e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. PENGUATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DALAM MEMBACA MELALUI FANTASTIC FIVE COMPREHENSION STRATEGIES Meida Rabia Sihite1. Iskandar Zulkarnain2. Linda Astuti Rangkuti3. Widia Fransiska4. Sukma Wahyuning Tyas5. Putri Redni Anggraini6. Alpin Agus Maulana7 1,2,3,4,5,6,7 Universitas Alwashliyah meidarabia55@gmail. com , iskandarzulkarnain1277@gmail. com2, lindaray003@gmail. fransiska93@gmail. com4, sukmawtyas@gmail. putriredni06@gmail. com6, alpinmaulana610@gmail. ABSTRAK Kemampuan berfikir kritis memainkan peran yang penting dalam meningkatkan kualitas pemahaman Oleh karena itu, maksud dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir secara kritis ketika membaca teks, dengan menggunakan pendekatan Fantastic Five Strategies. Kegiatan ini difokuskan pada penerapan Fantastic Five Strategies selama proses membaca, yang mencakup lima strategi yaitu menghubungkan (Connectin. , bertanya (Questionin. , menyimpulkan (Inferrin. , menjelaskan (Clarifyin. , dan mensintesis (Synthesizin. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah pelatihan membaca cerita dalam bahasa Inggris menggunakan pendekatan Fantastic Five Strategies. Siswa diajak untuk berfikir secara kritis saat membaca teks, dan setelahnya mereka diminta untuk membuat kelima strategi Fantastic Five dari teks yang telah dibaca. Dampak dari kegiatan pengabdian ini terlihat dalam peningkatan kemampuan berfikir kritis siswa dalam membaca, hal ini tercermin dari hasil tes yang dilakukan terhadap siswa. Siswa mampu mengaplikasikan kelima strategi Fantastic Five dari teks yang diberikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa saat Kata Kunci : berfikir kritis, membaca. Fantastic Five Strategies. ABSTRACT The ability to think critically plays a crucial role in enhancing the quality of reading comprehension. Therefore, the purpose of conducting this community service is to improve studentsAo ability to think critically while reading texts, by using the Fantastic Five Strategies approach. This activity is focused on implementing the Fantastic Five Strategies during the reading process, which includes five strategies: Connecting. Questioning. Inferring. Clarifying, and Synthesizing. The method applied in this activity is training students to read stories in English using the Fantastic Five Strategies approach. Students are encouraged to think critically while reading the text, and afterward, they are asked to create the Fantastic Five Strategies based on the text they have read. The impact of this community service activity is the enhancement of studentsAo critical thinking in reading, as reflected in the test results conducted on the Students are able to apply the five strategies of Fantastic Five from the given text. Thus, it can be concluded that this activity provides significant benefits in improving the studentsAo critical thinking abilities while reading. Keywords: : critical thinking, reading. Fantastic Five Strategies e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. PENDAHULUAN Kemampuan berfikir kritis menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki oleh individu di era informasi yang terus berkembang pesat saat ini. Berfikir kritis memungkinkan seseorang untuk menganalisis informasi secara mendalam, mengambil keputusan yang rasional, dan mengembangkan pemahaman yang lebih baik terhadap berbagai Di tengah tantangan tersebut, pemahaman membaca juga menjadi aspek penting dalam mengakses pengetahuan dan informasi. Pentingnya pemahaman membaca yang mendalam mendorong perlunya penguatan kemampuan berfikir kritis dalam konteks membaca. Kemampuan berfikir kritis tidak hanya melibatkan proses menganalisis teks dengan cermat, tetapi juga mencakup kemampuan menghubungkan informasi, merumuskan pertanyaan yang relevan, menyimpulkan makna tersirat, menjelaskan konsep yang kompleks, dan menyatukan berbagai informasi menjadi suatu kesimpulan yang kohesif. Selain itu, kemampuan berfikir kritis dalam membaca adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan mengaplikasikan informasi yang diperoleh dari teks bacaan. Kemampuan memahami sebuah teks adalah kemampuan untuk menangkap makna eksplisit dan implisit dari teks bacaan sehingga pembaca mampu memahami tema, pesan dan tujuan penulis dari sebuah artikel. Kemampuan menganalisis merupakan kemampuan untuk menguraikan struktur, argument, dan bukti