POEDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. April 2023. Hal. e-ISSN: 2964-4062 p-ISSN: 2964-4089 PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN ILMU TAJWID DI TPQ AL-JINANI DUSUN DADAPAN DESA SALEN KECAMATAN BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO Siti Khikmiyah1. Kusnul MunfaAoati2. Shafira Fairuzza Rahmi3. Karismatul Jannah4. Pada Anjasmara5. Ilham Aliza Izat6 1,2,3,4,5,6 Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto. Indonesia Email: siti@lecturer. (Diajukan: 20 Februari 2023. Direvisi: 21 Maret 2023. Diterima: 29 April 2. ABSTRAK Program pemberdayaan masyarakat terkait pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card bertujuan agar kemampuan membaca Al-QurAoan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan menumbuhkan semangat baru dalam mempelajari ilmu tajwid dengan menggunakan strategi numbered-head together (NHT) beserta media flash card. Metode penelitian yang digunakan adalah Asset Based Community Development atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan metode penelitian ABCD. Metode penelitian ABCD ini merupakan salah satu pedekatan dalam usaha untuk mengembangkan masyarakat. 5 tahapan metode ABCD, yakni dari tahap Menentukan (Defin. Penemuan Mendalam (Discover. Impian (Drea. Merancang atau Mendesain (Desig. dan sampai pada tahap Melaksanakan dan Mengontrol atau Mengevaluasi (Deliver or Destin. Program pemberdayaan masyarakat ii dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan santri TPQ Al-Jinani dalam membaca Al-QurAoan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid yang awalnya masih tergolong rendah, setelah diadakan pendampingan terlihat semakin meningkat. Selain itu, santri juga terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran ilmu tajwid. Hal ini berarti pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Al-Jinani memiliki dampak positif dalam mengatasi problematika Kata kunci : Pembelajaran, ilmu tajwid, numbered-head together (NHT), flash card. ABSTRACT The community empowerment program related to mentoring learning tajwid using the numbered-heads together (NHT) learning strategy accompanied by flash card media aims to improve the ability to read the Qur'an in accordance with the rules of tajwid science and foster a new enthusiasm in learning tajwid science using the numbered-head strategy together (NHT) along with flash card media. The research method used is Asset Based Community Development or more familiarly known as the ABCD research method. The ABCD research method is one of the approaches in efforts to develop society. The 5 stages of the ABCD method, namely from the Define. Discovery. Dream. Design or Implement and Control or Evaluate (Deliver or Destin. The community empowerment program ii can run well and smoothly. The results of the study showed that the ability of TPQ Al-Jinani students to read the Qur'an in accordance with the rules of tajwid science which was initially still relatively low, after the mentoring was held it seemed to have Apart from that, the students also looked enthusiastic in participating in tajwid learning activities. This means that tajwid learning assistance using the numbered-heads together (NHT) learning strategy accompanied by flash card media at TPQ Al-Jinani has a positive impact on overcoming learning problems. Keywords: Learning, tajwid science, numbered-head together (NHT), flash cards. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 82 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. PENDAHULUAN Mempelajari Al-QurAoan adalah studi yang menawarkan peluang bagi anak didik untuk belajar bagaimana cara mengucapkan huruf-huruf Al-QurAoan, membaca ayat-ayat Al-QurAoan dan mempelajari isi Al-QurAoan. Al-QurAoan merupakan kalam Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril, diawali dari surat Al-Fatihah dan diakhiri sampai surat An-Naas, membaca Al-QurAoan termasuk ibadah kepada Allah SWT. Al-QurAoan berisi pedoman hidup manusia agar selamat di dunia dan di Untuk bisa membaca Al-QurAoan dengan baik dan benar, maka terlebih dahulu harus memahami kaidah ilmu tajwid. Tajwid adalah ilmu yang paling utama yang harus diketahui oleh setiap Muslim tentang bagaimana membaca Al-Qur'an dengan baik dan Jika seorang muslim tidak memahami ilmu tajwid, maka akan mengalami kesulitan dan banyak kesalahan saat membaca Al-QurAoan. Alangkah baiknya mempelajari ilmu tajwid ini diwariskan dari generasi ke generasi. Maka dari itu. Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah fardhu Aoain. Tujuan Ilmu Tajwid ini agar umat islam dapat membaca AlQurAoan sesuai dengan bacaan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Mempelajari ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur'an dengan benar yaitu Mengeluarkan bunyi huruf dari tempat asalnya . , sifat yang menjelaskan perihal suatu huruf . dari hasil sifat ini bisa mengetahui di mana harus berhenti . dan dari mana harus mulai membaca Kembali (IbtidaA. Masalah yang sering terjadi ketika membaca Al-Qur'an adalah masalah Penguasaan lisan, termasuk aspek kelancaran membaca, keterampilan Fasoha. Tilawatil Tajwid. Impor tadwir dan tartil. Hal yang sama juga terjadi pada Santri TPQ Al-Jinnani. Menurut Imam Dzarkasyi. Ilmu Tajwid adalah ilmu tentang kaidah dan tata cara membaca Al-Qur'an dengan sebaik-baiknya. TPQ Al-Jinnani memiliki jadwal belajar tajwid mingguan. Namun demikian Masalahnya ada Untuk mempermudah tujuan belajar ilmu tajwid guru harus mempunyai strategi pembelajaran dan strategi pembelajaran tajwid yang menarik. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan strategi pembelajaran dan strategi pembelajaran yang menarik akan semangat belajar dan menambah daya fokus Santri di TPQ Al-Jinnani. Hasil dari observasi menunjukkan masih banyak santri yang belum bisa membaca Al-Qur'an yang sesuai dengan kaidah hukum ilmu tajwid. Faktanya, 70% siswa TPQ tidak Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 83 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. mampu menerapkan ilmu tajwid dengan baik dan benar. Padahal seharusnya santri setelah sampai di Al-QurAoan sudah mampu membaca Al-QurAoan dengan menggunakan kaidah ilmu tajwid dengan baik dan benar. Berdasarkan hasil wawancara di TPQ Al-Jinnani guru sudah memberikan pengajaran terhadap santri tentang ilmu tajwid berdasarkan kitab yaitu Syifaul Jinan. Namun respon dari Santri tidak antusias untuk mengikuti pembelajaran tajwid tersebut dengan teori pemahaman ilmu tajwid yang diberikan, bahkan santri belum bisa mengaplikasikan terhadap bacaan Al-Qur'an. Berdasarkan hal di atas, perlu adanya strategi pembelajaran dan strategi pembelajaran yang tepat untuk mengatasi permasalahan Salah satunya adalah strategi pembelajaran numbered heads together (NHT) disertai media pembelajaran berbentuk flash card. Strategi pembelajaran adalah rencana, metode dan perangkat kegiatan yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Strategi pembelajaran numberedheads together (NHT) adalah strategi yang mengaktifkan individu dalam diskusi Tujuan dari strategi numbered-heads together (NHT) yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk saling bertukar pendapat dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat. Dalam proses pembelajaran juga membutuhkan strategi pembelajaran agar proses pemahaman siswa mengenai materi pembelajaran lebih Strategi pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memberikan stimulus kepada peserta didik sehingga terjadi interaksi belajar mengajar yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Media pembelajaran flash card adalah strategi pembelajaran yang berupa kartu yang berisi abjad, materi pembelajaran ataupun gambar yang disajikan secara sekilas. Flash card disebut juga dengan kartu kilas. Flash card bertujuan untuk membantu peserta didik dalam mengingat konsep sederhana mengenai sesuatu hal. Dalam pemberdayaan masyarakat ini, tim pemberdaya akan melakukan kegiatan Pelatihan intensif santri untuk mempelajari kembali ilmu tajwid dengan menggunakan strategi numbered-heads together (NHT). Bentuk kegiatan pemberdayaan ini adalah kegiatan pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Upaya pemberdayaan ini memiliki target untuk mengembangkan potensi membaca Al-QurAoan dengan baik dan Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 84 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. benar dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid serta pembelajaran ilmu tajwid menjadi lebih menyenangkan