Jurnal Peduli Masyarakat Volume 5 Nomor 2. Juni 2023 e-ISSN 2721-9747. p-ISSN 2715-6524 http://jurnal. com/index. php/JPM EDUKASI PENTINGNYA PENGETAHUAN SUAMI TENTANG BREASTFEEDING FATHER DALAM MENDUKUNG KELANCARAN PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS TOGO TOGO KABUPATEN JENEPONTO Nurnainah. Sri Wahyuni Bahrum. Nurnaeni Program Studi S1 Keperawatan. Sekolah Tnggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari. Jl Sultan Alauddin No 293, 90221. Indonesia *inacloud3158@gmail. ABSTRAK Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian ASI pada bayi adalah dukungan suami. Dukungan suami adalah dukungan yang diberikan suami kepada istri dimana suami dapat memberikan bantuan secara psikologis baik motivasi dan perhatian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan bagi suami bahwa breastfeeding father dapat melancarkan ASI. kegiatan ini dilaksanakan di Puskemas Togo Ae Togo, kabupaten jeneponto pada tanggal 12 Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan kepada ayah yang memiliki bati usia 0 Ae 6 Bulan . Waktu pelaksanaan kegiatan selama 1 Hari. Metode digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemberian informasi secara langsung. Informasi yang diberikan berisi tentang pengertian dan manfaat ASI Eksklusif, keuntungan dalam pemberian ASI Eksklusif. Peran ayah melalui metode Breastfeeding Father. Tahapan pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari hasil evaluasi pelaksanaan di dapatkan ada nya peningkatan pengetahuan setelah di berikan edukasi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang ASI dan Breastfeeding Father berdasrkan hasil pre dan post test. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan peserta antusias dalam mengikuti seluruh rangakain kegiatan tersebut sampai dengan kegiatan selesai. Kata kunci: ASI. breastfeeding father. dukungan suami EDUCATION ON THE IMPORTANCE OF HUSBAND'S KNOWLEDGE ABOUT BREASTFEEDING FATHER IN SUPPORTING THE SMOOTH PRODUCTION OF BREASTFEEDING MOTHERS AT THE TOGO HEALTH CENTER JENEPONTO DISTRICT ABSTRACT One of the factors that influence breastfeeding in infants is the husband's support. Husband's support is the support given by the husband to his wife where the husband can provide psychological assistance, both motivation and attention. This community service activity aims to increase knowledge for husbands that breastfeeding fathers can expedite breastfeeding. This activity was carried out at the Togo - Togo Public Health Center. Jeneponto Regency on October This activity was successfully carried out by conducting counseling to fathers who have babies aged 0 - 6 months. The duration of the activity is 1 day. The method used in this service activity is the provision of information directly. The information provided contains the meaning and benefits of exclusive breastfeeding, the advantages of exclusive breastfeeding, the role of the father through the Breastfeeding Father method. The implementation stages include the planning stage, the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. From the results of the Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group evaluation of the implementation, it was found that there was an increase in knowledge after being given education. There is an increase in knowledge about ASI and Breastfeeding Fathers based on the results of the pre and post tests. The implementation went smoothly and the participants were enthusiastic in participating in the entire series of activities until the activity was completed Keywords: ASI. breastfeeding father. husband's support PENDAHULUAN WHO (World Health Organitatio. mengatakan ada 10 juta di dunia ini yang meninggal sebelum usia 5 tahun yang disebabkan oleh beberapa hal yang sebetulnya dapat dicegah. Kekurangan gizi yang semakin merajalela bahkan merupakan faktor penyebab kematian terhadap lebih dari setengah jumlah tersebut. Dengan demikian pemberian ASI pada satu jam pertama diharapkan akan mampu mengatasi hal itu. Pemberian ASI Eksklusif pada bayi satu jam pertama sangatlah penting. Sentuhan