JBEE : Journal Business Economics and Entrepreneurship http://jurnal. id/jurnal/index. php/bee JBEE Volume 6. No 2, 2024 PERAN LITERASI KEUANGAN DALAM MEMODERASI EFEK INTERNAL LOCUS OF CONTROL TERHADAP KEPUTUSAN KEUANGAN PRIBADI Vinsensius1. Wendy2 Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo. Kalimantan Barat Universitas Tanjungpura. Kalimantan Barat E-mail: vinsensius@sanagustin. E-mail: wendy@ekonomi. Received: 22 Desember 2024. Accepted: 28 Desember 2024. Published: 31 Desember 2024 Abstrak Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor internal locus of control terhadap keputusan keuangan pribadi di Kalimantan Barat, dengan literasi keuangan sebagai variabel Berdasarkan survei kuantitatif terhadap 295 responden, hasil penelitian menunjukkan bahwa internal locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi. Literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap keputusan keuangan pribadi, sehingga ditemukan moderasi prediktor, namun tidak memoderasi pengaruh internal locus of control terhadap keputusan keuangan Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program edukasi literasi keuangan yang dapat membantu masyarakat mengambil keputusan keuangan lebih bijak dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Kata Kunci: keperilakuan keuangan, internal locus of control, keputusan keuangan pribadi, literasi keuangan Abstract This study examines the influence of internal locus of control on personal financial decisions in West Kalimantan, with financial literacy as a moderating variable. Based on a quantitative survey of 295 respondents, the findings reveal that internal locus of control has a positive and significant effect on personal financial decisions. Financial literacy also has a direct significant impact on personal financial decisions, serving as a predictive moderator. however, it does not moderate the influence of internal locus of control on personal financial decisions. These findings provide valuable insights for the development of financial literacy education programs that can assist individuals in making more informed financial decisions and improving their overall well-being. Keywords: financial behavior, internal locus of control, personal financial decisions, financial literacy PENDAHULUAN Dalam kehidupan sehari-hari, keputusan keuangan yang diambil individu sering kali tidak rasional. Misalnya, penggunaan kartu kredit untuk membeli barang yang kurang penting lebih diutamakan daripada menabung atau berinvestasi. Fenomena ini diperparah oleh kemudahan akses Di Kalimantan Barat, tantangan ini semakin nyata karena tingkat literasi keuangan masyarakat masih moderat, 222 | Vinsensius & Wendy. Peran Literasi Keuangan dalam Memoderasi Efek Internal Locus of Control Terhadap Keputusan Keuangan Pribadi meskipun tingkat inklusi keuangannya cukup tinggi. Berdasarkan data (OJK, 2. , tingkat literasi keuangan di Kalbar 51,95%, menempatkannya di peringkat ke-15 dari 34 provinsi di Indonesia. Perbedaan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan menunjukkan bahwa akses terhadap layanan keuangan pemahaman yang memadai. Masyarakat dengan literasi keuangan rendah lebih rentan terhadap bias perilaku seperti overconfidence dan loss aversion, yang memengaruhi pengambilan keputusan Misalnya, individu dengan mengambil risiko tinggi, sementara mereka yang memiliki bias loss aversion cenderung mempertahankan aset yang merugi (Rawat, 2. Hal ini keuangan tidak hanya dipengaruhi oleh aspek rasional, tetapi juga oleh faktor psikologis seperti internal locus of Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan dalam memoderasi pengaruh internal locus of control terhadap keputusan keuangan pribadi di Kalimantan Barat. Dengan memahami hubungan ini, diharapkan dapat diperoleh wawasan lebih dalam tentang bagaimana literasi keuangan dapat mengurangi dampak bias perilaku. Penelitian ini juga kesadaran dan pemahaman masyarakat Kalbar pengelolaan keuangan yang bijaksana, terutama di daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang beragam. Meskipun pengaruh internal locus of control dan literasi keuangan terhadap keputusan keuangan telah banyak dikaji, terdapat kesenjangan penelitian dalam memahami interaksi antara kedua Studi menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat bertindak sebagai moderasi yang memperkuat pengaruh locus of control terhadap perilaku finansial individu (Ullah & Yusheng, 2. Namun, bagaimana mekanisme interaksi ini bekerja, khususnya dalam konteks Kondisi ini menjadi tantangan serius mengingat rendahnya literasi keuangan di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, di mana mayoritas individu masih mengalami kesulitan dalam memahami risiko keuangan (OECD, 2. Penelitian ini bertujuan untuk internal locus of control dan keputusan keuangan pribadi dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Secara khusus, penelitian ini akan mengkaji sejauh mana literasi keuangan dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh internal locus of control terhadap kemampuan individu dalam membuat keputusan keuangan yang Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam literatur keuangan implikasi praktis bagi pengembangan program literasi keuangan. Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 JBEE : Journal Business. Economics and Entrepreneurship Tinjauan Literatur Behavioral finance adalah cabang ilmu keuangan yang mengintegrasikan memahami bagaimana bias kognitif dan emosional memengaruhi pengambilan Konsep menantang asumsi rasionalitas dalam menganggap individu selalu bertindak logis dan pasar selalu efisien (Shefrin. Dua landasan utama dalam behavioral finance adalah psikologi kognitif, yang mempelajari cara berpikir manusia, dan batasan arbitrase, yang menjelaskan kondisi pasar menjadi tidak efisien dan tidak mampu mengoreksi dirinya (Rajagopalan, 2. Fenomena seperti overconfidence, di mana individu terlalu percaya diri dalam kemampuan investasi, dan loss aversion, yaitu kecenderungan menghindari kerugian keuntungan, menunjukkan bagaimana bias ini berdampak pada keputusan keuangan pribadi dan perusahaan (Kahneman Tversky, (Malmendier & Tate, 2. Dalam konteks penelitian ini, behavioral finance menjadi relevan keputusan keuangan pribadi, khususnya ketika dipengaruhi oleh faktor internal seperti locus of control. Bias perilaku seperti overconfidence dan loss aversion juga memengaruhi pengelolaan risiko keuangan menjadi faktor penting dalam moderasi dampak bias ini. Dengan memahami pengaruh psikologi dalam keputusan keuangan, individu dan strategi yang lebih rasional dan efektif untuk mengelola aset dan risiko JBEE Volume 6. No 2, 2024 | 223 (Shefrin, 2. (Lusardi & Mitchell. Internal bahwa mereka memiliki kendali atas berbagai peristiwa dalam hidupnya, termasuk dalam keputusan keuangan (Rotter, 1. Individu dengan tingkat internal locus of control yang tinggi perencanaan keuangan, percaya bahwa kesuksesan finansial adalah hasil dari usaha mereka, bukan faktor eksternal seperti keberuntungan. Sikap ini mendorong mereka untuk meningkatkan literasi keuangan, menghadapi risiko investasi dengan percaya diri, dan mengambil keputusan finansial yang bijaksana (Rotter, 1. Dalam konteks keyakinan ini menjadi faktor penting pengelolaan dan pengambilan keputusan Studi bahwa internal locus of control memiliki hubungan positif dengan perilaku manajemen keuangan pribadi. (Herleni & Tasman, 2. menemukan pengaruh signifikan dari internal locus of control terhadap perilaku keuangan pelaku UMKM, seperti perencanaan dan pengelolaan risiko. Penelitian (Nisa et , 2. juga mendukung temuan ini, di mana individu dengan internal locus of control yang tinggi menunjukkan manajemen keuangan yang lebih baik. Namun, beberapa studi, seperti oleh (Pinger et al. , 2. mengungkapkan bahwa tingkat internal locus of control yang sangat tinggi dapat menyebabkan konsisten, terutama dalam situasi yang Penemuan Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 224 | Vinsensius & Wendy. Peran Literasi Keuangan dalam Memoderasi Efek Internal Locus of Control Terhadap Keputusan Keuangan Pribadi menekankan perlunya keseimbangan dalam internal locus of control agar pengambilan keputusan keuangan tetap Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini mengajukan hipotesis berikut: H1: Internal Locus of Control berpengaruh positif terhadap Keputusan Keuangan Pribadi. Literasi keuangan mencakup pemahaman tentang konsep dasar keuangan, seperti pengelolaan anggaran, investasi, utang, dan risiko. Definisi dari (OECD, 2. menyebutkan bahwa literasi keuangan adalah kombinasi dari kesadaran, pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku yang diperlukan untuk membuat keputusan keuangan yang baik dan mencapai kesejahteraan Individu dengan tingkat literasi keuangan yang tinggi cenderung lebih rasional dalam pengambilan keputusan keuangan, karena mereka menganalisis informasi finansial secara lebih baik dan mengurangi dampak bias perilaku, seperti overconfidence atau loss aversion. Penelitian oleh (Wendy, 2. menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki dampak signifikan pada kualitas keputusan investasi, dengan individu berpengetahuan lebih