Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha PENGARUH LINGKUNGAN KERJA,KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Agustinus I Gede Muliarsa1. Gde Bayu Surya Parwita2. Ni Nyoman Suryani3 Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Si4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univesitas Mahasaraswati Denpasar Fakultas Ekonomi Universitas Mahendradatta Email : gede_agustinus@yahoo. gdebayusurya@unmas. nyomansuryani@unmas. ari1987@gmail. ABSTRACT For the progress of its business, the company seeks to improve the performance of its employees in order to satisfy consumers by prioritizing good and friendly service quality. This study aims to determine the influence between work environment and job and work discipline on employee performance. The population in this study were all employees of PT. Raditya Dewata Perkasa, amounting to 175 people. The sample in this study was 64 people. The determination of the sample in this study was using the Slovin The data collection methods used in this study were by conducting observations, interviews, and by distributing questionnaires. The analysis used in this research is multiple linear regression analysis techniques. The analytical tool used is SPSS 23. The results of this study indicate: . work environment variables have a positive and significant effect on employee performance. Job characteristics variables also have a positive and significant effect on employee performance. Work discipline variables also have a positive and significant effect on employee performance. Keywords: work environment, job characteristics, work discipline, employee performance ABSTRAK Demi kemajuan usahanya perusahaan terus berupaya meningkatkan kinerja karyawan yang dimiliki agar dapat memuaskan konsumen dengan mengutamakan pada kualitas pelayanan yang baik dan ramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara lingkungan kerja,karakteristik pekerjaan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Raditya Dewata Perkasa yang berjumlah 175 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 orang. Penentuan sempel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode slovin. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, wawancara, serta dengan menyebarkan kuisioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi liner berganda. Alat analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukan: . variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel Karakteristik pekerjaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata kunci: lingkungan kerja,karakteristik pekerjaan,disiplin kerja, kinerja karyawan Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha PENDAHULUAN Latar Belakang Sumber merupakan salah satu sumber daya yang paling menentukan sukses atau tidaknya suatu organisasi. Menurut Mangkunegara . manajemen kepegawaian dan sumber daya manusia sangat penting bagi pegawai sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk tercapainya tujuan perusahaan. Keberhasilan organisasi dapat Menurut Li . Johari . , kinerja karyawan yang unggul dapat menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai visi dan misi tujuan organisasi oleh karena itu, pemimpin organisasi perlu mempelajari faktorfaktor kecocokan orang terhadap pekerjaan dan komitmen organisasi. Ramli dan Yudhistira bahwa jika kinerja karyawan dapat dioptimalkan, perusahaan akan dapat persaingan bisnis. Usaha untuk meningkatkan dengan memperhatikan lingkungan Afandi . mengatakan bahwa lingkungan yang kondusif dapat memberikan rasa aman dan memungkinkan karyawan untuk dapat bekerja optimal. Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan memiliki artian bahwa karyawan akan merasa nyaman dengan kondisi lingkungan kerja yang ada,jika kondisi lingkungan tersebut sesuai dengan dirinya dan Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. tidak merasa terganggu ketika mereka bekerja, sehingga dengan kenyamanan tersebut mereka terpacu dalam bekerja, hal ini menyebabkan banyak pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik sehingga kinerja mereka pun dapat dikatakan baik. Selain faktor lingkungan kerja, faktor lain yang berkaitan dengan karakteristik pekerjaan. Menurut Robbins dan Judge . serta Amalia, dkk . memaparkan bahwa karakteristik pekerjaan terdiri dari