Jurnal WIDYA LAKSMI | http://jurnalwidyalaksmi. Vol 2 | No 1 | Januari 2022 e-ISSN : 2775-0191 | p-ISSN : 2774-9940 | DOI : 0000000000 Penerbit : Yayasan Lavandaia Dharma Bali PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI SMK RESTUMUNING Dewa Putu Yudhi Ardiana1. I Wayan Dharma Suryawan2. Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha3. Ni Made Lisma Martarini4. I Wayan Sudiarsa5 1,2,3,4 Teknik Informatika. STMIK STIKOM Indonesia Sistem Komputer. STMIK STIKOM Indonesia Jalan Tukad Pakerisan No. Denpasar. Bali. Indonesia e-mail: dewayudhi@stiki-indonesia. id1, wayan. dharma@stiki-indonesia. id2, ayusasta@stikiindonesia. id3, lisma. martarini@stiki-indonesia. id4, sudiarsa@stiki-indonesia. Received : Januari, 2022 Accepted : Januari, 2022 Published : Januari, 2022 Abstrak Pandemi COVID-19 memaksa pendidik untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran secara daring. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan di SMK Restumuning karena sebagai besar tenaga pendidik belum dapat menggunakan platform pembelajaran daring yang berdampak kurang optimalnya pelaksanaan pembelajaran Untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut diselenggarakan kegiatan pengabdian kepada Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen STMIK STIKOM Indonesia (STIKI Indonesi. dikemas dalam skema STIKI Social Engagement yang bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan tenaga pendidik di SMK Restumuning dalam melaksanakan pembelajaran daring. Pelatihan dilaksanakan dari bulan maret sampai juni dengan jumlah peserta 27 orang yang merupakan tenaga pendidik SMK Restumuning. Pelatihan yang diberikan meliputi pengelolaan kelas secara daring, penggunaan peralatan video conference dan penggunaan learning management system (LMS). Hasil pretest yang dilakukan setelah pelatihan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan dalam melakukan pembelajaran daring. Kata Kunci: pengabdian kepada masyarakat, pembelajaran daring. Abstract The COVID-19 pandemic has forced educators to set online learning system. It made SMK Restumuning faced problems because most of the educators have got less knowledge and skills about the online learning platforms therefore the implementation of online learning was less than optimal. Community service activities were held by lecturer team of STMIK STIKOM Indonesia through STIKI Social Engagement scheme in order to solve this The aims were to provide training and assistance for educators at SMK Restumuning in implementing online learning. There were 27 educators who joined the training that was carried out from March to June. The use of video conferencing equipment and the use of a learning management system (LMS) were the materials on this training. The results of the posttest showed better progress in the knowledge and skills of the educators in conducting online learning. Keyword: community service, online learning Pendahuluan Internet merupakan salah satu contoh dari teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah membantu manusia berkomunikasi dan bertukar informasi. Internet membantu mengatasi kendala ruang dan waktu dalam berkomunikasi dan bertukar informasi (Ardilla et al. , 2. Setiap orang dapat berkomunikasi dan bertukar informasi satu meskipun terpisah jarak geografis yang berjauhan dengan bantuan internet (Kaunang et al. Internet menghubungkan berbagai jaringan sehingga dapat saling berkomunikasi (Simarmata et , 2. (Simarmata et al. , 2. Kemudahan untuk berkomunikasi dan bertukar informasi yang dihadirkan internet membuatnya digunakan diberbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan. Internet digunakan untuk berinteraksi dan mentransmisikan informasi antara pendidik dengan peserta didik dalam suasana lingkungan belajar (Yuliani et al. , 2. Pemanfaatan memunculkan inovasi baru yaitu pembelajaran dalam jaringan