TEMATIK Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Januari 2026, pp. 15 Ae 21 e-ISSN: 2775-3360 https://journals. id/index. php/tematik npage 15 Penguatan Profitabilitas Bisnis BUMDesa berbasis Ketahanan Pangan di Bandungan Kabupaten Semarang Saifudin*1. Sri Budi Wahjuningsih2. Adijati Utaminingsih3. Dian Triyani4 Universitas Semarang saifudin@usm. id1 , sribudiw_ftp@usm. id2 , adijati@usm. id3, diantriyani@usm. Informasi Artikel Abstrak Diterima : 21-08-2025 Direview : 05-09-2025 Disetujui : 30-01-2026 Kegiatan Pendampingan Penguatan Profitablitas Bisnis BUMDesa berbasis Ketahanan Pangan berangkat dari keprihatinan Tim melihat potensi ketahanan pangan yang melimpah tidak dioptimalkan pemanfaatannya oleh BUMDesa. Hal inilah yang melatarbelakangi Tim Pendamping Universitas Semarang untuk tergerak mendampingi pennyusunan laporan profitabilitas bisnis. Aktivitas Pendampingan berjalan selama periode Mei sampai Juli 2025, dengan hasil tersusunnya laporan profitabilitas bisnis berbasis ketahanan pangan sesuai dengan potensi desa di wilayah Bandungan. Kata Kunci Penguatan. Profitabilitas Bisnis. BUMDesa. Bandungan. PENDAHULUAN Ekonomi di Desa dibangun menjadi garda depan pembangunan nasional, terutama dalam upaya pemerataan kesejahteraan, peningkatan ekonomi berbasis kerakyatan dan pengentasan kemiskinan. UMKM termasuk BUMDesa masih diyakini sebagai usaha yang tahan krisis, terutama saat ini yaitu krisis akibat Pandemi Covid-19 dan mampu menggerakkan roda perekonomian (Santoso et al. , 2021, 2022, 2023, 2024, 2. Dalam konteks tersebut, pemerintah telah mendorong optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes. sebagai instrumen kelembagaan ekonomi desa yang berfungsi mendorong pertumbuhan bisnis lokal, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa (Mulyantomo et al. , 2022. Suleman et al. , 2. Bandungan Kabupaten Semarang merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang berbatasan langsung dengan Kecamatan Sumowono di sebelah barat. Kecamatan Bergas dan Kecamatan Bawen di sebelah timur. Kabupaten Kendal di sebelah utara, serta Kecamatan Ambarawa di sebelah selatan. Desa Candi merupakan desa terluas di Kecamatan Bandungan, yang luasnya mencapai 22,43 persen dari total luas Kecamatan Bandungan. Sedangkan desa dengan luas terkecil adalah Desa Jimbaran yang hanya sebesar 4,25 persen dari luas Kecamatan Bandungan. Dari sisi topografinya, desa di Kecamatan Bandungan mayoritas berupa dataran tinggi dengan rata-rata ketinggian lebih dari 600 meter(Badan Pusat Statistik Kab Semarang, 2. e-ISSN: 2775-3360 Bandungan memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup signifikan, terutama dalam sektor pertanian dan peternakan. Potensi sumber daya alam dan tenaga kerja lokal yang melimpah merupakan modal awal yang dapat dioptimalkan untuk mengembangkan unit usaha produktif yang mampu menopang kemandirian ekonomi desa (Badan Pusat Statistik Kab Semarang, 2. Dalam upaya mendiversifikasi sumber pendapatan desa dan meningkatkan peran BUMDesa sebagai pilar ekonomi lokal. BUMDesa di Bandungan berinisiatif mengembangkan unit usaha berbasis ketahanan pangan. Usaha ini dipilih berdasarkan hasil penjajakan awal terhadap potensi pasar, ketersediaan sumber daya, dan kebutuhan ekonomi masyarakat(Firdaus et al. , 2024. Sasongko, 2. Usaha berbasis ketahanan pangan dipandang memiliki prospek yang menjanjikan karena permintaan di pasar lokal sebagai bahan pangan pokok masyarakat Indonesia tergolong tinggi dan stabil sepanjang tahun. Selain itu, usaha ini relatif tidak terlalu rumit dalam hal teknis produksi serta dapat dimulai dengan skala menengah yang sesuai dengan kapasitas manajerial dan finansial BUMDesa. BUMDesa juga mempertimbangkan aspek ketersediaan lahan, air, serta tenaga kerja dari masyarakat sekitar yang siap diberdayakan dalam proses operasional pertanian dan peternakan. Kondisi geografis Bandungan yang berada di dataran tinggi dengan akses jalan yang baik memudahkan distribusi hasil produksi produk ketahanan pangan ke pasar lokal maupun regional. Langkah awal pengembangan usaha ini dirancang melalui penyusunan studi kelayakan . easibility stud. untuk memastikan bahwa rencana usaha yang akan dijalankan benar-benar layak secara pasar, teknis, finansial, sosial, hukum, dan lingkungan. Studi ini menjadi dasar dalam pengambilan keputusan oleh pemangku kepentingan desa serta menjadi bahan acuan dalam perencanaan bisnis jangka panjang (Aini & Mawardi, 2019. Avianti et al. , 2024. Sada et al. , 2. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi tim pengabdian masyarakat Universitas Semarang memberikan pendampingan penguatan BUMDesa dalam mencapai profitabilitas bisnis. METODE Kegiatan pendampingan dan pelatihan penguatan profitabilitas bisnis dilaksanakan pada Bulan Mei sampai dengan Juli 2025 dengan sasaran obyek pengabdian adalah para anggota BUMDesa di Kecamatan Bandungan. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi pra survey yang dilakukan pada bulan April 2025 untuk menggali permasalahan tentang pengelolaan BUMDesa di Kecamatan Bandungan. Selain itu, juga dalam teknik pengumpulan data, menggunakan kuesioner yang dibagikan saat pre test dan post test. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif studi kasus. Metode pelaksanaan dari kegiatan ini adalah dengan menggunakan metode PALS (Participatory Action Learning Syste. , dimana metode ini pada dasarnya adalah pelibatan mitra dalam proses pembelajaran aktif partisipasi dalam program aksi penerapan dengan pendekatan profitabilitas bisnis bagi BUMDesa di Kecamatan Bandungan (Dewi, 2023. Hati et al. , 2021. Rachmasari, 2018. Santoso et al. , 2025. Sitepu, 2. Gambaran umum kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis PALS dapat dilihat pada bagan berikut ini: TEMATIK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Januari 2026 e-ISSN: 2775-3360 Gambar 2. Diagram Metode Pengabdian kepada Masyarakat berbasis PALS Sumber: (Lando et al. , 2015. Santoso et al. , 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pendampingan penguatan profitabilitas bisnis BUMDesa di Kecamatan Bandungan dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2025, dengan rincian BUMDesa di Kecamatan Bandungan sebagaimana termaktub pada Tabel 1. Tabel 1. Daftar BUMDesa di Wilayah Kecamatan Bandungan Nama Desa Nama BUMDesa Produk Ketapang Pendamping Sidomukti Sidomukti Jaya Penggemukan Sapi Saifudin Pakopen Citra Maju Pengolahan Padi Sri Budi W Mlilir Amung Siji Melon Premium Adijati Utaminingsih Kenteng Sumber Arto Ayam Petelor Dian Triyani Jimbaran Dadi Mulya Peternakan Domba Dian Triyani Jetis Jetis Juara Ayam Petelor Sri Budi W Duren Ganjelsari Makmur Peternakan Domba Adijati Utaminingsih Candi Maju Mandiri Ayam Petelor Saifudin Ayam Petelor Sri Budi W Banyukuning Wening Mekar Adapun rangkaian tahapan kegiatan pendampingan penguatan profitabilitas bisnis pada BUMDesa sebagaimana penjabaran di Tabel 2. TEMATIK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Januari 2026 e-ISSN: 2775-3360 Tabel 2. Tahapan Kegiatan Pendampingan Penguatan BUMDesa No. Uraian Kegiatan Koordinasi Awal di Kecamatan Pembekalan dan Peningkatan Kapasitas Pendampingan Pengumpulan data potensi desa Mensepakati jadwal kegiatan dan tim Materi tentang analisis uji kelayakan bisnis dan penyerahan instrumen pemetaan potensi desa Tersususn data potensi dan analisis potensi desa Focus Group Disccusion tentang penetapan produk ketapang Terpilih produk ketapang yang akan dijadikan komoditas unggulan Pengumpulan data dan orientasi obyek di lapangan Dasar penyusunan laporan profitabilitas Pendampingan Penyusunan Laporan Profitabilitas bisnis Pendampingan untuk mensepakati hasil akhir Paparan dan pembahasan hasil Rancangan Profitabilitas bisnis serta finalisasinya beserta catatan rekomendasinya. Output Penyerahan dokumen laporan profitabilitas bisnis kepada pihak terkait. Dokumentasi kegiatan pendampingan penguatan profitabilitas bisnis sebagaimana gambar-gambar berikut: Gambar 1. Koordinasi Awal dengan peserta Gambar 2. Pembekalan dan Peningkatan kapasitas TEMATIK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Januari 2026 e-ISSN: 2775-3360 Gambar 3. Pendampingan pengumpulan data potensi desa Gambar 4. Focus Group Discussion Produk Ketapang Gambar 5. Pengumpulan data dan orientasi di Gambar 6. Pendampingan Penyusunan Laporan Gambar 7. Pendampingan guna mensepakati hasil akhir Gambar 8. Penandatanganan Berita Acara Serah terima Laporan KESIMPULAN Kesimpulan dari kegiatan pendampingan penguatan profitabilitas bisnis berbasis ketahanan pangan di Bandungan Kabupaten Semarang, antara lain. bahwa dengan penguatan profitabilitas bisnis yang didampingi oleh Tim Ahli Keuangan dan Ketahanan Pangan dari Universitas Semarang (USM) ternyata dari para peserta yang semula belum menegetahui tentang penyusunan laporan profitabilitas bisnis BUMDesa akhirnya bisa TEMATIK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Januari 2026 e-ISSN: 2775-3360 menyusun laporan profitabilitas bisnis berbasis ketahanan pangan dengan baik dan benar . bahwa dengan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, maka kegiatan kegiatan pendampingan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengelola BUMDesa pada khususnya dan masyarakat Bandungan pada umumnya. DAFTAR PUSTAKA