J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. Menciptakan Lingkungan Bersih Bebas dari Demam Berdarah Dengue Syamsul Arifin, bBesuki Rahmat, cAbu Darim, dNuryadi Nuryadi, eAnna Rosita Dewi, fNunik Setowati, gMahmud Ismail a,b,c,d,e,f,g Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda Surabaya. Jawa Timur. Indonesia E-mail: syamsularifin. stiepemuda@gmail. Article Hystory Received: 10-03-2023 Revised: 28-03-2023 Accepted: 05-04-2023 Kata kunci: Pendampingan. Lingkunan Bersih. Penyakit DBD. Edukasi Kesahatan Keywords: Assistance. Clean Environment. Dengue Hemorrhagic Fever. Health Education Abtrak: Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. DBD ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictu. Berdasarkan data di Kabupaten Madiun pada tahun 2019 sebanyak 305 orang penderita dan 4 orang meninggal karena penyakit DBD. Tujuan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun untuk memberikan kesadaran hidup sehat dan berperan aktif mencegah penyakit DBD. Metode PKM ini menggunakan pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi pencegahan penyakit DBD. Masyarakat juga diajak berperan aktif untuk menjaga kebersihan sehingga tidak mudah diserang penyakit DBD. Hasil dari PKM ini masyarakat Desa Mojorayung mulai ada peningkatan dalam menjalani hidup yang bersih dan sehat. Masyarakat juga mulai aktif melaksakan kerja bakti dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Kesimpulan kegiatan PKM yang dilaksakan oleh mahasiswa bersama dosen STIE Pemuda, selain dapat membantu permasalahan yang terjadi di Desa Mojorayung tentang pencegahan penyakit DBD, juga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjalankan hidpup yang bersih dan sehat. Abstract: Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by dengue virus infection. Dengue fever is transmitted by the Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. Based on data in Madiun Regency in 2019 there were 305 sufferers and 4 people died from DHF. The purpose of carrying out community service activities (PKM) and Community Service Lectures (KKN) in Mojorayung Village. Wungu District. Madiun Regency is to provide awareness of healthy living and play an active role in preventing DHF. The method of this PKM is using an approach to the community through socialization and education on prevention of DHF. The community is also invited to play an active role in maintaining cleanliness so that they are not susceptible to dengue. The result of this PKM, the people of Mojorayung Village have begun to experience an increase in living a clean and healthy life. The community also began to actively carry out community service in environmental cleaning activities. Conclusion of the PKM activities carried out by students together with STIE Pemuda lecturers, besides being able to help with problems that occur in Mojorayung Village regarding prevention of DHF, can also increase public awareness of the importance of living a clean and healthy life. https://jurnal. id/index. php/JHIC/index E-ISSN: 2830-7828 J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. PENDAHULUAN Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang penyebabnya berasal dari infeksi virus dengue yang ditularkan melalui hewan nyamuk berjenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus (Prasetya et al. , 2. Gejala penyakit DBD biasanya badan terasa demam, nyeri otot dan sendi serta ruam. Pada kasus yang parah DBD ini menyebabkan pendarahan yang akut bahkan bisa menghilangkan nyawa. Penyakit DBD ini tidak memandang usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa juga berpotensi terserang penyakit DBD (Asep, 2. Berdasarkan rilis World Health Organization (WHO) terhitung sejak 1986 hingga 2009. Indonesia sebagai negara yang mengalami kasus DBD tertinggi di Asia Tenggara dan berada di peringkat nomor dua setelah Thailand (Kemenkes RI. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan Antoro et al. , . , bahwa tata letak giografis Indonesia yang lembab berpotensi akan terpaparnya penyakit DBD. Kelembaban udara yang cukup tinggi menjadi salah satu pemicu berkembang biaknya nyamuk seperti aedes aegypti yang merupakan salah satu faktor penyakit DBD. Penyakit ini mudah ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat kasus DBD pada tahun 2022 mencapai 131. kasus yang mana sekitar 40 persen menyerang pada anak-anak yang berusia 0-14 tahun. Sedangkan kasus kematian yang disebabkan terpaparnya penyakit DBD yaitu sebanyak 1. 135 kasus. Mayoritas yang meninggal karena DBD terjadi pada anak-anak usia 0-14 tahun yaitu sebanyak 70 persen dari jumlah . Indonesia. DBD ditemukan pertamakali di Provinsi Jawa Timur pada tahun 1968. Tercatat sekitar 58 orang terpapar dan 24 orang meninggal dunia akibat penyakit DBD (Asep, 2. Hingga saat ini salah satu kabupaten yang juga masih terjangkit penyakit BPD yaitu Madiun. Berdasarkan Penyusunan Rencana Kerja Dinas Kesehatan (Dinke. Kabupaten Madiun tahun anggaran 2022. DBD menjadi prioritas utama. Sebab, pada tahun 2019 jumlah penderita DBD di Kabupaten Madiun yang ditemukan sebanyak 305 orang penderita dan 4 orang meninggal karena penyakit DBD (Dinkes Kabupaten Madiun, 2. Atas dasar uraian di atas mengenai tingginya kasus DBD di Kabupaten Madiun, mahasiswa bekerjasama dengan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pemuda. Surabaya. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam penanganan pencegahan DBD. Fokus PKM ini di Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun. Berdasarkan Desa Mojorayung terletak diantara kota dan desa namun di dalamnya masih di kelilingi oleh hutan, bendungan, sumur bur, dan Ketika dengan kondisi geografis seperti ini tidak melaksanakan hidup sehat, maka berpotensi terjangkitnya penyakit DBD (Wowor, 2. Berangkat dari kondisi geografis tersebut dirasa perlu diberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Desa Mojorayung tentang pencegahan penyakit DBD. Kegiatan PKM ini memiliki tujuan meningkatkan daya berpikir dan aksi saat Selain memberikan kesadaran mahasiswa agar peduli atas permasalahan yang terjadi di https://jurnal. id/index. php/JHIC/index E-ISSN: 2830-7828 J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. Sedangkan tujuan untuk Desa Mojorayung yaitu diharapkan masyarakat mendapatkan ilmu dan pengetahuan mengenai pola hidup sehat, masyarakat dapat menerapkan gaya hidup bersih serta cara menjaga kebersihan di lingkungan. Selain itu masyarakat diharapkan mampu menjaga lingkungan yang sehat sehingga bebas dari penyakit DBD. beberapa metode-metode kegiatan yaitu sebagai berikut : Metode pendekatan, yakni cara yang dilakukan mahasiswa dan para dosen ini agar dapat saling mengenal dengan masyarakat sekitar. Pendekatan tidak dilaksanakan kepada warga setempat saja, namun belum bisa memahami situasi di lingkungan sekitar. Metode ini bagaimana hidup secara sehat, agar tidak mudah terserang DBD. Metode Sosialisasi, yakni metode ini mahasiswa melakukan interaksi kepada masyarakat baik secara langsung atau tidak langsung. Metode sosialisasi juga dilakukan dengan cara kelompok dan Kegiatan PKM tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang bahayanya penyakit DBD. Sehingga masyarakat Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun bisa lebih waspada, apalagi pada musim hujan nyamuk semakin banyak. Selain itu, edukasi dan sosialisasi yang dilaksanakan melalui PKM ini dapat memberikan pemahaman akan pentinganya hidup METODE Waktu dan Tempat PKM Kegiatan PKM dilaksanakan kurang lebih 1 bulan yang pada tepatnya dimulai pada tanggal 30 Agustus 2022 sampai dengan 03 Oktober 2022 di Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun. Metode Pendekatan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) khususnya program kerja tentu tidak serta merta dilakukan Namun menentukan program pelaksanaan tim PKM menganalisis masalah serta potensi yang akan terjadi di Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun. Tim PKM menggunakan survey dan observasi terlebih dahulu di wilayah bendungan desa. Setelah melakukan survey tim PKMmelakukan kepala desa, carik, ketua RT. 33 dan RT. masing-masing RT. Perkumpulan ini membahas program kerja yang akan diselenggarakan di Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun. HASIL Program dilaksanakan untuk mencegah berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Program kegiatan yang disusun bersama dengan kepala desa serta tokoh masyarakat berjalan dengan lancar. Program kerja dilakukan secara bergilir di beberapa lokasi di Desa Mojorayung. Kegiatan dikemas dan dilaksanakan dengan berbagai tujuan yang telah disepakati bersama yaitu membuat desa menjadi lingkungan yang bersih bebas dari DBD. Sebelum Metode Kegiatan PKM Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun https://jurnal. id/index. php/JHIC/index E-ISSN: 2830-7828 J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. melaksanakan program kegiatan, tim PKMmelaksakan pembukaan PKM. Berikut dokumentasi pembukan kegiatan PKM: Pembukaan dilaksanakan di balai Desa Mojorayung yang dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, ketua RT serta tokoh masyarakat setempat. Di selang pembukaan tim PKMmemperkenalkan diri secara satu bersatu. Di akhir pembukaan tentang kondisi di Desa Mojorayung sehingga hal tersebut juga menjadi pertimbangan untuk menyusun program kerja selama kegiatan PKM. Hasil pertemuan antara tim PKM dengan perangkat desa serta beberapa tokoh masyarakat pada saat pembukaan kegiatan PKM, maka dapat di susun beberapa program kerja tersaji pada table Sasaran Mayarakat Mojorayung Terlaksana PEMBAHASAN Tim PKMmelaksakan kegiatan berfokus pada pencegahan penyakit DBD. Hal ini berangkat dari latarbelakang kondisi Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun yang sering masyarakat terjangkit penyakit. Sehingga mencegah penyakit yang bisa berujung kematian