Economics Professional in Action (E-Profi. e-ISSN: 2655-867X p-ISSN: 2655-8661 Volume 3 No. 02 Agustus 2021 PENGARUH PELAPORAN KEUANGAN YANG BERKUALITAS TERHADAP PEMBUATAN KEPUTUSAN (PENELITIAN PADA HOTEL BERBINTANG DI KOTA BANDUNG) Antonius Bimo Rentor Fakultas Ekonomi Bisnis. Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia email : antoniusbimo@unibi. Abstrak Pembuatan keputusan merupakan hal penting yang selalu dilakukan di berbagai lembaga baik profit motif maupun lembaga non-profit. Pembuatan keputusan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang dapat diteliti terkait ada atau tidaknya pengaruh terhadap pembuatan keputusan suatu lembaga adalah proses pelaporan keuangan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pelaporan keaungan yang berkualitas terhadap pembuatan keputusan dari industri perhotelan di Kota Bandung. Metode analisis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Partial Least Square dengan populasi hotel berbintang di Kota bandung. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah pengambilan sampel secara acak terstratifikasi. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan pelaporan keuangan yang berkualitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembuatan keputusan di industri perhotelan. Hal ini menunjukkan bahwa industri perhotelan berfokus pada penerapan pelaporan yang berkualitas dalam hal keuangan. Kata kunci : Pelaporan keuangan yang berkualitas, pembuatan keputusan Abstarct Decision making is a part of process that institution implement ordinarily. This process could possibly caused by several factors. One of the factor that can be analyze related to the existance of correlation to decision making is quality of financial reporting. This research purpose is to analyze this existance of correlation between quality of financial reporting with decision making process. Research analysis method used is partial least square with starred hotel in Bandung as its population. The sampling technique used is stratified random sampling. The result of this research shows that quality financial reporting related to decision making process especially in hotel industry. This represent a situation that hotel industry are more focusing their strategy on increasing quality of their financial report. Keywords : Quality financial reporting, decision making Economics Professional in Action (E-Profi. PENDAHULUAN Akuntan memiliki peran yang penting dalam menyampaikan beragam hal yang berkaitan dengan informasi ekonomi (Weygandt et al, 2011:. Peran penting tersebut berhubungan dengan proses analisis dan interpretasi data yang umumnya dilakukan oleh para akuntan tersebut (Weygandt et al, 2010:. Proses analisis dan interpretasi dari informasi ekonomi yang disampaikan oleh akuntan ini dapat dilakukan setelah akuntan menjalankan salah satu fungsinya yaitu membuat laporan keuangan yang dapat membantu proses pengambilan keputusan (Horngren et al, 2004:. Ahmad . selaku ketua IAI Wilayah Jawa Tengah mengatakan bahwa pembuatan laporan keuangan oleh para akuntan ini tidak lepas dari tantangan. Tantangan yang dimaksud berhubungan dengan tuntutan bagi akuntan itu sendiri untuk mampu menciptakan informasi keuangan yang baik yaitu informasi keuangan yang relevan dan reliabel. Relevan dan reliabel dalam kaitannya dengan informasi akuntansi merupakan kualitas yang utama atau fundamental (Nikolai et al, 2010:. Proses pembentukan informasi yang dilakukan dengan baik mengarah pada proses pelaporan keuangan yang berkualitas (Yadiati dan Mubarok, 2017:. Pada kenyataannya. Cahyono . selaku Chief Technology Officer Akuntansionline. id menjelaskan bahwa proses pelaporan keuangan yang berkualitas masih sulit dicapai. Mulyani . selaku Menteri Keuangan Repulik Indonesia menegaskan bahwa sulitnya menerapkan proses pelaporan keuangan yang berkualitas dapat dilihat dari adanya beberapa lembaga maupun pemerintah daerah yang laporan keuangannya masih memperoleh opini audit wajar dengan pengecualian AoWDPAo. Pelaporan keuangan yang berkualitas diharapkan mampu memberikan nilai kegunaan tersendiri pada proses pembuatan keputusan dimana proses pembuatan keputusan yang dimaksud tidak hanya mencakup pembuatan keputusan yang dilakukan oleh manajemen e-ISSN: 2655-867X p-ISSN: 2655-8661 Volume 3 No. 02 Agustus 2021 melainkan pihak Ae pihak terkait lainnya atau disebut sebagai stakeholder (Kieso et al, 