dan lebih bermakna. METODE Metode yang digunakan dalam ini adalah Asset Based Community Development atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan metode penelitian ABCD. Metode penelitian ABCD ini merupakan salah satu pedekatan dalam usaha untuk Konsep ABCD pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan asset. Dalam konteks ini, asset bermakna potensi yang ada pada diri masyarakat itu sendiri. Dengan menggunakan kekayaan atau potensi yang ada pada diri masyarakat dapat dijadikan senjata pamungkas untuk melakasanakan program pemberdayaan atau pengembangan masyarakat. Metode ABCD memiliki lima prosedur penelitian, diantaranya: Menentukan (Defin. Prosedur pertama adalah tim pemberdayaan masyarakat menentukan topik dalam melaksanakan pendampingan di lingkungan masyarakat. Pada pendampingan kali ini, topik yang dipilih yaitu di lembaga Taman Pendidikan Al-QurAoan Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto dengan fokus pendampingan pembelajaran ilmu tajwid berbasis numbered-heads together (NHT). Penemuan Mendalam (Discover. Prosedur yang kedua adalah tim pemberdayaan bersama dengan pembimbing melaksanakan beberapa proses selanjutnya yang dilakukan secara mendalam. Proses yang dilaksanakan adalah mengidentifikasi dan memetakan potensi . yang dimiliki oleh Lembaga TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Proses identifikasi dan pemetaan potensi dilakukan dengan cara wawancara dengan pihak lembaga dan komunitas TPQ Al-Jinani untuk mendapatkan data yang diinginkan. Observasi lapangan juga dilaksanakan di TPQ Al-Jinani untuk mendapatkan informasi potensi yang ada pada lembaga TPQ, seperti program apa saja yang telah tersusun, tata kelola administrasi serta problematika yang sedang dihadapi oleh lembaga TPQ Al-Jinani. Peneliti juga mengamati proses belajar mengajar di TPQ apakah sudah memakai berbagai macam strategi ataupun metode pembelajaran atau hanya menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dari hasil yang didapatkan, potensi yang dimiliki TPQ Al-Jinani adalah sumber daya manusia, potensi inilah yang akan dikembangkan pada program pemberdayaan masyarakat ini. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 85 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Impian (Drea. Impian yang dimaksud adalah harapan yang digunakan untuk mengembangkan potensi . oleh komunitas. Impian merupakan hal yang sangat diperlukan untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Pada tahap ini, pemberdaya mempunyai mimpi agar santri TPQ Al-Jinani mampu membaca Al-QurAoan dengan fasih, lancar dan sesuai dengan tajwidnya. Setelah impian terumuskan, pemberdaya dan pendamping merumuskan tujuan yang digunakan dalam pengembangan potensi . tersebut, yaitu mengembangkan santri yang berkualitas dalam membaca al-QurAoan melalui pendampingan pembelajaran ilmu tajwid berbasis numbered-heads together (NHT) agar pembelajaran tajwid di TPQ menjadi lebih menyenangkan dan santri lebih bersemangat dalam mempelajari ilmu tajwid sehingga bisa menerapkannya ketika membaca alQurAoan dengan menggunakan tajwid yang benar, fasih dan lancar. Selanjutnya, tim pemberdaya berdiskusi dengan pihak lembaga dan komunitas lembaga TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen. Bangsal Mojokerto. Merancang atau Mendesain (Desig. Pada tahapan merancang atau mendesain ini, tim pemberdaya melaksanakan beberapa macam kegiatan, diantaranya merumuskan strategi, proses dan sistem. Tim pemberdaya mencari berbagai macam strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang cocok untuk digunakan pembelajaran tajwid di TPQ Al-Jinani. Tim pemberdaya mengidentifikasi strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang paling sesuai untuk diterapkan ketika proses pembelajaran tajwid di TPQ Al-Jinani. Tim pemberdaya menyepakati bahwa strategi numbered-heads together (NHT) cocok untuk diterapkan dan menentukan media flash card yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran materi tajwid bab nun sukun. Selanjutnya tim pemberdaya mencari referensi dan menuliskan langkah-langkah pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi numbered-heads together (NHT). Selain itu tim pemberdaya juga menyiapkan materi tajwid bab nun sukun beserta dengan media flash card yang akan digunakan, serta menyiapkan segala macam alat dan bahan yang diperlukan pada tahap pelaksanaan. Melaksanakan dan Mengontrol atau Mengevaluasi (Deliver or Destin. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 86 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Pada tahap ini, tim pemberdaya melaksanakan, mengontrol, dan mengevaluasi pelaksanaan pendampingan pembelajaran ilmu tajwid berbasis numbered-heads together (NHT) di TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Tim pemberdaya dan dosen pembimbing lapangan melaksanakan pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Selama proses pelaksanaan pendampingan berlangsung, tim pemberdaya juga akan mengontrol dan mengevaluasi kegiatan pendampingan tersebut agar bisa berjalan dengan sukses. HASIL. PEMBAHASAN. DAN DAMPAK Pendampingan di lembaga dan komunitas Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) AlJinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto telah dilaksanakan melalui 5 tahapan/siklus yang dapat diuraikan sebagai berikut: Menentukan (Defin. Tim pemberdayaan masyarakat beserta dengan dosen pendamping dari IAI Uluwiyah Mojokerto menentukan topik dengan cara berdiskusi bersama. Menentukan topik Pada hari pertama kegaiatan KKN, tim pemberdaya yang didampingi dosen Berdasarkan kenyataan empiris, menunjukkan bahwa komunitas pada lembaga TPQ Al-Jinani layak untuk diberdayakan. Dari hasil diskusi pada tanggal 14 -15 Februari 2023 dengan dosen pendamping lapangan IAI Uluwiyah, yakni Ibu Siti Khikmiah, memandang bahwa santri TPQ Al-Jinani masih banyak yang belum bisa membaca Al-QurAoan dengan lancar dan sesuai dengan hukum ilmu tajwid. Maka topik yang ditentukan adalah pendampingan pembelajaran ilmu tajwid. Topik ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kemampuan santri membaca al-QurAoan dengan lancar dan sesuai dengan hukum ilmu tajwid. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 87 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Gambar 1. Tim pemberdaya berdiskusi dengan dosen IAI Uluwiyah terkait pendampingan pembelajaran ilmu tajwid di TPQ Al Jinani Menentukan komunitas dampingan Berdasarkan hasil diskusi dengan antara mahasiswa dan dosen pendamping lapangan, potensi . yang perlu dikembangkan adalah komunitas pada lembaga TPQ Al-Jinani dusun dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Melaksanakan kesepakatan bekerjasama dengan mitra komunitas dampingan Tim pemberdaya melakukan kerjasama dengan pihak lembaga TPQ Al-Jinani dusun dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto pada tanggal 18 Februari 2023. Penemuan Mendalam (Discover. Pada tahap ini, tim pemberdaya melaksanakan proses pencarian mendalam mengenai beberapa hal, yakni sumber daya manusia, sarana dan prasarana dan tata kelola administrasi di TPQ Al-Jinani. Pada tahap ini dilakukan dua kegiatan, yakni wawancara dan observasi ke lapangan. Wawancara Tim pemberdaya mengunjungi rumah kepala TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen dengan tujuan untuk meminta izin untuk melakukan pemberdayaan di TPQ Al-Jinani. Selalin itu, tim pemberdaya juga melakukan tanya jawab mengenai sumber daya manusia, sarana dan prasarana dan tata kelola administrasi di TPQ AlJinani. Setelah menanyakanbeberapa hal tersebut, tim pemberdaya juga melakukan tanya jawab mengenai proses pembelajaran saat mengaji dan kendala apa yang sedang dihadapi saat pembelajaran di TPQ Al-Jinani. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 88 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Gambar 2. Tim pemberdaya melakukan wawancara dengan kepala TPQ Al Jinani Dari hasil wawancara dengan kepala TPQ Al-Jinani yakni Bapak Gunun Dwi Sasmito, dapat disimpulkan bahwa terdapat problematika dari santri TPQ yang kurang bisa membaca Al-QurAoan sesuai dengan hukum ilmu tajwid. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Hal inilah yang akan dijadikan program pemberdayaan di TPQ Al-Jinani. Observasi Observasi dilaksanakan tim pemberdaya di TPQ Al-Jinani yagng terletak di dusun Dadapan Desa Salen. Bangsal Mojokerto pada tanggal 20 Februari 2023. Pada tahap observasi ini tim pemberdaya melakukan pengamatan langsung di lokasi TPQ Al-Jinani. Pada saat itu skitar pukul 04. 