atau pembelajaran daring Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 104 (Maemunah et al. , 2. Kata daring atau dalam jaringan mengacu pada penggunaan jaringan internet dalam pembelajaran. Lawan kata dari daring adalah luring untuk menyebutkan kondisi di luar jaringan internet. Pembelajaran daring merupakan salah satu penerapan pembelajaran jarak jauh dimana pendidik dan peserta didik tidak harus bertemu langsung pada waktu dan tempat yang sama. Pembelajaran daring dapat dilakukan secara penuh ataupun campuran dengan pertemuan tatap muka langsung. Pendidik dapat menggunakan berbagai platform yang ada seperti website, jejaring sosial dan learning management system (Gunawan. Suranti, & Fathoroni, 2. Tantangan melakukan pembelajaran jarak jauh adalah pendidik dituntut untuk memiliki kesiapan (Jalal, 2. Pendidik wajib memiliki kesiapan dalam hal strategi yang akan digunakan untuk beriteraksi dengan peserta didik termasuk platform yang akan digunakan dalam pembelajaran daring. Pendidik juga wajib menguasai platform untuk pembelajaran daring sehingga dapat optimal dalam mengelola Kesiapan mempengaruhi keberhasilan dari pembelajaran daring yang dilaksanakan. Pembelajaran yang dilakukan secara daring menjadi lebih masif digunakan setelah dunia dilanda pandemi COVID-19. Dampak dari pandemi COVID-19 telah menyentuh seluruh aspek kehidupan termasuk pendidikan (Watrianthos et al. Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan pembelajaran yang awalnya dilakukan tatap muka secara langsung berganti menjadi pertemuan yang dilakukan secara daring (Abidah. Hidaayatullaah. Simamora. Fehabutar. Mutakinati, 2. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus yang lebih Hal tersebut memberikan dampak akselerasi penggunaan pembelajaran daring karena pendidik dan peserta didik tetap dapat melaksanakan proses belajar mengajar di lokasi yang terpisah. SMK Restumuning merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang ikut merasakan dampak dari pandemi COVID-19. Pembelajaran baik teori dan praktek yang awalnya dilakukan secara bertatap muka langsung di kelas harus dilakukan secara daring. Kondisi ini memberikan dampak pada kesiapan tenaga pendidik dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan di SMK Restumuning, salah satu permasalahan yang dialami dalam penyelenggaraan pembelajaran adalah kurang siapnya tenaga pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran secara daring. Kurang siapnya tenaga pendidik dikarenakan pengetahuan dan keterampilan penggunaan tool dan platform pembelajaran daring yang masih kurang. Hampir seluruh tenaga pendidik hanya menggunakan aplikasi pesan instan untuk mengirimkan materi dan Kendala yang dialami dengan kondisi tersebut adalah pembelajaran menjadi monoton sehingga peserta didik menjadi kurang termotivasi belajar dan keaktifan siswa yang rendah. Kendala tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan mencapai tujuan pembelajaran yang telah Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dikemas dalam skema STIKI Social Enggagement adalah melaksanakan pelatihan penggunaan media pembelajaran daring untuk tenaga pendidik di SMK Restumuning. Maanfaat dari pelatihan ini adalah tenaga pendidik di SMK Restumuning keterampilan menggunakan beragam media pembelajaran daring. Gambar 1. Wawancara dengan Kepala Sekolah SMK Restumuning Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 105 Metode Tahapan dari kegiatan pengabdian kepada pembelajaran daring di SMK Restumuning sebagai Identifikasi permasalahan mitra Persiapan pelaksanaan kegiatan Pelaksanaan kegiatan Pembuatan luaran Tahapan pertama adalah melakukan identifikasi permasalahan mitra. Tahapan ini dilaksanakan dengan melakukan observasi langsung dan wawancara dengan pihak mitra yaitu SMK Restumuning terkait kondisi dan kendala yang dialami saat pelaksaan pembelajaran daring. Tahapan ini untuk