teknik Material dan Metalurgi. Institut Teknologi Kalimantan. Balikpapan Program Studi Teknik Mesin. Institut Teknologi Kalimantan. Balikpapan 4,5,6 Program Studi Sistem Informasi. Institut Teknologi Kalimantan. Balikpapan e-mail: *1andromeda@lecturer. id, 2ridhwanhaliq@lecturer. nita@lecturer. id, 410181051@student. 10181063@student. id, 610181069@student. Abstrak Institut Teknologi Kalimantan melalui program pengabdian kepada masyakat berkontribusi dalam percepatan pembangunan daerah melalui pelatihan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Perapatan Kota Balikpapan. Telah dilakukan survey ke 9 UMKM di Kelurahan Prapatan melalui sistem door to door dan didapatkan beberapa permasalahan seperti packaging, pemasaran dan manajemenyang yang dirangkum dalam kegiatan sosialisasi pelatihan dalam bidang Packaging Product. Digital Marketing, dan Manajemen Keuangan dengan masing-masing pemberian materi selama 90 menit. Para UMKM yang ada di sekitar Prapatan diharapkan mampu mengembangkan kualitas UMKM masing-masing setelah menerima perlatihan ini. Pre Test dan Post Test dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman para peserta. Setelah diberikan materi, diperoleh rata-rata Pre-Test 64,54 dan Post- Test 93,64 dari 11 peserta yang hadir sehingga tingkat kenaikan sebesar 31,07%. Melalui pelatihan yang telah diberikan kepada 11 peserta dari berbagai perwakilan UMKM. Peningkatan pengetahuan peserta dapat dilihat dari hasil Pre-Test dan Post-Test. Kata kunci: UMKM. Pelatihan. Pre-Test, dan Post-Test besar PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu soko guru perekonomian bangsa indonesia yang dicetuskan oleh bapak koperasi Indonesia Bung Hatta. UMKM menjadi salah satu sektor yang memberikan banyak sumbangsih dalam menyokong roda perekonomian Indonesia dan membuka lapangan kerja yang masif bagi masyarakat Indonesia . Selain itu. UMKM juga turut menjadi perekat dalam menstabilkan masalah kesenjangan sosial di Kota Balikpapan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menciptakan iklim kondusif bagi perkembangan UMKM sebagai stimulan dalam percepatan pembangunan Dalam pengembangan UMKM sebagai sasaran utama pembangunan, maka harus dilandasi dengan komitmen dan kerjasama yang kooperatif antara pemerintah, pegiat usaha, masyarakat, dan stakeholder lainnya dalam mengimplementasikan strategi Agresif yang berbasis pada ekonomi jaringan (Kemitraa. Bentuk kerjasama dapat berupa pengembangan UMKM dengan cara memberikan dukungan positif dan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia seperti pelatihan kewirausahaan, teknologi, informasi, akses pendanaan, dan Kelurahan Prapatan merupakan sebuah wilayah pemukiman penduduk yang terletak sejauh 2-kilometer dari pusat kecamatan Balikpapan Kota. Dalam pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan tahun 2016-2021 tertuang Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X bahwa Kelurahan Prapatan difungsikan sebagai pusat perdagangan dan jasa yang nantinya bermuara ke ekonomi kreatif . Mayoritas perekonomian masyarakat Kelurahan Prapatan didominasi oleh industri kecil dan menengah (IKM) dalam sektor industri dan perdagangan seperti Industri Barang dari Kayu sebanyak 3 unit usaha. Industri barang dari kain/tenun sebanyak 17 unit usaha, dan industri makanan dan minuman sebanyak 29 unit usaha . Salah satu contoh industri makanan yang dapat ditemui pada Kelurahan Prapatan adalah industri pengolahan keripik yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat. Namun, masyarakat masih menggunakan cara lama dan tidak memahami penggunaan teknologi gadget seperti bisnis di media sosial, kurang mendalami ilmu manajemen, awam dalam mengatur keuangan sehingga dampak pemasaran sangat berpengaruh terhadap produk kemasan yang terkesan kurang menarik hingga penurunan target