lima indikator yaitu variasi tugas,signifikansi tugas, otonomi dan umpan balik. Beberapa temuan Menurut Hackman Muhammad . , hasil akhir dari proses dari karakteristik pekerjaan berakibat pada kualitas kinerja yang tinggi (High Quality Work Performanc. Disiplin kerja juga memiliki peran yang besar dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Menurut Sutrisno et al, . disiplin kerja adalah aspek dari sistem kerja yang harus diperhatikan perusahaan untuk meningkatkan kinerja atau produktivitas suatu Salah satu syarat agar ditumbuhkan dalam lingkungan kerja ialah dengan adanya suatu aturan dan pembagian kerja yang tuntas sampai ke pegawai atau petugas yang paling bawah sekalipun sehingga setiap pegawai atau karyawan akan mengerti dan sadar akan tugasnya, bagaimana cara Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha melakukannya, kapan pengerjaannya kinerja mereka karena karyawan akan dimulai dan selesai, seperti apa memiliki hubungan yang kurang hasilnya dan kepada siapa yang akan harmonis dengan sesama karyawan mempertanggung-jawabkan yang lain yang menyebabkan ketidak pekerjaan tersebut (Wahyudi, 2019: nyamanan dalam bekerja. Ketidak sesuaian karyawan dalam suatu PT. Raditya Dewata Perkasa pekerjaan,juga merupakan perusahaan penyedia permasalahan yang menyebabkan produk segala kebutuhan rumah mengerjakan tugas yang diberikan furniture, peralatan rumah tangga, oleh pimpinan. Disiplin juga selalu elektronik, kamera, komputer dan menjadi masalah dilihat dari segala merek handphone. Sesuai menurunnya rasa patuh karyawan dengan visi dan misi Perusahaan terhadap tata-tertib perusahaan, yaitu menjadi perusahaan terdepan dan terpercaya dengan ekspansi ke karyawan,karyawan yang terlambat semua segmentasi . tas, menengah masuk kantor dan kurangnya rasa dan kebawa. , tentunya melalui tanggungjawab dalam bekerja yang artinya kedisiplinan karyawan dalam layanan tepat waktu dan purna jual, bekerja belum baik. serta menjaga kepuasan konsumen. PT. Raditya Dewata Perkasa Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang sebelumnya, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: perusahaan belum bisa tercapai . Apakah rekapitulasi,yang artinya bahwa pada PT. Raditya bulan-bulan tertentu pencapaian Dewata Perkasa? target penjualan masih ada penjualan . Apakah yang di bawah 80 % sehingga dapat dikatakan kinerja dari karyawan PT. Raditya belum maksimal. Dalam kurun Dewata Perkasa? waktu satu tahun pencapaian target . Apakah ada pengaruh disiplin penjualan hanya didapatkan pada kerja terhadap kinerja karyawan bulan Maret dan Desember yang di PT. Raditya Dewata Perkasa? pencapaiannya melebihi target yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS demikian dapat dikatakan tingkat Kinerja Karyawan kinerja karyawan belum maksimal Menurut Hasibuan . 7: . dan harus ditingkatkan kearah yang adalah hasil kerja yang lebih baik. Hasil observasi, ditemukan fenomena yang terjadi saat ini yang menjadi dasar bahwa lingkungan Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha dan waktu. Bintoro dan Daryanto . 7: . kinerja adalah pekerjaan perusahaan untuk meningkatkan atau hasil baik kualitas dan kuantitas kinerja atau produktivitas suatu pekerjaan yang dicapai karyawan melakukan pekerjaannya sesuai Kerangka Pemikiran dengan tanggung jawab yang Kerangka pemikiran yang diberikan kepadanya. merupakan hubungan variabelvariabel yang diteliti meliputi: Lingkungan kerja (X. , karakteristik Lingkungan Kerja Menurut Sedarmayanti . pekerjaan(X. , disiplin kerja (X. lingkungan kerja adalah suatu tempat dan kinerja karyawan (Y). yang terdapat sejumlah kelompok Lingkungan beberapa fasilitas pendukung untuk mencapai tujuan perusahaan sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Lingkungan Kinerja Karateristik lingkungan dimana para karyawan dapat melaksanakan tugasnya seharihari dengan keseluruhan sarana dan prasarana kerja yang diperlukan Disiplin Kerja untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut ( Soedarso , 2015:95 ) Gambar 1 Model Penelitian Karakteristik Pekerjaan Karakteristik Hipotesis didefinisikan sebagai sifat tugas H1: Lingkungan kerja berpengaruh yang meliputi besarnya tanggungpositif dan signifikan terhadap jawab dan macam-macam tugas kinerja karyawan. yang diemban karyawan (Porter. Berry dan Houston dalam