Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 158 - 163 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . STUDI TENTANG RENDAHNYA KEMAMPUAN MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS II SDN-8 MENTENG PALANGKA RAYA (Study about Lower Reading Ability on the Second Grade Students of SDN-8 Menteng Palangka Ray. SUNIATI Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Jl. RTA Milono Km. 1,5 Palangka Raya. Kalimantan Tengah 73111 e-mail : Suni_ati99@yahoo. ABSTRACT This study aims to determine the low reading ability on the second grade students of SDN-8 Menteng Palangka Raya. This research using descriptive method. The population in this study are all students class II. That is divided into two classes, namely II-A, which amounted to 18 people and II-B, amounting to 16 people. The sample in this study is the total number of study population which amounted to 34 students. The result of dominant factor until the very dominant factor is the low reading ability of students of second grade students of SDN-8 Menteng Palangka Raya, that students at reading not pay attention to punctuation there are 34 students or 100%. Learners do not understand the sentence that he read there are 32 students or 94. Learners do not read smoothly there are 22 students or 64. Students at reading reading eliminate letters or words there are 22 students or 64. 70%, and learners mistake pronounce letters that sound like a letter b with p There are 21 students or Keywords: reading, reading ability. Indonesian ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya kemampuan membaca peserta didik kelas II SDN-8 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II Yang terbagi menjadi dua kelas yaitu II-A yaitu berjumlah 18 orang dan II-B yaitu berjumlah 16 Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi penelitian yang berjumlah 34 orang peserta didik. Hasil penelitian faktor yang dominan sampai yang sangat dominan rendahnya kemampuan membaca peserta didik kelas II SDN-8 Menteng Palangka Raya, bahwa peserta didik pada saat membaca tidak memperhatikan tanda baca ada 34 orang peserta didik atau 100%. Peserta didik tidak memahami kalimat yang dibacanya ada 32 orang peserta didik atau 94,11%. Peserta didik tidak lancar membaca ada 22 orang peserta didik atau 64,70%. Peserta didik pada saat membaca menghilangkan huruf atau kata ada 22 orang peserta didik atau 64,70%, dan peserta didik kesalahan melafalkan huruf yang bunyinya mirip seperti huruf b dengan p ada 21 orang peserta didik atau 61,77%. Kata kunci : membaca, kemampuan membaca. Bahasa Indonesia PENDAHULUAN Membaca di sekolah dasar merupakan kesulitan untuk dapat memperoleh dan memiliki landasan bagi tingkat pendidikan yang lebih Kemampuan membaca tidak dapat Sebagai kemampuan yang mendasari tingkat pendidikan selanjutnya, membaca perlu terutama bahan-bahan bacaan yang baik, minat dasarnya tidak kuat pada tahapan pendidikan sarana-sarana . Maka Suniati. Studi Tentang Rendahnya Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas IIA merupakan fasilitas yang dapat menjunjung tinggi peserta didik kelas II-A dan II-B berjumlah 34 harkat dan martabat bangsa, tetapi yang menjadi peserta didik, kriteria ketuntasan minimum (KKM) kendala pada kenyataannya sekarang masih di SDN-8 Menteng Palangkaraya mata pelajaran rendahnya kemampuan membaca peserta didik Bahasa Indonesia 60. Tendapat 13 peserta didik dan perlu untuk ditingkatkan terutama dorongan mendapat nilai membaca dari orang tua . peserta didik mendapat nilai membaca rata-rata Salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia yakni pembelajaran membaca. Tanpa memiliki rata-rata 7,0dan 21 5,0 atau di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM). Sehubungan kemampuan membaca yang memadai sejak dini, peneliti tertarik untuk mengangkat judul AuStudi peserta didik akan mengalami kesulitan belajar Tentang Rendahnya Peserta Didik Sebab Peraturan Menteng METODOLOGI Penelitian Berdasarkan Silabus Bahasa Indonesia SDN-8 sosial dan emosionalnya. Membaca PalangkarayaAy. pertumbuhan dan perkembangan daya nalar. Kelas Kemampuan Menteri Pendidikakan Nasional