JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 09-15 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski doi :x/x. STRATEGI INOVATIF PENGELOLAAN PESERTA DIDIK: MEMBANGUN TARBIYAH AoAQLIYAH PADA PESERTA DIDIK DI MA DARUL FALAH SUMBERGEMPOL Izzatul Amalina 1 Agus Zaenul Fitri 2 Muhammad Fauzi Ridwan 3 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 1,2 STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Tulungagung 3 Izzatulamalina333@gmail. guszain@uinsatuac. rfaouzie@gmail. Abstract A strategy for developing student innovation is really needed by every educational institution in improving the quality of its students. This research aims to reveal the strategy carried out by MA Darul Falah Sumbergempol in developing tarbiyah 'aqliyah which is carried out for students with management applied in coaching as an effort to improve quality. The method used in this research is qualitative, while data analysis uses qualitative descriptive analysis. The results of data analysis show that tarbiyah 'aqliyah has a strong foundation from the Al-Qur'an and Al-Hadith as well as the views of the ulama. The implementation of 'aqliyah tarbiyah at this institution is clearly realized in the organization's mission, namely providing integral monotheism-based education that combines several tarbiyah. This mission is the embodiment of MA Darul Falah Sumbergempol's vision, namely to create a superior and competitive educational institution to produce a generation that is devout, intelligent and independent. The vision and mission are outlined in the educational objectives of MA Darul Falah Sumbergempol which aim to shape people according to their vision and mission. Keywords: Innovative Strategy. Learners. Tarbiyah Aqliyah Abstrak Strategi pengembangan inovasi peserta didik sangat dibutuhkan oleh setiap lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan strategi yang dilakukan MA Darul Falah Sumbergempol dalam membangun tarbiyah Aoaqliyah yang dilakukan kepada peserta didik dengan manajemen yang diterapkan dalam pembinaan sebagai usaha meningkatkan mutu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tarbiyah Aoaqliyah mempunyai landasan yang kuat dari Al-Qur'an dan Al-Hadits serta pandangan para ulama. Penyelenggaraan tarbiyah Aoaqliyah pada lembaga ini diwujudkan secara tegas dalam misi organisasi, yaitu menyelenggarakan pendidikan integral berbasis tauhid yang memadukan dari bebrapa tarbiyah. Misi tersebut merupakan perwujudan visi MA Darul Falah Sumbergempol yaitu mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing untuk menghasilkan generasi yang bertakwa, cerdas, dan mandiri. Visi dan misi tersebut dijabarkan dalam tujuan pendidikan MA Darul Falah Sumbergempol yang bertujuan membentuk manusia sesuai visi dan misinya. Kata Kunci: Strategi Inovatif. Peserta Didik. Tarbiyah Aqliyah Pendahuluan Dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat dan kompleks, pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam mencetak generasi yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan. Manajemen peserta didik yang efektif dan inovatif adalah kunci untuk Izzatul Amalina. Agus Zaenul Fitri, dan Muhammad Fauzi Ridwan menciptakan lingkungan belajar di mana peserta didik mencapai potensi penuh mereka. MA Darul Falah Sumbergempol merupakan salah satu lembaga pendidikan menengah di Indonesia yang mengutamakan mutu pendidikan dan perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Dalam konteks ini, penerapan strategi inovatif pengelolaan kepeserta didikan menjadi penting untuk memastikan bahwa peserta didik mampu mengembangkan kualitas intelektual, kepemimpinan, dan adaptif yang diperlukan untuk menghadapi perubahan yang semakin