Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 PENERAPAN SENAM HAMIL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH RT 002/ RW 001 PULAU KELAPA Nancy Febriana1*. Lulu Febriyanti2. Rosita Lubis3 1,3 Dosen Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya 2 Mahasiswa Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya *Koresponden: Nancy Febriana. Alamat: Jakarta. Email: Nnacy@husadakaryajaya. Received: 15 juli | Revised: 13 agustus | Accepted: 29 Agustus Abstrak Latar belakang Senam hamil merupakan program kebugaran bagi ibu hamil untuk mengencangkan sistem tubuh dan mempersiapkan otot menghadapi masa kehamilan. Senam kehamilan dilaksanakan pada setiap akhir sesi edukasi ibu hamil sebagai sumber untuk menambah pengetahuan tentang kehamilan dan persiapan persalinan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman secara nyata penerapan senam hamil terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan pada ibu hamil primigravida di wilayah Rt 002/ Rw 001 Pulau Kelapa. Metodologi penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melakukan penerapan senam hamil terhadap 2 pasien yang mengalami kecemasan dalam menghadapi proses persalinan dari mulai tahap pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil Berdasarkan hasil evaluasi selama 5 hari dari 2 kedua pasien setelah dilakukan senam hamil, pada Ny. didapatkan sudah tidak merasa cemas dan merasa nyaman dan yakin akan mengadapi proses persalinan yang akan dihadapinya sedangkan pada Ny. Y cemasnya berkurang. Kesimpulan Kesimpulan penelitian ini terapi penerapan senam hamil dapat menurunkan tingkat kecemasan. Kata kunci Senam Hamil. Kecemasan. Primigravida Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 Latar belakang Berdasarkan Word pertama kali melahirkan, dan 15,8% Health ibu tanpa suami. dukungan dan ketakutan Organization . , sekitar 10% ibu hamil dan melahirkan dilaporkan Hasil pernah mengikuti senam hamil pada saat masa kehamilannya, tidak mengetahui tersebut, 28,7% atau 107. 000 mengalami manfaat senam hamil. kecemasan sedang selama kehamilan. DKI prevalensi gangguan kecemasan pada ibu hamil sebesar 43,3% kecemasan ringan, 43,3% 13,4% kecemasan berat. Kecemasan saat hamil disebabkan oleh tubuh yang mempengaruhi kadar bahan kimia di otak yang berperan dalam mengatur emosi. Ibu hamil yang menderita kecemasan menunjukkan gejala dan mudah terkadang mengalami gejala gangguan obsesifkompulsif dan serangan panik (Nareza, 2. Menurut penelitian Siregar dkk. Survei di dapatkan data bahwa 2 ibu hamil tidak jumlah kasus kecemasan pada ibu hamil Jakarta pada tahun 2018 menunjukkan Kelapa kepada 2 ibu hamil primigravida setelah kelahiran. Sementara di Indonesia. Dari dilakukan penulis di Rt02/Rw01 Pulau tinggi: 15,6% selama kehamilan dan 19,8% berkembang, angka kejadiannya bahkan lebih pertama mereka hamil (Siregar, dkk, khususnya depresi. Di negara-negara Tujuan penelitian Tujuan umum dari penelitian ini senam hamil terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan pada ibu hamil primigravida di Wilayah Rt 002/Rw 001 Pulau Kelapa. Tujuan meliputi kemampuan untuk melakukan pengkajian pada ibu hamil, menetapkan prioritas pada ibu hamil, merumuskan intervensi pada ibu hamil, melaksanakan intervensi atau tindakan keperawatan dengan memberikan program senam yang dilakukan pada tahun 2021 mengenai tingkat kecemasan ibu hamil menjelang kecemasan, mengevaluasi hasil tindakan persalinan mengungkapkan, hanya 8,1% ibu keperawatan pada ibu hamil setelah hamil yang mengalami kecemasan ringan, dan menerima program senam 91,9% tidak merasa cemas. 20% ibu hamil yang menderita kecemasan ringan termasuk keperawatan pada ibu hamil. hamil, serta berpendidikan sarjana, 11,5% ibu tidak bekerja, 60% ibu yang baru Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 Metode penelitian 6 Pertimbangan etik 1 Desain penelitian Peneliti mempertimbangkan keterlibatan Dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengevaluasi efek dari Peneliti tingkat kecemasan ibu primigravida keyakinan pada resposden bahwa penelitian selama proses persalinan. Penelitian ini ini tidak akan merugikan mereka. Selain itu juga peneliti menjaga privasi responden diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Lokasi penelitian akan berada di wilayah Rt02/Rw01 Hasil penelitian Pulau Kelapa. 