mengetahui kebutuhan dari SMK Restumuning terkait pelaksanaan pembelajaran daring dan menyesuaikan materi sesuai dengan kebutuhan tersebut. Peran mitra pada tahapan ini adalah menyediakan informasi terkait kebutuhan dalam pembelajaran daring. Tahapan kedua adalah melakukan persiapan pelaksanaan kegiatan. Tapahan ini dilaksanakan dengan mempersiapkan materi yang akan disampaikan dalam pelatihan serta kebutuhan yang diperlukan selama pelatihan berlangsung. Peran mitra pada tahapan ini adalah menyiapkan peserta pelatihan serta menginformasikan jadwal Tahapan ketiga adalah pelaksanaan Tahapan ini merupakan pelaksanaan dari pelatihan penggunaan media pembelajaran daring untuk tenaga pendidik di SMK Restumuning. Terdapat dua pengujian yang dilakukan yaitu pretest dan posttest untuk mengukur terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan media pembelajaran daring. Peran dari mitra adalah memastikan peserta untuk mengikuti pelatihan dan membantu terkait kebutuhan dari pelatihan. Tahapan keempat merupakan tahapan pembuatan luaran. Hasil pelatihan dibuat dalam bentuk laporan dan dilaporkan terhadap mitra. Peran mitra pada tahapan ini adalah menerima laporan dan memberikan masukkan terkait kegiatan dan pengembangan selanjutnya. Hasil dan Pembahasan Tahap pertama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat pelatihan penggunaan media pembelajaran daring di SMK Restumuning adalah identifikasi permasalahan mitra. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan obervasi langung yaitu datang langsung ke SMK Restumuning dan melakukan wawancara dengan pihan SMK Restumuning untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan dari tenaga pendidik terkait penggunaan media pembelajaran daring. Kegiatan wawancara ditunjukkan pada gambar 1. Hasil dari analisis kebutuhan yang dilakukan berdasarkan observasi dan wawancara didapat permasalahan dari tenaga pendidik adalah sebagian besar belum mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan beragam platform pembelajaran daring. Sehingg berdasarkan analisis tersebut didapat kebutuhan materi pelatihan sebagai berikut: Mengelola kelas pembelajaran daring. Melakukan evaluasi pembelajaran daring Menggunakan platform teleconferencing untuk pembelajaran daring Pembelajaran daring berbasis permainan Penggunaan Learning Management System Kegiatan disepakati dilakukan secara luring dan daring. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara luring yang bertempat di SMK Restumuning. Pelatihan diselenggarakan di laboratorium komputer milik SMK Restumuning. Pihak mitra juga menyediakan akses internet yang digunakan saat melakukan pelatihan. Pelatihan diikuti oleh tenaga pendidik sejumlah 27 orang. Kegiatan luring mengikuti protokol kesehatan dengan menerapkan: Peserta pelatihan dan tim dosen STIKI Indonesia yang terlibat telah divaksin . ibuktikan dengan sertifikat vaksi. dan hasil tes menunjukkan negatif Covid-19. Peserta pelatihan dalam kondisi sehat saat mengikuti pelatihan, ketika salah satu peserta merasa kurang sehat maka tidak diperbolehkan untuk mengikuti pelatihan. Menggunakan masker selama pelatihan berlangsung dan menerapkan protokol Mengecek suhu sebelum masuk ke gedung SMK Restumuning. Mencuci tangan sebelum memulai Menjaga Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 3 bulan dan pendampingan dilakukan secara daring untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta pelatihan terhadap materi yang telah diberikan selama pelatihan berlangsung. Pada tahapan persiapan pelaksanaan kegiatan, tim dosen STIKI Indonesia melakukan pengecekan lab komputer yang dimiliki oleh SMK Restumuning untuk mengetahui kesesuaian perangkat dengan materi yang diberikan. Selain itu, pengecekan lab komputer juga untuk mengetahui tata letak dari perangkat dan menyesuikan dengan protokol kesehatan yang ada. Setelah melakukan pengecekan lab komputer, tim dosen mempersiapkan materi yang akan diberikan dalam pelatihan dan mengatur jadwal pelatihan. Berikut materi dari pelatihan: Strategi menggunakan platform Google Classroom. Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 106 Strategi melakukan evalusi pembelajara ndaring menggunakan platform Google Form. Strategi dengan platform Google Meet. Strategi menggunakan platform Quiziz. Menggunakan platform Moodle sebagai Learning Management System (LMS). Gambar 2. Pengecekan perangkat yang ada di lab komputer SMK Restumuning oleh salah satu tim dosen STIKI Indonesia Pada tahapan pelaksaan kegiatan, peserta diberikan pretest untuk mengetahui kondisi serta pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam menggunakan media pembelajaran daring sebelum melaksanakan pelatihan. Dalam pelatihan ini Tim Dosen STIKI Indonesia dibantu oleh empat orang mahasiswa yang membantu mendampingi. Pelatihan dilaksanakan di dua lab yang berbeda untuk tidak menimbulkan kerumunan dan tetap menjaga jarak antara peserta. Komposisi dari setiap lab adalah sebagai berikut: Lab 1 dengan peserta berjumlah 14 orang dengan 1 orang dosen sebagai instruktur dan 1 mahasiswa mendampingi. C Lab 2 dengan peserta berjumlah 13 orang dengan 1 orang dosen sebagai instruktur dan 1 mahasiswa mendampingi. Adapun tim dosen selain instruktur berjumlah dua orang berada di luar lab terkait support dan administrasi absensi dari peserta. Berikut merupakan tanggal pelaksanaan pelatihan dan materi yang diberikan: Table 1. Tanggal pelaksanaan pelatihan Tanggal Pelaksanaan 7 Mei 2021 8 Mei 2021 15 Mei 2021 16 Mei 2021 22 Mei 2021 23 Mei 2021 4 Juni 2021 5 Juni 2021 Materi Pelatihan Materi 1: Strategi mengelola kelas daring menggunakan platform Google Classroom Pendampingan Materi 1 Materi 2: Strategi melakukan evalusi pembelajara ndaring menggunakan platform Google Form Pendampingan Materi 2 Materi 3: Strategi melakukan teleconferencing dengan platform Google Meet. Pendampingan Materi 3 Materi 4: Strategi pembelajaran daring menggunakan platform Quiziz Pendampingan Materi 4 Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 107 12 Juni 2021 13 Juni 2021 26 Juni 2021 27 Juni 2021 Materi 5: Menggunakan platform Moodle sebagai Learning Management System (LMS) Pendampingan Materi 5 Materi 5: Menggunakan platform Moodle sebagai Learning Management System (LMS) Pendampingan Materi 5 Gambar 3. Peserta Pelatihan menggunakan masker dan menjaga jarak Gambar 4. Pemaparan Materi 1 Gambar 5. Pemaparan Materi 2 Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 108 Gambar 6. Pemaparan materi 3 Gambar 7. Pemaparan materi 4 Gambar 8. Pemaparan materi 5 Kendala yang dialami pada saat pelatihan adalah sebagai berikut: Koneksi yang masih tidak stabil dan sempat mengalami putus koneksi beberapa Spesifikasi komputer yang berbeda-beda mempengaruhi kecepatan dalam membuka aplikasi yang digunakan. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah sebagai berikut: Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 109 Selalu berkoordinasi dengan penanggung jawab lab SMK Restumuning terkait koneksi yang digunakan. Menyediakan materi yang dapat diakses secara luring berupa dokumen dan rekaman layar penggunaan aplikasi. Menyesuaikan materi sesuai dengan spesifikasi dari komputer yang ada di lab SMK Restumuning. Mengatur tempo penyampaian materi untuk menyesuaikan dengan tanggapan dari peserta. Berikut adalah hasil dari posttest peserta setelah mengikuti pelatihan. Gambar 9. Tanggapan peserta terhadap penyampaian materi yang diberikan Gambar 10. Perbandingan Hasil Pretest dan Posttest Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 110 Sebagian besar peserta memberikan apresiasi terhadap materi yang disampaikan karena disesuaikan dengan kebutuhan mereka dalam melaksanakan pembelajaran daring. Hal tersebut terlihat pada gambar 9 yang menunjukkan sebagian besar peserta