http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 5 No 1. Juni 2022 pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7537 Artikel Penelitian The Relationship of The Delivery Process to The Risk of Postpartum Depression at RSIA Pucuk Permata Hati Ni Putu Ika Santiari1. Ni Putu Mirah Yunita Udayani2. Luh Putu Widiastini3 Abstrak Periode kehamilan dan melahirkan merupakan periode kehidupan yang penuh dengan potensi stres. Seorang wanita dalam periode kehamilan dan periode postpartum cenderung mengalami stres yang cukup besar karena keterbatasan kondisi fisik yang membuatnya harus membatasi aktivitas dan mengalami proses adaptasi menjadi seorang ibu. Periode ini memiliki potensi terjadinya postpartum depression. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postpartum depression pada ibu yang melahirkan secara normal dan ibu yang melahirkan melalui tindakan Sectio Caesarea. Subjek penelitian adalah 30 orang ibu yang melahirkan dan mengalami postpartum depresi di RSIA Pucuk Permata Hati. Penelitian ini menggunakan kuisioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Data dianalisa dengan statistical product and service solution (SPSS) menggunakan metode chi square test. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kejadian postpartum depression di RSIA Pucuk Permata Hati menggunakan skoring EPDS sebagian besar responden yang mengalami postpartum depression sebanyak 26 orang . ,2 %) melalui persalinan secara sectio caesarea dan sebanyak 4 orang . ,7 %) melalui persalinan normal. Dapat disimpulkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh 0,000 sehingga p value < 0,05. Hal ini menyatakan ada hubungan yang signifikan antara proses persalinan terhadap risiko terjadinya postpartum depression di RSIA Pucuk Permata Hati. Nilai OR didapatkan 13 yang menunjukkan responden yang melakukan persalinan sectio caesarea berpeluang 13 kali mengalami depresi. Kata kunci : Postpartum depression. Proses persalinan. EPDS Abstract Pregnancy and childbirth are periods of life full of potential stress. A woman in the period of pregnancy and the postpartum period tends to experience considerable stress due to limited physical conditions that make her have to limit activities and undergo the process of adaptation to become a mother. This period has the potential for postpartum This study aims to determine the relationship between postpartum depression in mothers who gave birth normally and mothers who gave birth through Sectio Caesarea. The research subjects were 30 mothers who gave birth and experienced postpartum depression at Pucuk Permata Hati Hospital. This study used the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) questionnaire. The data were analyzed by statistical product and service solution (SPSS) using the chi square test method. Results: The prevalence of postpartum depression at RSIA Pucuk Permata Hati using EPDS scoring, most of the respondents who experienced postpartum depression were 26 people . 2%) through cesarean section and 4 people . 7%) went through normal delivery. The significance value obtained is 0. 000 so that the p value <0. This indicates that there is a significant relationship between the delivery process and the risk of postpartum depression at RSIA Pucuk Permata Hati. The OR value was found to be 13, which indicates that respondents who delivered caesarean section had a 13 times chance of experiencing depression. Keywords: postpartum depression, labor process, and EPDS Submited: 22 Maret 2022 Revised : 4 April 2022 Accepted: 19 Mei 2022 Affiliasi penulis : 1,2,3 STIKES Bina Usada Bali Korespondensi : AuNi Putu Ika SantiariAy Telp: 6281916236623 PENDAHULUAN Periode kehamilan dan melahirkan merupakan periode kehidupan yang penuh dengan stres. Persalinan atau melahirkan bayi adalah suatu proses normal pada wanita usia subur . Ada dua cara persalinan yaitu persalinan lewat vagina yang lebih dikenal dengan persalinan alami atau persalinan normal dan persalinan caesar atau section caesarea yaitu tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi dengan melalui insisi pada dinding perut dan dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram . Periode melahirkan merupakan periode kehidupan yang penuh dengan potensi stess. Seorang wanita dalam Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman periode kehamilan dan periode postpartum cenderung mengalami stres yang cukup besar karena keterbatasan kondisi fisik yang membuatnya harus membatasi aktivitas dan mengalami proses adaptasi menjadi seorang ibu selama masa postpartum . Postpartum depression sering tidak disadari oleh orang terdekat, keluarga, penderita, atau tenaga Biasanya penderita dari gangguan ini menutupi perasaannya dari suami, keluarga, atau tenaga medis sehingga tidak ada yang akan menyadari perasaan itu, dan ibu dengan gangguan postpartum depression akan menjalankan fungsinya sebagai ibu dengan tidak maksimal. Efek dari postpartum depression ini tidak hanya terjadi pada ibu. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 5 No 1. Juni 2022 pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7537 namun bisa juga terjadi pada bayi dari ibu . Bayi keterlambatan dari berbagai aspek, baik dari segi kognitif, psikologi, neurologi, dan motorik bayi juga akan cenderung lebih rewel sebagai respon untuk mencari dan mendapatkan perhatian dari ibunya . Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang dapat mengurangi kejadian postpartum depression dengan cara melakukan penelitian lebih dalam mengenai postpartum depression yang berkaitan dengan proses persalinan, karena proses persalinan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya postpartum depression . Dari observasi yang dilakukan sendiri oleh peneliti di lapangan, peneliti menemukan adanya ketidakpuasan ibu bersalin dengan proses persalinan yang mereka lalui terutama persalinan melalui Sectio Caesarea yang tidak METODE Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan design penelitian case control melalui pendekatan retrospektif pengambilan data variabel akibat . dilakukan terlebih dahulu, kemudian baru diukur varibel sebab . yang telah terjadi pada waktu yang lalu . Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei melalui pengisian kuesioner EPDS berskala Edinburgh dengan objek penelitian adalah pasien postpartum hari ke-7 yang melakukan kunjungan di RSIA Pucuk Permata Hati. Kuesioner EPDS ini merupakan kuesioner baku yang tidak perlu dilakukan uji validitas dan realibilitasnya . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling yang merupakan cara pengambilan sampel secara kebetulan . dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan kriteria penelitian . Data yang telah didapatkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan bantuan program aplikasi data SPSS. Data yang dianalisis merupakan data univariat untuk memperoleh gambaran secara apa adanya tentang uraian karakteristik responden penelitian yang meliputi proses persalinan dan postpartum depression dan bivariat dengan melakukan uji hipotesis menggunakan uji korelasi chi-square test dengan tingkat kemaknaan =0,05. Apabila nilai probability . > 0. 05 maka hipotesa nol diterima atau Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman sebaliknya . Hasil analisa data disajikan dalam bentuk narasi, tabel maupun grafik. HASIL Karakteristik Responden Berdasarkan Usia. Paritas. Pendidikan, dan Pekerjaan Karakteristik responden berdasarkan usia, paritas, pendidikan dan pekerjaan dijabarkan dalam tabel 1. Tabel 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia. Paritas. Pendidikan, dan Pekerjaan Karakteristik Rentang Usia Total Primipara Paritas Multipara Total SMA Pendidikan Diploma Sarjana Total IRT Swasta Pekerjaan Wiraswasta PNS Total Dari 60 responden yang diteliti sebagian besar responden berada pada rentang usia 26-35 tahun yaitu sebanyak 48 . ,0%) responden, sebagian besar responden merupakan primipara yaitu sebanyak 37 . ,7 %), sebagian besar responden berpendidikan sarjana yaitu sebanyak 28 orang . ,7 %), dan mayoritas responden bekerja sebagai wiraswasta yaitu sebanyak 30 orang . ,0%) Identifikasi Kejadian Postpartum Depression di RSIA Pucuk Permata Hati Hasil identifikasi kejadian postpartum depression di RSIA Pucuk Permata Hati dijabarkan dalam tabel 2. Tabel 2. Kejadian Postpartum Depression di RSIA Pucuk Permata Hati Postpartum Depression Tidak Depresi Depresi Total Jumlah responden yang mengalami depresi dan tidak depresi memiliki proporsi yang sama yaitu 30 . %) responden. Identifikasi Jenis Persalinan di RSIA Pucuk Permata Hati Hasil identifikasi jenis persalinan di RSIA Pucuk Permata Hati dijabarkan dalam tabel 3. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 5 No 1. Juni 2022 pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7537 Tabel 3. Jenis Persalinan di RSIA Pucuk Permata Hati kesiapan responden menjadi ibu baru, dukungan suami dan keluarga. Jenis Hasil analisis bivariat nilai signifikansi Persalinan yang diperoleh 0,000 sehingga p value < 0,05. Partus Normal Hal ini menyatakan ada hubungan yang signifikan antara proses persalinan terhadap Total risiko terjadinya postpartum depression di Sebagian besar responden melalui RSIA Pucuk Permata Hati. Dimana ditemukan persalinan secara Sectio Caesarea yaitu sebagian besar responden yang mengalami sebanyak 36 . ,0%) responden. postpartum depression sebanyak 26 orang Hubungan Proses Persalinan terhadap . ,2 %) melalui persalinan secara sectio Risiko terjadinya Postpartum Depression caesarea dan sebanyak 4 orang . ,7 %) di RSIA Pucuk Permata Hati melalui persalinan normal. Nilai OR Tabel 4. Hubungan Proses Persalinan terhadap Risiko didapatkan 13 yang menunjukkan responden terjadinya Postpartum Depression di RSIA Pucuk yang melakukan persalinan sectio caesarea Permata Hati berpeluang 13 kali mengalami depresi. Kejadian Postpartum Depression Perubahan psikologis yang terjadi pada di RSIA Pucuk Permata Hati Jenis ibu masa nifas terjadi karena beberapa hal Persali Tidak Depresi Total yaitu pengalaman selama melahirkan. Depresi tanggung jawab peran sebagai ibu, adanya anggota keluarga baru . ayi serta peran baru Partus 20 83,3 sebagai seorang ib. Jenis persalinan Normal 13 0,000 10 27,8 26 72,2 postpartum hal ini dikarenakan oleh Total pengalaman ibu. Faktor saat persalinan yang Nilai signifikansi yang diperoleh 0,000 sehingga p value < 0,05. Hal ini menyatakan persalinan serta intervensi medis yang ada hubungan yang signifikan antara proses digunakan selama proses persalinan akan mempengaruhi risiko depresi postpartum . postpartum depression di RSIA Pucuk Ibu Permata Hati. Dimana ditemukan sebagian penyembuhannya lebih lama dibandingkan besar responden yang mengalami postpartum dengan persalinan pervaginam hal ini akan depression sebanyak 26 orang . ,2 %) menghambat ibu untuk menjalani peran melalui persalinan secara sectio caesarea dan barunya sebagai seorang ibu sehingga sebanyak 4 orang . ,7 %) melalui persalinan membuat ibu dengan persalinan bedah caesar Nilai OR didapatkan 13 yang lebih berisiko depresi postpartum . menunjukkan responden yang melakukan Temuan ini sejalan dengan penelitian . persalinan sectio caesarea berpeluang 13 kali yang menyatakan bahwa ada hubungan mengalami depresi. antara proses persalinan terhadap kejadian pospartum depression, dimana ditemukan ibu PEMBAHASAN dengan persalinan bedah caesar memiliki Pada penelitian ini didapatkan hasil yang peluang risiko depresi postpartum 3,716 kali lebih besar dibandingkan ibu yang persalinan responden melalui persalinan secara Sectio Penelitian ini juga sejalan dengan Caesarea yaitu sebanyak 36 . ,0 %) penelitian . yang menemukan ibu yang responden di RSIA Pucuk Permata Hati. Hal melahirkan secara SC tidak terencana berisiko ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu menjadi faktor depresi postpartum enam kali pecah ketuban lebih dari 12 jam, kegagalan pada tiga bulan pertama persalinan bila drip, kala II lama, fase aktif yang memanjang, dibandingkan dengan persalinan secara gawat janin, dan responden tidak tahan nyeri. Temuan ini juga sejalan dengan Pada penelitian ini didapatkan hasil yang penelitian . yang menunjukkan bahwa ada menunjukkan bahwa jumlah responden yang hubungan cara persalinan dengan depresi mengalami depresi dan tidak depresi memiliki postpartum, walaupun kejadian depresi proporsi yang sama yaitu 30 . %) postpartum lebih banyak ditemukan pada ibu Hal ini dipengaruhi oleh beberapa yang melahirkan secara sectio caesarea bila faktor seperti jumlah paritas, rasa nyeri yang dibandingkan dengan persalinan pervaginam, dirasakan selama dan setelah persalinan, tetapi secara statistik tidak menunjukkan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 5 No 1. Juni 2022 pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7537 Dan penelitian yang telah dilakukan oleh Selvia Febrianti ditemukan meningkat pada persalinan dengan intervensi . SIMPULAN Jenis persalinan di RSIA Pucuk Permata Hati mayoritas responden melalui persalinan secara Sectio Caesarea yaitu sebanyak 36 orang . ,0 %) dan sebanyak 40 orang . ,0 %) responden melalui persalinan normal. Jumlah responden yang mengalami depresi dan tidak depresi memiliki proporsi yang sama yaitu 30 orang . %), dimana ditemukan sebagian besar responden yang melalui persalinan secara Sectio Caesarea sebanyak 26 orang . ,2 %) mengalami postpartum depression dan sebanyak 4 orang . ,7 %) yang melalui persalinan normal mengalami postpartum depression. Adapun hubungan proses persalinan terhadap risiko terjadinya postpartum depression di RSIA Pucuk Permata Hati yaitu ada hubungan yang signifikan antara proses persalinan terhadap risiko terjadinya postpartum depression di RSIA Pucuk Permata Hati. Nilai OR didapatkan 13 yang menunjukkan responden yang melakukan persalinan sectio caesarea berpeluang 13 kali mengalami depresi. DAFTAR PUSTAKA