DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH SPANYOL DALAM PENANGANAN COVID19 TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKATNYA Yasinta Gita Elysia1. Rozmita Dewi Yuniarti Rozali2 Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Prodi Akuntansi. Universitas Pendidikan Indonesia Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Prodi Akuntansi. Universitas Pendidikan Indonesia e-mail: yasintagita@upi. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan pemerintah Spanyol dalam penangangan COVID-19 terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Melalui analisis, kebijakan yang dilakukan pemerintah Spanyol dalam menangani COVID-19 memiliki dampak yang beragam. Dampak yang ditimbulkan mulai dari dampak positif sampai dampak negatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan . ibrary Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kebijakan pemerintah Spanyol dalam penanganan COVID-19 di Spanyol sangat berdampak pada kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Implikasi penelitian ini bagi perkembangan ilmu pengetahuan adalah sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam penanganan kasus COVID-19. Kata kunci: Kebijakan, pemerintah. Spanyol. COVID-19, sosial, ekonomi PENDAHULUAN Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-. atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus Corona merupakan jenis coronavirus baru yang bisa menular ke manusia. Virus ini lebih banyak menyerang lansia, tetapi sebenarnya virus ini bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi, anak-anak, maupun orang dewasa, termasuk ibu hamil dan menyesui. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada akhir 2019 di derah Wuhan. Cina, yang kemudian menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai COVID-19 (Corona Virus Disease 2. Penyakit ini kemudian menyebar dengan cepat hampir ke seluruh negara yang akhirnya oleh World Health Organization (WHO) diumumkan sebagai pandemi global (Alonso Dyaz et al. , 2. Dalam kurun waktu beberapa bulan penyakit ini pun menyebar sampai ke Spanyol. Kasus pertama kali dikonfirmasi Spanyol pada 31 Januari 2020, saat seorang turis dari Jerman positif terkena COVID-19 di Kepulauan Canary. Spanyol. Lalu Spanyol mengkonfirmasi akan adanya penambahan kasus baru pada 24 Februari Sejak tanggal tersebut, jumlah kasus COVID-19 di Spanyol semakin lama semakin meningkat, sehingga pada 30 Maret 2020 kasus yang terkonfirmasi positif 199, sembuh 16. 780, serta meninggal dunia 7. 424 (Oliver et al. , 2. Kemudian terus meningkat hingga pada 18 April 2020 tercatat kasus positif sebanyak 839 dan kematian 20. 002 (Ser et al. Kemudian pada tanggal 2 April 2020. Spanyol menjadi negara dengan angka kematian COVID-19 tertinggi kedua di Jumlah unit perawatan intensif (ICU) meningkat menjadi 7 kali lipat. Rumah sakit hampir seluruhnya diisi dengan pasien COVID-19, dan jumlah pasien meningkat DINAMIKA GOVERNANCE: JURNAL ILMU ADMINISTRASI NEGARA Volume 10 . Oktober 2020 50% dari jumlah kapasitas maksimum rumah sakit (Arango, 2. Keadaan inilah yang menjadi keprihatinan masyarakat Spanyol. Masyarakat Spanyol berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan guna mengendalikan serta mengakhiri fase pertumbuhan COVID-19 (Mitjy et al. Karena adanya COVID-19 ini juga menyebabkan dampak ekonomi terhadap kehidupan masyarakat Spanyol yang belum dapat diukur dengan pasti (Oliver et al. Oleh karena permasalahan di atas, membahas mengenai upaya serta dampak pemerintah Spanyol dalam menangani COVID-19 terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. METODOLOGI PENELITIAN Dalam kepustakaan . ibrary researc. , yaitu mengumpulkan dan menganalisis sumber data kemudian diolah serta disajikan dalam bentuk laporan penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode pencarian kata kunci untuk mencari kajian isi dari Pencarian kata kunci yang dimaksud dimulai dengan menemukan catatan yang relevan, dan kemudian memukan judul subjek yang relevan. Judul subjek yang dimaksud yaitu istilah atau frasa khusus yang merupakan gambaran umum mengenai buku, artikel, jurnal ilmiah, ataupun berita resmi yang penggunaannya konsisten oleh indeks online atau cetak. Judul ini berlaku untuk katalog perpustakaan ataupun basis data perpustakaan lainnya. Kemudian setelah peneliti menemukan buku, artikel jurnal ilmiah, ataupun berita resmi yang dimaksud, maka artikel tersebut dapat dijadikan referensi dalam pembuatan Selain itu metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis yang bertujuan untuk membuat gambaran ataupun deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang ada, serta hubungan antara fenomena yang diteliti sebagaimana adanya. Dalam pembuatan makalah ini peneliti mengkaji ulang data yang bersumber dari data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui pihak lain. Data tersebut tidak langsung diperoleh oleh peneliti dari subjek Dalam penelitian ini data sekundernya meliputi buku, artikel, jurnal ilmiah, serta berita resmi yang mendukung peneliti untuk melengkapi isi makalah serta interpretasinya dijadikan sebagai data Dalam hal ini, sumber data sekunder berupa tulisan-tulisan yang membahas mengenai beberapa pemikiran tentang dampak kebijakan pemerintah Spanyol dalam penanganan COVID-19 terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Dalam pencarian data buku, artikel, serta jurnal ilmiah diawali dengan masuk ke Google Scholar untuk mencari materi yang berkaitan dengan penulisan kata kunci AuCOVID-19Ay, lalu didapatkan 132. 000 hasil pencarian terkait. Kemudian hasil pencarian dipersempit kembali dengan kata kunci AuCOVID-19 SpanyolAy dan didapatkan 1. Kemudian pada langkah akhir diambil beberapa sampel buku, artikel serta jurnal ilmiah nasional maupun internasional yang mempunyai tema cocok dan sesuai untuk dikaji lebih lanjut. Pada penelitian ini diambil 10 artikel yang diteliti. Dari ke-9 artikel tersebut, 1 bersumber dari buku, 1 bersumber dari blog, dan 8 bersumber dari jurnal ilmiah. Kemudian dalam pencarian data berita resmi diawali dengan masuk ke mesin pencari Google untuk mencari materi yang Yasinta Gita Elysia dan Rozmita Dewi Yuniarti Rozali : Dampak Kebijakan Pemerintah Spanyol dalam Penanganan Covid-19 Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya berkaitan dengan kata kunci AuCOVID-19Ay, lalu didapatkan 5. 000 hasil pencarian terkait. Kemudian hasil pencarian dipersempit kembali dengan kata kunci AuCOVID-19 SpanyolAy dan didapatkan 000 hasil. Kemudian pada langkah akhir diambil beberapa sampel berita resmi baik internasional maupun nasional yang mempunyai tema cocok dan sesuai untuk dikaji lebih lanjut. Pada penelitian ini diambil 8 berita resmi yang diteliti. KAJIAN LITERATUR Kebijakan Pemerintah Berikut beberapa definisi atau dikemukakan oleh beberapa ahli yang telah dirangkum oleh Irfan Islamy: Harold D. Laswell dan Abraham Kaplan Kebijakan merupakan suatu program pencapaian tujuan, nilai-nilai dan praktek-praktek yang terarah. Carl J. Friedrick Kebijakan merupakan tindakan yang diusulkan seseorang, kelompok atau pemerintah dalam suatu lingkungan hambatan-hambatan dan kesempatankesempatan terhadap pelaksanaan usulan kebijakan tersebut dalam rangka mencapai tujuan tertentu. James E. Anderson Kebijakan merupakan tindakan yang mempunyai tujuan tertentu yang diikuti dan dilaksanakan oleh seorang pelaku atau sekelompok pelaku guna memecahkan suatu masalah tertentu. Amara Raksasataya Kebijakan merupakan suatu taktik dan yang diarahkan mencapai suatu tujuan. Oleh karena itu, suatu kebijakan memuat tiga elemen, yaitu identifikasi dari tujuan yang ingin dicapai, taktik atau strategi dari berbagai langkah untuk mencapai penyediaan berbagai input untuk memungkinkan pelaksanaan secara nyata dari taktik atau strategi (Suwitri. Jika melihat dari beberapa definisi di atas, maka terdapat beberapa hal yang terkandung dalam kebijakan, yaitu: Terdapat tujuan tertentu yang ingin dicapai, yaitu tujuan yang berpihak pada kepentingan masyarakat . nterest Terdapat serangkaian tindakan untuk mencapai sebuah tujuan. Tindakan tersebut dapat berupa serangkaian strategi yang disusun lalu dijabarkan dalam bentuk program ataupun proyek-proyek guna mencapai tujuan yang lebih mudah. Terdapat perseorangan atau kelompok yang dapat berasal dari dalam ataupun luar Terdapat input untuk melaksanakan Input tersebut dapat berupa sumber daya manusia maupun bukan manusia (Suwitri, 2. Berikut beberapa definisi atau pengertian pemerintah dari beberapa ahli: Suradinata Pemerintah merupakan organisasi yang memiliki kekuatan besar di suatu negara, termasuk urusan publik, teritorial, dan urusan kekuasaan dalam rangka mencapai tujuan negara. Affan Pemerintah merupakan suatu kegiatan terorganisir yang dilakukan oleh orang ataupun warga di wilayah negara berdasarkan atas dasar kedaulatan negara dan bersumber untuk mencapai tujuan dari orang ataupun warga negara itu sendiri. DINAMIKA GOVERNANCE: JURNAL ILMU ADMINISTRASI NEGARA Volume 10 . Oktober 2020 Wilson Pemerintah merupakan kekuatan dari pengorganisasian yang tidak selalu dikaitkan dengan organisasi angkatan bersenjata, tapi dua atau sekelompok orang dari berbagai kelompok masyarakat yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi untuk mewujudkan tujuan dan sasaran mereka, dengan memberikan perhatian pada urusan C Ndraha Pemerintah perangkat negara atau lembaga negara yang berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan. Robert Mac Iver Pemerintah merupakan organisasi yang berasal dari orang-orang yang memiliki kekuasaan untuk mengatur Jika dilihat dari pengertian kebijakan serta pemerintah di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa definisi dari kebijakan pemerintah adalah aturan tertulis yang merupakan keputusan formal organisasi, yang bersifat mengikat dan mengatur perilaku dengan tujuan untuk menciptakan tata nilai baru dalam masyarakat. Kebijakan pemerintahan diharapkan dapat bersifat umum tetapi tanpa menghilangkan ciri lokal yang spesifik. Kebijakan pemerintah ini diinterpretasikan sesuai kondisi spesifik yang ada. Kebijakan pemerintah juga merupakan suatu keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk memecahkan permasalahan di negara tersebut baik dalam hal politik, ekonomi, sosial, ataupun budaya. COVID-19 (Corona Virus Disease Coronavirus kelompok virus yang mampu menyebabkan penyakit pada hewan ataupun manusia. Ada beberapa jenis coronavirus yang dapat menyebabkan infeksi saluran napas pada manusia, mulai dari batuk pilek sampai yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru inilah yang menjadi penyebab penyakit COVID-19. COVID-19 dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Sebagian besar jenis virus ini berasal dari hewan. Virus COVID19 dapat disebut juga SARS-CoV-2 yang merupakan virus baru pada manusia. Untuk saat ini belum diketahui secara pasti hewan yang menjadi sumber virus COVID-19. Pada mulanya, virus baru serta penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sampai adanya wabah yang ditemukan di daerah Wuhan. Tiongkok pada bulan Desember 2019. Dan pada saat ini. COVID-19 menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia. Gejala-gejala yang umum ditimbulkan dari penyakit ini, yaitu demam, batuk kering, dan rasa lelah. Lalu gejala lainnya yang jarang ditemukan dan mungkin dialami oleh beberapa pasien, meliputi rasa nyeri dan rasa sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare, kehilangan indera rasa atau indera penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki. Gejala-gejala tersebut biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Kemudian ada juga beberapa orang yang terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan. Pada umumnya, gejala-gejala ini muncul sekitar lima hingga enam hari setelah terinfeksi, tetapi waktu kemunculan gejala ini berkisar dari satu hingga empat belas hari. Sebagian besar atau sekitar 80% orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi menderita sakit parah dan kesulitan untuk bernapas. Bagi lansia . anjut Yasinta Gita Elysia dan Rozmita Dewi Yuniarti Rozali : Dampak Kebijakan Pemerintah Spanyol dalam Penanganan Covid-19 Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya usi. dan orang-orang dengan kondisi medis penyerta, seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan paru-paru, diabetes, atau kanker dapat memiliki kemungkinan untuk mengalami sakit yang lebih serius. Tetapi. COVID-19 tidak mengenal siapa Semua orang dari segala usia dapat terinfeksi dan mengalami penyakit yang Penelitian menunjukkan bahwa anakanak maupun remaja dapat terinfeksi dan memiliki risiko untuk menularkannya pada orang lain. Sampai saat ini, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja memiliki kecil kemungkinan untuk terkena penyakit yang serius. Menurut beberapa laporan. COVID-19 dapat menular dari orang yang hanya bergejala ringan, seperti batuk ringan tetapi merasa sehat, namun belum diketahui seberapa sering penularan terbut dapat COVID-19 dapat menyebar ke sesama manusia. Penyakit ini dapat menyebar pada orang lain melalui percikanpercikan yang keluar dari hidung atau mulut pada saat orang yang terinfeksi COVID-19 tersebut batuk, bersin, ataupun berbicara. Percikan-percikan ini tidak jatuh ke tanah dengan cepat dan jarak menyebarnya pun sangat dekat. Kemudian orang dapat terinfeksi virus jika menghirup percikan Oleh karena itu diharapkan untuk menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter. Percikan tersebut dapat menempel di permukaan atau benda, seperti meja, gagang pintu, dan pegagan tangan. Orang juga dapat terinfeksi virus ini jika menyentuh permukaan atau benda tersbut kemudian menyentuh mata, hidung, ataupun mulut mereka. Cara untuk mencegah penyebaran virus ini yaitu dengan mencuci tangan teratur menggunakan sabun serta air membersihkannya dengan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Kemudian WHO juga merekomendasikan masker medis terutama dalam perawatan kesehatan. Masker medis harus digunakan oleh setiap orang, terutama orang yang sakit untuk mencegah penularan melalui percikan yang Coronavirus menggunakan disinfektan rumah tangga Penelitian menunjukkan bahwa virus ini bertahan hingga 72 jam pada plastik dan stainlees steel, kurang dari 4 jam pada tembaga, dan kurang dari 24 jam pada Untuk saat ini, belum ada obat yang menyembuhkan COVID-19, meskipun ada beberapa pengobatan barat, tradisional, maupun buata rumahan yang dapat meringankan dan mengurangi gejala ringan COVID-19. WHO tidak merekomendasikan tindakan mengobati diri sendiri dengan obat apa pun, termasuk antibiotik, untuk mencegah ataupun menyembuhkan COVID19. Antibiotik tidak efektif dalam melawan virus, antibiotik hanya efektif untuk melawan infeksi bakteri. Oleh karena itu, antibiotik tidak dianjurkan untuk mencegah atau mengobati COVID-19, karena dapat menjadi komplikasi pada pasien yang mempunyai sakit serius. Namun, saat ini WHO sedang mengkoordinasikan beberapa uji klinis atas obat-obatan barat maupun tradisional untuk mengobati serta mencegah penyakit ini. Sosial Ekonomi Menurut Save M. Dagun, kata sosio ekonomi terdiri dari dua kata yaitu: sosio dan ekonomi. Kata sosio dalam bahasa latin disebut socius yang mempunyai arti sahabat. Sedangkan kata ekonomi dalam bahasa yunani disebut oikonomikos atau oikonomia yang berasal dari penggalan kata oikos dan Oikos mempunyai arti rumah, mengurus atau mengelola. Kemudian DINAMIKA GOVERNANCE: JURNAL ILMU ADMINISTRASI NEGARA Volume 10 . Oktober 2020 menurut FS Chpan dalam Kane Svalatage sosial ekonomi dapat diartikan sebagai posisi yang ditempati individu atau keluarga yang berkenaan dengan ukuran rata-rata yang umum tentang pendapatan dalam kaitannya dengan kesejahteraan (Zunaidi. Menurut beberapa pengertian di atas, sosial ekonomi mempunyai persoalan yang saling berkaitan. Pertama, manusia adalah makhluk bersahabat atau makhluk sosial yang tidak bisa hidup menyendiri. Kedua, manusia adalah makhluk ekonomi yang tidak bisa hidup tanpa makan dan minum. Oleh karena itu, sosial ekonomi mempunyai tujuan untuk menggali persoalan ekonomi dan sosial pada masyarakat (Zunaidi, 2. Pembahasan sosial ekonomi jarang dibahas secara bersamaan. Dalam ilmu sosial, pengertian sosial merujuk pada objek departemen sosial merujuk pada kegiatan persosalan yang di hadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan yang ruang lingkupnya Kemudian dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata sosial berarti segala sesuatu Sedangkan dalam konsep sosiologi, manusia sering disebut sebagai mahluk sosial, artinya manusia tidak dapat hidup tanpa ada bantuan orang lain, sehingga kata sosial dapat di tafsirkan sebagai hal yang berkaitan dengan masyarakat (Zunaidi, 2. Sementara istilah ekonomi berasal dari bahasa yunani yakni oikos yang berarti keluarga atau rumah tangga dan nomos yang berarti peraturan. Maka, secara garis besar ekonomi dapat diartikan sebagai peraturan rumah tangga atau manajemen rumah tangga (Zunaidi, 2. Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa sosial ekonomi merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan yang ada di masyarakat atau yang lebih umumnya terkait dengan kesejahteraan Melly G. Tan mengatakan bahwa, kondisi sosial ekonomi dapat dilihat dari pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan pemenuhan kebutuhan hidup dalam rumah Dalam Koejoningrat . berdasarkan hal tersebut, masyarakat digolongkan menjadi 3 kedudukan sosial ekonomi, yaitu atas, menengah dan bawah (Zunaidi, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Kebijakan Pemerintah Spanyol Berdasarkan dilakukan, sejak adanya kasus pertama kali yang diumumkan di Spanyol pada bulan Januari 2020, yang melibatkan seorang turis Jerman di Kepulauan Canary, pemerintah Spanyol kesehatan, yaitu dengan menetapkan protokol uji resmi untuk memeriksa mereka yang mengalami kesulitan bernapas, demam, dan riwayat perjalanan ke provinsi Hubei China selama 15 hari terakhir. Kriteria ini kemudian diperluas untuk mereka yang memiliki gejala yang jelas dan riwayat perjalanan ke "hot spot" seperti Italia utara (Ser et al. , 2. Seiring dengan makin bertambahnya kasus COVID-19 yang meroket di Spanyol, pemerintah Spanyol juga mengambil kebijakan untuk mengatur jarak fisik antar orang lain (Saez et al. , 2. Kemudian pemerintah Spanyol juga mengambil Selama kurun waktu dua minggu isolasi mandiri yang diputuskan oleh Pemerintah Spanyol, telah terjadi peningkatan populasi yang terinfeksi COVID-19. Di Spanyol, kematian pun meningkat dua kali lipat hanya dalam tiga hari, yang lebih tinggi tingkatnya dibandingkan dengan dua negara yang Yasinta Gita Elysia dan Rozmita Dewi Yuniarti Rozali : Dampak Kebijakan Pemerintah Spanyol dalam Penanganan Covid-19 Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya paling terpengaruh oleh coronavirus, yaitu Cina dan Italia (Perez-Bermejo & MurilloLlorente, 2. Dalam kurun waktu dua bulan dari kasus pertama, pemerintah Spanyol telah mengambil banyak langkah dalam upaya untuk mengurangi penyebaran virus, termasuk penutupan sekolah pada daerah yang menjadi hotspot utama penyakit, yaitu pada 10 Maret 2020 di Negara Basque, dan pada 11 Maret 2020 di wilayah Madrid dan La Rioja (Oliver et al. , 2020. Ser et al. Kemudian kontrol penerbangan bersama dan melarang pertemuan yang mencakup lebih dari 1. 000 orang serta menutup tempat di daerah yang terkena dampak paling parah. (Ser et al. , 2. Untuk penerbangan langsung dari Italia ke Spanyol dibatalkan pada 10 Maret 2020 (Oliver et , 2. Lalu pada 12 Maret 2020, pemerintah Catalan mengkarantina empat kotamadya yang secara khusus terdampak oleh virus (Oliver et al. , 2. Kemudian pada tanggal 14 Maret 2020, pemerintah Spanyol menggunakan Dekrit Kerajaan . /2. menyatakan "keadaan darurat" yang dimulai pada 15 Maret 2020 yang hanya memungkinkan orang untuk mengemudi kebutuhan dasar seperti pengadaan makanan obat-obatan, kesehatan dan lembaga keuangan, kembali ke tempat tinggal utama dan merawat orang yang rentan. Pengecualian lain yaitu bagi orang yang bekerja di bagian layanan Namun, terlepas dari semua langkah-langkah tersebut, jumlah kasus yang dikonfirmasi di Spanyol terus "keadaan darurat" hingga 12 April 2020 dan pekerja yang tidak berkepentingan diperintahkan untuk tetap di dalam ruangan. Bersamaan dengan pengumuman besar ini, kementerian kesehatan Spanyol juga secara konstan memperbarui informasi mengenai COVID19 kepada masyarakat umum sekaligus dengan saran tentang kebersihan diri dan tindakan pencegahan virus. Pemerintah Spanyol juga membuat asisten percakapan yang dikenal sebagai AuHispabot-Covid19Ay yang merupakan sebuah Aulayanan chatbotAy. Aplikasi ini memungkinkan individu untuk mendapatkan tanggapan langsung tentang COVID-19 melalui aplikasi Whatsapp, terlepas dari waktu dan tempat (Ser et al. Mengutip dari Tempo. co, di sektor Spanyol menyiapkan kebijakan-kebijakan ekonomi untuk mengurangi dampak dari virus Corona. Kebijakan-kebijakan berupa keringanan pinjaman untuk UMKM atau kompensasi bagi mereka yang tidak bisa bekerja karena tedampak virus Corona. Untuk memerangi virus corona, pemerintah Spanyol juga berusaha untuk membuat antivirus Corona. Selama pemerintah membuat rencana anti-virus tersebut, warga tidak diperbolehkan untuk pergi ke Italia, dan juga tidak boleh untuk keluar dari Spanyol. Pergerakan antar kota pun diperketat. Mengutip dari IndoBIG Network, pemerintah Spanyol juga berencana akan meluncurkan jaminan pendapatan dasar universal (UBI) sesegera mungkin untuk Kebijakan ini diambil sebagai salah satu langkah penanganan terhadap memburuknya kondisi ekonomi di Spanyol. Menteri Urusan Ekonomi Spanyol. Nadia Calvino menyatakan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk membantu keluarga selama Seperangkat kebijakan lainnya juga diluncurkan untuk membantu para pekerja lepas serta industri kecil dan Kebijakan ini dilakukan karena ekonomi negara ini sempat terhenti selama DINAMIKA GOVERNANCE: JURNAL ILMU ADMINISTRASI NEGARA Volume 10 . Oktober 2020 karantina yang dilakukan mulai 14 Maret UBI merupakan pembayaran rutin tanpa syarat yang dilakukan untuk setiap warga negara. Jumlah uang yang dibayarkan kepada setiap orang pun mungkin berbeda berdasarkan faktor demografis, seperti usia dan gender. Mengutip Republika. kebijakan pemerintah Spanyol lainnya, yaitu sementara yang didirikan di Ifema Convention and Exhibition Centre. Madrid. Spanyol untuk menangani pasien virus Setidaknya 6400 tempat tidur disiapkan di RS lapangan sementara ini. Pemerintah Spanyol juga menerapkan kebijakan lockdown yaitu kebijakan penutupan wilayah secara menyeluruh untuk dua pekan, terhitung sejak 28 Maret 2020. Peningkatan lockdown ini merupakan upaya Spanyol untuk menekan angka penyebaran virus corona. Seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, pemerintah Spanyol juga menutup beberapa bisnis yang tidak berkepentingan, seperti menutup hotel serta akomodasi wisata. Dalam pidato yang disiarkan di televisi negara Spanyol. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan bahwa kebijakan lockdown mulai menunjukkan hasil yang positif, yaitu mulai ditandai dengan adanya penurunan epidemi di negara Tak lama setelah persetujuan Keputusan Kerajaan untuk memperpanjang keadaan darurat sampai 26 April 2020 oleh Dewan Menteri Luar Biasa, pemerintah "panduan komprehensifAy tentang praktik-praktik baik di pusat-pusat kerja untuk mencegah penyebaran COVID19, bersamaan dengan kembalinya tenaga kerja pada 13 April 2020 atau 14 April 2020, yang mencakup semua pekerja dalam kegiatan yang tidak penting dan tidak dapat bekerja dari rumah. Selian itu pemerintah Spanyol juga mempromosikan Aujarak pentingAy 2 meter. Lalu pemerintah Spanyol juga merekomendasikan bepergian ke tempat kerja dengan cara yang tidak melibatkan lebih dari dua orang berada di tempat yang sama dan mendorong individu untuk mengambil tindakan kebersihan yang sesuai, termasuk menghindari lebih dari satu orang dengan menggunakan deretan kursi untuk mereka yang bepergian dengan mobil atau kendaraan. Bagi mereka yang bepergian menggunakan transportasi umum disarankan untuk menggunakan masker wajah non-medis. Dalam pengumuman yang sama, pemerintah juga menekankan bahwa seseorang yang memiliki gejala atau telah melakukan kontak fisik dengan orang yang terkena virus disarankan untuk tidak pergi ke pusat kerja sampai dia dipastikan tidak berada dalam risiko atau berisiko terhadap orang lain, dan juga mendorong individu untuk menghubungi hotline COVID-19 . ersedia menunjukkan 10 gejala yang dipublikasikan https://w. es/profesional/salud Publica/ccayes/alertasActual/nCovChina/documentos/20200325_Decalogo_co mo_actuar_ COVID19. pdf (Ser et al. , 2. Selain itu pemerintah Spanyol juga memastikan bahwa pasokan bahan-bahan seperti peralatan pelindung pribadi, alat deteksi dan ventilator sampai kepada otoritas kesehatan regional. Pemerintah Spanyol juga menunjuk beberapa titik mendistribusikan total sepuluh juta masker di pusat transportasi umum terutama kepada orang-orang yang melakukan perjalanan untuk bekerja dengan sarana transportasi. Karena itu. Kementerian Kesehatan Spanyol merekomendasikan bekerja dari rumah sebagai prioritas utama, sementara petugas penegak hukum negara akan melakukan pemeriksaan yang sesuai di stasiun pinggiran bawah tanah dan di pusat Yasinta Gita Elysia dan Rozmita Dewi Yuniarti Rozali : Dampak Kebijakan Pemerintah Spanyol dalam Penanganan Covid-19 Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya transportasi untuk memastikan bahwa hanya turis yang berwenang yang pulang pergi di bawah Keputusan Royal tentang keadaan Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa juga telah mengatakan pada awal April bahwa pemerintah tidak akan membuat penggunaan masker wajah wajib, kecuali jika masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya dan kementerian masih mempelajari langkah tersebut sebelum meluncurkannya (Ser et al. , 2. Kehidupan Sosial Ekonomi Langkah-langkah Spnayol sehari-hari sebagian besar orang di Spanyol. Tetapi, jumlah kasus yang dikonfirmasi, pasien perawatan intensif, dan kematian terus meningkat secara eksponensial. Pada akhirnya langkah-langkah yang diambil tidak jelas seberapa efektif dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi, fisik, dan mental masyarakat (Oliver et al. , 2. Menurut penelitian yang dilakukan dalam jurnal ilmiah AuThe Covid19Impact Survey: Assessing the Pulse of the COVID19 Pandemic in Spain via 24 questionsAy, sejak adanya pandemi kehidupan sosial masyarakat Spanyol menjadi jauh berbeda. Masyarakat Spanyol meninggalkan rumah mereka hanya untuk kegiatan yang sangat penting, seperti kegiatan yang paling umum dilakukan yaitu pergi untuk memenuhi kebutuhan dasar ke supermarket atau ke apotek. Orang yang lebih tua serta anak muda berumur 18-29 tahun juga tinggal di rumah sepenuhnya. Untuk orang yang lebih muda cenderung meninggalkan rumah hanya untuk pergi Dan untuk perempuan juga cenderung tinggal di rumah sepenuhnya dari pada laki-laki. Alat transportasi yang digunakan pun juga lebih berbeda dari pada sebelum adanya pandemi. Sejak adanya pandemi, masyarakat Spanyol lebih memilih untuk berjalan kaki, memakai mobil pribadi, sepeda motor, atau sekuter dibandingkan dengan menggunakan angkutan umum, mobil bersama, atau taksi. Semua tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 (Oliver et al. , 2. Konsekuensi yang tak terhindarkan dari pandemi COVID-19 adalah dampak ekonomi dan tenaga kerjanya. Spanyol merupakan negara yang sebagian besar mempunyai bisnis kecil dan banyak diantaranya milik keluarga. Bisnis kecil di Spanyol pada umumnya tidak siap ditimbulkan akibat COVID-19. Selain itu, pariwisata Spanyol mewakili 14,6% dari PDB dan 2,8 juta pekerjaan dari industri ini terancam akibat pandemi COVID-19. Menurut penelitian yang dilakukan pada jurnal ilmiah AuThe Covid19Impact Survey: Assessing the Pulse of the COVID-19 Pandemic in Spain via 24 questionsAy, masyarakat Spanyol yang bekerja pada administrasi publik, layanan penting, serta kesehatan belum mempengaruhi secara signifikan dalam bidang ekonomi. Namun, profesi yang paling berpengaruh terhadap dampak ekonomi, yaitu retail, hospitality, serta manufacturing. Dampak ekonomi yang ditimbulkan, yaitu meliputi kehilangan sebagian besar tabungan hingga kehilangan Bagi masyarakat Spanyol yang bekerja pada perusahaan besar belum terpengaruh secara signifikan, tetapi bagi masyarakat Spanyol yang bekerja pada perusahaan kecil banyak yang melaporkan bahwa perusahaan tersebut mengalami Akibat dampak ekonomi yang ditimbulkan tersebut banyak juga masyarakat Spanyol yang tidak bisa membayar tanggungan atau pun membeli makanan (Oliver et al. , 2. DINAMIKA GOVERNANCE: JURNAL ILMU ADMINISTRASI NEGARA Volume 10 . Oktober 2020 Mengutip dari Mantra Sukabumi, dampak dari pandemi virus corona yang ditimbulkan bagi sejumlah perusahaan di Spanyol, yaitu banyak perusahaan yang dikarenakan penjualan produknya pun berkurang karena konsumen tidak ada. Akibatnya perusahaan tersebut otomatis tidak sanggup untuk mengeluarkan Biaya Overhead Pabrik (BOP) karena tidak sesuai dengan pendapatannya sehingga terimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK) para pegawainya akibat kondisi keuangan yang tidak stabil di tengah pandemi. Keadaan itu pun dirasakan oleh banyak warga Spanyol yang saat ini tidak memiliki mata pencaharian ditambah dengan pemerintah memberlakukan karantina wilayah atau Berdasarkan laporan National Statistic Institute tingkat pengangguran di Spanyol melonjak menjadi 14,4 persen pada kuartal pertama tahun 2020 dan sektor yang paling terkena imbasnya yaitu pada sektor pariwisata dan industri. Kemudian hingga 28 April 2020. Spanyol masih menjadi urutan pada tiga negara paling parah yang terkena dampak akibat pandemi virus corona setelah Amerika Serikat dan Italia. Mengutip Tempo. co, pemerintah Spanyol mengumumkan bahwa defisit anggaran 2020 akan naik sebanyak tiga kali lipat menjadi sekitar US$126 miliar atau sekitar Rp2 ribu triliun akibat pandemi virus Data ini setara dengan 10,3 persen Produk Domestik Bruto. Terkait dengan kondisi ekonomi yang memburuk, dua maskapai Spanyol yaitu Iberia dan Vueling telah menerima pinjaman yang di dukung pemerintah senilai US$1,1 miliar atau sekitar Rp17 triliun. Menurut Menteri Ekonomi dan Deputi Perdana Menteri. Nadia Calvino, sektor pariwisata mengalami dampak paling buruk akibat pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi untuk mencegah penyebaran virus Corona sebab sektor pariwisata sendiri berkontribusi sekitar 12,3% dari PDB dan juga telah menyediakan lapangan pekerjaan sebanyak 2,6 juta atau setara dengan 12,7% dari total pekerjaan di Spanyol. Tetapi terbukti dengan adanya pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi, tren infeksi virus baru mengalami perlambatan. KESIMPULAN Dari hasil dan pembahasan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pandemi COVID-19 tidak pandang bulu dan sebagai ancaman tak terlihat bagi setiap bangsa di dunia. Mengatasi pandemi bagi setiap negara bukan juga hal yang mudah. Berdasarkan protokol yang ditetapkan WHO, setiap negara dapat menyiapkan sistem kebijakannya masing-masing untuk mengatasi pandemi COVID-19 ini. Begitu juga dengan Spanyol. Pemerintah Spanyol mengatasi pandemi ini, yaitu dengan menerapkan beberapa protokol kesehatan. mengatur jarak fisik antar orang lain, isolasi mandiri masyarakatnya. menutup sekolah. kontrol penerbangan. melarang pertemuan yang melibatkan orang banyak. daerah yang terkena dampak parah. menyatakan Aukeadaan daruratAy yang memungkinkan orang untuk keluar rumah jika mempunyai keperluan penting saja. membuat asisten percakapan AuHispabotCovid19Ay. menyiapkan beberapa kebijakan ekonomi bagi masyarakat yang terkena dampak virus Corona. membuat anti-virus Corona. pergerakan antar kota diperketat. (UBI). menerapkan lockdown. beberapa bisnis yang tidak berkepentingan. memastikan pasokan bahan-bahan untuk otoritas kesehatan. Yasinta Gita Elysia dan Rozmita Dewi Yuniarti Rozali : Dampak Kebijakan Pemerintah Spanyol dalam Penanganan Covid-19 Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya Pandemi COVID-19 berdampak pada kehidupan warga Spanyol. Dampak yang ditimbulkan di bidang sosial ekonomi masyarakat Spanyol, yaitu masyarakat hanya keluar untuk kegiatan yang penting saja. yang pergi keluar umumnya pria, sementara wanita, anakanak, serta orang yang lebih tua umumnya sering berada di dalam rumah. lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada kendaraan umum. kecil serta sektor pariwisata mengalami krisis ekonomi. banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan tabungan. masyarakat yang tidak bisa membayar tanggungan atau pun membeli makanan. meningkatnya angka pengangguran. meningkatnya defisit anggaran 2020. Disamping dampak yang ditimbulkan akibat kebijakan pemerintah Spanyol tersebut, ada hal positif yang ditimbulkan Hasil positif yang ditimbulkan, yaitu mulai ditandai dengan adanya penurunan tren infeksi virus baru di negara tersebut. Dengan adanya tren ini menandakan bahwa penambahan kasus positif akibat terinfeksi virus Corona di Spanyol mengalami penurunan atau perlambatan dan jika keadaan ini terus terjadi maka Spanyol dapat dimungkinkan untuk hidup normal kembali seperti sebelum adanya pandemi COVID19. Saran