besar. Tarbiyah 'aqliyah melalui konsep pendidikan interaktif yang berorientasi transformatif. Dalam konteks pendidikan, tarbiyah 'aqliyah mengacu pada pengembangan kemampuan intelektual peserta didik, meliputi kemampuan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Konsep pendidikan interaktif yang berorientasi transformasi mengacu pada interaksi aktif antara guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini menekankan pentingnya partisipasi aktif, diskusi, dan kolaborasi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Tulisan ini memadukan tarbiyah 'aqliyah dengan konsep pendidikan interaktif yang berorientasi transformatif dan mengusulkan strategi pengelolaan peserta didik yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Strategi inovatif tersebut meliputi penggunaan metode pembelajaran aktif yang melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran, seperti diskusi kelompok, proyek kolaboratif, dan simulasi. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mengelola peserta didik, seperti penggunaan platform pembelajaran online, media interaktif, dan aplikasi pendukung pembelajaran. Dengan menerapkan strategi inovatif ini, diharapkan peserta didik dapat berkembang optimal secara intelektual, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta memperkuat keterampilan sosial dan kolaboratif. Strategi ini antara lain menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan berpusat pada peserta didik di mana setiap orang merasa didengarkan, dihargai, dan diberdayakan. Artikel ini memberikan kontribusi penting dalam konteks pengembangan pendidikan inovatif yang berpusat pada peserta didik. Dengan menerapkan strategi pengelolaan peserta didik yang inovatif ini, pendidik dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menumbuhkan potensi peserta didik secara keseluruhan, sehingga menghasilkan generasi yang siap secara intelektual dan terampil menghadapi tuntutan masa depan. Tarbiyah 'aqliyah, yang mengacu pada pendekatan pendidikan yang berfokus pada pengembangan pemikiran rasional dan intelektual peserta didik, memiliki peran yang penting dalam menciptakan peserta didik yang berkualitas. Dalam konteks sekolah MA Darul Falah Sumbergempol, penerapan tarbiyah 'aqliyah menjadi relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan. Selain itu, orientasi transformation position juga menjadi hal yang penting dalam pengelolaan peserta didik. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran dan menjadi pemimpin dalam menghadapi perubahan sosial yang Dengan adanya orientasi transformation position, diharapkan peserta didik dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan, berpikir kritis, dan kemampuan adaptasi yang dibutuhkan dalam dunia yang terus berubah. Meskipun strategi inovatif dalam pengelolaan peserta didik, seperti tarbiyah 'aqliyah dengan orientasi transformation position, memiliki potensi yang besar, belum banyak penelitian yang secara khusus mengkaji penerapan strategi ini di MA Darul Falah Sumbergempol. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan dengan menyajikan strategi inovatif yang dapat diterapkan dalam pengelolaan peserta didik di sekolah tersebut. Dengan menggali lebih dalam tentang strategi inovatif ini, diharapkan artikel ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana membangun tarbiyah 'aqliyah dengan orientasi transformation position pada peserta didik MA Darul Falah Sumbergempol. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan zaman. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam buku moleong menyatakan penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dengan jalan melibatkan berbagai metode Strategi Inovatif Pengelolaan Peserta Didik: Membangun Tarbiyah AoAqliyah Pada Peserta Didik Di MA Darul Falah Sumbergempol yang ada. 1 Penulis menarasikan segala apa yang ditangkap dari lapangan, karena penulis ingin mengetahui bagaimana orientasi kurikulum tranformasi yang diterapkan dalam mengembangkan tarbiyah Aoaqliyah seorang peserta didik dengan cara mengumpulkan data, melalui observasi, wawancara, evaluasi, dan mencari bukti-bukti dan memperoleh kesimpulan yang kuat selama penelitian berlangsung. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian lapangan . ield researc. dimana peneliti secara langsung terjun ke lapangan untuk mengamati fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Hasil Penelitian dan Pembahasan Pendidikan mengalami transformasi yang signifikan seiring dengan kemajuan teknologi di era digital. Perubahan ini tidak hanya mempengaruhi cara belajar, tetapi juga memberikan tantangan dan peluang baru dalam proses pendidikan. Artikel ini mengulas beberapa aspek dari tarbiyah Aoaqliyah. Pendidikan bukan hanya tentang penyampaian pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk individu yang mampu beradaptasi dan berkembang dalam masyarakat yang terus Orientasi transformasi memainkan peran penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan masa depan. Orientasi transformasi pada peserta didik melibatkan perubahan yang signifikan dalam pemikiran, sikap, dan perilaku mereka. Ini melibatkan pemahaman kritis, refleksi diri, pembelajaran seumur hidup, dan pengembangan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi individu yang berdaya saing di dunia yang terus berubah. Pendidikan merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang berkualitas. Dalam konteks pendidikan Islam, tujuan utama adalah tidak hanya mengembangkan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat berdasarkan prinsip-prinsip Islam. MA Darul Falah Sumbergempol merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang telah mengembangkan strategi inovatif dalam pengelolaan peserta didik untuk membangun tarbiyah 'aqliyah . dengan filsafat pendidikan Islam yang kuat. Artikel ini akan menjelaskan strategi-strategi inovatif yang diterapkan di sekolah ini dan dampak positif yang dihasilkan. Pembangunan Tarbiyah 'Aqliyah dalam Konteks Pendidikan Islam Tarbiyah 'aqliyah merupakan upaya untuk mengembangkan potensi intelektual peserta didik dengan memadukan prinsip-prinsip pendidikan Islam dan pengajaran yang inovatif. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman yang baik tentang agama, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif. Filsafat Pendidikan Islam sebagai Landasan Teoritis Filsafat pendidikan Islam menjadi landasan teoritis yang kuat dalam pengembangan strategi inovatif di MA Darul Falah Sumbergempol. Prinsip-prinsip seperti tauhid . eesaan Alla. , akhlak . , dan tauhid . emahaman tentang Alla. menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum, metode pengajaran, dan interaksi antara guru dan peserta didik. Strategi Inovatif dalam Pengelolaan Peserta Didik Sekolah ini telah menerapkan berbagai strategi inovatif untuk membangun tarbiyah 'aqliyah pada peserta didik. Beberapa strategi yang berhasil diterapkan antara lain. Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran: MA Darul Falah Sumbergempol memanfaatkan teknologi modern sebagai alat bantu pembelajaran, seperti penggunaan multimedia, e-learning, dan aplikasi pendidikan interaktif. Pendekatan Interaktif dalam Pengajaran: Guru-guru di sekolah ini menerapkan pendekatan interaktif dalam pengajaran, melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar-mengajar, seperti diskusi kelompok, proyek kolaboratif, dan simulasi. Penerapan Metode Pembelajaran Aktif: Metode pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran kooperatif digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan keterampilan sosial peserta didik. Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi: Kurikulum di MA Darul Falah Sumbergempol dikembangkan berdasarkan 1 Lexy. Moelong Metode Penelitian Kulitatif (Bandung: PT Remaja Rosda Karya, . JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 09-15 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai -mas. id/index. php/jipski Izzatul Amalina. Agus Zaenul Fitri, dan Muhammad Fauzi Ridwan pendekatan berbasis kompetensi, yang menekankan pengembangan kemampuan peserta didik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Peningkatan Peran Guru sebagai Fasilitator Pembelajaran: Guru di sekolah ini tidak hanya berperan sebagai pemberi pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang mengarahkan dan membimbing peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Implementasi Strategi di MA Darul Falah Sumbergempol MA Darul Falah Sumbergempol telah berhasil mengimplementasikan strategi-strategi inovatif ini. Dampak positif yang dihasilkan antara lain: Peningkatan kemampuan akademik peserta didik: Dengan strategi inovatif yang diterapkan, peserta didik mengalami peningkatan dalam prestasi akademik mereka, baik dalam hal pemahaman materi pelajaran maupun kemampuan berpikir kritis. Pengembangan karakter yang kuat: Selain kemampuanakademik, strategi inovatif juga membantu dalam pembentukan karakter peserta didik. Peserta didik di MA Darul Falah Sumbergempol memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai Islam, etika, dan moralitas yang diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kreativitas dan inovasi: Strategi inovatif mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan masalah. Mereka diajak untuk berpikir di luar kotak dan mengembangkan solusi yang baru dan efektif. Keterampilan sosial: Melalui pendekatan interaktif dan kerja kelompok, peserta didik mengembangkan keterampilan sosial yang penting, seperti kerjasama, komunikasi, dan kepemimpinan. Meskipun implementasi strategi inovatif ini telah memberikan dampak positif, ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh MA Darul Falah Sumbergempol. Tantangan tersebut meliputi ketersediaan sumber daya, pelatihan guru, dan dukungan dari pihak terkait. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk terus mengembangkan strategi inovatif berdasarkan evaluasi yang terusmenerus. Seiring dengan tumbuhnya berbagai macam kebutuhan kehidupan, beban semakin berat dan kompleks. Sekolah tidak saja dituntut untuk dapat membekali berbagai macam ilmu pengetahuan yang sangat cepat berkembang, tetapi juga dituntut untuk mengembangkan minat dan bakat, membentuk moral dan kepribadian. Bahkan harus dapat menguasai berbagaimacam keterampilan dunia kerja2 Komponen fitrah manusia terdiri dari ruh, akal, dan raga. Tujuan pendidikan Islam secara umum dapat dibagi menjadi tiga kelompok tersebut. Tujuan pendidikan Islam secara umum harus dibangun berdasarkan ketiga komponen utama tersebut, yang masing-masing harus dijaga dengan Mengabaikan salah satu komponen utama akan mengakibatkan hilangnya keutuhan dan kesatuan komponen tersebut. Hal yang sama terjadi ketika tujuan pendidikan mengabaikan unsurunsur dasar kemanusiaan. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan pendidikan Islam mempunyai tiga tujuan utama, yaitu: tujuan ruhani, tujuan intelektual . arbiyah Aoaqliya. dan tujuan jasmani. Sedangkan menurut Abdul Halim Mahmud, pengertian jasmani tarbiyah dalam perspektif Islam menyatakan bahwa berdasarkan Al-QurAoan dan Sunnah Rasulullah. Islam memandang pendidikan secara proporsional, tidak kurang dan berlebihan, karena merupakan pendidikan yang benar dan benar. pandangan adil yang dibawa oleh agama yang penutup, lengkap, menyeluruh dan merupakan pendidikan yang tidak kalah pentingnya dengan pendidikan jiwa, akal, akhlak dan seluruh aspek pendidikan Islam, yang kesemuanya bertujuan untuk membentuk pribadi yang ikhlas, beriman, dan kuat, yang dapat memenuhi hak-haknya dan melaksanakan kewajibannya dalam Islam tidak mengabaikan pendidikan yang lain karena jasmani juga merupakan sarana penting bagi manusia untuk menunaikan kewajiban agama dan menjalankan urusan dunia. Oleh karena itu, dalam hadis shahih disebutkan: AuSesungguhnya atas tubuhmu itu ada hak atasmuAy. Terkait Tarbiyah Jasadiah (Pendidikan Jasman. Al-Ghazali menyatakan, agar tubuh anak dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, beliau menekankan pentingnya menjaga hak dan kesehatan 2 AsyAoAri. Konsep Pendidikan Islam Implementasinya Dalam Tradisi Klasik Dan Propagasi Rabbani Press, 2. , 3 Abdul Halim Mahmud. Tarbiyah Akliyah (Kairo: Darul At-TauziAo wa An-Nasr, 1. Modern,Cetakan II. (Jakarta: Strategi Inovatif Pengelolaan Peserta Didik: Membangun Tarbiyah AoAqliyah Pada Peserta Didik Di MA Darul Falah Sumbergempol jasmani serta berolahraga, dan membiasakan bekerja serta mengonsumsi makanan yang bergizi cukup adalah sebuah hal yang baik. Al-Ghazali mengupayakan agar tubuh tumbuh dan berkembang secara seimbang dan utuh sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kepribadian muslim yang tangguh. Al-Ghazali berupaya menjaga badan berdasarkan ajaran Islam, oleh karena itu ia mencoba menyusun metode pendidikan jasmani berdasarkan ajaran Islam. Al-Ghazali juga menyebut perilaku Rasulullah sebagai panutan yang mengatakan bahwa tubuhmu mempunyai hak atas dirimu. Hadits tersebut mempertegas pentingnya menjaga hak jasmani dan menganggap bahwa menjaga kesehatan dan berolahraga serta membiasakan bekerja dan mengonsumsi makanan yang bergizi cukup adalah suatu keharusan dalam hidup. 5 Tanggung jawab pendidikan yang harus diemban oleh pendidik/orang tua adalah menjamin anak dapat tumbuh dan mempunyai tubuh yang kuat, sehat, dan dinamis. Tujuan pendidikan intelektual adalah mengembangkan kecerdasan yang mengarahkan manusia sebagai individu untuk menemukan kebenaran yang sesungguhnya. Menelaah fenomena alam kekuasaan Tuhan dan menemukan tanda-tanda ayat-ayat-Nya yang menuntun pada keimanan kepada Pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. 6 Hal serupa juga diungkapkan Nahlawi bahwa pendidikan Islam memandangnya dengan pemikiran, refleksi, dan meditasi. Allah memerintahkan kita untuk berpikir tentang penciptaan langit dan bumi dan memerintahkan kita untuk menggunakan pikiran kita untuk menuntun kita pada iman kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, mendidik akal dan menggali ilmu pengetahuan termasuk hal penting yang dianjurkan oleh Islam. Upaya yang dapat membantu mencapai tujuan pendidikan intelektual atau intelektual tersebut adalah dengan melakukan pencarian ilmu pengetahuan, manifestasi ayat-ayat Allah yang dapat memberi kesaksian tentang keberadaan Allah. Alam semesta dapat dianggap sebagai buku tempat peserta didik dapat memperoleh fakta-fakta empiris. Misalnya saja ia dapat mengamati dan berinteraksi langsung dengan fenomena tumbuhan dan hewan, hujan, hutan, dan gunung. Realitas yang ditemukan melalui interaksi langsung dengan objek yang diamati disebut haqq al-yaqin, karena pencari ilmu yakin atau menemukan sendiri kebenarannya secara langsung. Namun, jika pencari ilmu tidak bisa mengakses ayat-ayat Allah secara langsung, misalnya, ia bisa mengamati matahari tetapi tidak bisa mencapai pemahaman hakiki. Maka realitas yang