Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index KEPEMIMPINAN PROFETIK DALAM MENIGNKATKAN KULITAS LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM YANG BERKELANJUTAN Luqi Darmawan1. Kojin2. Ahmad Tanzeh3. Imam Fuadi4 1, 2, 3, 4 Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Email: luqidarmawan96@gmail. DOI: Received: 16-03-2025 Accepted: 20-04-2025 Published: 30-04-2025 Abstrak: Kepemimpinan menjadi salah satu faktor kuci kusuksesan lembaga pendidikan islam untuk mencapai mutu yang dicita-citakan. Salah satu model kepemimpinan yang dapat diimplementasikan yaitu kepemimpinan profetik yang bersuber pada nilai-nilai spiritual dan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan profetik dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah studi kepustakaan . ibrary researc. Teknik pengumpulan data melalui referensi terkait, baik secara offline maupun online. Data yang didapat kemudian diolah menjadi lebih utuh dan terbaru. Analisis data menggunakan analisis secara langsung lewat literatur-literatur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan profetik dikatakan berhasil dalam meningkatkan kulaitas lembaga pendidikan islam ketika 1. Mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adil di mana semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, 2. Integritas dan visi yang jelas menjadi karakteristik untuk membangun kepercayaan dan mengarahkan lembaga pendidikan menuju tujuan jangka panjang yang berkelanjutan, 3. Mengedepankan prinsip-prinsip moral dan etika, pemimpin menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran serta perkembangan karakter siswa hal ini berkontribusi pada pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan siap memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kata Kunci: Kepemimpinan Profetik. Kualitas. Lembaga Pendidikan Islam. Abstract: Leadership is one of the key factors for the success of Islamic educational institutions to achieve the desired One of the leadership models that can be implemented is prophetic leadership which is based on spiritual and moral values. This study aims to analyze the role of prophetic leadership in improving the quality of sustainable Islamic educational institutions. The method used in conducting this research is library research, data collection techniques through related references, both offline and online. The data obtained is then processed to be more complete and up-to-date. Data analysis uses direct analysis through The results of this study indicate that prophetic leadership is said to be successful in improving the quality of Islamic educational institutions when 1. Able to create an inclusive and fair learning environment where all students have equal opportunities to develop, 2. Integrity and a clear vision are characteristics to build trust and direct educational institutions towards sustainable long-term goals, 3. Prioritizing moral and ethical principles, leaders create an atmosphere that supports learning and the development of student character, this contributes to the formation of a generation that is not only intelligent, but also has noble character and is ready to provide a positive impact on society. Keywords: Prophetic Leadership. Quality. Islamic Educational Institution Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan PENDAHULUAN Konteks global yang terus berubah, lembaga pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan yang kompleks, termasuk perubahan sosial, teknologi, dan kebutuhan masyarakat yang dinamis. Seharusnya, lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya mendidik siswa secara akademis, tetapi juga membentuk karakter dan etika siswa. Menurut Muhammad . , pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dan tuntutan zaman. Namun, kenyataannya, banyak lembaga pendidikan Islam yang belum sepenuhnya mengimplementasikan nilai-nilai ini dalam proses pembelajaran. Permasalahan utama yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam adalah kurangnya kepemimpinan yang visioner dan proaktif. Menurut Bass . , kepemimpinan yang efektif adalah kunci untuk mencapai tujuan Dalam konteks pendidikan, kepemimpinan yang lemah dapat menghambat inovasi dan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini terlihat dari banyaknya lembaga pendidikan Islam yang stagnan dan tidak mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kepemimpinan yang lebih menekankan pada nilai-nilai profetik yang mampu menginspirasi dan memotivasi semua pemangku kepentingan di dalam lembaga. Kepemimpinan profetik, yang berbasis pada nilai-nilai Islam, diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam. Menurut Al-Ghazali . , kepemimpinan dalam Islam tidak hanya berfokus