Pengembangan Sistem Manajemen Program Studi Berbasis Microsite untuk Meningkatkan Pelayanan Mahasiswa Adi Nova Trisetiyato . Handini Arga Damar Rani . Afis Pratama . Rousyana Ulya Dewi . 1,2,3,4. Prodi Pendidikan Informatika. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Ivet. Semarang. Indonesia Info Articles Abstrak ___________________ Keywords: System Development. Study Program Management. Microsite. Student Services ___________________ _____________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem manajemen program studi berbasis microsite sebagai solusi peningkatan pelayanan informasi dan administrasi bagi mahasiswa dan dosen. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya efektivitas pelayanan program studi akibat ketergantungan pada komunikasi manual dan media sosial yang tidak Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Hasil pengujian menunjukkan bahwa microsite yang dikembangkan mampu menyajikan informasi akademik, administrasi, serta layanan digital interaktif yang meningkatkan efisiensi komunikasi dan kepuasan pengguna. Tingkat kelayakan sistem dinilai oleh ahli media dan pengguna akhir . osen dan mahasisw. , dengan skor rata-rata 87% . ategori sangat laya. Sistem ini dinilai mampu menjadi inovasi pelayanan digital program studi di era transformasi digital. Abstract _________________________________________________________ This study aims to develop a microsite-based study program management system as a solution to improve information and administration services for students and lecturers. The main problem raised is the low effectiveness of study program services due to dependence on manual communication and unstructured social media. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. development model. The test results show that the developed microsite is able to present academic information, administration, and interactive digital services that increase communication efficiency and user satisfaction. The level of system feasibility was assessed by media experts and end users . ecturers and student. , with an average score of 87% . ery feasible categor. This system is considered capable of becoming an innovation in digital services for study programs in the era of digital transformation. nC Alamat Korespondensi: p-ISSN 2621-9484 E-mail: supernova_3sty@yahoo. e-ISSN 2620-841 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan individu dan masyarakat yang berkualitas. Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Teknologi tidak hanya merambah aspek kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian integral dalam dunia Pendidikan. Penggunaan teknologi dalam pendidikan, terutama melalui media digital, telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efektivitas proses belajar mengajar, khususnya dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang kompleks dan abstrak. (Malang, 2. Salah satu website yang belum banyak dimanfaatkan oleh Dosen maupun pendidik yaitu pembuatan mini website . Microsite sangat unik karena berupa miniweb yang terpisah dari situs utama Perusahaan. Tujuannya biasanya spesifik, misalkan untuk promosi produk atau even khusus yang memerlukan kecepatan dalam pencarian sehingga tidak perlu membuka web utama perusahaan. Pemanfaatannya dalam media pembelajaran adalah dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang bukan hanya untuk keperluan Mahasiswa, melainkan juga sarana kolaboratif antar Dosen. (Setia Adi et al. , 2. Microsite adalah platform digital yang dirancang untuk menyajikan konten tertentu secara interaktif. Microsite mengacu pada situs web atau halaman web kecil yang dirancang untuk menyampaikan konten pada topik atau tema tertentu. Di bidang pendidikan, media Microsite menawarkan platform yang dinamis dan interaktif untuk menyampaikan konten pendidikan, melibatkan siswa, dan meningkatkan hasil pembelajaran. Tidak seperti buku teks. Microsite dapat menggabungkan berbagai elemen multimedia, termasuk video, peta interaktif, dan kuis untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam. (Adilah et al. , 2. Microsite dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif untuk siswa sehingga dapat flesibel dan interaktif dalam kegiatan pembelajarannya. Penggunaan teknologi pendidikan melalui media Microsite dapat berkontribusi pada peningkatan hasil Hal ini disebabkan media pembelajaran Microsite dalam pembelajaran untuk mencapai hasil yang baik dan meningkatkan keterlibatan siswa sehingga memudahkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Selain itu juga, media Microsite dapat meningkatkan motivasi belajar dikarenakan Media Microsite mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik, yang berkontribusi pada peningkatan keterlibatan siswa di dalam kelas. Microsite menjadi sumber belajar yang memenuh. Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Teknologi tidak hanya merambah aspek kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian integral dalam dunia Pendidikan. Penggunaan teknologi dalam pendidikan, terutama melalui media digital, telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efektivitas proses belajar mengajar, khususnya dalam membantu mahasiswa mahasiswi memahami konsep-konsep yang kompleks dan abstrak. Microsite menjadi alat bantu efektif dalam cepatnya mendapatkan informasi karena sudah terancang menjadi satu (Adilah et al. , 2. Microsite atau aplikasi S. ID adalah sebuah platform bagi orang-orang untuk menunjukkan keahliannya dalam pembuatan microsite dan memendekkan tautan terpendek dengan kode s. Aplikasi S. ID selain untuk memperpendek sebuah tautan juga bisa digunakan untuk membuat sebuah microsite. Microsite adalah website kecil. Website atau home page memberikan informasi selengkap-lengkapnya untuk mewakili seluruh kegiatan bisnis perusahaan, sedangkan microsite atau landing page hanya fokus untuk suatu kegiatan saja atau sebuah kebutuhan saja. Selain disebut sebagai microsite, aplikasi S. ID juga disebut sebagai Landingpage Builder atau pembuat landingpage. Landingpage adalah sebuah situs sederhana namun memiliki tujuan spesifik. Landingpage bisa digunakan untuk banyak hal seperti menjual produk, membuat informasi dan biasanya habis dalam satu halaman (Azzahra & Kartiwi, 2. Penelitian yang Relevan Penelitian yang dilakukan oleh Bayu Prisa Setia Adi. Atiqoh. Hari Karyono . Yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Microsite pada Pembelajaran Pemesanan dan Penghitungan Tarif Penerbangan SMK Usaha Perjalanan Wisata. Hasil penelitian, ini dapat terverifikasi melalui hasil penilaian dari para ahli desain dengan tingkat persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat baik dan dinyatakan layak digunakan, hasil penilaian ahli media dengan persentase sebesar 88,42% dengan kriteria sangat baik dan dinyatakan layak digunakan, hasil penilaian ahli materi dengan persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat baik dan dinyatakan layak digunakan, dan penilaian responden memperoleh persentase sebesar 86,99% dengan kriteria sangat baik dan dinyatakan layak digunakan. peserta didik kelas XI Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri 2 Blitar. Penelitian yang dilakukan oleh Iis Siti Salamah Azzahra. Yesi Maylani Kartiwi . Dengan judul Edukasi Microsite Interaktif S. ID Dalam Lembar Kerja Peserta Didik Bermuatan Profil Pelajar Pancasila Untuk Meningkatkan Minat Siswa Memproduksi Teks Biografi. Hasil penelitian ini, penggunaan microsite S. ID dan aplikasi interaktif bermuatan profil pelajar Pancasila pada teks biografi dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang lebih efektif serta meningkatkan minat peserta didil untuk mempelajari materi lebih dalam, lebih tertantang dan penuh motivasi. Penelitian yang dilakukan oleh Sonia Rizka Safitri. Qorrik Nur Hidayah. Dede Kaswaraningsih . Dengan judul Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Microsite Canva pada Mata Pembelajaran IPAS Harmoni dalam Ekosistem Kelas V SD. Hasil penelitian ini, pengembangan media pembelajaran microsite ini dinyatakan Sangat Valid. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari validator media dengan rata-rata 83% masuk dalam kategori Sangat Valid dengan hasil praktikalitas dengan rata-rata 87% dikategorikan Sangat Praktis dan untuk efektifitas dengan rata-rata 87% dan dikategorikan Sangat Efektif. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa media pembelajran Microsite yang sudah dibuat dan dikembangkan sudah Sangat Valid. Praktis dan Efektif digunakan oleh guru saat kegiatan pengembangan media pembelajaran microsite ini dinyatakan Sangat Valid. Penelitian yang dilakukan oleh Hafis. Kasmirah . Dengan judul Implementasi media pembelajaran berbasis microsite menggunakan platform Linktree pada materi limit Hasil penelitian ini, menegaskan bahwa integrasi teknologi digital yang dirancang dengan baik, seperti microsite, sangat relevan dan efektif dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti ukuran sampel yang kecil dan fokus pada satu materi. Penelitian yang dilakukan oleh Ali Bardadi. Mgs. Afryan Firdaus. Firdaus . Dengan judul Pengembangan system informasi manajemen perkuliahan pada fakultas ilmu Komputer Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian ini. Adanya Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Perkuliahan Pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya dapat mempermudah top-level management (Dekan,Pembantu Deka. dalam memperoleh laporan tentang perkuliahan. METODE Metode Penelitian menggunakan Research and Development (R&D) adalah metode penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi sebuah produk. Fokus utamanya bukan hanya menemukan pengetahuan baru, tetapi menciptakan produk yang efektif dan layak digunakan, terutama di bidang pendidikan. Model ADDIE adalah model pengembangan sistem pembelajaran yang terdiri dari 5 tahapan utama: Analysis (Analisi. Menganalisis kebutuhan system, identifikasi daftar menu kebutuhan layanan untuk mahasiswa dan Dosen. System yang ada sebelumnya berupa website namun mengalami beberapa kendala terkait keamanan dan juga pengelolaan karena menggunakan