30 WIB para santri mulai berdatangan dan masuk ke dalam TPQ Al-Jinani. Gambar 3. Tim pemberdaya melakukan observasi ke TPQ Al Jinani Tim pemberdaya mengikuti kegiatan pembelajaran di TPQ Al-Jinani sambil mengobservasi kegiatan pembelajarannya. TPQ Al-Jinani menggunakan metode Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 89 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. IqraAo dalam proses pembelajarannya. Dari 50 santri yang ada, 30 santri masih sampai di IqraAo jilid 1-6. 20 Santri yang lainnya sudah sampai di Al-QurAoan. Untuk santri Al-QurAoan terlihat banyak yang kurang sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dalam membaca Al-QurAoan. Dalam proses pembelajarannya, santri terlihat kurang antusisas dan kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran ilmu tajwid dengan menggunakan kitab Syifaul Jinan. Akibatnya santri kurang memahami kaidah ilmu tajwid dan kurang bisa menerapkannya dalam membaca Al-QurAoan. Gambar 4. Proses pembelajaran di TPQ Al Jinani Impian (Drea. Pada tahapan ini, mimpi yang diharapkan dalam mengembangka potensi . komunitas sebagai tujuan bersama. Rumusan tujuan yang diharapkan dalam pemberdayaan ini adalah santri dapat membaca Al-QurAoan dengan lancar dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Selain itu, santri juga diharapkan bersemangat untuk masuk mengaji dan mengikuti pembelajaran ilmu tajwid. Karena dengan memahami dan menerapkan kaidah ilmu tajwid maka akan bisa membaca al-QurAoan dengan lancar, benar dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Merancang atau Mendesain (Desig. Pada tahapan ini, tim pemberdaya dan dosen pendamping mengawali dengan merumuskan strategi, proses dan sistem yang akan dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di TPQ Al-Jinan. Berikut ini adalah hasil desain yang dilakukan agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan: Merumuskan strategi program dampingan Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 90 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Pada tahapan ini tim pemberdaya merancang strategi yang akan dilaksanakan pada saat kegiatan pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ AlJinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Tim pemberdaya merencanakan susunan acara pendampingan, mulai dari kegiatan pembukaan, sambutan, doAoa dan dilanjutkan acara inti pendampingan. Pada acara inti pendampingan, tim pemberda mempraktikkan pembelajaran ilmu tajwid dengan menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Al-Jinani. Tahapan pembelajaran yang dimaksud adalah langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Pembukaan: berisi salam pembuka, tegur sapa dan doAoa pembuka untuk mengawali pembelajaran. Apersepsi: menyampaikan manfaat mempelajari ilmu tajwid. Kegiatan inti: Penyampaian materi: proses menjelaskan materi ilmu tajwid dan memberikan contoh-contoh bacaan dalam Al qurAoan. Latihan/keterampilan: melancarkan bacaan santri dengan cara mengulang ulang contoh bacaan materi yang telah diajarkan. Penggunaan strategi numbered-head together (NHT) beserta media flash card: Siswa dibagi kedalam kelompok-kelompok. Masing-masing siswa dalam kelompok diberikan nomor. Guru membagikan flash card yang telah disediakan kepada masing-masing . Guru memberikan tugas atau pertanyaan kepada masing-masing kelompok untuk dikerjakan. Setiap kelompok berdiskusi untuk menemukan jawaban yang paling tepat dan memastikan semua anggota kelompok mengetahui jawabannya. Guru memanggil salah satu nomor dengan acak. Siswa dengan nomor yang dipanggil maju ke depan untuk mempresentasikan jawaban dari hasil diskusi kelompok mereka. Evaluasi: pengamatan dan penilaian kemampuan bacaan santri satu persatu. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 91 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Penutup: Isinya murojaAoah materi yang disampaikan hari ini, motivasi pesan/nasihat, doAoa penutup, salam. Setelah menyusun kegiatan pendampingan, tim pemberdaya menyiapkan media pembelajaran flash card, materi ilmu tajwid bab nun sukun serta alat dan bahan lainnya yang diperlukan untuk kegiatan pendampingan. Media pembelajaran flash card dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 5. Media pembelajaran flash card materi ilmu tajwid bab nun sukun Menyusun proses program dampingan Pada tahapan ini, tim pemberdaya menyusun jadwal program pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Jadwal pelaksanaan program direncanakan pada hari JumAoat tanggal 03 Maret 2023 yang bertempat di Aula TPQ Al-Jinani. Pendampingan dilaksanakan bersama dosen pembimbing lapangan, kepala TPQ dan ustad-ustadzah TPQ Al-Jinani serta santri TPQ Al-Jinani yang sudah sampai Al-QuAoan. Membuat keputusan dan mengembangkan kolaborasi Agar kegiatan pendampingan ini dapat berjalan dengan lancar, tim pemberdayaan masyarakat IAI Uluwiyah Mojokerto melakukan kerjasama dengan Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 92 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. pihak lembaga TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen, dosen pembimbing lapangan IAI Uluwiyah Mojokerto dan seluruh komunitas TPQ Al-Jinani. Melaksanakan dan Mengontrol atau Mengevaluasi (Deliver or Destin. Tahap yang ke lima ini adalah tahapan mengimplementsikan program yang telah dirancang kepada komunitas. Berikut adalah tahapan-tahapan yang dilaksanakan: Tahap pelaksanaan Kegiatan pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ AlJinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto dilaksanakan pada hari JumAoat, 03 Maret 2023 pukul 15. 00 WIB sampai selesai yang bertempat di aula TPQ Al-Jinani. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dari awal acara sampai dengan akhir. Berikut susunan acara pada saat pelaksanaan kegiatan pendampingan: Pembukaan Kegiatan pendampingan dibuka dengan salam oleh MC dari salah satu tim pemberdaya dan dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah. Sambutan-Sambutan Sambutan yang pertama disampaikan oleh ibu Siti Khikmiyah selaku dosen pembimbing lapangan IAI Uluwiyah. Sambutan yang kedua disampaikan oleh bapak Gunun Dwi Sasmito selaku kepala TPQ Al-Jinani dusun Dadapan Desa Salen Kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Gambar 6. Acara pembukaan kegiatan pendampingan di aula TPQ Al Jinani . DoAoa Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 93 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan doAoa yang dipimpin oleh bapak Gunun Dwi Sasmito selaku kepala TPQ Al-Jinani. Acara inti pendampingan Acara inti dipandu oleh tim pemberdayaan masyarakat yakni dari mahasiswa IAI Uluwiyah Mojokerto sesuai dengan rancangan tahapan pembelajaran ilmu tajwid dengan menggunakan strategi numbered-head together (NHT) beserta media flash card: Pembukaan: tim pemberdaya melakukan salam pembuka, tegur sapa dan doAoa pembuka untuk mengawali pembelajaran bersama dengan santri TPQ Al-Jinani. Apersepsi: tim pemberdaya menyampaikan manfaat mempelajari ilmu tajwid. Kegiatan inti: Penyampaian pemberdaya menjelaskan materi ilmu tajwid dan memberikan contoh-contoh bacaan dalam Al qurAoan kepada para santri TPQ Al-Jinani. Gambar 7. Proses penyampaian materi . Latihan/keterampilan: melancarkan bacaan santri dengan cara mengulang ulang contoh bacaan materi yang telah diajarkan. Penggunaan strategi numbered-head together (NHT) beserta media flash . Siswa dibagi kedalam kelompok-kelompok: Tim pemberdaya membagi kelompok dengan cara santri berhitung angka 1 sampai 3, dengan diulang terus menerus hingga jumlah santri terakhir. Kemudian santri bergabung dengan santri lain yang memiliki nomor sama. Misalnya santri yang mendapat nomor urut 1 dengan santri yang mendapat nomor urut 1 juga, santri yang mendapat nomor urut 2 dengan santri yang mendapat nomor urut 2, dan seterusnya. Masing-masing kelompok diberikan nomor oleh tim pemberdaya. Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 94 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Tim pemberdaya membagikan media pembelajaran flash card yang telah disediakan kepada masing-masing kelompok. Gambar 8. Setiap kelompok mendapatkan flash card . Tim masing-masing kelompok untuk dikerjakan. Setiap kelompok berdiskusi untuk menemukan jawaban yang paling tepat dan memastikan semua anggota kelompok mengetahui jawabannya. Tim pemberdaya memanggil salah satu nomor dengan acak. Siswa dengan nomor yang dipanggil maju ke depan untuk mempresentasikan jawaban dari Gambar 9. Tim pemberdaya memanggil salah satu nomor santri