tinggi menunjukkan diversifikasi dan rasionalitas yang lebih baik dalam investasi mereka. Selain itu, literasi keuangan bertindak sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara (Mutlu & ynzer, 2. menemukan bahwa literasi keuangan meningkatkan pengaruh internal locus of control terhadap keputusan keuangan 347 investor. Hasil serupa dilaporkan oleh (Saputri & Erdi, 2. yang menyebutkan bahwa literasi hubungan tersebut, khususnya dalam investasi mahasiswa akuntansi di Yogyakarta. Literasi keuangan, dengan kemampuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keuangan individu, menjadi faktor penting dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berorientasi pada tujuan jangka panjang. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini mengajukan hipotesis berikut: H2: Literasi keuangan memperkuat pengaruh internal locus of control terhadap Keputusan Keuangan Pribadi. METODE PENELITIAN Penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk menganalisis hubungan antara internal locus of control, literasi keuangan, dan keputusan keuangan Data responden di sektor formal dan informal di Kalimantan Barat melalui kuesioner daring menggunakan Google Form. Skala Likert tujuh poin digunakan untuk mengukur variabel penelitian secara terstruktur dan objektif. Teknik snowball sampling diterapkan, di mana responden merekomendasikan individu lain yang sesuai, hingga jumlah total responden akhirnya mencapai 295 orang. Kriteria inklusi responden meliputi usia minimal 18 tahun, memiliki penghasilan mandiri. Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 JBEE : Journal Business. Economics and Entrepreneurship dan terlibat aktif dalam pengelolaan keuangan pribadi. Populasi penelitian adalah pekerja sektor formal di Kalimantan Barat, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 yang mencatat total tenaga (Munawaroh et al. , 2. Sedangkan sampel dari penelitian ini berjumlah 295 Analisis SmartPLS 4, yang memungkinkan pengolahan data dengan distribusi tidak normal dan model struktural kompleks. Tahapan analisis meliputi uji validitas dan reliabilitas dengan outer loadings dan Cronbach's alpha, serta analisis hubungan antar variabel menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Pendekatan ini dinilai cocok untuk menyelidiki efek moderasi literasi keuangan, karena mampu menangani model dengan variabel laten dan pengukuran reflektif maupun formatif, serta memberikan hasil yang robust meskipun ukuran sampel tidak terlalu Penelitian kuesioner sebagai instrumen utama untuk mengukur tiga variabel yang relevan: internal locus of control, keputusan keuangan pribadi, dan literasi Kuesioner dirancang dengan skala Likert 7 poin untuk mengukur sejauh mana responden setuju atau tidak setuju dengan berbagai pernyataan Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik snowball sampling, di mana responden yang telah memenuhi kriteria tertentu . erusia 18 tahun ke atas dan memiliki tanggung jawab dalam JBEE Volume 6. No 2, 2024 | 225 direkomendasikan untuk mengajak responden lain yang sesuai dengan kriteria penelitian. Kuesioner disebarkan secara daring menggunakan platform Google Form, yang memudahkan penyebaran dan pengumpulan data secara efisien. Responden diminta untuk memberikan informasi yang objektif dan terstruktur mengenai pandangan mereka terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Untuk memperjelas hubungan antara variabel, berikut kerangka konseptual berupa gambar yang menggambarkan keterkaitan antara internal locus of keputusan keuangan pribadi: Dalam menganalisis data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan SmartPLS 4, sebuah perangkat lunak Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSSEM). PLS-SEM dipilih karena kemampuan teknik ini untuk menangani data dengan distribusi tidak normal serta sampel yang bervariasi, baik dalam ukuran kecil maupun besar. Model struktural yang dibangun dalam SmartPLS menggambarkan hubungan kausalitas antara variabel independen, dependen, serta variabel moderasi yang relevan. Teknik ini memungkinkan analisis pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel, serta mengevaluasi kecocokan model dengan data empiris. Pengujian ini melibatkan uji validitas Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 226 | Vinsensius & Wendy. Peran Literasi Keuangan dalam Memoderasi Efek Internal Locus of Control Terhadap Keputusan Keuangan Pribadi konstruk dan reliabilitas, serta estimasi parameter jalur untuk memperoleh wawasan mengenai kekuatan dan arah hubungan antar variabel yang dianalisis (Chen & Hughes, 2. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang keuangan pribadi dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam konteks literasi HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Penelitian ini melibatkan 295 responden yang telah memenuhi kriteria Data diperoleh melalui kuesioner daring menggunakan Google Form yang didistribusikan melalui WhatsApp. Responden tersebar di 12 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Kalimantan Barat, termasuk Pontianak dan Singkawang. Berdasarkan usia, mayoritas responden berusia 18-25 tahun . ,8%), diikuti kelompok usia 26-35 tahun . ,2%), sementara usia 56 tahun ke atas hanya 3,4%. Dari sisi jenis kelamin, responden perempuan lebih dominan . ,7%) dibandingkan laki-laki . ,3%). Dari segi status pernikahan, responden yang belum menikah mendominasi . ,7%), sedangkan yang sudah atau pernah menikah sebesar 40,3%. Berdasarkan jenis pekerjaan, mayoritas adalah pekerja penuh waktu . ,7%), diikuti pekerja paruh waktu . ,2%), pekerja lepas . %), dan wirausahawan . ,1%). Profil ini belakang demografis responden, yang relevan untuk menggambarkan populasi dalam penelitian ini. Uji Validitas dan Realibilitas Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan bahwa instrumen penelitian mampu mengukur variabel yang dimaksud secara akurat dan konsisten (Golafshani, 2. Penelitian ini menggunakan outer model untuk mengevaluasi hubungan antara indikator dengan variabel laten, yaitu internal locus of control (X), keputusan keuangan pribadi (Y), literasi keuangan (M), pendapatan (C. , dan status pernikahan (C. Uji validitas konvergen menggunakan loadings factor dan AVE menunjukkan bahwa seluruh indikator memiliki nilai loadings factor di atas 0,7 dan AVE di atas 0,5, yang memenuhi kriteria validitas konvergen (Hair J et , 2. Dengan demikian, setiap indikator dinyatakan valid dalam merepresentasikan variabel laten. Gambar 4. Hasil Grafik Hasil PLS-SEM Algorithm Sumber: Output Olahan Data di Smart PLS4 Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 JBEE : Journal Business. Economics and Entrepreneurship Tabel 4. Hasil Convergent Validity No. Varia Indik Loadi AV Facto Intern X3. X3. Locus X3. X3. Contr X3. ol (X) Keput Keuan Pribad i (Y) Litera Keuan (M) C1. C1. Penda C1. (C. C1. C1. Status Pernik (C. Sumber: Data Primer Diolah . Ketera Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Dari sisi reliabilitas, seluruh variabel memiliki nilai Cronbach's Alpha lebih dari 0,6 dan Composite Reliability lebih dari 0,7, yang penelitian reliabel (Taherdoost, 2. Variabel dengan nilai Cronbach's Alpha terendah adalah internal locus of control (X) sebesar 0,882, sementara variabel lainnya memiliki nilai yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil ini, instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel untuk melanjutkan ke tahap pengujian selanjutnya (Ghozali, 2. JBEE Volume 6. No 2, 2024 | 227 Tabel 4. Hasil Composite Reliability No. Variab Cron Comp Keterangan bachAo Relia Alpha Internal Realibility Locus Control (X) Keputus Realibility Keuang Pribadi (Y) Literasi Realibility Keuang an (M) Pendapa 0. Realibility tan (C. Sumber: Data Primer Diolah . Uji Hipotesis Uji hipotesis dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antar variabel penelitian, yaitu pendapatan (C. , status pernikahan (C. , literasi keuangan (M), internal locus of control (X), dan keputusan keuangan pribadi (Y). Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa tidak semua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi sebagaimana tampak pada tabel Tabel 4. Hasil Koefisien Jalur Antara Variabel Laten Orig Sam (O) Sampl Mean (M) Statistics (IO/STE VI) Values Standa Deviati (STDE Sumber: Data Primer Diolah . Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 228 | Vinsensius & Wendy. Peran Literasi Keuangan dalam Memoderasi Efek Internal Locus of Control Terhadap Keputusan Keuangan Pribadi Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel internal locus of control (X) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi (Y). Hal ini terlihat dari koefisien sebesar 0. 308, dengan nilai Tstatistic 3. 