Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah ISSN: 2527 - 6344 (Printe. ISSN: 2580 - 5800 (Onlin. Accredited No. 204/E/KPT/2022 DOI: https://doi. org/10. 30651/jms. Volume 10. No. 5, 2025 . PENGARUH PERSONAL SELLING DAN MARKETING PUBLIC RELATION TERHADAP MINAT NASABAH PRODUK TABUNGAN MUUARABAH (TABAH) DI KSPP SYARIAH BMT NU CABANG GALIS Herlin Nanda Universitas Al-Amien Prenduan herlinnanda823@gmail. Wardatus Syarifah Universitas Al-Amien Prenduan ws@gmail. Abstrak Dunia perbankan mengalami perkembangan yang begitu pesat khususnya lembaga keuangan syariah. Dengan semakin ketatnya tingkat persaingan antar lembaga keuangan syariah, maka lembaga keuangan syariah seperti halnya BMT NU Jawa Timur Cabang Galis harus bisa menyiapkan strategi pemasaran yang baik dan tepat Strategi personal selling dan Marketing public relation dengan minat nasabah sangat berpengaruh, sehingga dapat menyesuaikan tentang bagaimana cara lembaga keuangan syariah yang bersangkutan untuk menarik dan mempertahankan masyarakat agar tetap mempertahankan minatnya. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah personal selling dan marketing public relation berpengaruh terhadap minat nasabah produk tabungan MusArabah di BMT NU cabang Galis. Tujuan dari penelitian ini untuk menanalisis pengaruh personal selling dan marketing public relation terhadap minat nasabah produk tabungan MusArabah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuantitatif, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada nasabah yang menggunakan produk tabungan MusArabah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis untuk mengukur pengaruh variabel bebas yaitu personal selling dan marketing public relation terhadap variabel terikat yaitu minat nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal selling dan marketing public relation secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat nasabah. Personal selling memberikan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan marketing public relation dalam mempengaruhi minat nasabah. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi komunikasi yang efektif dan pendekatan personal dalam meningkatkan daya tarik produk tabungan MusArabah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan strategis bagi KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih optimal untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah. Kata kunci: Personal selling. Marketing Public Relation. Minat nasabah Abstract The banking world is experiencing very rapid development, especially Islamic financial With the increasingly tight level of competition between Islamic financial institutions. Islamic financial institutions such as BMT NU East Java Galis Branch must be able to prepare good and targeted marketing strategies. Personal selling and marketing public relations strategies with customer interest are very influential, so they can adjust how the Islamic financial institution in question attracts and retains the community to maintain their interest. The problem raised in this research is whether personal selling and marketing public relations influence customer interest in MusArabah savings products at the BMT NU Galis branch. The aim of this research is to analyze the influence of personal selling and marketing public relations on customer interest in MusArabah savings products. Data were collected through the distribution of questionnaires to customers who use MusArabah savings products. The data analysis techniques employed include data quality tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing to measure the influence of the independent variables, namely personal selling and marketing public relations, on the dependent variable, which is customer interest. The results of the study indicate that personal selling and marketing public relations simultaneously have a significant influence on customer interest. Personal selling contributes more dominantly compared to marketing public relations in influencing customer interest. These findings highlight the importance of effective communication strategies and a personal approach in enhancing the appeal of MusArabah savings products. This research is expected to provide strategic insights for KSPP Syariah BMT NU Galis Branch in developing more optimal marketing strategies to improve customer satisfaction and Kata kunci: Personal selling. Marketing Public Relation. Customer interest Pendahuluan Perbankan merupakan salah satu pilar penting dalam sistem keuangan suatu Kehadirannya tidak hanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki surplus, tetapi juga menyalurkannya Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 kepada pihak yang membutuhkan dana (Irawan dkk. , 