CEMERLANG :Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 DOI: https://doi. org/10. 55606/cemerlang. STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI Widya Novita Sari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Dita Fitriani Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Indri Widya Wulandari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Maria Yovita R Pandin Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Korespondensi penulis: widyans153@gmail. com, fitrianidita56@gmail. indriwidya900@gmail. com, yovita_87@untag-sby. Abstract. The purpose of this study is to develop a financial resilience strategy for MSMEs in overcoming the threat of an economic recession. This study uses descriptive analysis with a qualitative approach. The population of this research is UMKM in Kec. Instead, the sample from the study amounted to 4 informants from 93 MSMEs with different types of businesses. Data collection techniques through observation and interviews. The results of this study indicate that the financial resilience strategy has an important role in the development of the MSME economy in Kec. Replace, because with a good and correct financial resilience strategy it can keep business finances running stable. MSMEs are also believed to have high economic resilience so that they can become a support for financial system and economic stability. Keywords: Financial Resilience. MSMEs. Economic Recession Abstrak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan strategi financial resilience pada UMKM dalam mengatasi masalah ancaman resesi ekonomi. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah UMKM di Kec. Menganti, sampel dari penelitian berjumlah 4 informan dari 93 UMKM dengan jenis usaha yang berbeda. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa strategi financial resilience memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian UMKM di Kec. Menganti, karena dengan strategi financial resilience yang baik dan benar dapat menjaga agar keuangan usaha tetap berjalan stabil. UMKM juga diyakini mempunyai ketahanan ekonomi yang kuat sehingga dapat menjadi penopang bagi stabilitas sistem keuangan dan Kata Kunci: Financial Resilience. UMKM. Resesi Ekonomi Received April 30, 2023. Revised Mei 17, 2023. Accepted Juni 14, 2023 Widya Novita Sari, widyans153@gmail. STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI LATAR BELAKANG Adanya ancaman resesi ekonomi akan berdampak bagi stabilitas perekonomian terutama bagi pelaku usaha UMKM. Dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi diperlukan strategi financial resilience agar keuangan usaha tetap berjalan stabil. Strategi ketahanan financial memiliki peran penting sebagai pondasi dalam berjalannya suatu usaha, jika tidak ada strategi ketahanan keuangan yang kokoh para pelaku usaha akan mudah menyerah jika dihadapkan dengan permasalahan ekonomi yang ada. Indonesia digadang-gadang akan mengalami resesi ekonomi pada tahun 2023. Ancaman yang dihadapi jika terjadi resesi ekonomi yaitu semakin meningkatnya angka kemiskinan. Tingkat kemiskinan semakin meningkat disesbabkan karena penurunan lapangan kerja, dan pendapatan, selain itu banyak keluarga yang terpaksa hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Resesi biasanya dikaitkan dengan deflasi, atau inflasi dalam proses yang dikenal sebagai stagflasi. Faktor lain yang menyebabkan resesi dapat dilihat dari beberapa hal, seperti ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi, pertumbuhan ekonomi yang melambat atau menurun selama dua triwulan berturut-turut, nilai impor yang jauh lebih tinggi dari nilai ekspor, dan tuna karya yang semakin tinggi. Bagi UMKM, ketahanan finansial merupakan metrik utama dalam mengelola siklus keuangan usahanya. Ketahanan finansial juga memiliki manfaat yang signifikan dalam menghadapi krisis ekonomi. Namun, bertahan dari krisis membutuhkan kemampuan untuk merencanakan dan mengelola perekonomian dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan strategi financial resilience yang tepat dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi terutama pada para pelaku usaha agar stabilitas sistem keuangan terjaga. Salah satu aspek financial resilience menunjukkan kemampuan pelaku usaha dalam menjaga likuiditas arus kas dalam menghadapi berbagai risiko yang dihadapinya. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diyakini memegang peranan penting sebagai pilar yang dapat menyelamatkan perekonomian Indonesia. UKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, karena mereka memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan produk domestik bruto dan penyerapan tenaga kerja. UKM juga cenderung memiliki fleksibilitas keuangan yang tinggi untuk mendukung sistem keuangan dan stabilitas ekonomi. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 Oleh sebab itu kita perlu mengembangkan UMKM untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada di Indonesia. Salah satu opsi yang bisa dipilih oleh pengusaha UMKM untuk mengembangkan adalah melakukan transformasi dari sistem konvensional yang sebelumnya membutuhkan interaksi fisik secara langsung dalam proses penjualan dan pembelian, menjadi sistem digital yang tidak memerlukan interaksi fisik secara langsung untuk menjalankan bisnis. KAJIAN TEORITIS Ketahanan Keuangan (Financial Recilienc. Istilah "ketahanan" didefinisikan dalam berbagai cara. Dalam teori sosioekologi, resiliensi didefinisikan sebagai suatu sistem yang menjadi tangguh jika mampu berfungsi dengan baik bahkan setelah mengalami gangguan (Ghosh, 2. Dari perspektif bisnis (Whitaker, 2. resiliensi digambarkan sebagai kemampuan bisnis untuk beradaptasi dengan situasi tekanan ekonomi dan berkembang dalam kondisi yang berubah. Resiliensi menyiratkan kemampuan beradaptasi, yang mengacu pada kemampuan untuk mencapai tujuan seseorang atau bertindak secara mandiri (Folke, 2. Ketahanan finansial adalah kemampuan individu untuk mengakses dan menggunakan keterampilan internal dan sumber daya eksternal yang sesuai, dapat diterima, tersedia dan mendukung ketika individu atau keluarga menghadapi kesulitan keuangan (Salignac, 2. Financial resilience (Klapper, 2. berarti kemampuan individu atau kelompok untuk mengatasi peristiwa kehidupan yang mempengaruhi pendapatan atau aset. Selain aspek individual, fleksibilitas keuangan juga dapat dipahami dalam kerangka perekonomian nasional. Fleksibilitas keuangan dapat diukur dengan menggunakan beberapa indikator, antara lain: Kondisi arus kas . Rasio utang . Dana darurat . Proteksi kesehatan dan jiwa Ketahanan finansial adalah kemampuan seseorang untuk bertahan dan pulih dari kesulitan dan gangguan keuangan selama periode waktu tertentu. Keberlanjutan keuangan adalah proses berkelanjutan yang dapat menyelamatkan seseorang dari keterpurukan ekonomi sementara untuk waktu yang lama. Ketika biaya tak terduga muncul, memiliki dana untuk mengurusnya berarti Anda berkelanjutan secara finansial. STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI Menurut (Pandin. Sandari. Surahman, & Daengs, 2. kapasitas resiliensi mencakup kemampuan seseorang untuk menghadapi tantangan dalam hidup, dan setiap individu memiliki kapasitas resiliensi yang berbeda-beda, bergantung pada latar belakang dan pengalaman hidupnya. Kapasitas ini dapat dimanfaatkan ketika diperlukan. Terdapat lima karakteristik utama dalam perilaku yang menunjukkan resiliensi, yaitu sikap positif, fokus, fleksibilitas, ketertiban, dan proaktif. Resesi Ekonomi Penurunan produk domestik bruto (PDB) suatu negara selama dua kuartal berturut-turut mencirikan keadaan aktivitas ekonomi yang menurun, yang dikenal sebagai resesi ekonomi atau resesi. Sederhananya, resesi adalah