ISSN 2548-9623 (Onlin. Available online at : http://jurnal. id/index. php/acehmedika ISSN 2548-9623 (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Aceh Medika HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LHOKNGA ACEH BESAR Muliani1* . Cut Rahmi Muharrina 2 . Martina 3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Profesi Bidan. Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan. Universitas Abulyatama. Jl. Blang Bintang Lama. Aceh Besar Indonesia * Email korespondensi: mulianifatih182@gmail. Diterima 21 Agustus 2024. Disetujui 16 September 2024. Dipublikasi 7 Oktober 2024 Abstract: Chronic energy deficiency is a condition of pregnant women who suffer from food deficiencies that last long . with various health problems in pregnant women. Pregnant women should fulfil their nutritional intake during pregnancy to avoid chronic energy deficiency (CED). From the results of preliminary studies that have been conducted by researchers on 10 visiting pregnant women, 7 pregnant women whose LILA measurement results are in the normal category and 3 of them experience Chronic Energy Deficiency (SEZ) with the results of LILA O23. The purpose of this study was to determine the relationship between age and parity with the incidence of Chronic Energy Deficiency (CHD) in pregnant women in the Lhoknga Health Centre working area. Aceh Besar. This study is an analytical study with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the Lhoknga Aceh Besar Health Centre Working Area from July-August totalling 35 people with a total sampling process. The analysis technique was carried out with the Chi- Square test. The results obtained were that there was a relationship between age . value = 0. and parity . value = 0. , with the incidence of Chronic Energy Deficiency (CHD) in pregnant women in the Lhoknga Health Centre Working Area. Aceh Besar. is recommended to respondents or pregnant women to be able to plan their pregnancy and maintain a diet before pregnancy planning. To health workers in order to provide counselling to pregnant women about Chronic Energy Deficiency (SEZ) during pregnancy. Keywords: KEK. Age. Parity. Maternity Abstrak: Kekurangan energi kronik yaitu suatu keadaan ibu hamil yang menderita kekurangan makanan yang berlangsung lama . dengan berbagai timbulnya gangguan kesehatan pada ibu hamil. Ibu hamil sebaiknya dalam masa kehamilan harus memenuhi asupan gizi agar tidak terjadi kekurangan energi kronis (KEK). Dari hasil studi pendahuluan yang telah peneliti lakukan pada 10 orang ibu hamil yang berkunjung, 7 orang ibu hamil hasil pengukuran LILA nya berada dalam katagori normal dan 3 orang diantaranya mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) dengan hasil pengukurn LILA O23,5cm. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur dan paritas dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik . pada ibu hamil di wulayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar dari bulan Juli-Agustus berjumlah 35 orang dengan proses pengambilan sampel secara total sampling. Teknik analisis dilakukan dengan uji Chi- Square Tes. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu ada hubungan antara umur . value = 0,. dan paritas . value = 0,. , dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. Disarankan kepada responden atau ibu hamil untuk dapat merencanakan kehamilannya dan menjaga pola makan sebelum perencanaan kehamilan. Kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) selama kehamilan. Kata Kunci: KEK. Umur. Paritas. Ibu Hamil Hubungan Umur dan Paritasa. (Muliani et al, 2. -26- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. April 2023 : 26-30 http://jurnal. id/index. php/acehmedika PENDAHULUAN Kekurangan Puskesmas