P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 Jurnal Language education and literature PENERAPAN METODE COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS Vi SMP NEGERI SURULANGUN Irma widia, 2Inda Puspita Sari, 3Cekman Universitas PGRI Silampari, indonesia Email: irmawidia07@gmail. IndaShop21@gmail. com2, man798156@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar materi mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun. kemampuan melaui metode pembelajaran cooperative script. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun Tahun Ajaran 2025/2026 dengan sampel kelas Vi. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik tes dan non tes. Data tes yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t, diperoleh thitung =11. Selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada daftar distribusi t dengan derajat kebebasan dk = n-1 = 28-1 = 27, = 0,05 diperoleh ttabel = 2,048. Dengan demikian thitung . > ttabel . hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun setelah penerapan metode pembelajaran cooperative script secara signifikan tuntas. Kata Kunci : cooperative script. Mengidentifikasi. Laporan Observasi. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the completeness of learning outcomes of the material on identifying observation report texts of class Vi students of SMP Negeri Surulangun. abilities through the cooperative script learning method. The research method used in this study was a quasi-experiment. The population was class Vi students of SMP Negeri Surulangun in the 2025/2026 Academic Year with a sample of class Vi. Data collection was carried out using test and non-test techniques. The collected test data were analyzed using the t-test, obtaining tcount =11. Next, tcount is consulted with the ttable value in the t distribution list with degrees of freedom dk = n-1 = 28-1 = 27, = 0. 05, ttable = 2. 048 is obtained. Thus tcount . > ttable . this means that Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that the ability to identify the text of the observation report of class Vi students of SMP Negeri Surulangun after the application of the cooperative script learning method is significantly Keywords: cooperative script. Identifying. Observation Report. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 PENDAHULUAN Pembelajaran merupakan suatu proses interaksi antara siswa dan guru dalam mendiskusikan suatu materi serta guru berperan penting dalam kelas. Tujuanya agar siswa dapat memahami materi yang diberikan karena melalui interaksi dengan guru siswa mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Djamaluddin . mengatakan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan Pembelajaran Bahasa Indonesia berperan penting dalam kemampuan berbahasa. Kemampuan berbahasa di sekolah meliputi kemampuan menyimak, berbicara, menulis, dan membaca. Proses pembelajaran membaca biasanya mengarahkan siswa agar mampu memahami isi bacaan dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Rizal . mengatakan pembelajaran bahasa Indonesia adalah salah satu mata Pelajaran yang sangat penting di sekolah. Bahasa Indonesia mengarahkan siswa memiliki kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar baik secara lisan maupun tulisan, serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap memahami isi bacaan dan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi. Teks laporan hasil observasi pada tingkat SMP sangat penting karena dalam indikator penilaian teks laporan hasil observasi harus mencakup data, ketepatan informasi, serta penggunaan bahasa yang sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Laporan tersebut juga harus dapat memberikan Gambaran yang jelas dan objektif tentang objek yang diamati. Nasution . mengatakan teks laporan hasil observasi merupakan sebuah teks yang akan memaparkan hasil observasi secara sistematik dan objektif berdasarkan kenyataan atau fakta yang ada. Teks laporan hasil observasi mendeskripsikan tentang bentuk , ciri, sifat umum suatu Objek yang di deskripsikan dapat berupa manusia, benda, hewan, dan tumbuhan atau berbagai peristiwa yang terjadi di dunia ini. Pembelajaran mengidentifikasi teks laporan hasil observasi Siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan menulis laporan yang akurat, sistematis, dan berlandaskan pada fakta dari pengamatan langsung. Teks laporan hasil observasi adalah teks ini berfokus pada kemampuan siswa untuk memahami mengidentifikasi laporan yang berbasis pada hasil pengamatan langsung terhadap suatu objek, fenomena, peristiwa. Putri, dkk. menjelaskan Teks laporan hasil observasi merupakan salah satu materi yang dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa. Teks laporan hasil observasi merupakan suatu bentuk laporan dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas maupun di luar kelas. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa kemampuan siswa dalam memahami kemampuan mengidentifikasi laporan hasil observasi masih kurang maksimal. Pada saat wawancara dengan ibu Daharia. Pd menjelaskan beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi teks laporan hasil observasi dan menemukan informasi penting dalam teks Diketahui juga hasil belajar siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun menunjukan bahwa nilai siswa belum mencapai target capaian pembelajaran yang diharapkan. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 Berdasarkan permasalahan yang diketahui. Kualitas pembelajaran teks laporan hasil observasi disebabkan beberapa faktor. Salah satu faktor adalah motivasi belajar siswa yang rendah. Siswa tidak tertarik atau tidak termotivasi dalam belajar mengidentifikasi teks laporan observasi dan metode yang digunakan guru tidak sesuai. Salah satu metode yang dapat membuat motivasi belajar siswa metode pembelajaran cooperative script mengarahkan siswa untuk bekerja berpasang-pasangan dan interaksi antara dua peserta didik melalui proses diskusi dan penciptaan pemahaman bersama. Cooperative script memberikan pemahaman konsep siswa akan berbicara dengan lawan bicara secara langsung dan akan mendapatkan respon langsung dari lawannya membahas sebuah materi Pelajaran yang diajukan oleh guru. Salah satu kelebihan cooperative script adalah siswa dilatih untuk lebih teliti karena mereka sendirilah yang akan menyimpulkan materi yang diberikan. Penelitian ini juga dilakukan oleh Wahyuni . dengan hasil penelitian bahwa penerapan metode cooperative script dapat meningkatkan hasil belajar mata Pelajaran SKI materi Bahasa arab pra islam pada kelas X agama semester ganjil di MAN 1 Nganjuk tahun Pelajaran 2021/2022. Selanjutnya penelitian ini juga dilakukan oleh Purba dan Harahap . dengan hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran cooperative script berbantuan aplikasi geogebra memiliki dampak terhadap peningkatkan kemampuan berfikir kreatif matematis ditinjau dari belajar siswa. Usman . dengan hasil penelitian menerapakan metode cooperative script untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa kelas X IPS MAN Nagekeo. Berdasarkan penjelasan di atas, akan dilakukan penelitian dengan judul AuPenerapan metode cooperative script terhadap kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun. Melalui kemampuan penerapan metode cooperative script. METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis eksperimen semu. Penelitian eksperimen semu yang digunakan untuk memperoleh informasi yang dapat diperoleh dengan eksperimen sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengontrol dan manipulasi semua variabel yang relevan. Penelitian ini menggunakan tahapan pre-tes, treatment dan post-tes. Penelitian ini menggunakan tahapan pre-test, treatment dan post-test untuk mengetahui ketuntasan secara signifikan kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara random sampling karena setiap kelas mempunyai kemampuan yang relatif sama. Berdasarkan untuk menganalisis data dari hasil penelitian tentang penerapan metode pembelajaran cooperative script terhadap kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun, maka peneliti menggunakan rumus uji AutAy, namun sebelum melakukan uji AutAy data di uji normalitas terlebih dahulu bertujuan untuk memperoleh data yang akurat. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 Jurnal Language education and literature HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13 Februari sampai dengan 13 Maret 2025 di siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun. Pelaksanaannya dilakukan secara langsung oleh peneliti dan sesuai dengan jadwal yang berlangsung di sekolah tersebut. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode cooperative script pada materi mengidentifikasi teks laporan hasil Proses pelaksanaan penelitian dimulai dengan melaksanakan tes awal . re-tes. untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam mengidentifikasi teks laporan hasil observasi yang akan dipelajari. Setelah tes awal selesai diterapkan siswa diberi perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran cooperative script untuk kelas eksperimen. Penelitian kemudian diakhiri dengan melaksanakan tes akhir . ost-tes. untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pre-tes dan post-test siswa. Pemberian tes awal digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa pada materi mengidentifikasi teks laporan hasil observasi. Kemampuan awal siswa adalah kemampuan yang dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran yang diberikan. Kemampuan awal tersebut menggambarkan kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran yang akan disampaikan oleh Setelah kemampuan awal siswa diketahui, dilanjutkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran cooperative script. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pada akhir penulis akan dilakukan tes akhir untuk mengetahui kemampuan akhir siswa. Kemampuan akhir siswa adalah kemampuan siswa dalam penguasaan materi pokok mengidentifikasi teks laporan hasil observasi yang merupakan hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran. Kemampuan awal siswa adalah kemampuan yang dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran yang diberikan. kemampuan awal tersebut mengambarkan kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Kegiatan pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa pada materi teks laporan hasil obbservasi. Pemberian pretest dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 Februari 2025 yang diikuti 28 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan, rekapitulasi data pre-test dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Nilai Pretes Rentang Nilai Predikat (RN) Tuntas KKM Ou 70 Tidak Tuntas KKM < 70 Jumlah Siswa = Jumlah Nilai = Rata-rata NilaiTerendah = Kelas Eksperimen Frekuensi (F) Presentase (%) 32,14% 67,86% P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 Jurnal Language education and literature Nilai Tertinggi = Berdasarkan tabel 1. 1 di atas diketahui bahwa nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 25 dengan nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 83 dan nilai terendah sebesar 25 sedangkan siswa yang tuntas sebanyak 9 siswa . dan sebanyak 19 siswa 67,86% tidak tuntas. Sehingga dapat dikatakan bahwa ketuntasan belajar siswa untuk tes awal sebesar 32,14%. Jadi secara deskriptif dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal siswa sebelum penerapan metode pembelajaran cooperative script termasuk kategori belum tuntas. Setelah kemampuan awal siswa diketahui, dilanjutkan kegiatan pembelajaran dengan metode pembelajaran cooperative script. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan dengan menerapkan metode pembelajaran cooperative script pada materi teks laporan hasil observasi. Pada akhir penelitian dilakukan tes akhir untuk mengetahui kemampuan akhir Tes akhir dilakukan untuk melihat hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode pembelajaran cooperative script. Kemampuan akhir siswa adalah kemampuan siswa dalam penguasaan materi teks laporan hasil observasi pada siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun yang merupakan hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran. Tes kemampuan post-test dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2025 yang diikuti sebanyak 28 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan, rekapitulasi data tes akhir dapat dilihat pada tabel 1. 2 berikut: Tabel 1. Distribusi Frekuensi Nilai Post-test Rentang Nilai (RN) Predikat Tuntas KKM Ou 70 Tidak Tuntas KKM < 70 Jumlah Siswa = Jumlah Nilai = Rata-rata Nilai Terendah= Nilai Tertinggi= Kelas Eksperimen Frekuensi Presentase (F) (%) 85,71% 14,29% Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa rata-rata 80. 39 nilai secara keseluruhan sebesar 251 dengan nilai tertinggi sebesar 92 dan nilai terendah sebesar 50. Siswa yang tuntas untuk tes akhir sebanyak 24 siswa . ,71%) dan sisanya sebanyak 4 siswa . ,29%) tidak tuntas. Jadi secara deskriptif dapat dikatakan bahwa kemampuan akhir siswa setelah penerapan metode pembelajaran cooperative script termasuk dalam kategori tuntas karena persentase ketuntasan yang diperoleh siswa secara klasikal di atas 85%. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 Berdasarkan hasil tes akhir diperoleh rata-rata Sebesar 80. 39 dan simpang baku . Untuk mengetahui kenormalan data digunakan uji normalitas dengan uji kecocokan ycu 2 . hi kuadra. Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui data hasil tes siswa berdistribusi normal atau tidak. Kriteria pengujiannya adalah ycu 2 hitung dibandingkan dengan ycu 2 tabel dengan taraf kepercayaan 5% dan dk = 28Ae 1=27. Dimana 28 adalah banyaknya interval. Jika ycu 2 hitung O ycu 2 tabel maka dapat dinyatakan bahwa data berdistribusi normal, dan jika ycu 2 hitung > ycu 2 tabel maka dapat dinyatakan bahwa data tidak normal. Untuk melakukan uji normalitas sampel penulis menggunakan uji chi kuadrat . cu 2 ). Sugiyono . mengatakan sebelum penulis menggunakan Teknik statistik parametrik, maka kenormalan data harus diuji dahulu pasangan hipotesis yang diuji adalah: Ho : Sebaran data berdistribusi normal. Ha : Sebaran data tidak berdistribusi normal. Kriteria pengujiannya adalah x 2 hitung dibandingkan dengan x 2 tabel, dengan taraf kepercayan 5% dan dk = 28Ae 1 =27. Dimana 28 adalah banyaknya kelas interval. x 2 hitung O x 2 tabel, maka dapat dinyatakan bahwa data berdistribusi normal, dan jika x 2 hitung > x 2 tabel. Berdasarkan hasil uji normalitas data menggunakan SPSS versi 22 dilihat pada tabel Shapiro-Wilk hasil uji coba nilai pretest dengan nilai signifikan . lebih besar dari 0,05 atau 0,082 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji coba nilai posttest juga berdistribusi normal dengan nilai signifikan . lebih besar dari 0,05 atau 0,058 > 0,05. Uji t dilakukan untuk mengetahui bahwa Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas Vi SMP Negeri Surulangun. Maka dilaksanakan uji statistik dengan menggunakan uji AutAy . ji perbedaan dua rata-rat. Selanjutnya thitung 11. 499 dikonsultasikan dengan nilai ttabel 2,048 pada daftar distribusi t dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan dk = 28 Ae 1 =27 Dengan demikian 499 > ttabel 2,048 untuk taraf signifikan 95%, hal ini berarti Ho ditolak dan Ha Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini bahwa penerapan metode cooperative script terhadap kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun terbukti kebenarannya. Pembahasan Penelitian Pembahasan hasil dari penelitian ini, diketahui bahwa hasil tes kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi sebelum menggunakan metode cooperative script diperoleh nilai terendah 25 dan nilai tertinggi 83 dengan nilai rata-rata 58. Hasil Pembelajaran siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun dalam pembelajaran mengidentifikasi struktur teks laporan hasil observasi sesudah menggunakan metode cooperative script pada peserta didik P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 39-46 sampel diperoleh nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 92 dengan skor rata-rata 80. Berdasarkan hasil tes mengidentifikasi teks laporan hasil observasi sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan metode pembelajaran cooperative script . re-tes. yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal. Tes yang diberikan kepada siswa berkenaan dengan kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi. Kegiatan pre-test ini siswa ditugaskan untuk mengidentifikasi teks laporan hasil observasi sesuai dengan struktur teks yang telah diberikan. Setelah semua siswa mengidentifikasi teks laporan hasil observasi masing-masing, kemudian guru memberikan penilaian berdasarkan indikator penilaian mengidentifikasi teks laporan hasil observasi yang telah disusun penulis. Berdasarkan tes akhir pembelajaran metode cooperative script terhadap kemampuan mengidentifikasi struktur teks laporan hasil observasi. Siswa yang berjumlah 28 mendapatkan nilai rata-rata 80. 39 dan berdasarkan hasil analisis pengujian hipotensis diperoleh ttabel = 2,048 dan thitung 11. 499, dengan demikian hipotensis yang diajukan dapat diterima kebenarannya, artinya hasil belajar siswa setelah menggunakan metode cooperative script secara signifikan terjadi peningkatan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa rata-rata nilai pretes adalah 58,25 dan untuk rata-rata nilai post-test adalah 80,39. Ini dapat dilihat bahwa terjadi bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai dan pre-test ke post test sebesar 22,14. Sedangkan persentase jumlah siswa yang tuntas pada pretes sebesar 32,14% dan post-test sebesar . ,71%) Untuk ketuntasan belajar inipun mengalami peningkatan sebesar . ,57%). Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri Surulangun setelah penerapan metode pembelajaran cooperative script secara signifikan tuntas. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai tes ahkir sebesar 80,39 dengan persentase jumlah siswa yang tuntas belajar mencapai 85,71% dan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji t memperoleh hasil hitung thitung . > ttabel . , hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. DAFTAR PUSTAKA