Mutiara Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. No. Juli 2023 e-ISSN 3025-1028 Available at: https://jurnal. tiga-mutiara. com/index. php/jimi/index Menelusuri Rahasia Dibalik Dunia Siber dalam Novel Fake Semu Karya Ele Fountain *Aditya Kurnia Akbar Pratama1. Furqan BahrulSahlan2. Eva Dwi Kurniawan3 Universitas Teknologi Yogyakarta1,2,3 *Corresponndence e-mail: aditya. 5211011025@student. Abstract The aim of this research is to determine the use of technology in the cyber world as stated in this literary work. The literary work used the novel genre entitled Fake Semu by Ele Fountain. The problem raised is about the cyber world in the novel. The novel Fake Semu by Ele Fountain is a novel with a theme about the cyber world. This novel explains the plot where technology becomes the only friend in the world. In this novel. Ele tells the story of a world where all needs for food, health, access to digital transactions are fully controlled by Because of this. Ele began to tell about someone who was curious about the digital world and used various forbidden skills in the cyber world to get all the answers to his questions. The method used uses a hermeneutic approach. The findings obtained in the novel are . Database, . Hacking, . Encryption, . Spyware, . Cypher, and . Cyber Minder. Keywords: Cyber World. Literary Works. Hermeneutics. Technology Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan teknologi di dalam dunia siber yang tercantum didalam karya sastra ini. Karya sastra yang digunakan genre novel yang berjudul Fake Semu karya Ele Fountain. Masalah yang diangkat adalah mengenai dunia siber yang ada di dalam novel tersebut. Novel Fake Semu karya Ele Fountain merupakan karya novel yang bertemakan tentang dunia siber. Novel ini menjelaskan alur yang dimana teknologi menjadi satu-satunya teman didunia tersebut. Pada novel ini. Ele menceritakan tentang dunia yang dimana seluruh kebutuhan makanan, kesehatan, akses transaksi digital telah dikontrol penuh oleh teknologi. Dikarenakan hal itu. Ele mulai menceritakan tentang seseorang yang penasaran dengan dunia digital sehingga menggunakan berbagai keahlian terlarang dunia siber untuk mendapatkan segala jawaban atas pertanyaannya. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan hermeneutik. Temuan yang diperoleh dalam novel berupa . Pangkalan Data, . Peretasan, . Enkripsi, . Spyware, . Cypher, dan . Cyber Minder. Kata-kata kunci: Dunia siber. Karya Sastra. Hermeneutika. Teknologi. PENDAHULUAN Novel Fake Semu karya Ele Fountain pertama kali diterbitkan pada tahun 2022 oleh Pushkin Press. Novel yang menggambarkan dan mengangkat cerita dengan tema dunia siber. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 204 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol 1. No 1. Juli 2023 novel ini dapat memberikan pemahaman serta pengetahuan terkait dunia siber berupa pemahaman lebih dalam mengenai apa saja yang ada di dunia siber atau maya yang tidak banyak orang ketahui secara mendetail. Dalam Novel Fake Semu karya Ele Fountain menceritakan tentang seorang gadis sebagai tokoh utama yang bernama jessica, seorang anak yang berusia 12 tahun yang memiliki latar belakang yang bahagia, yang tinggal disebuah rumah ber-sampingan dengan ladangnya ditemani oleh ibu, ayah, dan adiknya yang bernama chloe, seperti anak-anak umumnya kehidupan jessica bersama keluarganya sangat di penuh bahagia, akan tetapi adik jessica bernama chole mengidap sebuah penyakit langkah yang butuh obat khusus secara Setelah jess berumur 14 tahun, ia pindah ke asmara sekolahnya dan bertemu dengan seorang teman bernama jack yang memiliki riwayat penyakit yang sama dengan chloe. Permasalahan dimulai ketika jess berfikir bagaimana bisa harga obat chloe disetiap bulannya mengalami peningkatan harga. Sehingga membuat jess berpikir apakah harga obat yang didapatkan oleh semua orang yang mengkonsumsi obat tersebut memiliki harga yang sama. Dari saat itulah jess mulai melakukan keahlian terlarang dalam dunia siber yaitu peretas terhadap pangkalan data obat chloe dan jack untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang dipikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hal hal yang ada pada dunia siber dalam novel Fake Semu dan bagaimana konsep yang ada di dalam dunia siber mulai dari situasi hingga keahlian-keahlian yang terdapat pada dunia siber. Kami akan melihat serta menganalisa bagaimana penggambaran yang terjadi sesuai dengan novel Fake Semu mengenai pengenalan dunia siber, istilah istilah keahlian terlarang dunia siber, hingga resiko yang akan di dapat ketika mengambil langkah yang salah. Dengan menganalisis elemenelemen point yang terkait dalam novel ini, kami dapat menambahkan pengetahuan atau wawasan lebih luas lagi berdasarkan pandangan yang diceritakan oleh Ele Fountain di dalam novel tersebut. Dunia siber, atau dunia maya, mengacu pada lingkungan daring tempat banyak individu terlibat dalam interaksi sosial dan memiliki kemampuan untuk saling menggugah dan mempengaruhi. Belakangan himpunan kajian fenomena itu disebut Psikologi Siber . , yang didefinisikan sebagai studi tentang pikiran manusia dan tingkah lakunya dalam konteks interaksi manusia serta komunikasi manusia dan mesin. Batas psikologi siber kini semakin meluas seiring dengan berkembangnya budaya komputer dan realitas virtual yang berlangsung di internet. Dunia siber menjadi ajang dan wahana aktifitas CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 205 Aditya Kurnia Akbar Pratama. Furqan BahrulSahlan,Eva Dwi Kurniawan: Menelusuri Rahasia Dibalik Dunia Siber dalam Novel Fake Semu Karya Ele Fountain banyak sekali manusia. Dengan kondisi demikian, psikologi siber akan memainkan peran kunci dalam memahami tingkah laku dan tindakan orang-orang di ruang siber. Melalui dunia internet atau disebut juga cyberspace, apapun dapat dilakukan. Segi positif dari dunia maya ini tentu saja menambah trend perkembangan teknologi dunia dengan segala bentuk kreatifitas manusia. Namun dampak negatif pun tidak bisa dihindari. Seiring teknologi Internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan "Cybercrime" atau kejahatan melalui jaringan Internet. Munculnya beberapa kasus "Cybercrime" di Indonesia, seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang lain, misalnya email, dan memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programmer komputer. Dalam menanggulangi kasus cyber-crime yang ada, diperlukan pemahaman akan keamanan siber . yber securit. dari pengguna internet. Cyber security merupakan kemampuan dalam berlindung dan bertahan terhadap cyber-attack. Cyber security sebagai benteng pertahanan bagi netter akan berbeda antara satu individu dengan individu yang lain. Hal ini dikarenakan perbedaan tingkat kesadaran . yang ada pada diri setiap Dapat disimpulkan dari kutipan diatas, bahwa dunia siber tercipta dan terbentuk disesuaikan oleh perilaku dan aktifitas manusia didalamnya. Ketika manusia menggunakan dunia siber sebagai bentuk kejahatan atau melakukan perilaku buruk, maka akan didapati seperti aksi peretasan . oleh seseorang, dan juga sebuah program yang merusak pengguna yang lainnya seperti spyware. Akan tetapi ketika manusia menggunakan dan memanfaatkan dunia maya dengan baik dan berprilaku baik dan benar, maka akan didapati seperti sistem pengelola informasi pengguna dunia maya yaitu pangkalan data . untuk menyimpan data diri yang privasi, lalu ada seseorang yang mengamankan sebuah pesan penting menggunakan enkripsi ketika mengirimnya ke alamat tujuan serta adanya cypher-otomatis untuk merubah pesan yang telah di enkripsi tersebut menjadi bentuk semula sehingga dapat dibaca dan dimengerti, dan juga adanya seseorang yang melindungi serta mengawasi dunia siber dari aksi para penjahat dunia siber seperti cyber-minder. Bagus Takwin. AuPesan Dari Editor-in-Chief: Tantangan Psikologi Siber,Ay Jurnal Psikologi Sosial 18, no. : 3Ae4, accessed December 15, 2023, http://jps. id/index. php/jps/article/view/jps. Eliasta Ketaren. AuCybercrime. Cyberspace. Dan Cyber Law,Ay Jurnal TIMES 5, no. : 35Ae42, accessed December 15, 2023, https://ejournal. stmik-time. id/index. php/jurnalTIMES/article/view/556/126. M Sulkhanul Umam. AuOrientasi Etika Dan Cyber Security Awareness (Studi Kasus Pada UMKM Di Bantu. ,Ay Jurnal Akuntansi & Manajemen Akmenika 16, no. : 283Ae291, accessed December 15, 2023, https://journal. id/index. php/akmenika/article/view/394. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 206 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol 1. No 1. Juli 2023 METODE Secara etimologi hermeneutika berasal dari bahasa Yunani hermeneutikos yang berarti AupenjelasanAy, yang semula merupakan bagian dari filologi untuk mengkritisi otentitas Jika dilihat dari sejarahnya istilah ini erat kaitannya dengan mitologi Yunani yakni Hermes, seorang dewa yang bertugas menyampaikan dan menjelaskan pesan dari para dewa kepada manusia, sedangkan dalam versi lainnya Hermes adalah seorang utusan yang memiliki tugas menafsirkan kehendak dewata . dengan bantuan kata-kata manusia. Pada penelitian kali ini, kami menggunakan metode Hermeneutik untuk melakukan penafsiran-serta menjelaskan terkait point-point di dalam dunia siber yang terdapat dalam novel Fake Semu sehingga dapat menjadi sebuah pemahaman baru yang mudah dimengerti tanpa menghilangkan arti sebenarnya dari point yang disampaikan pada novel tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan teknologi sangat pesat di dunia saat ini. Perkembangan teknologi memunculkan berbagai jenis hal dalam dunia nyata maupun dunia maya/siber. Saat ini dunia telah dikendalikan sepenuh-nya oleh teknologi, manusia lebih cenderung memanfaatkan teknologi untuk mendukung aktivitas sehari-hari nya. Dengan perkembangan teknologi yang pesat pada era sekarang, manusia tidak lagi menyimpan sebuah data diri atau pribadi berupa teks atau dokumen nyata, tetapi pada era sekarang, manusia menyimpan data tersebut di pangkalan data atau biasa dikenal dengan sebutan AuDatabaseAy. Dibalik perkembangan teknologi, selain memunculkan dampak baik bagi manusia tetapi juga memunculkan dampak yang dapat merugikan manusia seperti adanya peretasan sistem, virus yang dapat merusak data dan lain sebagainya. Oleh karena itu, banyak pemerintah yang membangun sistem keamanan dunia siber yang didalamnya berisi organisasi seperti cyber minder. Dalam novel Fake Semu terdapat hal hal mengenai dunia siber yang dipaparkan pada sub bab dibawah ini. Pangkalan Data Pangkalan data . adalah kumpulan beberapa file yang saling terkait satu sama lain, sehingga membentuk satu bangunan data. Database merupakan suatu aplikasi atau program yang dapat membantu IPI dalam mengawasi para anggotanya. Pangkalan data Humar Sidik and Ika Putri Sulistyana. AuHermeneutika Sebuah Metode Interpretasi Dalam Kajian Filsafat Sejarah,Ay JURNAL AGASTYA 11, no. : 19Ae34, accessed December 15, 2023, http://ejournal. id/index. php/JA/article/view/6224/3122. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 207 Aditya Kurnia Akbar Pratama. Furqan BahrulSahlan,Eva Dwi Kurniawan: Menelusuri Rahasia Dibalik Dunia Siber dalam Novel Fake Semu Karya Ele Fountain . juga akan membantu para anggota profesi pustakawan untuk lebih mudah dalam menjalin kerja sama. Dalam novel Fake Semu pangkalan data dikatakan sebagai berikut: AuPangkalan data Daftar kelahiran/kematian. Tidak perlu diretas. Mungkin ada ratusan. Ay6 Teks di atas menunjukkan tentang adanya sebuah pangkalan data yang berisi daftar data pemerintah, kelahiran/kematian yang hal seperti itu tidak perlu diretas dikarenakan adanya privasi setiap orang yang mempunyai data tersebut. Pangkalan data ini berfungsi untuk menyimpan informasi data dari setiap orang yang tersusun rapi dan terorganisir. Setiap pangkalan data dipegang dan diatur oleh beberapa orang. Hal ini menyatakan bahwa data yang ada pada pangkalan data tersebut tidak ada yang aman dan tidak menjamin privasi data seseorang untuk tidak dicuri. Dikarenakan penyimpanan pangkalan data tersebut saja diatur dan diprogram oleh manusia. Sehingga diera sekarang data diri yang tersimpan di dunia siber dapat terakses secara mudah oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dan memiliki niat yang buruk untuk mengakses data pribadi seseorang guna kepentingan diri sendiri. Peretasan Peretasan . adalah upaya teknis untuk memanipulasi perilaku normal koneksi jaringan dan sistem yang terhubung. Seorang peretas adalah orang yang terlibat dalam peretasan. Istilah hacking secara historis mengacu pada pekerjaan teknis yang konstruktif dan cerdas yang tidak selalu terkait dengan sistem komputer. Bagaimanapun, peretasan paling sering dikaitkan dengan serangan pemrograman jahat pada jaringan komputer melalui koneksi internet. Dalam novel Fake Semu pernyataan peretasan adalah sebagai berikut: AuSetidaknya jess tahu cara masuk ke sistem komputer dengan meretas. Ay8 Dari teks diatas mengatakan bahwa tujuan peretasan yaitu untuk seseorang dapat masuk kedalam sebuah sistem pada komputer, dengan melakukan peretasan jess dapat masuk ke sebuah sistem pada komputer yang ditujunya agar mendapatkan sebuah informasi yang diinginkannya. Peretasan banyak digunakan sebagai sebuah langkah buruk karena dapat merusak sistem dan menyabotasenya. Deby Ferina and Ardoni. AuPangkalan Data Pustakawan Berbasis Ms-Access 2007,Ay Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan 2, no. : 40Ae45, accessed December 15, 2023, https://ejournal. id/index. php/iipk/article/view/2289/1910. Ele Fountain. Fake Semu, ed. Nadya Andwiani. Merry Riansyah, and Olvyanda Ariesta (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2. Ilham Bagaskara Aji and Pujiyono. AuProblematika Hukum Arbitrase Online Menurut UU NO. Tahun 1999 Tentang Arbitrase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa,Ay Jurnal Privat Law 8, no. : 341Ae 349, accessed December 15, 2023, https://jurnal. id/privatlaw/article/view/48429. Fountain. Fake Semu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 208 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol 1. No 1. Juli 2023 Banyak orang yang melakukan peretasan merupakan oknum oknum tidak bertanggung jawab agar mendapatkan sebuah keuntungan pribadi. Dapat disimpulkan berdasarkan alur novel fake semu diceritakan bahwa jess melakukan peretasan untuk dapat masuk kedalam sistem dari pabrik obat yang dikonsumsi adiknya chloe agar dapat mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai harga obat yang sebenarnya tanpa adanya sabotase dari pihak lain. Akan tetapi hal ini tidak diperkenankan, dikarenakan peretasan dapat memiliki tingkat resiko yang tinggi dan juga dilarang dalam negara karena dapat menyabotase atau merusak sistem demi keuntungan pribadi maupun Enkripsi Enkripsi merupakan proses yang sangat penting dalam kriptografi supaya keamanan data yang dikirimkan bisa terjaga ke rahasian-nya. Pesan asli . diubah menjadi kode-kode yang tidak dimengerti. Enkripsi bisa diartikan dengan chipper atau kode. Sama halnya dengan manusia yang tidak mengerti sebuah kata, manusia akan dapat melihatnya di dalam kamus atau daftar istilah-istilah. 9 Enkripsi merupakan sebuah proses untuk menyembunyikan pesan atau sebuah teks asli dengan cara membuat pesan atau teks tersebut terlihat acak dan sulit untuk dibaca. Dalam novel Fake Semu, penggunaan kata Enkripsi adalah sebagai berikut: AuPeriksa pesan terenkripsi mu, aku baru kirim tautan ke area yang kau minati. Ay10 Berdasarkan teks diatas mengatakan tentang adanya sebuah pesan yang telah terenkripsi, hal tersebut dimaksudkan bahwa sebuah pesan yang telah di enkripsikan oleh seseorang tidak bisa dibaca oleh sembarang orang karena fungsi dari enkripsi disini juga untuk melindungi pesan privasi sehingga terlindungi dan pesan tersebut dapat diterima sesuai kepada alamat tujuan dengan baik tanpa ada satu orangpun yang dapat membacanya secara sembarang. Penggunaan enkripsi sendiri juga sangat membantu seseorang untuk melindungi hak-hak privasi yang perlu dilindungi. Dalam novel tersebut violet mengirimkan pesan untuk jess dalam pesan enkripsi yang bertujuan agar hanya jess yang perlu mengetahui isi pesan dari violet tersebut. Dan jess hanya perlu melakukan dekripsi saja untuk menjadikan pesan tersebut dari yang sebelumnya memiliki kode acak menjadi pesan semula. Nonot Wisnu Karyanto and Noven Indra Prasetya. AuOptimalisasi Enkripsi Untuk Proses Pengamanan Data Menggunakan Algoritma Vegenere,Ay JUSTINDO: Jurnal Sistem & Teknologi Informasi Indonesia . 43Ae48. December http://jurnal. id/index. php/JUSTINDO/article/view/2252. Fountain. Fake Semu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 209 Aditya Kurnia Akbar Pratama. Furqan BahrulSahlan,Eva Dwi Kurniawan: Menelusuri Rahasia Dibalik Dunia Siber dalam Novel Fake Semu Karya Ele Fountain Dapat disimpulkan penggunaan kode enkripsi yaitu untuk melindungi data data penting atau privasi yang digunakan seseorang untuk melindungi data pentingnya agar terhindar dari seseorang yang ingin membaca atau mengetahui informasi yang ada di dalam pesan enkripsi tersebut. Spyware Spyware merupakan malware yang dirancang khusus untuk mengumpulkan segala informasi dari komputer yang telah dijangkitinya. Kegiatan Spyware jelas sangat merugikan user karena segala aktivitasnya yang mungkin menyangkut privasi telah diketahui oleh orang lain tanpa mendapat izin sebelumnya. Aktivitas Spyware terasa sangat berbahaya karena rentan terhadap pencurian password. Dari kegiatan ini juga akhirnya lahir istilah Adware yang merupakan iklan yang mampu muncul secara tiba-tiba di komputer korban hasil dari mempelajari aktivitas korban dalam kegiatan berkomputer. Spam yang muncul secara tak terduga di komputer juga merupakan salah satu dampak aktivitas Spyware yang dirasa sangat Dalam novel Fake Semu pernyataan spyware adalah sebagai berikut: AuKetika dia menge-klik file tersebut, komputer-port-nya terinfeksi spyware. Ay12 Dari teks diatas mengatakan bahwa spyware dapat tertanam di dalam sebuah file palsu yang dikirimkan kepada target dengan tujuan ketika target mengklik file tersebut, maka virus akan bekerja dengan mendapatkan informasi dari sebuah komputer yang telah terinfeksi tersebut. Dengan kata lain spyware disini bertugas sebagai pembuka pintu atau membuka sebuah celah dari sebuah sistem agar pelaku dapat membuka serta mendapatkan informasi atau sesuatu yang diinginkan dalam sistem. Dengan terinfeksinya virus ini, pelaku juga dapat menghapus seluruh file yang terdapat didalam database sistem yang terinfeksi. Dapat diambil kesimpulan berdasarkan novel fake semu, bahwa penggunaan spyware disini adalah untuk menjadi kunci pembuka pintu dari sebuah sistem pabrik obat itu sendiri agar jess dapat dengan mudah untuk masuk kedalam sistem sehingga mengambil dan mendapatkan informasi dari sistem yang dimasukinya tersebut. Devi Rizky Septani. Nur Widiyasono, and Husni Mubarok. AuInvestigasi Serangan Malware Njrat Pada PC,Ay JEPIN: Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika 2, no. : 123Ae128, accessed December 15, 2023, https://jurnal. id/index. php/jepin/article/view/16736. Fountain. Fake Semu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 210 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol 1. No 1. Juli 2023 Cypher Proses dekripsi pada hill cipher hampir sama dengan proses enkripsi hanya saja matriks kunci harus dibalik . terlebih dahulu. 13 Cypher menurut pengertian di atas memiliki arti yang sama dengan dekripsi yaitu merupakan sebuah metode algoritma dari Hill Chiper, metode tersebut merupakan proses dari melakukan dekripsi dengan cara melakukan invers pada matriks kuncinya sehingga pesan yang telah di enkripsi dapat dibaca pada bentuk Dalam novel Fake Semu pernyataan cypher adalah sebagai berikut: AuAku sudah menciptakan cypher-otomatis, supaya dapat memecahkan kode pesannya saat kode itu tiba, bukannya beberapa jam kemudian. Ay14 Dari teks diatas menjelaskan bahwa penggunaan pesan enkripsi disini dapat di dekripsi menggunakan cypher-otomatis yang dibuat untuk mengembalikan pesan yang semulanya teracak menjadi kembali normal agar dapat Untuk pengiriman data yang penting, kita dapat menggunakan metode tersebut untuk melakukan enkripsi serta dekripsi sehingga orang lain tidak dapat mengetahui isi dari data yang bersifat privasi yang dikirim dengan tujuan hanya target tujuan yang dapat membaca nya dengan melakukan atau menerapkan metode cypher ini. Dapat disimpulkan berdasarkan novel Fake Semu, jess menciptakan cypher-otomatis dengan tujuan agar pesan pesan yang dikirimkan kepada nya melalui pesan enkripsi dapat secara otomatis diubah ketika penerimaan pesan telah diterima, dengan kata lain tidak perlu berjam-jam untuk melakukan dekripsi, dengan membuat sebuah sistem menggunakan metode tersebut, maka jess dapat menerima pesan terenkripsi dari violet ataupun teman lainnya dalam bentuk pesan yang telah kembali normal agar dapat membacanya. Cyber Minder Cyber Minder atau bisa disebut juga Cybersecurity berasal dari dua kata yaitu cyber dan security. Cyber berarti dunia maya atau dunia internet dan Security berarti keamanan, sehingga pengertian sederhana dari Cyber security adalah keamanan siber. Cybersecurity atau keamanan siber mempunyai fungsi atau peran untuk menemukan, memperbaiki, ataupun mengurangi tingkat risiko terjadinya ancaman siber . yber threa. dan serangan siber . yber-attac. serta semua aktivitas yang berpotensi mengancam keamanan seluruh Ocha Gusti Awang Aritonang. Badrul Anwar, and Faisal Taufik. AuImplementasi Kriptografi Menggunakan Metode HILL CIPHER Untuk Keamanan Data Gaji Karyawan Kasir Di PT. Matahari Department Store Plaza Medan Fair,Ay Jurnal Cyber Tech 2, no. : 1Ae15, accessed December 15, 2023, https://ojs. id/index. php/jct/article/view/2489. Fountain. Fake Semu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 211 Aditya Kurnia Akbar Pratama. Furqan BahrulSahlan,Eva Dwi Kurniawan: Menelusuri Rahasia Dibalik Dunia Siber dalam Novel Fake Semu Karya Ele Fountain komponen sistem siber itu sendiri yang meliputi hardware, software, data atau informasi maupun infrastruktur. Dalam novel Fake Semu pernyataan cyber-minder adalah sebagai berikut: AuDia melirik Mae. Yang paling berbakat ditugaskan sebagai cyber-minder. Ini cara yang baik untuk mengawasi. Ay16 Dari teks di atas menyatakan bahwa cyber-minder merupakan seorang ahli di dunia siber yang ditugaskan oleh para atasannya untuk memantau dan mengawasi seseorang ahli siber juga yang dimana agar orang tersebut tidak dapat membahayakan atau melakukan peretasan yang lebih buruk lagi demi kepentingan pribadinya saja. Tentunya cyber-minder dipilih dengan seleksi yang matang serta kemampuan yang mumpuni untuk dapat menjadi mata-mata target. Adanya cyber-minder juga untuk mengurangi tingkat risiko yang dapat menyebabkan terjadinya ancaman atau kebocoran data hingga peretasan dan perusakan terhadap sistem. Dapat diambil kesimpulan berdasarkan novel Fake Semu bahwa Violet teman dari jess merupakan seorang cyber-minder yang ditugaskan oleh ayahnya sendiri untuk memantau pergerakan dan aktivitas jess, sejak pertama kali jess ketahuan meretas sistem pabrik obat. Tujuan dari hal tersebut ialah agar violet dapat memantau serta mengurangi tingkat risiko yang diambil temannya tersebut apabila telah terlalu jauh melakukan peretasan, sehingga jess tidak mengambil langkah yang salah dikarenakan aktivitas peretasan sendiri merupakan hal yang dilarang terutama untuk kepentingan sendiri seperti hal yang dilakukan jess saat meretas pabrik obat untuk mencari jawaban atas pertanyaannya selama ini. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan di atas mengenai dunia siber dalam novel Fake Semu karya Ele Fountain, dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi sangat pesat diera sekarang sehingga memunculkan hal-hal baru di masyarakat seperti pangkalan data, peretasan, enkripsi, spyware, cypher, cyber-minder. Hal hal tersebut merupakan hal yang baru diciptakan setelah adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat diera saat ini. Perkembangan teknologi memiliki dampak baik seperti penyimpan data informasi secara digital di dalam pangkalan data dan dapat menyimpan dalam jumlah besar. Akan tetapi. Muhammad Rifqi Ramadhani and Ahmad RafAoie Pratama. AuAnalisis Kesadaran CyberSecurity Pada Pengguna Media Sosial Di Indonesia,Ay Journal Prosiding Automata 1, no. : 1Ae8, accessed December 15, 2023, https://journal. id/AUTOMATA/article/view/15426/10219. Fountain. Fake Semu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 212 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol 1. No 1. Juli 2023 dibalik dampak baik. Adapun dampak buruk yang dilakukan secara sengaja oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan peretasan atau pencurian data berupa data informasi privasi seseorang dengan menanamkan sebuah virus pada target untuk mendapatkan data informasi yang diinginkannya. Oleh karena itu untuk mengatasi sejumlah dampak buruk dan mengurangi risiko pencurian data, maka dibentuklah sebuah organisasi yang bertujuan untuk melindungi data serta memantau atau mengawasi aktivitas pelaku yang dapat merugikan orang lain serta dapat merusak sistem dan menghapus data informasi Dari kesimpulan di atas dapat ditangkap poin penting yaitu diera saat ini, tidak ada data informasi digital yang aman dikarenakan banyaknya kekurangan keamanan dari sistem pangkalan data, serta banyak pelaku yang menyalahgunakan keahlian mereka untuk dapat ditukarkan dengan uang atau hal-hal yang diinginkannya. REFERENSI