dari teks bacaan. Kemampuan mengevaluasi adalah kemampuan untuk menilai kredibilitas, validitas, dan relevansi dari teks bacaan. Kemampuan mengaplikasikan merupakan kemampuan untuk menggunakan informasi dari teks bacaan untuk memecahkan masalah, membuat keputusan, atau mengembangkan pengetahuan. Kemampuan berpikir kritis sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kehidupan siswa. Dengan kemampuan berpikir kritis, siswa dapat memahami konsep-konsep yang dipelajari, menguraikan argumen-argumen yang disajikan, menilai validitas dan relevansi informasi yang diperoleh, dan mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki untuk memecahkan masalah, membuat keputusan, atau mengembangkan diri. Kemampuan berpikir kritis juga dapat membantu siswa untuk menjadi lebih mandiri, percaya diri, dan kreatif dalam berpikir. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dapat meningkatkan prestasi akademik, motivasi belajar, dan sikap positif terhadap pembelajaran (Awalia, 2021. Ruri, 2. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kritis perlu dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan tuntutan abad 21. Namun, berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018, yaitu sebuah studi internasional yang menilai kompetensi siswa berusia 15 tahun dalam membaca, matematika, dan sains (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Indonesia masih berada di peringkat ke-74 dari 79 negara dalam literasi membaca dengan skor rata-rata 371, jauh di bawah skor rata-rata OECD yang mencapai 487. Hal ini menggambarkan kondisi rendahnya kemampuan berfikir kritis dalam membaca siswa Indonesia. PISA 2018 diikuti oleh 79 negara, termasuk Indonesia, dengan melibatkan sekitar 12 ribu siswa dari 399 sekolah (Kemdikbud. id, 2. Hasil studi menunjukkan bahwa skor rata-rata siswa Indonesia dalam membaca adalah 371, jauh di bawah skor rata-rata OECD (Organisation for Economic Coperation and Developmen. yang mencapai 487 (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Skor ini menempatkan Indonesia di peringkat ke -74 dari 79 negara yang berpartisipasi (OECD, 2. Hal ini menunjukkan bahwa siswa Indonesia masih kesulitan dalam memahami e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. teks bacaan, mengidentifikasi ide pokok, menarik kesimpulan, membandingkan informasi, dan mengevaluasi kredibilitas sumber (OECD, 2. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis dalam membaca siswa Indonesia masih rendah dan perlu ditingkatkan. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dalam membaca siswa Indonesia melalui pembelajaran yang efektif dan inovatif. Membaca merupakan proses yang kompleks dimana siswa harus menggunakan pengetahuan dan strategi dalam membaca sebuah teks (Kong, 2. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dalam membaca adalah melalui penerapan strategi pemahaman bacaan yang efektif. Strategi pemahaman bacaan adalah teknik atau langkahlangkah yang digunakan oleh pembaca untuk memahami isi teks bacaan. Ada berbagai macam strategi pemahaman bacaan yang telah dikembangkan oleh para ahli, salah satunya adalah Fantastic Five Comprehension Strategies (FFCS). Fantastic Five Comprehension Strategies (FFCS) adalah lima strategi membaca yang dapat membantu siswa memahami teks dengan lebih Lima strategi tersebut adalah menghubungkan, bertanya, menyimpulkan, menjelaskan, dan mensintesis (HIP Books, 2. Strategi membaca ini merupakan gabungan dari lima strategi membaca yang diperkirakan dapat membantu proses membaca. Strategi ini disebut dengan Fantastic Five agar mudah diingat oleh siswa strategi membaca ini dapat dianalogikan sebagai lima pahlawan super yang dapat membantu proses memahami bacaan. Strategi ini dipopulerkan https://w. com/teachers/comprehension/strategic-reading/. Dengan menggunakan strategi ini, siswa dapat mengaktifkan pengetahuan sebelumnya, menghasilkan pertanyaan, membuat kesimpulan, mengatasi kesulitan, dan mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber. Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing strategi . Strategi Connecting (Menghubungka. Menghubungkan (Connectin. artinya mengaitkan apa yang dibaca dengan pengetahuan atau pengalaman sebelumnya. Ini bisa membantu siswa untuk membangun pemahaman dan minat terhadap teks. Dalam strategi ini, siswa menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan teks yang dibaca, dimana dijelaskan bahwa mengaktivasi pengetahuan sebelumnya . ackground knowledg. melatih siswa menggunakan strategi membaca merupakan komponen penting untuk menjadi seorang pembaca yang sukses (Grabe, 2. Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa seseorang mampu memahami sesuatu dengan lebih cepat karena dapat menghubungkan pengalaman yang baru dengan pengalaman yang sudah ada di dalam fikirannya. Berikut merupakan contoh dari penerapan Strategi Connecting: I already know that every fairy tale will end beautifully and happily. However, in this story we can see that life is like a spinning wheel. Where Cinderella used to be rich and lived happily with her parents. But when her mother died and her father remarried, she was made a slave by her stepmother and stepsisters. This story reminds me of AuBawang Merah - Bawang PutihAy story from Indonesia. But still, both have slightly different stories. Strategi Questioning (Bertany. Bertanya (Questionin. artinya membuat pertanyaan sebelum, selama, dan sesudah Strategi ini bisa membantu siswa untuk menentukan tujuan, menguji pemahaman, dan mencari informasi yang relevan. Strategi ini juga mendorong siswa untuk bertanya sebelum, selama, dan sesudah membaca teks, sehingga siswa dengan aktif bertanya dan mencari jawaban terhadap pertanyaan. Siswa dapat meningkatkan pemahamannya terhadap teks yang dibaca karena siswa berusaha untuk mencari jawaban atau informasi terhadap pertanyaannya (Harvey e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. & Goudvis, 2. Hal ini membuat siswa menjadi lebih kritis dan membaca lebih aktif dan Berikut merupakan contoh pertanyaan dalam membaca: I wonder what happened to the prince and Cinderella? Did they really live happily ever after? While Cinderella had an evil stepmother and stepsisters. I mean is it true that Cinderella and the prince were not bothered by Cinderella's stepsisters at all? Who is that fairy? Where did she appear from? Why does the magic disappear at 12 AM? Strategi Inferring (Menyimpulka. Menyimpulkan (Inferrin. artinya membuat kesimpulan berdasarkan informasi yang ada dalam teks. Strategi ini bisa membantu siswa untuk menangkap ide pokok, tema, atau pesan dari Dengan membuat kesimpulan, siswa dapat memperkuat pemahamannya akan teks dan dapat menarik kesimpulan yang mungkin tidak tertulis secara jelas di dalam teks. Menyimpulkan dinilai penting dalam membantu proses memahami bacaan sebab strategi ini dapat membantu siswa dalam menarik kesimpulan dari informasi yang mungkin tidak terdapat di dalam teks (Viero & Gomez, 2. Oleh sebab itu, penarikan kesimpulan dalam proses membaca memiliki peran yang sangat penting agar siswa dapat berfikir lebih kritis saat Berikut merupakan contoh dalam menarik kesimpulan: I predict Cinderella's stepmother and stepbrother will change for the better, because at the end of the story Cinderella's stepbrother and stepmother apologize to Cinderella. Based on the story that I have read. I can conclude that the author's purpose of writing this story is to make the reader feel happy. Strategi Clarifying (Menjelaska. Menjelaskan (Clarifyin. artinya mengidentifikasi dan mengatasi kesulitan yang muncul saat membaca. Strategi membaca ini bisa membantu siswa untuk menggunakan strategi lain seperti menebak makna kata, mencari sinonim, atau mencari bantuan. Pada strategi ini, siswa mengidentifikasi dan menyelesaikan segala kebingungan atau kesalahpahaman yang muncul saat membaca sebuah teks. Dengan mengklarifikasi poin-poin yang membingungkan, siswa dapat meningkatkan pemahamannya terhadap sebuah teks secara umum (Kong, 2. Berikut merupakan contoh dari klarifikasi saat membaca: Does this make sense when the glass slipper only fits Cinderella? I don't really understand and am still wondering why out of all the people around the kingdom and even across the country, no one can wear the glass slipper except Cinderella? . Strategi Synthetizing (Mensintesi. Mensintesis (Synthetizin. artinya mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber atau bagian teks. Strategi ini bisa membantu siswa untuk membuat keseluruhan gambaran, membandingkan dan menilai informasi, atau membuat produk baru seperti ringkasan, mind map, atau poster. Pada strategi ini, siswa memadupadankan informasi dari berbagai sumber . ermasuk dari teks itu sendiri, pengalamannya, dan dari teks lainny. demi mendapatkan sebuah pemahaman atau pandangan yang baru. Dengan mensintesis informasi, siswa dapat memahami