E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 JURNAL AKAL: ABDIMAS DAN KEARIFAN LOKAL https://w. e-journal. id/index. php/kearifan (Avenir Roman, 9pt. Singl. MASTERPLAN KAWASAN EMBUNG SENDANGTIRTO BERBASIS INOVATIF DAN PARTISIPATIF Masterplan of Embung Sendangtirto Area based on Inovation and Participation (Avenir Roman, 9pt. Singl. Endah Tisnawati1. Endang Setyowati. 1,2 Program Studi Arsitektur. Universitas Teknologi Yogyakarta *Penulis Korespondensi: endah. tisnawati@uty. id (Avenir Roman, 8pt. Singl. (Avenir Roman, 9pt. Singl. Abstrak Sejarah Artikel a Diterima Juli 2024 a Revisi Januari 2025 a Disetujui Februari 2025 a Terbit Online Maret 2025 Kata Kunci: a Perencanaan Partisipatoris a Masterplan a Pembangunan a Kawasan Embung Sendangtirto Penerapan partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting untuk dapat menilai apakah sebuah kebijakan benar-benar bersumber dari keinginan dan harapan dari masyarakat. Perancangan partisipatif adalah pendekatan yang mendorong semua pemangku kepentingan, seperti pemerintah, profesional, mitra, dan pengguna, untuk secara aktif berkolaborasi dalam proses desain untuk memastikan bahwa hasil rancangah yang dihasilkan akan dapat memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan. Gagasan mendasar dari perancangan partisipatif adalah adanya dialog yang terus menerus dan intens dengan masyarakat pengguna sebagai media penting untuk mendapatkan solusi desain sebagai bentuk penyelesaian permasalahan perancangan. Pengembangan aktivitas wisata di sekitar Embung Sendangtirto dinilai memiliki potensi besar. Oleh karena itu. Pemerintah Kalurahan Sendangtirto merasa perlu segera merumuskan perencanaan kawasan yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan . ustainable developmen. Perencanaan kawasan berupa masterplan Kawasan Embung Sendangtirto ini dapat menjadi arahan pengembangan potensi wisata dan ekonomi kawasan yang terintegrasi, mengakomodasi ruang terbuka publik yang ramah anak dan lansia, serta mempertimbangkan potensi alam serta menjaga kelestarian sumber daya air. (Avenir Roman, 9pt, single, justif. Sitasi artikel ini: Tisnawati. Setyowati. E, 2025. Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto berbasis Inovatif dan Partisipatif. Jurnal Akal: Abdimas dan Kearifan Lokal. : 19-30. Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. Abstracts Keywords: a Participatory Design a Masterplan a Sustainable Development a Embung Sendangtirto Area The implementation of community participation is one of the important indicators of whether a policy really comes from the wishes and expectations of the community. Participatory design is an approach that encourages all stakeholders, such as government, professionals, partners, and users, to actively collaborate in the design process to ensure that the results meet the needs of all stakeholders. The fundamental idea of participatory design is the existence of dialogue as an important medium to solve design problems. The development of tourism activities around Embung Sendangtirto is considered to have great potential. Therefore, the Government of Kalurahan Sendangtirto feels the need to immediately formulate an area planning oriented towards sustainable development. Regional planning in the form of a master plan for the Sendangtirto Embung Area became a direction for the development of integrated tourism and economic potential of the region, accommodating public open spaces that are child- and elderly-friendly, as well as considering natural potential and preserving water resources. (Avenir Roman, 9pt, single, justif. Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. PENDAHULUAN (Avenir Roman, 11pt, single, kir. Perencanaan kawasan merupakan fenomena pembangunan yang belum begitu akrab dengan kehidupan masyarakat (Purbadi, dkk, 2. Selama ini dokumen perencanaan terbatas sebagai dokumen yang dirancang dari atas . op-dow. Model demokrasi perwakilan sering diterapkan secara praktis hanya sebagai syarat mendasar pelaksanaan proses perencanaan partisipatif (Sugiharto, 2021. Purbadi, dkk. Sayangnya, model perencanaan partisipatif seperti ini sangat lemah dan sering kali terjebak dalam situasi tidak dapat dilaksanakan karena sangat ideal dan tidak berdasar kebutuhan masyarakat (Purbadi. Ladzianska, dkk, 2019. Arnstein, 2019. Alam, dkk, 2018. Bahua, 2. Gagasan mendasar dari perencanaan partisipatif yaitu adanya inisiatif keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan serta perancangan kawasan. Kondisi ini juga diikuti dengan peningkatan motivasi masyarakat dalam pengambilan keputusan akibat peningkatan pemahaman masyarakat terhadap masalah yang dihadapi (Ernawati & Kurniawan, 2022. Purbadi, 2020. Ischak dan Burhadnuddin, 2. Keterlibatan masyarakat, pemerintah, institusi pendidikan . erguruan tingg. dan aktor lainnya menjadi aktor kunci pelaksanaan proses perencanaan partisipatif yang berkelanjutan. Penerapan partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting, apakah sebuah kebijakan benar-benar bersumber dari keinginan dan harapan masyarakat (Akbar, 2018. Sugiharto, 2021. Tisnawati, dkk, 2. Pengabaian terhadap proses partisipatif dapat berujung pada terjadinya penyimpangan dari tujuan pembangunan nasional, yaitu keseluruhan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat (Akbar. Lukito, dkk . dan Purbadi . menguraikan bahwa perancangan partisipatif adalah pendekatan yang mendorong semua pemangku kepentingan, seperti pemerintah, profesional, mitra, dan pengguna, untuk secara aktif berkolaborasi dalam proses desain untuk memastikan bahwa hasilnya memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan. Gagasan mendasar dari perancangan partisipatif adalah adanya dialog sebagai media penting untuk menyelesaikan permasalahan perancangan (Holgersen & Haarstad, 2009 dalam Lukito, dkk, 2. Embung Sendangtirto merupakan salah satu embung yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak PUPR. Proses pembangunannya telah selesai pada akhir tahun 2021. Saat ini pengelolaannya kawasan embung telah diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kalurahan Sendangtirto sejak pertengahan tahun 2022 (Astuti & Pawana, 2. Selain berfungsi sebagai konservasi air. Embung Sendangtirto juga digunakan sebagai area publik dan wisata. Kondisi saat ini, di sekitar area Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. tersebut terdapat beberapa fasilitas, yaitu: bangunan satpam, ruang pertemuan . endopo dan beberapa gazebo keci. , toilet dan bak penampung air serta beberapa lapak warung makan milik warga masyarakat . engamatan lapangan, 2. Pengembangan aktivitas wisata di sekitar Embung Sendangtirto dinilai memiliki potensi besar. Oleh karena itu. Pemerintah Kalurahan Sendangtirto merasa perlu segera merumuskan perencanaan kawasan yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan . ustainable Kegiatan mengimplementasikan perencanaan berbasis partisipatoris dan inovatif untuk dapat mendukung program pemerintah Kalurahan Sendangtirto. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 1. Kondisi Kawasan Embung Sendangtirto Sumber: hasil pengamatan lapangan & Pemerintah Kalurahan Sendangtirto, 2022 (Avenir Roman, 10pt, single, kir. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Embung merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpahan atau air rembesan (Ditjen Sumber Daya Air PUPR, 2. Dijelaskan lebih lanjut, selain berfungsi sebagai media konservasi air, embung juga bisa menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, kemudian sebagai pengatur fungsi hidrolis, dan menjaga sistem serta proses-proses alami karena secara tidak langsung berperan sebagai penghasil oksigen melalui proses fotosintesa oleh berbagai jenis fitoplankton yang hidup di dalamnya. Kerja sama kelurahan Sendang Tirto dengan Balai Besar Wilayah Sungai Opak-Serayu Wilayah Yogyakarta, baru-baru ini dilakukan pengembangan sendang untuk menjadi destinasi wisata yang lebih Oleh sebab itu perlu dilakukan penyesuaian terhadap kawasan sekitar Embung termasuk fasilitas penunjangnya, diantaranya ketersediaan lapak-lapak yang saat ini berdiri tanpa rencana. Kondisi bangunan-bangunan terutama bangunan lapak di sekitar embung menjadikan kawasan ini terlihat kumuh dan tidak terencana. Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. Untuk itu diperlukan perencanaan dan penataan bangunan-bangunan di sekitar embung serta pengembangan fasilitas sehingga menjadi kawasan wisata yang menjadi tujuan dengan fasilitas yang lengkap, seperti yang direncanakan oleh pemerintah desa saat ini. Penataan Master Plan kawasan diperlukan untuk pengembangan kawasan wisata embung. Perencanaan kawasan berupa masterplan Kawasan Embung Sendangtirto ini diharapkan dapat menjadi arahan pengembangan potensi wisata dan ekonomi kawasan yang terintegrasi, mengakomodasi ruang terbuka publik yang ramah anak dan lansia, serta mempertimbangkan potensi alam serta menjaga kelestarian sumber daya air. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 2. Diagram Akar Masalah Kegiatan Pengabdian Masyarakat Sumber: Analisis Tim Pengabdi, 2023 (Avenir Roman, 10pt, single, kir. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Naskah ilmiah ini bertujuan untuk menguraikan proses pengabdian masyarakat yang diterapkan pada Perumusan Perencanaan Partisipatif Kawasan Wisata Embung Sendangtirto dengan memperhatikan konsep keberlanjutan . Naskah ilmiah ini merupakan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2022 di Kelurahan Sendangtirto. Kecamatan Berbah. Kabupaten Sleman. DIY. (Avenir Roman, 11pt, single, kir. METODE PELAKSANAAN (KAPITAL. AVENIR 65 MEDIUM. KIRI, 12 pt. SINGLE) (Avenir Roman, 11pt, single, kir. Perencanaan partisipatoris atau biasa juga disebut dengan partisipatif merupakan kata yang sering digunakan dalam pembangunan. World Agriculture Organization . dalam Ernawati & Kurniawan Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. dan Akbar . , menjelaskan arti kata partisipasi, yaitu proses yang dilakukan secara sukarela oleh masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya, sehingga mampu mengambil inisiatif dan menggunakan kesadarannya dalam penentuan program pembangunan. Proses ini, menurut Ernawati & Kurniawan . , merupakan proses dialog antara masyarakat setempat dengan para staf pemerintah maupun swasta dalamproses persiapan, pelaksanaan, monitoring, agar memperoleh informasi mengenai konteks lokal dan dampak sosial. Alam & Baidya . dan Ladzianska dkk . menguraikan bahwa proses perancangan yang ideal menekankan pada kontribusi nyata masyarakat dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai proses dan wacana pembangunan maupun perancangan. Penerapan partisipasi menurut Arnstein . memiliki 8 . tingkatan pemahaman, yang digambarkan dalam diagram tangga level partisipasi masyarakat. Level yang paling bawah yaitu Manipulation . , dan Theraphy . dianggap tidak termasuk dalam konteks partisipasi yang sesungguhnya. Pada 2 . level ini, pelibatan masyarakat dalam suatu program tidak dilandasi oleh dorongan mental, psikologis dan keinginan untuk berkontribusi secara sadar oleh masyarakat tersebut (Arnstein, 1969 dalam Permatasari, dkk, 2. Dalam hal ini, partisipatori masyarakat hanya diukur dari kehadiran masyarakat dalam