Vol. No. January-June 2025, pp. DOI : 10. 22515/ajdc. Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 Hanifah Islamiyah1*. Siti Umaiyah2 Universitas Sebelas Maret. Indonesia Keywords: Jakarta Regional Election. Political Branding. Gubernatorial Candidate Pair Abstract The 2024 Jakarta Regional Election (Pilkad. was marked by intense One gubernatorial candidate pair, supported by only two political parties, emerged victorious over a rival pair backed by 16 parties. Another candidate pair also contested the election independently. The candidates competed fiercely to build strong political brandingAinot only through traditional campaigns but also by utilizing social media platforms such as Instagram and YouTube. This descriptive research explores how the candidate pairs developed their political branding and why it contributed to electoral success. Findings reveal that each pair shaped their brand based on personality, competencies, values, and the public image they intended to The winning pair. Pramono Anung and Rano Karno, owed their success to effective branding strategies involving self-identification, political product development, and strategic positioning. Their strong and consistent branding approach helped them connect with voters and ultimately secure victory in the 2024 Jakarta Pilkada. Abstrak Kata kunci: Pilkada Jakarta. Citra Politik. Pasangan Calon Gubernur. Pilkada Jakarta 2024 berlangsung dengan persaingan yang ketat. Salah satu pasangan calon . dari jalur independen turut meramaikan kontestasi, sementara paslon yang hanya didukung oleh dua partai politik justru berhasil memenangkan Pilkada, mengalahkan paslon yang didukung oleh 16 Dalam kompetisi ini, para paslon aktif membangun branding politik, tidak hanya melalui kampanye konvensional, tetapi juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan YouTube sebagai sarana membangun citra diri. Penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan mengungkap bagaimana paslon membangun citra politik serta mengapa citra tersebut efektif dalam memenangkan Pilkada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap paslon membentuk citra berdasarkan kepribadian, kemampuan, dan nilai yang mereka miliki. Kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno tak lepas dari strategi branding politik yang kuat, mencakup identifikasi diri, produk politik, dan positioning yang tepat. Strategi tersebut membentuk kedekatan dengan pemilih dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap E-mail Korespondensi : hanifahislamiyah@staff. ISSN 2722-1431 (P) ISSN 2722-144X (E) Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah PENDAHULUAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkad. tahun 2024 sudah usai, masa perhitungan suara sudah rampung. Beberapa daerah bahkan tidak mengajukan gugatan pembatalan hasil keputusan KPUD ke Mahkamah Konstitusi (MK). Artinya, beberapa daerah sudah tidak ada lagi pemungutan suara ulang dan hanya tinggal menunggu masa pelantikan. Pada Pilkada Jakarta yang dipertarungkan oleh tiga paslon, jumlah suara dimenangkan oleh pasangan calon Pramono Anung dan Rano Karno. Pasangan calon lainnya yakni Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan suara di bawah 50 persen tidak menggugat hasil pemungutan suara ke MK (Tempo, 2024. Hal ini menarik mengingat Ridwan Kamil selalu memperoleh elektabilitas tertinggi dan diusung oleh koalisi partai KIM Plus (Koalisi Indonesia Maj. terbanyak dibandingkan paslon lainnya (Tempo, 2024. Tingginya angka elektabilitas tidak bisa dilepaskan dari branding yang dimiliki oleh paslon. Branding memiliki pengaruh terhadap tingkat elektabilitas kandidat kontestasi politik. Padahal, branding mulanya adalah konsep pemasaran di industri dan Konsep brand telah diperluas menjadi lebih kompleks dan mencakup menjadi subjek yang lebih banyak, seperti perguruan tinggi, gereja, dan partai politik. Hubungan antara konsumen dan brand mirip dengan hubungan antara pemilih dan brand politik. Oleh karena itu, studi empiris sangat menentukan hubungan antara kualitas hubungan brand, keterlibatan brand politik, dan perilaku pemilih (Susilowati. Menggunakan branding dalam proses politik artinya berkampanye dengan cara kerja bisnis dapat memudahkan tim pemenangan untuk mengukur pencapaian, mengejar target, dan meraih kemenangan sebagai bentuk keuntungan. Tidak hanya memudahkan bagi politisi, bagi pengawas juga lebih mudah untuk diamati dibandingkan kerja politik yang berjalan secara sukarela dan hasilnya penuh kejutan di luar perhitungan (Putra & Rochmaniah, 2. Namun, meskipun sudah banyak kajian mengenai branding dalam politik, studi empiris tentang hubungan brand-pemilih dalam konteks politik masih terbatas. Penelitian yang ada masih berfokus pada hubungan brand-pelanggan dalam konteks komersial (Miqdad & Rahmatunnisa, 2. Pada kajian branding politik, salah satu isu utama yang muncul adalah persoalan citra dan reputasi. Branding sering kali dipahami sebagai strategi pencitraan yang tidak Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 selalu mencerminkan substansi, melainkan lebih kepada upaya menarik perhatian pemilih melalui gaya, kepribadian, dan manipulasi penampilan. Konsep "politik citra" kerap dianggap sebagai ancaman terhadap nilai-nilai demokrasi karena menekankan artifisialitas dan ilusi dibandingkan dengan komunikasi politik yang rasional dan berbasis fakta (Anggari, 2. Pada praktik politik, media memiliki peran sentral sebagai medium yang membentuk dan menyebarkan citra politik. Transformasi media menjadi institusi yang lebih independen dan terkadang kritis membuat strategi komunikasi seperti manajemen berita dan pencitraan menjadi bagian integral dari branding politik (Aminuddin et al. Pada sisi lain, reputasi politik yang berlandaskan rekam jejak dan kredibilitas janji masih menjadi indikator penting bagi pemilih. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun branding sering kali diasosiasikan dengan manipulasi citra, elemen-elemen substantif seperti kompetensi, kekuatan kepemimpinan, dan konsistensi terhadap janji tetap menjadi penilaian utama yang tidak dapat disamarkan oleh sekadar pencitraan (Fitriyani & Rusdiana, 2. Berdasarkan konteks pemilihan kepala daerah, khususnya Pemilihan Gubernur Jakarta 2024, branding pasangan calon dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan preferensi pemilih. Pasangan calon tidak hanya perlu membangun citra yang memikat, tetapi juga dapat mengintegrasikan substansi ke dalam strategi branding mereka untuk meraih kepercayaan dan dukungan publik. Persaingan politik di Jakarta, sebagai ibu kota negara, kerap menjadi perhatian nasional, sebab Pilkada DKI Jakarta adalah miniatur Pemilu nasional (KPU Republik Indonesia, 2. Permasalahan tersebut menjadi dasar bagi penulis untuk membuat penelitian Berdasarkan rumusan tersebut, rumusan permasalahan artikel ini adalah bagaimana pasangan calon membangun citra politiknya dan mengapa citra politik tersebut berhasil memenangkan Pilkada 2024. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui cara pasangan calon membangun citra politik dan citra politik tersebut dapat membuat pasangan calon memenangkan Pilkada 2024 melalui berbagai kampanye yang dilakukan seperti publikasi visi misi, video kampanye, konten kampanye, dan banner kampanye digital. Academic Journal of DaAowa and Communication Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan segala hal yang berkaitan dengan objek penelitian. Metode penelitian deskriptif juga dapat diartikan sebagai penelitian yang menghasilkan data deskriptif mengenai kata- kata lisan maupun tertulis, dan tingkah laku yang dapat diamati (Islamiyah & Muzakki, 2. Metode analisis yang digunakan ialah analisis isi . ontent analysi. dengan mengamati dan memahami representasi politik melalui media komunikasi dan atribut visual yang digunakan dalam kampanye politik. Teknik pengumpulan data yang digunakan metode dokumentasi, data dikumpulkan dari berbagai sumber yakni situs resmi pasangan calon, video kampanye yang diunggah di kanal Youtube atau platform media, gambar, foto, dan poster kampanye, dokumen visi, misi, dan program kerja, media sosial resmi pasangan calon, dan berita dan artikel dari media daring yang relevan. Dokumen-dokumen tersebut dianalisis untuk menggali representasi identitas diri, produk politik, dan positioning masing-masing pasangan calon dalam membangun citra politik (Moleong, 2. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan mengelaborasi data. Teknis analisis isi dengan menggunakan berbagai sumber ini untuk memastikan keabsahan dengan dengan menggunakan teknik Triangulasi sumber (Moleong, 2. Membandingkan berbagai sumber data, situs resmi, media sosial, dokumen kampanye, dan berita daring. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Political branding adalah strategi membangun citra kandidat melalui identifikasi diri, produk politik, dan positioning. Tiga variabel ini mencakup karakter, gagasan, serta segmentasi konstituen. Dalam Pilkada Jakarta 2024, teori ini digunakan untuk menganalisis kampanye para paslon melalui berbagai media, termasuk spanduk, baliho, dan media sosial (Zurian et al. , 2. Political branding Ridwan Kamil Ae Suswono Indikator yang pertama dalam identifikasi diri adalah karakter. Ridwan Kamil Ae Suswono sebagai tokoh politik lama tidak banyak memperkenalkan karakter masingmasing pada masa partainya. Pada video kampanye yang diunggah akun Youtube Okezone. Ridwan Kamil memilih memperkenalkan dirinya dengan AuA lahir dari Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 keluarga akademisi dan cucu ulama besar pendiri Pesantren Pagelaran KH. MuhyiddinAy (AuRidwan Kamil-Suswono Luncurkan Slogan Kampanye: Jakarta Baru. Jakarta Maju,Ay Sedangkan tidak ada karakter Suswono yang digambarkan secara tertulis. Suswono hanya sempat sekali disematkan panggilan akrab AuBabeh OnoAy di file PDF visi dan misi di situs resmi ridwankamil-suswono. id (Okezone, 2. Hal ini menunjukkan bahwa Ridwan Kamil ingin dilihat, dikenal, dan memberikan pandangan penilaian di benak publik bahwa Ridwan Kamil ialah keturunan seorang ulama besar dan berada di keluarga kalangan pesantren. Konotasinya bahwa Ridwan Kamil juga adalah seseorang yang agamis, sama seperti pasangannya Suswono, yang tanpa penjelasan entah mengapa diberikan nama julukan AuBabeh OnoAy. Gambar 1 Desain visual kampanye Ridwan Kamil Ae