pasar. Berdasarkan kondisi masyarakat di wilayah Kelurahan Prapatan Kecamatan Balikpapan Kota. UMKM pengolahan kerupuk memiliki peluang yang sangat strategis apabila dikembangkan dengan teknik pengemasan produk yang baik dan menarik, manajemen keuangan, dan pemasaran produk dengan pemanfaatan media sosial dan melakukan kerjasama dengan toko, minimarket, warung kelontong, rumah makan, kedai makan, hingga hostel/motel/losmen/wisma. Hal tersebut mendorong tim Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk menginisiasi pelatihan pengelolaan UMKM setempat agar peluang dapat terealisasi. Kegiatan evaluasi materi dilakukan dengan tujuan mengukur tingkat pemahaman peserta pelatihan yang disampaikan pemateri. Pengetahuan dapat diukur dengan melakukan wawancara atau memberikan angket pertanyaan yang menanyakan tentang isi materi yang diukur dari peserta pelatihan atau responden dalam pengetahuan yang ingin diketahui atau disesuaikan tingkatan-tingkatan tersebut . Cara mengukur tingkat pengetahuan pada tahap mengetahui dan memahami dapat dilakukan dengan tes objektif tipe benar salah atau pilihan berganda . Kuesioner merupakan suatu alat ukur dalam bentuk daftar pertanyaan untuk mengukur kemampuan subjek dalam hal pengetahuan pemilik usaha dalam manajemen UMKM di Kelurahan Prapatan. Isian kuesioner lalu dilakukan uji statistik chi square yang dilihat homogenitas data dari nilai Pre Test dan Post Test. Setelah itu hasil uji statistik dianalisa untuk melihat seberapa pengaruh pelatihan yang diberikan oleh narasumber dari berbagai bidang. METODE Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini memfokuskan solusi terbaik yang dapat diberikan dengan langkah memperoleh laporan pembahasan hasil pelatihan pengelolaan UMKM kelurahan prapatan yang datanya diambil dari kuesioner berisi soal pilihan Adapun tahapan pelaksanaan program pelatihan pengelolaan UMKM di Kelurahan Prapatan adalah sebagai berikut: 1 Sosialisasi Program Pelatihan Sosialisasi adalah sebuah usaha yang dilakukan untuk memasukkan atau memberikan pemahaman mengenai program pelatihan yang akan dijalankan pada masyarakat setempat. Tujuan dilakukannya sosialsasi pada masyarakat untuk memberikan daya tarik masyarat mengenai program pelatihan yang akan dijalankan pada masyarakat yang berada di Kelurahan Prapatan. 2 Pelatihan Packaging Product Pelatihan packaging product adalah pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dalam pengemasan produk. Tujuan pelatihan packaging product untuk membantu produk UMKM memiliki daya simpan yang lebih lama dan dapat meningkatkan daya tarik pelanggan untuk membeli produk UMKM. Desain pada pengemasan produk dibuat seunik mungkin agar pelanggan tertarik untuk membeli. Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 3 Pelatihan Digital Marketing Pelatihan digital marketing adalah pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dalam memasarkan produk UMKM melalui sosial media. Tujuan pelatihan digital marketing adalah agar masyarakat dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui pelatihan digital marketing, masyarakat diajarkan untuk menggunakan aplikasi seperti. Facebook. Shopee. Lazada. Bukalapak, dan sebagainya. Selain media pemasaran masyarakat, akan dilatih untuk membuat konten-konten promosi berupa poster, foto produk, dan feed pada sosial media. 