Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE DISKUSI TERHADAP MINAT BELAJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS 1C PGSD Lita sasmita1. Mahdin2 STKIP Yapis Dompu litasasmita94@gmail. (Naskah Masuk : 28 Desember 2024, diterima untuk diterbitkan : 30 Desember 2. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami efektivitas penggunaan metode diskusi terhadap minat belajar mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memfokuskan pada pengalaman dan perspektif mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa, dengan mahasiswa merasa lebih terlibat, lebih aktif berpikir, serta lebih memahami materi Pancasila dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dan keberhasilan dalam penerapan metode diskusi, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan pembelajaran berbasis diskusi untuk meningkatkan minat belajar kata kunci: Metode Diskusi. Minat Belajar. Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Abstrak : This study aims to explore and understand the effectiveness of using discussion methods to enhance student interest in learning the Pancasila Education course in Class 1C of the Elementary School Teacher Education (PGSD) program. The study employs a qualitative approach with a case study design, focusing on students' experiences and perspectives. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the discussion method positively influences the improvement of students' learning interest, with students feeling more engaged, actively thinking, and better understanding Pancasila material in the context of everyday life. This study also identifies challenges and successes in the implementation of the discussion method, and provides recommendations for developing discussion-based learning to further increase students' interest in learning. Keywords: Discussion Method. Learning Interest. Pancasila Education Course PENDAHULUAN Pendidikan Pancasila merupakan mata kuliah yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Namun, berdasarkan pengamatan, banyak mahasiswa yang menunjukkan kurangnya minat dalam mengikuti mata kuliah ini, yang mengarah pada rendahnya tingkat keterlibatan dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih menarik dan aktif, salah satunya adalah dengan menggunakan metode diskusi. Au(Hartoyo. , & Suwandi. )Ay Metode diskusi dipercaya mampu mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam berpikir kritis, berinteraksi, dan memahami materi dengan cara yang lebih aplikatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami bagaimana penerapan metode diskusi dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C PGSD. Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 Penggunaan metode diskusi dalam pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan minat belajar, tetapi juga untuk menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Suasana pembelajaran yang aktif dan melibatkan mahasiswa secara langsung diharapkan dapat membuat mereka merasa lebih termotivasi dan tertarik untuk mengikuti perkuliahan. Hal ini sangat penting, mengingat rendahnya minat belajar mahasiswa dapat mempengaruhi pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan, serta berdampak pada kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Au(Hartoyo. , & Suwandi, . )Ay Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan metode diskusi dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C PGSD. Penelitian ini berfokus pada pemahaman tentang pengalaman mahasiswa yang terlibat dalam diskusi, bagaimana mereka merasakan perubahan dalam minat belajar mereka, serta bagaimana penerapan metode diskusi mempengaruhi keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya penerapan metode diskusi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif. Au(Hartoyo. , & Suwandi. )Ay METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang pengaruh penggunaan metode diskusi terhadap minat belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Pendekatan kualitatif dipilih karena bertujuan untuk menggali persepsi, pengalaman, dan perspektif mahasiswa terkait dengan pengalaman belajar mereka menggunakan metode diskusi. Penelitian ini berfokus pada pemahaman subjektif mahasiswa mengenai peningkatan minat belajar mereka setelah diterapkannya metode diskusi dalam perkuliahan. Au(Hartoyo. , & Suwandi. )Ay Partisipan Penelitian Partisipan dalam penelitian ini adalah 10 mahasiswa kelas 1C PGSD yang dipilih secara purposive sampling. Pemilihan partisipan didasarkan pada keterlibatan mereka dalam kegiatan pembelajaran dengan metode diskusi. Mahasiswa yang dipilih memiliki karakteristik yang beragam, seperti latar belakang pemahaman Pancasila, tingkat partisipasi dalam diskusi, dan persepsi terhadap mata kuliah Pendidikan Pancasila. Partisipan ini diharapkan dapat memberikan pandangan yang beragam mengenai pengaruh metode diskusi terhadap minat belajar mereka. Teknik Pengumpulan Data Wawancara Mendalam Wawancara mendalam dilakukan untuk memperoleh informasi tentang pengalaman dan persepsi mahasiswa terhadap penerapan metode diskusi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Wawancara dilakukan dengan mahasiswa yang telah mengikuti beberapa sesi perkuliahan dengan menggunakan metode diskusi. Wawancara ini bersifat semi-terstruktur, di mana peneliti memandu diskusi dengan pertanyaanpertanyaan terbuka namun tetap memberi kebebasan bagi partisipan untuk mengungkapkan pendapat dan perasaan mereka secara lebih luas. Au(Hartoyo. , & Suwandi, . )Ay Observasi Partisipatif Peneliti melakukan observasi selama perkuliahan untuk mengamati dinamika diskusi di kelas, termasuk tingkat partisipasi mahasiswa, interaksi antar mahasiswa, dan Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 peran serta dosen dalam memfasilitasi diskusi. Observasi dilakukan dalam beberapa sesi pembelajaran yang menerapkan metode diskusi sebagai teknik utama dalam pengajaran. Observasi ini