pada aspek manajerial, tetapi juga pada aspek moral dan spiritual. Pemimpin yang profetik mampu mengarahkan lembaga pendidikan untuk tidak hanya mencapai tujuan akademis, tetapi juga membangun karakter dan integritas Dengan menerapkan kepemimpinan profetik, lembaga pendidikan Islam dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan holistik Selanjutnya, untuk mencapai keberlanjutan dalam kualitas pendidikan, penting bagi lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan strategi yang Menurut Fullan . , perubahan yang berkelanjutan dalam pendidikan memerlukan kolaborasi antara pemimpin, guru, dan komunitas. Oleh karena itu, pengembangan kepemimpinan profetik harus melibatkan pelatihan dan pengembangan untuk semua pemangku kepentingan, termasuk pelibatan orang tua dan masyarakat. Hal ini akan menciptakan sinergi yang kuat dalam meningkatkan kualitas Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan profetik dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam yang Melalui penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan profetik, diharapkan lembaga pendidikan Islam dapat mengembangkan pendidikan yang lebih holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan lembaga pendidikan ini akan berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan karakter dan integritas siswa. METODE PENELITIAN Penelitian ini mengadopsi metode studi kepustakaan yang berfokus pada kajian teoritis serta referensi dari literatur ilmiah. Menurut Zed . , karakteristik utama studi pustaka meliputi interaksi langsung dengan teks atau data, tanpa bergantung pada pengalaman lapangan atau kesaksian, dan sumber data yang bersifat siap pakai, di mana peneliti tidak perlu pergi ke lokasi lain, melainkan cukup menggunakan bahan yang telah tersedia di perpustakaan. Data yang digunakan dalam studi pustaka umumnya merupakan sumber sekunder, artinya peneliti mengambil informasi dari pihak ketiga, bukan dari data orisinal yang diperoleh langsung di lapangan. Sumber data diperoleh melalui penelusuran literatur yang relevan, termasuk jurnal dan buku tentang kepemimpinan profetik serta pendidikan Islam, dengan teknik pengumpulan data dilakukan baik secara offline maupun online. Data yang diperoleh kemudian diolah untuk menghasilkan informasi yang lebih komprehensif dan terkini, dengan analisis dilakukan berdasarkan literatur yang ada. HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep Dasar Kepemimpinan Profetik Kepemimpinan profetik adalah suatu model kepemimpinan yang berfokus pada nilai-nilai spiritual dan moral (Al-Attar, 2. Model ini didasarkan pada ajaran agama dan menempatkan pemimpin sebagai figur yang dipanggil oleh Tuhan untuk membimbing umatnya. Pemimpin profetik berusaha untuk menciptakan lingkungan yang berdasarkan pada kebenaran, keadilan, dan kasih sayang (Aboagye. Gyimah, 2. Mereka menempatkan kepentingan umat di atas kepentingan diri sendiri dan selalu berusaha untuk memperbaiki kondisi umatnya, terutama yang paling terpinggirkan. Pemimpin profetik juga memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat, seperti kemampuan berkomunikasi dengan baik, mendengarkan dengan penuh perhatian, memotivasi dan menginspirasi orang lain, dan memimpin dengan integritas dan tanggung jawab (Hasan dkk. , 2. Dalam konteks agama, pemimpin profetik seringkali dipandang sebagai utusan Tuhan yang memiliki wahyu dan pengetahuan yang lebih dalam tentang kehendak-Nya. Oleh karena itu, pemimpin profetik juga diharapkan untuk mengembangkan dan memperdalam hubungan mereka dengan Tuhan melalui doa, meditasi, dan praktik spiritual lainnya. Ada beberapa ayat Al-Quran yang bisa dihubungkan dengan pengertian kepemimpinan profetik, di antaranya: Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan AuDan sesungguhnya telah Kami utus rasul pada tiap-tiap umat . ntuk menyeruka. : AoSembahlah Allah . , dan jauhilah Thaghut . esembahan yang pals. Ay (Qs. An-Nahl: . Ayat ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin yang profetik harus menjadi utusan Tuhan yang memimpin umat dalam penyembahan hanya kepada Allah semata dan menentang segala bentuk kesesatan atau kebohongan yang membutakan umat. AuSesungguhnya, orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Ay (Qs Al-Hujurat: . Ayat ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus memiliki kualitas ketakwaan yang tinggi dan menjadi teladan bagi umatnya untuk mengikuti jejaknya. AuDan Allah telah mengutus rasul-rasul-Nya . ang membaw. buktibukti kebenaran, dan telah turun bersama mereka Al Kitab . ang memua. hukum-hukum yang benar, untuk memutuskan perkara di antara Ay (Qs Ali Imran: . Ayat ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus membawa bukti kebenaran dan memperjuangkan