pemrograman khusus yang tidak semua bisa. System membutuhkan pengelolaan yang mudah dilakukan oleh kaprodi maupun admin prodi. Design (Desai. Merancang konsep tampilan system informasi, daftar konten yang ditampilkan, substansi konten yang banyak dibutuhkan oleh dosen dan mahasiswa. Desain meliputi short button yang langsung mengarah ke menu atau daftar konten, misalnya jadwal perkuliahan, panduan KRS, pedoman skripsi, daftar pembimbing skripsi, data akreditasi, gallery, media social dan sebagainya. Development (Pengembanga. Mengembangkan system agar lebih informatif, mudah di akses, user friendly dan up to date. Pengembangan dilakukan semaksimal mungkin dengan menampilkan berbagai informasi yang penting dan dibutuhkan oleh dosen dan Masukan dari berbagai pihak juga kami tamping untuk pengembangan Implementation (Implementas. Menerapkan system kepada mahasiswa dan dosen untuk di evaluasi, jika ada masukan, saran dan konten- konten yang perlu ditambahkan pada system. System diuji cobakan pada seluruh civitas akademika sehingga dapat dilihat secara langsung dan dapat memberikan masukan untuk perbaikan system Evaluation (Evaluas. Menilai keefektifan dan kualitas produk, baik secara formatif . i tiap taha. maupun sumatif . Evaluasi hasil belajar siswa, kepuasan pengguna, atau peningkatan pemahaman. Dengan adanya evaluasi ini system diharapkan dapat lebih disempurnakan sesuai kebutuhan mahasiswa dan dosen. Serta membantu kaprodi dan admin prodi dalam mengelola program studi lebih sistematis dan terkontrol. Analys Design Development Implementation Gambar Model Penelitian ADDIE Evaluation Penelitian dilakukan pada Program Studi Pendidikan Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ivet. Penggunaan system pada semester Gasal dan Genap tahun ajaran 2024/2025. Daftar Pengguna Mahasiswa Sebagai berikut : Tabel Daftar Mahasiswa Pendidikan Informatika 5 Tahun Terakhir No. Angkatan Kelas Jumlah Reg. Pagi. Karyawan. RPL. Transfer. Ponpes. Internasional Reg. Pagi. Karyawan. RPL. Transfer. Ponpes Reguler Pagi. Karyawan. RPL. Transfer. Internasional Reguler Pagi. Karyawan. RPL. Transfer Reguler Pagi. Karyawan. RPL. Transfer Total Hasil dan Pembahasan Sistem Manajemen yang menggunakan microsite dari platform s. id yang memiliki fitur lengkap dan sesuai dengan kebutuhan instansi Pendidikan. Web ini free sehingga lebih mudah di akses. Menu yang user friendly memudahkan sehingga cocok untuk semua kalangan pengelola prodi baik akprodi maupun admin prodi. Konsep hyperlink untuk memudahkan dalam menghubungkan menu ke konten informasi yang dibutuhkan. Login menggunakan akun google sehingga lebih aman dalam data dan hanya admin yang memiliki akses. Dengan Penggunaan Microsite sangat membantu Sistem Informasi pada Prodi Pendidikan Informatika Universitas Ivet. Dan dengan menggunakan microsite, informasi yang diberikan kepada mahsiswa menjadi lebih mudah. Tabel Menu Sistem Manajemen Prodi No. Daftar Menu Jadwal Perkuliahan KRS Mahasiswa PMB Informatika Data Skripsi Edaran KKN & PLP 2 Akreditasi Lowongan Pekerjaan Media Sosial Driver Software Gallery Informatika Rincian dan Fungsi Jadwal Kuliah. Dosen. Kurikulum Panduan Pengisian KRS Brosur. Syarat. Link Pendaftaran Buku Pedoman. Data Pembimbing Informasi dari LPPM dan LPP SK & Sertifikat Akreditasi Prodi serta PT Kriteria Kebutuhan. Instansi Pekerjaan IG. FB. YouTube. Tiktok. WA Admin Driver & Software PC Free Dokumentasi Kegiatan Prodi Bentuk Dokumen Tabel Spreatsheet Video Tutorial Drive Google Dokumen Dokumen PDF Dokumen PDF Poster. Info Loker Link Media Sosial Aplikasi. Installer Foto. Video. Album Gambar 1. Tampilan Halaman Utama dan Menu pada Microsite Hasil sistem pengelolaan prodi ini memudahkan mahasiswa, dosen maupun pengelola prodi dalam berbagi informasi, sehingga lebih sistematis dan terkontrol. Masukan dan saran dari pengguna baik dosen maupun mahasiswa digunakan sebagai bahan evaluasi untuk pembenahan kedepannya. Pada microsite ini lebih terjaga keamanannya dengan akses yang dimiliki oleh admin sehingga memudahkan dalam akses. Pengguna menjadi lebih puas dalam pelayanan karena informasi yang lengkap, data yang sistematis sehingga kegiatan perkuliahan dapat lebih lancar. Peran serta seluruh pihak sangat diharapkan untuk pengembangan Kesimpulan Microsite sebagai sistem manajemen program studi terbukti meningkatkan efisiensi dan Sistem diimplementasikan di program studi lain dengan penyesuaian konteks. Sistem yang dikembangkan lebih user frendly, mudah dalam update data dan pengelolaan file, dengan short url lebih mudah di akses pengguna. Secara keamanan lebih mudah mudah terjaga hanya admin yang memiliki akses, data lebih terjamin. Kepuasan pengguna mencapai 87% berdasarkan kemudahan akses dan kelengkapan informasi tyang ditampilkan. Saran: Perlu pelatihan bagi admin prodi untuk pengelolaan konten, serta evaluasi berkala sistem berbasis umpan balik pengguna. Tampilan desain dapat lebih ditingkatkan untuk memberikan kesan informatif dan estetis. Microsite ini dapat dikolaborasikan dengan website prodi maupun Universitas. DAFTAR PUSTAKA