4 Pelatihan Manajemen Keuangan Pelatihan manajemen keuangan adalah pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dalam memanajemen keuangan usaha. Dalam pelatihan ini masyarakat akan diajarkan mengenai perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Break Even Point (BEP). HPP adalah gambaran dari kisaran biaya yang digunakan dalam kegiatan produksi untuk menentukan harga jual produk yang dijual. Sedangkan BEP adalah keseimbangan jumlah pengeluaran biaya produksi dengan jumlah pendapatan yang diterima sehingga penjualan tidak mengalami Gambar 1. Pelaksanaan Program Pelatihan Pengelolaan UMKM Kelurahan Prapatan HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan sosialisasi program pelatihan pengelolaan UMKM dilaksanakan selama 5 minggu dari tanggal 6 Maret 2021 hingga tanggal 10 April 2021. Metode yang digunakan pada pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat yaitu metode door to door. Metode door to door adalah bentuk sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki UMKM di Kelurahan Prapatan dengan mendatangi ke rumah-rumah produksi UMKM. Sebelum mendatangi ke rumah produksi, tim ITK harus dalam keadaan sehat dan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak pada saat bersosialisasi. Rumah produksi UMKM yang didatangi sebanyak 9 UMKM dengan berbagai permasalahan yang hampir sama. Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Permasalahan yang tim dapatkan pada saat bersosialisasi kepada pelaku UMKM di daerah Kelurahan Prapatan ialah permasalahan packaging, marketing, dan manajemen keuangan. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh pelaku UMKM tersebut, tim ITK memberikan solusi dalam bentuk program pelatihan pengelolaan UMKM yaitu dengan memberikan pelatihan packaging produk, digital marketing, dan manajemen keuangan dengan durasi per materi selama 90 menit. Pelatihan tersebut akan disampaikan oleh pemateri-pemateri yang ahli dan berpengalaman di bidang tersebut. Gambar 2. Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi UMKM Erynoer Craft (Pembuatan Maske. , . Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi UMKM Kerajinan Rajutan Tangan Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 April 2021 di balai Kelurahan Prapatan. Kota Balikapapan. Materi pelatihan terdiri dari packaging product yang disampaikan oleh Astri Sri Wijayanti, kemudian dilanjutkan pelatihan digital marketing dari owner Tara Project. Tara Amila Rosyada dan terakhir diisi oleh seorang ahli akuntansi. Muhammad Khaerul Umam dengan materi pelatihan manajemen keuangan. Untuk mengukur pemahaman peserta, evaluasi materi dengan menggunakan uji kuesioner dilakukan terhadap seluruh peserta pelatihan manajemen UMKM. Evaluasi materi terdiri atas dua tahap yaitu Pre Test dan Post Test. Soal pertanyaan pada Pre Test dan Post Test memuat tentang isi materi yang disampaikan oleh pemateri sehingga pretest diberikan kepada peserta sebelum materi pertama dimulai untuk mengetahui pemahaman peserta atau pengetahuan yang dimiliki peserta sebelum menerima materi tentang topik manajemen UMKM yaitu packaging, digital marketing, dan manajemen Sedangkan Post Test diberikan kepada peserta setelah materi terakhir dengan memberikan pertanyaan yang sama dengan pertanyaan yang ada pada soal Pre Test. Pada soal Pre Test dan Post Test berisi 10 soal untuk materi packaging, digital marketing, dan manajemen Untuk tiap soal yang dijawab benar maka akan mendapatkan poin 10 dan untuk soal yang dijawab salah mendapatkan poin 0. Hasil dari evaluasi materi Pre Test dan Post Test akan dibandingkan untuk melihat apakah materi yang diberikan memberikan dampak yang signifikan pada pengetahuan manajemen UMKM peserta pelatihan. Adapun soal Pre Test dan Post Test sebagai berikut: Kemasan yang langsung mewadahi atau membungkus produk yang dikemasnya merupakan pengertian dariA Kemasan Kontak . Kemasan Sekunder Kemasan Tersier Kemasan Sekuler Berikut ini yang bukan merupakan fungsi dari kemasan adalahA. Mewadahi produk selama distribusi Melindung dan mengawetkan produk Menaikkan harga produk Sebagai identitas produk dan sarana informasi serta iklan Berikut adalah ini hal-hal yang harus tercantum dalam kemasan, kecualiA Merk dagang dan nama produk Daftar bahan yang digunakan dan keterangan tentang halal Tanggal, bulan, dan