ditangkap oleh pengamatan ini dapat dianggap sebagai Aoain al-yaqin. Namun jika pencari ilmu memperoleh pemahaman dari sumber yang sahih, maka hasilnya bisa disebut Aoilm-yaqin. Jadi tugas lembaga pendidikan adalah mengembangkan kemampuan membaca dan menulis/literasi bagi peserta didik untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Urgensi membaca tercermin pada ayat Al-Qur'an yang pertama kali dibaca. Membaca dan menulis merupakan dua keterampilan, meskipun dipupuk sejak dini agar dapat berkembang lebih maksimal. Pendidikan perlu meningkatkan kecerdasan dan pemahaman yang mendalam, bukan sekedar Pendidikan Islam tidak hanya menonjolkan hafalan saja, sedangkan proses intelektualisasi dan pemahamannya diabaikan. Sebab Al-QurAoan bukan sekedar petunjuk hafalan saja, namun yang lebih penting kita harus memahami . isi Al-QurAoan (An-NisaAo . : . Kesimpulan Strategi pembelajaran inovatif mempunyai peranan penting untuk memberikan konstribusi kepada peserta didik dalam membangun dan mengembangkan pengetahuan menuju perubahan yang lebih baik Apabila penerapan pembelajaran inovatif yang dilakukan guru secara 4 Ibid. 5 Ibid. , hlm. 6 Ibid. , hlm. 7 Al-Syaibani. Omar Muhammad Al-Toumy. Falsafah Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1979 8 Ibid. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 09-15 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai -mas. id/index. php/jipski Izzatul Amalina. Agus Zaenul Fitri, dan Muhammad Fauzi Ridwan efektif, bisa menumbuhkan bahkan mengembangkan para peserta didik yang mempunyai kreativitas diri. Semakin kreatif, semakin tinggi juga tingkat stimulasi peserta didik, sehingga berdampak positif dalam proses belajar mereka. Konsep pendidikan Islam terpadu di MA Darul Falah Sumbergempol mempunyai landasan yang kuat dari Al-Qur'an dan Al-Hadits serta pandangan para ulama. Konsepnya sangat komprehensif dan holistik karena mencakup salah satu tarbiyah 'aqliyah . Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek spiritual atau aspek intelektual atau aspek jasmani atau sosial. Pada hakikatnya konsep pendidikan Islam di MA Darul Falah Sumbergempol secara integral menekankan pada seluruh aspek pendidikan. Sebab, pendidikan Islam merupakan pendidikan manusia seutuhnya yang meliputi akal, hati, ruh, dan raga sekaligus. Konsep penyelenggaraan pendidikan Islam di MA Darul Falah Sumbergempol diwujudkan dalam pernyataan visi dan misi lembaga secara eksplisit. Visi dan misi tersebut dijabarkan dalam tujuan Pendidikan MA Darul Falah Sumbergempol yang bertujuan untuk membentuk manusia sesuai visi dan misi penciptaannya, yaitu sebagai abdullah . amba Alla. dan khalifahnya . dengan ciri-ciri sebagai berikut: pertama, memiliki mentalitas spiritual yang kuat-aspek spiritual . Kedua, memiliki ilmu dan keluasan wawasan dalam aspek kehidupan intelektual . Ketiga, memiliki keahlian dan keterampilan aspek jasmani . Ketiga karakter tersebut menunjukkan tanda-tanda kesalehan, kecerdasan, dan keterampilan. Tujuan tarbiyah di MA Darul Falah Sumbergempol adalah upaya membentuk dan mengembangkan mental spiritual peserta didik yang kuat, keimanan yang teguh, dan ketaatan kepada Allah berdasarkan aqidah shahihah. Tujuan terbentuk dari tarbiyah aqliyah . endidikan intelektua. di MA Darul Falah Sumbergempol adalah agar peserta didik mempunyai keluasan ilmu dan wawasan kehidupan. Sains membentuk pola pikir dan perkembangan intelektual peserta didik untuk memperoleh kebenaran hakiki, membangun intelektualitas, dan kesiapan menghadapi kehidupan nyata. MA Darul Falah Sumbergempol diproyeksikan tidak hanya sebagai lembaga transfer ilmu pengetahuan tetapi juga sebagai transfer nilai, tradisi, dan pola pikir. MA Darul Falah