penurunan atau kemrosotan yang parah dalam kegiatan ekonomi. Melanjutkan pengamatan The Balance, resesi dikatakan sebagai awal dari penurunan signifikan dalam aktivitas ekonomi yang berlangsung selama beberapa bulan, biasanya lebih dari tiga bulan. Pertumbuhan ekonomi mencapai 0% atau bahkan negatif selama kemerosotan ekonomi. Indikator ini biasanya digunakan untuk mengukur kemajuan dan perkembangan suatu negara, karena berkaitan langsung dengan naik turunnya PDB. Jika pertumbuhan PDB suatu negara negatif selama dua kuartal berturut-turut, negara tersebut bisa dikatakan mengalami resesi. Resesi dapat melanda sebelum laporan triwulanan diterbitkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan resesi ekonomi yaitu: Inflasi Gelembung aset Deflasi Ketidakseimbangan Poduksi dan konsumsi Nilai impor lebih besar dari ekspor Angka pengangguran meningkat Dampak resesi dapat dibagi menjadi tiga kategori yaitu meliputi: Terhadap pemerintah: Jika jumlah pengangguran meningkat, pemerintah harus segera mencari solusi agar masyarakat dapat kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lancar. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 Terhadap perusahaan: Jika perusahaan mengalami resesi seperti penipisan sumber daya riil, penurunan harga aset hutang, atau krisis kredit yang mengakibatkan keuntungan berkurang, kemungkinan besar perusahaan akan mengalami Terhadap tenaga kerja : Apabila terjadi PHK bagi tenaga kerja, tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari menjadi beban berat bagi mereka yang mengalami PHK. Strategi Financial Resilience Sukses dalam bisnis (UMKM) membutuhkan strategi untuk mencapai tujuan dengan tepat waktu. Strategi merupakan seperangkat keputusan dan tindakan manajemen yang menentukan keberhasilan jangka panjang dalam suatu usaha, yang meliputi pemantauan lingkungan, perencanaan jangka panjang, implementasi, dan evaluasi (Purnomo, 1. (Pandin. Sandari. Surahman, & Daengs, 2. , menyimpulkan bahwa untuk menjaga fleksibilitas ketahanan keuangan, diperlukan strategi kapasitas adaptif. Dalam situasi yang fleksibel, menjaga ketahanan finansial berarti membangun kemampuan untuk mengenali dan menanggapi gangguan keuangan sampai tingkat keparahannya. Ketika tingkat keparahan ketahanan finansial mencapai ambang batas, respons terhadap gangguan tersebut melibatkan penggunaan dana cadangan seperti tabungan atau penjualan aset. Tindakan strategis yang dapat dilakukan pada saat ketahanan keuangan berada pada tingkat kritis antara lain meninjau dan menahan pengeluaran serta menyesuaikan anggaran. Untuk dapat beradaptasi, harus mampu membuat proyeksi keuangan yang akurat sehingga dapat merencanakan dengan tepat jumlah uang yang dibutuhkan untuk pengeluaran tak terduga. Financial Structure Struktur keuangan UMKM diartikan sebagai susunan dan hubungan antar komponen atau unsur keuangan UMKM. struktur keuangan UMKM dapat tercermin dari aktivitas keuangannya, termasuk tabungan, investasi, modal usaha. Strategi yang harus direncanakan guna menghadapi potensi perubahan ekonomi: Mencari lebih dari 1 penghasilan Mengatur kembali pengeluaran Tetap berinvestasi di berbagai ragam investasi yang aman STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI Menyisihkan dana untuk masa depan Tujuan adanya strategi adalah untuk memfasilitasi perencanaan, implementasi, dan pencapaian tujuan. Dapat diterapkan tidak hanya untuk mencapai tujuan pribadi, tetapi juga untuk mencapai tujuan dalam bentuk perusahaan dan bisnis. UMKM UMKM . saha mikro, kecil, dan menenga. adalah singkatan dari perdagangan, usaha perorangan, kelompok, usaha kecil, dan rumah tangga. Sebagai negara berkembang. Indonesia melahirkan UMKM sebagai tumpuan sektor utama perekonomian Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas warga negara dalam mengembangkan kepercayaan diri, khususnya di bidang