kulit antara ibu dan bayi saat pertama kali bayi lahir, merupakan faktor penting dalam awal proses menyusui setelah bayi dilahirkan (Rahmatillah & Ariyani, 2. Menurut rekomendasi WHO, bayi yang berumur 0-6 bulan hanya memerlukan ASI saja tanpa cairan atau makanan padat apapun. ASI Eksklusif adalah metode paling efektif dan menguntungkan bagi Kesehatan bayi maupun ibu. ASI memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, utamanya dalam peningkatan daya tubuh anak, kecerdasan hingga kemampuan Imunitas tubuh yang meningkat ini juga cenderung dapat mencegah anak dari alergi dan diare karena higienitas ASI. Selain itu ASI juga memiliki komponen nutrisi yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada kenyataannya pemberian ASI eksklusif untuk bayi yang berusia <6 bulan secara global ternyata dilaporkan kurang dari Adapun hambatan pemberian asi eksklusif dapat disebabkan antara lain keyakinan ibu dalam pemberian asi eksklusif, adaptasi terhadap situasi baru, kelelahan hingga gejala postpartum depression, keluarga, hingga budaya (Agustina et al. , 2. Diperlukan berbagai upaya dalam meningkatkan keberhasilan ASI Eksklusif. Terdapat berbagai factor yang menentukan keberhasilan pemberian ASI eksklusif bagi bayi, antara lain pengetahuan ibu dan tenaga Kesehatan hingga dukungan suami sangat berpengaruh dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Dukungan suami merupakan factor yang sangat penting karena suami atau ayah dari bayi merupakan orang terdekat yang dapat memberikan semangat kepada ibu untuk tetap memberikan ASI Eksklusif (Hety et al. , 2. ASI merupakan bagian penting bagi kehidupan anak-anak baik di negara berpenghasilan tinggi maupun rendah. Upaya dalam meningkatkan keberhasilan menyusui di seluruh dunia dapat membantu memenuhi tujuan SDGs mengenai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Program menyusui dapat mendukung kesetaraan gender dan mendorong pemberdayaan perempuan secara tidak langsung. Beberapa negara telah menunjukkan hasil bahwa keberhasilan menyusui dapat ditingkatkan dalam waktu singkat melalui berbagai kebijakan dan program yang dapat mendukung ibu di fasilitas Kesehatan hingga lingkungan rumah masing-masing. Khususnya pada lingkungan rumah, keterlibatan berbagai pihak diperlukan, utamanya dukungan dan keterlibatan langsung dari breastfeeding father (Global Breastfeeding Collective, 2. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian ASI pada bayi adalah dukungan suami. Dukungan suami adalah dukungan yang diberikan suami kepada istri dimana suami dapat memberikan bantuan secara psikologis baik motivasi dan perhatian. Keberhasilan ibu dalam menyusui tidak lepas dari peran seorang ayah dalam mendukung proses menyusui. Pemenuhan ASI diperlukan adanya keharmonisan hubungan pola menyusui tripartite, yaitu antara ayah, ibu, dan bayi. Suami merupakan orang terdekat bagi ibu menyusui yang diharapkan selalu ada di sisi ibu dan selalu siap memberi bantuan. Keberhasilan ibu dalam menyusui tidak terlepas dari dukungan yang terus menerus dari suami. Jika ibu mendapatkan kepercayaan diri dan mendapat dukungan penuh dari suami, motivasi ibu untuk menyusui akan meningkat (Natalia, 2. Faktor pengetahuan dan informasi yang didapat akan mempengaruhi Minat seorang ibu untuk memberikan ASI Eksklusif. Faktor yang berpengaruh terhadap Minat ibu hamil dalam memberikan ASI Eksklusif yaitu usia kehamilan, norma sosial, pekerjaan ibu, dan pengalaman menyusui ibu (Jatmika, 2. Minat adalah kehendak atau minat dalam hati seseorang ingin melakukan sesuatu perilaku. Minat erat kaitannya dengan motivasi, yaitu dorongan yang timbul dalam diri seseorang secara sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu (Koten et al. , 2. Breastfeeding father adalah dukungan penuh seorang suami sebagai ayah kepada istrinya agar dapat berhasil dalam proses menyusui. Dukungan sang ayah adalah dukungan yang paling berarti bagi ibu menyusui. Suami dapat berperan aktif dalam keberhasilan pemberian ASI khususnya ASI eksklusif karena peran suami turut menentukan kelancaran refleks pengeluaran