2011:. Temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Safarzadeh dan Aflakparast . menunjukkan bahwa kualitas dari pelaporan keuangan yang dilakukan perusahaan memiliki hubungan yang signifikan terhadap keputusan investasi. Rendahnya kualitas pelaporan keuangan yang dilakukan akan ikut memberikan dampak pada proses pengambilan keputusan (Kieso et al, 2011:. Hal ini dikarenakan proses pelaporan keuangan yang dilakukan oleh akuntan memilki kontribusi kebijakan-kebijakan keuangan yang dikeluarkan oleh lembaga publik maupun lembaga swasta (Kieso et al, 2011:. KAJIAN PUSTAKA Pelaporan keuangan dapat dikatakan berkualitas jika memenuhi beberapa kriteria Berikut ini akan dijelaskan terlebih dahulu pengertian dari pelaporan keuangan menurut beberapa ahli. Nikolai et al . menyatakan bahwa pelaporan keuangan informasi akuntansi keuangan terkait situasi perusahaan pada pihak eksternal Au(Financial reporting is the process of communicating financial accounting information about a company to external user. Ay. Barth . menyatakan bahwa penelitian terkait pelaporan keuangan, umumnya dijelaskan dengan mengadopsi sudut pandang informasi AuFinancial reporting research, is often described as adopting an information perspectiveAy. Barth . juga menambahkan bahwa sudut pandang informasi terkait penelitian pelaporan keuangan berfokus pada akuntansi dalam penyajian informasi berbentuk laporan keuangan yang berisi tentang kondisi keuangan perusahaan dan performanya AuThe information perspective focuses on accounting as providing information to financial statement users about the firmAos financial condition and performanceAy. Rerangka pemikiran yang terbentuk dari teori yang dikembangkan dan penelitian sebelumnya mengarahkan pembahasan terkait pengaruh Economics Professional in Action (E-Profi. e-ISSN: 2655-867X p-ISSN: 2655-8661 Volume 3 No. 02 Agustus 2021 pelaporan keuangan yang berkualitas terhadap pembuatan keputusan. Hotel Bintang 1 TOTAL Pembuatan keputusan memiliki beberapa definisi umum terkait dengan konsep perilaku Luthans . menyatakan bahwa pada dasarnya pembuatan keputusan merupakan proses yang secara umum dilakukan dengan memilih dua atau lebih alternatif yang tersedia Au. s almost universally defined as choosing between two or more alternative. Ay. Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung . Kieso et al . mengatakan bahwa sasaran dari proses pelaporan keuangan adalah memberi kegunaan bagi manajemen, investor maupun kreditor dalam membuat keputusan sesuai kapasitas maing Ae masing baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang. Warfield et al . menyatakan bahwa sasaran dari pelaporan keuangan yang dilakukan adalah meningkatkan nilai manfaat dari proses pembuatan keputusan yang dilakukan investor maupun kreditor. Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Nikolai et al . yang menyatakan bahwa tujuan dari pelaporan keuangan adalah mengolah informasi agar memiliki nilai kegunaan bagi proses pengambilan keputusan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian Objek daripada penelitian ini antara lain: . Pelaporan keuangan, dan . Pembuatan Keputusan. Jumlah populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah 118 Hotel yang dimaksud seluruhnya tersebar di berbagai wilayah di Kota Bandung. Total populasi ini merupakan keseluruhan jumlah hotel yang digabungkan dari berbagai tingkat atau strata . Tabel 1. Populasi Hotel Berbintang di Kota Bandung Klasifikasi Jumlah Hotel Bintang 5 Hotel Bintang 4 Hotel Bintang 3 Hotel Bintang 2 Penelitian ini akan menggunakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara Teknik pengambilan sampel secara acak yang dimaksud secara spesifik merupakan teknik pengambilan sampel acak terstratifikasi. Teknik pengambilan sampel ini dirasa tepat karena penelitian ini dilakukan pada hotel berbintang yang terdiri dari lima tingkatan dimana sampelnya bersifat heterogen dan item di dalamnya bersifat homogen. Jumlah sampel pada penelitian ini ditentukan menggunakan metode power analyses (Hair et al, 2014:. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini dengan tingkat = 5% adalah 38 hotel. Jumlah sampel dari masing Ae masing strata akan ditentukan secara proporsional berdasarkan persentase yang diperoleh dari populasi secara keseluruhan. Berikut ini adalah jumlah sampel yang diambil untuk masing Ae masing strata/ bintang. Tabel 2. Jumlah Sampel Setiap Strata Klasifikasi Hotel Bintang 5 Hotel Bintang 4 Hotel Bintang 3 Hotel Bintang 2 Hotel Bintang 1 TOTAL Proporsi Sampel Jumlah Sampel Sumber: Olahan Peneliti Variabel penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu variabel independen dan variabel dependen. Variabel independen yang digunakan adalah pelaporan keuangan yang berkualitas (X). Variabel dependen yang digunakan adalah pembuatan Economics Professional in Action (E-Profi. e-ISSN: 2655-867X p-ISSN: 2655-8661 Volume 3 No. 02 Agustus 2021 keputusan (Y). Indikator penilaian untuk variabel pelaporan keuangan yang berkualitas adalah relevan dan keandalan. Indikator penilaian untuk variabel pembuatan keputusan adalah etika, nilai, kepribadian, kecenderungan menerima risiko, potensi gangguan dan ekskalasi komitmen. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah PLS AoPartial Least SquareAo. menunjukkan bahwa variabel pembuatan keputusan pada industri perhotelan di Kota Bandung memiliki hubungan yang cukup baik dengan pelaporan keuangan yang berkualitas. Setiap akuntan yang dimiliki oleh perusahaan hampir selalu menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan proses pembuatan keputusan yang dipengaruhi oleh pelaporan keuangan yang Hipotesis pada penelitian ini adalah pelaporan keuangan yang berkualitas tidak berpengaruh terhadap pembuatan keputusan ya01 : i O 0 berpengaruh terhadap pembuatan keputusan ya11 : i = 0 Analisis Verifikatif Uji validitas pada penelitian ini akan diterapkan pada dua tingkat order faktor. Pengelompokkan uji validitas yang dimaksud terdiri dari uji validitas untuk indikator dan dimensi yang reflektif serta uji validitas untuk dimensi yang formatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Variabel pelaporan keuangan yang berkualitas merupakan variabel yang diukur melalui dua dimensi yang terdiri dari dimensi relevan dan dimensi keandalan. Nilai rata Ae rata tanggapan responden untuk aktivitas yang berkaitan dengan variabel pelaporan keuangan yang berkualitas adalah 3. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa variabel pelaporan keuangan yang berkualitas pada industri perhotelan di Kota Bandung memiliki hubungan yang cukup baik dengan kompetensi yang dimiliki masing Ae masing karyawan pada setiap perusahaan serta sistem pengendalian internal yang terdapat di setiap perusahaan. Setiap akuntan yang dimiliki oleh perusahaan hampir selalu menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan pelaksanaan pelaporan keuangan yang Variabel merupakan variabel yang diukur melalui enam dimensi yang terdiri dari dimensi etika, dimensi kecenderungan menerima risiko, dimensi potensi gangguan dan dimensi ekskalasi Nilai rata Ae rata tanggapan responden untuk aktivitas yang berkaitan dengan variabel pembuatan keputusan adalah 3. Hal ini Analisis verifikatif pada penelitian ini dilakukan dengan melakukan evaluasi model pengukuran . uter mode. , evaluasi model structural . nner mode. , dan uji signifikansi . ji hipotesi. Evaluasi model pengukuran terdiri dari dua tahap yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas untuk indikator dan dimensi yang reflektif dapat dilihat dari besaran loading factors yang dimiliki setiap indikator dan besaran nilai Average Variance Extracted (AVE) yang dimiliki oleh setiap dimensinya. Kriteria suatu indikator atau dimensi yang refelektif dinyatakan valid adalah loading factors untuk masing Ae masing indikator >0. serta AVE untuk masing Ae masing dimensinya >0. 50 (Latan dan Ghozali, 2017:. Berikut ini adalah nilai dari loading factors untuk order faktor kesatu yang ada pada penelitian ini. Tabel 3. Nilai Loading Factors Indikator Penelitian Reflektif No. Indikator Loading Factors Validitas Valid Valid Valid Economics Professional in Action (E-Profi. No. Indikator #10 #11 #12 #13 #14 #15 #16 #17 #18 Loading Factors Dimensi Validitas Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Olahan Penulis Hal ini mengindikasikan bahwa indikator penelitian yang saat ini digunakan terdiri dari 18 indikator. Berikut ini adalah nilai dari AVE untuk menentukan validitas dari order faktor kedua yang terdapat pada penelitian ini. Tabel 4. Nilai AVE Dimensi Penelitian Reflektif Dimensi Relevan Keandalan AVE e-ISSN: 2655-867X p-ISSN: 2655-8661 Volume 3 No. 02 Agustus 2021 Validitas Valid Valid Sumber: Olahan Penulis Uji validitas untuk dimensi formatif dapat dilakukan dengan melihat besaran nilai Variance Inflation Factor (VIF) untuk setiap Suatu