2 Populasi dan sampel Pasien Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah ibu primigravida Skor 21 Senam Skor 8 P1 : Ny. merupakan sebagian kecil dari populasi Tindakan Pulau Kelapa. Sampel yang diambil Sebelum P2 : Ny. yang tinggal di wilayah Rt02/Rw01 Tingkat kecemasan Skor 24 Senam Skor 10 Pada Ny. kecemasan dengan skor 21 dari kategori 3 Instrumen pengumpulan data Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang kecemasan menurun dengan skor 8 dari kategori tidak dikatakan cemas sedangkan adalah: wawancara, senam hamil dan pada Ny. Y didapatkan tingkat kecemasan dengan skor 24 dari kategori yang sama 4 Pengumpulan data Pengumpulan yaitu kecemasan sedang hingga tingkat kecemasan menurun dengan skor 10 dari tahap yang melibatkan interaksi dengan subjek dan disesuaikan dengan desain kategori tidak dikatakan. Pembahasan Cara pengumpulan data Pada bagian pembahasan, penulis bervariasi tergantung pada desain dan akan meninjau "Penerapan Senam Hamil Proses Terhadap Tingkat Kecemasan Selama pengumpulan data dalam penelitian ini Proses Persalinan pada Ibu Hamil Pertama melibatkan wawancara, di Wilayah Rt02/Rw01 Pulau Kelapa" dan pengumpulan dokumen. Informasi dengan tujuan membandingkan tinjauan yang terkumpul mencakup informasi teori dengan langkah-langkah asuhan terkait dengan pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. diimplementasikan melalui pendekatan proses asuhan keperawatan. Pendekatan 5 Analisa data Data yang dipaparkan meliputi informasi subjektif dan objektif yang penentuan diagnosis, tindakan intervensi, penerapan, dan penilaian. Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 2 Diagnosa 1 Pengkajian Dalam proses pengkajian yang dilakukan pada Ny. berhubungan dengan kekhawatiran akan dilakukan secara komprehensif dimulai kegagalan, penulis telah melaksanakan dari identifikasi data, keluhan utama, intervensi dan implementasi yang sama. riwayat kesehatan saat ini, riwayat Tujuannya kesehatan keluarga, rutinitas harian, hingga pemeriksaan fisik. Tujuan dari kecemasan dengan memberikan latihan Ny. Berdasarkan Sebelum mengumpulkan informasi yang relevan pembelajaran senam hamil, langkah untuk penggunaan selanjutnya. pertama adalah menciptakan suasana Berdasarkan dilakukan oleh penulis pada tanggal 25 kepercayaan pada pasien. April 2024, hasil observasi pada kedua Faktor pasien adalah sebagai berikut: Ny. menegakan diagnosa ini adalah tanda berusia 25 tahun, sementara Ny. dan gejala serta keluhan yang dirasakan berusia 22 tahun. Hasil pengkajian juga oleh pasien, kemudian terdapat buku referensi standar diagnosis keperawatan mengalami kecemasan. Ny. K merasa Indonesia (SDKI, 2. , yang dapat cemas menghadapi proses persalinan membantu dalammerumuskan diagnosa. yang akan datang, sesuai dengan teori Tidak ditemukan faktor penghambat yang dikemukakan oleh (Utami, 2. dalam menegakandiagnosa. tentang persiapan kesehatan mental dan fisik ibu hamil 3 Intervensi proses persalinan. Intervensi diidentifikasi untuk pasien 1 dan 2 yang Sementara Ny. Y mengalami mengalami kecemasan, yang dilakukan sesuai dengan teori yang diusulkan oleh kegagalan, akan dilakukan selama 5 hari (Pratama et al, 2. tentang faktor- dengan kriteria hasil berupa penurunan faktor yang mempengaruhi partisipasi tingkat kegelisahan, penurunan tremor, dalam senam hamil pada berbagai tahap danpenurunan warna kulit pucat. Dengan rutin dan secara aktif Intervensi mengikuti program senam hamil, wanita langkah-langkah dapat mempertahankan kesehatan tubuh dan janin secara optimal. Faktor tanda-tanda menciptakan suasana terapeutik untuk melakukan pengkajian pada pasien yaitu pasien kooperatif dan faktor penghambat tidak ada kendala yang ditemukan yang mengurangi tingkat kecemasan. Faktor menghambat proses tersebut. intervensi adalah ketersediaan buku Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 referensi standar intervensi keperawatan menghalangi proses tersebut. Faktor Indonesia (SIKI, Tidak ada hambatan implementasi adalah pasienkooperatif saat diberikan penerapan senam hamil. diidentifikasi dalam proses penyusunan Tidak ditemukan faktor penghambat. 