Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X IMPLIKASI WORK ENGAGEMENT. FUN AT WORK. DAN JOB SATISFACTION TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN ATRIA HOTEL GADING SERPONG Respati Wulandari. Christy Ayu Sarah Panjaitan Universitas Bina Nusantara Jalan KH. Syahdan No. 9 Kemanggisan. Jakarta Respati. wulandari@binus. Abstrak Atria Hotel Gading Serpong berdiri sejak tahun 2010 di bawah naungan Parador Hotels & Resorts. Atria Hotel Gading Serpong merupakan hotel bintang empat berstandar internasional yang berkomitmen dengan standar internasional untuk melayani kebutuhan pasar lokal di bidang konferensi dan perjalanan dinas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fun at work, work engagement, dan job satisfaction terhadap OCB pada karyawan Atria Hotel Gading Serpong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan metode proportionate stratified sampling dan menggunakan rumus slovin. Data-data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software IBM SPSS Statistic versi 25. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini menunjukkan bahwa work engagement, dan job satisfaction memiliki pengaruh positif terhadap OCB, sedangkan fun at work tidak memiliki pengaruh terhadap OCB pada karyawan Atria Hotel Gading Serpong. Kata kunci : work engagement, fun at work, job satisfaction. OCB Abstract Atria Hotel Gading Serpong was built in 2010, managed by Parador Hotels & Resort. Atria Hotel Gading Serpong is a 4-star hotel of international standard that was committed to serve the needs of the local market for conferencing, business trips and vacations. The aim of this study is to analyze the influence of the fun at work, work engagement, and job satisfaction toward organizational citizenship behavior (OCB) at Atria Hotel Gading Serpong. This study using qualitative research method and the analyzed data comes from distributed questionnaires to employees. Samples taken using probability Sampling technique with proportionate stratified sampling method using Slovin formula. All analysis was performed with IBM SPSS Statistics version 25. The result of this study indicated that work engagement and job satisfaction fun had positif effect on OCB, but fun at work had no effect on OCB at Atria Hotel Gading Serpong. Keywords: fun at work, work engagement, job satisfaction. OCB Pendahuluan sehingga menempatkan Indonesia dalam lima besar pertumbuhan tertinggi di Asia (Nurcaya. Tidak hanya di kota besar seperti Jakarta dan Bali. Kabupaten Tangerang pun tengah berupaya menciptakan iklim investasi yang layak bagi investor di industri perhotelan. Kabupaten Tangerang penghubung provinsi Banten ke ibu kota, merupakan kabupaten yang didominasi oleh industri pengolahan, perdagangan, hotel dan Peningkatan jumlah hotel baru di Perkembangan bisnis perhotelan di Indonesia perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Dihimpun dari Hotelier Indonesia Magazine . otelier-indonesia. , permintaan hotel di Indonesia di tahun 2017 meningkat 6,2%, yang merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi di Indonesia sejak tahun 2011. Para pengembang nasional maupun asing terus membidik lokasi-lokasi baru untuk membangun gedung-gedung hotel Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Kabupaten Tangerang pelanggan hotel semakin menuntut dalam hal harga dan kualitas layanan, dikarenakan mereka dihadapkan pada banyak pilihan hotel. Setiap hotel saling bersaing memberikan pelayanan terbaik, sehingga peran masingmasing karyawan hotel menjadi semakin penting dan diandalkan dalam pengembangan bisnis perhotelan. Salah satu hotel berbintang di Kabupaten Tangerang dengan fasilitas baik dan kualitas pelayanan memuaskan menurut sebagian besar tamu adalah Atria Hotel Gading Serpong (Irawan. Hotel Aston Paramount Serpong ini berlokasi di samping Summarecon Mal Serpong (SMS). Lokasi Atria Hotel Gading Serpong cukup strategis, dan merupakan akomodasi yang dekat dengan Bandara Soekarno Hatta International Airport, yang hanya berjarak sekitar 14 km. Peningkatan jumlah hotel baru di Kabupaten Tangerang menjadikan Atria Hotel Gading Serpong juga perlu mengembangkan keunggulan kompetitif Terdapat banyak aspek yang dapat pengembangan keunggulan kompetitif dalam industri perhotelan, namun perilaku OCB (Organizational Citizenship Behavio. merupakan aspek utama dalam meningkatkan kualitas layanan, keunggulan kompetitif, dan financial performance di hotel (Ruizalba et al. OCB terpancar melalui dukungan karyawan yang produktif dan berkomitmen tinggi untuk mencapai tujuan secara efektif, sikap tanggung jawab dan kepedulian kepada organisasi, peran aktif karyawan dalam menyampaikan ide dalam mencapai visi dan misi organisasi, serta kepedulian pada rekan kerja dan sikap toleran dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif. Beberapa menyebutkan bahwa tren yang berkembang saat ini menunjukkan bahwa perilaku OCB yang dimiliki karyawan memegang peran utama dalam mengembangkan keunggulan kompetitif, sehingga hotel yang berfokus dalam meningkatkan perilaku OCB karyawannya akan lebih siap dalam menghadapi persaingan dari kompetitornya (Mark dan Zaiton, 2015. Arasli dan Baradarani, 2014. Hemaloshinee, 2. Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Penelitian terkini juga menjelaskan berbagai manfaat dan kontribusi OCB dalam industri. Berbagai perusahaan untuk memunculkan perilaku seperti yang diharapkan, salah satunya dengan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan. Salah satu jenis iklim organisasi yang populer saat ini dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan fun bagi karyawan adalah fun at work. Fun at work dapat digambarkan sebagai keterlibatan interpersonal atau dalam pengerjaan tugas dengan fun dan penuh humor yang memberikan individu tersebut suasana yang menghibur, nyaman dan menyenangkan (Fluegge-Woolf, 2008 dalam Tews, 2. Fun at work dapat tercipta dengan lingkungan kerja yang didesain khusus untuk membuat karyawan fun dalam bekerja, interaksi antara karyawan dengan humor, maupun dengan kegiatan-kegiatan yang mampu membuat karyawan merasa fun. Ford et al. dalam Fluegge-Woolf . menjelaskan bahwa fun at work merupakan hal penting yang harus diterapkan dalam perusahaan, karena ketika karyawan merasakan fun dalam pekerjaannya maka Penelitian sebelumnya (Karl and Peluchette, 2006a. Aldag and Sherony, 2001. dalam Chan dan Mak, 2. menunjukkan bahwa fun at work memiliki pengaruh yang positif terhadap perilaku OCB. Oleh karena itu, fun at work diduga penting untuk meningkatkan perilaku OCB pada karyawan di Atria Hotel Gading Serpong. Tercapainya perilaku OCB yang baik dalam sebuah perusahaan didukung pula oleh aspek engagement yang terdapat pada karyawan (Mathumbu dan Dodd, 2. Olivier dan Rothmann . dalam Geldenhuys et al. mendefinisikan work engagement sebagai upaya pemanfaatan pekerja dalam organisasi untuk menunjukkan peran karyawan performansi mereka secara fisik, kognitif, dan Dicke et al. dalam Siswono . menemukan bahwa hubungan yang kuat antara OCB dan work engagement dapat dilihat pada sikap individu yang inisiatif yaitu sikap kerja yang lebih ekstra. Work Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X perubahan organisasi dan peningkatan kualitas organisasi (Prabhakar, 2011 dalam Yulianti dan Puteri, 2. Menurut marketeers. , isu seputar SDM dalam industri perhotelan berkaitan erat dengan bagaimana karyawan memberikan kepuasan kepada tamu. Hal ini sangat berhubungan langsung dengan harga, return guest ratio, reputasi merek, dan berujung pada kinerja keuangan. Namun terlepas dari itu, para pelaku hotel juga menyoroti masalah job satisfaction . epuasan kerja karyawa. Pelaku hotel beranggapan, apabila seorang karyawan merasa senang dan puas dengan pekerjaannya, mereka akan memberikan pelayanan yang baik kepada tamu, dan kemudian kepuasan tamu pun akan turut meningkat. Gyekye dan Haybatollahi . menyatakan bahwa job satisfaction merupakan prediktor yang signifikan terhadap OCB. Dalam penelitian ini, penulis ingin membuktikan adanya pengaruh antara work engagement, fun at work, dan job satisfaction terhadap perilaku OCB karyawan dalam konteks perhotelan. wanita yang berstatus sebagai karyawan di Atria Hotel Gading Serpong, dan telah bekerja selama minimal 6 bulan di Atria Hotel Gading Serpong. Penelitian ini menggunakan probability sampling