ekonomi. Perkembangan UMKM di Indonesia sangat penting untuk memprediksi kondisi perekonomian ke depan serta mempertahankan dan memperkuat struktur organisasi perekonomian nasional. Diperlukan dukungan pemerintah yang kuat untuk mengembangkan pelaku bisnis UMKM agar terus berkembang. Ada tiga jenis UMKM meliputi: Usaha kuliner adalah usaha penjualan bahan masakan dan pembuatan makanan. Usaha fashion adalah usaha penjualan dan pembuatan pakaian, alas kaki, topi dan Usaha bidang agribisnis meliputi penjualan hasil pertanian dan perkebunan seperti produksi pupuk, budidaya tanaman rempah, penjualan sayur organik dan bibit KERANGKA KONSEPTUAL Kerangka konseptual dari penelitian ini adalah strategi yang baik dan benar mengenai finacial resilience pada UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi yang membantu dalam mengatasi masalah resesi ekonomi yang ada. Dalam penelitian ini juga akan dipaparkan tentang adanya keterkaitan antara strategi financial resilience dan UMKM sebagai upaya dalam mengahadapi ancaman resesi ekonomi. Berdasarkan analisis tersebut ditunjukkan pada Gambar 1. 1,yaitu: CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 Gambar 1. 1 Kerangka Konseptual Resesi Ekonomi Strategi Financial Resilience UMKM METODE PENELITIAN Desain penelitian berfungsi sebagai pedoman yang jelas dan terstruktur. Desain penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut : Gambar 1. 2 Desain Penelitian Strategi Financial Resilience UMKM Kec. Menganti Informan Hasil Penelitian Analisis data Dari gambar desain penelitian dijelaskan jika penerapan topik strategi ketahanan keuangan tahap pertama yaitu UMKM, tahap kedua membutuhkan informan sebagai objek observasi dan sumber data, tahap ketiga membutuhkan analisis data dari hasil wawancara dan observasi untuk mengetahui permasalahan yang terjadi, dan yang terakhir mengetahui hasil analisis data penelitian yang digunakan untuk mengkaji masalah tersebut sehingga dapat dipecahkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu data yang dikumpulkan berupa informasi yang berasal dari hasil Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara dan observasi. STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI HASIL DAN PEMBAHASAN ANALISIS Dari hasil penelitain di Kec. Memganti menunjukkan bahwa pelaku UMKM ada yang mengalami penurunan dan kenaikan pendapatan. Adapaun klasifikasi ketahanan keuangan UMKM di Kec. Menganti dapat dilihat dari tabel dibawah ini : Ketahanan Tabel 1. 1 Klasifikasi Ketahanan Keuangan Kategori Sektor UMKM Keuangan UMKM Ketahanan keuangan Mengalami sangat baik kenaikan Mebel Furniture Diperlukan keahlian khusus, dan banyak peminat yang Ketahanan keuangan Pendapatan usaha stabil Toko bangunan : Permintaan . yang terus meningkat, dan pembayaran dengan sistem Ketahanan keuangan Mengalami penurunan Laundry : Takut dalam pendapatan 1% sampai dengan mengambil resiko sehingga pemasaran usaha. Ketahanan keuangan Mengalami sangat buruk pendapatan > 51% penurunan Kuliner Banyaknya pesaing usaha, serta tidak ada promosi penjualan. CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 Pada tahun 2023 diperkirakan akan menjadi tahun terburuk ketiga untuk pertumbuhan ekonomi global. Faktor utama penyebab terjadinya resesi ekonomi tahun 2023 disebabkan karena ketidak stabilan pasar keuangan. Adapun ancaman resesi ekonomi yang mungkin terjadi pada UMKM dapat dilihat melalui gambar 1. 1 dibawah ini : Gambar 1. 3 Ancaman Resesi Ekonomi Resesi Ekonomi Terjadi Kebangkrutan Arus kas tidak stabil Jumlah semakin meningkat Turunnya daya beli Selain itu, dari hasil penelitain di Kec. Memganti menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki omzet usaha per bulan yang sangat beragam, dan memiliki tenaga kerja yang cukup banyak. Adanya sektor UMKM yang beragam mampu mengurangi angka pengangguran di Kec. Menganti. Adapaun omzet usaha dan tenaga kerja UMKM di Kec. Menganti dapat dilihat dari tabel 1. 2 dibawah ini : Tabel 1. 2 Omzet dan Penyerapan Tenaga Kerja di Kec. Menganti Jenis Usaha Omzet Usaha Tenaga Kerja Kuliner Rp 20. 6 Orang Laundry Rp 15. 3 Orang Mebel/ Rp 45. 7 Orang Rp 60. 10 Orang Furniture Toko Bangunan STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI TEMUAN DAN DISKUSI Data yang terkumpul menunjukkan bahwa rata-rata UMKM di Kecamatan Menganti telah berdiri lebih dari 5 tahun dan masih beroperasi. Modal yang digunakan UMKM-nya di Kecamatan Menganti mayoritas menggunakan modal sendiri. Pemilik UMKM di Kecamatan Menganti umumnya langsung memimpin unit usahanya namun juga memiliki beberapa pegawai di masing-masing usahanya. Adapun klasifikasi mengenai strategi ketahanan keuangan UMKM yang berada di Kec. Menganti dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. 3 Strategi Financial Resilience Kapasitas Strategi Ketahanan Pengembangan Keuangan Financial Resilience UMKM UMKM Kapasitas Hasil Penelitian UMKM Meningkatkan ketahanan sangat Mengidentifikasi control untuk semua produk, serta Menyiapkan melakukan review untuk supplier Menyisihkan untuk ditabung sebagai antisipasi dalam mengalami hal tak terduga. Kapasitas ketahanan stabil Melakukakan Melakukan target konsumen serta mencari tahu Meningkatkan inovasi yang dibutuhkan konsumen. Mampu memberikan solusi kepada customer, serta dapat menerima kritik dan saran. Kapasitas ketahanan tidak Mengelola usaha dengan baik Memperluas Membuat pisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta catat pemasukan dan CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 Melakukan Memperbanyak kenalan dan relasi. Membuat anggaran pengeluaran hindari berutang dalam pembelian Kapasitas Inovasi produk Mengetahui kebutuhan pelanggan ketahanan sangat 2. Promosi produk dan meningkatkan tampilan produk tidak stabil Evaluasi usaha Memanfaatkan media sosial untuk efektif serta memberikan diskon yang menarik Menyusun mengevaluasi produk dan layanan bisnis mengenai apa saja yang menjadi penghambat bisnis. Dari tabel tersebut dijelaskan agar ketahanan keuangan usaha tetap stabil diperlukan strategi yang tepat. Kapasitas ketahanan keuangan UMKM diklasifikasikan menjadi 4 yaitu : . Kapasitas ketahanan keuangan sangat stabil, strategi yang dilakukan dengan cara menjaga kualitas produk . elakukan quality contro. , serta menyiapkan dana darurat sebagai antisipasi jika mengalami hal yang tak terduga . ugi, bangkru. Kapasitas ketahanan stabil, strategi yang diperlukan agar keuangan tetap stabil yaitu dengan melakukan riset pasar . elakukan surve. , serta meningkatkan pelayanan kepada customer dengan cara memberikan solusi dan mampu menerima kritik dan saran yang . Kapasitas ketahanan tidak stabil, strategi ketahanan yang diperlukan yaitu dengan meminimalisir pengeluaran usaha, dan perlu memperluas jaringan bisnis untuk meningkatkan penjualan. Kapasitas ketahanan tidak stabil, strategi financial resilience yang diperlukan yaitu adanya inovasi produk, promosi produk, serta evaluasi usaha untuk mengetahui apa saja yang menjadi penghambat bisnis. STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI Dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi. UMKM di Kec. Menganti juga menerapkan beberapa strategi financial resilience. Jika ketahanan keuangan terjaga maka sistem keuangan dapat berjalan secara optimal untuk berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian dan pengembangan usahanya. Oleh karena itu, dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi para pelaku UMKM memerlukan strategi ketahanan keuangan yang tepat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan usahanya. Untuk mengetahui strategi apa saja yang diterapkan dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. 