5 Evaluasi 4 Implementasi Evaluasi Implementasi setelah penulis menerapkan intervensi tindakan yang diberikan kepada pasien sesi senam hamil selama lima hari dengan memberikan perawatan yang telah ditetapkan, dengan seminggu adalah tujuan meningkatkan status kesehatan. tingkat kecemasan pada kedua ibu Selama periode 25 April 2024 hingga 3 Hasil evaluasi menunjukkan Mei2024, implementasi dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun Pada Ny. implementasi diterapkan pada pasien 1 persalinan mendatang. Sementara itu, dan pasien 2 dengan langkah-langkah Ny. Y juga sudah mengatasi rasa kecemasan, memantau gejala kecemasan, menghadapi proses persalinan yang akan dijalani. Faktor memberikan pelatihan teknik relaksasi, dan mengajarkan senam hamil. Ini kooperatif saat melakukan penerapan bertujuan untuk mengurangi tingkat sampai evaluasi terdapat hasil yang kecemasan pada ibu hamil primigravida menjelang proses persalinan. Tidak Dari hasil evaluasi tersebut, dapat kelima, implementasi terus dilakukan disimpulkan bahwa rutin melakukan langkah-langkah senam hamil selama lima hari dalam seminggu pada pagi hari membantu kecemasan, memantau gejala kecemasan, dalam menstabilkan dan mengurangi dan memberikan pelatihan senam hamil. kecemasan fisik dan mental. Selama Hasil Pada Ny. dilakukan oleh penulis dari hari pertama tingkat kecemasan dengan skor 21 hingga hari kelima mencakup tingkat kecemasan kedua pasien sebelum dan hingga tingkat kecemasan menurun setelah diberikan sesi senam hamil. dengan skor 8 dari kategori tidak Pasien menunjukkan tingkat kerjasama dikatakan cemas sedangkan pada Ny. yangtinggi selama pelatihan senam hamil dengan skor 24 dari kategori yang Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 sama yaitu kecemasan sedang hingga Namun, setelah tingkat kecemasan menurun dengan skor beberapa sesi latihan, pasien 10 dari kategori tidak dikatakan. Selain tersebut merasa bahwa tingkat itu, aktivitas fisik selama kehamilan juga kecemasannya telahmenurun. dapat memberikan persiapan bagi ibu Pasien menghadapi persalinan, sesuai dengan Maryunani yang besar terhadap proses persalinan karena sebelumnya olahraga selama tidak pernah mengikuti senam Yetty . kehamilan tidak hanya memperkuat Namun, otot-otot yang membentuk jalan lahir dilakukan latihan senam hamil, juga memiliki efek merilekskan yang membantu menjaga keseimbangan emosi tersebut juga menurun. pada ibu hamil. Kedua Oleh karena itu, dapat ditarik menunjukkan antusiasme dan kesimpulan bahwa memberikan latihan Senam khusus untuk ibu yang sedang menurunkan tingkat kecemasan pada kecemasan selama lima hari pasien yang mengalami ansietas. Kesimpulan mematuhi prosedur yang telah 1 Kesimpulan dijelaskan oleh penulis. Dari dilakukan oleh penulis selama lima 2 saran hari, dari tanggal 25 hingga 3 Mei Dari kesimpulan yang telah disajikan 2024, pada kedua pasien terlihat di atas, penulis ingin memberikan saran sebagai berikut: Bagi masyarakat/pasien latihan senam hamil. Pada Ny. Harapannya dengan skor 21 dari kategori kecemasan sedang sedangkan pada Ny. Y didapatkan tingkat kecemasan melalui penerapan senam hamil. dengan skor 24 dari kategori yang Evaluasi Bagi institusi pendidikan Penulisan tulis ilmiah mengadopsi metode studi kasus yang tanggal 3 Mei 2024 menunjukkan memerlukan referensi yang kuat dari penurunan kecemasan pada kedua jurnal-jurnal karena itu,diharapkan bahwa institusi Oleh Pada pasien pertama, saat pendidikan akan memperluas koleksi pertama kali melakukan latihan buku dan jurnal yang berkaitan dengan asuhan keperawatan pada ibu hamil yang mengalami kecemasan. Volume 10. Nomor 2. April Ae September 24 ISSN: 2442-501x E-ISSN: 2541-2892 Langkah ini diharapkan akan melengkapi Midwifery and Health Sciences Journal, 3. literatur yang tersedia bagi pembaca. Senam Hamil . Hubungan Dengan Tingkat KecemasanIbu Hamil Trimester i Dalam Menghadapi Persalinan. Jurnal Bagi peneliti Multidisiplin Ilmu, 1 . Mastuiroh. , & T. Hasil penelitian ini diharapkan dapat Metodologi menjadi panduan bagi peneliti lainnya, (Pertam. Jakarta: serta dapat meningkatkan pengetahuan Kesehatan Republik Indonesia. asuhan keperawatan pada ibu hamil yang Diharapkan Kesehatan Kementerian Siswati. Fatkhiyah. Hubungan Perilaku Keikutsertaan menghadapi proses persalinan pertama Penelitian Naharani, dan pemahaman dalam menerapkan Dengan Tingkat Kelas Ibu Hamil Kecemasan Dalam Menghadapi Persalinan Pada Ibu kecemasan pada ibu hamil tersebut Hamil Primigravida Trimester i Di Desa dapat berkurang. Kalisapu Kecamatan Slawi. Siklus: Journal Bagi peneliti selanjutnya Research Midwifery Politeknik Tegal, 7. Temuan ini bisa menjadi titik tolak bagi 300- 304. pengetahuan dan pemahaman tentang mengalami kecemasan. Julianawati peneliti berikutnya dalam menjalankan Parni. studi lebih lanjut tentang manfaat senam Pengaruh Senam Hamil Tingkat Tambunan Kecemasan . Terhadap Menghadapi Proses Persalinan Normal Di Pmb Dewi Nur Indah Sari Jakarta Selatan Tahun 2022. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah. Referensi