Suswono Sumber 1 https://ridwankamil-suswono. Berdasarkan penggunaan warna, ada karakter yang hendak ditunjukkan dengan menggunakan warna hijau, oranye, dan putih. Menurut Sastrawati (Sastrawati, 2. , hijau memiliki makna simbolik kemakmuran lahir dan batin, putih memiliki makna kesucian, ketulusan, dan kebenaran. keikhlasan, kebenaran, keadilan, dan semangat Warna oranye, menurut Muhammad (Muhammad, 2. , melambangkan kehangatan, harapan, semangat kehidupan yang selalu optimistis dan semangat muda. Pada Gambar 1, dengan mengenakan jas berwarna hitam yang dipadukan kemeja putih sebagai dalaman, menurut (Weda, 2. Ridwan Kamil hendak menunjukkan diri yang AuparlenteAy dan AuberwibawaAy. Sedangkan Suswono dengan pakaian muslim dan peci hitam, menurut Sipa (Sipa, 2. , hendak menunjukkan political branding Auorang alimAy. Academic Journal of DaAowa and Communication Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah Auorang shaleh yang paham agamaAy. Auyang religiusAy, dan interpretasi sosok yang islami dan religius dalam pandangan kultural lainnya. Indikator yang kedua dalam identifikasi diri adalah kemampuan. Pada halaman utama situs ridwankamil-suswono. id, di bawah masing-masing foto pasangan calon adalah keterangan pengalaman kerja. Keduanya menunjukkan political branding sebagai individu yang akademis. Cara keduanya menunjukkan nama lengkap dengan gelar pendidikan yang diraih, pengalaman kerja di bidang pendidikan, serta pekerja profesional seperti AuArsitekAy dan AuTenaga AhliAy menunjukkan bahwa keduanya memiliki kapasitas keahlian di bidang ilmu tertentu, ditambah Suswono juga berpengalaman sebagai AuMenteri Pertanian Indonesia 2009-2014Ay. Keduanya memiliki keandalan yang bisa dijual dalam baik secara akademis maupun profesional pada kampanye ini. Indikator yang terakhir dalam identifikasi diri adalah nilai. Pada video kampanye pasangan calon nomor urut 1 ini yang berjudul AuRidwan Kamil-Suswono Luncurkan Slogan Kampanye: Jakarta Baru. Jakarta MajuAy, menampilkan legacy atau peninggalan pemikiran keduanya. Ridwan Kamil ditunjukkan memiliki nilai karya AuAda 50 karya di Amerika. Timur Tengah, dan AsiaAy. Kemudian. AuLebih dari 70 karya arsitektur tingkat NasionalAy. Tayangan ini menunjukkan bahwa Ridwan Kamil hendak membangun political branding sebagai arsitek yang memiliki peninggalan berharga di berbagai daerah, bahkan internasional. Selain itu, sebagai seorang pemimpin daerah. Ridwan Kamil juga hendak membangun persepsi di mata publik sebagai sosok yang berprestasi. Hal yang menarik, pada bagian Suswono, tidak ditulis secara jelas apa nilai yang dimiliki olehnya sebagai profesional, akademis, maupun Nilai atau pandangan keduanya sebagai calon kepala daerah ditunjukkan pada kalimat AuRIDO berkomitmen menjadikan Jakarta kota yang mana, nyaman, dan ramah keluargaAy. Pasangan calon nomor urut 1 memiliki visi AuJakarta Kota Global yang Maju. Berdaya Saing, dan BerkelanjutanAy. Visi ini diperjelas dengan strategi. Peningkatan daya saing SDM. Pengentasan kemiskinan dan ketimpangan. Peningkatan pendapatan per kapita. Perwujudan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing. Penurunan emisi GRK menuju Net Zero Emission. Berdasarkan visi dan strategi visi tersebut, dapat dinilai bahwa pasangan calon nomor urut 1 membangun political Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 branding sebagai kandidat politik yang progresif, kompetitif, dan berkesinambungan . Hasil elaborasi dari penjelasan visi menunjukkan bahwa keduanya memiliki pandangan mengenai infrastruktur urban, membangun SDM yang berkemajuan dan modern. Selain itu, pasangan Ridwan Kamil Ae Suswono memiliki sejumlah misi dalam rangka mencapai visi utama. Misi tersebut mengandung political branding yang senada dengan visi dan strategi visi. Poin-poin misi menjelaskan proses mewujudkan pembangunan perkotaan, membangun masyarakat berkualitas, menjadi Jakarta yang modern dan berkembang, dan menjadikan Jakarta dan warganya berdaya saing dan menjaga kesinambungan. Selain itu, mereka juga membuat beberapa program unggulan dengan menamainya menjadi akronim dengan nama makanan, seperti BAKWAN. SEMUR, dan lainnya. Kedelapan program tersebut menunjukkan political branding yang hendak dibangun adalah society atau nilai kemasyarakatan. Segmentasi politik merupakan bagian dari strategi pemasaran politik. Hal ini bertujuan untuk mempengaruhi pandangan pemilih dengan karakter atau demografi masyarakat tertentu yang dapat diukur dan terbatas tentang produk-produk politik yang ditawarkan atau disampaikan dalam kontestasi politik (Ndenda & Tokan, 2. Indikator dalam variabel positioning ialah segmentasi konstituen. Segmentasi konstituen sebagaimana dengan segmentasi politik merupakan kelompok kecil dari bagian kelompok masyarakat yang jumlahnya terbatas dan terukur. Menentukan segmentasi konsitituen akan memudahkan kandidat politik menyampaikan gagasan kampanyenya, menyesuaikan dengan karakter kelompok masyarakat tersebut, permasalahan dan kebutuhannya, serta focus penyampaian pada beberapa program yang sesuai dengan target kampanye. Pada Pilkada Jakarta 2024, pasangan calon Ridwan Kamil dan Suswono berkampanye kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang kelas sosial, kelas ekonomi, pendidikan, daerah, agama, maupun ras. Namun, sasaran utama kampanye Ridwan Kamil Ae Suswono ialah generasi milenial dan Gen Z (IDN Times, 2. Pada beberapa pemberitaan, pasangan RIDO mengadopsi cara kampanye Prabowo Ae Gibran untuk menggaet pemilih anak muda. Selain itu, presentasi pemilih dari kalangan anak muda memang sangat besar di Jakarta sehingga menyasar kelompok usia ini sangat wajar dilakukan oleh pasangan nomor urut 1. Academic Journal of DaAowa and Communication Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah Selain itu, tim sukses RIDO juga menyasar pendukung setiap Joko Widodo. Projo (CNN Indonesia, 2. Hal yang lebih menarik, mereka juga menyasar pemilih Anies Baswedan pada saat Pemilihan Presiden 2024 di Jakarta mengingat jumlahnya yang cukup besar. Bahkan. Anak Abah atau sebutan pendukung Anies Baswedan memiliki basis yang cukup di Jakarta (Tribun Jakarta, 2. Political Branding Dharma Pangrekun Ae Kun Wardana Pasangan nomor urut 2. Dharma Pongrekun Ae Kun Wardana menjadi satusatunya pasangan yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui jalur independen. Pasangan ini, berhasil memenuhi syarat dukungan melebihi ambang batas 7,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024, yaitu 618. 968 pemilih yang tersebar di empat kabupaten dan kota di Jakarta (Kompas, 2. Gambar 2 Desain visual kampanye Dharma Pangrekun - Kun Wardana Sumber 2 https://jakartakuaman. Pada indikator diri pertama, yakni berhubungan dengan karakter, pasangan Dharma-Kun mencoba untuk menampilkan diri sebagai sosok yang damai, suci maupun sopan dengan mengenakan pakaian berwarna putih. Menurut Monica (Luzar & Christina, 2. , warna putih diasosiasikan dengan sinar dan kemurnian. Pemilihan warna sendiri bisa memberikan efek spontan bagi psikologis seseorang yang Hal ini tentu akan membantu meningkatkan dan memperkuat citra positif yang ingin dibangun pasangan ini. Pemilihan warna putih yang merujuk pada sesuatu yang damai, hal tersebut selaras dengan tagar yang ditampilkan di poster mereka #Jakartaberadab. Beradab di sini merujuk pada kehalusan dan kebaikan budi pekerti. Hal yang Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 ingin ditonjolkan oleh pasangan ini, di mana Jakarta bukan hanya ingin menjadi kota metropolitan, namun juga memiliki adab yang memang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Secara pribadi. Kun Wardana sendiri mencoba untuk memperkenalkan diri sebagai pribadi yang berbeda dengan calon wakil gubernur lainnya, di mana dalam bio akun instagram pribadinya @kun_wardanaabyoto dia menuliskan bahwa dirinya merupakan AuCawagub Independen Pilkada Jakarta 2024Ay. Dari sana dirinya ingin menunjukan bahwa dirinya merupakan sosok yang berdiri sendiri dan bebas dari pengaruh pihak lain, dalam hal ini kepentingan partai politik . Untuk bisa menarik massa. Kun sendiri mencoba untuk memperkenalkan slogan #SatukanFrekuensi. Slogan tersebut dirangkum bukan hanya ditujukan pada satu golongan saja, namun juga berbagai kalangan. Seperti kalangan muda, kalangan akademisi, kalangan keagamaan, maupun masyarakat Jakarta pada umumnya. Indikator yang kedua dalam identifikasi diri adalah kemampuan. Dari website yang dimiliki kedua pasangan ini, keduanya membuat slogan AuBersama Dharma-Kun. Jakarta Lebih Aman dan Nyaman!Ay yang dilanjutkan dengan kalimat AuDharma-kun bukan hanya ikon keamanan, tetapi juga mitra warga dalam membangun kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama demi menciptakan Jakarta yang aman. Ay Slogan tersebut bukan berangkat dari ruang kosong, perlu kita ketahui bahwa latarbelakang Dharma sebelum terjun ke politik merupakan purnawirawan Polri. Tugas polisi sendiri yakni memberikan keamanan, perlindungan, maupun memberikan pengayoman kepada Hal yang ingin ditonjolkan di sini yakni bahwa Dharma memiliki kemampuan untuk memberikan keamanan kepada masyarakat. Sementara itu. Kun memiliki latar belakang akademisi, di mana dirinya merupakan dosen. Kun mencoba untuk memperlihatkan bahwa dirinya mampu untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik dengan kemampuan dan latar belakang yang Di dalam postingan akun instagramnya. Kun berusaha untuk memperlihatkan bahwa dirinya memiliki latar belakang yang bisa diperhitungkan, di mana dirinya pernah mendapatkan rekor muri menjadi mahasiswa termuda. Kemampuan yang juga kembali diperlihatkan Kun, di mana dia menuliskan bahwa dirinya kembali memiliki kemampuan di atas rata-rata yakni lulus doktoral di usia 25 tahun. Rata-rata lulusan doktoral di Indonesia sendiri ada di usia 36 tahun. Melalui kemampuan yang dimiliki Academic Journal of DaAowa and Communication Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah tersebut, dirinya ingin mencoba mempersiapkan masa depan khususnya Jakarta agar lebih baik lagi. Kunci dan solusi untuk bisa mengatasi berbagai tantangan adalah ilmu, di mana dia menuliskan AuBagi saya, ilmu bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga alat untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Ay Indikator yang terakhir dalam identifikasi diri adalah nilai. Pada slogan kampanye pasangan calon nomor urut 2 ini yang