Lhong 26 kasus. Puskesmas Mesjid (KEK) Raya 23 kasus. Puskesmas Lhoknga 21 kasus, merupakan suatu keadaan dimana status gizi Puskesmas Darussalam 16 kasus. Puskesmas seseorang buruk disebabkan karena kurangnya Suka Makmur 15 kasus. Puskesmas Montasik 14 Energi Kronis Puskesmas Seulimum mengandung zat gizi makro yang berlangsung Puskesmas Lampupok dan Lampisang masing- lama atau menahun. (Martina & Muharrina, masing 9 kasus. Puskesmas Lamteuba dan Kuta Salah satu indikator untuk mendeteksi Malaka masing-masing 8 kasus. Puskesmas risiko KEK dan status gizi adalah dengan Leupung. Kuta Cot Glie dan sare masing-masing melakukan pengukuran antropometri yaitu 7 kasus. Puskesmas Darul Imarah 5 kasus, pengukuran lingkar lengan atas (LILA) pada Puskesmas Piyeung. Simpang Tiga dan Pulo lengan tangan yang tidak sering melakukan Aceh masing-masing 4 kasus. Puskesmas Peukan aktivitas gerakan yang berat. Nilai ambang batas Bada dan Blang Bintang 3 kasus dan Puskesmas yang digunakan di Indonesia adalah nilai rerata Ie Alang dan Puskesmas Kota Jantho 0 kasus LILA O23,5cm yang menggambarkan terdapat (Profil Dinkes Aceh Besar, 2. risiko kekurangan energi kronik pada kelompok Puskesmas Lhoknga merupakan salah satu wanita usia subur (Elsera et al. , 2. pusat layanan kesehatan masyarakat yang ada di KEK memengaruhi proses persalinan yang Kabupaten Aceh Besar. Data yang diperoleh dari dapat mengakibatkan persalinan prematur. Puskesmas Lhoknga Periode Januari sampai Mei persalinan sulit dan lama, perdarahan setelah 2024 menunjukkan jumlah ibu hamil sebanyak persalinan, serta meningkatkan risiko persalinan 121 orang dan ibu hamil mengalami (KEK) melalui pembedahan. Ada pula pengaruh KEK sebanyak 10 orang. Dari hasil studi pendahuluan terhadap proses tumbuh kembang janin, yaitu yang telah peneliti lakukan pada 10 orang ibu dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, hamil yang berkunjung, 7 orang ibu hamil hasil kematian neonatus, berat badan lahir rendah pengukuran LILA nya berada dalam katagori (BBLR), anemia pada bayi, cacat bawaan, serta normal dan 3 orang diantaranya mengalami pertumbuhan dan perkembangan otak janin Kurang Energi Kronis (KEK) dengan hasil terhambat (Simbolon, 2. pengukurn LILA O23,5cm. Di Provinsi Aceh, prevalensi risiko KEK METODE PENELITIAN wanita hamil usia 15-49 tahun sebanyak 20% Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja sedangkan prevalensi risiko KEK Wanita Usia Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Subur (WUS) sebanyak 21% (Profil Dinkes tanggal 30 Juli s/d 5 Agustus 2024. Populasi Aceh, 2. dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Pada tahun 2018 terdapat 448 kasus ibu trimester I sampai i pada bulan Juli-Agustus hamil dengan KEK yang tersebar di 27 Puskesmas di Kabupaten Aceh Besar dengan Metode penelitian yang digunakan adalah rincian sebagai berikut. Puskesmas Indrapuri dan metode penelitian analitik dengan pendekatan Krueng Barona Jaya masing-masing 50 kasus. Cross Sectional. yaitu dengan cara pengumpulan Puskesmas Baitussalam 39 kasus. Puskesmas data satu kali pada suatu waktu tertentu dengan Ingin Jaya 36 Kasus. Puskesmas Darul Imarah 34 tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang Puskesmas Kuta Baro 27 kasus, -27- ISSN 2548-9623 (Onlin. berhubungan dengan kejadian Kekurangan Paritas Energi Kronik (KEK) Di Wilayah Kerja Tabel 3. Distribusi Frekuensi Paritas Pada Ibu Hamil Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar Tehnik penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Pengambilan Paritas Primipara Multipara Grandemultipara Total mengunjungi rumah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar yang Pengumpulan Sumber: Data Primer (Diolah 2. Berdasarkan tabel 3 menunjukkan bahwa