kegiatan. Berikutnya adalah tangga ke-3 . emberian informas. , ke-4 . dan ke-5 . eredaman kemarahan/penentrama. Pada level ini terdapat adanya usaha untuk menampung ide, saran, aspirasi dari masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya inisiatif keterlibatan, peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari masyarakat dalam program. Level berikutnya, dijelaskan oleh Arnstein . dalam Permatasari, dkk . , merupakan level yang disebut Arstein sebagai derajat tertinggi kekuatan masyarakat, yaitu anak tangga ke-6 . artnership/kemitraa. , ke-7 . elegated power/pelimpahan kekuasaa. dan ke-8 . itizen contro. Pada level ini, masyarakat telah memiliki pengetahuan yang baik, memiliki pemahaman terkait manfaat keterlibatan dalam program dan memiliki inisiatif kehadiran dalam setiap kegiatan. Kegiatan pengabdian masyarakat Perencanaan Partisipatif Kawasan Embung Sendangtirto ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: Tahap 1: Sosialisasi program dan pengamatan lapangan . rand tou. Pada tahap ini dilakukan koordinasi awal dengan Pak Lurah, perangkat Kelurahan Sendangtirto dan LPMK, untuk membahas kerangka kegiatan pengabdian, produk yang diharapkan dan pengamatan awal kondisi lapangan. Apa yang dilakukan, siapa yang terlibat, apa peran/tugasnya, apa produknya. Tahap 2: Mini tour . engamatan lapanga. Pemetaan potensi - masalah dan perumusan awal konsep perencanaan kawasan. Pada tahapan ini dilakukan pengamatan lapangan untuk melihat lebih detil Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. kondisi eksisting kawasan, pengukuran site, pengambilan data di lapangan berupa wawancara dengan masyarakat dan stakeholder untuk dapat merumuskan potensi dan masalah. Pada akhir tahap 2 dilakukan FGD bersama Pemerintah Kalurahan. LPMK. Badan Usaha Milik Kalurahan (BUM-Ka. Penegelola Desa Wisata. Pengelola Desa Budaya dan stakeholder terkait lainnya. Tahap 3: Penyepakatan Hasil Perancangan dan serah terima hasil kegiatan pengabdian. Pada tahap terakhir dilakukan finalisasi hasil perancangan berupa rembug hasil perencanaan yang dihadiri oleh Pmerintah Kalurahan. LPMK. BUM-Kal. Pengelola Desa Wisata. Pengelola Desa Budaya dan stakeholder (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 3. Diagram Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Perencanaan Partisipatif Kawasn Embung Sendangtirto Sumber: Analisis Tim Pengabdi, 2023 (Avenir Roman, 10pt, single, kir. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. HASIL KEGIATAN (Bab bar. (Avenir 65 medium, kiri, 12 pt, singl. (Avenir Roman, 11pt, single, kir. Hasil dan Diskusi, merupakan bagian utama naskah hasil pengabdian dan biasanya merupakan bagian terpanjang dari suatu naskah. Hasil dan pembahasan harus sesuai dengan metode pelaksanaan yaitu membahas hasil pelaksanaan dan keberhasilan penyuyluhan/pelatihan, membahas hasil pelaksanaan dan keberhasilan demonstrasi. Harus dibahas pula apakah hasil evaluasi telah memenuhi indikator Tabel dan grafik dapat digunakan untuk memperjelas penyajian hasil kegiatan. Tabel dan grafik harus diberi komentar atau dibahas. Proses pengabdian masyarakat Perencanaan Partisipatif Kawasan Embung Sendangtirto melalui 3 . Berikut uraian kegiatan setiap tahapan. Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. Tahap 1: Sosialisasi program dan Pengamatan Lapangan (Grand Tou. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 7 April 2022 ini dilakukan di kantor Kelurahan Sendangtirto dan kemudian dilanjutkan dengan meninjau lokasi di kawasan yang akan didesain, yaitu Embung Sendangtirto. Koordinasi awal pelaksanaan kegiatan bersama Lurah Sendangtirto, sekretaris desa, serta perangkat kelurahan terkait di Kantor Kelurahan Sendangtirto. Berbah. Sleman (Gambar . (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 4. Koordinasi awal dan peninjauan lapangan Sumber: Dokumentasi Tim Pengabdi, 2022 Tahap 2: Mini tour . engamatan lapanga. Pemetaan potensi - masalah dan perumusan awal konsep perencanaan kawasan. Kegiatan selanjutnya, yaitu koordinasi tim internal untuk melakukan kegiatan studi refetensi dan peraturan bangunan, serta rencana tindak lanjut pengamatan lapangan dan pengukuran . April 2. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 5. Kegiatan persiapan dan pengukuran lapangan Kawasan Embung Sendangtirto Sumber: Dokumentasi Tim Pengabdi, 2022 Selanjutnya pada tanggal 21 April 2022, dilakukan Koordinasi persiapan pengukuran lokasi. Penentuan batas persil kapling tanah, penyamaan persepsi antara gambar dan kondisi di Kegiatan ini dihadiri oleh tim asisten mahasiswa Prodi Teknik Sipil UTY. Menyertai kegiatan lapangan juga dari bapak Carik . ekretaris des. Kelurahan Sendangtirto. Pengukuran Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. tanah area yang akan didesain (Gambar . Dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Sipil. UTY. Selain studi data sekuder, tim juga melakukan pengukuran lapangan dan wawancara potensi dan Kegiatan pengukuran lapangan dilakukan pada tanggal 21, 22 dan 23 April 2022, sementara FGD hasil pengamatan lapangan dan rembug potensi dan permasalahan kawasan dilakukan pada tanggal 21 April 2022 di Kantor Kelurahan Sendangtirto (Gambar . FGD hasil pengamatan lapangan dan Presentasi Kemajuan kegiatan oleh tim diketuai oleh ibu Dr. Ir. Endang Setyowati. MT. , pemaparan progres perencanaan dilakukan oleh ibu Endah Tisnawati. ST. ,MT dari Prodi Arsitektur UTY. Acara dihadiri oleh Bapak Lurah Sendangtirto. Sekretaris Desa, serta staff terkait, juga oleh asisten mahasiswa UTY. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 6. FGD paparan kondisi lapangan dan rembug potensi - permasalahan kawasan Sumber: Dokumentasi Tim Pengabdi, 2022 Selain studi data sekuder, tim juga melakukan pengukuran lapangan dan wawancara potensi dan Kegiatan pengukuran lapangan dilakukan pada tanggal 21, 22 dan 23 April 2022, sementara FGD hasil pengamatan lapangan dan rembug potensi dan permasalahan kawasan dilakukan pada tanggal 21 April 2022 di Kantor Kelurahan Sendangtirto. FGD hasil pengamatan lapangan dan Presentasi Kemajuan kegiatan oleh tim diketuai oleh ibu Dr. Ir. Endang Setyowati. MT. , pemaparan progres perencanaan dilakukan oleh ibu Endah Tisnawati. ST. ,MT dari Prodi Arsitektur UTY. Acara dihadiri oleh Bapak Lurah Sendangtirto. Sekretaris Desa, serta staff terkait, juga oleh asisten mahasiswa UTY. Materi pemaparan (Gambar . meliputi laporan hasil pengamatan lapangan, analisis kondisi saat ini yang terjadi di lokasi perencanaan, serta usulan perencanaan pengembangan area bermain anak, rencana area kuliner serta rencana area seni dan budaya. Hasil pertemuan disepakati untuk Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. menyesuaikan ploting zoning site, terkait kondisi kepemilikan tanah lungguh di lokasi sekitar Diutamakan untuk meletakkan fungsi utama yang mendesak untuk dibangun, pada tanah lungguh milik pak lurah. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 7. Hasil rembug koordinasi yang disepakati untuk ditindaklanjuti Sumber: Dokumentasi Tim Pengabdi, 2022 Tahap 3: Penyepakatan Hasil Perancangan dan serah terima hasil kegiatan pengabdian. Pada tahap ini dilakukan FGD lanjutan yang dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2022. Presentasi disampaikan oleh tim yang diketuai oleh ibu Dr. Ir. Endang Setyowati. MT. , pemaparan progres perencanaan dilakukan oleh ibu Endah Tisnawati. ST. ,MT dari Prodi Arsitektur UTY. Acara dihadiri oleh Bapak Lurah Sendangtirto. Sekretaris Desa, serta staff terkait, juga oleh asisten mahasiswa Prodi Arsitektur UTY. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 8. Materi Hasil Perancangan Kawasan Embung Sendangtirto Sumber: Dokumentasi Tim Pengabdi, 2022 Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. Materi pemaparan (Gambar . meliputi laporan hasil tindak lanjut perbaikan dari hasil presentasi awal, terkait pemindahan dan penyesuaian beberapa fasilitas dalam site. Hasil pertemuan disepakati usulan masterplan yang dipresentasikan oleh peserta yang hadir. Tindak lanjut kegiatan adalah perencanaan detil ruang bermain anak dalam waktu satu bulan ke depan. Sesuai hasil rembug bersama antara warga masyarakat dan perangkat Kelurahan Sendangtirto, produk perencanaan disepakati untuk mempertimbangkan aktivitas masyarakat dan potensi kawasan, yaitu potensi budaya dan konservasi alam yang terpadu. Skenario pengembangan kawasan juga mempertimbangkan kondisi ekonomi dan rencana kerja Kelurahan, yaitu perencanaan wisata terpadu dan berkelanjutan. Potensi ekonomi yang ada saat ini berupa lapak warung makan tetap difasilitasi dengan adanya area kuliner yang didesain dengan menerapkan konsep lokal dalam desain bangunannya. Pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) merupakan salah satu strategi keberlanjutan yang diusulkan oleh masyarakat. Konsep perencanaan kawasan dituangkan pada desain seperti yang terlihat pada Gambar 9. (Avenir Roman, 10pt, single, kir. Gambar 9. Rencana pengembangan makro kawasan Embung Sendangtirto yang berkelanjutan Sumber: Dokumentasi Tim Pengabdi, 2022 Output kegiatan pengabdian ini berupa gambar desain Kawasan Embung Sendangtirto yang dituangkan berupa Masterplan dalam rentang waktu pelaksanaan 5 . Penerapan perencanaan partisipatif belum secara aktif melibatkan masyarakat. Keterlibatan masyarakat diwakili oleh tokoh tokoh masyarakat dan perwakilan kelompok organisasi masyarakat tertentu seperti ketua LPMK. Ketua Karang Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. Taruna dan PKK. Proses partisipatoris seperti ini menurut AuTangga PartisipasiAy, bersifat konsultatif. Menurut Arnstein . dalam Permatasari, dkk . , pada level ini terdapat adanya usaha untuk menampung ide, saran, aspirasi dari masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya inisiatif keterlibatan, peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari masyarakat dalam program. (Avenir Roman, 11pt, single, kir. KESIMPULAN . ab bar. (Avenir 65 medium, kiri, 12 pt, singl. (Avenir Roman, 11pt, single, kir. Proses dan produk perencanaan partisipatoris yang berkelanjutan di Kawasan Embung Sendangtirto Berbah dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, merupakan kegiatan sosialisasi, merupakan pendekatan awal tim pengabdi dan pemerintah Kalurahan Sendangtirto. Tahap kedua merupakan tahap inti kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu proses perencanaan partisipatif. Dalam tahap ini terjalin kemitraan . dalam pelaksanaan kegiatan. Terjadi inisiatif keterlibatan, peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari dari pemerintah dan masyarakat Kalurahan Sendangtirto. Tahapan ketiga merupakan tahap penutup dari kegiatan pengabdian. Pada tahap ini dilakukan serah terima hasil perencanaan dan diskusi keberlanjutan program. Setelah kegiatan ini dilakukan sebaiknya pemerintah setempat melakukan kegiatan uji publik desain yang telah dirumuskan kepada warga secara terbuka. Hal ini untuk lebih memperkuat proses partisipatoris yang dilakukan. (Avenir Roman, 11pt, single, kir. DAFTAR PUSTAKA (Avenir 65 medium, kiri, 12 pt, singl. (Avenir Roman, 11pt, single, kir. Akbar. Idil. PERENCANAAN PARTISIPATIF DALAM PEMBANGUNAN LOKAL: STUDI DI KOTA BANDUNG. Jurnal Reformasi Administrasi. Vol 5 . No. September 2018. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Padjadjaran. Bandung. https://doi. org/10. 31334/reformasi. Alam. Mahmuda. Baidya. Emerald Upoma. Empowering the Urban Poor through Participatory Planning Process: A Case from Jhenaidah. Bangladesh. Volume 3. Number 2, pages 47Ae 54. Journal Of Contemporary Urban Affairs. https://doi. org/10. 25034/ijcua. Arnstein. Sherry R. A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Planning Association (JAPA). Volume Issue Taylor Francis Online. https://doi. org/10. 1080/01944363. Astuti. Pawana. Pelatihan Literasi Hukum dan Komunikasi Digital dalam Pengelolaan Embung Sendangtirto. Jurnal Atma Inovasia. Vol. 2 No. 4 (Juli 2. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. DOI: https://doi. org/10. 24002/jai. Bahua. Ikbal. Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat. Ideas Publishing. Kota Gorontalo. https://repository. id/get/karyailmiah/2442/mohamad-ikbal-bahua-bukuperencanaan-partisipatif-pembangunan-masyarakat. Masterplan Kawasan Embung Sendangtirto Berbasis Inovatif Dan Partisipatif Tisnawati. Setyowati E-ISSN 2747-1128. Volume 6 Nomor 1. Maret 2025. Halaman 19-30 Doi: https://dx. org/10. 25105/akal. Ernawati. Ernawati. Kurniawan. Tedi. Partisipasi Publik. Konsep dan Metode. Jurnal Mimbar. Volume XVi No. 1 Januari - Maret 2002. https://doi. org/10. 29313/mimbar. Ischak. Burhadnuddin. Upaya Meniungkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat tentang pentingnya Ruang Terbuka Hijau di Permukiman Padat. Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal 1. : 6-19 Ladzianska. Zuzana. Ondrejiska. Vladimyr. Ondrejiskovy. Silvia. Husyr. Milan. The Impact of Participatory Planning Approach on the Quality Urban Design of Former Riverbank Brownfield Sites. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering. Volume 603. Issue 2. WMCAUS 2019. Published under licence by IOP Publishing Ltd. DOI 10. 1088/1757-899X/603/2/022003 Lukito. Kusuma. Arvanda. , & Ummah. Designing With Users: A Participatory Design as a Community Engagement Program in City Zoos. ASEAN Journal of Community Engagement, 5. , 49-70. Available at: https://doi. org/10. 7454/ajce. Permatasari,C. Juli. Ainun. , . Identifikasi Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Air Bersih di Kelurahan Cihaurgeulis. Reka Lingkungan. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. No. Vol. Teknik Lingkungan ITENAS. https://doi. org/10. 26760/rekalingkungan. %p Purbadi. Yohanes Djarot. Suprihadi. Gatot. Retnaningtyas. Retnaningtyas. Peluang Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan pada Pengembangan Kampung Berbasis Masterplan di Kota Yogyakarta. Prosiding SENDIMAS 2020 Vol. No. http://e-journal. id/24515/1/2020-DjarotSENDIMAS 2020. Sugiharto. Eko. Metode Perencanaan Partisipatif Sebagai Dasar Dalam Kegiatan Penyuluhan di Desa Sarijaya Kecamatan Sanga-Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara Propinsi Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SNPKM) 2021. Vol. : Peran Akademisi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi. LPPM Universitas Lancang Kuning. https://journal. id/index. php/SNPKM/article/view/8046 Tisnawati. Endah. Natalia. Dita Ayu Rani. Ratriningsih. Desrina. Putro. Angling Randhiko. Wirasmoyo. Wiliarto. Brotoatmodjo. Henry P. AsyifaAo. Adwiyah. Strategi Pengembangan Eko-Wisata Berbasis Masyarakat di Kampung Wisata Rejowinangun. Jurnal INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil Arsitektur Vol . DOI: https://doi. org/10. 21831/inersia. Tisnawati. Endah. Ratriningsih. Desrina. PENGEMBANGAN KONSEP PARIWISATA SUNGAI BERBASIS MASYARAKAT. Studi Kasus: Kawasan Bantaran Sungai Gadjah Wong Yogyakarta. Jurnal Arsitektur Komposisi Vol 11. No 5 . https://doi. org/10. 24002/jars.