820 dan p-value 0. Koefisien bahwa semakin tinggi internal locus of control seseorangAiyaitu keyakinan bahwa individu memiliki kendali atas keputusan dan tindakan mereka sendiriAisemakin baik pula keputusan keuangan yang diambil. Signifikansi statistik ini menegaskan bahwa internal locus of control merupakan faktor penting dalam memengaruhi keputusan keuangan pribadi. Dengan demikian, individu yang memiliki tingkat internal locus of control yang tinggi cenderung lebih mampu mengelola keuangan mereka secara efektif. Dengan demikian. H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan (M) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Y, dengan koefisien jalur sebesar 0,522 dan p-value 0,000 (< 0,. , menunjukkan pentingnya literasi keuangan dalam pengambilan keputusan Interaksi literasi keuangan (M) dengan internal locus of control (X) tidak signifikan . -value > 0,. , menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak memoderasi hubungan antara internal locus of control dengan keputusan keuangan pribadi. Dengan demikian H2 ditolak. Dalam konteks penelitian ini, pendapatan (C. dan status pernikahan (C. tidak berhasil sebagai variabel pribadi (Y). Variabel kontrol yang efektif seharusnya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, sehingga dapat memperkuat validitas model penelitian. Namun, hasil menunjukkan bahwa pendapatan (C. memiliki p-value 0. 056, yang berada di atas ambang batas signifikansi 5%, dan status pernikahan (C. memiliki p-value 308, yang juga tidak signifikan. Ini berarti bahwa kedua variabel ini tidak memberikan kontribusi yang cukup kuat untuk memengaruhi keputusan keuangan pribadi, sehingga tidak dapat dianggap berhasil dalam menjalankan perannya penelitian ini. Gambar 4. Grafik Hasil Bootstrapping Sumber: Output Olahan Data di Smart PLS4 Interpretasi Temuan Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Herleni & Tasman, 2. , yang menunjukkan bahwa internal locus of control memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan pribadi. Semakin tinggi tingkat internal locus of control yang dimiliki seseorang, semakin baik pula termasuk dalam aspek perencanaan, penganggaran, serta pengelolaan risiko. Penemuan serupa juga dilaporkan oleh Copyright A 2024 Institut Shanti Bhuana Bengkayang | e-ISSN 2656-9469. P-ISSN 2684-6829 JBEE : Journal Business. Economics and Entrepreneurship (Rahmawati et al. , 2. , bahwa internal locus of control terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan Penelitian lain yang dilakukan oleh (Khoiriyah & Fachrurrozie, 2. mendukung hasil tersebut, dengan menyimpulkan bahwa semakin tinggi internal locus of control seseorang, semakin baik perilaku keuangan yang ditunjukkan, terutama dalam hal Penemuan-penemuan ini memperkuat relevansi internal locus of control sebagai salah satu faktor kunci dalam mendukung pengambilan keputusan keuangan yang efektif. Berdasarkan hasil analisis data statistik dari penelitian ini, literasi keuangan (M) tidak menunjukkan efek moderasi yang signifikan terhadap hubungan antara internal locus of control (X) dengan keputusan keuangan pribadi (Y). Namun, literasi keuangan memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi . = 0,000. T = 7. Dengan kata lain, literasi keuangan berperan kuat secara langsung dalam menentukan keputusan keuangan, tanpa memperkuat atau memperlemah pengaruh variabel lain terhadap variabel dependen. Jenis moderasi yang ditemukan dalam penelitian ini adalah moderasi prediktor (Widhiarso, 2. Dalam jenis moderasi ini, literasi keuangan hanya bertindak sebagai prediktor tambahan yang signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi, tanpa memengaruhi intensitas hubungan antara internal locus of control dengan Hal menunjukkan bahwa pengaruh literasi JBEE Volume 6. No 2, 2024 | 229 keuangan lebih bersifat independen, pengambilan keputusan keuangan secara Penemuan ini sejalan dengan pandangan bahwa literasi keuangan dapat memberikan dampak strategis yang signifikan terhadap kemampuan individu dalam membuat keputusan kepribadian atau persepsi risiko individu (Kondoy et al. , 2. KESIMPULAN Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internal locus of control memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi. Individu dengan internal locus of control yang tinggi cenderung lebih proaktif dalam mengelola keuangan mereka karena mereka percaya bahwa hasil finansial adalah akibat dari usaha dan keputusan mereka sendiri. Temuan ini selaras dengan studi (Herleni & Tasman, 2. serta (Rahmawati et al. , 2. , yang menunjukkan hubungan positif antara internal locus of control dan manajemen keuangan yang bijak. Meskipun literasi keuangan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan keuangan pribadi, efek moderasi literasi keuangan terhadap hubungan antara internal locus of control dan keputusan keuangan pribadi tidak signifikan. Artinya, literasi keuangan secara mandiri memperkuat keputusan keuangan, tetapi tidak memperkuat hubungan antara internal locus of control dan keputusan tersebut secara signifikan. REFERENSI