H2:Karateristik Pamungkas . berpendapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. merupakan sikap aspek internal dari H3: Disiplin kerja berpengaruh kerja itu sendiri yang terdiri dari positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. dibutuhkan, prosedur dan kejelasan tugas, tingkat kepentingan tugas. METODE PENELITIAN kewenangan dan tanggung jawab Lokasi Penelitian serta umpan balik dari tugas yang Penelitain ini dilakukan di telah ditentukan. PT. Raditya Dewata Perkasa, yang berlokasi di jalan Raya Canggu No. Disiplin Kerja 17R. Canggu. Kuta Utara. Badung. Menurut Sutrisno et al, . disiplin kerja adalah aspek dari Obyek Penelitian sistem kerja yang harus diperhatikan Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha Obyek yang digunakan dalam Kebisingan yang didengar oleh penelitian ini adalah lingkungan karyawan dapat mengurangi kerja, karakteristik pekerjaan dan atau menghilangkan konsentrasi disiplin kerja terhadap kinerja karyawan sehingga dengan karyawan pada PT Raditya Dewata cepat membawa kekecewaan Perkasa. menghasilkan hasil kerja yang lebih rendah atau efektivitas. Identifikasi Variabel Variabel Bebas/Independen (X) dalam penelitian ini adalah Karateristik pekerjaan ( X2 ) lingkungan kerja (X. , karateristik Robbins & Judge . pekerjaan (X. , disiplin kerja (X. menjelaskan bahwa karakteristik Variabel terikat/dependen dalam pekerjaan adalah suatu pendekatan penelitian kinerja karyawan (Y). terhadap pemerkayaan jabatan yang dispesifikasikan kedalam 5 dimensi karakteristik inti yaitu keragaman Definisi Operasional Variabel keterampilan . kill variet. , jati diri Lingkungan Kerja ( X1 ) Menurut Sudaryo, dkk . dari tugas . ask identit. , signifikansi 51-. indikator lingkungan kerja tugas . ask significanc. , otonomi adalah sebagai berikut: dan umpan balik . eed Pencahayaan Pencahayaan adalah faktor yang sangat penting dalam sebuah Disiplin Kerja ( X3 ) Pada dasarnya ada banyak indikator yang memepengaruhi tingkat kedisiplinan karyawan suatu Warna Singodimejo Warna Sutrisno . dispilin kerja mempercantik kantor tetapi juga dibagi dalam empat dimensi di meningkatkan kondisi di tempat antaranya adalah : kerja,keuntungan menggunakan . Taat terhadap aturan waktu warna yang tepat memberikan Dilihat dari jam masuk kerja, keindahan dan psikologis di jam pulang dan jam istirahat tempat kerja . yang tepat waktu sesuai dengan Kebersihan Untuk karyawan, semua kamar yang . Taat berada di dalam kantor harus dijaga kebersihannya. Peraturan dasar tentang cara Pertukaran udara berpakaian, dan bertingkah laku Udara segar dan nyaman dalam pekerjaan memiliki komposisi kimia yang . Taat terhadap aturan perilaku baik, suhu dan kelembaban yang dalam pekerjaan ditunjukan tidak mengganggu pernapasan dengan cara-cara melakukan dan kesegaran tubuh. pekerjaan-pekerjaan Suara / kebisingan dengan jabatan, tugas, dan tanggung jawab serta cara Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha berhubungan dengan unit kerja . Kemampuan menjadi beberapa faktor yang mempengaruhi . Taat terhadap peraturan lainnya Aturan tentang apa yang boleh diganggu atau diobati melalui dan apa yang tidak boleh pendidikan dan pelatihan adalah dilakukan oleh para pegawai faktor kemampuan yang dapat dalam perusahaan. Disiplin kerja adalah aspek dari . Komunikasi. Komunikasi akan memunculkan kerja sama yang lebih baik dan akan terjadi organisasi atau perusahaan untuk karyawan dan atasan, yang juga produktivitas suatu organisasi ( dapat menimbulkan perasaan Sutrisno, 2016 ). Kinerja ( Y ) Menurut Samsuddin . dikelompokkan ke dalam lima kategori berikut, yaitu: Kualitas kualitas pekerjaan yang dicapai dengan syarat kesesuaian dan kesiapan yang tinggi pada penghargaan dan kemajuan serta pengetahuan dan keterampilan sistematis dalam menanggapi tuntutan sains dan teknologi berkembang pesat. Ketepatan waktu, terkait dengan penyelesaian dengan target yang Masing-masing pekerjaan sesuai dengan rencana pekerjaan orang lain. Inisiatif, kesadaran diri untuk melakukan sesuatu dalam melaksanakan tugas tanpa harus terus-menerus mengandalkan atasan. Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Populasi dan sampel Populasi Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Raditya Dewata Perkasa sebanyak 175 orang. Sampel Adapun penelitian jumlah sampel yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Berdasarkan perhitungan perolehan sampel menurut metode slovin tersebut, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 64 Metode Pengumpulan Data Observasi pengumpulan data dengan cara langsung ke perusahaan terhadap diteliti,seperti aktivitas-aktivitas karyawan. Menurut Sugiyono . Wawancara (Intervie. adalah teknik pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab kepada pimpinan atau pegawai yang dipercaya untuk mendapatkan keterangan yang berhubungan Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha Uji Reliabilitas mengenai masalah yang akan Uji reliabilitas adalah pengujian untuk mengukur suatu angket pertanyaan yang berkaitan dengan yang merupakan indikator dari obyek penelitian terlebih dahulu. variabel atau konstruk. Suatu angket dapat dikatakan reliabel jika jawaban seseorang terhadap Teknik analisis data peryataan adalah konsisten atau Pengujian Instrumen Penelitian Menurut Sugiyono . stabil dari waktu kewaktu. instrument penelitian adalah suatu Pengukuran reliabilitas dalam alat pengumpulan data yang peneliti ini dilakukan dengan cara fenomena alam maupun sosial yang Pengukuran hanya dilakukan Dengan sekali dan kemudian hasilnya penggunaan instrument penelitian yaitu untuk mencari informasi yang pernyataan lain atau mengukur lengkap mengenai suatu masalah, fenomena alam maupun social. Suatu konstruk atau Sebelum melakukan analisis data variabel dikatakan reliabel jika dan melakukan intreprestasi sebuah memiliki nilai CronbachAos Alpha kuesioner perlu diuji validitas dan > 0. 6 (Ghozali 2016 : . Untuk mengkaji kualitas data yang diperoleh dari 1 Uji Asumsi Klasik penerapan instrument penelitian Uji Normalitas maka dibutuhkan pengujian sebagai Menurut Ghozali . , uji normalitas ini bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk atau residual memiliki distribusi mengukur sah atau valid tidaknya Asumsi yang harus suatu angket. Suatu angket dapat dipenuhi dalam model regresi adalah yang berdistribusi normal pernyataan-pernyataan atau mendekati normal. Jika terdapat pada angket mampu asumsi dilanggar maka uji untuk mengungkapkan sesuatu statistik menjadi tidak valid yang akan diukur oleh angket untuk jumlah sampel kecil Perhitungan uji validitas (Ghozali, 2016:. Uji yang digunakan untuk uji normalitas residual adalah uji statistik nonStastitical Package for the Social Sciences (SPSS). Uji signifikansi Kolmogorovdilakukan Smirnoff (Ghozali, 2016:. membandingkan nilai r hitung dengan r tabel untuk degree of Uji Multikolinearitas freedom . = n - 2, dalam hal ini Menurut Ghozali . , uji n adalah jumlah sampel (Ghozali, 2016 :. untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha korelasi antar variabel bebas setelah dilakukan tabulasi data . Model regresi maka selanjutnya dianalisis dengan yang baik seharusnya tidak analisis statistik sebagai berikut : terjadi korelasi di antara variable Analisis Regresi Linear Jika Berganda Analisis regresi linear berganda berkorelasi,maka variabeldigunakan untuk menguji pengaruh variabel ini tidak orthogonal. satu atau lebih variabel bebas terhadap variabel terikat. Regresi linier berganda bertujuan untuk Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam turunnya variabel dependen, bila dua atau lebih variabel independen ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke dimanipulasi nilainya (Sugiyono, pengamatan yang lain (Ghozali. Jadi analisis regresi 2016:. Dapat dikatakan berganda akan dilakukan bila jumlah variabel independennya minimal dua. variance yang tidak sama. Analisis Korelasi Berganda Analisis ini digunakan untuk residual memiliki variance yang Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas disiplin kerja terhadap kinerja (Ghozali, karyawan secara simultan 2016:. Analisis Koefisien determinasi Analisis Deskriptif (R. Menurut Sugiyono . 6: . Analisis koefisien determinasi statistik deskriptif adalah statistik menurut Imam Ghozali . adalah koefisien determinasi (R. menganalisis data dengan cara pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya Nilai determinasi adalah antara nol dan 1 kesimpulan yang berlaku untuk . Nilai R2 yang kecil berarti umum atau generalisasi. variabel-variabel dependen amat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabelAnalisis Kuantitatif Analisis kuantitatif digunakan variabel independen memberikan untuk menganalisis data yang hampir semua informasi yang bersifat bilangan atau yang berupa dibutuhkan untuk mempredisksi angka-angka. Data-data variasi variabel dependen. diperoleh dari hasil penelitian Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha Konstanta = 6,221, berarti apabila Uji Parsial (Uji . Menurut Ghozali . 