Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA) e-ISSN : 2963-9042 online: https://jurnal. id/index. php/JIKKA PEMBERIAN REBUSAN DAUN MINT UNTUK MENGATASI NAUSEA PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DENGAN MORNING SICKNESS Elly Widyastuti, 2 Retno Lusmiati Anisah Akper Alkautsar Temanggung Email ellywidya90@gmail. com, retno30kusuma@gmail. email korespondensi : retno30kusuma@gmail. ABSTRAK Latar Belakang. Kehamilan adalah suatu proses berkelanjutan dari ovulasi, konsepsi, nidasi, implantasi dan proses embrio . yang berkembang. Secara umum tandatanda wanita sedang hamil antara lain amenore, mual dan muntah . orning sicknes. , perut kembung, mudah lelah, perubahan pada payudara, berat badan naik, indra penciuman lebih sensitif, dan perubahan nafsu makan. Tindakan keperawatan yang digunakan untuk mengatasi nausea meliputi memberi tahu klien untuk sedikit makan tapi sering dan tindakan non farmakologi yaitu minuman rebusan daun mint dan edukasi pengetahuan kepada keluarga Metode. Jenis penelitian ini adalah mengunakan penelitian studi kasus. Hasil. Terdapat penurunan nausea yang dialami ibu hamil dari semula mual 100% dan muntah 50% menjadi mual 50% dan muntah 0%. Kesimpulan. Pemberian rebusan daun mint efektif untuk mengobati mual muntah yang dirasakan oleh ibu hamil trimester pertama. Kata kunci : Ibu Hamil. Morning Sickness. Nausea ABSTRACT Background. Pregnancy is an active process that begins with ovulation, conception, nidation, implantation and the process of developing the embryo . Common signs of a pregnant woman include amenorrhea, nausea and vomiting . orning sicknes. , flatulence, fatigue, breast changes, weight gain, increased sense of smell, and changes in Actions used to treat nausea include telling clients to eat little but often and non-pharmacological actions, namely drinking mint leaves and disseminating knowledge to families. Method. This type of research uses case study research. Results. There was a decrease in nausea experienced by pregnant women from 100% nausea and 50% vomiting to 50% nausea and 0% vomiting. Conclusion. Giving a decoction of mint leaves is effective in overcoming nausea and vomiting that is felt by pregnant women in the first trimester. Keywords: Pregnant Women. Morning Sickness. Nausea PENDAHULUAN Kehamilan adalah suatu proses berkelanjutan dari tahapan ovulasi, konsepsi, nidasi, implantasi dan proses embrio . yang berkembang. Secara umum tanda-tanda wanita sedang hamil antara lain amenore, mual dan muntah . orning sicknes. , perut kembung, mudah lelah, perubahan pada payudara, berat badan naik, indra penciuman lebih sensitif, dan perubahan nafsu makan. Morning sickness terjadi karena produksi progesterone meningkat dan terjadi ketidakseimbangan pada tubuh sehingga kondisi ibu terganggu dan menyebabkan adanya keluhan berupa mual dan muntah. (Bobak, 2. Nausea merupakan gejala timbulnya rasa kurang nyaman di area belakang tubuh seseorang, lambung, dan atau tenggorokan yang bisa menyebabkan mual dan muntah. (PPNI, 2. Tindakan medis yang bisa diberikan untuk pasien yang mengalami morning sickness meliputi membantu klien untuk mengenal apa itu morning sickness, penyebab dan cara penanganan pada morning sickness. Tindakan keperawatan yang digunakan untuk mengatasi nausea meliputi memberi tahu klien untuk sedikit makan tapi sering dan tindakan non farmakologi yaitu minuman rebusan daun mint dan edukasi pengetahuan kepada keluarga (RofiAoah, 2. Daun mint bisa untuk memperbaiki aliran empedu sehingga tubuh dapat mencerna lemak serta menjadikan otot perut rileks dan bisa juga untuk menenangkan kejang di bagian perut. Hal itu menjadikan kondisi muntah dan mual yang diakibatkan adanya kontraksi otot perut bisa mereda dengan konsumsi Daun mint (Arumsari,2. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini studi kasus, yang memfokuskan pada upaya mengatasi masalah Nausea melalui pemberian Daun mint yang direbus untuk ibu hamil trimester ke-1 dan mengalami morning Metode dilakukan, yaitu Wawancara merupakan suatu cara mengajukan pertanyaan secara formal dan sesuai urutan wawancara Observasi dan pemeriksaan fisik dapat mengobservasi tingkat mual pada ibu hamil dengan morning sickness. Penelitian ini menggunakan instrumen kusioner untuk wawasan dan format Penelitian ini menggunakan Format pengkajian ibu hamil dengan morning sikckness Format pengkajian Nausea pada ibu hamil dan INVR (Index Nausea Vomitting and Retchin. dari Rhodes & McDaniel. Lembar Evaluasi Otput / Luaran Tingkat Nausea SOP (Standar Operating Procedur. pemberian minuman rebusan daun HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Tabel 1 Pengkajian Morning Sickness Pernyataan Mual Muntah Rasa pahit dimulut Asam dimulut Nafsu makan kurang Pucat Sebelum Responden 1 Responden 2 Tidak Ya Tidak Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Sesudah Responden 1 Responden 2 Tidak Tidak Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Dari tabel 1, didapatkan bahwa sebelum diintervensi responden 1 83,3% mengalami morning sickness sedangkan responden 2 100% mengalami morning Setelah dilakukan intervensi, didapatkan terdapat 0% tanda morning sickness pada responden 1 dan 1,7% pada responden 2. Tabel 2. Pengkajian Nausea berdasarkan PPNI 2018 Sebelum Sesudah Responden 1 Responden 2 Responden 1 Responden 2 Pernyataan Tidak Tidak Ya Tidak Ya Tidak Merasa Oo Oo Oo Oo Sensasi panas/dingin Oo Oo Oo Oo Sering menelan Oo Oo Oo Oo Saliva meningkat Oo Oo Oo Oo Diaphoresis Oo Oo Oo Oo Takikardia Oo Oo Oo Oo Pupil dilatasi Oo Oo Oo Oo Tabel 3. Pengkajian Nausea dengan INVR Pernyataan Ny. Ny. Dalam 12 jam terakhir, saya merasa mual atau rasa tidak enak pada perut sebanyakA kali Nilai Keterangan : Dalam 12 jam terakhir, saya merasa mual atau rasa tidak enak pada perut sebanyak. Jika ibu tidak merasakan mual atau sakit perut. Jika ibu merasakan mual atau sakit perut 1 -2 kali Jika ibu merasakan mual atau sakit perut 3-4 kali Jika ibu merasakan mual atau sakit perut 5-6 kali Jika ibu merasakan mual atau sakit perut sebanyak 7 kali atau Sumber : Rhodes & MC Daniel,2004 dalam Aida,2018 PEMBAHASAN Berdasarkan tabel 2 dan 3 bisa dipahami bahwasanya dalam pengkajian masalah nausea dari kedua pasien sebagian besar mengacu pada kriteria pasien nausea pada morning sickness. Pada responden 1 86% terdapat masalah, dan pada responden 2 terdapat masalah Setelah dilakukan intervensi, terdapat masalah 0% pada kedua Berdasarkan tabel 1, 2 dan 3 bisa ditarik kesimpulan bahwasanya rebusan daun mint efektif digunakan untuk menurunkan tingkat nausea yang dialamioleh ibu hamil. Daun mint bisa untuk memperbaiki aliran empedu sehingga tubuh dapat mencerna lemak serta menjadikan otot perut rileks dan bisa juga untuk menenangkan kejang di bagian perut. Hal itu menjadikan kondisi muntah dan mual yang diakibatkan adanya kontraksi otot perut bisa mereda dengan konsumsi Daun Daun mint dapat juga diminum dengan menggunakan teh, diminum dijadikan perment. Terdapat kandungan minyak astiri yakni Menthol dalam Daun mint dan berfungsi menjadi anestesi ringan yang dapat menurunkan tingkat kejang pada perut atau kram karminatif dan juga antipasmodik yang bekerja di bagian usus halus di saluran pencernaan Gastrointenstinal yang dapat mengobati dan meredakan muntah (Arumsari,2. Hal ini sesuai dengan penelitian dari penelitian dari Siwi Wulandari . menyatakan bahwa pada ibu hamil penderita mual muntah berat sebanyak 7 orangorang setelah dilakuan intervensi pemberian rebusan daunt mint menjadi 3 orang yang masih mengalami mual muntah ringan. Studi dari Azizah dkk. terdapat efek dari diberikannya air dari Daun mint yang direbus untuk mengandung trimester ke-1 di mana frekuensi muntah mual sebelum diberikan air yaitu muntah 3 hingga 10 kali satu hari dan sesudah diberikan air dari Daun mint mengalami penurunan hingga 1-4 kali Cara untuk melakukan tindakan pemberian air rebusan daun mint adalah Siapkan 3-5 lembar Daun mint yang segar dan cuci hingga bersih daun tersebut agar tidak menyisakan kotoran didunnya, lalu masukkan 2 cangkir . air kedalam panci , saat air mendidih, masukkan hangat dan bisa ditambahkan gula sesuai daun mint hingga menyisakan 1 cangkir . , dan masak selama 10 menit, lalu tuangkan air rebusan daun mint kedalam cangkir, tunggu hingga selera. KESIMPULAN Pada akhir intervensi didapatkan bahwa tingkat nausea yang dialami oleh kedua Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwasanya pemberian rebusan daun mint efektif dalam mengatasi mual muntah yang dirasakan oleh ibu mengandung trimester ke-1. DAFTAR PUSTAKA