Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Pemanfaatan Platform Computer Based Test (CBT) dalam Sistem Penilaian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Samarinda Rina Muda Siraturrahmah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda rinamuda27@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas pemanfaatan platform computer based test (CBT) dalam penilaian di MIN 2 Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik triangulasi. Informan dalam penelitian ialah kepala sekolah, operator dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan platform computer based test . dalam penilaian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 . efektifitas waktu, mengakses platform, perangkat yang digunakan, pembuatan dan pengerjaan soal. objektivitas dari segi format penilaian, koreksi soal dan penilaian. mengurangi tindakan curang pada pelaksanaan ujian. otomatis memberikan hasil skor Kata Kunci: e-learning, system penilaian, computer based test . PENDAHULUAN Seiring dengan berjalannya abad ke-21, evolusi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi dengan kecepatan yang semakin tinggi. Di era kontemporer, teknologi dan informasi telah menjadi kekuatan yang meresap yang membentuk perkembangan global, termasuk di Indonesia, yang memegang peranan penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi (Wahyudi & Sukmasari, 2. Berbagai bidang yang terkena dampak pada fenomena ini salah satunya adalah pendidikan (Yuliana, 2. Dimaksudkan dalam hal ini ialah munculnya teknologi baru di bidang informasi dan komunikasi telah membuka peluang bagi sektor pendidikan untuk memanfaatkan potensi teknologi informasi dan komunikasi. Sistem Pendidikan Nasional yang diatur dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS. Pasal 1 ayat 20, menyatakan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik, pendidik, dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar. Proses pembelajaran mencakup lima konsep utama: interaksi, peserta didik, pendidik, sumber belajar, dan lingkungan (Hapsari & Fatimah, 2. Menurut SISDIKNAS, sumber dan lingkungan belajar dapat mencakup baik di sekolah maupun di luar sekolah, di mana proses belajar-mengajar antara guru dan siswa harus bersifat aktif dan menyenangkan. Oleh karena itu, guru dituntut untuk menyusun skenario atau melakukan inovasi dalam pembelajaran agar proses belajar menjadi menarik dan menyenangkan, sehingga peserta didik dapat berpartisipasi secara aktif dan pada akhirnya meningkatkan prestasi belajar mereka. Pada saat ini banyak sekolah yang melakukan pembelajaran atau ujian berbasis teknologi informasi dan komunikasi terlebih saat mengalami pandemi Covid-19, pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa serentak dilakukan berbasis online. Setelahnya pendidikan mulai berinovasi, salah satunya ialah penilaian berbasis komputer yang biasa disebut Computer Based Test (CBT). Dalam pelaksanaan ujian dengan berbasis komputer ini Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 pun sangat berperan dalam meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Santoso, 2. Dengan hal ini, ujian konvensional saat ini telah bergeser ke arah komputerisasi dan yang tidak lagi menggunakan kertas dalam pembuatan soal. E-learning dapat didefinisikan sebagai sistem pendidikan berbasis komputer yang memberikan fleksibilitas kepada individu untuk belajar sesuai dengan kecepatan masingmasing dan di lokasi yang sesuai dengan keinginan mereka. Sistem ini menggunakan berbagai media, termasuk multimedia, yang mengintegrasikan teks, grafik, audio, video, dan animasi, serta televisi interaktif, ruang kelas virtual untuk pembelajaran sinkron antara guru dan siswa di lokasi yang berbeda, dan konferensi telepon atau video (Ahmad et al. , 2. Dalam artikel mereka yang berjudul AuMemanfaatkan Bot Telegram sebagai Ujian Berbasis File E-Learning,Ay Suharyanto dan Mailangkay menjelaskan bagaimana e-learning memungkinkan penilaian hasil pembelajaran dilakukan secara online. Hal ini mencakup metodologi yang digunakan untuk administrasi penilaian dan pengambilan hasil ujian. Setelah menyelesaikan ujian, peserta ujian dapat memperoleh hasil kinerja mereka tanpa Metode ujian ini memungkinkan efisiensi yang lebih besar dalam pelaksanaan dan pengambilan hasil yang cepat dan akurat, dibandingkan dengan metode ujian Namun demikian, pelaksanaan ujian berbasis online memerlukan persiapan yang lebih rumit (Khariono et al. , 2. Dalam hal ini e-learning mempermudah proses penilaian hasil belajar secara daring dengan efisiensi tinggi dan hasil yang cepat. Namun, pelaksanaannya memerlukan