6 : . , uji t tidak terdapat atau tidak terjadi digunakan untuk mengetahui pengaruh perubahan pada konstanta lingkungan masing-masing kerja,karakteristik pekerjaan dan . ingkungan kerja,karakteristik pekerjaan disiplin kerja, maka nilai variable dan disiplin kerja ) terhadap variabel kinerja karyawan adalah sebesar endogen . Pengujian dilakukan 6,221. dengan cara melihat nilai signifikan t2. 1 = 0,248, berarti jika lingkungan kerja meningkat, maka akan diikuti dengan peningkatan pada kinerja karyawan, dengan asumsi faktor Uji Simultan (Uji F) Uji F adalah pengujian untuk mengetahui lainnya dianggap konstan. apakah semua variabel independen secara 2 = 0,381, berarti jika karakteristik bersama-sama . pekerjaan meningkat, maka akan berpengaruh terhadap variable dependen, diikuti dengan peningkatan pada sehingga apabila terdapat pengaruh secara kinerja karyawan, dengan asumsi simultan antara variabel bebas terhadap faktor lainnya dianggap konstan. variabel terikat maka model regresi 3 = 0,52, berarti jika disiplin kerja dinyatakan fit atau layak sebagai model meningkat, maka akan diikuti dengan penelitian (Ghozali, 2016:. peningkatan pada kinerja karyawan, dianggap konstan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Analisis koefisien determinasi Analisis Analisis Regresi Linier Berganda Hasil analisis regresi linier berganda pada penelitian ini adalah variasi/perubahan kinerja karyawan yang sebagai berikut: lingkungan kerja,karakteristik pekerjaan Tabel 1 Hasil Analisis Regresi Linier dan disiplin kerjaa secara bersama-sama Berganda Pengaruh Lingkungan Kerja, yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Karateristik Pekerjaan dan Disiplin Kerja Berdasarkan Terhadap Kinerja Karyawan determinasi, dapat dilihat bahwa nilai Adjusted R square adalah sebesar 0. hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dalam model penelitian ini yaitu lingkungan kerja,karakteristik pekerjaan dan disiplin kerja mampu menjelaskan atau mempengaruhi variabel perubahan kinerja karyawan sebesar 26,9 % dan sisanya 73,1% dipengaruhi oleh faktorfaktor atau variabel-variabel lain di luar model penelitian. Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Uji Parsial (Uji . Berdasarkan hasil uji-t pada tabel 1, menunjukkan nilai t. hitung dan sig. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha dari setiap variabel bebas terhadap kinerja Pembahasan karyawan sekaligus menjawab hipotesis Pengaruh Variabel Lingkunan Kerja yang diajukan dalam penelitian, dan dapat (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) dijelaskan sebagai berikut. Dari uji regresi linear berganda Uji hipotesis pengaruh lingkungan diperoleh koefisien regresi variabel Kinerja lingkungan kerja (X. sebesar 0,248 dan Karyawan. Variabel lingkungan kerja uji t variabel lingkungan kerja (X. memiliki nilai t. hitung positif sebesar memiliki tingkat signifikan sebesar 0,030 2,218 dengan nilai Sig. sebesar 0,030 < 0,05. Hasil tersebut menunjukan bahwa < 0,05. Hal ini berarti variabel lingkungan kerja (X. secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif berpengaruh positif dan signifikan dan signifikan terhadap variabel terhadap kinerja karyawan (Y) sehingga kinerja karyawan sehingga H1 diterima H1 diterima. Hal ini berarti jika lingkungan Uji hipotesis pengaruh karakteristik kerja karyawan PT. Raditya Dewata pekerjaan terhadap kinerja karyawan Perkasa semakin baik dan nyaman maka semakin baik kinerja karyawan yang akan memiliki nilai t. hitung positif sebesar 2,388 dengan nilai Sig. sebesar 0,020 Hasil penelitian ini sejalan dengan < 0,05. Hal ini berarti variabel penelitian yang dilakukan oleh Farisi dan karakteristik pekerjaan berpengaruh Fani . Penelitian yang dilakukan positif dan signifikan terahdap oleh Anggreni et al ( 2018 ) Penelitian variabel kinerja karyawan sehingga H2 yang dilakukan oleh Priarso et al ( 2018 Penelitian yang dilakukan oleh Akbar ( Uji hipotesis pengaruh