Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 PENGARUH MANAJEMEN KAS TERHADAP PROFITABILITAS KOPERASI WANITA ANGGREK DESA JOGOSATRU Dewi Lutfiah Akhmad1. Yuli Kurnia Firdausia2. Mutiara Rachma Ardhiani3 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya1,2 Email: virdajulie9@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Manajemen Kas terhadap Profitabilitas pada Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru. Analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif yakni dengan menganalisis Manajemen Kas dan Profitabilitas dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 di Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru. Digunakan populasi selama 5 tahun Koperasi berjalan. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh periode 2016-2020. Teknik analisis data dengan Analisis Regresi Linier Sederhana dan SPSS versi 25 digunakan sebagai alat uji statistic dalam penelitian Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka ditarik kesimpulan dengan menghasilkan output penelitian manajemen kas memiliki pengaruh terhadap profitabilitas. Kata Kunci: Manajemen Kas. Profitabilitas. Baumol. ROE ABSTRACT This research was conducted with the aim of analyzing the effect of Cash Management on Profitability at the Women's Orchid Cooperative in Jogosatru Village. The analysis used is quantitative analysis by analyzing Cash Management and Profitability from 2016 to 2020 at the Jogosatru Village Orchid Woman Cooperative. The population is used for 5 years the cooperative is running, the sample used is a saturated sample for the 2016-2020 period. Data analysis techniques with Simple Linear Regression Analysis and SPSS version 25 were used as statistical test tools in this study. Based on the research that has been done, it can be concluded that the output of cash management research has an effect on profitability. Keywords: Cash Management. Profitability. Baumol. ROE PENDAHULUAN Koperasi adalah organisasi ekonomi yang dijalankan oleh banyak individu sebagai kepentingan untuk bersama. Hal ini ditentukan oleh kelompok kerja berdasarkan teori ekonomi rakyat dalam teori relativistik. Di bawah Bagian 16 Undang-Undang 25 tahun 1992 menyatakan bahwa sifat kerjasama didasarkan pada kesamaan dan kepentingan ekonomi para anggotanya. Berbagai lembaga tersebut adalah sebagai berikut: Koperasi konsumen merupakan organisasi yang melakukan kegiatan dalam rangka penyediaan barang atau jasa kepada anggota yang membutuhkan barang tersebut. Anggota dikenalkan dengan cara sebagai seorang penjual dan seorang pembeli. Koperasi konsumen mempunyai sebuah tindakan dalam hal meningkatkan kemampuan pembelian anggota dengan meningkatkan penghasilan sebenar-benarnya mereka. Koperasi produsen yakni ialah koperasi yang anggotanya merupakan seorang produsen. Anggota koperasi yang tergabung pada koperasi ini ialah pemilik dan pengguna jasa. Dalam kapasitasnya sebagai seorang produsen, bagian dalam koperasi produsen mengubah bahan dasar/input dan membuatnya menjadi produk jadi/output, untuk memanifestasikan barang yang bisa diperdagangkan, mendapatkan berbagai keuntungan melalui hal-hal yang dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan peluang pasar yang ada. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Koperasi simpan pinjam adalah perkumpulan dari orang-orang yang mengumpulkan uang dari anggotanya dan memberikan pinjaman kepada anggota yang membutuhkan lalu setelahnya akan diberikan sebuah keuntungan berupa sisa hasil usaha setiap tahun pada anggota koperasi simpan pinjam tersebut. Anggota asosiasi ini memiliki dua peran sebagai pemilik dan pelanggan. Koperasi pemasaran yakni ialah koperasi ini dibentuk guna sebagai daya bantu untuk anggota memperdagangkan barang produksi yang dihasilkan. Anggota sering bertindak sebagai penyedia barang atau jasa untuk korps mereka. Melalui hal tersebut, bagi semua anggota, koperasi menjadi garda yang berada di paling depan dalam memasarkan barang atau jasa para Koperasi Jasa merupakan asosiasi pemilik dan pelanggan dari satu atau lebih penyedia Bagi mereka yang membeli layanan, mereka didirikan bersama sebagai penyedia Dari sudut pandang orang yang menyediakan layanan, bisnis dasar yang menyediakan layanan, atau bisnis yang menjual produk. (Sendari, 2. Sumber permodalan koperasi terdiri dari permodalan yang berasal dari luar koperasi dan modal yang didapatkan dari dalam koperasi itu sendiri. Permodalan dari luar koperasi yaitu permodalan sendiri yang berarti harta dan kekayaan atau modal tersebut berasal dari anggota koperasi atau bisa saja non anggota. Dan Permodalan dari Pinjaman yang berarti modal yang bersifat hutang. Permodalan yang berasal dari dalam koperasi yaitu merupakan sumber-sumber modal yang didapatkan dan bermula dari kegiatan koperasi yang telah dijalankan. Selain permodalan, laporan keuangan pun dalam koperasi sangat berperan penting. Maksud daripada laporan keuangan tersebut guna menyampaikan informasi terkait keadaan keuangan, kemajuan usaha dan informasi yang berguna bagi pengurus atau direksi dan anggota Komponen neraca koperasi menurut pedoman SAK ETAP terdiri dari laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas. Pengelolaan kas mengacu dengan mengikuti aspek keuangan dimana berkaitan dengan pengakumulasian, pengendalian dan pemakaian uang. Manajemen likuiditas pun mengevaluasi likuiditas pasar, aliran kas dan investasi, dan mempunyai tanggungan guna menciptakan trik atau kiat pembiayaan guna menangani pembiayaan kebutuhan dalam jangka waktu pendek dan dalam jangka waktu yang panjang. Setiap perusahaan yang menjalankan bisnisnya selalu membutuhkan uang tunai. Uang dibutuhkan dengan guna sebagai pengeluaran biaya dalam pengoperasian perusahaan setiap hari juga sebagai investasi dalam aset tetap. Perusahaan sebagai suatu organisasi umum dan biasanya mempunyai tujuan yang diinginkan untuk dicapai guna memenuhi kepentingan stakeholder. Adapun tujuannya adalah untuk menghasilkan laba, meningkatkan nilai perusahaan dan memenuhi kebutuhan perusahaan. Untuk mendapatkan keuntungan atau profit yang maksimal, perusahaan hendaklah dapat mempunyai pengetahuan dalam pertumbuhan dan kemajuan usaha dari satu periode ke periode yang lain. Kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba atau keuntungan ini sering disebut dengan profitabilitas. Profitabilitas juga penting untuk kelangsungan hidup jangka panjang perusahaan, melalui hal tersebut perusahaan akan selalu mempunyai upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan profitabilitas perusahaan. Pemilihan objek dalam penelitian ini pada sebuah koperasi dikarenakan ditengah ketidakpastian perekonomian saat ini, salah satu sektor yang berjalan baik dan diperlukan adalah koperasi simpan pinjam, meskipun koperasi simpan pinjam bukan merupakan kebutuhan dasar tetapi koperasi simpan pinjam dapat berguna bagi para calon pebisnis UMKM yang kekurangan modal untuk memulai usaha dan koperasi simpan pinjam juga dapat digunakan sebagai investasi dengan pendapatan bagi hasil SHU setiap tahun. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Dalam data laporan keuangan Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru, peneliti menemukan bahwa jumlah kas koperasi yang ada naik dan turun dalam 5 . tahun terakhir, aset lancar yang terus naik. Kewajiban lancar selalu naik, pendapatan kotor naik turun, juga SHU (Sisa Hasil Usah. yang naik dan turun. TELAAH PUSTAKA Manajemen Kas Manajemen kas merupakan pengelolaan yang berasal dari sumber daya kas dalam sebuah perusahaan atau lembaga. Manajemen kas digunakan sebagai alat agar perusahaan atau lembaga dapat berjalan juga merupakan sumber daya likuid yang telah dimiliki perusahaan secara efektif. Manajemen Kas adalah pengelolaan uang kontan yang dipunyai atau dikantongi dari suatu perusahaan melalui hal dengan menyertai praktik manajemen yang baik guna bisa dipergunakan dengan cara efektif dan efisien dalam operasi perusahaan. Manajemen Keuangan adalah program yang membuat organisasi berjalan lancar. Penggunaan dana organisasi harus dilakukan seefisien mungkin. Manajemen kas bertujuan untuk membantu mengelola suatu perusahaan atau lembaga yang dapat membantu mendanai pengeluaran secara tepat waktu juga agar dapat memenuhi kewajiban yang harus dibayar ketika terjadinya jatuh tempo. Manajemen kas yang efektif juga mengharuskan atau menuntut pengawasan untuk melindungi kas dari kekurangan atau kerugian seperti pencurian dan penipuan. Faktor yang dapat menentukan baik tidaknya pengelolaan uang dapat dilihat dari perencanaan keuangan . Perusahaan memiliki sumber daya keuangan yang terbatas, sehingga penting untuk memiliki rencana dalam mengalokasikan (Hery, 2. Perusahaan dengan arus kas yang baik akan dapat menarik minat investasi dari investor, oleh karena itu informasi arus kas dapat dikatakan sebagai informasi penting yang dibutuhkan investor untuk menentukan kemampuan suatu usaha dalam menghasilkan uang bagi seperti untuk membayar kewajiban bisnis dan kegiatan operasi perusahaan. Laporan arus kas adalah pernyataan yang menampilkan segala aspek operasi perusahaan, baik yang berpengaruh secara langsung dan juga secara tidak langsung terhadap arus kas (Kasmir, 2. Laporan arus kas yakni merupakan laporan yang menampilkan arus kas yang masuk dan arus kas yang keluar dalam suatu bisnis (Kasmir, 2. Profitabilitas Profitabilitas yakni merupakan kemampuan pada suatu bisnis dalam menghasilkan keuntungan . selagi periode waktu tertentu. Profitabilitas yakni adalah kecakapan bisnis dalam hal untuk dapat menghasilkan sebuah keuntungan dan dan bisa menjadi pendukung pertumbuhan dalam jangka waktu yang pendek maupun yang panjang. Laba usaha biasa atau sering kali dapat dilihat melalui laporan laba rugi, pada laporan tersebut ditunjukkan adanya pendapatan usaha. Profitabilitas perusahaan dapat dibandingkan antara keuntungan dan produksi pendapatan atau modal. Profitabilitas ialah rasio yang dipergunakan guna mengevaluasi kapabilitas bisnis guna membuat sebuah keuntungan semasa era tertentu. Rasio ini pun merupakan ukuran seberapa baik bisnis dikelola, seperti yang ditunjukkan oleh hasil dari penjualan atau pendapatan. (Kasmir, 2. Profitabilitas perusahaan mempengaruhi perilaku investor. Kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan mendorong investor untuk menginvestasikan dananya untuk mengembangkan usahanya, sedangkan return yang rendah mendorong investor untuk menarik Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Untuk bisnis yang sedang berjalan, profitabilitas bisa dipergunakan guna mengukur keefektifan pengendalian badan usaha (Wau, 2. Profitabilitas dalam perusahaan yakni ialah salah satu fondasi untuk menilai keadaan suatu perusahaan, sehingga perlu dilakukan analisis untuk dapat mengevaluasinya. Alat yang digunakan dalam menganalisis tersebut merupakan sebuah laporan yang merupakan keuangan. Profitabilitas adalah hal yang juga penting dalam hal upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup sebuah perusahaan dalam jangka yang akan panjang, profitabilitas memiliki petunjuk dalam memperlihatkan apakah bisnis dalam suatu perusahaan akan dapat memiliki prospek