berjudul AuJakartakuAman, menampilkan legacy atau peninggalan pemikiran pasangan ini, terutama Dharma yang memiliki pengalaman panjang di bidang keamanan. Dharma sendiri berangkat dari seorang purnawirawan polri, di mana karier Dharma selama hidupnya banyak dilakukan di kepolisian, kurang lebih selama 36 tahun. Dia memulai karier kepolisiannya sejak tahun 1988 hingga 2024, dengan pangkat pensiun terakhir sebagai Komisaris Jenderal (Komje. Polisi (Kumparan, 2. Atas kontribusinya di bidang kemanusiaan dan penegakan hukum. Dharma sendiri sempat mendapatkan gelar Doktor Kehormatan (Dr. ) di bidang Kemanusiaan dari MBC University. Depok. Slogan #JakartakuAman tidak terlepas dari pengalaman Dharma yang luas di bidang penegakan hukum. Dharma-Kun memiliki produk politik yang dirangkum dalam judul AuProgram Jakartaku AmanAy. Untuk misi sendiri. Dharma-Kun memiliki tujuh misi. Dari misi yang dicetuskan, aspek keamanan menjadi hal yang cukup ditonjolkan oleh Dharma-Kun. Terlihat selain kata AuAmanAy ini dijadikan slogan utama pasangan ini, dari misi pertama pasangan ini juga diawali dengan program penguatan penegakan hukum dan keamanan serta penggunaan teknologi keamanan. Isu berkenaan dengan kesehatan ini juga menjadi hal yang cukup ditonjolkan oleh kedua pasangan ini. Hal ini terlihat dari sejumlah postingan di Instagram Dharma di akun @pongrekundharma88 yang sering menyoroti isu kesehatan di Indonesia. Mulai dari isu pandemi Covid-19, vaksin, kebersihan sungai, dan lain sebagainya. Hal tersebut juga coba diangkat oleh Kun, di mana di dalam akun instagramnya @kun_wardanaabyoto dia menyoroti tentang isu kesehatan mental. Selain itu, hal yang menjadi political branding pasangan ini berkaitan dengan sumber daya manusia, di mana pasangan ini ingin menjadikan Jakarta menjadi kota yang beradab. Hal ini terlihat dari sejumlah program yang dihadirkan, seperti Pendidikan Berbasis Karakter Dan Adab. Mendorong Kesetaraan Sosial Melalui Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 Pendidikan Inklusif. Pendidikan Berbasis Keterampilan Profesional Dan Praktis. Jakarta Kreatif Berinovasi. Pendidikan Berbasis Teknologi Dan Digitalisasi. Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik. Kolaborasi Dengan Institusi Pendidikan Nasional dan Internasional. Penerapan Sistem Penilaian Dan Evaluasi Terpadu. Edukasi Orang Tua Dan Komunitas serta Melanjutkan Program KJP Dengan Syarat Wajib Sekolah. Selain terlihat dari program kerja, political branding terkait hal ini juga dapat dilihat dari slogan lain yang dibangun pasangan ini, yakni #JakartaBeradab. Jika diamati, pendukung Dharma-Kun dalam perhelatan Pilkada Jakarta 2024 ini lebih bervariasi dan dari berbagai elemen. Mulai dari generasi muda, pengusaha, pemuka agama, tokoh kesehatan, hukum maupun warga masyarakat pada umumnya. Bervariasinya pendukung Dharma-Kun salah satunya dibuktikan dengan bisa lolosnya pasangan ini ke perhelatan Pilkada Jakarta 2024 melalui jalur independen. Pasangan ini sendiri merupakan satu-satunya pasangan independen yang berhasil lolos dari verifikasi KPU DKI Jakarta dengan mengantongi 677. 468 dukungan. Data ini melebihi syarat dukungan minimal 618. 968 dukungan (Kompas, 2. Jika diamati lebih lanjut, pendukung dan kecenderungan seseorang memilih Dharma-Kun juga banyak berangkat dari kejenuhan pemilih terhadap manuver partai politik (BBC News Indonesia, 2. Pengamat politik dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Firman Noor, mengatakan ada AukeresahanAy di antara para pemilih terhadap elite-elite politik serta AukejenuhanAy melihat pertarungan sengit antara berbagai partai Pemilih di sini cenderung memilih dan mendukung figur yang terbebas dari partai politik, karena Dharma-Kun sendiri mendaftar dari jalur perseorangan atau independen tanpa dukungan partai politik. Bahkan, dari hasil perolehan suara pasangan ini mendapatkan suara jauh melampaui prediksi yang dilakukan berbagai lembaga survei, yang mencapai 10% suara. Berbagai lembaga survei ini rata-rata hanya memprediksi pasangan independen ini hanya akan mendapatkan suara sebanyak 5-6% dari total suara. Perolehan suara yang melebihi hampir 50% dari prediksi sebelumnya turut memperkuat pandangan mengenai kejenuhan pemilih terhadap manuver-manuver partai politik. Senada dengan itu. Kennedy Muslim dari Indikator Politik mengatakan ada semacam protest vote atau suara protes dari masyarakat Jakarta yang kemudian Academic Journal of DaAowa and Communication Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah dialirkan kepada Dharma-Kun. AuNarasi yang dibawa Dharma-Kun adalah kandidat yang bukan didukung partai. Jadi, seperti ada narasi perlawanan terhadap elite. Ay Political Branding Pramono Anung Ae Rano Karno Pada situs pramdoel. com, pada menu AuCalonAy, identitas diri Pramono Anung pada pilihan AuKenali Mas PramAy, tertulis secara lengkap karakter yang hendak Paragraf awal dengan judul AuCalon Gubernur Jakarta 2024Ay, dijelaskan bahwa AuPramono Anung, seorang politisi berpengalaman, mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta dengan visi menciptakan kota yang inklusif, modern, dan ramah Bagian selanjutnya, dengan judul AuKehidupan PribadiAy, dituliskan AuPramono