2. Seiring dengan berkembangnya ekonomi Islam, muncul berbagai lembaga keuangan syariah seperti bank syariah, asuransi syariah, pegadaian syariah, dan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) yang mengedepankan prinsip bebas riba, gharar, dan maisir. Salah satu produk yang banyak ditawarkan lembaga keuangan syariah adalah tabungan dengan akad MusArabah yang berlandaskan prinsip bagi hasil (Syarifah & Amanah, 2. Di tengah kompetisi antar lembaga keuangan syariah yang semakin ketat, strategi pemasaran menjadi elemen krusial dalam menarik minat dan mempertahankan loyalitas nasabah (Zaini, 2. BMT sebagai lembaga keuangan mikro syariah memerlukan strategi komunikasi yang efektif untuk mengenalkan produk sekaligus menanamkan pemahaman kepada masyarakat. Dua pendekatan yang relevan adalah personal selling dan marketing public relation (MPR). Personal selling, melalui komunikasi tatap muka, memungkinkan tenaga pemasar menjelaskan secara rinci keunggulan produk serta mengatasi keberatan calon nasabah (Basri dkk. , 2. Sementara itu. MPR berfungsi membangun citra positif, meningkatkan kredibilitas lembaga, serta memberikan edukasi yang lebih luas melalui berbagai publikasi dan kegiatan sosial (Meranti & Yazid, 2. Produk Tabungan MusArabah (TABAH) di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis menjadi salah satu instrumen penghimpunan dana yang diminati masyarakat. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian nasabah belum sepenuhnya memahami mekanisme bagi hasil yang mendasari produk tersebut. Ketidaktahuan ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, menurunkan kepercayaan, bahkan mengganggu reputasi lembaga jika tidak diantisipasi melalui strategi komunikasi yang Oleh karena itu, efektivitas personal selling dan MPR dalam memengaruhi minat nasabah perlu diteliti secara komprehensif (Seran dkk. , 2. Berdasarkan konteks tersebut, penelitian ini berangkat dari pertanyaan mendasar mengenai sejauh mana personal selling dan marketing public relation berpengaruh terhadap minat nasabah pada produk Tabungan MusArabah (TABAH) di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis, baik secara parsial maupun simultan. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh personal selling dan marketing public relation terhadap minat nasabah, serta mengidentifikasi variabel mana yang lebih dominan dalam membentuk minat mereka terhadap produk tabungan berbasis syariah tersebut. Kajian Pustaka Personal Selling Personal selling merupakan salah satu elemen penting dalam bauran promosi yang berfungsi sebagai sarana komunikasi tatap muka antara penjual dan calon konsumen (Yuli & Prabowo, 2. Personal selling sebagai interaksi langsung yang bertujuan memberikan informasi, menjawab pertanyaan, hingga mendorong calon konsumen melakukan pembelian. Karakteristik utama personal selling adalah sifatnya yang interaktif, sehingga memungkinkan tenaga pemasar untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen sekaligus menawarkan solusi yang relevan (Ramadhani & Lubis, 2. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 Efektivitas personal selling dapat dilihat dari beberapa indikator, antara lain kemampuan komunikasi, pengetahuan produk, kreativitas, dan empati terhadap calon nasabah (Ishak, 2. Dalam konteks perbankan syariah, personal selling memiliki peran strategis karena produk berbasis akad, seperti tabungan MusArabah, membutuhkan penjelasan yang lebih detail agar nasabah memahami perbedaan mendasar dengan produk konvensional. Dengan demikian, personal selling bukan sekadar sarana promosi, melainkan juga instrumen edukasi untuk memperkuat kepercayaan nasabah. Marketing Public Relation Marketing public relation (MPR) merupakan bentuk integrasi antara fungsi pemasaran dan public relation yang berfokus pada pembentukan citra positif perusahaan sekaligus peningkatan minat konsumen (Prihandini & Hadi, 2. MPR adalah serangkaian program yang direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi dengan tujuan mendorong pembelian dan meningkatkan kepuasan konsumen melalui informasi yang kredibel dan citra yang positif. Strategi MPR mencakup publikasi, penyelenggaraan kegiatan, sponsorship, pemberitaan, pelayanan publik, hingga penguatan identitas merek. Dalam lembaga keuangan syariah. MPR sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait prinsip syariah yang melandasi produk Kegiatan edukasi publik, kampanye literasi keuangan syariah, maupun kegiatan sosial dapat meningkatkan kredibilitas lembaga di mata masyarakat. Dengan demikian. MPR tidak hanya memperluas jangkauan promosi, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang antara lembaga dan nasabah. Minat Nasabah Minat merupakan kecenderungan psikologis individu untuk tertarik