HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ULTRASONOGRAFI DALAM PEMERIKSAAN KEHAMILAN DENGAN PERILAKU PEMANFAATAN ULTRASONOGRAFI RELATIONSHIP LEVEL OF PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT ULTRASONOGRAPHY IN PREGNANCY EXAMINATION WITH BEHAVIOR OF USING ULTRASONOGRAPHY Nukita Fibriyana Suryaningsih*1. Betanuari Sabda Nirwana2. Putri Wahyu Wigati3. Halimatus Saidah4 1,2,3,4,5 Universitas Kadiri. Jl. Selomangleng No. 1 Kota Kediri, . 775074 Program Studi Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Kadiri Kediri e-mail: nukitafs@yahoo. ABSTRAK Ultrasonografi (USG) adalah salah satu upaya pemeriksaan kandungan atau Ante Natal Care (ANC) pada ibu hamil untuk mengetahui kondisi janin dalam tubuh. Menurut World Health Organization (WHO) . USG merupakan moda pencitraan dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang menghasilkan gambaran irisan melintang dari janin. Menurut Callen . , pemeriksaan kandungan dengan USG dapat mengetahui ada atau tidaknya kehamilan, hidup atau tidaknya janin, lokasi dari plasenta, dan umur gestasi. USG merupakan moda pemeriksaan kehamilan yang aman bagi janin jika digunakan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Ultrasonografi dan perilaku Perilaku Pemanfaatannya untuk menunjang pemeriksaan kehamilan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah berdasarkan lingkup penelitian menggunakan rancangan inferensial, berdasarkan tempat penelitian termasuk jenis penelitian lapangan, berdasarkan waktu pengumpulan data termasuk jenis rancangan penelitian crossectional, berdasarkan tujuan penelitian termasuk jenis rancangan penelitian Analitik Korelasi, berdasarkan sumber data termasuk rancangan penelitian Primer. Analisa data yang digunakan adalah dengan Chi Ae Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value sebesar 0. 000 kurang dari 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku Perilaku Pemanfaatan USG. Berdasarkan kekuatan hubungan yaitu 637 artinya kekuatan hubungan kuat, dengan korelasi positif dimana semakin banyak ibu hamil dengan pengetahuan yang rendah, maka banyak ibu hamil yang tidak memanfaatkan fasilitas penunjang yaitu Ultrasonografi. Kata kunci : Ultrasonografi. Ibu Hamil. Tingkat Pengetahuan. Perilaku ABSTRACT Ultrasonography (USG) is one of the efforts to examine the womb or Ante Natal Care (ANC) in pregnant women to determine the condition of the fetus in the body. According to the World Health Organization (WHO) . Ultrasound is an imaging mode that uses high-frequency sound waves to produce a cross-sectional image of the fetus. According to Callen . , ultrasound examination can determine the presence or absence of pregnancy, whether or not the fetus is alive, the location of the placenta, and gestational age. Ultrasound is a safe mode of pregnancy examination for the fetus if used The purpose of this study was to determine the level of knowledge of pregnant women about Ultrasonography and the behavior of its utilization behavior to support pregnancy examinations. Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 The research design used was based on the scope of the study using an inferential design, based on the place of research including the type of field research, based on the time of data collection including the type of cross-sectional research design, based on the research objectives including the type of Correlation Analytical research design, based on data sources including the Primary research Analysis of the data used is the Chi - Square. The results showed that the p value of 0. 000 was less than 0. 05, meaning that there was a significant relationship between knowledge and behavior of USG utilization. Based on the strength of the relationship, which is 0. 637, it means that the strength of the relationship is strong, with a positive correlation where the more pregnant women with low knowledge, the more pregnant women who do not take advantage of the supporting facilities, namely Ultrasonography. Keywords: consumption of balanced nutrition, age, the incidence of anemia gravidarum PENDAHULUAN Pemeriksaan kandungan dengan USG merupakan pemeriksaan standar yang tidak wajib, namun dengan pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mendeteksi lebih dini keadaan yang beresiko terhadap ibu dan janin (Prawirohardjo, 2. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 Pasal 2, pelayanan kesehatan pada masa hamil bertujuan untuk menjamin kesehatan ibu dan mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas, mengurangi angka kesakitan dan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, menjamin tercapainya kualitas hidup dan pemenuhan hak-hak reproduksi, serta mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang bermutu. Pada permenkes No 21 Tahun 2021 bahwa pelayanan kesehatan masa hamil dilakukan sekurang-kurangnya enam kali selama masa kehamilan (Permenkes, 2. Data dari profil kesehatan di provinsi Jawa Timur menyebutkan bahwa ibu hamil yang melakukan USG hanya kisaran 30%, hal ini dipengaruhi karena tingkat pengetahuan ibu hamil yang masih kurang tentang manfaat USG. Data dari Dinkes Kabupaten Ngawi, ada banyak sekali kasus ibu hamil dan bersalin yang mengalami komplikasi, salah satu faktornya adalah karena tidak pernah melakukan USG. Survei Pendahulan pada bulan Mei 2022 di Puskesmas Tambakboyo Kab. Ngawi, dari 74 ibu hamil yang datang berkunjung untuk memeriksakan kehamilannya, hanya 28 ibu hamil . ,8%) yang melakukan USG. Alasan ibu tidak USG adalah karena faktor biaya dan rendahnya pengetahuan ibu tentang manfaat USG. Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuHubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Ultrasonografi dalam Pemeriksaan Kehamilan dengan Perilaku Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 Pemanfaatan Ultrasonografi di Puskesmas Tambakboyo Kab. Ngawi TahunAy. Puskesmas tersebut dipilih sebagai lokasi penelitian dengan alasan bahwa pada Puskesmas tersebut terdapat mesin USG yang dapat digunakan dalam pemeriksaan kehamilan serta adanya dokter yang mengoperasikan mesin USG tersebut. METODE PENELITIAN Rancangan penelitian yang digunakan adalah berdasarkan lingkup penelitian menggunakan rancangan inferensial, berdasarkan tempat penelitian termasuk jenis penelitian lapangan, berdasarkan waktu pengumpulan data termasuk jenis rancangan penelitian crossectional, berdasarkan tujuan penelitian termasuk jenis rancangan penelitian Analitik Korelasi, berdasarkan sumber data termasuk rancangan penelitian Primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil melakukan pemeriksaan di Puskesmas Tambakboyo Kab. Ngawi bulan Juli Tahun 2022. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total sampling adalah dimana jumlah sampel sama dengan Apabila jumlah responden kurang dari 100, sampel diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. (Arikunto, 2. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tambakboyo Kab. Ngawi. Penelitian ini menggunakan skala Nominal dan ordinal, maka uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square. Interpretasi hasil uji hipotesis yaitu taraf signifikasi = 0,05. HASIL DAN PEMBAHASAN Data Umum Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Karakteristik Responden Berdasarkan Umur di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Tabel 1 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Umur di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Umur Frekuensi Persentase < 20 11,8% 76,3% >35 11,8% Jumlah Ae 35 (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 1 dapat diintrepetasikan bahwa sebagian besar responden . ,3%) berumur 20-35 tahun yaitu 58 responden. Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Kehamilan Karakteristik responden berdasarkan Usia Kehamilan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun Tabel 2 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Kehamilan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Pendidikan Frekuensi Persentase Trimester 1 . -13 Mingg. 36,8% Trimester 2 . -27 Mingg. 30,3% Trimester 3 . Ae 41 Mingg. 32,9% Jumlah (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 2 dapat diintepretasikan bahwa hampir setengah responden . ,8%) usia kehamilannya pada Trimester 1 yaitu 0-13 Minggu sebanyak 28 responden. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Karakteristik responden berdasarkan pendidikan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Tabel 3. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Pendidikan Frekuensi Persentase Dasar (SD) 60,5% Menengah (SMP-SMA) 30,3% Tinggi (PT) 9,2% Jumlah (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 3 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,5%) pendidikannya adalah Dasar (SD) yaitu sebanyak 46 responden. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Tabel 4 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Pekerjaan Frekuensi Persentase IRT 67,1% Wiraswasta 10,5% Swasta 18,4% PNS/BUMN 3,9% Jumlah (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 4 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,1%) pekerjaan IRT yaitu sebanyak 51 responden. Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 Karakteristik Responden Berdasarkan Paritas Karakteristik responden berdasarkan Paritas di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Tabel 5. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Paritas di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Paritas Frekuensi Persentase Primipara . Ana. 23,7% Multipara . Ae 4 Ana. 56,6% Grandemultipara (> 4 Ana. 19,7% Jumlah (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 5 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,6%) Paritas Multipara yaitu sebanyak 43 responden. Data Khusus Karakteristik Responden Berdasarkan Pengetahuan Karakteristik responden berdasarkan Pengetahuan Gizi di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun Tabel 6. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Pengetahuan di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Pengetahuan Frekuensi Persentase Tinggi 27,6% Sedang 13,2% Rendah 59,2% Jumlah (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 6 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,2%) Memiliki pengetahuan rendah yaitu sebanyak 45 responden. Karakteristik Responden Berdasarkan Perilaku Perilaku Pemanfaatan Ultrasonografi Karakteristik responden berdasarkan Perilaku Perilaku Pemanfaatan Ultrasonografi di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Tabel 7 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Perilaku Perilaku Pemanfaatan Ultrasonografi di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Perilaku Perilaku Pemanfaatan USG Frekuensi Persentase Baik (Memanfaatkan USG) 31,60% Kurang (Tidak Memanfaatkan USG) 68,4% Jumlah (Data Primer, 2. Berdasarkan tabel 7. dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,4%) Tidak memanfaatkan fasilitas USG untuk menunjang pemeriksaan kehamilan yaitu sebanyak 52 responden. Hubungan Tingkat Pengetahuan Degan Perilaku Perilaku Pemanfaatan USG Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 Tabel 8. Data Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Perilaku Pemanfaatan USG di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Pengetahuan Tingkat Keeratan Hubungan Perilaku Perilaku Pemanfaatan USG Total P Value Baik Tinggi Sedang Rendah Total Kurang Berdasarkan tabel 8. dapat diintrepretasikan bahwa sebagian besar respoden . %) sebanyak 44 ibu hamil, tidak memanfaatakan USG karena pengetahuan yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value sebesar 0. 000 kurang dari 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku Perilaku Pemanfaatan USG. Berdasarkan kekuatan hubungan yaitu 0. artinya kekuatan hubungan kuat, dengan korelasi positif dimana semakin banyak ibu hamil dengan pengetahuan yang rendah, maka banyak ibu hamil yang tidak memanfaatkan fasilitas penunjang yaitu Ultrasonografi. PEMBAHASAN Karakteristik responden berdasarkan Umur Berdasarkan tabel 1 dapat diintrepetasikan bahwa sebagian besar responden . ,3%) berumur 20-35 tahun yaitu 58 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki usia yang masih subur sehingga masih banyak terjadi kehamilan, oleh karena itu sebagai seorang bidan terus mewaspadai terjadinya pengetahuan yang rendah sehingga tidak memanfaatkan fasiltas penunjang Karakteristik responden berdasarkan Usia Kehamilan Berdasarkan tabel 2 dapat diintepretasikan bahwa hampir setengah dari responden . ,9%) usia kehamilan pada Trimester I. Pada awal kehamilan sangat membutuhkan USG unuk mengetahui adanya kehamilan yang normal / terjadi komplikasi. Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 Karakteristik responden berdasarkan Pendidikan Berdasarkan tabel 3 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,5%) berpendidikan Dasar (SD) yaitu sebanyak 46 responden. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa rata Ae rata pendidikan Ibu adalah Rendah, artinya sumber daya manusia masih sangat minimal informasi terutama tentang USG. Karakteristik responden berdasarkan Pekerjaan Berdasarkan tabel 4 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,1%) IRT, artinya jika dilihat dari aktivitasnya kemungkinan ibu kurang mendapatkan informasi dari luar mengenai USG. Karakteristik responden berdasarkan Paritas Berdasarkan tabel 5 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar dari responden . ,6%) multipara yaitu memiliki anak lebih dari satu dan kurang dari 5, paritas yang tinggi mempengaruhi semakin banyak komplikasi pada kehamilan. Karakteristik responden berdasarkan Pengetahuan Ibu Berdasarkan tabel 6 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar responden . ,2%) memiliki pengetahuan rendah, hal ini bisa menjadi salah satu faktor bahwa Perilaku Pemanfaatan USG. Karakteristik responden berdasarkan Perilaku Perilaku Pemanfaatan USG Berdasarkan tabel 7 dapat diintepretasikan bahwa sebagian besar dari responden . ,4%) memiliki perilaku kurang dalam memanfaatakan USG sebagai pemeriksaan penunjang pada ibu hamil. Hubungan Tingkat Pengetahuan Degan Perilaku Perilaku Pemanfaatan USG Berdasarkan tabel 5. 8 dapat diintrepretasikan bahwa sebagian besar respoden . %) sebanyak 44 ibu hamil, tidak memanfaatakan USG karena pengetahuan yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value sebesar 0. 000 kurang dari 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku Perilaku Pemanfaatan USG. Berdasarkan kekuatan hubungan yaitu 0. artinya kekuatan hubungan kuat, dengan korelasi positif dimana semakin banyak ibu hamil dengan pengetahuan yang rendah, maka banyak ibu hamil yang tidak memanfaatkan fasilitas penunjang yaitu Ultrasonografi. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Sebagian besar tingkat pengetahuan pada responden di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022 yaitu Rendah Article Information Received August 25,2022 | Revised September 22,2022 | Accepted October 25,2022 Sebagian besar tingkat pengetahuan pada responden di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022 yaitu Rendah Ada Hubungan Tingkat pengetahuan dengan Perilaku Perilaku Pemanfaatan pemeriksaan dengan Ultrasonografi di Puskesmas Tambakboyo Kabupaten Ngawi Tahun 2022. Saran Bagi institusi pendidikan Diharapkan sebagai informasi bagi institusi pendidikan bahwa tingkat pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku Perilaku Pemanfaatan ultrasonografi sebagai pemeriksaan penunjang bagi ibu hamil. Bagi peneliti selanjutnya Diharapkan dapat dijadikan sebagai data dasar ataupun referensi bagi peneliti selanjutnya. Bagi tempat penelitian Diharapkan dapat menjadi masukan untuk mengatasi kurangnya pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam memanfaatkan fasilitas puskesmas untuk pemeriksaan kehamilan menggunakan ultrasonografi serta memberikan informasi terkait manfaat ultrasonografi kepada ibu hami. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Tambakboyo Ngawi yang telah memberikan dukungan sehingga penelitian ini dapat selesai. DAFTAR PUSTAKA