keadilan dalam memutuskan masalah dan menyelesaikan konflik di antara umatnya. AuDan janganlah kamu sekali-kali berpaling dari orang yang zalim, nanti api neraka menyala-nyala menimpa kamu. Ay (Qs Hud: . Ayat ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus memperjuangkan keadilan dan selalu berpihak kepada kebenaran, bahkan jika itu berarti berhadapan dengan orang-orang zalim yang kuat dan berkuasa. AuDan orang-orang yang mendapat petunjuk . ada jalan Tuha. Dia tambahkan petunjuk itu bagi mereka dan memberikan kepada mereka Ay (Qs Muhammad: . Ayat ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus selalu berusaha meningkatkan ketakwaan diri dan umatnya, serta memberikan petunjuk yang benar agar umatnya semakin mendekat pada Allah. Kepemimpinan profetik memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam, termasuk beberapa hadis Nabi yang menjelaskan pengertian dan prinsipprinsipnya. Hadis-hadis sifat-sifat kepemimpinan yang ideal, seperti keadilan, kebijaksanaan, dan rasa tanggung Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan jawab terhadap masyarakat. Dalam konteks ini, kepemimpinan profetik tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga pada nilai-nilai moral dan etika yang harus dipegang oleh seorang pemimpin. Dengan mengacu pada ajaran Nabi, kita dapat memahami bahwa seorang pemimpin seharusnya menjadi teladan yang baik, mampu mengarahkan umat dengan penuh kasih sayang, serta berkomitmen untuk mencapai kesejahteraan bersama. Berikut beberapa hadis nabi tentang pengertian kepemimpinan profetik: AuSebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia Ay (HR. Bukhari dan Musli. Hadis ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus selalu berusaha untuk memperbaiki kondisi umat dan memberikan manfaat bagi sesama manusia. AuSesungguhnya Allah tidak melihat bentuk tubuhmu atau harta benda kamu, tetapi Allah melihat hatimu dan amal perbuatanmu. Ay (HR. Musli. Hadis ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus memiliki hati yang bersih dan melakukan amal perbuatan yang baik dalam memimpin umatnya. AuPara pemimpin adalah orang-orang yang bertanggung jawab dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka pimpin. Ay (HR. Bukhari dan Musli. Hadis ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya di akhirat kelak. AuPemimpin itu adalah gembala, dan ia bertanggung jawab atas kawanan yang dipimpinnya. Ay (HR. Bukhari dan Musli. Hadis ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus memandu umatnya dan merawat mereka dengan baik, seperti seorang gembala yang merawat kawanan domba. AuPemimpin yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi umatnya. Ay (HR. Tirmidz. Hadis ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin profetik harus selalu berusaha menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi umatnya dan tidak memikirkan kepentingan diri sendiri. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan Para pakar memiliki pandangan yang beragam tentang kepemimpinan Berikut beberapa pendapat dari para pakar Muslim terkait kepemimpinan profetik: Imam al-Ghazali menyatakan bahwa kepemimpinan profetik didasarkan pada empat prinsip utama, yaitu (Afriansyah 2. kejujuran, keadilan, kepemimpinan yang berkualitas, dan kemampuan dalam memberikan inspirasi dan motivasi. Kepemimpinan profetik di sini mencakup seluruh aspek kehidupan, baik yang bersifat spiritual maupun material. Menurut Budiharto dan Himam . prophetic leadership adalah kumpulan nilai-nilai kepemimpinan yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW dan al-Quran sebagai dasar akhlaq karimah . dalam menata kehidupan diri secara intrinsik dan lebih menekankan pada bagaimana perilaku individu dalam berinteraksi atau mempengaruhi orang lain (Fadhli, 2. Imam Ibn Taymiyyah menyatakan kepemimpinan profetik adalah kepemimpinan yang dibangun berdasarkan kekuatan iman, ilmu, dan amal shalih (Taymiyyah, 2. Kepemimpinan seperti ini akan memberikan manfaat yang besar bagi umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat. Menurut beliau kepemimpinan yang paling sempurna, karena pemimpinnya adalah utusan Allah yang telah diberi tugas khusus untuk membimbing manusia menuju kebaikan dan keselamatan. Kepemimpinan profetik juga ditandai oleh kejujuran, keadilan, dan keteladanan, yang menjadi teladan bagi umat manusia (Abdullah, 2. Imam al-Mawardi menyatakan bahwa kepemimpinan profetik harus didasarkan pada keadilan dan kesetaraan, serta memberikan perlindungan dan keamanan bagi seluruh rakyat (Diana dkk. , 2. Kepemimpinan profetik juga harus memberikan keteladanan dalam memperjuangkan hakhak masyarakat dan memelihara perdamaian di antara mereka. Imam Ibn Khaldun menyatakan bahwa