https://ejournal. org/index. php/AhsaniTaqwim e-ISSN: 3047-2563. p-ISSN: 3047-2571. Hal. ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN PARSANGA IV Miftahol Rosiqin Universitas PGRI Sumenep miftaholrosiqin9@gmail. Agung Wibowo Nursuhandi Universitas PGRI Sumenep agong2703@gmail. Article History: Received: Nopember 29, 2025. Accepted: Januari 15, 2026. Published: Februari 20, 2026. Keywords: Analysis. Wordwall Media. Increase. Learning Interest Abstract. This study aims to analyze the use of wordwall media to increase students' interest in learning Indonesian language lessons at SDN Parsanga IV. The research method used is descriptive qualitative method which aims to provide an in-depth description of experiences and perceptions related to the phenomenon to be studied. Qualitative data acquisition was carried out by observation, interview, and documentation. This research was conducted at SDN Parsanga IV. The results showed that the use of wordwall media in Indonesian language lessons was able to attract students' interest in learning which could be seen from the increase in student activeness and involvement during the learning process. Indonesian language learning on the material of majas and stylistics which was originally difficult to understand by students because students were less focused during the learning process has now turned into fun and interesting because the wordwall display is able to attract students' attention with a variety of templates. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media wordwall untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Parsanga IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang pengalaman dan persepsi terkait dengan fenomena yang ingin Perolehan data kualitatif dilakukan dengan kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi Penelitian ini dilaksanakan di SDN Parsanga IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media wordwall pada pelajaran Bahasa Indonesia mampu menarik minat belajar siswa yang dapat dilihat dari peningkatan keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran bahasa Indonesia pada materi majas dan gaya bahasa yang semula sulit dimengerti oleh siswa karena siswa kurang fokus pada saat pembelajaran berlangsung berubah menjadi menyenangkan dan menarik sebab tampilan wordwall yang mampu menarik perhatian siswa dengan variasi templatenya yang beragam. 129 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 Analisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran. | Miftahol Rosiqin. Agung Wibowo Nursuhandi PENDAHULUAN Perundang-undangan tentang Sistem Pendidikan No. 20 tahun 2003, mengatakan bahwa pendidikaan merupakan Auusaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdassan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakatAy(Ujud. Nur. Yusuf. Saibi, & Ramli, 2. Pendidikan menjadi fondasi utama dalam mengembangkan karakter dan kemampuan individu. Pada tingkat pendidikan dasar, minat belajar siswa dapat memainkan peranan kunci dalam menentukan keberhasilan suatu proses pembelajaran. (Zihura et al. , 2. Menjelaskan bahwa minat belajar berhubungan erat dengan partisipasi aktif siswa. Minat belajar yang tinggi dapat mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. (Zulaiha. Sari. Rahmat. Azzahra, & Lestari, 2. Menyatakan bahwa minat belajar yang tinggi meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan minat belajarnya, terutama dalam pelajaran yang dianggap sulit atau kurang Minat belajar mempengaruhi sikap siswa terhadap proses belajar. Para siswa mempunyai keinginan belajar yang kuat sehingga dapat menimbulkan sikap positif terhadap belajar, misalnya rasa ingin tahu yang kuat, keberanian menghadapi tantangan, serta kemauan untuk belajar dan berkembang secara terus menerus. Hal ini dapat membuat siswa lebih mampu menghadapi perubahan, mengatasi hambatan dan mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan (Sarbaitinil. Muzakkir. Muhammad Yasin. Irfan Sepria Baresi, & Muhammadong, 2. Minat untuk belajar mempunyai peranan yang sangat signifikan dalam proses pendidikan secara Ketertarikan yang tinggi tidak hanya mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, tetapi juga merupakan faktor kunci 130 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 https://ejournal. org/index. php/AhsaniTaqwim e-ISSN: 3047-2563. p-ISSN: 3047-2571. Hal. dalam mencapai prestasi akademis yang terbaik. Ketertarikan yang kuat terhadap materi pelajaran dapat membuat siswa lebih fokus, rajin, dan berusaha lebih keras untuk memahami dan menguasai apa yang diajarkan (Muslih dkk. , 2. Minat belajar siswa merupakan faktor krusial dalam mencapai tujuan Siswa yang memiliki minat tinggi cenderung lebih aktif pemahaman dan prestasi akademik mereka. Namun, banyak tantangan yang dihadapi oleh para pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang menarik dan memotivasi siswa. Dalam konteks ini, pemanfaatan media keterlibatan siswa. Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan sebagai alat perantara dari pemberi informasi kepada penerima informasi yaitu dari guru kepada siswa, tujuannya adalah untuk memberikan rangsangan kepada siswa agar mereka termotivasi dan mampu mengikuti (Oktavia Apriningrum, 2. Sedangkan menurut (Isman. Okra. Zakir, & Efriyanti, 2. media pembelajaran adalah alat yang digunakan untuk membantu siswa belajar, alat ini berisi tentang materi pelajaran dan ditempatkan dilingkungan belajar siswa untuk mendorong mereka untuk belajar lebih media pembelajaran dapat berupa berbagai macam objek yang digunakan untuk menyampaikan pelajaran dan menarik minat, pikiran, perasaan, serta perhatian siswa agar mereka dapat mencapau tujuan balejar yang diinginan. Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah sarana yang sangat penting dalam proses belajar mengajar, karena Dengan menggunakan berbagai jenis media, seperti buku, vidio, dan teknologi digital, siswa dapat lebih mudah memahami materi dan terlibat aktif dalam media pembelajaran tidak hanya membantu menyampaikan 131 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 Analisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran. | Miftahol Rosiqin. Agung Wibowo Nursuhandi informasi dengan cara lebih menarik, tetapi juga mendukung berbagai gaya belajar siswa. oleh karena itu, pemilihan media yang tepat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa, dan dapat mendorong suswa untuk mencapai pretasi yang lebih baik. Dari hasil wawancara bersama bapak H didapatkan penjelasan bahwasanya di kelas V saat melakukan proses pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kurang berminat dan kurang terlibat aktif didalamnya, sehingga siswa merasa kurang tertarik terhadap materi yang disampaikan oleh gutu karena mereka merasa pembelajaran yang dilakukan terlalu monoton dan membosankan yang menyebabkan siswa merasa sulit memahami materi pelajaran. Lalu beliau juga menyampaikan bahwasanya siswa di kelas V memiliki gaya belajar yang berbeda-beda naun, siswa di kelas mayoritas memyukai gaya belajar visual dan auditori. Dalam era digital saat ini, inovasi dalam metode pengajaran menjadi sangat penting. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan peluang baru untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan Salah satu media yang muncul sebagai solusi adalah Wordwall, sebuah platform yang dapat memungkinkan guru untuk membuat berbagai aktivitas pembelajaran berbasis permainan. Wordwall digunakan sebagai media pembelajaran teks deskripsi yang mendorong keterlibatan aktif siswa, membuat pembelajaran lebih interaktif dan berbasis teknologi digital (Riskinasih & Nurmalisa, 2. Wordwall dimanfaatkan sebagai bagian dari penerapan literasi digital yang memotivasi siswa dan menambah kreativitas dalam pembelajaran di sekolah dasar(Puspitasari & Ningsih, 2. Wordwall menawarkan beragam format, seperti kuis, permainan papan, dan aktivitas interaktif lainnya yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Maka dari itu penulis memiliki rencana untuk memaksimalkan pembelajaran melalui media interaktif, seperti penggunaan media Wordwall yang nantinya dapat memicu minat belajar siswa didalam kelas. Penggunaan 132 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 https://ejournal. org/index. php/AhsaniTaqwim e-ISSN: 3047-2563. p-ISSN: 3047-2571. Hal. menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif di era digital (Miftahorrachman. Mantau, & Hervina, 2. Integrasi teknologi dan informasi melalui wordwall dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa karena pembelajaran menjadi lebih menarik dan inovatif (Utami. Mansur, & Qomario, 2. Berdasarkan uraian diatas penulis menyusun artikel ini dengan judul AuAnalisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Parsanga IVAy. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif di sekolah dasar, serta memberikan rekomendassi bagi para pendidik dalam menghadapi tantangan di era digital. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami penggunaan media pembelajaran wordwal pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V SDN Parsanga IV. Metode deskriptif kualitatif pengalaman dan persepsi terkait dengan fenomena yang ingin diteliti. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumetasi. Wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi secara mendalam dari guru mengenai permasalahan yang dialami pada saat melakukan proses Observasi dilakukan untuk mengamati secara langsung interaksi siswa dengan media pembelajaran yang digunakan. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk gambar yang dapat mendukung penelitian. Data yang diperoleh tersebut selanjutnya pembelajaran wordwall pada pembelajaran bahasa Indoesia pada kelas IV di SDN Parsanga IV. 133 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 Analisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran. | Miftahol Rosiqin. Agung Wibowo Nursuhandi HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Penggunaan media pembelajaran pada proses kegiatan belajar mengajar didalam kelas memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap sikap dan perhatian siswa. Penggunaan media pembelajaran dapat menjamin pemahaman siswa yang lebih baik terhadap isi dari pelajaran yang sedang dipelajari. Pemahaman pembelajaran menjadi aspek yang Penggunaan pembelajaran juga dapat meningkatkan minat belajar siswa, karena siswa cendeung menjadi lebih aktif selama proses pembelajaran. Dari hasil observasi dan wawancara yang peniliti lakukan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia kelas V di SDN Parssanga IV, terlihat bahwa ada beberapa siswa yang kurang berminat untuk terlibat aktif selama proses pembelajaran dan siswa merasa kurang tertarik terhadap materi yang disampaikan oleh guru, karena metode yang digunakan terlalu monoton sehingga hal tersebut menyebabkan siswa merasa sulit memahami materi Hal ini menunjukkan perlunya inovasi dalam pemilihan metode dan media pembelajaran yang akan diterapkan. Setelah peneliti melakukan pengamatan, solusi yang dapat dilakukan untuk membantu guru dalam meningkatkan minat belajar siswa yaitu penggunaan media pembelajaran wordwall yang dimana wordwall merupakan aplikasi berbasis website yang dapat digunakan untuk membuat games edukasi maupun quis yang menyenangkan sehingga dapat dijadikan sebagai media dan sumber belajar yang dapat mempermudah guru dalam melakukan penilaian. Wordwall menyediakan aktivitas seperti kuis dan permainan yang melibatkan siswa secara aktif dan meningkatkan minat belajar di era pembelajaran digital (Syahril Shobirin1. Fanny Septiany Rahayu2, 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall dapat meningkatkan motivasi, minat, dan pemahaman siswa karena fitur 134 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 https://ejournal. org/index. php/AhsaniTaqwim e-ISSN: 3047-2563. p-ISSN: 3047-2571. Hal. interaktifnya mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran (Septia & Munawir, 2. Wordwall juga menyediakan beberapa tampilan menarik yang dapat dikreasikan guru selama proses pembelajaran sehingga siswa merasa tertarik terhadap materi yang dijelaskan oleh guru (Pradani, 2. Penerapan Media Wordwall Penerapan media wordwall dalam pembelajaran di sekolah dasar dapat dijadikan sebagai cara mengajar yang menarik. Penggunaan wordwall sejalan dengan teori konstruktivisme yang menekankan bahwa siswa belajar lebih efektif melalui pengalaman langsung. Media interaktif ini dapat memberikan siswa kesempatan untuk terlibat aktif selama pengetahuan melalui eksplorasi dan praktik. Penggunaan wordwall memperkuat literasi digital siswa SD sekaligus memberikan pengalaman interaktif(Hamidah. Setiawan, & Mirnawati, 2. Rasa bosan terhadap hal-hal yang monoton bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Oleh sebab itu, penting bagi guru untuk berinovasi menumbuhkan minat belajar siswa, sehingga siswa merasa termotivasi. Ketika siswa mulai kehilangan semangat dan motivasi belajar, tugas gru adalah mengembalikan minat dan motivasi belajar mereka. Salah satu pembelajaran yang bervariasi (Nissa & Renoningtyas, 2. Proses kegiatan pembelajaran menggunakan media wordwall dilakukan dengan cara, guru mempersiapkan materi yang akan diajarkan, seperti penjelasan mengenai materi majas dan gaya bahasa, hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai materi yang akan dibahas. Untuk mengukur sejauh mana minat belajar siswa, guru memperhatikan keterlibatan dan ketertarika siswa selama proses 135 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 Analisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran. | Miftahol Rosiqin. Agung Wibowo Nursuhandi pembelajaran menggunakan media Wordwall yang ditampilkan di layar Media pembelajaran ketika siswa sudah memahami materi, guru mengajak siswa untuk bermain games edukasi atau quis menggunakan media Kegiatannya dilakukan secara individu di mana siswa diminta untuk mengangkat tangan apabila ingin menjawab pertanyaan yang ada di depan. Langkah-langkah pembuatan media dan hasil Adapun langkah-langkah menggunakan aplikasi Wordwall, yaitu : Harus membuat dan mempunyai akun wordwall di https://wordwall. Pilih creat activity Memilih salah satu template yang ingin digunakan Tuliskanlah judul dan deskripsi permainan lalu klik selesai 136 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 https://ejournal. org/index. php/AhsaniTaqwim e-ISSN: 3047-2563. p-ISSN: 3047-2571. Hal. Soal dapat diberikan gambar yang disesuaikan dengan pertanyaan dalam soal Berikut beberapa contoh permainan yang ada didalam aplikasi Gaya visualnya dapat diganti dan pada saat permainan di mulai ada suara yang menyesuaikan dengan gaya visual yang dipilih, hal ini dapat menarik perhatian peserata didik dan menarik rasa ingin tahu yang ada didalam diri peserta didik. 