techniques, dimana setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih sebagai sampel (Malhotra, 2012:. Teknik pengambilan sampel yang dipakai oleh Proportionate stratified sampling merupakan teknik yang hampir sama dengan simple random sampling namun penentuan sampelnya memperhatikan strata . yang ada dalam populasi. Populasi dalam penelitian ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu operational staff . dan back office staff . Dengan menggunakan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 5%, maka didapatkan jumlah sampel sebesar 109 orang. Tabel 1 Indikator Variabel Penelitian Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisa data yang didapatkan dengan menggunakan kuesioner. Menurut Sugiyono . , metode penelitian kuantitatif digunakan pada populasi atau menggunakan instrumen penelitian, dan analisis data yang berupa statistik. Tujuan dari penelitian kuantitatif adalah untuk menguji memprediksi hubungan variabel dependen dengan variabel independen. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, peneliti ingin meneliti hubungan antara variabel independen yaitu fun at work (X. , work engagement (X. , job satisfaction (X. dengan OCB (Y) sebagai variabel dependen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan di Atria Hotel Gading Serpong yang berjumlah 150 orang. Unit analisis yang mencakup sampling unit dan element dalam penelitian ini adalah pria dan Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Fun at Work (X. Dimensi Indikator Senang bersosialisasi saat jam kerja Senang menjalin persahabatan di tempat socializing with Senang berbagi cerita dengan rekan kerja Senang bercanda dengan rekan kerja Perayaan di kantor pada momen tertentu Perusahaan menyediakan konsumsi celebrating at saat perayaan Perayaan bagi karyawan yang berulang tahun melalui staff gathering Memiliki waktu istirahat saat bekerja Keluar kantor saat jam istirahat bersama rekan kerja lainnya Kantor merupakan tempat yang global fun at work Supervisor adalah orang yang menyenangkan Suasana di kantor terasa Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Work Engagement (X. Merasa penuh energi Memiliki keinginan untuk berusaha dalam bekerja Tetap tekun meskipun menghadapi kesulitan dalam pekerjaan Memiliki keterlibatan yang kuat pada Dedication Merasa tertantang Merasa antusias Merasa waktu cepat berlalu saat sedang Tenggelam dalam Job Satisfaction (X. Intrinsicsatisfaction Extrinsicsatisfaction OCBI OCBO Ability utilization Achievement Advancement Creativity Compensation Recognition Working condition Company policies and Jenis Kelamin Usia Pendidikan Kategori Pria Wanita < 26 tahun 26 Ae 35 tahun 36 Ae 45 tahun > 45 tahun SMA / SMK Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Departemen Jabatan Tabel 3 Hasil R Square X1. X2. X3 terhadap Y Descriptive Statistics Std. Mean Deviation OCB Fun at Work Work Engagement Tabel 2 Deskripsi Tabel Penelitian Karakteristi Gaji Berikut merupakan hasil analisis pengaruh Fun at Work. Work Engagement, dan Job Satisfaction terhadap OCB: Hasil dan Pembahasan OCB (Y) Membantu karyawan lain tanpa ada paksaan Meringankan problem pekerjaan orang lain Memberi semangat kepada orang lain Peran yang melebihi standar minimum Partisipasi sukarela Lama bekerja Diploma Sarjana 6 bulanAe1 1 tahunAe2 2 tahunAe3 > 3 tahun 4 juta Ae 5 juta 5 juta Ae 6 juta 6 juta Ae 7 juta > 7,000,000 Engineering F&B Kitchen F&B Service Finance & Acct Front Office Housekeeping Sales&Marketi Director Manager Asst. Manager Supervisor Staff Frekuen Job Satisfaction Model Summaryb Model Adjusted R Square Std. Error Estimate Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Predictors: (Constan. , fun_at work. Tabel 5 Coefficientsa work_engagement, job_satisfaction Dependent Variable: OCB Berdasarkan tabel 3 di atas, nilai R Square sebesar 0,555 . engkuadratan dari kolom R atau 0,745 x 0,745 = 0,. yang artinya besarnya pengaruh antara fun at work, work engagement, dan job satisfaction memengaruhi OCB (Y) sebesar 55. 5% dan sisanya sebesar 0,445 . % - 55. 