ASI . ilk let down refle. yang sangat dipengaruhi oleh keadaan emosi atau perasaan ibu. Ayah cukup memberikan dukungan secara emosional dan bantuan-bantuan yang praktis. Diperkotaan, breastfeeding father sudah mulai dilakukan dengan penuh kesadaran, walaupun belum terlalu banyak peminatnya. Para ayah di negara-negara Barat sudah lamaberjibaku membantu istrinya merawat bayi, memandikan, mengganti popokdan mendampingi istri menyusui. Peran seperti inilah yang disebut beastfeeding father (Anggraheni & Rohmah, 2. Peran keluarga terutama suami sangatlah dibutuhkan oleh seorang istri pada masa Terdapat hubungan yang signifikan antara peran ayah sebagai breastfeeding father dengan pengambilan keputusan ibu untuk melaksanakan dan mengupayakan pemberian ASI Eksklusif (Wellness and healthy magazine, 2. Salah satu factor pendorong ASI eksklusif adalah factor dukungan suami yang selanjutnya disebut dengan breastfeeding father. Breastfeeding Father adalah dukungan penuh seorang suami sebagai ayah kepada istrinya agar dapat berhasil dalam proses menyusui. Dukungan sang ayah adalah dukungan yang paling berarti bagi ibu dan dapat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Di perkotaan, breastfeeding father sudah mulai dilakukan dengan penuh kesadaran, walaupun belum terlalu banyak peminatnya. Para ayah di negara barat sudah lama berjibaku membantu istrinya merawat bayi, memandikan, menganti popok dan mendampingi istri menyusui. Peran seperti inilah yang disebut beastfeeding father. Bukan menyusui dalam artian sebenarnya melainkan membantu istri selama proses menyusui berlangsung (Handayani, 2. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group Hasil observasi awal yang dilakukan terdapat ibu yang sedang menyusui mengatakan bahwa suami mereka harus tetap bekerja sehingga tidak adanya waktu untuk ikut terlibat selama proses ibu menyusui dan di dapatkan juga ibu menyusui mengatakan menurut anggaapan suaminya bahwa untuk urusan anak adalah urusan seorang perempuan sehingga keperdulian suami terhadap proses ibu menyusui sangat kurang. Sehingga tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk menambah pengetahuan bagi suami bahwa breastfeeding father dapat melancarkan ASI. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Puskemas Togo Ae Togo, kabupaten jeneponto pada tanggal 12 oktober 2022. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan kepada ayah yang memiliki bati usia 0 Ae 6 Bulan . Tim pelaksana kegiatan merupakan Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari Program Studi Keperawatan dan Kebidanan. Waktu pelaksanaan kegiatan selama 1 Hari. Metode digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemberian informasi secara langsung. Informasi yang diberikan berisi tentang pengertian dan manfaat ASI Eksklusif, keuntungan dalam pemberian ASI Eksklusif. Peran ayah melalui metode Breastfeeding Father. Tahapan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dari Tahap Prencanaan Pada tahap ini dilakukan pembetukan Tim terlebih dahulu dimana di harapkan kegiatan nantinya akan berjalan dengan lancar, baik, dan juga teratur. Tim yang di bentuk terdiri dari Penyuluh. Moderator, dan Dokumentasi kegiatan. Sebelum melakukan kegiatan pengabdian maka Tim membuat SAP, materi penyuluhan dalam bentuk Power Point, dan beberapa alat pendukung lainnya di antaranya Laptop. Koneksi Internet,LCD. Surat Undangan dan Koordinasi dengan tempat pengabdian Tahap Persiapan Pada tahapan ini pelaksanakan pengabdian harus di persiapkan beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Persiapan yang dilakukan yaitu melakukan rapat Tim dengan membahas beberapa informasi penting seperti waktu yang digunakan sesuai dengan SAP yang telah di siapkan, mempermantap semua alat yang akan digunakan seperti laptop dan LCD. Penentuan kesepakatan waktu pelaksanaan dengan pimpinan puskemas Togo Togo Kabupaten Jeneponto dan peserta, juga beberapa alat pendukung Tahap Pelaksanaan Pada tahap pelaskanaan ini dilakukan penyebaran informed consent dan kuesioner pretest, penyampaian materi, tanya jawab, dan penutup