bertujuan untuk menggali sejauh mana metode diskusi dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Au(Hartoyo. , & Suwandi. )Ay Dokumentasi Peneliti juga mengumpulkan dokumen yang dihasilkan selama proses pembelajaran, seperti catatan hasil diskusi kelompok mahasiswa, laporan refleksi pribadi mahasiswa tentang pembelajaran Pancasila, dan transkrip diskusi. Dokumen ini dianalisis untuk melihat pola-pola tertentu yang dapat menggambarkan perubahan dalam minat belajar mahasiswa serta tingkat pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Didalam hasil penelitian kami ada 10 poin yang menjadi efektifitas penggunaan metode diskusi terhadap minat belajar matakuliah pendidikan Pancasila di kelas 1c PGSD antara Motivasi Pribadi untuk Mempelajari Pendidikan Pancasila: Sebagian dari mahasiswa yang aktif dalam diskusi mungkin memiliki motivasi pribadi yang tinggi untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Mereka mungkin menyadari pentingnya materi ini dalam konteks kehidupan sehari-hari dan peranannya dalam membentuk karakter bangsa. Motivasi intrinsik ini mendorong mereka untuk lebih terlibat dalam setiap sesi pembelajaran. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Kepercayaan Diri dalam Berbicara: Mahasiswa yang aktif dalam diskusi cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi ketika berbicara di depan kelompok. Mereka merasa nyaman mengungkapkan pendapat dan ide mereka, yang membuat mereka lebih sering terlibat dalam pembicaraan. Rasa percaya diri ini dapat dipengaruhi oleh pengalaman sebelumnya dalam berbicara di depan kelas atau dukungan dari teman-teman sekelas yang mendorong mereka untuk aktif berpartisipasi. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Keinginan untuk Mendalami Materi: Beberapa mahasiswa aktif mungkin memiliki keinginan untuk mendalami materi Pendidikan Pancasila lebih dalam. Mereka melihat bahwa diskusi memberikan kesempatan untuk memperkaya pemahaman mereka tentang nilai-nilai Pancasila dan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan sosial. Diskusi memberikan ruang untuk bertanya dan mencari jawaban atas hal-hal yang mereka belum pahami sepenuhnya. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Pengaruh Dosen dalam Memfasilitasi Diskusi: Metode diskusi yang difasilitasi dengan baik oleh dosen berperan penting dalam menarik minat mahasiswa untuk aktif Dosen yang mampu menciptakan suasana diskusi yang inklusif, mengajukan pertanyaan provokatif, dan memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat mereka secara bebas akan mendorong mahasiswa untuk lebih terlibat. Dosen yang memperhatikan keterlibatan mahasiswa dalam diskusi juga memberikan umpan balik positif yang meningkatkan rasa percaya diri mereka. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Dukungan Teman Sekelas: Lingkungan sosial dalam kelas sangat mempengaruhi tingkat partisipasi mahasiswa. Mahasiswa yang aktif dalam diskusi seringkali merasa didukung oleh teman-teman sekelas yang juga mendorong mereka untuk berbicara dan Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 menyampaikan pendapat. Diskusi kelompok yang kondusif, di mana semua anggota saling menghargai pendapat satu sama lain, dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Pembelajaran yang Interaktif: Metode diskusi menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif, di mana mahasiswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga aktif dalam menyampaikan ide dan pendapat mereka. Mahasiswa yang aktif cenderung lebih tertarik pada jenis pembelajaran ini karena mereka dapat berpartisipasi langsung dan terlibat dalam proses pembelajaran yang dinamis. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Relevansi Materi dengan Kehidupan Sehari-hari: Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seringkali menjadi topik menarik dalam diskusi. Mahasiswa yang aktif mungkin melihat bahwa dengan mendiskusikan bagaimana Pancasila dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, mereka bisa lebih memahami dan merasakan relevansi materi dengan tantangan sosial dan politik yang ada di masyarakat. Ay (Kurniawan, , & Tanjung. )Ay Tanggung Jawab terhadap Kelompok: Mahasiswa yang aktif dalam diskusi biasanya memiliki rasa tanggung jawab terhadap kelompok diskusi mereka. Mereka merasa perlu memberikan kontribusi untuk mencapai hasil yang baik dalam diskusi kelompok. Rasa tanggung jawab ini membuat mereka lebih fokus dan termotivasi untuk terlibat dalam setiap sesi diskusi. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Pengaruh Pengalaman Sebelumnya dalam Pembelajaran: Beberapa mahasiswa yang aktif mungkin sudah memiliki pengalaman positif dengan metode diskusi di mata kuliah lain sebelumnya. Pengalaman ini mendorong mereka untuk kembali aktif berpartisipasi, karena mereka tahu bahwa diskusi dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi dan memberi mereka kesempatan untuk mengasah keterampilan berbicara dan berpikir kritis. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay Penghargaan dan Pengakuan dari Dosen dan Teman Sekelas: Mahasiswa yang merasa dihargai atas kontribusinya dalam diskusi cenderung lebih termotivasi untuk terus aktif Penghargaan atau pengakuan, baik secara verbal dari dosen maupun melalui respon positif dari teman-teman sekelas, dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi untuk terus terlibat dalam diskusi. Ay (Kurniawan. , & Tanjung. )Ay PENUTUP Berdasarkan hasil analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan mahasiswa dalam diskusi pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C PGSD, dapat disimpulkan bahwa metode diskusi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Keaktifan mahasiswa dalam diskusi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti motivasi pribadi, rasa relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari, dan pengaruh positif dari lingkungan sosial, baik dari teman sekelas maupun DAFTAR PUSTAKA