Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) p-ISSN: 2797-2879, e-ISSN: 2797-2860 Volume 5, nomor 4, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/jppi. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Model Flipped Classroom sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas Belajar Mahasiswa Ilham*. Siska Dwi Astiati STKIP Al Amin Dompu. Dompu. Indonesia Ilham: ilhamfis58@gmail. Dikirim: 10-09-2025. Direvisi: 06-10-2025. Diterima: 10-10-2025 Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classroom yang valid, praktis dan efektif sebagai upaya peningkatan kreativitas belajar mahasiswa STKIP Al-Amin Dompu. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan dari Plomp terdiri dari beberapa fase yaitu: fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi, fase tes, evaluasi, revisi. Subjek penelitian dilakukan pada mahasiswa semester IV STKIP Al-Amin Dompu yang berjumlah 35 Mahasiswa. Intrumen penelitian yaitu lembar validasi, angket dan tes kreativitas Teknik pengumpulan data berupa data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classromm ini dikatakan layak untuk digunakan berdasarkan hasil validasi dari ahli Bahasa, isi, materi, konstruk dan desain. Untuk penilaian validasi bahasa skore persentase sebesar 63%, penilaian validasi isi skore persentase sebesar 66%, penilaian validasi materi skore persentase sebesar 75%, penilaian validasi konstruk skore persentase sebesar 71%, penilaian validasi desain skore persentase sebesar 75% sehingga masing-masing masuk pada kategori valid. Selanjutnya kepraktisan dinilai oleh dosen mata kuliah dan mahasiswa semester IV STKIP Al-amin Dompu. Untuk respon pendidik skore persentase sebesar 60% dengan kategori cukup praktis dan respon mahasiswa skore persentase 80% dengan kategori praktis. Keefektifan dilihat dari meningkatnya kreativitas belajar mahasiswa dengan score persentase 85,7% berada pada kategori kreatif sehingga keefektifan e-modul kurikulum pembelajaran yang dibuat sangat Kata Kunci: E-modul Kurikulum dan Pembelajaran. Model Flipped Classroom. Kreativitas belajar Mahasiswa Abstract: The purpose of this study is to produce a curriculum and learning e-module based on the flipped classroom model that is valid, practical, and effective as an effort to improve the learning creativity of students at STKIP Al-Amin Dompu. This research is a type of research and development (R&D). The Plomp development model consists of several phases, namely: the initial investigation phase, the design phase, the realization phase, and the testing, evaluation, and revision phases. The research subjects were 35 fourth-semester students of STKIP Al-Amin Dompu. The research instruments used were validation sheets, questionnaires, and student creativity tests. The data collection techniques included both quantitative and qualitative data. The results of the research show that the curriculum and learning e-module based on the flipped classroom model is feasible to use based on the validation results from language, content, material, construct, and design experts. The language validation scored 63%, content validation scored 66%, material validation scored 75%, construct validation scored 71%, and design validation scored 75%, all of which fall into the valid category. Furthermore, practicality was assessed by course lecturers and fourth-semester students of STKIP Al-Amin Dompu. The educatorsAo response scored 60%, categorized as fairly practical, while the studentsAo response scored 80%, categorized as Effectiveness was observed through the increase in studentsAo learning creativity, @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA with a percentage score of 85. 