137 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 Analisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran. | Miftahol Rosiqin. Agung Wibowo Nursuhandi Gambar, penerapan media wordwall Berdasarkan gambar diatas dan hasil pengamatan secara langsung didalam kelas selama proses pembelajaran siswa melaksanakan kegiatan berantusias dan terlibat aktif dalam menjawab beberapa quis di dalamnya, pada saat ingin menjawab siswa bersaing untuk menjawab pertanyaan dengan mengangkat tangan. Hal ini menjadikan suasana kegiatan pembelajaran didalam kelas menjadi menyenangkan karena siswa memiliki rasa keingintahuan untuk mencoba menjawab dan berantusias belajar sambil bermain. Guru menilai wordwall sebagai alat pembelajaran digital yang efektif dalam meningkatkan kosakata siswa (Jauharah Jilan Situmorang, 2. Kegiatan ini menunjukkan bahwa media berbasis wordwall ini mampu meningkatkan minat belajar siswa, di mana yang awalnya siswa tidak fokus terhadap materi pelajaran dan susah memahami materi pelajaran, melalui penggunaan media wordwall ini siswa berusaha menyimak dengan baik sehingga mereka berani untuk maju ke depan untuk bermain dan menjawab pertanyaan didalam games. Media pembelajaran berbasis permainan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami materi bahasa, termasuk materi yang memerlukan pemahaman konsep seperti majas dan gaya bahasa(Rahmawati & Hidayat, 2. Dari semua siswa yang beranggotakan 15 siswa, keseluruhan berani untuk maju ke depan meskipun ada beberapa siswa yang menjawab pertanyaan dengan salah. 138 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 https://ejournal. org/index. php/AhsaniTaqwim e-ISSN: 3047-2563. p-ISSN: 3047-2571. Hal. Gambar, pemberian reward untuk siswa Berdasarkan gambar diatas siswa yang berani maju ke depan untuk menjawab diberikan reward oleh guru, hal ini dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa, dan mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall dalam pembelajaran mampu meningkatkan minat dan perhatian siswa karena tampilan yang menarik serta variasi template yang beragam. Siswa menjadi lebih fokus dan antusias mengikuti pembelajaran(Handayani & Amin, 2. Pembelajaran bahasa Indonesia pada materi majas dan gaya bahasa yang semula sulit dimengerti oleh siswa karena siswa kurang fokus pada saat pembelajaran berlangsung kini berbeda karena pembelajaran dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan menarik sebab tampilan wordwall yang mampu menarik perhatian siswa dengan variasi templatenya yang beragam. (Fitriyani. Fauzi. Sari, 2. Wordwall permainan diigital yang berfungsi penting karena kegunaanyaanya dalam proses pembelajajaran menjadi lebih efektif, optimal, dan mampu pembelajaran konvensional (Nurul Marlita. Patonah. Ariestanti, & Miyono, 2. Dari hasil penggunaan media yang telah dilakukan, dapat disimpulkan media Wordwall mampu meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini terlihat dari aspek keaktifan siswa, yang diidentifikasi melalui beberapa indikator, yakni : . Keaktifan siswa selama proses belajar mengajar . Keaktifan siswa ketika maju ke depan kelas untuk menjawab 139 | Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 Februari 2026 Analisis Penggunaan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran. | Miftahol Rosiqin. Agung Wibowo Nursuhandi pertanyaan . Keaktifan siswa ketika menanyakan materi yang kurang Dari pembelajaran Wordwall sangat cocok diterapkan KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan penggunaan media wordwall pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di SDN Parsanga IV tentang materi majas dan gaya bahasa terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa. Dapat dilihat dari hasil pengamatan yang dilakukan langsung di SDN Parsanga IV siswa didalam kelas cenderung aktif pada saat proses pembelajaran berlangsung menggunakan media wordwall. Penggunaan media Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan keterlibatan, yang berdampak positif terhadap pemahaman materi pelajaran. Oleh karena itu, pemanfaatan Wordwall sangat dianjurkan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kelas. Dari artikel penilitian yang telah peneliti buat, peneliti berharap para pembaca dapat memanfaatkannya sebagai sumber belajar untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Dengan ini peneliti harap kritik, masukan, serta saran dari para pembaca, dalam bentuk apapun sangat kami hargai agar kedepannya penulisan artikel yang kami buat menjadi lebih baik. REFERENSI