tersebut. Program kerja yang pertama adalah anak-anak penyuluhan betapa pentingnya menjaga non-organik, hal ini diharapkan dapat menciptakan calon generasi selanjutnya agar lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekitar, sehingga kedepannya Desa Mojorayung menjadi desa yang bersih, aman dan bebas dari DBD. Berikut dokumentasi sosialisasi dan penyuluhan cara hidup sehat (Gambar . Masyarkat Desa Mojorayung diberi cara tidak mudah terjangkit penyakit DBD. Ada lima cara hidup secara sehat, pertama terapkan 3M yaitu menutup tempat air, menguras air yang kotor dan mendaur Tabel 1 Daftar Kegiatan PKM Kegiatan Sosialisasi penyuluhan cara hidup bersih dan sehat dan cara sampah organik dan non-organik. Kerja Kantor Desa Mojorayung Program kegiatan berjalan dengan Desa Mojorayung antusias berpartisipasi dalam kegiatan PKM dari mahasiswa dan dosen STIE Pemuda Surabaya. Diharapkan setelah terlaksananya program yang disusun bersama tersebut dapat meningkatkan kebersihan dan hidup secara sehat, sehingga tidak mudah terserang oleh penyakit DBD. Gambar 1 Pembukaan Kegiatan PKM Penanaman toga . anaman Ket Terlaksana Masyarakat Terlaksana Rt. 33 dan Rt. 34, area blodro dan sumur bur https://jurnal. id/index. php/JHIC/index E-ISSN: 2830-7828 J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. ulang barang yang bernilai ekonomis. Kedua menggunakan replent atau obat ole anti nyamuk. Ketiga memasang kelambu di kamar tidur dan kasa pada setiap lubang ventilasi dan jendela, keempat melakukan vaksin dengue, serta kelima lebih sering mengkonsumsi vitamin C (Yenni & Wuni. Titik-titik dibersihkan menurut dari survey yang telah dilakukan adalah pada area sekitar bendung blodro dan sumur bur. Untuk lingkungan, maka tim PKMtidak lupa memasang plang untuk mengingatkan kebersihan di lingkungan sekitar dan melakukan pembagian obat pembasmi jentik-jentik nyamuk dengan harapan tidak ada yang terkena penyakit DBD. Program kerja keempat adalah penanaman tanaman obat keluarga (Tog. Kantor Balai Desa Mojorayung. Toga yang ditanam oleh tim PKMseperti jahe, sirih, lengkuas, kunir tau kunyit, kencur dan sere. Diharapkan dari tanaman Toga tersebut bisa membantu pertolongan pertama untuk mengobat Selain itu dapat memberikan motivasi kepada masyarakat agar di sekitar Toga. terdokumentasi penanaman Toga pada gambar 6. Gambar 2 Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Sampah Organik Program kerja yang ke dua adalah melakukan kerja bakti bersama masyarakat khususnya di Rt. 33 dan Rt. Hal ini Desa Mojorayung bisa lebih memahami akan pentingnya kebersihan lingkungan karena jika lingkungan bersih masyarakat pun dapat terhindar dari beberapa penyakit yang tidak diinginkan (Itsna et al. , 2. Berikut dokumentasi kerja bakti bersama masyarakat membersihkan sampah di tempat yang kotor: Penyedian tanaman Toga ini juga menjadi salah satu upaya pencegahan terserangnya penyakit DBD. Tanaman Toga ini juga bisa dijadikan pertolongan pertama DBD. Sebab, obat-obatan tradisional ini mudah didapatkan dan Tanaman Toga ini bermanfaat untu mengusir nyamuk dengan cara dioleskan ke bagian kulit (Lestari et al. , 2. Gambar 3 Kerja Bakti Membersihkan https://jurnal. id/index. php/JHIC/index E-ISSN: 2830-7828 J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. tolong menolong hingga gotong royong merupakan pembelajaran berharga bagi kaum akademisi. UCAPAN TERIMAKASIH Tim PKMmengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah ikut kesuksesan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu kepada: Kepala desa serta perangkat Desa Mojorayung yang telah diterima dengan baik untuk mengadakan kegiatan PKM, serta memfasilitasi dalam segala hal kebutuhan selama . Masyarakat Desa Mojorayung yang telah bersedia ikut berpartisipasi selama kegiatan PKM berlangsung. Lembaga Penelitian Pengabdian Keama Masyarakat (LPPM) STIE Pemuda yang telah Gambar 6 Kegiatan Penanaman Toga KESIMPULAN Program kegiatan PKMSTIE Pemuda Surabaya di wilayah Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun, berjalan dengan baik. Masyarakat merasa terbantu untuk berlajar hidup sehat dan terhindar dari penyakit DBD, maka kegiatan ini dapatdiambil kesimpulan, yaitu: Keberhasilan kegiatan PKMSTIE Pemuda Surabaya berjalan dengan Hal ini tidak lepas kerjasama tim PKMdengan masyarakat,perangkat desa. sekitar juga ikut berperan aktif dalam semuga kegiatan PKM. Kegiatan yang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun dan disepakati oleh seluruh PKM-KKN. PKMberusaha melakukan pendekatan kepada masyarakat dan Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun. Dengan adanya mahasiswa PKMdapat membantu permasalahan yang ada pada masyarakat Desa Mojorayung. Kecamatan Wungu. Kabupaten Madiun di bidang kebersihan lingkungan terutama pada kebersihan sampah di area bendung blodro dan sungai. Tim PkM dan Mahasiswa Pemuda Surabaya mendapatkan pengalaman Kehidupan bermasyarakat seperti kerja bakti. DAFTAR PUSTAKA