Jurnal Riset Media Keperawatan ISSN: 2527-368X (Prin. 2621-4385 (Onlin. Efektivitas Video Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan pada Anak Pra Sekolah Siska Iskandar1. Indaryani 2 1,2 STIKes Sapta Bakti Bengkulu. Jl. Mahakam Raya No. Bengkulu. Indonesia 1indrayani101182@gmail. com*, 2flonfel@gmail. * corresponding author Abstrak Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan periode krusial dalam tahap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional seorang anak. Pada usia ini, anak-anak mulai mengembangkan dasar-dasar keterampilan yang akan membentuk pola pikir dan perilaku mereka di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, menarik, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Salah satu pendekatan yang semakin populer dalam mendukung proses pendidikan anak usia dini adalah penggunaan video edukasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas vedio edukasi dalam meningkatkan pengetahuan pada anak pra sekolah. Metode penelitian ini kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan video edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan pada anak usia pra sekolah . =0,. Studi ini merekomendasikan agar video edukasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu meningkatkan pengetahuan pada anak usia sekolah. Kata kunci : vedio edukasi, pengetahuan, anak pra sekolah. The Effectiveness of Educational Videos in Improving Knowledge in Preschool Children Abstract Early childhood education (PAUD) is a crucial period in a child's cognitive, social, and emotional development. At this age, children begin to develop the foundations of skills that will shape their thinking patterns and behavior in the future. Therefore, it is important for educators to provide learning experiences that are fun, engaging, and developmentally appropriate. One increasingly popular approach to supporting early childhood education is the use of educational videos. The purpose of this study was to determine the effectiveness of educational videos in increasing knowledge in preschool children. This research method was quasiexperimental. Sampling was carried out using an accidental sampling technique. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that educational videos had a significant effect on increasing knowledge in preschool children . = 0. This study recommends that educational videos can be used as a learning medium to help increase knowledge in school-age children Keywords: educational videos, knowledge, preschool children PENDAHULUAN Pada masa anak usia pra-sekolah . ekitar usia 4Ae6 tahu. , perkembangan kognitif dan kemampuan dasar seperti bahasa, literasi/pengetahuan awal sangat penting sebagai fondasi pembelajaran Media audiovisual seperti video edukasi dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan informasi pada anak usia dini, karena kombinasi audio dan visual sesuai dengan cara belajar anak pada usia Penelitian pembelajaran pada anak usia dini dapat meningkatkan pencapaian belajar mereka (Sappaile. Abidin. , & Aisyah. Motivasi dan minat belajar anak usia pra-sekolah juga menjadi aspek penting dalam keberhasilan edukasi. Metode konvensional terkadang dianggap monoton dan kurang menarik bagi anak kecil, sehingga media interaktif seperti video bisa membantu mempertahankan perhatian dan ketertarikan anak selama pembelajaran Sebuah studi yang menguji video pembelajaran untuk meningkatkan Auinterest in cognitive learningAy pada anak taman kanak-kanak menunjukkan hasil positif terhadap minat belajar mereka (Hapsari. , 2. Lebih spesifik, penggunaan video edukasi telah terbukti efektif dalam pengembangan kosakata dan literasi pada anak usia dini. Misalnya, penelitian yang menggunakan video animasi sebagai media pembelajaran menunjukkan bahwa media tersebut membantu anak usia 4Ae5 tahun dalam perkembangan kosakata (Putri. Puspita Sari. Setiawati. , & Rahma Ningtyas. , 2. Oleh sebab itu, video edukasi bisa menjadi media yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan dasar Ai termasuk bahasa, kosakata, dan literasi Ai pada anak pra-sekolah. Tidak hanya bahasa, video edukasi juga fleksibel untuk materi lain, seperti sains Studi pada anak usia 5-6 tahun menunjukkan bahwa video pembelajaran literasi sains terbukti layak, praktis, dan efektif untuk memperkenalkan konsep sains sederhana kepada anak TK (Rusdawati. & Delfi. , 2. Ini menunjukkan bahwa video edukasi dapat digunakan pada berbagai jenis materi, tidak terbatas pada bahasa saja. Aspek numerasi atau kemampuan dasar matematika juga bisa dibantu melalui media video. Penelitian terhadap media video animasi yang dirancang untuk pembelajaran numerasi awal menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan numerasi anak usia 5Ae6 tahun setelah intervensi