tahun kedaluwarsa produksi dan izin edar Logo perusahaan dan nama perusahaan Apa saja yang termasuk jenis digital marketing? Belanja langsung di swalayan Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Mengiklankan dan menjual produk di social media . acebook, instagram, tiktok. Menawarkan produk di warung Memasang spanduk di pinggir jalan Apa saja bukan merupakan keutungan menggunakan digital marketing? Jangkauan promosi lebih luas Dapat melakukan penjualan online secara gratis Bisa menjual produk sendiri atau menjadi mitra untuk menjual produk orang lain semua orang dapat mengakses internet Apa yang dimaksud facebook marketplace? Adalah media yang dapat digunakan untuk menjalin relasi dengan orang dari tempat yang jauh di facebook. Aalah media yang dapat digunakan untuk mencari jodoh di facebook Adalah media jual beli online secara gratis di facebook Adalah media pembelajaran secara online di facebook Uang yang dikeluarkan untuk membeli barang kebutuhan-kebutuhan yang mendukung usaha disebutA Pendapatan Biaya Omset Piutang Berikut ini yang merupakan jenis biaya dalam harga pokok produksi adalahA Biaya pembelian barang Biaya rutin usaha Biaya promosi Biaya iuran Untuk menghitung laba usaha digunakan rumus perhitungan sebagai berikut A Pendapatan . asil penjuala. dikurangi biaya Piutang dikurangi pendapatan . asil penjuala. Biaya ditambah pendapatan . asil penjuala. Pendapatan ditambah piutang. Transaksi yang dicatat dalam sebuah pembukuan meliputiA Penjualan dan aset Biaya dan hutang Penjualan dan biaya Semua benar Gambar 3. Pelaksanaan Pelatihan Pengelolaan UMKM Kelurahan Prapatan dibuka oleh Ketua Tim ITK, . Peserta Mengerjakan Pre Test Setelah dilakukan Pre Test dan Post Test terhadap 11 orang peserta pelatihan manajemen UMKM, maka diperoleh hasil seperti yang ditunjukkan pada Tabel 1 dan Tabel 2. Dari hasil Pre Test dan Post Test, dilakukan analisis data menggunakan program aplikasi SPSS for windows untuk melakukan pengujian pengaruh pemberian materi pelatihan terhadap Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X pemahaman peserta serta melihat perbedaan pemahaman peserta saat sebelum dan setelah menerima materi. Oleh karena itu, dilakukan uji statistik chi square dan paired sample test ttest. Untuk menganalisis normalitas data digunakan uji statistik non parametrik KolmogorovSmirnov dan Shapiro-Wilk . , data dinyatakan berdistribusi normal apabila p > 0,05. Pada pengujian ini memiliki tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis uji chi square ditunjukkan pada Gambar 4. Gambar 5, dan Gambar 6. Tabel 1. Nilai Pre Test Peserta Pelatihan Manajemen UMKM Kelurahan Prapatan Nama Alamat Pre Test Total 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Ibu Sugiyati Jalan 10 0 10 0 0 10 0 10 10 10 Prapatan Ibu Jalan 0 0 0 0 0 0 10 0 0 0 Swartick Prapatan Ibu Yuliatin Pagar Hijau 10 0 0 10 0 0 10 10 10 0 RT. Ibu Sriyani Jalan 0 0 10 0 10 0 10 10 10 10 Prapatan Ibu Jalan 10 0 10 10 10 10 10 0 10 10 Ripnawati Prapatan RT. 27 No. Ibu Jalan 10 10 10 10 10 10 10 10 10 0 Nurhayati Prapatan Suharto RT. 27 No. Balkot Ibu Yayuk Jalan 0 10 0 0 0 0 10 10 0 0 Prapatan RT. Ibu Rusmidi Jalan 10 0 10 10 0 0 10 10 10 10 Prapatan RT. Ibu Meida Jalan 10 10 10 10 10 10 0 0 10 10 Nur Amalia Prapatan RT. 27 No. 10 Ibu Jalan 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 Setyawati Prapatan RT. 11 Ibu Siti Jalan 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 Khotijah Prapatan RT. Tabel 2. Nilai Post Test Peserta Pelatihan Manajemen UMKM Kelurahan Prapatan Nama Alamat Post Test Total 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Ibu Sugiyati Jalan 10 10 10 10 0 10 10 10 10 10 Prapatan Ibu Jalan 10 10 10 10 10 10 10 10 0 10 Swartick Prapatan Ibu Yuliatin Pagar Hijau 10 10 10 10 10 10 0 10 10 10 RT. Ibu Sriyani Jalan 10 10 10 10 10 10 10 0 10 10 Prapatan Ibu Jalan 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 Ripnawati Prapatan RT. 27 No. Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 Ibu Nurhayati Suharto Ibu Yayuk Ibu Rusmidi Ibu Meida Nur Amalia Ibu Setyawati Ibu Siti Khotijah Jalan Prapatan RT. 27 No. Balkot Jalan Prapatan RT. Jalan Prapatan RT. Jalan Prapatan RT. 27 No. Jalan Prapatan RT. Jalan Prapatan RT. p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 Gambar 4. Case Processing Summary Hasil Pre Test dan Post Test Gambar 5. Nilai Descriptive Hasil Pre Test dan Post Test Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Gambar 6. Nilai Normality Test Hasil Pre Test dan Post Test Nilai signifikansi normalitas pada tes Kolmogorov-Smirnov data: a Nilai signifikansi Pre Test >0,05 maka nilai data Pre Test normal a Nilai signifikansi Post Test >0,05 maka nilai data Post Test normal Nilai signifikansi normalitas pada tes Shapiro-Wilk data: a Nilai signifikansi Pre Test >0,05 maka nilai data Pre Test normal a Nilai signifikansi Post Test <0,05 maka nilai data Post Test tidak normal Gambar 7. Nilai Homogeneitiy Test Hasil Pre Test dan Post Test Nilai signifikansi homogenitas data : a Nilai signifikansi Hasil Test Pelatihan <0,05 maka nilai data tidak homogen Uji statistik paired sample test t-test: Gambar 8. Hasil Paired Samples T- Test Dasar pengambilan keputusan dalam uji paired sample T-test: a Jika nilai signifikansi . -taile. < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 a a a p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Jika nilai signifikansi . -taile. > 0,05, maka H0 diterima dan Ha ditolak H0: Tidak ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pre Test dengan Post Test yang artinya tidak ada pengaruh pemberian materi pada pelatihan optimalisasi pengelolaan UMKM di Kelurahan Prapatan Ha: Ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pre Test dengan Post Test yang artinya tidak ada pengaruh pemberian materi pada pelatihan optimalisasi pengelolaan UMKM di Kelurahan Prapatan Karena nilai signifikansi . -taile. < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima maka ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pre Test dengan Post Test yang artinya ada pengaruh pemberian materi pada pelatihan optimalisasi pengelolaan UMKM di Kelurahan Prapatan. KESIMPULAN Setelah dilakukan program pelatihan pengelolaan UMKM di Kelurahan Prapatan. Kecamatan Balikpapan Kota, maka dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi berupa packaging product, digital marketing, dan manajemen keuangan memiliki pengaruh penguasaan materi dilihat dari hasil Pre-Test dan Post Test. Hal ini dikarenakan metode penyampaian yang digunakan lebih mudah diterima. Evaluasi materi bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta yang disampaikan pemateri. Berdasarkan evaluasi materi diperoleh hasil yaitu ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pre Test dengan Post Test yang artinya ada pengaruh pemberian materi pada pelatihan optimalisasi pengelolaan UMKM di Kelurahan Prapatan. SARAN Pada program pelatihan selanjutnya sebaiknya dilakukan implementasi secara langsung tentang materi yang diberikan agar masyarakat dapat mengimplementasikan materi yang diberikan yaitu teknik pengemasan produk yang baik dan design kemasan yang baik dan diharapkan agar dapat disediakan alat dan bahan untuk pengemasan yang dapat diberikan contoh secara langsung kepada masyarakat. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Kalimantan yang telah memberi dukungan financial terhadap PKM ini. Selain itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada Dwi Indar Sepriyanti selaku tokoh masyarakat Kelurahan Prapatan dan Natalie Yanti Banjarnahor selaku Lurah Prapatan yang sangat penuh mendukung kegiatan ini. DAFTAR PUSTAKA