disiplin kerja 2017 ) menemukan hasil bahwa ada terhadap kinerja karyawan memiliki pengaruh positif dan signifikan lingkungan nilai t. hitung positif sebesar 0,323 kerja terhadap kinerja karyawa. Dimana dengan nilai Sig. sebesar 0,748 < 0,05. dengan lingkungan kerja yang baik dan Hal ini berarti variabel disiplin kerja nyaman maka akan diikuti oleh berpengaruh positif dan signifikan peningkatan kinerja karyawan. terahdap variabel kinerja karyawan sehingga H3 diterima. Pengaruh Variabel Pekerjaan (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) Dari uji regresi linear berganda Uji Simultan (Uji F) Berdasarkan hasil uji simultan pada diperoleh koefisien regresi variabel tabel 1 dapat dilihat bahwa nilai F-hitung karakteristik pekerjaan (X. sebesar 0,381 bernilai positif yaitu sebesar 8,741 dengan dan uji t variabel karakteristik pekerjaan Sig. sebesar 0,000 < () = 0,05. Hal (X. memiliki tingkat signifikan sebesar tersebut menunjukkan bahwa lingkungan 0,020 < 0,05. Hasil tersebut menunjukan kerja,karakteristik pekerjaan dan disiplin bahwa karakteristik pekerjaan (X. secara kerja berpengaruh positif dan signifikan parsial berpengaruh positif dan signifikan secara simultan . ersama-sam. terhadap terhadap kinerja karyawan (Y) sehingga kinerja karyawan. H2 diterima. Hal ini berarti jika karakteristik pekerjaan dipahami dengan baik oleh karyawan PT. Raditya Dewata Perkasa maka kinerja karyawan akan Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha Hasil penelitian ini sejalan dengan lingkungan kerja karyawan semakin penelitian yang dilakukan oleh Senen et al baik dan nyaman, maka kinerja juga ( 2018 ). Penelitian yang dilakukan oleh akan meningkat. Nurtjahjono et al . Penelitian yang Karakteristik pekerjaan berpengaruh dilakukan oleh oleh Evelyne et al ( 2018 positif dan signifikan terhadap kinerja ),dan penelitian yang dilakukan oleh Dimana jika karakteristik Fatmah dan Purnama . menemukan pekerjaan dipahami dengan baik karakteristik pekerjaan berpengaruh positif ,maka dan signifikan terhadap kinerja karyawan Dimana pemahaman yang baik terhadap Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. meningkatkan kinerja karyawan Jadi semakin meningkatnya disiplin kerja yang dimiliki karyawan, maka Pengaruh Variabel Disiplin Kerja (X. kinerja karyawan juga akan meningkat terhadap Kinerja Karyawan (Y) Dari uji regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Saran karakteristik pekerjaan (X. sebesar 0,052 Saran dan uji t variabel disiplin kerja (X. memiliki tingkat signifikan sebesar 0,748 pembahasan adalah sebagai berikut : < 0,05. Hasil tersebut menunjukan bahwa pewarnaan yang ada di lingkungan disiplin kerja (X. berpengaruh positif dan kerja perlu lebih diperhatikan agar signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) karyawan merasa nyaman dan tenang sehingga H3 diterima. Hal ini berarti dalam melaksanakan tugasnya. semakin baik disiplin kerja karyawan PT. Raditya Dewata Perkasa maka kinerja memberikan kebebasan karyawan karyawan akan meningkat. dalam menjalankan pekerjaanya serta Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurhidayad terhadap pekerjaannya dan purba . Penelitian yang Perusahaan harus mampu membuat dilakukan oleh Simatupang dan Saroyeni ( karyawan dapat lebih mentaati aturan 2018 ). Penelitian yang dilakukan oleh yang telah ditetapkan perusahaan. Juliani dan Windu ( 2. dan penelitian yang dilakukan oleh Hadian . 8 ) inisiatif dari karyawan agar kinerja menemukan disiplin kerja berpengaruh yang dihasilkan lebih maksimal positif dan signifikan terhadap kinerja Bagi peneliti selanjutnya di sarankan Dimana peningkatan disiplin untuk meneliti variabel apa saja kerja karyawan akan dapat meningkatkan mempengaruhi kinerja karyawan kinerja dari karyawan selain variabel yang sudah peneliti lakukan dan dilakukan berdasarkan faktor lainnya, jumlah sampel yang SIMPULAN DAN SARAN lebih banyak dan juga tempat Simpulan Berdasarkan hasil analisis yang telah penelitian yang berbeda. dilakukan dapat disimpulkan sebagai Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Hal ini berarti jika Agustinus I Gede Muliarsa Gde Bayu Surya Parwita Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Ari Sudiartini,SE. ,M. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha Performance (Study In CV. DAFTAR PUSTAKA