video (Sari. Iriyanto. , & Astuti. , 2. Dengan demikian, video edukasi bukan hanya cocok untuk literasi, tetapi juga untuk keterampilan kognitif dasar lainnya. Di bidang kesehatan, video edukasi juga terbukti memberi manfaat. Sebagai contoh, penelitian mengenai video animasi digital untuk edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak pra-sekolah menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan mulut setelah anak menonton video tersebut (Krisnanto. Widayati, . Lestiawati. , & Lombua. , 2. Hal ini mengindikasikan bahwa video edukasi bisa digunakan tidak hanya untuk pengetahuan akademik, tetapi juga edukasi kesehatan sejak usia dini. Manfaat video sebagai media belajar juga terkait dengan kemampuannya menyajikan informasi dalam bentuk multimodal . isual audi. , sehingga sesuai dengan cara belajar anak usia dini, yang lebih mudah menangkap informasi melalui gambar dan suara dibandingkan teks Hal ini membuat video menjadi media yang lebih natural dan mudah dipahami bagi anak prasekolah. Penelitian literatur menunjukkan bahwa media video efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan keterlibatan belajar pada anak usia dini (Cania. , & Yulsyofriend. , 2. Kemajuan teknologi dan akses ke perangkat seperti televisi, tablet, atau smartphone membuka peluang besar untuk penggunaan video edukasi di pendidikan anak usia dini, termasuk di Indonesia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aplikasi video . isalnya via YouTub. pembelajaran untuk anak usia dini (Pratiwi, . Edo Dwi Cahyo. Azizah. Hana Wahyuningsih & Luthfiana Fitria, 2. Dengan demikian, video edukasi bisa menjadi solusi praktis dan fleksibel untuk menjangkau banyak anak prasekolah, termasuk di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya. Namun demikian, efektivitas video edukasi tergantung pada desain dan kualitas Video harus disesuaikan dengan usia anak, menggunakan bahasa sederhana, durasi sesuai, dan penyajian menarik agar tidak membingungkan atau membosankan. Oleh mengembangkan dan mengevaluasi video edukasi seperti studi literasi sains untuk Vol. 8 No. 2 December 2025 | 119 anak usia dini penting dilakukan untuk memastikan media benar-benar efektif (Rusdawati. , & Delfi. , 2. Berdasarkan berbagai bukti empiris di atas, penelitian mengenai penggunaan pengetahuan anak usia pra-sekolah menjadi sangat relevan. Hasil dari penelitian seperti ini dapat memberikan dasar kuat bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan media video dalam pendidikan usia dini Ai baik untuk literasi, numerasi, sains, maupun edukasi kesehatan sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan sesuai perkembangan BAHAN DAN METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian quasi eksperimen menggunakan one group pre-post test design yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada anak pra sekolah dengan cara melakukan pre tes yaitu mengukur dilakukan tindakan kemudian responden diberikan perlakuan dan setelah itu di lalukan post test dengan cara mengukur Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling sesuai kreteria yang sudah ditertentukan dengan berjumlah sampel 15 orang anak. Analisa data dilakukan bivariat dengan menggunakan Wilcoxon test untuk melihat efektivitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada anak pra sekolah. HASIL Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada anak pra sekolah. Hasil penelitian tergambar dalam tabel dibawah ini. Tabel 1. 120 | Pages 118-123 Efektivitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan anak pra sekolah. Mean Std. P value Edukasi Deviation Sebelum Sesudah 2,07 Pada tabel 1, dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan skor pengetahuan setelah dilakukan intervensi yaitu dari 2,07 . ebelum intervens. menjadi 3,4 . etelah Pada menggunakan wilcoxon test didapatkan p value = 0,002 yang berarti ada pengaruh video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada anak pra sekolah. PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pemberian intervensi video edukasi terjadi peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 2,07 . ra-intervens. menjadi 3,40 . asca-intervens. Peningkatan mengindikasikan bahwa media video edukasi efektif dalam menyampaikan informasi kepada anak usia pra-sekolah, dan bahwa materi yang disampaikan mampu dipahami dan diinternalisasi oleh peserta Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa video pembelajaran digital dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi tertentu secara signifikan (Aulady. , & Setiyawan. Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon signed-rank p-value 0,002 mengindikasikan bahwa perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi bukan kebetulan semata, namun signifikan secara statistik . < 0,. Artinya, ada bukti kuat bahwa intervensi video edukasi berperan dalam meningkatkan pengetahuan anak pra-sekolah dalam konteks penelitian ini. Hal ini selaras dengan banyak studi kuasi-eksperimen lain yang menggunakan desain pre-test/post-test dan uji Wilcoxon untuk menilai efektivitas media video (Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. Peningkatan skor pengetahuan yang cukup besar . ari 2,07 ke 3,. kemungkinan disajikan dengan cara yang sesuai dengan karakteristik kognitif anak usia dini, yaitu menggunakan elemen audiovisual yang menarik dan mudah Penelitian tentang video edukasi pada anak usia dini menekankan bahwa kombinasi suara, animasi, dan gambar dapat meningkatkan daya tarik dan keterlibatan anak, sehingga mempercepat pemahaman konsep (Hanifan Aulia. Sri Ratna Laksmiastuti, & Dhyani Widhianingsih. Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. , 2024,). Media konsistensi penyampaian materi. Setiap anak mendapatkan materi yang sama dengan durasi dan konten yang identic berbeda dengan penjelasan guru secara lisan yang Konsistensi memungkinkan evaluasi yang lebih objektif terhadap efek media, sekaligus membantu perbedaan gaya penyampaian. Temuan penggunaan media video edukasi di sekolah dasar yang menunjukkan efektivitas signifikan setelah intervensi (Aulady. , & Setiyawan. Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. , 2. Penggunaan materi . anak bisa menonton ulang video bila perlu, yang sangat membantu bagi anak pra-sekolah yang memerlukan waktu lebih untuk memahami konsep baru. Kemampuan untuk meninjau kembali materi dapat memperkuat ingatan jangka pendek dan berkontribusi pada pemahaman jangka panjang. Dalam literatur, metode video edukasi sering disebut meningkatkan retensi pengetahuan lebih baik dibanding metode statis. Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. Hasil ini juga menunjukkan bahwa media video dapat dijadikan alat edukasi tidak hanya untuk materi akademik seperti literasi atau numerasi, tetapi juga materi kesehatan / pengetahuan praktis tergantung isi video. Sebagai contoh, penelitian yang menggunakan video animasi untuk edukasi kesehatan . isalnya perawatan gig. pada pengetahuan secara signifikan setelah video (Hanifan Aulia. Sri Ratna Laksmiastuti, & Dhyani Widhianingsih. , 2. Meskipun demikian, keberhasilan intervensi ini kemungkinan dipengaruhi kualitas video . urasi, bahasa, visual, . Video edukasi yang terlalu panjang, kompleks, atau tidak sesuai usia bisa menyebabkan beban kognitif . ognitive overloa. atau kebosanan, sehingga efektivitasnya menurun. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus pada desain video agar sesuai dengan karakteristik anak pra-sekolah. Literatur tentang media pentingnya desain yang sesuai usia dan konteks (Aulady. , & Setiyawan. Selain aspek pengetahuan, intervensi video bisa berdampak pada aspek afektif seperti motivasi, minat, dan keterlibatan anak meskipun penelitian ini fokus pada Banyak penelitian dengan media video melaporkan bahwa anak lebih tertarik dan termotivasi belajar ketika menggunakan video dibanding metode tradisional, yang pada gilirannya bisa mendukung keberhasilan jangka panjang (Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis: bahwa institusi pendidikan anak usia dini misalnya PAUD. TK bisa mempertimbangkan untuk Vol. 8 No. 2 December 2025 | 121 mengintegrasikan video edukasi sebagai bagian dari strategi pembelajaran. Terutama untuk materi yang sifatnya konseptual, pengetahuan dasar, atau edukasi kesehatan, di mana video dapat menjadi alternatif efektif dan efisien. Hal ini sejalan dengan tren pemanfaatan media digital dalam pendidikan anak usia dini (Adawiyah. Meski hasil positif, penelitian ini memiliki keterbatasan: desain ini adalah one-group pre-test/post-test tanpa kelompok kontrol, sehingga efek learning bisa juga dipengaruhi faktor eksternal . isalnya pendampingan orang tua, pengulangan materi di luar video, atau maturitas alami Oleh sebab itu, studi lanjutan dengan desain lebih kuat . isalnya kontrol, randomisasi, jangka panjan. disarankan untuk mengkonfirmasi temuan dan menilai Banyak menekankan perlunya desain eksperimental yang lebih ketat untuk menilai efektivitas (Prasetyowati. Saputri. , & Isnanto. , 2. SIMPULAN Simpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada anak pra Hal ini terlihat dari rata-rata skor tingkat pengetahuan setelah dilakukan intervensi yaitu dari 2,07 . ebelum intervens. menjadi 3,4 . etelah intervens. dan hasil analisis statistik didapatkan p value = 0,002 yang berarti ada pengaruh video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada anak pra sekolah. Studi ini merekomendasikan agar video edukasi dapat gunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan anak pra DAFTAR PUSTAKA