7% in the creative category, indicating that the developed curriculum and learning e-module is highly effective. Keywords: Curriculum and Learning E-module. Flipped Classroom Model. Student Learning Creativity PENDAHULUAN Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah mendorong hadirnya berbagai inovasi strategi dan model pembelajaran, salah satunya dengan penerapan model flipped classroom (Afriantoni et al. , 2. Flipped classroom yang dikombinasikan dengan pembelajaran berdiferensiasi yang mengajak mahasiswa mengkaji isi pokok bahasa perkuliahan secara individu di luar kelas dengan sumber belajar, sehingga sesi dikelas dimanfaatkan berdiskusi, praktik, dan penguatan konsep (Apriani et al. , 2024. Banurea, 2. Model ini juga mengubah cara tradisional pendidik dalam mengajar dimana materi disampaikan kepada pendidik sebelum kegiatan tatap muka berlangsung salah satunya melalui modul interaktif atau bahan ajar digital, sehingga pertemuan di kelas digunakan untuk aktivitas pemahaman tingkat tinggi seperti diskusi, kolaborasi dan pemecahan masalah (Majid et al. , 2. Menurut Sidik . , pemilihan model pembelajaran yang tepat dengan menyediakan variasi soal bertingkat dan memberikan umpan balik yang konstruktif dapat berkontribusi positif terhadap kemampuan peserta didik. Selanjutnya pengalaman mengajar kurikulum dan pembelajaran selama rentang dua tahun terakhir terlihat mahasiswa menunjukkan tingkat partisipasi yang relatif rendah dalam merefleksikan proses perkuliahan maupun mendiskusikan materi yang Selain itu, respons yang diberikan pada ujian cenderung bersifat konseptual semata sehingga kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran berdasarkan konsep yang dipelajari belum optimal. Dengan demikian diperlukan upaya-upaya untuk memperbaiki pembelajaran secara berkelanjutan, salah satunya dengan memvariasikan sumber belajar berupa e-modul (Arafani et al. Dikarenakan e-modul merupakan alat bantu bagi siswa untuk belajar (Arifin. Arif. Arifin. Junariarti & Sutisna, 2. Teknologi digital yang dapat digunakan dalam membuat atau mengembangkan e-modul interaktif adalah heyzine flipbooks (Lestari & Suciptangingsih, 2. Heyzine flipbooks ialah platform daring yang digunakan untuk merancang dan mengembangkan materi pembelajaran berupa modul cetak menjadi e-modul (Arafani et al. , 2. heyzine flipbooks menawarkan kemampuan untuk membuka setiap halaman buku elektronik seperti buku sungguhan, selanjutnya dengan heyzine flipbooks peserta didik dapat menggunakan ponsel untuk mengakses e-modul dengan mendistribusikan tautan, tersebut yang dapat klik untuk mengunduhnya tanpa biaya. E-book interaktif berbasis flipbooks pada sistem heyzine memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan buku cetak tradisional. Selain desain tampilannya yang lebih menarik, media ini juga dapat dikombinasikan dengan berbagai fitur yang disediakan oleh Flipbooks (Lestari & Suciptaningsih, 2. Hal ini senada dengan temuan Ilyas et al. , berbagai kemudahan fitur yang tersedia pada aplikasi heyzine dapat dimanfaatkan pada mata pelajaran. Selain itu, flipbooks berfungsi sebagai media pembelajaran digital yang dikembangkan oleh pendidik guna mempermudah jalannya proses pembelajaran (Denisa et al. , 2. Ketersediaan @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA perangkat tersebut mendorong pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, termasuk munculnya media pembelajaran bahan ajar digital, serta diskusi berbasis jaringan elekronik (Fitri et al. , 2. Berdasarkan pemaparan diatas dilakukan langkah lanjutan melalui penelitian yang mendalam dan terukur guna memperoleh hasil tentang peningkatan kreativitas belajar mahasiswa STKIP Al-Amin Dompu. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classroom yang valid, praktis dan efektif sebagai upaya peningkatan kreativitas belajar mahasiswa STKIP Al-Amin Dompu. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D). Model pengembangan dari Plomp mencakup beberapa step yaitu: step investigasi awal, step desain, step realisasi, dan step tes, evaluasi, revisi. Subjek Penelitian Subjek penelitian dilakukan pada mahasiswa semester IV STKIP Al-Amin Dompu yang berjumlah 35 Mahasiswa. Prosedur Pengumpulan Data Prosedur pengembangan yang digunakan pada penelitian ini disesuaikan dengan tahapan penyusunan e-modul dan model pengembangan Plomp. Penjelasan rinci mengenai prosedur tersebut tersaji pada Tabel 1. Tabel 1. Prosedur pengembangan model Plomp Tahap Plomp Fase Investigasi Fase desain Fase realisasi Fase tes, evaluasi dan revisi. Kegiatan Fase ini diarahkan untuk menentukan permasalahan fundamental yang diperlukan dalam pengembangan e-modul kurikulum dan pembelajaran. Pada tahap ini dilakukan analisis terhadap teori pendukung e-modul, kurikulum, mahasiswa semester IV STKIP Al-Amin Dompu, serta materi ajar melalui proses pengumpulan dan analisis informasi yang relevan untuk perencanaan kegiatan selanjutnya. Fase ini berfokus pada perancangan desain dan penataan sistematika e-modul kurikulum dan pembelajaran. E-modul kurikulum dan pembelajaran matematika yang telah dikembangkan pada tahap desain ditetapkan sebagai Prototipe 1. Prototipe tersebut selanjutnya akan melalui proses validasi dan uji coba pada fase berikutnya. Fase ini dilakukan dua kegiatan utama yaitu kegiatan validasi e-modul dan kegiatan uji coba e-modul kurikulum pembelajaran. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data kuantitatif berupa pretes, posttest, dan angket. Pretest diberikan sebelum pembelajaran sedangkan posttest diberikan saat penilaian akhir pembelajaran menggunakan e-modul kurikulum dan pembelajaran untuk mengetahui kreativitas belajar mahasiswa. Angket dilakukan melihat pendapat/tanggapan dari mahasiswa, dosen atau pihak yang terlibat dalam penelitian. Selanjutnya, teknik pengumpulan data kualitatif berupa observasi dan wawancara Hasil observasi berupa catatan lapangan selama penelitian. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA Teknik Analisis Data Jenis data kualitatif yang dilakukan penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan jenis data kuantitatif yaitu kepraktisan, uji lapangan dan analisis efektivitas. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Pengembangan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classroom pada penelitian ini menggunakan model pengembangan plomp. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classroom yang valid, praktis dan efektif sebagai upaya peningkatan kreativitas belajar mahasiswa STKIP Al-Amin Dompu. Dalam mengembangkan e-modul kurikulum dalam pembelajaran terdapat empat fase yaitu: fase investigasi. fase desain. fase realisasi. fase tes, evaluasi dan Berikut ini hasil pengembangan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classroom. Fase Investigasi Awal Fase ini berfokus pada analisis teori pendukung e-modul, analisis kurikulum, analisis mahasiswa semester IV, serta analisis materi ajar melalui pengumpulan informasi yang diperlukan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pada fase berikutnya. Teori pendukung e-modul kurikulum dan pembelajaran Berdasarkan hasil pengamatan kondisi yang terlihat yaitu minimnya referensi untuk dijadikan acuan dalam pembelajaran. Analisis kurikulum Analisis kurikulum yang dimaksud adalah kegiatan peneliti dalam menelaah kelengkapan perangkat pembelajaran seperti rancangan pembelajaran semester dan satuan acara perkuliahan. Analisis mahasiswa semester IV Analisis mahasiswa dilakukan untuk mengetahui karakteristik mahasiswa semester IV agar sesuai dengan rancangan dan pengembangan e-modul kurikulum dan pembelajaran. Analisis materi Tahap ini mencakup kegiatan mengidentifikasi, merinci, dan menata materi pembelajaran secara terstruktur dan sistematis. Fase Desain Fase desain, pada fase ini Peneliti mulai mengembangkan rancangan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis flipped classroom. Pada fase desain e-modul yang telah dirancang berupa cover, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, isi materi, kesimpulan dan daftar pustaka. Selanjutnya dikemas menggunakan aplikasi heyzine flipbooks berikut di tunjukkan pada Gambar 1-3. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA Gambar 1. Cover e-modul Gambar 2. Kata Pengantar dan Daftar Isi Gambar 3. Pendahuluan dan Isi e-modul Fase Realisasi Fase ini merupakan tahapan lanjutan dari fase desain. E-modul yang telah dikembangkan berdasarkan rancangan pada fase desain ditetapkan sebagai Prototipe 1, yang kemudian akan melalui proses validasi dan uji coba pada fase berikutnya. Fase Tes. Evaluasi dan Revisi Fase ini. Prototipe 1 yang telah dikembangkan divalidasi oleh para ahli sebelum dilakukan uji coba. Validasi ahli Validasi yang dilakukan pada validasi produk yaitu validasi isi, ahli materi, konstruk dan bahasa. Selanjutnya validasi desain berupa desain sampul, tampilan isi buku, konteks masalah dan kepadatan isi materi. Berikut Tabel 2 disajikan hasil penilaian ahli terhadap e-modul kurikulum dan pembelajaran matematika. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA Tabel 2. Hasil Penilaian Ahli terhadap e-modul Kurikulum dan Pembelajaran Lembar validasi Validasi Bahasa Validasi isi Validasi materi Validasi konstruk Validasi Desain Respon Pendidik Respon Mahasiswa Analisis Skor perolehan Skor maksimal Skor perolehan Skor maksimal Skor perolehan Skor maksimal Skor perolehan Skor maksimal Skor perolehan Skor maksimal Skor perolehan Skor maksimal Skor perolehan Skor maksimal Hasil Uji Valid Valid Valid Valid Valid Cukup praktis Praktis Tabel 2 di atas menunjukan bahwa lembar validasi bahasa, isi, materi, konstruk, desain berada pada ketegori valid, sedangkan respon pendidik tergolong pada kategori cukup praktis dan respon mahasiswa tergolong pada kategori praktis. Sehingga berdasarkan hasil penilaian, seluruh validator menyatakan bahwa e-modul yang dikembangkan tergolong baik dan siap digunakan setelah dilakukan revisi kecil. Setelah itu, dilakukan validasi tes kreativitas belajar mahasiswa dengan hasil skala penilaian valid dengan revisi berupa saran sedikit perbaikan indikator soal. Revisi e-modul kurikulum dan pembelajaran . Validasi pertama Tahap awal proses validasi dilaksanakan dengan mengajukan draft awal rancangane-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis model flipped classroom yang telah dikembangkan pada bagian awal. Berikut disajikan tabel 3 hasil validasi pertama dari tim validator. Tabel 3. Hasil Validasi Pertama Perangkat yang divalidasi E-modul kurikulum dan Hasil validasi . Desain sampul yang digunakan dinilai masih membutuhkan Usahakan dibuat sampul lebih kreatif dan berwarna serta sesuai dengan isi e-modul. Referensi harus terbaru . Perhatikan sumber yang sudah usang. E-modul harus terlihat aktifitas model flipped classroom. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA Tes kreativitas mahasiswa Angket respon mahasiswa Angket respon dosen . E-modul harus menarik dan sesuai Setiap soal yang dibuat wajib memenuhi semua indikator kreativitas Kalimat yang masih kurang jelas dan disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Kalimat menyesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Validasi kedua Validasi pada tahap kedua dilaksanakan dengan pengajuan hasil revisi berdasarkan masukan yang diperoleh dari validasi pertama. Berikut disajikan Tabel 4 hasil validasi kedua dari tim validator. Tabel 4. Hasil Validasi Kedua Perangkat yang divalidasi E-modul kurikulum dan Hasil validasi Masih terdapat redaksi kalimat yang belum tepat, pada penjelasan Selain itu, terdapat kesalahan penulisan tanda penghubung. Hasil validasi tahap kedua menunjukkan bahwa tim validasi telah menilai emodul kurikulum dan pembelajaran matematika berbasis flipped classroom yang telah dikembangkan melalui lembar validasi. Uji Coba Terbatas E-modul yang telah disempurnakan berdasarkan masukan dari validator, selanjutnya diujicobakan pada mahasiswa STKIP Al-Amin Dompu semester IV. Data uji coba yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan e-modul yang dikembangkan dan sebagai bahan pertimbangan untuk merevisi protipe menjadi perangkat final. Analisis Data Kepraktisan Data kepraktisan e-modul kurikulum dan pembelajaran yang dikembangkan diperoleh dari angket respon mahasiswa dan angket respon dosen mata kuliah. Berikut hasil respon dosen mata kuliah yang diperoleh jumlah skor uji coba yaitu 67 dengan presentasi 96%. Skor ini termasuk dalam rentang 81-100 dengan kategori Ausangat praktisAy. Selanjutnya hasil respon mahasiswa semester IV STKIP Al-Amin Dompu yang berjumlah 11 mahasiswa sebagai perwakilan untuk diberi angket penilaian terhadap e-modul kurikulum dan pembelajaran. Berdasarkan penilaian angket tersebut, diperoleh jumlah skor yaitu 39 dengan presentasi 70%. Skor ini termasuk dalam kategori praktis. Berdasarkan kedua komponen kepraktisan di atas yaitu angket respon dosen mata kuliah dan angket respon mahasiswa, hasil analisis dari keduanya menunjukkan respon yang positif terhadap e-modul yang digunakan. Analisis data keefektifan Komponen untuk mengukur data keefektifan yaitu indikator kreativitas belajar Selanjutnya hasil analisis skor tes kreativitas belajar mahasiswa semester IV STKIP Al-Amin Dompu terlihat 35 mahasiswa yang mengikuti tes, tidak terdapat mahasiswa yang berada pada kategori sangat tidak kreatif. Mahasiswa dengan kategori AukreatifAo sebanyak 30 mahasiswa dengan presentase 85,7%, sedangkan mahasiswa dengan kategori sangat kreatif sebanyak 5 mahasiswa dengan presentase 14,3%. Sehingga disimpulkan belajar mengajar dengan menggunakan e-modul kurikulum pembelajaran berbasis flipped classroom yang dikembangkan berada pada kategori kreatif. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA PEMBAHASAN Pengembangan e-modul kurikulum dan pembelajaran berbasis flipped classroom telah melalui serangkaian fase pengembangan model plomp mulai dari fase investigasi awal . reliminary investigatio. yaitu dilakukan analisis teori pendukung e-modul, analisis kurikulum, analisis mahasiswa semester IV dan analisis materi ajar. Fase desain . yaitu dirancang berupa cover, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, isi materi, kesimpulan dan daftar pustaka. Fase realisasi . yaitu lanjutan fase desain, e-modul yang telah disusun berdasarkan rancangan pada fase desain. Fase tes, evaluasi dan revisi . est, evaluation and revisio. yaitu fase ini, prototipe satu yang telah dibuat kemudian divalidasi oleh ahli sebelum diujicobakan. Artinya materi yang termuat dalam e-modul kurikulum dan pembelajaran sudah disusun mengikuti tahapan model flipped classroom. Berdasarkan hasil validitas dari validator menunjukkan e-modul kurikulum dan pembelajaran berada kategori valid. Hal ini senada dengan temuan Risa et al. dimana dalam temuanya dilakukan dua kali validasi, validasi pertama memperoleh skor 37 dari 50 . %) dengan kategori cukup layak dan validasi kedua memperoleh skor 47 . %) dan dinyatakan layak. Temuan Jannah et al. , mengungkapkan pengembangan bahan ajar Flipbook berbantuan Heyzine secara keseluruhan, produk ini memiliki rata-rata validitas 93% yang termasuk dalam kategori sangat valid . Kepraktisan dinilai oleh dosen mata kuliah dan mahasiswa semester IV STKIP Al-amin Dompu dengan kategori sangat praktis dan praktis serta layak digunakan. Hal ini senada dengan temuan Sari et al. , yang menyatakan respon peserta didik yang diberikan memperoleh skor dengan presentasi 97,3% yang masuk pada kategori sangat praktis, dimana peserta didik menghasilkan respon positif terkait ebook yang dikembangkan hingga akhirnya dinilai layak oleh peserta didik untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Keefektifan dilihat dari meningkatkan kreativitas belajar mahasiswa yang berada pada kategori kreatif sehingga keefektifan e-modul kurikulum pembelajaran yang dibuat sangat efektif. Temuan Hani et al. , menyatakan e-book berbantuan heyzine terbukti sangat layak, mendapatkan respon positif dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan Temuan Sidik & Rumbia . , menyatakan modul yang kelayakan baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran harus memiliki ketiga indikator yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Selanjutnya temuan Awwaliyah et al. , menunjukkan bahwa e-modul berbasis flipbook dapat dikategorikan layak, efektif, dan praktis sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Selain itu, pengembangan e-modul berbasis flipbook digital dapat digunakan pada kegiatan belajar dan dapat meningkatkan literasi sains siswa (Humairah et al. , 2. KESIMPULAN Berdasarkan hasil validitas dari validator menunjukkan e-modul kurikulum dan pembelajaran berada kategori valid. Selanjutnya kepraktisan dinilai oleh dosen mata kuliah dan mahasiswa semester IV STKIP Al-amin Dompu dengan kategori sangat praktis dan praktis serta layak digunakan. Keefektifan dilihat dari meningkatkan @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ilham & Astiati. Pengembangan E-modul Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis ModelA kreativitas belajar mahasiswa yang berada pada kategori kreatif sehingga keefektifan e-modul kurikulum pembelajaran yang dibuat sangat efektif. UCAPAN TERIMAH KASIH Ucapan terima kasih ditujukan kepada DPPM Kemendiktisaintek sebagai penyandang dana dalam terlaksananya kegiatan program hibah dengan nomor kontrak induk 129/C3/DT. 00/PL/2025 dan nomor kontrak turunan 2166/LL8/AL. 04/2025, 23/LPPM/STKIP-A/VI/2025. Terima kasih juga ditujukan kepada Perguruan Tinggi STKIP Al-Amin Dompu yang telah mendukung dan memberikan ijin pelaksanaan kegiatan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA