Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Analisis Pengendalian Biaya dan Waktu Pada Proyek Pembangunan Manado Outer Ring Road i Tahap 1 Dengan Menggunakan Metode Earned Value Delfini M Mona1. Sudenroy Mentang2. Novriana A. Pangemanan3 Program Studi Teknik Jalan Jembatan. Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Manado. Manado E-mail: delfinimona8@gmail. Abstrak Pada sebuah proyek konstruksi seringkali terjadi keterlambatan penyelesaian kegiatan proyek yang melebihi dari waktu yang telah ditetapkan maka dari itu Pengendalian biaya dan waktu yang baik diharapkan dapat membantu pelaksanaan proyek sesuai dengan yang telah direncanakan. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk manajemen biaya dan waktu, salah satunya dan yang menjadi subjek pembahasan adalah metode Analisis Nilai Hasil (Earned Value Analysi. Analisis Nilai Hasil digunakan dengan tujuan agar dapat memperkirakan . sejauh mana proyek yang dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja. Konsep nilai yang di peroleh, yang mengintegrasikan aspek waktu dan biaya, memungkinkan kontraktor konstruksi untuk menggunakannya sebagai bahan penilaian untuk memperkirakan biaya dan waktu penyelesaian, karena memungkinkan mereka untuk memverifikasi kinerja yang telah di terima proyek dari waktu ke waktu. Proyek pembangunan Manado Outer Ring Road i Tahap 1 merupakan konstruksi yang di jadwalkan selesai dalam waktu 43 minggu dengan nilai kontrak Rp. 000,00. Dari hasil penelitian nilai perkiraan biaya total pekerjaan sampai akhir proyek adalah sebesar Rp. 876,09 dengan indeks biaya > 1, menunjukkan biaya realisasi proyek lebih kecil dari yang di anggarkan. Dapat di simpulkan bahwa proyek Manado Outer Ring Road i Tahap 1 mengalami keterlambatan waktu pelaksanaan namun tidak menimbulkan penyimpangan biaya. Kata kunci : Biaya dan Waktu. Earned Value Analysis. Produktivitas Tenaga Kerja Abstract In a construction project, there are often delays in the completion of project activities that exceed the predetermined time, therefore, good cost and time control is expected to assist the implementation of the project as planned. There are several methods that can be used for cost and time management, one of which and the subject of discussion is the Earned Value Analysis method. Result Value Analysis is used with the aim of being able to forecast . the extent to which the project implemented is in accordance with the work Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 The earned value concept, which integrates time and cost aspects, allows construction contractors to use it as an appraisal material to estimate costs and turnaround times, as it allows them to verify the performance the project has received over The Manado Outer Ring Road i Phase 1 construction project is a construction scheduled to be completed within 43 weeks with a contract value of Rp. 47,621,085. 000,00. From the research results, the estimated total cost of the work until the end of the project is Rp. 42,286. 724,876. 09 with a cost index > 1, indicating that the project realization costs were smaller than the budgeted ones. It can be concluded that the Manado Outer Ring Road i Phase 1 project experienced a delay in implementation time but did not cause cost Keywords : Cost and Time. Earned Value Analysis. Labor Productivity PENDAHULUAN Kompleksitas permasalahan terhadap pelaksanaan suatu proyek yang ada di Kota Manado menyebabkan banyaknya proyek yang selesai tidak sesuai dengan yang Baik dari segi waktu, mutu dan biaya yang terkadang terjadi overbudget. Untuk mengatasi hal ini, maka perlu adanya suatu manajemen biaya, kualitas dan waktu yang baik. Manajemen yang baik adalah manajemen yang terintegrasi antara pemilik proyek, pelaksana konstruksi dan konsultan. Perencanaan serta pengendalian biaya dan waktu merupakan bagian dari manajemen proyek konstruksi secara keseluruhan. Selain penilaian dari segi kualitas, prestasi suatu proyek dapat pula dinilai dari segi biaya dan Biaya yang telah dikeluarkan dan waktu yang digunakan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan harus diukur secara berkala terhadap Perencanaan dan Pelaksanaan Konstruksi. Adanya mengindikasikan pengelolaan proyek yang buruk. Dengan adanya indikator prestasi proyek dari segi biaya dan waktu ini memungkinkan tindakan pencegahan agar proyek berjalan sesuai dengan rencana. Pengendalian biaya dan waktu yang baik diharapkan dapat membantu pelaksanaan proyek sesuai dengan yang telah direncanakan. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk manajemen biaya dan waktu, salah satunya dan yang menjadi subjek pembahasan adalah metode Analisis Nilai Hasil (Earned Value Analysi. Analisis Nilai Hasil digunakan dengan tujuan agar dapat memperkirakan . sejauh mana proyek yang dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja. 1 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka permasalahan yang ditinjau yaitu bagaimana Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 mengendalikan biaya dan waktu akibat keterlambatan proyek? 2 Tujuan Penelitian Dari rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah pengendalian biaya dan waktu pada proyek pembangunan dengan menggunakan metode Earned Value. METODE PENELITIAN Pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan komunikasi langsung dan tidak langsung, wawancara dan studi literatul. Adapun yang menjadi sumber data penelitian ini adalah Manager Proyek. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer, yaitu berupa observasi langsung di lapangan/tempat dan wawancara dengan pihak kontraktor dan konsultan. Pada proses wawancara, dapat diketahui hambatan serta faktor yang terdapat selama pelaksanaan proyek sehingga menyebabkan keterlambatan dalam penyelesaian proyek tersebut dan data sekunder yaitu berupa data-data yang sudah jadi dari perusahaan, sehingga penulis dapat langsung menggunakannya sebagai acuan dalam pembuatan penelitian ini. Data yang diperoleh dari proyek berupa Kurva S. Time Schedule. RAB. Laporan Pekerjaan mingguan, dan Gambar Proyek. 1 Alur Penelitian Untuk meningkatkan efektivitas dalam pemantauan dan pengendalian kegiatan proyek, digunakan metode nilai yang diperoleh. Nilai dasar perhitungan yang diperoleh menggunakan data yang diukur setiap minggu, bulan, atau periode tertentu sesuai Metode yang digunakan adalah Earned Value Analysis (EVA) atau Konsep Nilai Hasil. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian secara kuantitatif dan Data kuantitatif adalah data yang berupa angka, sedangkan data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat dan gambar. Berikut adalah bagan alir penelitian. Mulai Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Studi pustaka pengendalian biaya dan waktu (Jurnal, skripsi dan buku tek. Pengumpulan data RAB (Rencana Anggaran Biay. , kurva Laporan mingguan proyek. Gambar Analisis Data Menghitung BCWS. BCWP, dan ACWP Analisis Varian Menghitung Cost Variance (CV) dan Schedule Variance (SC) Analisis Indeks Kinerja Menghitung Cost Performance Index (CPI) dan Schedule Performance Index (SPI) Analisis Perkiraan Penyelesaian Proyek Menghitung BETC. BEAC. SETC dan SEAC Hasil dan Pembahasan Kesimpulan dan Saran Selesai Gambar 1. Bagan Alir Penelitian Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisis Data Menghitung setiap akun biaya menggunakan parameter utama meliputi. BCWS, BCWP, dan ACWP. BCWS atau Anggaran Biaya Pekerjaan Terjadwal PV = % Bobot Rencana per Minggu x Nilai Kontrak Nilai BCWS dihitung berdasarkan bobot kumulatif rencana per minggu dikalikan dengan nilai kontrak atau BAC (Budget at Completio. Perhitungan nilai BCWS untuk minggu ke-11 BAC = Rp. 000,00 % Bobot Kumulatif Rencana = 8,46 % BCWS = 8,46 % x Rp. 000,00 = Rp. 695,05 BCWP atau Anggaran Biaya Pekerjaan yang Dilakukan EV = % Bobot Realisasi per Minggu x Nilai Kontrak Nilai BCWP dihitung berdasarkan bobot realisasi per minggu dikali dengan nilai kontrak atau BAC (Budget at Completio. Perhitungan nilai BCWP untuk minggu ke-11 BAC = Rp. 000,00 % Bobot Realisasi = 7,57 % BCWP = 7,57 % x Rp. 000,00 = Rp. 409,59 Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 ACWP atau Biaya Aktual dari Pekerjaan yang Dilakukan AC = Biaya Langsung Biaya Tidak Langsung . Perhitungan nilai ACWP untuk minggu ke-11 = Rp. 976,65 BTL = Rp. 937,06 = Rp. 976,65 Rp. 937,06 = Rp. 913,71 1 Analisis Varians Cost Variance (CV), menghitung selisih antara biaya yang disediakan untuk pekerjaan yang sudah diselesaikan dengan biaya aktual yang dikeluarkan. CV = BCWP Ae ACWP Perhitungan CV untuk bulan ke-11 adalah sebagai berikut : BCWP = Rp. 409,59 ACWP = Rp. 333,70 = Rp. 409,59 Ae Rp. 333,70 = Rp. 075,89 CV (%) = 0,85 % Schedule Variance (SV), menghitung selisih antara biaya yang untuk pekerjaan yang telah dilakukan dan biaya yang disiapkan untuk pekerjaan yang dijadwalkan. SV = BCWP Ae BCWS Perhitungan nilai SV untuk bulan ke-11 adalah sebagai berikut : BCWP = Rp. 409,59 BCWS = Rp. 695,05 = Rp. 409,59 - Rp. 695,05 = -Rp. 285,46 SV (%) = -0,89 % 2 Analisis Indeks Kinerja Cost Performance Index (CPI), menghitung faktor efisiensi biaya yang dikeluarkan dengan membandingkan nilai pekerjaan fisik yang telah Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 diselesaikan (BCWP) dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk periode yang sama (ACWP). CPI = BCWP/ACWP Perhitungan nilai CPI untuk minggu ke-11 yaitu : BCWP = Rp. 409,59 ACWP = Rp. 333,70 CPI = Rp. 409,59 Rp. 333,70 = 1,126 Schedule Performance Index (SPI), menghitung perbandingan nilai pekerjaan yang diselesaikan secara fisik (BCWP) dengan rencana biaya yang dikeluarkan berdasarkan rencana kerja (BCWS). SPI = BCWP/BCWS Perhitungan nilai SPI minggu ke-11 adalah sebagai berikut : BCWP = Rp. 409,59 BCWS = Rp. 695,05 SPI = Rp. 409,59 / Rp. 695,05 = 0,894 2 Analisis Perkiraan Biaya dan Waktu Penyelesaian Proyek Hitung perkiraan biaya dan waktu penyelesaian proyek berdasarkan tren kinerja dan asumsi bahwa tren ini tidak berubah sampai proyek berakhir dengan menggunakan variabel BCWP. ACWP. CPI. SPI, dan BAC untuk menentukan nilai BETC dan BEAC dan menentukan SETC dan SEAC. Perkiraan Biaya Pekerjaan Tersisa (BETC), jika perkiraan biaya tetap, maka BETC adalah perkiraan biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan sisa BETC = (BAC-BCWP) / CPI Perhitungan BETC untuk minggu ke-11 adalah sebagai berikut : BAC = Rp. 000,00 Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 BCWP = Rp. 409,59 CPI = 1,126 BETC = (Rp. 000,00 - Rp. 1,126 = Rp. 542,39 Perkiraan Biaya Total Akhir Proyek (BEAC), analisis perkiraan total biaya proyek dapat dihitung dengan menjumlahkan total pengeluaran pada saat peninjauan ditambah dengan perkiraan biaya untuk sisa pekerjaan. BEAC = ACWP BETC Perhitungan BEAC adalah sebagai berikut : ACWP = Rp. 333,70 BETC = Rp. 542,39 BEAC = Rp. 333,70 Rp. 542,39 = Rp. 876,09 Perkiraan Durasi Proyek (SETC), jika sisa kinerja dianggap tetap, maka SETC adalah sisa waktu kerja dibagi indeks kinerja jadwal. SETC = (SAC Ae tBWS) / SPI tBCWS adalah waktu sesuai jadwal untuk pekerjaan yang sudah selesai, dalam hal ini adalah minggu ke-11 pada saat pelaporan. Jadi SETC adalah : SAC = 43 (Jadwal Rencana Penyelesaian Proye. tBCWS = 11 Minggu SPI = 0,894 SETC = . Ae . 0,894 = 35,78 Minggu Dari hasil tersebut diketahui bahwa perkiraan durasi proyek atau perkiraan waktu yang dibutuhkan proyek untuk melaksanakan sisa pekerjaan sekitar 35 minggu. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Perkiraan Penyelesaian Proyek (SEAC), dihitung dengan menjumlahkan waktu pelaksanaan pekerjaan pada saat pelaporan ditambah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan. SEAC = tBWP SETC . tBCWP = 11 Minggu SETC = 35,78 Minggu SEAC = 11 35,78 = 46,78 > 43 Minggu Perkiraan waktu untuk menyelesaikan proyek adalah 35,78 minggu. Hal ini menunjukkan bahwa proyek tersebut terlambat 3,78 minggu dari waktu yang Anggaran: Rp. 47,621,085,000. BCWS BCWP ACWP Gambar 2. Kurva S Menggunakan Metode Earned Value KESIMPULAN Setelah melakukan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil analisa menggunakan metode earned value dan jadwal pelaksanaan terpadu serta pengendalian biaya pada proyek Pembangunan Manado Outer Ring Road i tahap 1 ini mengacu pada nilai hasil perhitungan dari BCWP. BCWS. ACWP dan nilai indikator cost varian (CV), indeks kinerja biaya (CPI) dan Indikator schedule varian (SV) Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 SARAN Saran yang disampaikan dalam penelitian ini adalah: Untuk mendapatkan hasil kinerja biaya dan waktu yang optimal, maka diperlukan identifikasi permasalahan dan penyelesaian masalah yang menyebabkan proyek terlambat secepatnya, sehingga proyek tidak mengalami keterlambatan. Melakukan optimalisasi pekerjaan dengan cara membuat perencanaan kegiatan pekerjaan untuk mengejar keterlambatan pekerjaan dengan mempertimbangkan biaya yang dibutuhkan. Untuk mendapatkan hasil prediksi biaya dan waktu yang dibutuhkan saat melakukan evaluasi dibutuhkan peninjauan dari awal sampai proyek selesai dan dibutuhkan sistem manajemen yang lengkap sehingga hasil pengendalian bisa lebih akurat. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih disampaikan kepada Bapak Sudenroy Mentang. SST. MT selaku dosen pembimbing yang sudah membimbing selama proses penelitian. Terimakasih juga kepada SAAT PELAPORAN semua pihak yang telah membantu dalam proses penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA