Kemiskinan dalam Naskah Drama Yapananda Samudra Dipaksa Dewasa karya Billy *Indah Mauli Kusuma1. Yusra Dewi2. Rahmawati3 Universitas Jambi123 *Corresponding Author Email: indahmaulikusuma@gmail. Abstrak Penelitian ini membahas tentang adanya masalah kemiskinan dikehidupan sosial yang masih sering terjadi sejak dahulu hingga sekarang. Peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan menerapkan pendekatan mimetik. Beberapa tahap prosedur yang terdapat pada penelitian ini yaitu, membaca naskah drama secara cermat untuk memahami isi cerita, mencari kejadian menarik dan layak diteliti, menggunakan metode analisis isi sebagai metode penelitian, menggunakan pendekatan sastra mimetik, dan melakukan studi pustaka. Hasil analisis naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra yang dianalisis melalui pendekatan mimetik, menggambarkan berdasarkan cerminan realita kehidupan Melalui naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra, penulis menjelaskan kondisi kemiskinan yang terjadi disekitarnya dengan mengungkapkan salah satu bentuk kemiskinan dan disajikan dalam bentuk karya sastra. Secara umum, kondisi kemiskinan yang digambarkan oleh penulis sangat relevan dengan kondisi kemiskinan yang terjadi di Indonesia. Kata kunci: kemiskinan, naskah drama, mimetik. Abstract This study discusses the problem of poverty in social life which has often occurred since ancient times until now. The research methodology used is qualitative research using a mimetic approach. This research has several procedural steps in data collection, namely, reading drama scripts carefully to understand the contents of the story, looking for interesting events that are worthy of research, using content analysis as a research method, using a mimetic literary approach, and conducting literature studies. In the results of the analysis of the drama script Diforced Adult by Billy Yapananda Samudra which is analyzed using a mimetic approach, reveals that it is based on a reflection of the reality of human life. Through the drama script Forced to Grow Up by Billy Yapananda Samudra, the author explains the conditions of poverty that occur around him by revealing one form of poverty and presented in the form of literary works. In general, the conditions of poverty described by the author are very relevant to the conditions of poverty that occur in Indonesia. Keywords: poverty, drama script, mimetic. PENDAHULUAN Jenis karya sastra ada bermacam-macam yaitu puisi, drama dan prosa. Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang mengandung makna yang berasal dari ungkapan dan perasaan sang penyair, menggunakan bahasa yang terkait dengan irama, rima, lirik, dan bait. Prosa adalah karangan bebas yang tidak terikat oleh jumlah baris, jumlah suku kata dalam setiap baris, atau irama dan sajak seperti dalam puisi. Drama adalah karya sastra berbentuk karangan yang menggambarkan realitas, sifat, serta perilaku kehidupan manusia yang ceritanya disampaikan melalui dialog dan kisahnya yang disampaikan lewat peran para tokoh dalam naskah. Drama terbagi dalam dua bagian, yaitu drama panggung dan drama tulis. Naskah drama merupakan bentuk drama tertulis yang ditandai dengan adanya dialogdialog antar tokoh dan terdapat sebuah alur yang menghubungkan cerita tersebut. Naskah drama dapat disebut dengan karangan berisi kisah yang dilengkapi dengan penjelasan namanama tokoh, dialog yang diucapkan para tokoh, suasana panggung, tata busana, tata lampu, dan tata suara. Naskah drama dibuat sedemikian rupa sehingga nantinya dapat dipentaskan untuk dapat dinikmati oleh penonton (Mikaresti & Dewi, 2. Penulisan naskah drama dapat dilakukan berdasarkan pengalaman pribadi atau berdasarkan peristiwa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar. Salah satu naskah tersebut, yaitu naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra yang memiliki nilai moral tinggi dengan mengangkat realita kemiskinan menjadi sebuah karangan drama. Kemiskinan merupakan suasana yang masih sering terjadi di lingkungan masyarakat serta masih dianggap sebagai suatu permasalahan yang sangat genting di Indonesia. Masalah kemiskinan juga masih sering diartikan dengan pengertian yang sangat sederhana seperti kekurangan uang, kebutuhan hidup sehari-hari yang tidak terpenuhi, serta pendapatan yang Berdasarkan yang telah dikemukakan oleh (Indriani, 2. banyak faktor yang menyebabkan kemiskinan itu terjadi, diantaranya dipengaruhi oleh faktor seperti banyaknya pengangguran, sedikitnya lapangan pekerjaan, serta pendidikan yang tidak layak juga dapat mempersulit seseorang untuk mendapatkan suatu pekerjaan sehingga memaksakan keadaan menjadi miskin. Kemiskinan dibagi menjadi dua jenis yaitu kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif. Kemiskinan absolut adalah ketika orang miskin berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, papan pada tingkat minimum, sedangkan kemiskinan relatif adalah suatu kondisi kemiskinan yang meskipun seseorang sudah memiliki kebutuhan dasar hidup, tetapi dengan perbedaan kesejahteraan antara kelompok orang yang dapat mengklasifikasikan seseorang menjadi miskin, menurut Hendra dalam (Angela & Winduwati, 2. Kemiskinan menjadi daya tarik ketika disikapi lalu kemudian disajikan dalam bentuk karya sastra. Dari sudut pandang pembaca, banyaknya penulis yang menjadikan kemiskinan sebagai topik sangat diminati dan menarik. Tema kemiskinan yang disebutkan dalam sebuah karya sastra selain dapat menggugah minat pembaca, juga dapat menjadi saksi atas kemajuan zaman yang berarti perubahan bentuk sosial dan perkembangan ekonomi dari masa ke masa. Karya tersebut merupakan wahana yang cocok untuk menyampaikan kritik dan menggambarkan kondisi kemiskinan di Indonesia (Ratnaningsih, 2. Pendekatan mimetik adalah penciptaan makna dalam sebuah bentuk yang ada di lingkungan alam. Pendekatan mimetik ini dapat menggunakan kata-kata dalam bentuk imajinasi penulis, bukan hanya sesuatu yang dekat. Pendekatan mimetik adalah sastra prosa yang dilihat sebagai ciptaan manusia yang ditulis atas dasar materi yang diangkat dari alam semesta, pengalaman hidup pengarang atau sebagai hasil penghayatan pengarang terhadap kehidupan di sekitarnya (Asria Fera Nurnazilia et al. , 2. Menurut penafsiran tersebut, sastra dapat diartikan sebagai sebuah tiruan bukan kenyataan. Dalam pendekatan mimetik, pengarang menyampaikan perasaannya melalui ekspresi yang dikelilingi oleh kata-kata imitasi. Berangkat dari sebuah kenyataan realita kehidupan, hadirnya tokoh-tokoh dan lainnya dalam sebuah naskah drama hanya berasal dari imajinasi sang penulis naskah. Sesuai dengan kondisi kenyataan yang terjadi dalam sebuah realita kehidupan yang ada, fenomena kemiskinan masih terjadi dimana-mana. Penelitian ini berfokus untuk membedah naskah untuk mengetahui sejauh mana tiruan dalam naskah drama Dipaksa Dewasa dalam kehidupan saat ini yang akan dilihat dalam sudut pandang mimetik. Mimetik menurut (Abrams, 1. mengungkapkan bahwa AoTiruanAo merupakan suatu istilah yang saling berhubungan, tiruan tersebut berhubungan dengan dua hal, yaitu yang dapat ditiru . he imitabl. dan tiruannya . he imitatio. dan banyaknya antara kedua hal tersebut. Perpaduan antara dua hal sebelumnya terbagi dalam tiga kategori, yaitu adanya ide-ide abadi, adanya pemikiran dari ide abadi melalui bentuk rekaan dunia dalam bentuk natural ataupun tiruan, dan adanya pemikiran berdasarkan dari kedua kategori yang terlihat terdapat suatu bayangan di dalam air dan cermin serta dalam karya-karya seni. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kenyataan atau realitas sebuah kehidupan dalam naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra. Dalam penelitian naskah drama Dipaksa Dewasa, tujuannya adalah menghadirkan atau menggambarkan realitas kehidupan yang dikaji melalui sudut pandang pendekatan mimetik. Manfaat penelitian ini supaya pembaca bisa mengkaji serta mengkritisi karya sastra yang sama dengan objek yang sama maupun dengan objek berbeda. Penelitan terdahulu yang memiliki keterkaitan sesuai atas penelitian saat ini yaitu, penelitian oleh Dewi Ratnaningsih . dengan judul AuKemiskinan dalam Novel Di Kaki Bukit Cibalak Karya Ahmad TohariAy dan penelittian yang dilakukan oleh Anggi Indriani dan Sumartini . dengan judul AuRepresentasi Kemiskinan Masyarakat Pesisir Pantai dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana (Kajian Sosiologi Sastr. Ay. Penelitian terdahulu tersebut meneliti mengenai gambaran kemiskinan yang terjadi dikehidupan sosial yang terdapatt pada karya sastra novel. Kesiapan dalam sebuah karya sastra dapat dilihat dari kebenaran pengalamannya yang mengarah pada dunia luar karya sastra dengan membutuhkan perbandingan antara sastra dan Selain itu, hasil yang ditemukan dikaitkan dan didasarkan pada konsep estetika kejelasan, intensitas, perbandingan pola, keluasan dan kedalaman yang sama seperti kehidupan (Yayah Sefia & Septiaji, 2. Kesesuaian sastra dan kehidupan sangat terlihat jika diperlakukan dengan gaya tertentu. Berdasarkan pemaparan tersebut, penulis tertarik untuk menganalisis dengan menerapkan pendekatan mimetik dalam naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra. METODE Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi dalam naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra. Metode analisis isi ini merupakan salah satu metode ilmu sosial yang digunakan untuk menyelidiki dan mengungkap makna yang lebih dalam dan proses dinamis dari komponen isi sebuah karya sastra (Darmadi, 2. Melalui metode penelitian ini, peneliti menginterpretasikan dan mencoba memahami realitas yang terkandung dalam naskah drama Dipaksa Dewasa. Pendekatan sastra yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mimetik. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data tertulis yang terdapat pada naskah drama Dipaksa Dewasa. Penelitian ini terdapat beberapa langkah prosedur pengumpulan data, yaitu: membaca naskah drama dengan cermat untuk memahami isi cerita, mencari kejadian menarik dan layak diteliti, menggunakan metode analisis isi sebagai metode penelitian, menggunakan pendekatan sastra mimetik, dan melakukan studi pustaka. HASIL DAN PEMBAHASAN Bangsa Indonesia memiliki berbagai bentuk karya sastra salah satunya yaitu, naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra yang termasuk ke dalam jenis karya sastra drama. Naskah ini merupakan salah satu naskah drama yang terdapat dalam buku antalogi hasil lokakarya analisis naskah teater anak dan remaja yang berjudul Bayangkan. Kumpulan naskah drama ini ditujukan khusus untuk anak dan remaja yang diterbitkan langsung oleh Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 2022. Karya menjadi salah satu prantara yang sesuai untuk mengungkapkan kritik dan merealisasikan kemiskinan yang terjadi di Indonesia terutama dalam dunia Pendidikan. Hal ini yang menumbuhkan keinginan para sastrawan untuk bereaksi terhadap keadaan yang sedang terjadi. Temuan dari gambaran kemiskinan yang terdapat dalam naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra lebih banyak mengacu pada jenis kemiskinan absolut. Keadaan ini merupakan faktor utama orang tua yang tidak bisa melanjutkan sekolah anaknya karena keterbatasan biaya dan ekonomi yang dibutuhkan. HASIL No. Jenis kemiskinan Kemiskinan absolut Kutipan Aku tahu, kok, kalau keuangan keluarga kita tidak kuat unuk membiayai aku lanjut kuliah. Tetapi, sekitar satu minggu yang lalu, aku mendapatkan beasiswa untuk kuliah jurusan Seni Musik di salah satu Universitas Beasiswanya menutupi seluruh biaya, mulai dari biaya pendaftaran sampai dengan biaya semester. Jadi, kita tidak perlu keluar uang sepeser pun (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Aku tahu. Aku tahu itu. Bu. Tetapi, itu bukan alasan untuk kita menahan Kania melakukan apa yang dia mau. Apalagi sekarang dia sudah dapat beasiswa. Bukankah seharusnya sekarang masalah biaya kuliahnya sudah teratasi? (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Bicara apa kamu ini? Kamu tahu, kan, bahwa gajimu itu tidak cukup untuk biaya hidup kita. Tabungan Ibu juga Kemiskinan absolut sudah semakin menipis, mungkin hanya akan bertahan sampai satu atau dua bulan lagi saja (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Ya, aku tahu gajiku sebagai guru ini tidak cukup untuk biaya hidup kita. Aku tahu itu. Bu. Tetapi bukan berarti Kania juga harus ikut bekerja. Aku bisa mencari kerja sampingan untuk Aku bisaA(Billy Yapananda Samudra, 2022:. Mungkin sulit, tetapi Ayah akan berusaha mencari kerja lagi. Selama ini. Ayah memang belum beruntung, tetapi Ayah akan tetap berusaha dan mencari kerja lagi semampu Ayah . Rio juga bilang ke Ibu kalau dia mau cari kerja sampingan untuk menambahnambah pemasukan, mungkin bisa untuk biaya hidup kita atau mungkin juga unuk membantu biaya kuliah kamu (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Tetapi, sampai Kania lulus kuliah itu bagaimana dengan hidup kita? Apa uang yang kita miliki akan cukup untuk itu semua? (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Untuk menambah tabungan kita. (Jed. Kania juga sudah setuju untuk tidak kuliah di jurusan Seni Musik, berarti dia tidak butuh gitarnya itu untuk kuliahnya nanti, kan? Ibu jual juga untuk menambah biaya kuliah Kania. Ibu lakukan itu untukA(Billy Yapananda Samudra, 2022:. Tetapi bagaimana bisa aku percaya itu. Yah? Ayah sampai sekarang masih juga belum berhasil mendapatkan pekerjaan Ayah masih kerja serabutan dengan penghasilan uang yang tidak (Jed. Bagaimana bisa aku percaya kalau semua akan baik-baik saya. Yah? (Billy Yapananda Samudra, 2022:. PEMBAHASAN Satu dari sekian banyaknya karya sastra yang bercerita tentang kemiskinan adalah bentuk karya sastra dengan judul Dipaksa Dewasa. Naskah drama Dipaksa Dewasa bercerita tentang pertemanan dua anak SMA yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan Mereka memiliki perbedaan nasib dalam hal ekonomi. Tokoh Kania merupakan seorang anak yang berasal dari keluarga kurang mampu sedangkan tokoh Dimas berasal dari keluarga yang cukup mampu. Dalam cerita ini. Kania merupakan sosok anak yang berusaha meyakinkan kedua orang tuanya agar ia bisa melanjutkan kuliah tanpa memikirkan biaya kuliahnya sepeser pun. Karena ia telah berhasil mendapatkan beasiswa di jurusan yang selama ini ia impikan. Namun sayangnya Ibu kania tidak langsung begitu saja menyetujui keputusan Kania karena keluarganya yang memiliki keterbatasan ekonomi serta Ayah Kania yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Hasil dari bentuk jenis kemiskinan absolut pada naskah Dipaksa Dewasa yang terdapat pada tiap-tiap penggalan dialognya, yaitu: Aku tahu, kok, kalau keuangan keluarga kita tidak kuat unuk membiayai aku lanjut kuliah. Tetapi, sekitar satu minggu yang lalu, aku mendapatkan beasiswa untuk kuliah jurusan Seni Musik di salah satu Universitas ternama. Beasiswanya menutupi seluruh biaya, mulai dari biaya pendaftaran sampai dengan biaya semester. Jadi, kita tidak perlu keluar uang sepeser pun (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Dari penggalan percakapan tokoh Kania, sang tokoh berusaha menjelaskan kepada Ibunya tentang beasiswa yang ia peroleh dan meyakinkan Ibunya untuk tidak perlu memikirkan biaya kuliah Kania sepeser pun. Aku tahu. Aku tahu itu. Bu. Tetapi, itu bukan alasan untuk kita menahan Kania melakukan apa yang dia mau. Apalagi sekarang dia sudah dapat beasiswa. Bukankah seharusnya sekarang masalah biaya kuliahnya sudah teratasi? (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Dari penggalan percakapan tokoh Rio, ia juga berusaha meyakinkan Ibu untuk menyetujui permintaan Kania melanjutkan kuliah menggunakan beasiswa tanpa memikirkan Bicara apa kamu ini? Kamu tahu, kan, bahwa gajimu itu tidak cukup untuk biaya hidup kita. Tabungan Ibu juga sudah semakin menipis, mungkin hanya akan bertahan sampai satu atau dua bulan lagi saja (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Dari penggalan percakapan tokoh Ibu, sang Ibu merasa keberatan untuk menyetujui permintaan Kania untuk melanjutkan kuliah. Karena. Ibu merasa bahwa untuk biaya hidup sehari-hari saja tidak cukup terpenuhi dan tabungannya yang sebentar lagi akan habis. Ya, aku tahu gajiku sebagai guru ini tidak cukup untuk biaya hidup kita. Aku tahu itu. Bu. Tetapi bukan berarti Kania juga harus ikut bekerja. Aku bisa mencari kerja sampingan untuk menambah pemasukan. Aku bias (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Dari penggalan percakapan tokoh Rio, ia berusaha keras membujuk Ibunya untuk tetap menyetujui Kania melanjutkan kuliah dan tidak membiarkan kania bekerja setelah lulus SMA. Tokoh Rio juga berusaha meyakinkan Ibu bahwa ia juga akan membantu keluarganya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan mencari sebuah pekerjaan sampingan selain bekerja sebagai guru honorer. Mungkin sulit, tetapi Ayah akan berusaha mencari kerja lagi. Selama ini. Ayah memang belum beruntung, tetapi Ayah akan tetap berusaha dan mencari kerja lagi semampu Ayah . Rio juga bilang ke Ibu kalau dia mau cari kerja sampingan untuk menambah-nambah pemasukan, mungkin bisa untuk biaya hidup kita atau mungkin juga unuk membantu biaya kuliah kamu (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Pada penggalan percakapan tokoh Ayah, ia mencoba menjelaskan kepada keluarganya bahwa Ayah dan Rio akan terus berusaha dalam mencari pekerjaan, agar dapat memenuhi kebutuhan biaya hidup mereka sehari-hari serta turut membantu membiayai kuliah Kania. Tetapi, sampai Kania lulus kuliah itu bagaimana dengan hidup kita? Apa uang yang kita miliki akan cukup untuk itu semua? (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Untuk menambah tabungan kita. (Jed. Kania juga sudah setuju untuk tidak kuliah di jurusan Seni Musik, berarti dia tidak butuh gitarnya itu untuk kuliahnya nanti, kan? Ibu jual juga untuk menambah biaya kuliah Kania. Ibu lakukan itu untukA(Billy Yapananda Samudra, 2022:. Tetapi bagaimana bisa aku percaya itu. Yah? Ayah sampai sekarang masih juga belum berhasil mendapatkan pekerjaan baru. Ayah masih kerja serabutan dengan penghasilan uang yang tidak menentu. (Jed. Bagaimana bisa aku percaya kalau semua akan baik-baik saya. Yah? (Billy Yapananda Samudra, 2022:. Pada penggalan percakapan tokoh Ibu, ia masih merasa keberatan dengan keputusan yang diambil oleh Ayah karena menyetujui Kania untuk melanjutkan kuliah. Ibu tidak percaya jika Ayah akan segera mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan uang yang cukup. Mengingat suaminya yang tiap hari hanya bekerja serabutan serta pemasukan yang menipis, akhirnya Ibu pun dengan tega menjual gitar kesayangan milik Kania agar uangnya dapat digunakan sebagai tambahan biaya kuliah anaknya. SIMPULAN Sastra dapat dikatakan sebagai cermin dunia kehidupan. Pada hasil analisis naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra yang dianalisis menggunakan pendekatak mimetik mengungkapkan berdasarkan pencerminan kenyataan kehidupan Melalui naskah drama Dipaksa Dewasa karya Billy Yapananda Samudra, penulis menjelaskan kondisi kemiskinan yang terjadi disekitarnya dengan mengungkapkan salah satu bentuk kemiskinan dan disajikan dalam bentuk karya sastra. Secara umum, keadaan kemiskinan yang digambarkan oleh penulis sangat relevan dengan keadaan kemiskinan yang masih terjadi di Indonesia. Seperti yang diceritakan dalam naskah drama Dipaksa Dewasa, kemiskinan sangat mempengaruhi jalannya pendidikan seorang anak. Orang tua yang memiliki keterbatasan ekonomi lebih mendorong anaknya untuk langsung bekerja dan menghasilkan uang demi membantu meningkatkan perekonomian dalam keluarga demi mencukupi kebutuhan biaya hidup sehari-hari, dari pada melanjutkan kuliah dengan mengeluarkan biaya yang sangat mahal, serta masih mengukur bahwa kesuksesan itu tidak harus duduk di bangku kuliah untuk menjadi seorang sarjana. Penelitian tentang kemiskinan dalam naskah drama Dipaksa Dewasa menggunakan pendekatan mimetik ini dinilai masih jauh dari kata sempurna karena peneliti hanya berfokuskan kajiannya pada masalah kemiskinan yang terdapat dalam naskah drama Dipaksa Dewasa ini saja. Adapun bagi peneliti lain, penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk melakukan penelitian dengan mengangkat permasalahan yang berbeda dengan menggunakan pendekatan mimetik. DAFTAR RUJUKAN Abrams. , & Harpham. A glossary of literary terms. Cengage learning. Angela. , & Winduwati. Representasi Kemiskinan dalam Film Korea Selatan. Ansori. Kemiskinan Dalam Antologi Cerkak Paron Karya Poerwadhie Atmodihardjo (Kajian Sosiologi Sastr. Paper Knowledge. Toward a Media History of Documents, 3(Apri. , 49Ae58. Asria Fera Nurnazilia. Humairah Zahrah Nasution, & Rahmawati. Analisis Makna Pada Puisi AuPercakapan Malam HujanAy Karya Sapardi Djoko Damono Dengan Menggunakan Pendekatan Mimetik. Protasis: Jurnal Bahasa. Sastra. Budaya. Dan Pengajarannya, 1. , 86Ae91. https://doi. org/10. 55606/protasis. Darmadi. Much. Semiotika Dalam Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono. Jurnal Membaca (Bahasa Dan Sastra Indonesi. , 3. , 1. https://doi. org/10. 30870/jmbsi. Indriani. Representasi Kemiskinan Masyarakat Pesisir Pantai dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y. Kusmiana (Kajian Sosiologi Sastr. In Maret (Vol. Issue Koneksi Fakultas Ilmu Komunikasi Tarumanegara, 3. , 478. Mikaresti. , & Dewi. Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Drama Dengan Pendekatan Berbasis Masalah. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 7. , 71Ae https://doi. org/10. 22437/pena. Ratnaningsih. Kemiskinan dalam Novel Di Kaki Bukit Cibalak Karya Ahmad Tohari. Edukasi Lingua Sastra, 15. , 55Ae62. https://doi. org/10. 47637/elsa. Yayah Sefia. , & Septiaji. Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono: Kritik Sastra Mimetik (Vol. Issue .