terhadap suatu objek yang mendorong terbentuknya sikap positif dan perilaku tertentu. Siregar . menjelaskan bahwa minat dapat timbul dari faktor internal, seperti motivasi dan persepsi, maupun faktor eksternal, seperti budaya, lingkungan sosial, dan pengaruh Dalam konteks perbankan syariah, minat nasabah tercermin dalam keinginan untuk menggunakan produk berbasis akad syariah sebagai bentuk preferensi sekaligus keyakinan akan nilai religius yang terkandung di dalamnya. Indikator minat nasabah antara lain ketertarikan, keinginan, dan keyakinan terhadap suatu produk (Sukmana & Japarianto, 2. Ketiga indikator ini menjadi dasar dalam menilai sejauh mana strategi pemasaran berhasil memengaruhi keputusan calon nasabah untuk menggunakan produk keuangan syariah, termasuk tabungan MusArabah. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menguji pengaruh personal selling dan marketing public relation terhadap minat nasabah produk Tabungan MusArabah (TABAH) di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini berorientasi pada pengukuran hubungan antarvariabel dengan menggunakan instrumen terstruktur berupa Variabel independen dalam penelitian ini adalah personal selling (X. dan Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 marketing public relation (X. , sedangkan variabel dependen adalah minat nasabah (Y). Populasi penelitian adalah seluruh nasabah pengguna produk Tabungan MusArabah di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria tertentu, khususnya nasabah yang aktif menggunakan produk Tabungan MusArabah. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin untuk memastikan representativitas data. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner terstruktur yang berisi pernyataan-pernyataan terkait indikator variabel penelitian, menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat persetujuan responden. Teknik analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, dilakukan uji kualitas data yang meliputi uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kelayakan instrumen penelitian. Kedua, dilakukan uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas guna memenuhi syarat regresi linier Ketiga, analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh personal selling dan marketing public relation terhadap minat nasabah, baik secara parsial maupun simultan. Selanjutnya, dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F untuk menentukan signifikansi hubungan antarvariabel. Hasil dan Pembahasan Hasil Penelitian Berikut ini akan disajikan hasil dari uji instrumen yaitu uji validitas dan uji reabilitas dari masing-masing variabel independen yakni kelompok personal selling dan marketing public relation terhadap variabel dependen keputusan memilih. Uji instrumen yang dilakukan pada penelitian in, menggunakan program SPSS. Adapun rekapitulasi hasil uji validitas dan reabilitas dapat disajikan sebagai berikut. Uji Validitas Tabel 4. 1 Uji Validitas Variabel Item r hitung r tabel Keterangan X1. 0,780 0,1775 Valid X1. 0,608 0,1775 Valid X1. 0,509 0,1775 Valid Personal selling (X. X1. 0, 789 0,1775 Valid X1. 0,744 0,1775 Valid X1. 0,725 0,1775 Valid X2. 0,761 0,1775 Valid X2. 0,802 0,1775 Valid Marketing public relation X2. 0,583 0,1775 Valid (X. X2. 0,616 0,1775 Valid X2. 0,766 0,1775 Valid X2. 0,790 0,1775 Valid Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 Keputusan Nasabah (Y) 0,755 0,763 0,768 0,627 0,747 0,1775 0,1775 0,1775 0,1775 0,1775 Valid Valid Valid Valid Valid Hasil uji validitas dari tabel diatas, menyatakan bahwa seluruh item pertanyaan pada variabel X yaitu (Personal selling dan Marketing public relatio. serta item pertanyaan pada variabel Y yaitu keputusan nasabah dinyatakan Valid karena memiliki nilai r hitung lebih besar dari 0,1775. Uji Reliabilitas Tabel 4. 2 Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Keterangan Alpha Personal selling (X. 0,785 Reliabel Marketing Public relation (X. 0,817 Reliabel Keputusan nasabah (Y) Reliabel 0,455 Dari keterangan tabel diatas, dapat diketahui bahwa masing-masing variabel memiliki nilai Alpha Cronbach > 0,6. Dengan demikian variabel personal selling, marketing public relation dan Keputusan Nasabah dapat dikatakan Reliabel. Uji Normalitas Tabel 4. 3 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogrove-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Absolute ExtremeDifferences Positive Negative Test Statistic Asymp. -taile. 0E-7 Data tabel diatas diketahui nilai sign pada baris Asymp. Sig. - taile. sebesar 0,196 > 0,05 maka kesimpulannya data dalam penelitian ini bersifat Normal. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 Uji Multikolinieritas Tabel 4. 