dilakukan dengan cara menjelaskan tujuan, dari 35 orang ibu hamil, terbanyak berada pada manfaat dan prosedur penelitian, memberikan kategori multipara yaitu 24 orang . ,6 %). lembar persetujuan . nformed consen. , dan mengisi kuesioner. Analisa data yang digunakan Analisa Bivariat pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Hubungan Umur Ibu dengan Kejadian KEK Analisa Bivariat. Tabel 4. Hubungan Umur Ibu dengan Kejadian KEK Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas HASIL PENELITIAN Analisa Univariat Kekurangan Energi Kronik (KEK) Lhoknga Aceh Besar Tabel 1. Distribusi Frekuensi KEK Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar KEK KEK Tidak KEK Total Kejadian KEK Total Tidak pUmur KEK KEK f % f % Tidak Beresiko 2 9,1 20 99,9 22 100 Beresiko 5 38,5 8 61,5 13 100 Sumber: Data Primer (Diolah 2. Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui bahwa dari 22 responden dengan katagori umur tidak Sumber: Data Primer (Diolah 2. Berdasarkan tabel 1 menunjukkan bahwa beresiko, terdapat 20 . ,0%) responden yang tidak dari 35 orang ibu hamil, terbanyak berada pada mengalami kejadian kekurangan energi kronik kategori tidak KEK yaitu 28 orang . %). (KEK), dari hasil uji statistik didapatkan nilai p-value Umur 0,045 . <0,. yang menunjukkan bahwa terdapat Tabel 2. Distribusi Frekuensi Umur Pada Ibu hubungan antara umur dengan kejadian Kekurangan Hamil Wilayah Kerja Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Lhoknga Aceh Besar Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. Usia Hubungan Paritas dengan Kejadian KEK Beresiko Tidak Beresiko Total Tabel 5. Hubungan paritas dengan Kejadian KEK pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Sumber: Data Primer (Diolah 2. Aceh Besar Berdasarkan tabel 2, dapat dilihat bahwa dari 35 ibu hamil, yang terbanyak berada pada No Paritas katagori umur tidak beresiko yaitu 22 orang . ,9%). Kejadian KEK Tidak KEK KEK f % f % 8 100,0 Primura 4 50,0 4 50,0 Multipara -28- 4,2 23 95,8 24 100,0 0,002 Grandemultipara 2 66,7 1 33,3 Sumber: Data Primer (Diolah 2. Hubungan Umur dan Paritasa. (Muliani et al, 2. Total 3 100,0 Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. April 2023 : 26-30 http://jurnal. id/index. php/acehmedika Berdasarkan tabel 5 dapat diketahui bahwa penelitian diketahui mayoritas usia ibu hamil dengan dari 24 responden dengan parita Multipara, terdapat katagori beresiko yaitu usia <20 dan >35 tahun yang 23 . ,8%) responden yang tidak mengalami banyak mengalami KEK dibandingkan dengan ibu kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK), dari dengan katagori usia tidak beresiko 20-35 tahun. Hal hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,002 ini terjadi karena usia <20 tahun merupakan usia . <0,. yang menunjukkan bahwa terdapat perkembangan dimana pada usia tersebut seorang hubungan antara paritas dengan kejadian wanita membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di memenuhi kebutuhan tubuhnya guna mencapai wilayah kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. perkembangan yang baik sehingga apabila wanita mengalami kehamilan pada usia tersebut maka PEMBAHASAN asupan nutrisi yang seharusnya digunakan untuk Hubungan Umur Ibu dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian memenuhi kebutuhan tubuhnya akan terganggu. Begitu juga dengan ibu dengan usia >35 tahun, biasanya pada usia ini tubuh akan mengalami yang dilakukan Simanjuntak . dengan faktor penurunan Kesehatan sehingga dapat menghambat yang berhubungan dengan rendahnya status gizi ibu asupan zat gizi . hamil KEK di wilayah Desa Pon Kecamatan Sei rendahnya status gizi ibu hamil KEK dengan nilai p Hubungan Paritas dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil value 