4 Ancaman Resesi Ekonomi pada UMKM Ancaman Resesi Strategi Financial Resilience Ekonomi pada UMKM Arus kas tidak stabil Memprioritaskan pengeluaran untuk pengembangan bisnis Menyusun total pengeluaran produksi untuk menentukan harga Menerapkan strategi product bundling untuk menarik minat Menurunnya daya beli 1. Membuat inovasi produk yang sedang dibutuhkan serta menarik daya beli konsumen Memberikan promo pada waktu tertentu Meningkatnya jumlah 1. Memanfaatkan teknologi sebaik mungkin sebagai peluang usaha Melakukan pelatihan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha Mengalami Membuat rencana usaha baru yang diminati oleh konsumen Memangkas pengeluaran serta menjual aset yang dimiliki Dari tabel tersebut dijelaskan jika strategi financial resilience dapat mengatasi terjadinya ancaman resesi ekonomi. Terdapat beberapa ancaman resesi ekonomi yaitu : . Arus kas tidak stabil, strategi financial resilience yang dibutuhkan adalah memprioritaskan pengeluaran usaha serta menyusun total pengeluaran untuk menentukan harga jual agar tidak mengalami kerugian. Menurunnya daya beli masyarakat dapat diatasi dengan membuat inovasi produk yang menarik daya beli konsumen, dan memberikan promo pada pembelian produk. Meningkatnya jumlah CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis - Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 259-274 pengangguran dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi sebagai peluang usaha dan melakukan pelatihan keterampilan kerja. Mengalami kebangkrutan, strategi yang diperlukan adalah membuat rencana usaha baru yang diminati oleh konsumen dan menentukan target pasar, selain itu perlu menghemat pengeluaran usaha dan menjual aset untuk pengembangan bisnis. Diketahui omzet/pendapatan UMKM di Kec Menganti sangat bervariasi dari Rp 000 hingga lebih dari Rp 50. Untuk mengetahui omzet per bulan UMKM Kec. Menganti dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. 4 Grafik Omzet per bulan UMKM Kec. Menganti OMZET UMKM KEC. MENGANTI (DALAM JUTAAN RUPIAH) Kuliner Laundry Mebel/ Furniture Toko Bangunan Rata-rata pendapatan UMKM yang bergerak di bidang kuliner Rp20. 000, omzet usaha laundry sebesar Rp15. 000, jenis usaha mebel memiliki omzet usaha Rp45. 000, sedangkan toko bangunan memiliki omzet usaha Rp 60. Jadi, dari hasil tersebut menunjukkan bahwa omzet usaha yang dihasilkan oleh UMKM meningkatkan pendapatan daerah yang berakibat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kec. Menganti. Sedangkan tenaga kerja yang digunakan oleh empat UMKM di Kec. Menganti terbukti mengurangi jumlah pengangguran yang ada, semakin banyak UMKM maka tenaga kerja yang dibuthkan juga semakin banyak. Artinya UMKM memberikan dampak positif dalam mengatasi kemiskinan. Jumlah tenaga kerja 4 UMKM di Kec. Menganti dapat dilihat pada Gambar 1. STRATEGI FINANCIAL RESILIENCE TERHADAP ANCAMAN RESESI EKONOMI PADA UMKM DI KEC. MENGANTI Gambar 1. 5 Grafik Jumlah Tenaga Kerja UMKM Kec. Menganti JUMLAH TENAGA KERJA Kuliner Laundry Mebel/Furniture Toko bangunan KESIMPULAN Ancaman resesi ekonomi dapat diatasi dengan strategi financial resilience pada UMKM. Financial Resilience UMKM di Kec. Menganti memiliki kapasitas yang berbeda-beda yaitu : Kapasitas ketahanan keuangan sangat stabil, hal ini terjadi karena pelaku usaha selalu mengutamakan kualitas produk dan usahanya, serta memiliki dana darurat. Ketahanan keuangan stabil, disebabkan karena melakukan riset pasat sebagai bahan evaluasi dan meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan konsumen. Kapasitas ketahanan keuangan tidak stabil, disebabkan kurangnya memperluas jaringan bisnis dan pengelolaan dana usaha yang kurang baik. Kapasitas ketahanan keuangan sangat tidak stabil, disebabkan karena para pelaku usaha kurang beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kurangnya inovasi produk, dan tidak ada evaluasi operasional usaha. SARAN