yang baik yang dapat timbul di masa mendatang. Melalui hal seperti itu, setiap suatu badan usaha akan selalu mempunyai usaha dalam berusaha untuk bisa terus menumbuhkan dan mengembangkan profitabilitasnya, karena dengan semakin tingginya tingkat keuntungan badan usaha tersebut maka semakin terjamin pula keberadaan unit tersebut. Laporan Keuangan Laporan keuangan ialah hasil akhir pada akuntansi dan menggambarkan sebuah resume atau intisari dari transaksi keuangan selama waktu tahun buku yang sedang bersangkutan. Interpretasi Laporan Keuangan yang dijelaskan menurut Standar Pelaporan Keuangan, laporan keuangan yakni ialah subdivisi atau elemen dari sebuah proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap lazimnya atau kebanyakan mencakup neraca, laporan perubahan posisi keuangan . ang dapat dipertunjukkan dalam berbagai macam cara, seperti laporan arus kas atau laporan pengeluara. , kas, juga pelaporan tabel dan pelaporan tambahan yang relevan dengan Misalnya, pelaporan keuangan tentang bisnis dan wilayah geografis juga serta dampak berubahnya harga. Laporan keuangan harus disajikan dengan cara yang tepat, jelas dan lengkap, yang mencerminkan fakta ekonomi tentang keberadaan dan operasi perusahaan. Saat menyusun laporan keuangan, akuntan menghadapi kemungkinan risiko bias . , kesalahpahaman, dan ketidakakuratan (Mulyati, 2. KERANGKA KONSEPTUAL Dalam kerangka konseptual yang disajikan diatas, dapat dijabarkan bahwa Profitabilitas (Y) dapat dipengaruhi oleh Manajemen Kas (X). METODE PENELITIAN Metode penelitian ini digarap dengan menetapkan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif ialah menggunakan statistik, yakni statistik deskriptif dan statistik inferensial (Sugiyono, 2. Penentuan lokasi penelitian adalah Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru yang berada di Desa Jogosatru Rt. 01 Rw. 01 Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif Dari tabel statistik deskriptif pada table 1 diatas, dapat diketahui bahwa: Manajemen Kas menunjukkan nilai minimum sebesar 756,73 yang merupakan nilai manajemen kas koperasi pada bulan Agustus tahun 2020 dan nilai maximum sebesar 1634,72 yang merupakan nilai manajemen kas koperasi pada bulan Agustus tahun 2016. Nilai rata-rata manajemen kas sebesar 1213,3093 dan standar deviasi sebesar 205,36918. Profitabilitas menunjukkan nilai minimum sebesar 0,19 yang merupakan nilai profitabilitas koperasi pada bulan November tahun 2017 dan nilai maximum sebesar 0,62 yang merupakan nilai profitabilitas koperasi pada bulan Mei tahun 2016. Nilai rata-rata profitabilitas sebesar 0,4274 dan standar deviasi sebesar 0,09037. Uji Asumsi Klasik Berdasarkan hasil pengujian model standar pada Tabel 2 dapat dijelaskan sebagai berikut: Pada model linier, pengujian standar didasarkan pada pengujian apakah variabel pengganggu atau residual berdistribusi normal, untuk menentukan apakah berdistribusi normal atau tidak. Hasil uji normalitas menggunakan one sample K-S memberikan nilai 0,200 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal. Hasil uji heteroskidastisitas mempunyai nilai signifikansi > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi heteroskidastisitas. Hasil uji autokorelasi menggunakan Run-test memberikan nilai 0,07 > 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak adanya gejala autokorelasi. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Analisis Regresi Linier Sederhana Dari hasil perhitungan table 3 diatas dapat dihasilkan persamaan sebagai berikut: Y = 0,042 Ae 0,000505X Berdasarkan persamaan diatas maka: Nilai konstanta sebesar 0,042 yang berarti bahwa apabila Manajemen Kas bernilai 0 maka profitabilitas (Y) akan sebesar 0,042. X merupakan variabel manajemen kas yang memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,000505. Hal tersebut menunjukkan bahwa apabila nilai varibel X mengalami kenaikan sebesar 1 . satuan, maka profitabilitas (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,000505 poin. Sebaliknya apabila turun sebesar 1 . satuan maka profitabilitas (Y) mengalami penurunan sebesar -0,000199 poin. Tanda positif memiliki arti bahwa variabel manajemen kas berpengaruh sejalan dengan jika nilai manajemen kas lebih dari angka 0. Uji Hipotesis Uji t Berdasarkan tabel 4 diatas hasil uji t . dapat dijelaskan sebagai berikut: Variabel Manajemen Kas (X) memiliki thitung 6,051 > ttabel 1,67203 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Manajemen kas berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas. Maka H1 yang menyatakan manajemen kas berpengaruh terhadap profitabilitas diterima. Pembahasan Manajemen Kas Terhadap Profitabilitas Hasil dari pengujian hipotesis uji t . pada variabel manajemen kas terhadap profitabilitas pada Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru menjelaskan bahwa manajemen kas memiliki pengaruh terhadap profitabilitas. Manajemen kas yang dihitung dengan menggunakan mode baumol menghasilkan perhitungan yang mencakup tentang saldo kas untuk memenuhi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 kebutuhan kas harian dan memperoleh pengembalian pinjaman yang tinggi. Hal ini dikarenakan semakin tinggi manajemen kas yang ada semakin tinggi kebutuhan kas yang dibutuhkan setiap bulan untuk diputarkan kembali yang menyebabkan profitabilitas yang dihasilkan meningkat. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Nurfitriyaningsih, 2. karena dalam penelitian tersebut manajemen kas mempunyai pengaruh terhadap profitabilitas. Hal ini diperolehh karena dengan manajemen kas yang baik, perputaran kas yang baik, keuntungan yang didapatkan akan semakin meningkat. Dalam penelitian ini ditunjukkan pengelolaan manajemen kas menggunakan metode Baumol dengan memanfaatkan perhitungan kebutuhan kas pada setiap periode. Hal ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Apriyanto R, dkk, 2. yakni dalam penelitian tersebut juga didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa manajemen kas berpengaruh terhadap profitabilitas. SIMPULAN Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh manajemen kas terhadap profitabilitas pada Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru periode 2016-2020. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan, maka dapat di simpulkan bahwa manajemen kas berpengaruh terhadap profitabilitas. Hal ini dikarenakan semakin tinggi manajemen kas yang ada semakin tinggi kebutuhan kas yang dibutuhkan yang merupakan perputaran kas setiap bulan yang menyebabkan profitabilitas akan bertambah. IMPLIKASI Hasil penelitian yang telah dilakukan ini diharapkan dapat memberi masukan kepada Koperasi Wanita Anggrek Desa Jogosatru agar dapat lebih memaksimalkan penggunaan kas yang menganggur agar dapat memperoleh sisa hasil usaha atau profitabilitas yang lebih tinggi Dilanjutkan untuk penelitian yang akan datang agar dapat mengeksplor kembali faktor-faktor apa sahaja yang lain selain manajemen kas yang akan dapat mempengaruhi profitabilitas pada objek penelitiannya. KETERBATASAN MASALAH Penelitian ini menggunakan 1 variabel bebas sehingga diharapkan untuk penelitian yang akan datang selanjutnya dapat menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin mempunyai praduga dapat memiliki pengaruh terhadap profitabilitas dan dapat menambahkan tahun yang akan diamati untuk diukur dalam hasil akurasi penelitian, riset yang dilakukan peneliti saat ini berkisar selama 5 tahun dari tahun 2016 hingga tahun 2020. DAFTAR PUSTAKA