nomor 22 Tahun 2006 mengumpulkan informasi mengenai status suatu tentang Standar Kompetensi yang harus dikuasai gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut peserta didik kelas II semester I pada aspek apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Populasi yang diambil dalam penelitian ini memahami teks pendek dengan membaca lancar adalah peserta didik kelas II SDN-8 Menteng dan membaca puisi anak, dengan begitu proses Palangka Raya Tahun Pejaran 2012/2013 yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas II-A dan II-B yang peserta didik. Pada umumnya peserta didik hanya berjumlah 34 peserta didik. Sampel penelitian ini mengharapkan belajar di sekolah tanpa belajar adalah seluruh jumlah dari populasi. Hal tersebut kembali di rumah pelajaran yang telah diajarkan sesuai dengan pendapat Suharsimi Arikunto guru di sekolah sehingga kemampuan membaca . AuApabila subjeknya kurang dari 100, peserta didik masih rendah. lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya Setelah melakukan observasi di SDN-8 Menteng Palangkaraya pada kelas II mata merupakan penelitian populasiAy. Definisi pelajaran Bahasa Indonesia, dapat diketahui penelitian ini yaitu faktor penyebab yang dominan bahwa kemampuan membaca permulaan peserta rendahnya kemampuan membaca peserta didik didik masih rendah. Berdasarkan data yang adalah faktor yang disebabkan dari dalam diri diperoleh dari wali kelas II SDN-8 Menteng peserta didik terutama minat baca yang kurang Palangkaraya, menunjukkan bahwa keseluruhan dibiasakan untuk belajar membaca. Hal ini Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 158 - 163 menyebabkan peserta didik kesulitan dalam ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Sebagaimana belajar membaca. Hal tersebut sejalan dengan sebelumnya dalam variabel penelitian dan tujuan penelitian yang sudah dirumuskan oleh peneliti Muhibbin Aufaktor bahwa penelitian ini hanya terdiri dari satu variabel saja dan mencari faktor yang dominan kurangnya minat baca dan kurangnya kebiasaan rendahnya kemampuan peserta didik kelas II SDN-8 Menteng Palangka terasahAy. Sedangkan Raya. Jadi menurut peneliti, penelitian ini sangat indikator-indikator membaca permulaan penyebab yang dominan rendahnya kemampuan HASIL DAN PEMBAHASAN membaca permulaan peserta didik, yaitu: Peserta didik kurang mengenal huruf. Peserta didik tidak memahami kalimat yang Hasil analisis Studi Tentang Rendahnya Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas II Peserta didik tidak lancar membaca SDN-8 Menteng Palangka Raya yang diperoleh Peserta didik kesalahan melafalkan huruf yang melalui hasil pengumpulan data dengan observasi bunyinya mirip, seperti: bunyi huruf b dengan huruf p. Pada bagian ini akan dibuat tabel hasil Peserta didik tidak menguasai tanda baca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Instrumen penelitian adalah alat bantu terhadap 34 orang peserta didik. observasi peserta didik. Adapun tabel hasil observasi peserta didik adalah disajikan pada Tabel 2. Dari penjelasan di atas, faktor penyebab rendahnya kemampuan membaca peserta didik pengumpulan data. Instrumen yang digunakan kelas II SDN-8 Menteng Palangka Raya dapat untuk pengumpulan data, instrumen hasil belajar dikategorikan sebagai berikut : untuk mengambil data kemampuan membaca Dari 34 peserta didik, diketahui sebanyak 14 peserta didik. Adapun kisi-kisi observasi dalam peserta didik . ,17%) menjawab AuYaAy bahwa penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 1. mereka kurang mengenal huruf dan sebanyak Tabel 1. Kisi-kisi observasi 20 peserta didik . ,82%) yang menjawab No. Indikator Variabel Kurang mengenal huruf. Tidak memahami kalimat yang Tidak lancar membaca Kesalahan melafalkan huruf yang bunyinya mirip, seperti: bunyi huruf b dengan p. Tidak menguasai tanda baca Item AuTidakAy. Hal tersebut berarti 41,17% peserta huruf, data tersebut termasuk kategori cukup didik menyatakan mereka kurang mengenal Suniati. Studi Tentang Rendahnya Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas IIA Tabel 2. Hasil observasi faktor dominan rendahnya kemampuan membaca peserta didik Kelas II SDN-8 