menyatakan penyampaian materi sangat baik. Hasil perbanding pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan beragam platform pembelajaran daring. Terlihat pada gambar 10 pada hasil pretest menunjukkan 70,37% peserta mempunyai pengetahuan berkaitan dengan platform pembelajaran daring dan 55,55% yang telah memiliki keterampilan untuk menggunakannya dalam pembelajaran. Sebagian besar peserta tau mengenai beragam platform pembelajaran daring tersebut, namun masih sedikit yang menerapkannya. Setelah diberikan pelatihan terdapat peningkatan pengetahuan dari peserta terkati beragam platform pembelajaran daring dan peningkatan keterampilan dalam menggunakannya. Peningkatan terjadi karena telah disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta. Simpulan dan Saran Adapun pengabdian kepada masyarat yang dikemas dalam skema STIKI Social Engagement (SSE) untuk tenaga pendidik di SMK Restumuning adalah sebagai berikut: Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga pendidik dalam pembelajaran daring setelah mengikuti pelatihan yang diberikan. Hal tersebut karena materi disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta pelatihan dalam melaksanakan pembelajaran daring. Sebagian besar tanggapan peserta terhadap penyampaian materi adalah sangat baik Adapun saran yang dapat diberikan untuk kegiatan SSE di masa datang adalah sebagai berikut: Pelatihan sebaiknya dilakukan secara teknologi yang cepat dan berkembangnya kebutuhan dari tenaga pendidik dalam melaksanakan pembelajaran daring. Komputer yang ada di laboratorim spesifikasi dan update perangkat lunak untuk dapat selalu digunakan dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran Daftar Rujukan Abidah. Hidaayatullaah. Simamora. Fehabutar. , & Mutakinati. The Impact of Covid-19 to Indonesian Education and Its Relation to the Philosophy of AuMerdeka Belajar. Ay Studies in Philosophy of Science and Education, 1. SE-Article. , 38Ae49. Retrieved from https://sciejournal. com/index. php/SiPoSE/article/view/9 Ardilla. Kusdinar. Ardiana. Krisnanik. Kristanto. Sulaiman. Ridwan. , et al. PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI. Widina Bhakti Persada Bandung. Gunawan. Suranti. , & Fathoroni. Variations of Models and Learning Platforms for Prospective Teachers During the COVID-19 Pandemic Period. Indonesian Journal of Teacher Education, 1. SE-), 61Ae Retrieved from https://journal. com/index. php/ijte/article/view/95 Jalal. KESIAPAN GURU MENGHADAPI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA COVID-19. SMART KIDS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Vol 2 No 1 . DO 10. 30631/smartkids. Retrieved from http://smartkids. id/index. smartkids/article/view/61 Kaunang. Karim. Simarmata. Iskandar, . Ardiana. Septarini. Negara. , et al. Konsep Teknologi Informasi. Medan: Yayasan Kita Menulis. Maemunah. Munir. Salamah. Saputro, . Arlis. Purandina. Nurjahidah. , et al. Pendidikan Era New Normal. Pustaka Learning Center. Malang: Pustaka Learning Center. Simarmata. Manuhutu. Yendrianof. Iskandar. Amin. Sinlae. Siregar. , et al. Pengantar Teknologi Informasi. Yayasan Kita Menulis. Retrieved from https://books. id/books?id=BZUbE aQBAJ Simarmata. Romindo. Putra. Prasetio, . Siregar. Ardiana. Chamidah. , et al. Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Manajemen. Medan: Yayasan Kita Menulis. Retrieved https://books. id/books?id=L5gQE aQBAJ Watrianthos. Siregar. Ardiana. Gandasari. Purba. Fadhillah, . Affandy. , et al. Belajar dari Covid-19: Perspektif Teknologi dan Pertanian. (A. Rikki. Ed. Medan: Yayasan Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 111 Kita Menulis. Yuliani. Simarmata. Susanti. Mahawati. Sudra. Dwiyanto. Irawan. , et al. Pembelajaran Daring untuk Pendidikan: Teori dan Penerapan. Medan: Yayasan Kita Menulis. Jurnal Widya Laksmi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. | 112