OPTIMALISASI MIXED LIGHT DALAM FOTOGRAFI PRODUK: WORKSHOP UNTUK TEMAN TULI SURAKARTA Ayuningtias Budi Pertiwi1. Wahyu Sukma Nada 2, dan Kristina Novi Susanti3 1,2,3 Institut Seni Indonesia. Surakarta. Indonesia abpertiwi77@std. isi-ska. id 2 wahyu. infoku@gmail. com 3 kristina@isiisi-ska. ABSTRAK Pelatihan keterampilan fotografi produk menjadi salah satu upaya pemberdayaan yang relevan dalam mendukung potensi komunitas teman tuli di era ekonomi kreatif. Teman tuli memiliki keunggulan dalam bidang visual, namun keterbatasan akses pelatihan praktis sering menjadi kendala pengembangan diri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknik mixed light, yaitu kombinasi cahaya alami . atural ligh. dan cahaya buatan . rtificial ligh. , dalam praktik fotografi produk melalui workshop yang inklusif. Metode kegiatan berupa praktik langsung di lokasi DPC Gerkatin Kota Surakarta dengan pendekatan visual dan penggunaan bahasa isyarat agar dapat diakses sepenuhnya oleh Workshop dilaksanakan pada 24 Mei 2025 dengan total peserta sebanyak 15 orang. Materi pelatihan meliputi pengenalan dasar fotografi produk, prinsip pencahayaan, serta praktik memotret produk menggunakan teknik mixed light. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait teknik pencahayaan serta kemampuan memproduksi foto produk yang layak digunakan untuk keperluan promosi. Pelatihan ini juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dan membuka peluang pengembangan keterampilan di bidang ekonomi kreatif. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan fotografi yang inklusif dan berbasis praktik mampu menjadi sarana pemberdayaan yang efektif bagi komunitas teman Kata Kunci: teman tuli, fotografi produk, mixed light. ABSTRACT Product photography training is one of the relevant empowerment efforts to support the potential of the deaf community in the era of the creative economy. Deaf individuals have advantages in the visual field. however, limited access to practical training often becomes an obstacle to selfdevelopment. This activity aims to optimize the use of mixed light techniques, which combine natural light and artificial light, in product photography practices through an inclusive workshop. The method used was direct practice at the DPC Gerkatin Surakarta location with a visual approach and the use of sign language to ensure full accessibility for the participants. The workshop was held on May 24, 2025, with a total of 15 participants. The training materials included basic product photography, lighting principles, and hands-on practice using mixed light techniques. The results of this activity showed an increase in participants' understanding of lighting techniques and their ability to produce product photos suitable for promotional purposes. This workshop also improved participants' self-confidence and opened opportunities for skill development in the creative economy sector. The activity proved that an inclusive and practicebased photography approach can be an effective means of empowerment for the deaf community. Keywords: deaf community, product photography, mixed light Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 PENDAHULUAN Perkembangan industri kreatif di era digital semakin membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan yang relevan, salah satunya adalah fotografi produk. Fotografi produk berperan penting dalam menunjang pemasaran visual, terutama dalam ekosistem bisnis daring yang mengandalkan kekuatan gambar untuk menarik Kemampuan menghasilkan foto produk yang berkualitas tidak hanya menjadi kebutuhan industri, tetapi juga menjadi salah satu bentuk keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Namun demikian, akses terhadap pelatihan keterampilan fotografi produk masih belum merata, terutama bagi kelompok difabel, seperti komunitas teman tuli. Teman tuli memiliki keunggulan dalam persepsi visual, tetapi seringkali dihadapkan pada keterbatasan akses informasi dan pelatihan yang inklusif. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, keterampilan fotografi produk dapat menjadi salah satu alternatif pemberdayaan yang efektif bagi mereka. DPC Gerkatin Kota Surakarta sebagai bagian dari Gerakan Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia merupakan organisasi yang berfokus pada pengembangan potensi dan kesejahteraan komunitas teman tuli. Melalui kolaborasi antara mahasiswa MBKM Mandiri Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta dan DPC Gerkatin Kota Surakarta, dilaksanakan kegiatan workshop fotografi produk yang bertujuan meningkatkan keterampilan praktis peserta, khususnya dalam memanfaatkan teknik mixed light. Teknik mixed light, yaitu kombinasi cahaya alami . atural ligh. dan cahaya buatan . rtificial ligh. , merupakan salah satu teknik yang dapat menghasilkan foto produk yang menarik dan profesional, sekaligus memperkenalkan konsep pencahayaan yang aplikatif dalam fotografi Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya inklusi sosial dan pemberdayaan komunitas teman tuli di bidang ekonomi kreatif. Artikel ini akan memaparkan latar belakang, tujuan, metode pelaksanaan, hasil kegiatan, dan kesimpulan dari workshop fotografi produk berbasis mixed light yang dilaksanakan bersama DPC Gerkatin Kota Surakarta. Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Ayuningtias Budi Pertiwi. Wahyu Sukma Nada. Kristina Novi Susanti Optimalisasi Mixed Light dalam Fotografi Produk: Workshop untuk Teman Tuli Surakarta METODE Kegiatan workshop fotografi produk dengan penerapan teknik mixed light dilaksanakan menggunakan metode praktik langsung di lapangan dengan pendekatan Metode ini dipilih agar peserta, dalam hal ini komunitas teman tuli dari DPC Gerkatin Kota Surakarta, dapat memahami materi secara aplikatif melalui pengalaman belajar yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan mereka. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap persiapan yang meliputi koordinasi dengan pihak mitra, penyusunan materi pelatihan, serta pengadaan alat dan bahan yang Materi pelatihan disusun secara sederhana dan visual agar mudah dipahami oleh peserta, serta dilengkapi dengan penjelasan menggunakan bahasa isyarat untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tanpa hambatan komunikasi. Workshop dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2025 bertempat di Markas DPC Gerkatin Kota Surakarta. Jl. Apel i No. Jajar. Laweyan. Surakarta. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta dari komunitas teman tuli. Selama workshop, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar-dasar fotografi produk, prinsip penggunaan cahaya alami dan buatan, serta demonstrasi teknik mixed light untuk menghasilkan foto produk yang optimal. Selanjutnya, peserta melakukan praktik memotret produk secara langsung dengan bimbingan dari instruktur dan pendamping. Selain itu, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi diskusi dan evaluasi guna mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Seluruh proses pelatihan didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan laporan kegiatan. Dengan metode partisipatif dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang efektif, meningkatkan keterampilan peserta, serta mendukung upaya pemberdayaan komunitas teman tuli di bidang ekonomi kreatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaa Workshop Workshop fotografi produk dengan penerapan teknik mixed light merupakan bagian dari program MBKM Mandiri Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta, dengan skema Proyek Kemanusiaan yang berkolaborasi bersama DPC Gerkatin Kota Surakarta. Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2025 bertempat di Markas DPC Gerkatin Kota Surakarta yang berlokasi di Jl. Apel i No. Jajar. Laweyan. Surakarta. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Panitia. Harry Muzaldi Assiddiqi, dilanjutkan dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan sesi workshop. Dalam sesi ini, dua pemateri yaitu Ayuningtias Budi Pertiwi dan Wahyu Sukma Nada yang memberikan materi mengenai dasardasar fotografi produk serta pengenalan teknik mixed light, yakni kombinasi penggunaan natural light . ahaya alam. dan artificial light . ahaya buata. dalam proses pengambilan gambar produk. Materi disampaikan menggunakan bahasa visual yang dilengkapi dengan penerjemah bahasa isyarat untuk memastikan seluruh peserta dapat memahami isi pelatihan. Setelah sesi teori, peserta yang berjumlah 15 orang dari komunitas teman tuli melakukan praktik langsung memotret produk yang telah disediakan. Produk yang digunakan dalam kegiatan ini adalah hasil karya peserta dari kegiatan sebelumnya, sehingga memiliki nilai personal dan meningkatkan rasa keterlibatan peserta dalam proses workshop. Gambar 1. Pemaparan materi (Foto: Kelompok MBKM Gerkatin. Mei 2. Gambar 2. Suasana saat praktik (Foto:Kelompok MBKM Gerkatin. Mei 2. Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Ayuningtias Budi Pertiwi. Wahyu Sukma Nada. Kristina Novi Susanti Optimalisasi Mixed Light dalam Fotografi Produk: Workshop untuk Teman Tuli Surakarta (A) (B) (C) (D) Gambar 3. Alat praktik (Foto: detik. Juni 2023 Hasil Praktik Peserta Hasil praktik menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan teknik mixed light dengan cukup baik meskipun sebagian besar belum memiliki pengalaman sebelumnya di bidang fotografi produk. Peserta dapat memahami konsep pencahayaan, memanfaatkan perpaduan cahaya alami dan buatan untuk menghasilkan foto produk yang lebih profesional. Beberapa foto produk yang dihasilkan menunjukkan peningkatan pada aspek komposisi, pencahayaan, dan ketajaman visual. Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Selain itu, peserta juga mulai memahami pentingnya penggunaan properti tambahan seperti latar belakang . untuk meningkatkan estetika foto produk. Dalam kegiatan ini, panitia menyediakan stand dan kain background yang digunakan oleh peserta saat memotret produk. Gambar 4. Hasil foto produk (Foto: Kelompok MBKM Gerkatin. Mei 2. (A) (B) Gambar 5. Foto sebelum dan sesudah pelatihan (Foto: Kelompok MBKM Gerkatin. Mei 2. Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Ayuningtias Budi Pertiwi. Wahyu Sukma Nada. Kristina Novi Susanti Optimalisasi Mixed Light dalam Fotografi Produk: Workshop untuk Teman Tuli Surakarta Dampak Kegiatan Terhadap Peserta Pelaksanaan workshop ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi peserta, tidak hanya dalam peningkatan keterampilan teknis fotografi produk, tetapi juga dalam aspek psikologis seperti kepercayaan diri dan motivasi diri. Peserta merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan kemampuan visual yang dimiliki, serta memahami bahwa keterampilan fotografi produk dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan inklusif yang dilakukan oleh tim panitia MBKM Mandiri ISI Surakarta, terutama dengan keterlibatan Dosen Pembimbing Lapangan. Kristina Novi Susanti. Sn. Sn. , yang turut mengawal jalannya kegiatan. Dukungan penggunaan bahasa isyarat dan penyampaian materi berbasis visual menjadi kunci dalam memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan metode yang tepat dan pendekatan yang inklusif, teman tuli dapat diberdayakan melalui pengembangan keterampilan praktis seperti fotografi produk, yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini. KESIMPULAN Kegiatan workshop fotografi produk dengan penerapan teknik mixed light yang dilaksanakan bersama komunitas teman tuli di Kota Surakarta berhasil memberikan kontribusi positif dalam pengembangan keterampilan peserta. Penerapan metode praktik langsung yang disertai pendekatan visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap teknik dasar fotografi produk, khususnya terkait pencahayaan kombinasi antara cahaya alami dan buatan. Keunggulan utama dari kegiatan ini terletak pada metode pelatihan yang inklusif, penggunaan bahasa isyarat sebagai media komunikasi, serta materi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta. Meskipun demikian, kegiatan ini masih memiliki keterbatasan, antara lain durasi waktu praktik yang relatif singkat dan jumlah peralatan pendukung yang belum memadai untuk memberikan variasi praktik pencahayaan secara Volume 16 Nomor 2 Desember 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 DAFTAR PUSTAKA