kepemimpinan profetik harus memiliki kemampuan untuk memimpin dan mengatur masyarakat, baik dalam hal ekonomi, sosial, dan politik (Ubaidila and Maunah, 2. Kepemimpinan profetik juga harus memiliki kemampuan untuk memperjuangkan keadilan dan menyelesaikan konflik di antara umatnya. Menurut Kuntowijoyo keberadaan Nabi Muhammad SAW yang diutus oleh Allah SWT ke dunia ini untuk menyempurnakan akhlak manusia pada dasarnya memiliki tiga tujuan yakni misi humanisasi, liberalisasi, dan transendensi dalam kehidupan umat manusia (Kuntowijoyo, 2. Secara umum, para ulama Muslim sepakat bahwa kepemimpinan profetik adalah kepemimpinan yang dilandasi oleh kejujuran, keadilan, ketakwaan, dan kemampuan dalam memimpin serta memperjuangkan kebaikan umat. Kepemimpinan profetik juga harus memberikan perlindungan dan keamanan bagi seluruh rakyat serta memberikan keteladanan dalam memperjuangkan hakhak masyarakat dan memelihara perdamaian di antara mereka. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan Perbedaan antara Kepemimpinan Profetik dengan Model Kepemimpinan Lainnya Kepemimpinan profetik dalam Islam memiliki beberapa perbedaan dengan model kepemimpinan lainnya. Berikut adalah beberapa perbedaan antara kepemimpinan profetik dengan model kepemimpinan lainnya: Sumber otoritas. Kepemimpinan profetik didasarkan pada wahyu Allah SWT yang diterima oleh para nabi dan rasul (Saebani, 2. sementara model kepemimpinan lainnya mungkin didasarkan pada otoritas dari hukum atau kebijakan yang telah ditetapkan (Santika, 2. Kepemimpinan profetik memiliki sumber otoritas yang lebih kuat karena berasal dari Allah SWT. Orientasi. Kepemimpinan profetik berorientasi pada tugas-tugas spiritual dan moral, seperti menyebarkan ajaran Islam, mengajarkan nilai-nilai moral, dan membimbing umat Islam menuju jalan yang benar. Sementara itu, model kepemimpinan lainnya mungkin lebih berorientasi pada tugas-tugas praktis seperti manajemen, strategi, dan pengambilan keputusan bisnis. Fokus pada kepentingan umum. Ke-pemimpinan profetik cenderung lebih fokus pada kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau kelompok Para nabi dan rasul ditugaskan untuk memperjuangkan kepentingan seluruh umat manusia, sementara model kepemimpinan lainnya mungkin lebih berfokus pada kepentingan perusahaan atau kelompok tertentu. Pendekatan moral. Kepemimpinan profetik menekankan pada pen-dekatan moral dalam mengambil keputusan dan bertindak. Para nabi dan rasul memberikan contoh teladan dalam kehidupan moral dan etika, dan mengajarkan umat Islam untuk menghargai nilai-nilai moral dan berperilaku dengan integritas. Model kepemimpinan lainnya mungkin lebih fokus pada hasil dan keuntungan daripada pada etika dan moral. Kepemimpinan transformatif. Ke-pemimpinan profetik merupakan bentuk kepemimpinan transformatif yang mendorong perubahan positif dalam diri individu dan masyarakat secara keseluruhan. Para nabi dan rasul memberikan inspirasi, motivasi, dan arahan bagi umat Islam untuk memperbaiki kehidupan mereka dan mencapai potensi terbaik mereka. Sementara model kepemimpinan lainnya mungkin lebih berfokus pada mengelola dan mempertahankan status quo. Kepemimpinan profetik dalam lembaga pendidikan Islam Kepemimpinan profetik dalam lembaga pendidikan Islam merupakan pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika dalam manajemen pendidikan. Konsep ini bernakar pada ajaran Al-Qur'an dan Sunnah, yang menekankan pentingnya karakter, integritas, dan keadilan dalam Menurut Al-Ghazali . , pemimpin yang profetik tidak hanya berfungsi sebagai pengelola, tetapi juga sebagai teladan moral yang Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan mampu menginspirasi dan memotivasi anggota lembaga pendidikan untuk mencapai visi bersama. Bass dan Avolio . juga sejalan, menekankan bahwa pemimpin harus mampu mengubah dan menginspirasi pengikutnya untuk mencapai tujuan bersama. Salah satu prinsip utama dari kepemimpinan profetik adalah keadilan. Pemimpin yang adil akan menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Hal ini sejalan dengan pandangan Bass . yang menyatakan bahwa kepemimpinan yang efektif harus melibatkan kolaborasi dan partisipasi dari semua pemangku Teori Keadilan Sosial oleh Rawls juga mendukung pentingnya keadilan dalam pendidikan, di mana distribusi sumber daya dan kesempatan harus adil bagi semua individu. Selain keadilan, integritas juga merupakan prinsip penting dalam kepemimpinan profetik. Pemimpin yang memiliki integritas akan membangun kepercayaan di antara anggota lembaga pendidikan, yang sangat penting untuk menciptakan iklim belajar yang positif. Menurut Muhammad . , integritas dalam kepemimpinan pendidikan mencakup kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Teori Etika Kepemimpinan oleh Brown dan Treviyo . menekankan bahwa pemimpin yang etis akan mempengaruhi perilaku moral pengikutnya, menciptakan budaya yang sehat dalam organisasi. Visi yang jelas juga menjadi salah satu karakteristik pemimpin profetik. Pemimpin harus memiliki visi yang dapat mengarahkan lembaga pendidikan menuju tujuan jangka panjang yang berkelanjutan. Fullan . menekankan bahwa visi yang jelas memungkinkan semua pihak untuk bekerja sama menuju tujuan yang sama. Teori Visi Strategis oleh Mintzberg . menunjukkan bahwa pemimpin yang efektif harus dapat merumuskan dan mengkomunikasikan visi yang dapat menginspirasi dan memotivasi tim untuk Kepemimpinan profetik juga menekankan pentingnya pengembangan diri dan komunitas. Pemimpin yang profetik harus mendorong pengembangan diri di kalangan siswa dan staf, termasuk pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan pembelajaran sepanjang hayat. Teori Pembelajaran Seumur Hidup oleh Tough . menekankan bahwa individu harus terus berusaha untuk belajar dan berkembang, yang sejalan dengan prinsip pendidikan dalam Islam. Dalam praktiknya, penerapan kepemimpinan profetik dalam lembaga pendidikan Islam dapat dilakukan melalui berbagai program dan inisiatif. Misalnya, pemimpin dapat mengadakan pelatihan kepemimpinan bagi guru dan staf untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola kelas dan berinteraksi dengan siswa. Selain itu, lembaga pendidikan juga dapat melibatkan siswa dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, sehingga mereka belajar tentang Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Teori Keterlibatan Siswa oleh Fredricks. Blumenfeld, dan Paris . menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan aktivitas sosial untuk meningkatkan motivasi dan prestasi mereka. Kepemimpinan profetik juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. Dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, integritas, dan visi yang jelas, pemimpin dapat menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran dan kolaborasi. Hal ini akan berdampak positif pada motivasi dan prestasi siswa, serta menciptakan komunitas pendidikan yang harmonis dan saling mendukung. Teori Lingkungan Belajar Positif oleh Emmer dan Evertson . menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang positif dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar. Secara keseluruhan, kepemimpinan profetik dalam lembaga pendidikan Islam menawarkan pendekatan yang komprehensif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika dalam setiap aspek pendidikan, pemimpin dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya mendukung pembelajaran akademis, tetapi juga perkembangan karakter dan moral siswa. Dengan demikian, kepemimpinan profetik berkontribusi pada pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan siap berkontribusi positif bagi Teori Pendidikan Holistik oleh Miller . menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan untuk mengembangkan individu secara menyeluruh. KESIMPULAN Kepemimpinan profetik adalah model kepemimpinan yang berfokus pada nilai-nilai spiritual dan moral, menempatkan pemimpin sebagai utusan Tuhan yang bertanggung jawab untuk membimbing umatnya. Pemimpin profetik berusaha menciptakan lingkungan yang berlandaskan kebenaran, keadilan, dan kasih sayang, serta memprioritaskan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Dengan keterampilan kepemimpinan yang kuat, mereka diharapkan mampu memotivasi dan menginspirasi orang lain, serta terus memperdalam hubungan spiritual dengan Tuhan. Dalam konteks meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam, kepemimpinan profetik mengintegrasikan nilai-nilai etika dan karakter dalam manajemen pendidikan. Pemimpin yang profetik diharapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adil, di mana semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Selain itu, integritas dan visi yang jelas menjadi karakteristik penting dari pemimpin profetik, yang bertujuan untuk membangun kepercayaan dan mengarahkan lembaga pendidikan menuju tujuan jangka panjang yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, penerapan kepemimpinan profetik dalam pendidikan menghasilkan pendekatan yang komprehensif dan efektif untuk Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Luqi Darmawan. Kepemimpinan Profetik Dalam Menignkatkan Kulitas Lembaga Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip moral dan etika, pemimpin dapat menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran serta perkembangan karakter siswa. Hal ini berkontribusi pada pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan siap memberikan dampak positif bagi masyaraka. DAFTAR PUSTAKA