persiapan yang lebih kompleks dibandingkan metode Tes berbasis komputer adalah evaluasi yang dilakukan melalui perangkat komputer. Tes ini memiliki karakteristik yang mirip dengan tes konvensional, yaitu penggunaan satu perangkat tes untuk beberapa peserta dengan durasi tes yang tetap . ixed test lengt. Ada empat bentuk tes berbasis komputer yang dikembangkan, yaitu : . model terbuka (Open Mod. , . model terkontrol (Controlled Mod. , . model supervisi (Supervisi Mod. model pengaturan (Managed Mod. (Syayasna et al. , 2. Computer Based Test (CBT) adalah model evaluasi berbasis komputer yang dirancang untuk membantu guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran, termasuk penilaian, administrasi, dan peningkatan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan evaluasi tersebut (Habsari, 2. CBT menggunakan komputer untuk mengatur berbagai teknik pengujian dan evaluasi, yang mencakup metodologi analog dan digital. Sistem CBT merupakan pengembangan lebih lanjut dari Computer-Assisted Instruction (CAI) atau pembelajaran berbantuan komputer, dengan fokus khusus pada aspek evaluasi. Sistem ini terdiri dari set pertanyaan, penilaian otomatis, pemanfaatan format media seperti audio dan video, dan layanan autorun, yang secara kolektif memfasilitasi pendekatan praktis dan terintegrasi untuk proses evaluasi. Penilaian dengan memanfaatkan teknologi komputer (CBT) ialah penilaian yang dilakukan dengan cara pemanfaatan perangkat komputer. Memiliki perbedaan yang terletak pada teknik penyampaian . soal yang tak lagi memakai kertas lembar . , dari segi lembar jawaban siswa ataupun naskah soal penilaian. Penggunaan komputer untuk sistem skoring. Biasanya butir soal yang diberikan dari nomor pertama hingga nomor Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 terakhir dan pengerjaannya dapat terlihat oleh peserta (Wardani, 2. Tes berbasis komputer (CBT) adalah metode evaluasi modern yang menggantikan cara konvensional dengan memanfaatkan teknologi digital. Hal ini menjadikan CBT sebagai solusi praktis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan ujian. METODE Penelitian ini guna menggambarkan bagaimana pemanfaatan sistem penilaian berbasis e-learning dengan menggunakan platform Computer Based Test (CBT) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik triangulasi. Informan dalam penelitian ialah kepala sekolah, operator dan guru. HASIL DAN PEMBAHASAN Platform Computer Based Test (CBT) adalah sistem penilaian berbasis komputer yang membantu guru melakukan tes, penilaian dan efektif serta efisiensi penyelenggaraannya (Romadhona et al. , 2. Dengan demikian penilaian berbasis komputer dapat dilakukan dengan akurat. Adapun penggunaan penilaian dengan sistem berbasis komputer dapat dikatakan efektif yaitu . efektivitas waktu dari awal disusunnya soal sehingga memerlukan pengerjaan yang tidak begitu lama, . objektivitas penilaian, penilaian menggunakan sistem berbasis komputer dan berbasis kertas sangat objektif sebab soal yang dibuatkan berupa pilihan ganda otomatis penilaian juga telah diatur, . mengurangi tindakan curang . otomatis memberikan skor pada penilaian (Wardani, 2. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti mengenai penilaian dengan sistem berbasis komputer dengan menggunakan platform Computer Based Test (CBT) di MIN 2 Samarinda. Pertama, efektifitas waktu meliputi mengakses platform, platform mendukung perangkat yang digunakan, pembuatan dan pengerjaan soal. Dalam pelaksanaanya sangat efektif dan efisien sebab sistem penilaian tidak menggunakan kertas yang membuat menghemat waktu dalam pembuatan soal tidak banyak menghabiskan kertas dan dalam pengerjaannya hanya dengan mengakses dan login secara pribadi untuk mengerjakan soal. Dan dapat diakses di komputer maupun di smartphone. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Gambar 1. Tampilan Halaman Login Kedua, objektivitas penilaian meliputi, format penilaian, penilaian yang telah diatur di platform, fitur koreksi otomatis dalam penilaian. Hal ini terealisasikan dengan baik sebab format penilaian berupa pilihan ganda, isian dan essai. Dengan fitur koreksi secara otomatis maka skor penilaian telah diatur dalam platform agar mendapati skor yang adil dan tidak Gambar 2. Tampilan Pembuatan Soal Gambar 3. Tampilan Saat Dilaksanakan Penilaian Ketiga, mengurangi tindakan curang. Dalam pelaksanaan penilaian dengan menggunakan platform Computer Based Test (CBT) mengurangi terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh siswa sebab dalam pengerjaannya siswa hanya dapat membuka laman ujian tidak diperkenankan membuka laman lainnya. Namun, jika ada siswa yang membuka laman lainnya otomatis mereka keluar dari laman ujian yang mereka kerjakan. Selain hal sistematis tersebut dalam pelaksanaannya di dalam ruangan ujian tetap ada pengawas untuk mengawasi mereka. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Kempat, otomatis memberikan skor penilaian. Hal ini terealisasikan dalam penilaian berbasis komputer. Sebab ketika mereka selesai mengerjakan soal ujian pada platform Computer Based Test (CBT), tiap soal yang telah diisi skor penilaian oleh guru mata pelajaran maka platform Computer Based Test (CBT) akan mengkoreksi secara otomatis dan memberikan nilai keseluruhan siswa secara otomatis. Gambar 4. Tampilan Rekap Nilai Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan di atas, senada dengan teori konektivisme yang memandang pembelajaran sebagai proses penghubungan informasi dari beberapa sumber dalam sebuah komunitas yang didukung dengan jaringan atau basis data. Senada pula dengan teori teknologi pendidikan yang meliputi pengelolaan, pemanfaatan teknologi dan implementasi secara etis untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dan memberikan improvisasi kinerja melalui kreasi (Mustafa & Suryadi, 2. Hal ini, sebagaimana halnya dengan artikel jurnal yang berjudul Pemanfaatan Aplikasi Computer Based Test (CBT) Pada SMA Swasta HKBP Hutabayuraja Untuk Meningkatkan Efektivitas Proses Evaluasi Belajar Siswa karya Jaya. Reagan dkk yang menyatakan, proses evaluasi belajar siswa dengan menggunakan aplikasi CBT mempunyai berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh siswa, guru maupun staff. Maka hal ini, aplikasi CBT dalam penggunaan teknologi sangat perlu diterapkan dan dikembangkan secara meluas pada proses pembelajaran guna adanya peningkatan efisiensi dan efektivitas pada proses evaluasi belajar siswa (Hardinata, 2. Hal ini sejalan juga dengan artikel jurnal yang berjudul Penerapan CBT (Computer Based Tes. Pada Mata Pelajaran Teknologi Layanan Jaringan Di Smk Negeri 1 Tuban karya Meidina dan Eko menyatakan bahwa CBT . omputer based tes. karena lebih mampu mengemas soal tes menjadi lebih interaktif dan mengurangi biaya kertas. Selain itu, hasil evaluasi menjadi lebih valid dan kebenaran jawaban lasngsung dapat dilihat (Habsari. Proses pelaksanaan ujian dengan menggunakan platform Computer Based Test (CBT) memiliki kelebihan dalam mempermudah dalam mengoreksi jawaban, mengurangi peserta didik dalam mencari jawaban karena jikalau peserta didik membuka aplikasi lain otomatis Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 keluar dari platform Computer Based Test (CBT). Dalam proses pelaksanaan ujian dengan menggunakan platform Computer Based Test (CBT) tentunya memiliki kendala yang sering terjadi ialah koneksi jaringan yang tidak stabil. Sebab berlangsungnya ujian secara bersamaan tak jarang membuat server down. Serta, cadangan kuota pada smartphone siswa untuk jaga-jaga saat jaringan tidak stabil habis saat mengerjakan ujian sebab diperbolehkannya ujian menggunakan smartphone, siswa sering kali menggunakan smartphone saat istirahat hingga cadangan kuota habis pada smartphone siswa. Hal tersebut dapat terjadi namun selalu ada solusi, siswa dapat kembali ke laman ujian dan pengerjaannya tetap tersimpan dan siswa hanya melanjutkan dari pekerjaan sebelumnya tanpa mengulang dari awal. Sejalan dengan penelitian dalam artikel jurnal yang berjudul Analisis Pemanfaatan Aplikasi CBT Sebagai Sarana Tes di MI Badrussalam Surabaya karya Raden. Faza dkk menyatakan bahwa penggunaan platform CBT memiliki kekurangan seperti koneksi internet yang terkadang tidak stabil dapat menganggu berlangsungnya ujian, kurangnya persediaan komputer yang ada di sekolah (Syaifuddin et al. , 2. Maka dari hal di atas platform Computer Based Test (CBT) memudahkan berlangsungnya ujian juga memiliki kendala dalam penggunaanya seperti koneki yang terkadang tidak stabil namun dalam prosesnya tentunya sekolah meyediakan solusi jika terjadi kendala koneksi seperti memiliki koneksi cadangan sebagai antisipasi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil temuan penelitian yang telah peneliti paparkan pada pembahasan di atas mengenai pemanfaatan menggunakan platform Computer Based Test (CBT) dalam sistem penilaian di MIN Samarinda, maka dapat diambil simpulan bahwa pemanfaatan platform Computer Based Test (CBT) . lebih efektif dari segi mengakses platform, perangkat yang digunakan, pembuatan dan pengerjaan soal. objektivitas dari segi format penilaian, koreksi soal dan penilaian. mengurangi tindakan curang pada pelaksanaassn ujian. otomatis memberikan hasil skor penilaian. DAFTAR PUSTAKA