Tahap Evaluasi Di akhir kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan evalusi meruapakan salah satu komponen penting yang harus dilakukan seperti : apakah peserta dapat memahmi materi yang telah di sajikan, dan indikator apa saja yang sudah baik ataupun yang masih diperlukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pemberian informasi mengenai Pentingnya Pengetahuan Suami Tentang Breastfeeding Father Dalam Mendukung Kelancaran Produksi ASI Ibu Menyusui merupakan kegiatan Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group utama yang dilakukan dengan menghadirkan ayah yang memiliki bayi o Ae 6 bulan di Puskesmas Togo Togo Kabupaten Jeneponto. Kegiatan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para Suami tentang Pentingnya dilakukan breastfeeding father pada ibu menyusui. Sebelumnya diberikan pre test melalui kuesioner dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh narasumber. Setelah penyampaian materi dilanjutkan kembali dengan memberikan post test. Kegiatan ini berlangsung satu hari dari pukul 10. - 12. Hasil pengukuran dapat dilihat pada tabe berikut: Tabel 1. Hasil Pre test dan Post test peserta pengabdian . =15. Pengetahuan Pre Test Post test ASI Baik Cukup Kurang Breastfeeding Father Baik Cukup Kurang Tabel 1 di peroleh hasil untuk indikator pengetahuan ASI Baik 87% dan Pengetahuan Breastfeeding Father Baik 73%. Dari hasil evaluasi di dapatkan ada nya peningkatan pengetahuan setelah di berikan edukasi. Hasil kegiatan ini sesuai dengan penelitian Fadilah . yang menyatakan bahwa pola pikir dan tindakan seseorang ayah mendukung proses menyusui dari istri . kepada bayinya. Dalam proses menyusui tidak sulit untuk seorang ayah terlibat penuh dalam prosesnya. Seorang ayah dan suami yang baik akan mendorong seluruh kemampuannya untuk beradaptasi, menaklukkan situasi, dan memberikan kontribusi dalam keberhasilan menyusui istrinya. Pada tahap berkontribusi, ayah akan dengan sadar memberikan dukungan kepada istri, mendengarkan keluhannya, membantu merawat bayi dan menghiburnya. Menjadi partner yang bersedia mengurangi beban berat seseorang ibu yang menyusui, dengan berpartisipasi pada kegiatan yang bisa dilakukannya. Baik dalam hal menggendong bayi, menyendawakan setelah menyusui, memandikan bayi, dan menggantikan popok bayi. Ayah ASI atau breastfeeding father memiliki peran yang penting dalam memperbesar peluang keberhasilan ASI Eksklusif. Peran ayah ini mencakup dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan fisik dan dukungan informasi. Dukungan emosional dapat dilakukan misalnya dengan memberikan pujian dan semangat kepada ibu, tidak memberikan kritik terhadap bentuk tubuh ibu, serta tidak bertindak kasar dan marah terhadap perawatan bayi yang dilakukan oleh ibu (Rosyada. , & Putri, 2. Selain itu. Breastfeeding father merupakan suatu peran seorang suami atau ayah dengan memberikan dukungan penuh dalam proses menyusui karena Dukungan sang ayah adalah dukungan yang paling berarti bagi ibu. Dibutuhkan pula motivasi dari ayah untuk mengurangi emosional, rasa lelah dan letih saat menyusui, dan rasa ingin berhenti menyusui. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group Kemudian hal ini juga bisa dilakukan sedini mungkin mulai dari masa kehamilan, melalui keikutsertaan suami dalam pencarian informasi mengenai ASI (Wellness and healthy magazine, 2. Dukungan dari suami akan mempengaruhi kondisi psikologis ibu menyusui. Dukungan suami merupakan faktor pendukung yang bersifat emosional. Sekitar 80% sampai 90% produksi ASI ditentukan oleh keadaan emosi ibu yang berkaitan dengan refleks oksitosin ibu yang juga dipengaruhi oleh pikiran, perasaan dan sensasi. Apabila hal tersebut meningkat akan memperlancar pengeluaran ASI. Salah satu dukungan suami yaitu Breastfeeding father dimana dukungan penuh dari seorang suami kepada istrinya dalam keberhasilan proses menyusui. Seorang ayah memiliki peran yang penting dalam keberhasilan proses menyusui. Pasangan yang mendukung adalah faktor yang menentukan proses menyusui. Selain itu, keberhasilan menyusui tidak