lebih jauh informasi yang disampaikan di dalam teks (Kong, 2. Berikut merupakan contoh dari strategi Synthetizing: At first. I thought Cinderella wouldn't make it to the party because her stepmother tore up her dress, but now I think something will happen if you keep trying and never give Now I understand why the glass slipper can only be worn by Cinderella. FFCS merupakan strategi pemahaman bacaan yang dapat melatih kemampuan berfikir kritis siswa dalam membaca karena (HIP Books, 2. e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Mendorong siswa untuk aktif dan kreatif dalam memproses informasi dari teks Membantu siswa untuk menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan pengetahuan baru dari teks bacaan. Mengajak siswa untuk berinteraksi dengan teks bacaan melalui pertanyaanpertanyaan yang mendalam dan reflektif. Memfasilitasi siswa untuk mengorganisasi dan menyajikan informasi dari teks bacaan secara ringkas dan jelas. Menginspirasi siswa untuk mengembangkan sikap kritis dan apresiatif terhadap teks Penelitian terdahulu mengenai strategi membaca menunjukkan bahwa berbagai macam strategi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa, baik dalam hal kecepatan, pemahaman, maupun keterampilan. Misalnya, penelitian yang dilakukan oleh Nurhayati . menemukan bahwa pemberian motivasi dapat meningkatkan kegiatan membaca siswa sekolah dasar. Motivasi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku membaca siswa, dapat membuat siswa untuk membaca lebih banyak, lebih sering, dan lebih Motivasi juga dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman membaca siswa. Oleh karena itu, guru perlu memberikan motivasi yang tepat dan menarik bagi siswa agar mereka dapat mengembangkan minat dan kemampuan membaca mereka. Penelitian selanjutnya adalah yang dilakukan oleh Sari . menemukan bahwa latihan membaca cepat dapat meningkatkan kemampuan membaca cepat dan pemahaman bacaan siswa SMP. Penelitian ini berkaitan dengan strategi membaca karena membaca cepat adalah salah satu strategi yang dapat digunakan untuk menghemat waktu, meningkatkan pemahaman, dan memperluas wawasan dalam membaca. Mengingat pentingnya kemampuan berfikir kritis dalam membaca, maka dilaksanakanlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di kelas X SMAN 11 Medan yang bertujuan untuk menguatkan kemampuan berfikir kritis siswa dalam membaca. METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh empat orang dosen serta tiga orang mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Al Washliyah Medan pada hari Sabtu, 19 Agustus 2023 di SMA Negeri 11 Medan. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 09. 00 WIB dan berakhir pukul 12. WIB. Kegiatan yang dijalankan oleh tim PkM ini berbentuk pelatihan membaca cerita dalam Bahasa Inggris dengan pendekatan Fantastic Five Strategies, yang ditujukan bagi siswa kelas X. Para siswa diajak untuk berfikir kritis saat membaca teks, setelahnya mereka diminta untuk merumuskan kelima strategi Fantastic Five berdasarkan isi teks yang telah mereka baca. Adapun tahapan metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah sebagai berikut: Metode Ceramah Metode ini digunakan untuk pengenalan materi pelatihan serta pemahaman konsep Fantastic Five Strategies kepada siswa. Pada tahapan awal ini pengajar memberikan pemahaman yang kuat terhadap konsep Fantastic Five Strategies dengan cara mengajarkan setiap strategi secara mendalam, termasuk cara penerapannya dalam Kemudian, pengajar merancang materi pembelajaran yang terstruktur dan terarah, yang mana mencakup penjelasan detail tentang setiap strategi dari Fantastic Five, contoh penerapannya dalam cerita, serta latihan yang mengajak siswa untuk berlatih bersama menggunakan strategi tersebut. Metode Diskusi dan Latihan e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Metode ini dilakukan dengan memberikan satu cerita berbahasa Inggris untuk setiap kelompok, disertai dengan pemberian lembar kerja . Setelah membaca cerita tersebut, siswa diajak berdiskusi dengan kelompoknya untuk menerapkan kelima strategi dari Fantastic Five Strategies, yang kemudian dicatat dalam worksheet. Metode Presentasi Siswa secara berkelompok menyajikan hasil penerapan Fantastic Five Strategies dari worksheet yang telah mereka kerjakan. Mengingat waktu yang terbatas, hanya dua kelompok yang dipilih untuk mempresentasikan hasil kerja mereka. Gambar 1. Dosen ketika melakukan metode ceramah Gambar 2. Dosen ketika memberikan worksheet kepada tiap kelompok siswa Gambar 3. Dosen memonitor hasil kerja kelompok siswa e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Gambar 4. Siswa mempresentasikan hasil worksheet Gambar 5. Dosen memberikan reward kepada siswa Gambar 6. Tim PkM berfoto bersama siswa Gambar 7. Tim PkM Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Univa Medan e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut adalah hasil yang telah dicapai setelah dilaksanakannya berbagai metode dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Sekolah SMA Negeri 11 Medan: Peningkatan Pemahaman yang Mendalam Melalui penerapan Fantastic Five Comprehension Strategies, siswa berhasil mengembangkan kemampuan untuk melakukan analisis yang lebih mendalam terhadap teksteks bacaan. Kemampuan mereka untuk mengaitkan informasi, merumuskan pertanyaan, menyimpulkan makna tersirat, menjelaskan konsep yang kompleks, dan menyatukan informasi membantu mereka memahami teks dengan lebih baik. Aktif dan Terlibat dalam Proses Membaca Siswa aktif terlibat dalam proses membaca karena mereka tidak hanya sekedar membaca teks, tetapi juga meresponnya dengan keterlibatan yang lebih besar, dan memahami detaildetail penting dalam teks. Pengembangan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa terlibat dalam latihan-latihan yang mendorong mereka untuk berfikir secara kritis. Mereka diajak untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan analitis, mencari makna tersembunyi dalam teks, dan mengintegrasikan informasi dari berbagai bagian teks. Hal ini menghasilkan pengembangan keterampilan berfikir kritis yang lebih baik. Peningkatan Keterampilan Menyintesis Informasi Kemampuan siswa untuk menyintesis informasi dari berbagai bagian teks semakin meningkat, siswa belajar bagaimana menggabungkan ide-ide yang berbeda dan membuat kesimpulan yang legih kohesif. Peningkatan Kemampuan Membuat Pertanyaan dan Menganalisis Teks Siswa tidak hanya belajar bagaimana menjawab pertanyaan, tetapi juga bagaimana merumuskan pertanyaan yang relevan dan mendalam terhadap teks, serta mampu menganalisis teks dengan cara mengenali informasi yang valid dan mengidentifikasi asumsi yang mendasari Adapun pembahasan dari kegiatan ini adalah penerapan Fantastic Five Comprehension Strategies secara signifikan telah memperkuat kemampuan berfikir kritis siswa dalam membaca. Peningkatan pemahaman, keterlibatan aktif, dan pengembangan berbagai keterampilan berfikir kritis menjadi indikator kesuksesan pendekatan ini. Siswa tidak hanya menjadi pembaca yang lebih baik, tetapi juga pengambil keputusan yang lebih cermat dan berpengetahuan lebih dalam. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat ditunjukkan pada tabel dan gambar berikut ini: Tabel 1. Hasil analisis pengabdian Kegiatan Hasil e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Cukup Explaining each strategy of Fantastic Five Comprehension Modelling the Assigning the students to work on the learning StudentsAo Baik Baik sekali Oo KESIMPULAN DAN UCAPAN TERIMA KASIH Kesimpulan Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat di SMA Negeri 11 Medan telah berhasil memberikan dampak positif yang signifikan, karena melalui pendekatan Fantastic Five Comprehension Strategies, penguatan kemampuan berfikir kritis siswa SMA Negeri 11 Medan dalam membaca telah berhasil dicapai dengan signifikan. Pendekatan ini memberikan dampak positif yang nyata terhadap kemampuan siswa dalam menganalisis informasi secara mendalam, mengembangkan pemahaman yang kritis, dan mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber. Beberapa aspek penting yang dihasilkan dari penerapan metode ini termasuk peningkatan pemahaman yang mendalam, keterlibatan aktif dalam proses membaca, pengembangan keterampilan berfikir kritis, dan kemampuan membuat pertanyaan analitis. Ucapan Terima Kasih Kami mengucapkan terima kasih yang tulus dan hangat atas dukungan, kerjasama, dan partisipasi yang telah diberikan oleh pihak sekolah, yaitu Ibu Kepala Sekolah. Guru Wali Kelas. Guru-Guru, serta siswa kelas X SMA Negeri 11 Medan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Tanpa adanya kontribusi dari pihak sekolah, pencapaian dan hasil yang memuaskan tidak akan mungkin terwujud. Semoga kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan lebih banyak prestasi dan manfaat positif bagi kita semua. Terima kasih banyak. Daftar Pustaka