0,001 penelitian yang dilakukan oleh Yeti Anggraini Bamban Kabupaten Serdang Berdagai. Berdasarkan analisa data bivariat terdapat hubungan umur dengan Hasil penelitian ini juga sejalan dengan yang menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penelitian yang dilakukan Furqi . dengan judul faktor-faktor yang berhubungan kurang energi Kekurangan energi kronik banyak terjadi pada kronik (KEK) pada ibu hamil di Puseksmas ibu hamil dengan paritas 2Oe4 kali, yaitu sebesar Almahera Semarang yang menunjukkan hasil 51,1%. Paritas yang tinggi akan berdampak penelitian yaitu terdapat hubungan antara umur ibu timbulnya berbagai masalah kesehatan baik bagi hamil dengan kejadian KEK . = 0,. ibu maupun bagi bayi yang dilahirkan (Yeti Usia reproduksi wanita digolongkan menjadi KEK Anggraini, 2. dua, yaitu usia beresiko dan tidak beresiko. Usia Paritas adalah beberapa kali ibu sudah tidak berisiko mulai 20 tahun sampai 34 tahun Dalam hal ini dikatakan terlalu sedangkan usia berisiko di bawah 20 tahun dan di banyak melahirkan adalah lebih dari 2 kali atas 34 tahun. Melahirkan pada usia ibu yang muda Manfaat riwayat obstetrik untuk atau terlalu tua mengakibatkan kualitas janin/anak membantu besaran kebutuhan akan zat gizi yang rendah dan juga akan merugikan kesehatan ibu. karena terlalu sering hamil dapat menguras Pada ibu yang terlalu muda . urang 20 tahu. dapat cadangan zat gizi pada tubuh ibu (Simanjutak. E, terjadi kompetisi makanan antara janin dan ibunya sendiri yang masih pada masa pertumbuhan. Umur Menurut asumsi peneliti berdasarkan hasil ibu pada kehamilan yang sekarang di ukur O20 penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu tahun, 21-34 tahun, dan Ou35 tahun (Riskesda, 2. yang paritas grandemultipara yang mengalami Menurut asumsi peneliti berdasarkan hasil KEK, dimana hal ini dapat menimbulkan -29- ISSN 2548-9623 (Onlin. keadaan mempengaruhi optimalisasi ibu maupun Berhubungan DenganKejadian Kekurangan janin pada kehamilan yang dihadapi. Ada Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di hubungan antara paritas dengan kejadian Puskesmas Hamahera Semarang. Kekurangan Energi Kronik (KEK), jika ibu Martina, & Muharrina. Hubungan terlalu sering hamil dan melahirkan maka ibu Budaya dengan Kejadian Kekurangan akan memiliki anak yang banyak dan kebutuhan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di hidup akan semakin banyak terutama dalam Wilayah kebutuhan nutrisi. Ibu yang terlalu sering Kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Jurnal melahirkan juga tidak memperoleh kesempatan Aceh Medika, 4. untuk memperbaiki tubuhnya sendiri karena padahal ibu memerlukan energi yang cukup Profil Dinkes Aceh. Data Dinas untuk memulihkan keadaan setelah melahirkan Kesehatan Provinsi Aceh. Profil Dinkes Aceh Besar. Data Dinas PENUTUP Kesehatan Aceh Besar. Kesimpulan Berdasarkan Riskesdas. Hasil Utama Riskesdas disimpulkan bahwa : Tentang Prevalensi Diabetes Mellitus di Indonesia. Terdapat hubungan umur dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu Simajuntak E. Faktor Yang Berhubungan hamil di wilayah kerja Puskesmas Lhoknga Dengan Rendahnya Status Gizi Ibu Hamil Aceh Besar dengan nilai p value 0,045 KEK . <0,. Simbolon. Terdapat hubungan paritas dengan kejadian . Pencegahan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu penanggulangan Kurang Energi kronis hamil di wilayah kerja Puskesmas Lhoknga (KEK) dan Anemia pada ibu hamil. In Cv Aceh Besar dengan nilai p value 0,002 Budi Utama. <0,. Yeti Wira Citerawatiti SY NDS. Saran Assesmen Gizi. Transmedika. Adapun saran dari peneliti : Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar peningkatan pelayanan kesehatan agar dapat memberikan edukasi yang tepat bagi ibu hamil. DAFTAR PUSTAKA