dengan acak . Evaluasi: tim pemberdaya mengevaluasi sekaligus menilaian kemampuan bacaan Al-QurAoan santri sesuai dengan kaidah ilmu tajwid satu persatu. Penutup: tim pemberdaya bersama-sama dengan santri murojaAoah materi yang disampaikan hari ini, tim pemberdaya memberikan motivasi dan nasihat untuk semangat belajar ilmu tajwid dan mempraktikkanya dalam membaca Al-QurAoan. Kegiatan diakhiri dengan doAoa penutup dan salam oleh tim Pada akhir kegiatan pendampingan, tim pemberdaya bersama dengan dosen pembimbing lapangan, ustad-ustadzah dan santri TPQ Al-Jinani melakukan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 95 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Gambar 10. Foto bersama di akhir kegiatan Perubahan pada aspek hasil pemberdayaan di TPQ Al-Jinani dusun Dadapan Desa Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Proses pemberdayaan masyarakat telah dilaksanakan melalui 5 tahapan metode ABCD, yakni dari tahap Menentukan (Defin. Penemuan Mendalam (Discover. Impian (Drea. Merancang atau Mendesain (Desig. dan sampai pada tahap Melaksanakan dan Mengontrol atau Mengevaluasi (Deliver or Destin. Dari 5 tahapan tersebut terdapat perubahan yang telah dilaksanakan, yakni: Kemampuan membaca Al-QurAoan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid yang awalnya masih tergolong rendah, setelah diadakan pendampingan terlihat semakin . Menumbuhkan semangat baru dalam mempelajari ilmu tajwid dengan menggunakan strategi Numbered-Heads Together (NHT) beserta media flash . Setelah diadakan pendampingan, kesadaran akan pentingnya mempelajari kaidah ilmu tajwid semakin meningkat. Strategi pembelajaran Numbered-Heads Together (NHT) beserta media flash card memberikan wawasan baru bagi guru dalam mengajar ilmu tajwid, dan bisa memotivasi guru untuk lebih berinovasi dalam tata cara mengajar ilmu tajwid. SIMPULAN Pemberdayaan masyarakat di desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto tepatnya di lembaga Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dapat diambil kesimpulan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan berjalan dengan lancar dan maksimal. Pendampingan pembelajaran ilmu tajwid menggunakan strategi pembelajaran numbered-heads together (NHT) disertai media flash card di TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto memiliki pengaruh yang signifikan dalam menumbuhkan semangat baru bagi santri-santri TPQ Al-Jinnani untuk menerapkan Ilmu Tajwid menggunakan strategi Numbered-Heads Together (NHT) beserta media flash card, dimana terdapat peningkatan terhadap cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan hukum ilmu tajwid. Selain itu, dengan adanya Pendampingan Pembelajaran Ilmu. , (Siti Khikmiyah, dk. | 96 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. 2 April 2023. Hal. kegiatan pemberdayaan ini, dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bahwa belajar tajwid itu sangat penting yang bertujuan agar bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Guru juga memiliki pengetahuan baru mengenai strategi pembelajaran Numbered-Heads Together (NHT) beserta media flash card dan nantinya dapat berinovasi dalam mengajarkan materi tajwid kepada santri, agar santri bisa semangat dalam belajar kaidah ilmu tajwid. UCAPAN TERIMAKASIH Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas segala kemudahan yang telah dianugerahkan sehingga tim pemberdaya masyarakat dapat menyelsaikan pengabdian hingga penyusunan laporan ini. Penulis mengucapkan terimakasih banyak kepada berbagai pihak yang telah membantu proses pengerjaan dari awal hingga akhir. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada: Kepala desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto, yakni Bapak Suyanto Fery Anggriawan. Civitas akademika IAI Uluwiyah Mojokerto yang telah memberikan kesempatan kepada tim pemberdaya untuk terjun langsung ke desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Ibu Siti Khikmiyah selaku dosen pembimbing lapangan yang selalu membimbing tim pemberdaya selama proses pemberdayaan masyarakat. Bapak Gunun Dwi Sasmito selaku kepala TPQ Al-Jinani dusun Dadapan desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto beserta seluruh jajaran dewan guru dan santri TPQ Al-Jinani. DAFTAR PUSTAKA