4 Hasil Uji Multikolinieritas Model Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constan. Personal selling (X. Marketing Public Relatiob (X. Dari Tabel diatas diketahui bahwa nilai tolerance masing-masing variabel bebas berada diatas 0,1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa antara variabel bebas tidak terjadi multikolinieritas Uji Autokorelasi Tabel 4. 5 Hasil Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R square Adjusted RStd. Error DurbinSquare theWatson Estimate ,613 ,376 ,361 2,625 2,002 4-DL 1,6046 1,6985 2,3954 4-DU Keputusan 2,3015 2,002 Tidak terjadi Autokorelasi Tabel diatas menyatakan nilai DW sebesar 2,002 maka untuk mengetahui ada tidaknya autokorelasi, nilai DW tersebut akan dibandingkan dengan nilai tabel DW dan derajat kepercayaan yang digunakan yaitu 5%. Pada table DW dengan melihat jumlah sampel n = 87 dan jumlah variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini . = . , didapati nilai DL dan DU sebagai berikut: Tabel tersebut menyatakan bahwa nilai DW sebesar 2,002 berada diantara DU = 1,6985 dan nilai 4-DU = 2,3015 (DU < DW < . -DU)) dalam artian . ,6985 < 2,002 < 2,3. sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi Uji Heterokedastisitas Tabel 4. 6 Uji Heterokedastisitas ANOVAa Model Regression Residual Total Sum Squares 5,516 336,197 341,713 Mean Square 2,758 ,689 4,002 Sig ,505b Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikasi sebesar 0,505 > signifikasi 0,05. Sehingga dapat disimpulkan dalam model regresi pada penelitian ini tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Uji Regresi Linear Berganda Tabel 4. 7 Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Beta Error (Constan. 2,160 3,376 ,640 Personal Selling ,684 ,099 ,617 6,938 Marketing Public Relation ,014 ,077 ,016 ,177 Sig ,524 ,000 ,860 Berdasarkan analisis regresi linier berganda pada tabel 2. 14 diatas diperoleh koefisien variabel independen personal selling (X. = 0,684 dan Marketing public relation (X. = 0,014 dengan konstanta sebesar . Uji Simultan (Uji F) Tabel 4. 8 Hasil Uji Simultan (Uji F) ANOVAa Model Sum of Mean Sig Squares Square 1 Regression 349,161 174,580 25,343 ,000b Residual 578,655 6,889 Total 927,816 Hasil uji F tersebut diperoleh nilai Fhitung sebesar 25,343 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000 . ebih kecil dari signifikasi 0,. Nilai Ftabel sebesar 3,11. Berarti nilai Fhitung 25,343 > Ftabel 3,11 dan tingkat signifikasi 0,000 < 0,05 sehingga keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya variabel personal selling (X. dan marketing public relation (X. secara simultan berpengaruh terhadap minat nasabah produk tabungan MusArabah di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis Uji T (Parsia. Tabel 4. 9 Hasil Uji T (Parsia. Coefficients Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig 2,160 ,640 ,524 (Constan. 3,376 Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 Personal selling ,684 Marketing public relation ,014 ,099 ,077 ,617 ,016 6,938 ,177 ,000 ,860 Hasil dari uji t diatas akan dibandingkan dengan nilai ttabel. Nilai ttabel diperoleh dari df = n . umlah sampe. Ae k . umlah variabe. , df = 87-3 = 84 dan taraf signifikasi sebesar 0,05 maka dapat diperoleh ttabel sebesar 1,98861. Koefisien Determinasi (R. Tabel 4. 10 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summarya Model R R Square Adjusted R Std. Error of Square the Estimate ,613a ,376 ,361 2,625 Predictors: (Constant. X1. X2 Dependent Variabel Y Berdasarkan tabel tersebut, nilai analisis koefisien determinasi terlihat bahwa besarnya nilai Adjusted R Square adalah 0,361 atau 36. Hal ini berarti sebesar 1% kemampuan model regresi pada penelitian ini dalam menerangkan variabel dependen, artinya 36. 1% variabel Keputusan nasabah dalam memilih produk Tabungan dijelaskan oleh variasi variabel independen personal selling dan marketing public relation sedangkan sisanya . % - 36,1% = 63,9%) dipengaruhi oleh variabelvariabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Pembahasan Pengaruh personal selling dan marketing public relation secara simultan terhadap minat nasabah produk Tabungan MusArabah di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis Setelah dilakukan uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 25,343 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000 . ebih kecil dari signifikasi 0,. Nilai Ftabel sebesar 3,11. Berarti nilai Fhitung 25,343 > Ftabel 3,11 dan tingkat signifikasi 0,000 < 0,05 sehingga keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya variabel personal selling (X. dan marketing public relation (X. secara simultan berpengaruh terhadap minat produk tabungan MusArabah di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis dengan tingkat probabilitas 0,000 yang berada dibawah = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa semakin bagus pemasaran yang dilakukan dengan menggunakan cara personal selling dan semakin bagus juga pemasaran menggunakan cara marketing public relation yang diterapkan oleh BMT NU Cabang Galis, maka akan semakin meningkatkan nilai minat nasabah untuk menggunakan produk tabungan MusArabah di BMT NU Cabang Galis. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 Pengaruh personal selling dan marketing public relation terhadap minat nasabah Tabungan mudarabah secara parsial di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis . Personal selling Dalam kegiatan promosi ada beberapa unsur yang mendukung berjalannya sebuah promosi, diantaranya yaitu: periklanan, penjualan, hubungan Masyarakat, dan penjualan personal. Keempat unsur ini masing- masing memiliki peran dalam kegiatan Penggunaan strategi personal selling dalam sektor perbankan terbukti sangat efektif dalam meningkatkan penjualan sekaligus menarik minat nasabah yang terus Personal selling dianggap memiliki dampak signifikan terhadap minat nasabah (Ishak, 2. Hal ini disebabkan oleh pendekatannya yang dilakukan secara tatap muka, sehingga menciptakan interaksi langsung antara tenaga penjual dan calon Dari hasil uji regresi linier berganda diketahui bahwa besaran regresi variabel personal selling bernilai positif yang berarti personal selling berbanding lurus dengan minat nasabah. Berdasarkan uji t . ji parsia. nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 6,572 > ttabel 1,663 maka dapat disimpulkan hipotesis pertama diterima. Artinya variabel personal selling berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah menggunakan produk tabungan MusArabah (TABAH) di BMT NU Cabang Galis. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Dwi Susi Susanti dengan judul Pengaruh personal selling dan kualitas produk terhadap minat menabung anggota pada produk simpanan berjangka MusArabah (SIBERKAH) yang menyatakan bahwa variabel personal selling memiliki pengaruh dengan minat menabung nasabah dengan nilai sig 0,022 < 0,005 dan nilai thitung 2,379 > ttabel 2,0513 (Ishak, 2. Marketing public relation Marketing public relation adalah bentuk komunikasi yang dipercaya untuk menghubungkan perusahaan dengan konsumennya, dengan tujuan meningkatkan nilai pelanggan, mendorong pembelian, serta memastikan kepuasan pelanggan, sekaligus membangun citra positif bagi perusahaan. Komunikasi dalam MPR bertujuan untuk memberikan nilai pelanggan yang lebih baik, yaitu perbandingan antara manfaat yang diterima pelanggan dengan biaya yang mereka keluarkan. Nilai pelanggan sendiri menjadi inti dari hubungan yang terjalin, di mana pemahaman dan penerapan terhadap pembentukan nilai pelanggan ini menjadi elemen penting dalam operasional perusahaan. Hal ini akan menghasilkan nilai pelanggan yang lebih unggul, yang pada akhirnya berperan besar dalam menciptakan loyalitas pelanggan (Hidayat. Berdasarkan hasil uji t pada variabel marketing public relation, diperoleh nilai sig 0,860 > 0,05 dan nilai thitung 0,177 < ttabel 1,663, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya variabel ini secara parsial tidak Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. No. 5, 2025 berpengaruh terhadap minat nasabah tabungan MusArabah (TABAH) di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis. Dalam penelitian ini, nasabah mungkin lebih memperhatikan faktor- faktor lain, seperti personal selling atau lainnya, yang dinilai lebih relevan dalam pengambilan keputusan mereka. Dengan demikian, meskipun MPR memiliki peran penting dalam membangun citra positif suatu Lembaga, pengaruh langsungnya terhadap minat nasabah pada produk tabungan MusArabah di KSPP Syariah BMT NU Cabang Galis tidak dapat dibuktikan secara signifikan dalam penelitian ini. Kesimpulan dan Saran Variabel personal selling dan marketing public relation secara bersama- sama berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam memilih produk tabungan MusArabah dengan hasil pengujian simultan . ji F) diperoleh nilai Fhitung sebesar 25,343 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000 dan nilai Ftabel sebesar 3,11. Maka nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel dengan tingkat probabilitas 0,000 yang berada dibawah = 0,05 Variabel personal selling berpengaruh terhadap minat nasabah dalam memilih produk tabungan MusArabah dibuktikan dengan hasil uji menunjukkan bahwa nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 6,572 > ttabel 1,663. Sedangkan variabel marketing public relation tidak berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah dalam memilih produk tabungan MusArabah yang dibuktikan dengan hasil uji bahwa nilai 0,860 > 0,05 dan nilai thitung 0,177 < ttabel 1,663. Daftar Pustaka