Anung dikenal sebagai sosok ramah yang dekat dengan masyarakat, mengutamakan nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Pada bagian Rano Karno, tertulis di bawahnya AuDengan pengalaman sebagai Gubernur Banten, memahami tantangan perkotaan secara mendalam. Bersama Pramono Anung, ia berkomitmen untuk membawa perubahan bagi Jakarta yang inklusif dan majuAy. Selanjutnya, di bagian AuKehidupan PribadiAy, tertulis AuRano Karno lahir di Jakarta, 8 Oktober 1960. Sebelum terjun ke dunia politik. Rano lebih dulu dikenal dengan julukan 'Si Doel' berkat perannya dalam sinetron 'Si Doel Anak SekolahanAy. Berbeda dengan Pram yang ditulis secara tersurat. Rano Karno tidak secara jelas dituliskan karakter political branding yang hendak dibangun. Namun, ia sendiri secara resmi menambahkan nama AuSi DoelAy menjadi nama resminya yang diakui secara hukum sebagai identitas diri. Penambahan nama AuSi DoelAy, itu merupakan strategi politik karena nama panggilannya tersebut sendiri sudah dikenal secara luas bahkan dibandingkan nama aslinya. Menurut Ujang Komarudin. Direktur Indonesia Political Review, nama Si Doel lebih merakyat dan lebih dikenal luas, sehingga diharapkan mampu meningkatkan elektabilitas (Tempo, 2. Indikator kedua dari variabel identifikasi diri adalah kemampuan. Pada situs yang sama, pramdoel. com, sub-menu AuTrack RecordAy Pramono Anung di menu AuCalonAy, terdapat riwayat pendidikan dan pekerjaan yang ditulis dengan tujuan membangun political brandingnya. Indikator terakhir dari variabel identifikasi diri ialah Prestasi dan legacy yang dipilih oleh Pramono Anung untuk dibagikan kepada publik sebagai bahan kampanye adalah beberapa prestasi berikut. Meraih Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 penghargaan detikcom Awards 2024 sebagai Tokoh Pemimpin Kolaboratif . Mendapatkan penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama dari ITB . Meraih penghargaan Bintang Bhayangkara Utama . Meraih penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana . Pada paragraf selanjutnya, tertulis sebagai AuSepak Terjang Mas Pram . Menyelesaikan amanah sebagai Sekretaris Kabinet . , dengan torehan prestasi dan kontribusi yang signifikan. Mengemban tugas sebagai Wakil Ketua DPR RI pada era pemerintahan SBY . , dengan fokus pada peran legislatif strategisAy. Pada bagian Rano Karno bahwa AuPencapaian PribadiAy yang dimilikinya ialah. diangkat sebagai duta khusus Indonesia dalam bidang pendidikan oleh UNICEF. Mendapatkan penghargaan sebagai tokoh inspiratif C&R sebagai artis pertama yang menjadi Gubernur . Menjadi Kepala Daerah Inovatif Kategori Pembangunan Infrastruktur . Mendapatkan Anugrah Akasar Utama . Sub-menu selanjutnya, yang bertuliskan AuSepak Terjang Bang Rano . Menjabat sebagai anggota DPR untuk Dapil Banten i . , mengawal kepentingan masyarakat Banten. Mencapai sejumlah prestasi sebagai Gubernur Banten ke-3 . , dengan jejak signifikan dalam pembangunan daerah. Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno memiliki slogan politik AuJakarta Menyala. Bersama Kita Wujudkan HarapanAy. Pasangan ini memiliki 3 program unggulan, yakni AuTransjabodetabekAy. AuKaga Ribet Dah!Ay, dan AuJakarta FundAy. Tiga pilar utama program ini diturunkan menjadi 10 program. Visi pasangan calon nomor urut 3 ialah AuJakarta Kota yang Menyejahterakan Warganya. Menjadikan Jakarta sebagai pusat ekonomi yang kuat dan berdaya saing global, dengan kebahagiaan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warganyaAy. Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno ingin membangun citra sebagai pemimpin yang progresif, inovatif, dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat Jakarta. Mereka menampilkan visi Jakarta sebagai kota modern yang berdaya saing global dengan kesejahteraan yang merata. Berbagai program unggulan mereka mencerminkan perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, serta akses tempat tinggal yang layak. Selain itu, mereka juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pengelolaan polusi, peningkatan ruang terbuka hijau, dan penyediaan air bersih. Academic Journal of DaAowa and Communication Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah Pada sisi yang lain, mereka ingin menunjukkan bahwa Jakarta bukan hanya pusat ekonomi, tetapi juga kota yang kaya akan budaya dan destinasi wisata unggulan. Program-program mereka mencerminkan komitmen untuk mendukung olahraga, seni, dan pariwisata, sekaligus memastikan pelayanan publik yang efektif dan responsif. Dengan konsep manajemen kota yang modern dan berbasis keadilan sosial, mereka berupaya menampilkan diri sebagai pemimpin yang inklusif, efisien, dan siap membawa Jakarta ke masa depan yang lebih baik. Pada Pilkada Jakarta 2024, pasangan calon Pramono Anung dan Rano Karno menargetkan berbagai kelompok masyarakat dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis kepentingan spesifik. Meskipun kampanye mereka menyasar seluruh lapisan masyarakat, ada beberapa kelompok yang secara khusus menjadi segmentasi konstituen Salah satunya adalah pendukung Persija, yang memiliki basis massa besar dan loyal di Jakarta. Dengan menawarkan program pengembangan olahraga dan fasilitas stadion, pasangan