terlepas dari usaha setiap ayah untuk menjadi breastfeeding father. Keterlibatan secara emosional ternyata dapat menentukan kelancaran refleks pengeluaran ASI atau let down reflex yang dipengaruhi oleh faktor psikis atau keadaan mental ibu. Kehadiran breastfeeding father yang memiliki pengetahuan baik dan menjalankan perannya dengan maksimal dapat menghasilkan pengeluaran ASI yang optimal. Semakin baik pengetahuan ayah terhadap perannya, maka semakin baik pula produksi ASI ibu (Sinta, 2. Seorang ayah yang mendukung ASI eksklusif dapat berpengaruh pada kesehatan mental Karena terbentuk suatu kenyamanan bagi ibu. Perhatian seorang ayah diperlukan oleh ibu untuk memproduksi ASI, hal ini melibatkan refleks keluarnya ASI dari payudara. Sehingga Ketika seorang ibu sering berpikir positif, dapat menstimulasi produksi ASI, diawali dengan produksi hormon oksitosin. Faktor psikologis dan tingkat kenyaman pada ibu berpengaruh penting dalam memicu, memicu produksi hormon oksitosin dan merangsang produksi ASI. Sel kelenjar dipayudara mensekresikan ASI sehingga bayi mendapatkan ASI sesuai dengan kebutuhan (Hety et al. , 2. Keadaan emosi ibu yang berkaitan dengan refleks oksitosin ibu dapat mempengaruhi produksi ASI sekitar 80-90%. Kondisi emosional ibu dalam keadaan baik, nyaman dan tanpa tekanan maka dapat meningkatkan dan memperlancar produksi ASI Selain itu pijat oksitosin juga dapat dilakukan untuk memicu let down reflex serta memberikan kenyamanan pada ibu. Pijat oksitosin ini dapat dilakukan ayah sebagai bentuk dukungan ASI eksklusif kepada ibu (Kartini. Martini. , & Suwitra, 2. Peran ayah terhadap keberhasilan ASI Eksklusif juga tidak terlepas dari pengetahuan ayah mengenai ASI, misalnya mengenai manfaat ASI, lama pemberian, serta ASI sebagai AuperlindunganAy bayi dari penyakit. Ayah yang memiliki pengetahuan tentang ASI dan tatalaksana menyusui sebelum memiliki bayi merupakan suatu langkah untuk mencapai keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Adanya pengetahuan ayah tentang breastfeeding father, akhirnya akan mendorong kesadaran ayah dalam meningkatkan perannya (Adiguna. , & Dewi, 2. Setelah kegiatan ini di harapakan setiap suami dapat menerapkan dalam bentuk perilaku untuk selalu mendukung istrinya dalam memberikan ASI eksklusif sampai proses menyusi selama 2 tahun. Suami sangat berperan dalam Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group emosinal ibu. Ibu yang suaminya melaksanakan peran Breastfeeding father dan berperan aktif dalam membantu istri mengurus anak akan mempengaruhi kelancara pengeluaran ASI. Dukungan suami dapat meningkatkan rasa percaya diri pada ibu menyusui. Dukungan yang baik dari suami yaitu suami yang mempunyai fungsi pemberi informasi serta menjelaskan tentang ASI eksklusif dan auami dapat memberikan pertolongan praktis serta konkrit dalam proses menyusui istri seperti pembelian pompa ASI bagi ibu bekerja dan mencukup kebutuhan istrinya (Srirahayu Ningsih et al. , 2. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksankan oleh tim dosen STIKES Gunung Sari kepada para ayah yang memiliki bayi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan baik itu terkait ASI maupun Breastfeeding Father dalam keberhasilan ibu menyusui. Melalui kegiatan ini dimana Dosen STIKES Gunung Sari bekerjasama dengan Puskesmas setempat dapat menjadi salah satu pemberian asuhan dalam setiap kegiatan puskesmas. SIMPULAN Terdapat peningkatan pengetahuan tentang ASI dan Breastfeeding Father berdasrkan hasil pre dan post test. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan peserta antusias dalam mengikuti seluruh rangakain kegiatan tersebut sampai dengan kegiatan selesai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan secara rutin dan terus berkesinambungan sesuai dengan program yang sudah di susun di wilayah kerja puskesmas setempat agar suami/ayah dapat diberikan edukasi mulai dari awal pemberian ASI. Pengetahuan terkait ASI dan Breastfeeding Father diberikan kepada para suami yang memliki bayi usia 0 Ae 6 bulan dengan media atau metode lebih menarik lagi. DAFTAR PUSTAKA