5% = 5%) dipengaruhi oleh variabel lainnya di luar penelitian ini. R Square berkisar pada 0 sampai 1, semakin kecil angka R Square menunjukan semakin lemah hubungan antara variabel dan sebaliknya. Kolom R menunjukan bahwa angka koefisien korelasi sebesar 0,745, dimana hal ini menunjukan bahwa pengaruh antara fun at work, work engagement, dan job satisfaction terhadap OCB adalah cukup kuat. Pada tabel descriptive statistics di atas bahwa nilai standar deviasi OCB sebesar 3. 337 yang lebih besar dari nilai Std. Error of the Estimate yang hanya 259, sehingga model regresi ini baik Dari hasil besarnya kontribusi ketiga variabel fun at work, work engagement, dan job satisfaction terhadap OCB, maka sudah seharusnya OCB mendapat perhatian lebih dari manajemen pada Atria Hotel Gading Serpong. Berdasarkan hasil Anova pada table 4 didapat F hitung sebesar 43. 601 di mana F hitung > F tabel atau 43. 601 > 2,69 (F tabel didapat dengan df1 = jumlah variabel Ae 1 atau 4-1=3 dan nilai df2 = n-k atau 109-4 = 105, sehingga nilai F tabel sebesar 2,. , dan probabilitas kurang dari 0. Hal tersebut menunjukkan bahwa model regresi sudah layak digunakan untuk memprediksi OCB. Dependent Variable : OCB Berdasarkan hasil coefficients pada tabel 5, diperoleh hasil: - t hitung untuk fun at work sebesar 1. 663 di mana t tabel sebesar 1. sehingga t hitung untuk fun at work lebih kecil dari t tabel. Selain itu pada kolom Sig dapat diketahui angka Sig pada fun at work sebesar 0,099 . robabilitas diatas 0. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara fun at work terhadap OCB (Ho diterima dan Ha - t hitung untuk work engagement 600 di mana t tabel sebesar 6595 sehingga t hitung untuk work engagement lebih besar dari t tabel. Selain itu pada kolom Sig dapat diketahui angka Sig pada work engagement sebesar 0. robabilitas Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terhadap OCB (Ho ditolak dan Ha - t hitung untuk job satisfaction sebesar 824 di mana t tabel sebesar 1,6595 sehingga t hitung untuk job satisfaction lebih besar dari t tabel. Selain itu pada kolom Sig dapat diketahui angka Sig pada job satisfaction sebesar 0. robabilitas dibawah 0. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara job satisfaction terhadap OCB (Ho ditolak dan Ha Tabel 4 ANOVAa Dependent Variable : OCB Predictors . Job Satisfaction. Fun at Work. Work Engagement Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Pengujian Hipotesis H1: Pengaruh Fun at Work terhadap OCB Dari semua komponen pembentuk OCB dalam penelitian ini, ditemukan bahwa fun at work tidak memberi pengaruh terhadap OCB. Penemuan ini berbeda dengan penelitian Fluegge-Woolf . yang menyatakan bahwa fun at work memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap OCB. Penelitian terdahulu terkait dengan fun at work menunjukkan bahwa penelitian mengenai konsep dari fun di lingkungan kerja penting untuk dilakukan demi menciptakan dampak positif baik bagi karyawan dan organisasi/ perusahaan. H2: Pengaruh terhadap OCB Work lingkungan kerja penting untuk dilakukan demi menciptakan dampak positif baik bagi karyawan dan organisasi/ perusahaan. Akan tetapi pada penelitian Plester et . Yanti . , dan Lamm dan Meeks . dalam Fluegge-Woolf . ditemukan bahwa fun tidak dapat diterima secara langsung oleh semua orang, hal ini dikarenakan tidak semua orang memiliki persepsi yang sama mengenai fun dan bentuk kegiatan yang menciptakan fun itu sendiri. Fun tidak selalu dianggap sebagai hal yang menyenangkan dan memiliki dampak positif terhadap semua orang, persepsi berbeda terhadap fun itulah yang mempengaruhi keharmonisan dalam organisasi bahkan dapat memicu konflik. Hasil penelitian yang tidak sejalan ini diduga karena dipengaruhi oleh persepsi mengenai fun at work yang dirasakan oleh karyawan di Atria Hotel Gading Serpong berbeda-beda dan karyawan cenderung tidak merasa fun di tempat kerja mereka. Berdasarkan profiling responden, dapat dilihat bahwa mayoritas karyawan Atria Hotel Gading Serpong adalah laki-laki, berusia produktif, dan memiliki masa kerja kurang dari 1 tahun, sehingga mayoritas karyawan belum terlalu dapat merasakan adanya aktifitas yang menyenangkan di tempat kerja, seperti melalui perayaan di kantor yang biasanya dilakukan hanya setiap 3 atau 6 bulan sekali. Sehingga dimensi celebrating at work tidak