ini berupaya menarik simpati kelompok ini. Selain itu, mereka juga menyasar pendukung Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Aho. , dua tokoh yang memiliki basis pemilih kuat di Jakarta. Dengan strategi ini. Pramono Ae Rano mencoba merangkul berbagai spektrum politik yang sebelumnya mendukung dua figur Tidak hanya basis massa politik dan olahraga, pasangan ini juga mendapatkan dukungan dari kelompok buruh, khususnya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Dukungan ini diperkuat dengan program-program mereka yang berorientasi pada kesejahteraan pekerja, seperti peningkatan akses pekerjaan, fleksibilitas kerja, dan pelatihan keterampilan. Kalangan pesantren dan kelompok agama juga menjadi target segmentasi penting, mengingat peran mereka dalam kehidupan sosial dan politik Jakarta. Dengan memasukkan kebijakan yang memperhatikan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan berbasis pesantren, pasangan ini berupaya mengamankan dukungan dari kelompok tersebut. Selain itu. Pramono Ae Rano juga menargetkan kelompok disabilitas dengan janji peningkatan aksesibilitas dan layanan publik yang ramah difabel, menunjukkan komitmen mereka terhadap inklusivitas dan keadilan sosial dalam pembangunan Jakarta. Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 Table 1 Unit Analisis yang Diteliti Pasangan Calon Gubernur Jakarta Variabel Political branding Identifikasi Diri Produk Politik Karakter Kemampuan Nilai Ridwan Kamil Cucu ulama besar, kemakmuran lahir dan batin, kesucian, ketulusan, kebenaran, keikhlasan, kebenaran, keadilan, semangat baru, kehangatan, harapan, semangat kehidupan yang selalu optimistis dan semangat muda, parlente, berwibawa, keamanan, perlindungan, ketangguhan, dan kepemimpinan yang siap menghadapi tantangan. Dosen ITB/ Walikota Bandung 2013-2018. Gubernur Jawa Barat 2018-2023. Kurator IKN Ada 50 karya di Amerika. Timur Tengah, dan Asia. Lebih dari 70 karya arsitektur tingkat Nasional. Beberapa gambar yang ditunjukkan ialah Masjid Agung Jawa Barat Al-Jabbar. Rasuna Epicentrum Jakarta, dan Penghargaan yang diperoleh selama menjadi Au10 menjadi pemimpin publik. Ridwan Kamil meraih 555 penghargaan level nasional dan internasionalAy. Suswono Orang alim, orang shaleh yang paham agama, yang religious, kemakmuran lahir dan batin, kesucian, ketulusan, kebenaran, keikhlasan, kebenaran, keadilan, harapan, semangat kehidupan semangat muda Guru Madrasah Aliyah Negeri Bogor 1980-1983. Dosen Institut Pertanian Bogor. Dosen. Universitas Ibn Khaldun Bogor 1984-1987. Tenaga Ahli Menteri Kehutanan Indonesia 1999. Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera 2004-2009. AuSelama menjabat Menteri Pertanian. Suswono, banyak berkontribusi & penghargaanAy. Positioning Segmentasi Konstituen Progresif, berkesinambungan . , infrastruktur urban, membangun SDM yang berkemajuan dan modern, pembangunan perkotaan, berkualitas, menjadi Jakarta yang modern dan berkembang, dan menjadikan Jakarta dan warganya berdaya saing dan menjaga kesinambungan, society atau nilai kepada masyarakat dengan kelas masyarakat dalam melanjutkan Academic Journal of DaAowa and Communication Kebangkitan Jawara dan Pengacara, kelompok relawan Beneran Relawan Benerin Jakarta. Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (FORKABBI). Jakarta Awet Muda. Jakway. Jalak. RK Relawan Kerja. Relawan RIDO Jakarta. RIDO MUDA Jakarta. Jakarta Baru Jakarta Maju ridonews. Ruang Kuliner JKT, dan Jakarta Baru Jakarta Maju RIDO, milenial dan Gen Z. Projo. Anak Abah Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah Menteri Pertanian Indonesia 2009-2014. Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Keadilan Sejahtera 2020-2025 Dharma Pongrekun Damai, suci, sopan, beradab, kehalusan dan kebaikan budi pekerti, kesopanan, akhlak. Purnawirawan Polri dan pejabat pengriset. Sebelum memasuki masa pensiun. Dharma sempat menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri. Pada 1988. Dharma lulus dari Akademi Kepolisian (Akpo. Wakil Kepala BSSN. Deputi Bidang Identifikasi Deteksi BSSN. Pati Bareskrim Polri. Karorenmin Bareskrim Polri, dan Dirtipnarkoba Bareskrim Polri. Kun Wardana Damai, suci, sopan, beradab, kehalusan dan kebaikan budi mandiri, berdiri sendiri, bebas dari pengaruh pihak lain dalam hal ini kepentingan politik. Mendapatkan Rekor Muri menjadi mahasiswa termuda, yakni di usia 12 tahun dan pada usia 18 tahun dirinya berhasil meraih gelar Sarjana Teknik Elektro. Kemampuan di atas rata-rata yakni lulus doktoral di usia 25 tahun. Pramono Anung Ramah, dekat dengan masyarakat, kekeluargaan, dan kebersamaan. S1 Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB). Magister Manajemen di Gelar Doktor Kehormatan (Dr. Kemanusiaan dari MBC University. Depok. Perwira Tinggi Bareskrim Polri. Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmi. Bareskrim Polri. Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipnarkob. Bareskrim Polri, dan Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN. Salah satu puncak kariernya adalah ketika ia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Aspek keamanan menjadi hal yang cukup ditonjolkan oleh DharmaKun. Misi pertama pasangan ini juga diawali dengan program penguatan penegakan hukum dan Isu berkenaan dengan kesehatan juga ditonjolkan oleh kedua pasangan Pasangan ini juga memiliki keseimbangan antara kemajuan dengan penguatan mental dan akhlak masyarakat kota. Kalangan pengacara dan seluruh masyarakat Jakarta yang jenuh dengan manuver partai politik Meraih penghargaan detikcom Awards 2024 sebagai Tokoh Pemimpin Pemimpin yang progresif, inovatif, dan peduli terhadap kesejahteraan Jakarta. Mereka Pendukung Persija. Pendukung Anies Baswedan. Pendukung Basuki Tjahaja Purnama. Konfederasi Serikat Pekerja Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 Rano Karno Memahami tantangan perkotaan secara mendalam. AuSi Doel Anak SekolahanAy. Universitas Gadjah Mada (UGM), Doktor Komunikasi dari Universitas Padjajaran (Unpa. Kolaboratif . Mendapatkan penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama dari ITB . Meraih penghargaan Bintang Bhayangkara Utama . Meraih penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana . S1 Sarjana Ilmu Politik Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP AN) Diangkat sebagai duta khusus Indonesia dalam bidang pendidikan oleh UNICEF. Mendapatkan penghargaan sebagai tokoh inspiratif C&R sebagai artis pertama yang menjadi Gubernur . Menjadi Kepala Daerah Inovatif Kategori Pembangunan Infrastruktur . Mendapatkan Anugrah Akasar Utama . Submenu selanjutnya, yang menampilkan visi Jakarta sebagai kota modern yang berdaya saing global dengan kesejahteraan yang Berbagai unggulan mereka mencerminkan perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, serta akses tempat tinggal yang layak. Selain terhadap lingkungan Academic Journal of DaAowa and Communication Seluruh Indonesia (KSPSI). Kalangan pesantren dan agama. Kelompok Vol. No. January-June 2025 Hanifah Islamiyah. Siti Umaiyah KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pramono Anung dan Rano Karno berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2024 karena strategi political branding mereka yang kuat dan menyeluruh. Dilihat dari sisi identifikasi diri, mereka membangun citra sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat, berorientasi pada kebersamaan, serta memahami tantangan perkotaan secara mendalam. Pramono memiliki rekam jejak politik yang solid sebagai Sekretaris Kabinet dan Wakil Ketua DPR RI, sementara Rano Karno dikenal sebagai figur publik yang peduli terhadap pembangunan daerah. Kedekatan emosional Rano dengan masyarakat melalui citra AuSi Doel Anak SekolahanAy juga menjadi nilai tambah dalam memperkuat daya tarik mereka. Pada sisi segmentasi konstituen. Pramono Ae Rano unggul dengan jangkauan yang lebih luas dan beragam. Mereka merangkul kelompok strategis seperti pendukung Persija, basis massa Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama, serta buruh KSPSI, kalangan pesantren, dan kelompok disabilitas. Pasangan calon nomor 3 memiliki strategi political branding yang lebih komprehensif dibandingkan Ridwan Kamil Ae Suswono dan Dharma Pongrekun Ae Kun Wardana. Dari segi identifikasi diri. Pramono Ae Rano membangun citra yang dekat dengan masyarakat, mengedepankan kekeluargaan, dan memiliki rekam jejak politik yang kuat serta pengalaman dalam pemerintahan. Keunggulan ini kontras dengan Ridwan Kamil Ae Suswono yang lebih menonjolkan aspek intelektual dan teknokratis. Ridwan Kamil memiliki daya tarik sebagai arsitek dan inovator pembangunan kota, sementara Suswono mengusung citra pemimpin religius dengan pengalaman di bidang pertanian. Namun, positioning mereka yang fokus pada merebut hati dan perhatian warga Jakarta, pembangunan urban, dan daya saing ekonomi kurang memiliki kedekatan emosional dengan pemilih secara luas. Sementara itu. Dharma Pongrekun Ae Kun Wardana lebih menonjolkan aspek keamanan, moralitas, dan keseimbangan teknologi dengan penguatan mental Namun, branding mereka yang mengedepankan penegakan hukum dan ketertiban kota kurang menarik bagi mayoritas pemilih Jakarta yang lebih menginginkan solusi konkrit terkait kesejahteraan dan pelayanan publik. Analisis Citra Politik Pasangan Calon Gubernur Jakarta dalam Pemenangan Pilkada 2024 Implikasi penelitian ini juga menunjukkan bahwa elektabilitas yang tinggi sebelum hari pemilihan, tidak selalu berhasil memenangkan kontestasi politik. Meskipun elektabilitas tersebut terbentuk dari branding yang telah dibangun lebih Penelitian ini menunjukkan bahwa paslon politik dapat membangun branding yang kuat dalam setiap media kampanyenya untuk meyakinkan calon pemilih. Pemilihan Gubernur Jakarta 2024 ini menjadi menarik karena paslon dengan elektabilitas rendah dapat mengalahkan tokoh politik yang memiliki popularitas yang lebih tinggi. Penelitian ini juga masih memiliki kekurangan dalam menganalisis citra politik pasangan calon gubernur dalam pemenangan Pilkada. Keterbatasan metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan, masih banyak faktor pemenangan paslon politik. Faktor lainnya antara lain jaringan relawan, sentimen dan isu lokal, dana kampanye, dan koalisi partai pendukung. Selain itu Pilkada di Jakarta yang pemilihnya memiliki latar belakang heterogen juga menjadi pola pemenangan yang unik dibandingkan pilkada daerah lain. REFERENSI