Menteng Palangka Raya No. Indikator Peserta didik kurang mengenal huruf, bunyi, bahasa, dan bentuk Peserta didik tidak memahami kalimat yang Peserta didik tidak lancar membaca Frekuensi - Peserta didik kurang mengenal huruf - Peserta didik tidak memahami kalimat yang dibacanya Peserta didik tidak menguasai tanda baca Frekuensi Tidak Tidak 58,82% 94,11% 5,88% 64,70% 35,30% 58,8% 41,17% 61,77% 38,23% 64,70% 35,30% - Peserta didik tidak lancar membaca - Peserta didik kesulitan14. merangkai huruf. - Peserta didik kesalahan melafalkan16. huruf yang bunyinya 17. mirip seperti hurup b dengan p. - Peserta didik pada 19. saat membaca menghilangkan huruf 20. atau kata - Peserta didik pada 22. saat membaca tidak memperhatikan tanda23. Peserta didik kesalahan melafalkan huruf yang bunyinya mirip seperti huruf b dengan p. Berdasarkan 41,17% Aspek yang Dinilai sebanyak 32 peserta didik . ,11%) menjawab membaca, data tersebut termasuk kategori AuYaAy bahwa mereka tidak memahami kalimat yang dibacanya dan sebanyak 2 peserta didik Berdasarkan . ,88%) yang menjawab AuTidakAy. Hal tersebut sebanyak 20 peserta didik. ,82%) menjawab berarti 94,11% peserta didik AuYaAy bahwa mereka kesulitan merangkai huruf dan sebanyak 14 peserta didik . ,17%) yang dibacanya, data tersebut termasuk kategori menjawab AuTidakAy. Hal tersebut berarti 58,82% sangat dominan peserta didik Dari 34 peserta didik, diketahui sebanyak 22 peserta didik. ,70%) menjawab AuYaAy bahwa mereka tidak lancar membaca dan sebanyak menyatakan merekakesulitan huruf, data tersebut termasuk kategori cukup dominan Berdasarkan 12 peserta didik . ,30%) yang menjawab sebanyak 21 peserta didik . ,77%) menjawab AuTidakAy. Hal tersebut berarti 64,70% peserta AuYaAy bahwa mereka bingung membaca huruf Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 158 - 163 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . yang bunyinya mirip seperti huruf b dengan p Peserta didik pada saat membaca tidak dan sebanyak 13 peserta didik . ,23%) yang memperhatikan tanda baca sebesar 100% menjawab AuTidakAy. Hal tersebut berarti 61,77% termasuk kategori sangat dominan. peserta didik menyatakan mereka bingung Peserta didik tidak memahami kalimat yang membaca huruf yang bunyinya mirip seperti dibacanya sebesar 94,11% termasuk kategori huruf b dengan p, data tersebut termasuk sangat dominan. kategori dominan Berdasarkan Peserta didik kurang lancar membaca sebesar sebanyak 22 peserta didik. ,70%) menjawab 64,70% termasuk kategori dominan. Peserta AuYaAy bahwa mereka pada saat membaca menghilangkan huruf atau kata dan sebanyak 64,70% termasuk kategori dominan. 12 peserta didik . ,30%) yang menjawab Peserta AuTidakAy. Hal tersebut berarti 64,70% peserta yang bunyinya mirip, seperti: bunyi huruf b didik menyatakan merekapada saat membaca dengan huruf p sebesar 61,77% termasuk menghilangkan huruf atau kata,data tersebut kategori dominan. Saran termasuk kategori dominan Berdasarkan 34 peserta didik, diketahui Bagi kepala sekolah disarankan agar mampu sebanyak 34 peserta didik . %) menjawab AuYaAy membuat adanya kebijakan-kebijakan yang berdampak positif dengan mengajak guru-guru memperhatikan tanda baca dan sebanyak 0 peserta didik . %) yang menjawab AuTidakAy. Hal pembelajaran sehingga kemampuan membaca tersebut berarti 100% peserta didik menyatakan mereka pada saat membaca tidak memperhatikan lebih baik lagi. tanda baca, data tersebut termasuk kategori sangat dominan. Bagi guru disarankan dapat menyusun strategi pembelajaran misalnya belajar sambil bermain KESIMPULAN DAN SARAN membaca peserta didik. Bagi peneliti lain, hasil dari penelitian ini dapat Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis penelitian lebih lanjut lagi mengenai faktor data pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kategori dominan sampai yang sangat kemampuan membaca peserta didik kelas II dominan kemampuan membaca peserta didik SDN-8 Menteng Palangkaraya. kelas II SDN-8 Menteng Palangka Raya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Gambarannya Suniati. Studi Tentang Rendahnya Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas IIA DAFTAR PUSTAKA