berpengaruh terhadap perilaku OCB karyawan. Selain itu, karyawan dengan masa kerja kurang dari 1 tahun juga diduga belum dapat menjalin keakraban yang erat dengan karyawan lain, sehingga tidak tercipta persahabatan di tempat kerja dan dimensi socializing with coworkers tidak berpengaruh terhadap perilaku OCB Melalui hasil angket terbuka yang memberikan masukan bagi HR Department untuk menambah aktivitas / perayaan yang bersifat refreshment. Hal ini juga diduga kesenangan di tempat kerja yang dirasakan oleh karyawan. Selain itu, karyawan juga merasa bahwa pemberian training / kegiatan lainnya seringkali tidak sesuai dengan schedule karyawan, dimana pelaksanaan training / Engagement Work Engagement terbukti memiliki hubungan yang positif terhadap OCB, yaitu sebanyak Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Mathumbu dan Dodd . yang menyatakan bahwa work engagement memiliki pengaruh yang signifikan dan berkorelasi positif terhadap OCB. Hal ini juga sejalan dengan penelitian Ziyad . yang menunjukkan bahwa keterikatan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap OCB. H3: Pengaruh Job Satisfaction terhadap OCB Job Satisfaction terbukti memberikan pengaruh paling besar terhadap OCB dibandingkan dengan komponen pembentuk OCB, yaitu sebesar 34,6%. Hal ini sejalan dengan penelitian Gyekye dan Haybatollahi . yang menyatakan kepuasan kerja merupakan prediktor yang signifikan terhadap OCB, yang dibuktikan dengan karyawan yang lebih muda akan memiliki perilaku OCB ketika merasa kepuasan kerja sudah terpenuhi. Bahasan Penelitian Pengaruh Fun at Work terhadap OCB Dari semua komponen pembentuk OCB dalam penelitian ini, ditemukan bahwa fun at work tidak memberi pengaruh terhadap OCB. Penemuan ini berbeda dengan penelitian Fluegge-Woolf . yang menyatakan bahwa fun at work memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap OCB. Penelitian terdahulu terkait dengan fun at work menunjukkan bahwa penelitian mengenai konsep dari fun di Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X kegiatan lainnya tersebut terkadang dilakukan pada jam pulang kerja atau jadwal libur Hal ini diduga dapat memicu stres dan membuat karyawan tidak merasakan kesenangan di tempat kerja. melebihi ekspektasi dalam menyelesaikan Pengaruh job satisfaction terhadap OCB karyawan dapat dijelaskan oleh beberapa Kepuasan terhadap rekan kerja dapat meningkatkan dimensi OCBI yaitu courtesy dan Kepuasan pada rekan kerja ditunjukkan dengan komunikasi dan interaksi yang baik antar karyawan Atria Hotel Gading Serpong. Hal itu menciptakan suasana kondusif dan hubungan yang baik sehingga perilaku courtesy dan altruism meningkat. Perilaku courtesy ditunjukkan dengan sikap saling menghormati antar karyawan Atria Hotel Gading Serpong sehingga tidak terjadi konflik. Perilaku altruism ditunjukkan dengan empati dan sikap saling membantu karyawan Atria Hotel Gading Serpong dengan rekan kerja yang mengalami masalah. Kepuasan pada compensation dapat meningkatkan perilaku OCB yaitu Civic Virtue. Karyawan Atria Hotel Gading Serpong yang puas dengan compensation akan merasa bahwa tugas dan imbalan yang diterima telah sesuai, sehingga perilaku Civic Virtue Hal ini sesuai dengan hasil angket terbuka yang diajukan pada karyawan, dimana karyawan sudah merasa puas dengan pendapatan yang mereka terima setiap bulan, serta benefit yang diberikan oleh Atria Hotel Gading Serpong bagi karyawan seperti tunjangan kelahiran dan pernikahan. Pengaruh Work Engagement terhadap OCB Work Engagement terbukti memiliki hubungan yang positif terhadap OCB, yaitu Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Mathumbu dan Dodd . yang menyatakan bahwa work engagement memiliki pengaruh yang signifikan dan berkorelasi positif terhadap OCB. Hal ini juga sejalan dengan penelitian Ziyad . yang menunjukkan bahwa keterikatan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap OCB. Oleh karena itu karyawan Atria Hotel Gading Serpong dapat dicirikan sebagai karyawan yang fokus dalam menyesuaikan suatu pekerjaan dan juga pada pekerjaan yang berikutnya, merasakan diri adalah bagian dari sebuah tim dan sesuatu yang lebih besar daripada diri mereka sendiri, merasa mampu dan tidak merasakan sebuah tekanan dalam membuat sebuah lompatan dalam pekerjaan, dan mampu bekerja dengan perubahan dan mendekati tantangan dengan tingkah laku yang dewasa, sesuai dengan teori karakteristik Federman . dalam Mujiasih . Pengaruh Job Satisfaction terhadap OCB Job Satisfaction terbukti memberikan pengaruh paling besar terhadap OCB dibandingkan dengan komponen pembentuk OCB, yaitu sebesar 34,6%. Hal ini sejalan dengan penelitian Gyekye dan Haybatollahi . yang menyatakan kepuasan kerja merupakan prediktor yang signifikan terhadap OCB, yang dibuktikan dengan karyawan yang lebih muda akan memiliki perilaku OCB ketika merasa kepuasan kerja sudah terpenuhi. Hal ini juga sejalan dengan penelitian Robbins dan Judge . yang menjelaskan bahwa job satisfaction merupakan prediktor utama dari OCB. Karyawan yang lebih puas akan cenderung merespon pengalaman positif mereka dengan berbicara positif mengenai organisasi, membantu rekan kerja, dan Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Simpulan Kesimpulan yang dapat diperoleh berdasarkan hasil dan analisa data dalam penelitian ini diuraikan sebagai berikut: Hasil analisis data menunjukkan bahwa fun at work tidak memberikan pengaruh positif terhadap OCB karyawan di Atria Hotel Gading Serpong. Artinya, kesenangan yang dirasakan karyawan di tempat kerja tidak berpengaruh dalam meningkatkan perilaku OCB yang dimiliki Hasil analisis data menunjukkan pengaruh positif terhadap OCB pada karyawan di Atria Hotel Gading Serpong. Artinya jika keterikatan kerja yang dimiliki karyawan meningkat, maka hal tersebut juga akan meningkatkan perilaku OCB yang dimiliki Hasil analisis data menunjukkan bahwa job satisfaction memberikan pengaruh Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X positif terhadap OCB pada karyawan di Atria Hotel Gading Serpong. Artinya jika kepuasan kerja yang dirasakan karyawan meningkat, maka hal tersebut juga akan meningkatkan perilaku OCB yang dimiliki karyawan. Journal of Chinese Human Resources Management, 2016, v. 7, no. 1, p. Fluegge-Woolf. , . Play hard, work hard. Management Research Review. Vol. 37 Iss 8 pp. 682 Ae 705. Saran Berikut adalah saran yang dapat penulis berikan untuk penelitian serupa selanjutnya di masa mendatang: Memperhatikan perbedaan kelompok generasi pada responden. Suasana kerja yang nyaman, menyenangkan, tidak dapat diterima oleh semua lapisan, dimulai dengan angkatan baby boomers secara khusus, yang sangat menolak suasana fun, angkatan tersebut senang akan tantangan, tekanan dan kinerja (Zemke et al. , 2000 dalam Tews, 2. Persepsi boomers bahwa workplace fun merupakan tempat kerja yang Sedangkan. Generation Xers menempatkan fun dalam bentuk yang sempit yaitu berekreasi dan bersenang-senang di luar, bukan area kerja. Terakhir. Gen-Y (Millenial. , memandang bahwa pekerjaan merupakan hal yang utama dalam membangun karir (Howe dan Strauss, 2000 dalam Tews, 2. dan sangat penting menciptakan satu kondisi yang dapat memunculkan komitmen karyawan terhadap organisasi dalam jangka panjang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan model penelitian kualitatif agar dapat mengeksplorasi permasalahan dan hasil Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menemukan variabel lain yang dapat memengaruhi atau memoderasi hubungan fun at work dengan OCB karena banyak faktor yang belum dapat dijelaskan dalam model Geldenhuys. Laba. , & Venter. Meaningful commitment. SA Journal of Industrial Psychology, 40 . , 10 pages Gyekye. , & Haybatollahi. Organizational citizenship behaviour: An empirical investigation of the impact of age and job satisfaction on Ghanaian industrial workers. International Journal of Organizational Analysis. Vol. Issue: 2, pp. Hemaloshinee. , & Nomahaza. Organizational citizenship behavior in Bridging challenges, benefits and contribution. International Business School. University Technology Malaysia, 2. Hotelier Indonesia Magazine. Retrieved March http://w. com/2018/03/indonesiahotel-performance-highlights. Irawan. 5 Hotel yang mengelilingi Summarecon Mal Serpong. Retrieved March http://tangerangnews. com/properti/rea d/17703/5-Hotel-yang-mengelilingiSummarecon-Mal-Serpong/1 Daftar Pustaka