dimensi dinyatakan tidak memiliki multikolinearitas apabila nilai dari VIF dimensi tersebut <5. Berikut ini akan dijelaskan hasil perhitungan nilai VIF untuk setiap dimensi formatif yang terdapat pada penelitian ini. Tabel 5. VIF Multikolinearitas Etika Tidak ada Nilai Tidak ada Kepribadian Tidak ada Kecenderungan Menerima Risiko Tidak ada Potensi Gangguan Tidak ada Ekskalasi Komitmen Tidak ada Sumber: Olahan Penulis Uji reliabilitas variabel yang digunakan pada penelitian ini akan dilakukan dengan menganalisis nilai hitung Composite Reliability dan Cronbach Alpha. Hasil uji reliabilitas yang dilakukan menunjukkan bahwa kedua variabel yang diteliti pada penelitian ini mempunyai tingkat reliabilitas yang baik. Pengendalian internal dihipotesiskan berpengaruh terhadap pelaporan keuangan yang Uji hipotesis statistik yang dimaksud adalah sebagai berikut: ya01 : 11 = 0, pelaporan keuangan yang tidak berpengaruh terhadap pembuatan keputusan ya11 : 11 O 0, pelaporan keuangan yang berkualitas berpengaruh terhadap pembuatan Statistik uji yang digunakan adalah menolak ya0 apabila t hitung > t tabel. Hasil uji statistik untuk nilai t hitung pada uji hipotesis variabel pelaporan keuangan yang berkualitas terhadap variabel pembuatan keputusan menghasilkan angka 6. 7640>t tabel . Nilai O menunjukkan nilai positif sebesar 4554 yang menunjukkan bahwa arah hubungan variabel pelaporan keuangan yang berkualitas terhadap variabel pembuatan keputusan adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa ya13 pada penelitian ini diterima sehingga variabel laten pelaporan keuangan yang berkualitas bersama dengan indikator Ae indikatornya dinyatakan berpengaruh terhadap variabel laten pembuatan keputusan secara Nilai VIF Dimensi Penelitian Formatif Economics Professional in Action (E-Profi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pelaporan keuangan yang berkualitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembuatan keputusan. Hasil penelitian ini tidak hanya mendukung pernyataan pada penelitian sebelumnya melainkan mendukung pula beragam teori yang telah dikemukakan sebelumnya oleh para ahli. Hasil penelitian ini mendukung pernyataan Safarzadeh dan Aflakparast . yang menyatakan bahwa kualitas dari pelaporan keuangan perusahaan memiliki hubungan yang signifikan terhadap keputusan investasi. Pernyataan ini juga didukung oleh beberapa teori yang menyatakan bahwa sasaran dari proses pelaporan keuangan adalah memberi kegunaan bagi manajemen, investor maupun kreditor dalam membuat keputusan sesuai kapasitas maing Ae masing baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang (Kieso et al. , 2011:. Faktor yang menunjukkan adanya pengaruh variabel pelaporan keuangan yang berkualitas dengan pembuatan keputusan pada penelitian ini selain daripada teori pendukung yang ada antara lain fakta bahwa laporan keuangan yang dihasilkan oleh akuntan setiap akhir periode pembukuan akan diserahkan pada general manager. Laporan yang diserahkan tersebut umumnya akan ditindaklanjuti pada rapat pembahasan dewan di awal periode berikutnya untuk membantu proses penetapan strategi marketing di periode yang akan datang. Hal ini menunjukkan bahwa pembuatan keputusan yang dilakukan oleh perusahaan setiap tahun memiliki ketergantungan tersendiri pada data yang dihasilkan pada periode Penelitian ini berfokus pada data keuangan berbentuk laporan keuangan yang dihasilkan oleh akuntan melalui proses Pernyataan menunjukkan bahwa kualitas pelaporan keuangan yang baik akan membantu pengambilan keputusan manajemen melalui pemanfaatan data yang dihasilkan. e-ISSN: 2655-867X p-ISSN: 2655-8661 Volume 3 No. 02 Agustus 2021 Berdasarkan hasil akhir dari penelitian yang dilakukan serta pembahasan yang terdapat pada bagian sebelumnya, simpulan dari penelitian ini adalah variabel variabel pelaporan berpengaruh terhadap pembuatan keputusan. Hal ini disebabkan oleh beberapa kemungkinan yang dianalisis berdasarkan hasil observasi dan penggunaan model kerangka kerja yang digunakan atas indikator variabel penelitian yang dilakukan. Observasi yang dilakukan di lapangan pada saat mengunjungi beberapa hotel berbintang di Kota Bandung menunjukkan bahwa pelaporan keuangan merupakan aktivitas yang wajib dalam menghasilkan dasar untuk pembuatan keputusan. Hal ini ditunjukkan melalui pemahaman yang baik oleh akuntan maupun staf keuangan pada saat berdiskusi terkait pelaporan keuangan perusahaan. REFERENSI