Sumbergempol juga memilki upaya membentuk dan mengembangkan fisik yang kuat agar peserta didik mempunyai tubuh yang sehat dengan keterampilan profesional. Tujuan ini merupakan konsekuensi dari perhatian lembaga terhadap ilmu-ilmu teknis dan praktis serta pelatihan keterampilan dan keahlian. Pembentukan tubuh yang kuat dan sehat serta penguasaan keterampilan profesional merupakan suatu kebutuhan bagi umat Islam dalam rangka mengemban amanah sebagai khalifah Allah SWT. di bumi ini. Lembaga ini juga menerapkan kurikulum melalui kombinasi Kurikulum Nasional (K. Kurikulum Keagamaan (Diniyah Kha. , dan Kurikulum Pengasuhan Khusus Hidayatullah (Kurikulum Kepengasuhan Kha. Setiap peserta didik juga diwajibkan bersekolah di dua sekolah, yaitu sekolah formal dan sekolah agama . adrasah diniya. Daftar Rujukan Afadman Hamid. AuPengertian. Tujuan Dan Ruang Lingkup Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam,Ay Education Of Islam, 2013, 1Ae13. Al-Syaibani. Omar Muhammad Al-Toumy. Falsafah Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1979 AsyAoAri. Konsep Pendidikan Islam Implementasinya Dalam Tradisi Klasik Dan Propagasi Modern,Cetakan II. (Jakarta: Rabbani Press, 2. Ayub. Dahlahwallah. At-Tarbiyyah al-Islamiyah Inda Al-Imam Al-Ghazali. Beirut: Maktabah Asriah. Faisal Kamal. AuStrategi Inovatif Pembelajaran Akidah Akhlak Di Man Wonosobo Jawa Tengah,Ay Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ 4, no. : 45Ae55. Halim Mahmud Abdul. Tarbiyah Akliyah (Kairo: Darul At-TauziAo wa An-Nasr, 1. Ima Frima Fatimah. AuStrategi Inovasi Kurikulum,Ay EduTeach : Jurnal Edukasi Dan Teknologi Pembelajaran 2, no. : 16Ae30, https://doi. org/10. 37859/eduteach. Izzati Himayatul. AuPotensi Pembelajaran Manusia : Perspektif Neurosains Dan Islam,Ay JOURNAL OF ALIFBATA: Journal of Basic Education (JBE) 1, no. : 64Ae77, https://doi. org/10. 51700/alifbata. Strategi Inovatif Pengelolaan Peserta Didik: Membangun Tarbiyah AoAqliyah Pada Peserta Didik Di MA Darul Falah Sumbergempol Jalaludin dan Usman Said. Filsafat Pendidikan Islam: Konsep dan Perkembangan Pemikirannya, (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1. Lexy. Moelong. Metode Penelitian Kulitatif (Bandung: PT Remaja Rosda Karya, . RIDWAN. MUHAMMAD FAUZI. "Terapi Ziarah sebagai Upaya Mencapai Ketenangan Jiwa pada Santri Pondok Pesantren Ngunut Tulungagung. " . RIDWAN. MUHAMMAD FAUZI. Izzatul Amalina, and Riyanto Riyanto. "PEMAKNAAN FILSAFAT NILAI SANTRI DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT:(STUDI DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADI-IEN NGUNUT TULUNGAGUNG). " JIPSKi: JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE AND ISLAMIC STUDIES 1, no. : 109-117. Mohammad al-Toumy al-Syaibany Omar. Falsafah Pendidikan Islam, terj. Hasan Langgulung dari Falsafah al Tarbiyah al-Islamiyah, (Jakarta: Bulan Bintang, 1. Nashih AoUlwan Abdullah. Pendidikan Anak Dalam Islam (Surakarta: Insan Kamil, 2. Nizar. Filsafat Pendidikan, h. Lihat pula Ramayulis. IlmuPendidikan Islam. (Jakarta : Kalam Mulia, 2. , h. Risa Umamah et al. AuStrategi Pembelajaran Inovatif Dalam Pembelajaran Thaharah,Ay Jurnal Penelitian 13, no. : 1, https://doi. org/10. 21043/jp. Salminawati. Filsafat Pendidikan Islam (Membangun Konsep Pendidikan Yang Islam. (Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2. Sunarto dan Ny. Agung Hartono. Perkembangan Peserta Didik (Jakarta: Rineka Cipta, 2. Zaenul Fitri Agus. Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam, (Bandung: Alfabeta, 2. Zuhairini. Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 2. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 09-15 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai -mas. id/index. php/jipski